wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Stabilitas Obat

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa saja faktor yang memengaruhi stabilitas obat yang dibahas dalam mata kuliah ini?

a)

Jenis kemasan, harga, dan merek obat

b)

Cara distribusi dan promosi obat

c)

Warna, rasa, bentuk, dan ukuran obat

d)

Medium, suhu, pH, eksipien, dan reaksi kimia seperti hidrolisis, oksidasi, serta fotolisis

2.

Pada mata kuliah ini, selain membahas kinetika, apa lagi yang akan dilakukan mahasiswa?

a)

Membuat obat baru di laboratorium

b)

Melakukan perhitungan kinetika, merancang protokol uji stabilitas, menentukan kondisi penyimpanan, dan menyusun desain pengurangan titik sampling

c)

Menguji rasa obat pada pasien

d)

Menjual obat ke apotek

3.

Mengapa penting bagi mahasiswa untuk memahami metode bracketing dan matrixing dalam uji stabilitas produk farmasi?

a)

Agar dapat meningkatkan penjualan produk farmasi.

b)

Agar dapat mempercepat proses distribusi obat.

c)

Agar dapat mengurangi biaya produksi obat.

d)

Agar dapat menyusun desain pengurangan titik sampling yang efisien dan menetapkan usia simpan produk berdasarkan data uji stabilitas jangka panjang dan dipercepat.

4.

Apa yang dimaksud dengan kinetika orde nol dalam konteks stabilitas obat?

a)

Laju reaksi bergantung pada suhu saja

b)

Laju reaksi tidak bergantung pada konsentrasi zat

c)

Laju reaksi hanya terjadi pada pH rendah

d)

Laju reaksi meningkat seiring waktu

5.

Faktor apa yang mempengaruhi degradasi obat menurut Persamaan Arrhenius?

a)

Bentuk fisik obat

b)

Suhu dan kelembaban

c)

Warna dan rasa

d)

Tekanan udara

6.

Faktor apa saja yang dapat mempengaruhi degradasi obat menurut SUB-CPMK 2?

a)

Jenis wadah penyimpanan

b)

Suhu dan tekanan

c)

Waktu dan volume larutan

d)

Medium, kekuatan ion, dan tetapan dielektrika

7.

Bagaimana pengaruh katalis asam dan basa spesifik terhadap degradasi obat dapat disimpulkan?

a)

Dengan menambah jumlah reaktan

b)

Dengan mengukur suhu reaksi

c)

Dengan mengamati perubahan warna obat

d)

Dengan menentukan dan menyimpulkan pengaruh katalis asam, basa umum, dan katalis asam-basa spesifik

8.

Berdasarkan diagram, apa yang terjadi jika laju reaksi meningkat terhadap waktu pada stabilitas obat?

a)

Obat menjadi kurang stabil

b)

Obat menjadi lebih stabil

c)

Obat menjadi lebih efektif

d)

Tidak ada perubahan pada stabilitas obat

9.

Mengapa keadaan transisi disebut sebagai "titik puncak energi" dalam reaksi degradasi obat?

a)

Karena merupakan titik energi tertinggi yang harus dilewati sebelum molekul berubah menjadi produk degradasi

b)

Karena merupakan titik energi terendah dalam reaksi

c)

Karena merupakan titik awal reaksi

d)

Karena merupakan titik di mana reaksi berhenti

10.

Simbol μ pada persamaan Log K = log K₀ + 2AZA_ZB√μ menunjukkan...

a)

Jumlah muatan

b)

Kekuatan ion

c)

Konstanta reaksi

d)

Konstanta medium pada suhu

11.

Berdasarkan grafik yang ditampilkan, garis manakah yang menunjukkan hubungan log K yang menurun terhadap √μ?

a)

Garis a

b)

Garis b

c)

Garis c

d)

Semua garis

12.

Mengapa pengaruh jenis pelarut dalam proses degradasi obat tidak dapat dijelaskan secara sederhana?

a)

Karena pelarut tidak mempengaruhi reaksi

b)

Karena konstanta reaksi selalu tetap

c)

Karena hanya satu faktor yang terlibat

d)

Karena banyak faktor yang terlibat seperti reaksi nonelektrolit, kekuatan ionik, dan konstanta dielektrika

13.

Bagaimana pengaruh nilai konstanta dielektrika yang tinggi terhadap laju reaksi kimia yang melibatkan ion?

a)

Reaksi menjadi lebih lambat karena ion lebih terpisah

b)

Reaksi menjadi lebih cepat karena ion lebih mudah bertemu

c)

Tidak berpengaruh pada laju reaksi

d)

Reaksi menjadi lebih eksotermis

14.

Mengapa pelarut organik seperti etanol atau asetat dapat mempercepat reaksi ionik tertentu?

a)

Karena menurunkan laju reaksi

b)

Karena mengurangi interaksi antar ion

c)

Karena memiliki konstanta dielektrika tinggi

d)

Karena meningkatkan kekuatan interaksi elektrostatik antar ion

15.

Apa yang dimaksud dengan katalisis asam basa spesifik?

a)

Hidrolisis dikatalisis oleh logam berat

b)

Hidrolisis dikatalisis oleh ion H+ atau OH-

c)

Hidrolisis dikatalisis oleh enzim

d)

Hidrolisis dikatalisis oleh cahaya

16.

Bagaimana katalisis asam basa umum berbeda dari katalisis asam basa spesifik?

a)

Katalisis asam basa umum hanya terjadi pada suhu tinggi

b)

Katalisis asam basa umum melibatkan enzim, sedangkan spesifik tidak

c)

Katalisis asam basa umum tidak mempengaruhi stabilitas obat

d)

Katalisis asam basa umum melibatkan komponen sistem buffer, sedangkan spesifik melibatkan ion H+ atau OH-

17.

Mengapa penting untuk memformulasikan sediaan obat pada pH yang memiliki stabilitas maksimal?

a)

Agar obat lebih murah diproduksi

b)

Agar obat lebih mudah larut

c)

Supaya obat lebih berwarna

d)

Untuk meminimalisir degradasi obat

18.

Pada pH tinggi (basa), ion apa yang berperan sebagai nukleofil dalam hidrolisis terkatatalisis basa?

a)

Na+

b)

Cl-

c)

OH-

d)

H+

19.

Mengapa epinefrin lebih cepat teroksidasi pada pH basa?

a)

Karena pH basa menghambat ionisasi senyawa

b)

Karena epinefrin stabil pada pH basa

c)

Karena pH basa memperlambat reaksi oksidasi

d)

Karena bentuk terionisasi senyawa lebih mudah dioksidasi

20.

Mengapa ester obat (prodrug) cepat terhidrolisis dalam suasana basa?

a)

Karena proton H+ menyerang gugus karbonil

b)

Karena ester obat stabil pada suasana basa

c)

Karena tidak ada perubahan pada suasana basa

d)

Karena ion OH- menyerang gugus karbonil dan mempercepat pemutusan ikatan