wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Filsafat Kelas C

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Epistemologi Pancasila sebagai filsafat pendidikan menekankan cara memperoleh pengetahuan yang berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan ketuhanan. Maka pendekatan epistemologis yang tepat dalam pendidikan adalah …

a)

Pengetahuan harus diperoleh semata-mata melalui eksperimen ilmiah yang netral dari nilai

b)

Semua kebenaran bersumber dari hasil pemikiran rasional manusia tanpa campur tangan moral

c)

Proses pencarian ilmu harus berpijak pada nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan kebersamaan

d)

Pengetahuan cukup didapat melalui pewarisan budaya tanpa perlu pembuktian ilmiah

2.

Metafisika Pancasila memandang manusia sebagai makhluk monopluralis. Pandangan ini berimplikasi bahwa pendidikan harus …

a)

Memperlakukan peserta didik hanya sebagai individu yang otonom dan bebas nilai

b)

Menekankan pada pencapaian akademik tanpa memperhatikan pembentukan karakter

c)

Mengembangkan potensi spiritual, sosial, dan intelektual secara seimbang

d)

Membatasi kebebasan berpikir siswa agar selaras dengan nilai tradisi

3.

Aksiologi Pancasila dalam pendidikan mengarahkan tujuan pendidikan nasional agar menghasilkan …

a)

Tenaga kerja yang efisien untuk kebutuhan pasar global

b)

Manusia yang beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab sosial

c)

Peserta didik yang unggul dalam kompetisi akademik internasional

d)

Individu yang rasional tanpa dipengaruhi nilai moral

4.

Dalam epistemologi ilmu pendidikan, kebenaran diperoleh melalui kolaborasi antara teori dan praktik. Hal ini menunjukkan bahwa …

a)

Pendidikan hanya bersifat normatif tanpa unsur empiris

b)

Kebenaran dalam pendidikan bersifat mutlak dan tak berubah

c)

Pengetahuan pendidikan dibangun melalui refleksi, pengalaman, dan rasionalitas ilmiah

d)

Pendidikan tidak perlu mengacu pada data empiris karena bersifat sosial

5.

Mengapa manusia perlu dididik? merupakan kajian dalam ranah …

a)

Epistemologi, karena membahas cara memperoleh pengetahuan

b)

Metafisika, karena menyingkap hakikat manusia sebagai makhluk yang dapat dididik

c)

Aksiologi, karena berhubungan dengan nilai-nilai pendidikan

d)

Logika, karena menekankan penalaran deduktif

6.

Dalam konteks aksiologi ilmu pendidikan, keputusan guru untuk menegur siswa yang mencontek mencerminkan …

a)

Penerapan prinsip moral dan tanggung jawab dalam praktik pendidikan

b)

Penggunaan metode deduktif dalam penilaian kelas

c)

Pendekatan empiris terhadap perilaku belajar siswa

d)

Pelaksanaan evaluasi berdasarkan standar kurikulum

7.

Hakikat ilmu pendidikan sebagai ilmu terapan tercermin ketika …

a)

Guru menerapkan teori belajar untuk memecahkan masalah nyata di kelas

b)

Dosen hanya meneliti teori tanpa penerapan lapangan

c)

Pendidikan dikembangkan berdasarkan intuisi tanpa dasar teori

d)

Praktik mengajar dilakukan tanpa mempertimbangkan landasan ilmiah

8.

Epistemologi pendidikan menuntut guru menjadi fasilitator pengetahuan. Dalam konteks ini, guru sebaiknya …

a)

Memberi ruang bagi siswa membangun pengetahuannya melalui pengalaman dan diskusi

b)

Menyampaikan seluruh materi agar siswa memiliki pengetahuan seragam

c)

Mengontrol semua aktivitas belajar agar siswa tidak salah berpikir

d)

Memberikan jawaban yang pasti untuk setiap pertanyaan siswa

9.

Pandangan metafisis tentang manusia sebagai makhluk yang berkembang dan bermoral akan mendorong pendidikan yang …

a)

Menekankan kebebasan mutlak tanpa batas

b)

Memandang siswa sebagai objek yang harus dikontrol

c)

Mendorong keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab moral

d)

Mengabaikan dimensi spiritual dalam pembelajaran

10.

Dalam perspektif aksiologi pendidikan, guru yang menolak menggunakan cara curang untuk menaikkan nilai siswa menunjukkan bahwa …

a)

Guru telah menerapkan prinsip nilai moral dan integritas profesional

b)

Guru tidak memahami strategi penilaian yang fleksibel

c)

Guru menolak inovasi dalam proses evaluasi belajar

d)

Guru lebih mementingkan reputasi pribadi daripada hasil siswa