wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PERENCANAAN, PEMESANAN DAN PENERIMAAN BAHAN DI INDUSTRI FARMASI

Total questions: 50

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini yang bukan merupakan tujuan perencanaan bahan di industry farmasi adalah…

a)

menjamin ketersediaan bahan untuk memenuhi jadwal produksi

b)

mencegah stockout (kekurangan stok) atau overstock (kelebihan stok).

c)

menghindari risiko kedaluwarsa atau kerusakan bahan.

d)

meningkatkan biaya persediaan dan mengoptimalkan ruang penyimpanan.

e)

memastikan bahan memenuhi standar mutu dan regulasi CPOB

2.

Sebuah industri farmasi mengalami peningkatan permintaan obat flu sebesar 25% dibanding bulan sebelumnya. Kegiatan yang sebaiknya dilakukan bagian perencanaan bahan baku adalah...

a)

membeli bahan baku dalam jumlah sama seperti bulan sebelumnya

b)

meningkatkan pembelian bahan baku sesuai tren kenaikan permintaan

c)

mengurangi pembelian bahan baku agar gudang tidak penuh

d)

menghentikan produksi hingga ada kepastian permintaan

e)

membeli bahan baku secara acak sesuai kemampuan gudang

3.

Lead time pengiriman bahan baku dari pemasok adalah 2 bulan. Jika kebutuhan produksi obat batuk pada bulan April meningkat, waktu ideal perusahaan melakukan pemesanan adalah pada bulan...

a)

April

b)

Maret

c)

Februari

d)

Mei

e)

Juni

4.

Alasan penggunaan metode FEFO (First Expired First Out) sangat penting dalam perencanaan bahan baku farmasi adalah...

a)

agar semua bahan habis sekaligus

b)

untuk mengurangi biaya penyimpanan

c)

untuk menghindari penggunaan bahan kedaluwarsa

d)

agar bahan baku mudah dihitung

e)

supaya bahan dari pemasok baru cepat terpakai

5.

Jika perusahaan hanya mengandalkan satu pemasok utama untuk bahan baku API (Active Pharmaceutical Ingredient), risiko terbesar yang mungkin terjadi adalah…

a)

biaya penyimpanan bahan tersebut meningkat

b)

stok bahan melimpah di gudang penyimpanan

c)

terjadi ketergantungan tinggi pada pemasok

d)

kualitas bahan baku tersebut semakin terjamin

e)

permintaan pasar cenderung menurun

6.

Bagian perencanaan membeli bahan baku berlebih untuk menghindari kekurangan. Risiko utama strategi ini adalah...

a)

waktu dan biaya produksi menjadi lebih efisien

b)

biaya gudang meningkat dan risiko bahan kedaluwarsa

c)

lead time pengiriman semakin singkat

d)

permintaan pasar terhadap produk selalu terpenuhi

e)

supplier yang memasok bahan baku semakin banyak

7.

Pernyataan berikut ini yang benar adalah...

a)

Tepat Jenis artinya tidak kurang atau berlebih dari kebutuhan

b)

Tepat Jumlah artinya sesuai spesifikasi teknis dan mutu yang dipersyaratkan.

c)

Tepat Waktu artinya memenuhi standard Farmakope atau spesifikasi mutu internal

d)

Tepat Mutu artinya datang sesuai jadwal produksi.

e)

Tepat Biaya artinya efisien dan sesuai anggaran.

8.

Dalam CPOB, salah satu persyaratan perencanaan bahan baku adalah pemasok harus tersertifikasi. Alasan pentingnya memilih pemasok yang tersertifikasi adalah...

a)

untuk menekan harga bahan baku

b)

untuk menjamin keamanan dan mutu bahan

c)

agar gudang selalu penuh dengan bahan yang dibutuhkan

d)

agar bahan bisa lebih cepat habis digunakan

e)

untuk mempercepat proses distribusi produk jadi

9.

Jika bahan baku harus disimpan pada suhu 2–8°C, hal yang harus dipertimbangkan dalam perencanaannya adalah sebagai berikut, kecuali...

a)

jumlah bahan baku yang harus dibeli

b)

kapasitas cold storage dan biaya penyimpanan

c)

kecepatan distribusi dari obat yang diproduksi

d)

masa kedaluwarsa bahan baku yang dibeli

e)

jenis obat yang akan diproduksi

10.

Sebuah industri farmasi harus memproduksi 1 juta tablet parasetamol. Jika satu tablet membutuhkan 500 mg bahan aktif, total bahan aktif minimal yang harus direncanakan adalah...

a)

500 kg

b)

525 kg

c)

450 kg

d)

505 kg

e)

550 kg

11.

Alasan mengapa safety stock penting dalam perencanaan bahan baku adalah...

a)

untuk memperkecil biaya penyimpanan bahan baku di gudang

b)

sebagai cadangan jika permintaan atau pasokan tidak sesuai rencana

c)

agar lead time pemesanan bahan baku lebih singkat

d)

supaya bahan bisa lebih cepat terpakai untuk produksi

e)

untuk mengurangi kebutuhan gudang

12.

Jika perusahaan farmasi melakukan overforecasting atau perencanaan pengadaan yang berlebih untuk bahan baku, dampak terbesar bagi perusahaan tersebut adalah...

a)

produksi terhenti karena bahan tidak lagi tersedia

b)

stok menumpuk, biaya tinggi, dan risiko bahan rusak

c)

bahan baku tidak pernah habis sehingga bisa melakukan produksi kapan saja

d)

harga jual produk meningkat karena stok produk di gudang melimpah

e)

mutu produk lebih terjamin karena produksi lebih terkontrol

13.

Bagian perencanaan memutuskan untuk menunda pembelian bahan impor karena kurs mata uang naik. Risiko dari keputusan ini adalah...

a)

stok semakin banyak

b)

potensi keterlambatan produksi

c)

biaya penyimpanan meningkat

d)

mutu bahan menurun

e)

supplier semakin mudah dicari

14.

Jika gudang penyimpanan terbatas, strategi perencanaan bahan baku yang tepat adalah…

a)

membeli semua bahan sekaligus

b)

menerapkan sistem Just In Time (JIT)

c)

memperpanjang lead time

d)

mengurangi produksi

e)

mengganti pemasok

15.

Alasan perencanaan bahan baku harus terintegrasi dengan bagian produksi adalah...

a)

agar gudang selalu penuh berisi bahan baku

b)

supaya bahan cepat habis untuk produksi

c)

agar kebutuhan bahan sesuai dengan jadwal produksi

d)

untuk menurunkan harga jual obat jadi yang diproduksi

e)

supaya pemasok atau supplier tetap banyak

16.

Perencanaan bahan baku juga harus memperhatikan regulasi BPOM. Maksud dari pernyataan ini adalah...

a)

semua bahan harus lulus uji sesuai standar farmakope

b)

semua bahan boleh digunakan tanpa syarat

c)

semua bahan baku harus berasal dari dalam negeri

d)

bahan baku tidak perlu memiliki CoA

e)

gudang penyimpanan bebas tanpa pengawasan

17.

Bagian perencanaan bahan baku menemukan bahwa salah satu bahan kritis sering terlambat datang. Langkah terbaik untuk mengantisipasi kondisi ini adalah...

a)

menutup produksi untuk sementara

b)

menambah supplier alternatif

c)

mengurangi safety stock

18.

Alasan mengapa koordinasi antara bagian perencanaan bahan baku dengan bagian keuangan penting adalah...

a)

agar semua bahan bisa dibeli sekaligus dalam satu waktu

b)

untuk menyesuaikan pembelian dengan ketersediaan anggaran

c)

supaya supplier mendapatkan keuntungan lebih

d)

agar bahan kadaluarsa bisa lebih cepat terpakai

e)

untuk mempersingkat alur proses produksi

19.

Jika lead time pengiriman bahan baku adalah 45 hari, sedangkan produksi direncanakan tanggal 1 Mei, kapan idealnya pemesanan dilakukan?

a)

1 Mei

b)

15 April

c)

15 Maret

d)

1 Juni

e)

1 April

20.

Alasan mengapa bagian pemesanan bahan baku harus memastikan dokumen Purchase Order (PO) lengkap sebelum dikirim ke pemasok adalah...

a)

agar gudang tidak penuh dengan bahan yang dibutuhkan untuk produksi

b)

untuk menghindari kesalahan jumlah, harga, atau spesifikasi bahan

c)

upaya lead time untuk bahan yang dipesan menjadi lebih singkat

d)

untuk mempercepat distribusi obat jadi ke pasar

e)

supaya pemasok memberikan diskon besar sehingga bisa menekan ongkos produksi

21.

Seorang staf pemesanan diminta membandingkan beberapa pemasok. Kriteria terpenting yang harus diprioritaskan adalah...

a)

harga termurah

b)

waktu pengiriman tercepat

c)

sertifikasi GMP dan konsistensi mutu

d)

lokasi pemasok paling dekat

e)

kuantitas bahan paling besar

22.

Jika pemasok utama gagal mengirim bahan baku kritis, langkah terbaik yang dilakukan tim pemesanan adalah...

a)

menunggu sampai pemasok siap menyediakan bahan baku

b)

mencari alternatif pemasok yang sudah di-approved

c)

mengurangi jumlah produksi sampai ke batas minimal

d)

mengganti spesifikasi bahan sesuai keinginan dari bagian purchasing

23.

Bagian pemesanan memilih sistem Just In Time (JIT). Kelebihan utama dari jenis pemesanan ini adalah...

a)

biaya gudang meningkat karena biaya operasionalnya lebih tinggi

b)

risiko bahan kadaluarsa lebih tinggi karena menumpuk di gudang

c)

stok bahan sesuai kebutuhan produksi, mengurangi biaya penyimpanan

d)

pemasok bebas menentukan waktu pengiriman ke gudang

e)

semua bahan bisa datang sekaligus sehingga stok di gudang aman

24.

Tujuan dilakukannya komunikasi antara bagian pemesanan dan bagian produksi adalah...

a)

agar produksi selalu sesuai dengan bahan yang dipesan

b)

supaya pemasok lebih mudah dipilih

c)

agar bahan baku yang dipesan sesuai dengan rencana produksi

d)

untuk mendapatkan diskon harga yang lebih besar

e)

supaya gudang selalu terisi dengan stok barang

25.

Jika harga bahan baku sangat fluktuatif atau naik turun, strategi terbaik dalam pemesanan bahan baku adalah…

a)

menunda pemesanan sampai harga di pasaran turun

b)

membeli sebanyak mungkin bahan baku supaya stok tetap aman di gudang

c)

menggunakan kontrak harga jangka panjang dengan pemasok

d)

memesan dari supplier berbeda pada setiap bulan

e)

mengurangi kebutuhan produksi hingga ke tingkat minimal

26.

Dalam sistem CPOB, pemesanan bahan baku harus terdokumentasi karena...

a)

untuk memudahkan supplier

b)

sebagai bukti audit dan menjamin traceability

c)

supaya bahan cepat masuk gudang

d)

agar biaya berkurang

e)

untuk mengurangi jumlah supplier

27.

Jika kebutuhan produksi meningkat tiba-tiba, tetapi supplier membutuhkan waktu tambahan untuk pengiriman, langkah terbaik bagian pemesanan adalah...

a)

mengurangi produksi sampai ke tingkat minimal

b)

membeli bahan dari supplier ilegal

c)

menghubungi supplier alternatif atau menggunakan safety stock

d)

membatalkan produksi sampai bahan terpenuhi seluruhnya

e)

meminjam bahan dari industri lain tanpa izin

28.

Alasan mengapa bagian pemesanan harus memahami MOQ (Minimum Order Quantity) dari supplier adalah...

a)

agar biaya transportasi untuk pengantaran bahan baku lebih murah

b)

supaya pembelian sesuai batas minimal yang disyaratkan supplier

c)

untuk mengurangi kapasitas produksi dari industri yang memproduksi obat

d)

agar bahan cepat habis sehingga perputarannya lebih tinggi

e)

supaya harga bahan selalu stabil dan produk memiliki harga yang tetap di pasar

29.

Sebuah industri farmasi memesan bahan aktif dengan masa simpan hanya 12 bulan. Strategi terbaik agar bahan tidak terbuang adalah...

a)

membeli bahan dalam jumlah maksimum

b)

menggunakan sistem FEFO dalam penggunaan bahan

c)

menyimpan bahan selama mungkin di gudang

d)

menunggu harga bahan turun

e)

membeli bahan dari supplier yang berbeda

30.

Jika bahan baku yang dipesan datang terlambat, yang paling terdampak pertama kali dalam proses produksi adalah...

a)

bagian distribusi

b)

bagian keuangan

c)

bagian produksi

d)

bagian pemasaran

e)

bagian HRD

31.

Seorang staf pemesanan diminta memilih pemasok dengan harga lebih mahal tetapi lead time lebih singkat. Hal yang yang harus dianalisis dari hal ini adalah...

a)

apakah harga dari bahan baku langsung memengaruhi mutu obat

b)

apakah kecepatan pengiriman lebih penting dibanding selisih harga

c)

apakah gudang tersedia untuk menampung semua bahan baku yang diterima

d)

apakah jarak tempuh dari lokasi supplier dekat dengan industri

e)

apakah supplier merupakan supplier baru yang masih belum dikenali riwayatnya

32.

Jika supplier gagal memenuhi pesanan, tetapi perusahaan sudah membayar uang muka, tindakan paling tepat dari perusahaan tersebut adalah...

a)

membatalkan produksi

b)

menuntut supplier secara hukum

c)

membeli bahan dari pasar gelap

d)

mengurangi standar mutu

e)

mengabaikan kerugian

33.

Alasan pemesanan bahan baku harus memperhatikan kapasitas gudang adalah...

a)

agar produksi lebih cepat

b)

untuk mencegah overstock

c)

supaya supplier puas

d)

untuk mengurangi moq

e)

agar harga lebih murah

34.

Perhatikan langkah-langkah prosedur penerimaan bahan berikut: 1) Pengambilan Sampel oleh Petugas QC 2) Penerbitan Status Bahan 3) Pemeriksaan Awal oleh Bagian Gudang 4) Pengujian oleh Laboratorium QC 5) Pemberian Label Sementara Urutan yang benar dari prosedur penerimaan barang adalah...

a)

A. 1 – 2 – 3 – 4 – 5

b)

B. 3 – 5 – 4 – 1 – 2

c)

C. 2 – 3 – 5 – 1 – 4

d)

D. 5 – 2 – 1 – 3 – 4

e)

E. 3 – 5 – 1 – 4 – 2

35.

Alasan pemeriksaan fisik bahan baku harus dilakukan saat penerimaan di gudang farmasi adalah...

a)

untuk memastikan bahan cepat masuk ke produksi

b)

untuk menghindari bahan yang tidak sesuai spesifikasi masuk ke sistem

c)

supaya gudang tidak penuh dengan bahan baku

d)

agar supplier senang dengan pelayanan cepat

e)

untuk memperpendek waktu lead time

36.

Seorang petugas menemukan bahan baku datang dengan segel rusak. Tindakan yang tepat adalah...

a)

tetap menerima bahan agar produksi tidak tertunda

b)

mengembalikan bahan ke supplier dan membuat berita acara

c)

mengabaikan segel rusak

d)

menyimpan bahan di gudang tanpa dicatat

e)

meminta supplier segera mengirim bahan tambahan

37.

Peran Quality Control (QC) dalam penerimaan bahan baku adalah...

a)

mengatur jadwal distribusi

b)

memeriksa mutu dan mengeluarkan keputusan

c)

mencatat administrasi gudang

d)

menentukan harga bahan baku

e)

memesan bahan ke pemasok

38.

Jika bahan baku datang tidak sesuai jumlah dalam PO, langkah paling tepat untuk dilakukan adalah...

a)

tetap diterima karena tidak terlalu berpengaruh kepada mutu

b)

membuat laporan ketidaksesuaian dan konfirmasi ke supplier

c)

disimpan sementara di gudang sampai waktu tidak ditentukan

d)

digunakan langsung dalam produksi yang sudah direncanakan

e)

dijual ke industri lain dengan harga yang lebih murah

39.

Mengapa bahan baku yang baru datang harus diberi label “Quarantine”?

a)

supaya bahan mudah ditemukan

b)

untuk mencegah bahan digunakan sebelum lulus uji mutu

c)

agar gudang terlihat rapi

d)

supaya supplier tahu bahan diterima

e)

untuk memperingkas distribusi

40.

Petugas penerimaan mencatat suhu bahan baku sensitif panas saat diterima. Tujuan pencatatan ini adalah...

a)

untuk catatan gudang

b)

menilai kondisi penyimpanan yang dipersyaratkan

c)

supaya supplier tahu bahan disimpan dingin

d)

menghemat energi listrik

e)

mengurangi biaya transportasi

41.

Jika bahan baku datang tanpa Certificate of Analysis (CoA), tindakan yang tepat adalah...

a)

langsung digunakan karena sudah biasa dipakai

b)

dikarantina sampai CoA diterima

c)

disimpan permanen di gudang

d)

dijual ke pihak lain

e)

tetap dipakai agar produksi tidak terhenti

42.

Pemeriksaan dokumen pengiriman (faktur, PO, CoA) harus dibandingkan dengan barang fisik karena...

4 lines
43.

Ditemukan kasus bahan baku yang diterima memiliki bau menyimpang. Langkah yang tepat untuk menghadapi situasi ini adalah...

a)

digunakan langsung karena jumlahnya sesuai

b)

disimpan di gudang hingga ada instruksi lain

c)

dikarantina dan dilaporkan ke QC untuk investigasi

d)

diberikan ke bagian produksi agar tidak terlambat

e)

dicampur dengan bahan lain agar baunya hilang

44.

Jika hasil uji mutu dari QC menyatakan “reject”, tindakan yang harus dilakukan terhadap bahan baku tersebut adalah...

a)

disimpan di gudang utama sehingga mudah terpantau

b)

digunakan untuk produksi agar tidak rugi

c)

dikembalikan ke supplier atau dimusnahkan sesuai prosedur

d)

dicampur dengan bahan lain untuk mengurangi potensi bahaya

e)

dipasarkan secara internal atau di lingkungan sendiri

45.

Alasan mengapa proses penerimaan bahan baku perlu melibatkan bagian gudang adalah...

a)

supaya bahan cepat habis

b)

untuk memastikan penyimpanan sesuai persyaratan bahan

c)

agar supplier puas

d)

supaya produksi lebih cepat

e)

untuk menurunkan harga

46.

Jika bahan baku yang diterima jumlahnya lebih dari yang tercatat di PO, langkah paling tepat adalah…

a)

menolak seluruh bahan yang diterima dari supplier

b)

menerima seluruh bahan tanpa catatan

c)

menerima sesuai PO, sisanya disepakati dengan supplier

d)

menyimpan semuanya di gudang sampai keputusan selanjutnya

e)

menggunakan langsung bahan berlebih

47.

Risiko jika bahan baku langsung digunakan tanpa melewati proses karantina adalah...

a)

biaya penyimpanan lebih rendah

b)

produksi lebih cepat selesai

c)

produk berisiko tidak memenuhi standar mutu

d)

supplier lebih senang

e)

gudang lebih kosong

48.

Dalam penerimaan bahan baku, yang bertanggung jawab mengeluarkan keputusan final apakah bahan bisa digunakan atau tidak adalah...

a)

bagian produksi

b)

supplier

c)

Quality Control (QC)

d)

bagian pemasaran

e)

bagian gudang

49.

Alasan mengapa petugas penerimaan harus menggunakan APD (alat pelindung diri) saat menangani bahan baku adalah...

a)

supaya terlihat profesional saat bekerja dan dinilai oleh auditor

b)

untuk melindungi diri dari paparan bahan berbahaya dan mencegah kontaminasi silang

c)

agar supplier lebih percaya bahwa kita dapat menangani bahan dengan benar dan tepat

d)

untuk mempercepat proses kerja atau produksi

e)

supaya petugas terbiasa menggunakan APD untuk setiap proses produksi

50.

Salah satu prinsip penerimaan bahan baku di CPOB adalah pemisahan area “quarantine”, “released”, dan “rejected”. Hal ini penting karena...

a)

supaya gudang terlihat rapi

b)

agar statusnya jelas sesuai hasil QC

c)

untuk mempercepat proses distribusi

d)

supaya supplier mendapat keuntungan

e)

agar biaya lebih rendah