wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Part 2

Total questions: 84

Worksheet time: 42mins

Name
Class
Date
1.

Perencanaan pelayanan UKM disusun dengan menggunakan beberapa sumber data, salah satunya adalah dengan memanfaatkan data identifikasi dan kebutuhan masyarakat. Sebagaimana diketahui bahwa identifikasi dan kebutuhan masyarakat merupakan yang dilakukan untuk mengetahui kebutuhan pelayanan kesehatan dari sisi masyarakat. Pada bulan November 2023 Puskesmas A sedang melakukan upaya mengumpulkan data terkait dengan kebutuhan masyarakat yang dimulai dengan menyusun jadwal kegiatan pertemuan dengan kepala desa, dengan hasil akan dilakukan pertemuan bersama kader untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. Apakah nama dari jenis identifikasi kebutuhan masyarakat yang akan dilakukan oleh Puskesmas tersebut?

a)

Musyawarah masyarakat desa

b)

Survei mawas diri

c)

Jajak pendapat

d)

Rapat lintas sektor

2.

Dalam pelaksanaan survei akreditasi di puskesmas bunga melati tahun 2023, Surveior Ahmad sebagai surveior TKUSD melaksanakan pemeriksaan dokumen dan wawancara terhadap penanggungjawab program Promosi Kesehatan Puskesmas dalam pelaksanaan Survei mawas diri yang dilaksanakan puskesmas. Survei mawas diri dilaksanakan untuk mengenal, mengumpulkan data, dan mengkaji masalah kesehatan di lingkungan desa. Untuk mengetahui peran serta masyarakat, siapa saja yang terlibat dalam pelaksanaan survei mawas diri tersebut?

a)

Petugas kesehatan, kader kesehatan dan tokoh masyarakat desa

b)

Petugas puskesmas dan kader posyandu di desa

c)

Petugas puskesmas, kader kesehatan dan lintas sektor

d)

Petugas kesehatan, Kader posyandu dan posbindu, tokoh masyarakat desa dan lintas sektor yang ada di desa

3.

Pada saat melakukan telusur terhadap data dukung yang disampaikan terkait dengan hasil analisis kinerja Puskesmas A, surveior TKSD UKM mendapatkan data bahwa capaian kinerja Puskesmas sebagian besar sudah mencapai target yang telah ditetapkan sesuai dengan SK Kepala Puskesmas tentang Indikator kinerja pelayanan di Puskesmas A. Apakah yang harus dilakukan oleh surveior sesuai dengan standar akreditasi untuk memastikan bahwa data yang disampaikan itu sudah sesuai?

a)

Melakukan telaah terhadap SK Indikator Kinerja Program Pelayanan UKM.

b)

Melakukan telaah terhadap data capaian yang dipegang oleh masing-masing penanggung jawab dengan data capaian yang dipegang oleh PJ UKM.

c)

Meminta petugas melakukan simulasi perhitungan capaian target sesuai dengan indikator yang ada.

d)

Melakukan wawancara kepada pemegang program tentang indikator sampai dengan cara melakukan perhitungan capaian.

4.

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan UKM, Puskesmas tergantung pada peran aktif masyarakat, kelompok masyarakat, keluarga, dan individu yang menjadi sasaran. Untuk itu dalam penyusunan jadwal pelaksanaan kegiatan disusun berdasarkan masukan dari sasaran, masyarakat, lintas program dan lintas sektor dan disepakati bersama. Komponen apa sajakah yang harus dilihat dalam penyusunan jadwal tersebut?

a)

waktu, sasaran kegiatan dan sumber dana

b)

waktu, tempat dan sumber dana

c)

waktu, penanggungjawab dan sasaran kegiatan

d)

waktu, tempat dan sasaran kegiatan

5.

Pelaksanaan pelayanan UKM Puskesmas selalui dilakukan pemantauan dan penilalan

secara perlodik oleh Penanggungjawab UKM dan disampaikan pada pertemuan lokakarya

bulanan Puskesmas. Salah satu yang disampaikan adalah pencapaian target oleh

beberapa program. Dari analisa yang disampaikan keberhasilan pelayanan UKM tersebut

tercapal karena keterlibatan lintas program maupun lintas sektor yang dilakukan oleh

petugas. Pada tahapan apa saja lintas program dan lintas sektor dilibatkan untuk kegiatan

Puskesmas?

a)

Perencanaan, pelaksanaan, penggerakan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan UKM

b)

Perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan UKM

c)

Perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan UKM

d)

Perencanaan, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan UKM

6.

Mengawali kegiatan PIS PK, sesuai jadwal tim PIS PK melakukan kunjungan untuk menyampaikan komunikasi informasi dan edukasi kepada keluarga. Salah satu kegiatan yang dilakukan pada kunjungan PIS PK adalah memberikan tindakan sesuai dengan masalah yang ditemukan saat itu. Apakah nama tindakan yang diberikan oleh petugas saat kunjungan PIS PK?

a)

Intervensi awal

b)

Intervensi lanjut

c)

Pemeriksaan awal

d)

Pemeriksaan lanjut

7.

Salah satu rangkaian kegiatan PIS PK adalah pelaksanaan intervensi lanjut tingkat wilayah. Untuk melaksanakan hal tersebut diperlukan penyusunan rencana berdasarkan pemetaan wilayah kerja Puskesmas, baik yang spesifik terhadap RT, RW, desa/kelurahan ataupun yang secara wilayah kerja Puskesmas. Penyusunan rencana Intervensi lanjut terintegrasi dengan lintas program dan dapat melibatkan lintas sektor terkait. Apakah yang menjadi dasar dalam penyusunan rencana Intervensi lanjut tersebut?

a)

Analisis laporan prokesga

b)

Analisis laporan pendataan

c)

Analisis IKS awal

d)

Analisis laporan tim PIS PK

8.

Kegiatan PIS PK disusun bersama dengan pihak terkait agar dalam pelaksanaannya menjadi lebih efektif dan efisien. Dari hasil kegiatan PIS PK yang sudah dilakukan oleh Puskesmas, diperoleh informasi bahwa tim pembina keluarga sudah menyampaikan informasi dan laporan hasil kunjungan keluarga serta berkoordinasi dengan penanggung jawab UKM dan koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM untuk dilakukan tahapan selanjutnya. Apakah nama tahapan yang dimaksud?

a)

Pengumpulan data dan intervensi lanjut

b)

Pengumpulan data dan analisis data

c)

Analisis dan intervensi lanjut

d)

Penyampaian hasil PIS PK dan laporan.

9.

Dalam pelaksanaan PIS PK, tim pembina keluarga melakukan kunjungan keluarga dan intervensi awal yang telah direncanakan melalui proses persiapan dan mendokumentasikan kegiatan tersebut. Setelah tahapan ini dilaksanakan, selanjutnya adalah merumuskan rencana intervensi lanjut. Apa yang menjadi dasar dalam pelaksanaan intervensi lanjut?

a)

Berdasarkan laporan desa

b)

Berdasarkan permasalahan yang sudah dipetakan

c)

Berdasarkan laporan dari tim UKM

d)

Berdasarkan laporan dari tim pembina keluarga.

10.

Di awal tahun, Puskesmas menetapkan indikator kinerja pelayanan UKM termasuk indikator kinerja UKM esensial promosi kesehatan, Indikator ini selanjutnya menjadi dasar bagi petugas dalam menetapkan dan melaksanakan kegiatan selama satu tahun. Dalam penerapannya, Indikator kinerja promosi kesehatan harus terintegrasi dengan indikator lainnya. Apakah yang dimaksud dengan indikator lainnya?

a)

Indikator mutu prioritas puskesmas

b)

Indikator kinerja Puskesmas (pasti benar)

11.

Upaya Kesehatan Masyarakat esensial dilaksanakan dengan mengutamakan upaya promotif dan preventif. Untuk melihat keberhasilan capaian program maka ditetapkan indikator dan target kinerja masing-masing pelayanan. Dalam standar akreditasi dinamakan target kinerja utama UKM esensial. Apa nama dari salah satu indikator kinerja utama pelayanan UKM Esensial Promosi Kesehatan tersebut?

a)

Persentase pembinaan posyandu

b)

Persentase pembinaan PHBS

c)

Persentase posyandu aktif

d)

Persentase posyandu strata purnama dan mandiri

12.

Dalam pelaksanaan survei akreditasi puskesmas, seorang surveior memastikan terlaksananya upaya-upaya promotif dan preventif untuk mencapai kinerja pelayanan UKM Esensial Promosi Kesehatan sebagaimana pokok pikiran, dan tertuang di dalam RPK, sesuai dengan kebijakan, prosedur dan kerangka acuan kegiatan yang telah ditetapkan. Apakah bentuk regulasi yang harus ditelusur oleh surveior untuk membuktikan hal tersebut?

a)

SK indikator UKM promosi Kesehatan, SK Penanggungjawab Program, SOP Kegiatan Promosi Kesehatan

b)

SK indikator UKM promosi Kesehatan, SK Penanggungjawab Program, Kerangka Acuan Kegiatan Promosi Kesehatan

c)

SK indikator UKM promosi Kesehatan, SK Penanggungjawab Program, Kerangka Acuan Kegiatan Promosi Kesehatan dan SOP Pelayanan UKM Promkes

d)

RPK tahunan dan RPK Bulanan, Kerangka Acuan Kegiatan promosi kesehatan, SK tentang pelayanan UKM di Puskesmas dan SOP pelayanan promosi kesehatan

13.

Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan sangat berperan terhadap peningkatan

status kesehatan di wilayah Puskesmas. Apa regulasi yang mengatur terkait pemberdayaan

Masyarakat di bidang kesehatan adalah:

a)

Permenkes 8 Tahun 2019

b)

Permenkes 9 Tahun 2018

c)

Permenkes 43 Tahun 2019

d)

Permenkes 9 Tahun 2017

14.

Pada saat pemeriksaan dokumen Rencana Usulan Kegiatan (RUK) tahun 2023 program

promosi kesehatan Puskesmas Sumbersari, survelor menemukan bahwa perencanaan partisipatif sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat desa dibahas dan ditemukan

bahwa beberapa masalah membutuhkan dukungan puskesmas. Hasil perencanaan

partisipalil tersebut merijadi salah satu sumber dalam perencanaan RUK program promosi

kesehatan Puskesmas Sumbersari. Apa saja elemen yang mencakup perencanaan

partisipatif berdasarkan Permenkes No. 08 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Masyarakat?

a)

UKBM yang akan dibentuk dan diaktifkan kembali dan/atau kegiatan lain yang memberdayakan masyarakat, sarana dan prasarana UKRM dan penanggungjawab kegiatan

b)

UKBM yang akan dibentuk dan diaktifkan kembali dan/atau kegiatan lain yang memberdayakan masyarakat, sarana dan prasarana untuk pemberdayaan masyarakat, rencana anggaran, jadwal, sasaran kegiatan dan penanggungjawab kegiatan. pasal 12

c)

UKBM yang aktif dan jadwal kegiatan UKBM, sarana prasarana kegiatan UKBM, dan sasaran kegiatan UKBM

d)

UKBM yang masih aktif dan jadwal kegiatannya, sarana dan prasarana pemberdayaan masyarakat, sosialisasi dan peningkatan kapasitas kader dan anggaran pemberdayaan masyarakat.

15.

Dalam pelaksanaan survei akreditasi, surveior mendapatkan bukti bahwa puskesmas

berperan serta aktif dalam. mengikuti kegiatan musyawarah masyarakat desa dalam

membahas hasil survei mawas diri dan membahas permasalahan kesehatan yang ada

didesa. Selain itu puskesmas juga melakukan advokasi kepada pemerintahan desa

mengenai solusi dari permasalahan kesehatan yang ditemukan tersebut. Sebagai bentuk

pemenuhan indikator kinerja utama pelayanan promosi kesehatan yang manakah peran

serta aktif tersebut?

a)

Perencanaan partisipatif

b)

Terbentuknya tatanan sehat dalam masyarakat

c)

Melakukan proses Pemberdayaan Masyarakat

d)

Prosentasi Posyandu Aktif

16.

Membangun kesadaran masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat

merupakan awal dari kegiatan pengorganisasian masyarakat, yang dilakukan dengan

membahas bersama tentang kebutuhan dan harapan mereka, berdasarkan prioritas

masalah kesehatan sesuai dengan sumber daya yang dimiliki. Dalam proses ini maka perlu

dilakukan fasilitasi oleh Puskesmas dalam bentuk pendampingan dan pembinaan teknis.

Ditahapan apakah pendampingan dan pembinaan teknis tersebut dilakukan?

a)

Penetapan tim pemberdayaan masyarakat

b)

Penjadwalan kegiatan pemberdayaan

c)

Penyelenggaraan Pemberdayaan Masyarakat

d)

Penetapan kegiatan pemberdayaan masyarakat

17.

Pemberdayaan Masyarakat adalah proses untuk meningkatkan pengetahuan,

kesadaran dan kemampuan individu, keluarga serta masyarakat untuk berperan aktif dalam

upaya kasahatan yang dilaksanakan dengan cara fasilitasi proses pemecahan masalah.

Untuk itu diperlukan pendekatan agar proses tersebut berjalan dengan baik. Pendekatan

apakah yang digunakan dalam proses fasilitasi tersebut?

a)

Komunikasi dan transformatif serta memperhatikan kebutuhan polensi dan sosial budaya setempat

b)

Partisipatif dan informatif serta memperhatikan kebutuhan potensi dan sosial budaya setempat.

c)

Edukatif dan partisipatif serta memperhatikan kebutuhan potensi dan sosial

budaya setempat.

d)

Edukatif dan komunikatif serta memperhatikan kebutuhan potensi dan sosial budaya

setempat

18.

Kegiatan fasilitasi pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan di wilayah kerja Puskesmas, dilakukan dengan mengupayakan peran dan fungsi organisasi masyarakat dalam pembangunan kesehatan. Untuk itu, maka diperlukan strategi dan tahapan, agar pelaksanaannya berjalan dengan lancar. Manakah yang termasuk kegiatan fasilitasi pemberdayaan masyarakat oleh Puskesmas?

a)

Sosialisasi, pembinaan, kerjasama dan penyediaan media komunikasi.

b)

Advokasi, sosialisasi, pendampingan, kemitraan dan pengembangan media komunikasi

c)

Desiminasi, komunikasi dan penyediaan tenaga pelaksana Pemberdayaan Masyarakat dan kader

d)

Pertemuan, koordinasi dan penyediaan tenaga pendamping Pemberdayaan Masyarakat dan kader

19.

Untuk dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan sebuah pelayanan maka dilakukan penetapan indikator kinerja pelayanan UKM. Dalam standar akreditasi, terdapat indikator kinerja utama yang akan dilihat penetapan sampai dengan upaya dalam mencapai indikator tersebut. Salah indikator kinerja utama pelayanan UKM Esensial Promosi Kesehatan adalah terbentuknya tatanan sehat. Pembentukan tatanan sehat ini dilakukan melalui proses untuk memberdayakan masyarakat dengan beberapa kegiatan. Kegiatan apa saja kah yang harus dilakukan oleh Puskesmas?

a)

Menginformasikan, mempengaruhi dan membantu masyarakat

b)

Menginformasikan, mengadvokasi dan membantu masyarakat

c)

Mengedukasi, mempengaruhi dan membantu masyarakat

d)

Menginformasikan, mensosialisasikan dan membantu masyarakat

20.

Pada saat survei akreditasi puskesmas A, surveior menemukan bukti pencapaian indikator UKM esensial Promosi Kesehatan disertai hasil analisis pencapaian indikator kinerja tersebut. Apakah bentuk regulasi dalam elemen penilaian tercapainya indikator kinerja pelayanan UKM Esensial Promosi Kesehatan?

a)

SK Kepala Puskesmas tentang Indikator dan target Kinerja Pelayanan UKM Promosi Kesehatan sebagai bagian dari indikator kinerja Puskesmas, Kerangka Acuan Kegiatan

b)

SK Kepala Puskesmas tentang Indikator dan target Kinerja Pelayanan UKM Promosi Kesehatan sebagai bagian dari indikator kinerja Puskesmas (pasti benar)

c)

SK Kepala Puskesmas tentang Indikator dan target Kinerja Pelayanan UKM Promosi Kesehatan sebagai bagian dari indikator kinerja Puskesmas, Kerangka Acuan Kegiatan dan RPK UKM Puskesmas

d)

SK Kepala Puskesmas tentang Indikator dan target Kinerja Pelayanan UKM Promosi Kesehatan sebagai bagian dari indikator kinerja Puskesmas dan SOP Kegiatan

21.

Masalah kesehatan sebagian besar bersumber dari kondisi kesehatan lingkungan di

wilayah kerja Puskesmas. oleh sebab itu perlu dilakukan kegiatan promotif dan preventif

dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan promotif dan preventif disusun

juga mengacu pada indikator UKM Esensial Penyehatan Lingkungan. Dalam standar

akreditasi telah ditetapkan tiga indikator kinerja utama UKM Esensial Penyehatan

Lingkungan. Apa saja figa indikator utama UKM Esensial Penyehatan Lingkungan?

a)

Jumlah wilayah STBM, persentase TFU dalam pembinaan dan persentase TPP dalam pengawasan

b)

Jumlah wilayah STBM, persentase TFU dalam pengawasan dan persentase TPP dalam pengawasan

c)

Jumlah desa STBM, persentase TFU dalam pembinaan dan persentase TPP dalam pengawasan

d)

Jumiah desa STBM. persentase TFU dalam pengawasan dan persentase TPP

dalam pengawasan

22.

Pencapaian pelaksanaan STBM memerlukan monitoring dan evaluasi terhadap program

STBM sesuai dengan pilar yang sudah ditetapkan dengan mengukur pencapaian

pelaksanaan program perubahan perilaku, pengkajian dan pembelajaran yang dapat dipetik

selama pelaksanaan. Apakah yang dimaksud dengan pilar STBM?

a)

Perilaku higienis dan saniter yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

b)

Perilaku peduli lingkungan yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

c)

Perilaku sadar lingkungan yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

d)

Perilaku hidup bersih yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

23.

Upaya perbaikan status kesehatan dari sisi kesehatan lingkungan terus dilakukan oleh

Puskesmas melalui kegiatan yang sudah direncanakan bersama. Selanjutnya dilakukan

pemantauan pencapaian target kinerja UKM esensial penyehatan lingkungan yang sudah

ditetapkan secara periodik, termasuk pemantauan terhadap pencapaian indikator Tempat

Pengolahan Pangan (TPP). Apa yang menjadi sasaran pengawasan TPP oleh Puskesmas ?

a)

Rumah makan/restoran/jasaboga/sentra pangan jajanan, pasar, sekolah

b)

Rumah makan/restoran/jasaboga/sentra pangan jajanan, tempat ibadah

c)

Rumah makan/restoran/jasaboga/sentra pangan jajanan, depot air minum

d)

Rumah makan/restoran/jasaboga/sentra pangan jajanan, depot air minum, pasar

e)

Rumah makan/restoran/jasaboga/sentra pangan jajanan, perkantoran

24.

Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Ibu melalui antenatal terpadu bertujuan untuk

mengurangi angka kesakitan dan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Sebagaimana

diketahui bahwa angka kematian ibu dan angka kematian bayi menjadi perhatian

pemerintah mengingat kasusnya masih terbilang tinggi dibandingkan dengan negara

berkembang lainnya. Berbagai upaya sudah dilakukan untuk menurunkan angka kesakitan

dan kematian tersebut. Salah satu yang dilakukan saat ini di Puskesmas adalah

memberikan pelayanan antenatal terpadu kepada ibu hamil. Apakah yang dimaksud

dengan pelayanan antenatal terpadu?

a)

Pelayanan antenatal komprehensif dan berkualitas yang diberikan kepada semua ibu hamil serta terpadu dengan program prioritas nasional selama kehamilannya.

b)

Pelayanan antenatal komprehensif dan berkualitas yang diberikan kepada semua ibu hamil serta terpadu dengan ruang pelayanan lainnya yang memerlukan intervensi selama kehamilannya.

c)

Pelayanan antenatal komprehensif dan berkualitas yang diberikan kepada semua ibu hamil serta terpadu dengan semua program pelayanan UKM selama kehamilannya.

d)

Pelayanan antenatal komprehensif dan berkualitas yang diberikan kepada semua ibu hamil dan dilaksanakan dengan program lain yang memerlukan intervensi selama kehamilannya.

25.

Skrining kesehatan calon pengantin merupakan sebuah tindakan pencegahan yang

wajib dilakukan untuk mencegah terjadinya permasalahan kesehatan pada diri sendiri,

pasangan, maupun keturunan ke depannya. Pelayanan ini I merupakan salah satu jenis

pelayanan yang disediakan oleh Puskesmas kepada calon pengantin Apa sajakah jenis

pemeriksaan yang diberikan oleh Puskesmas kepada calon pengantin?

a)

Anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan status gizi, pemeriksaan darah (hb, golongan darah), skrining Imunisasi TT, konseling kesprocatin dengan sasaran seluruh calon pengantin yang ada di wilayah kerja Puskesmas

b)

Anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan status gizi, pemeriksaan darah (hb, golongan darah), skrining imunisasi TT, KIE kesprocatin dengan sasaran calon pengantin yang datang ke Puskesmas

c)

Anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan status gizi, pemeriksaan darah (hb, golongan darah), skrining imunisasi, konseling kesprocatin dengan sasaran calon pengantin yang datang ke Puskesmas

d)

Anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan status gizi, pemeriksaan darah (hb, golongan darah), skrining imunisasi TT, KIE kesprocatin dengan sasaran seluruh calon pengantin yang ada di wilayah kerja Puskesmas (pasti benar).

26.

Upaya untuk meningkatkan kesehatan pada balita terus dilakukan secara berjenjang

sampai dengan penyelenggaraan pelayanan balita di Puskesmas. Guna mendukung pemantauan kesehatan pada balita, penyelenggaraan pelayanan balita dimasukan ke

dalam salah satu indikator dalam standar pelayanan minimal yaitu persentase balita

mendapatkan pelayanan sesuai dengan standar minimal, dan dijadikan sebagai Indikator

kinerja utama yang akan dinilai dalam standar akreditasi. Apakah yang dimaksud dengan

pelayanan kesehaan balita dalam standar pelayanan minimal tersebut adalah

a)

Penimbangan berat badan, pengukuran panjang badan, pemantauan perkembangan, imunisasi, pemberian vit A dan pelayanan balita sehat-sakit hal 80 standar akreditasi puskesmas

b)

Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan perkembangan, Imunisasi, pemberian vit A dan pelayanan balita sakit

c)

Penimbangan berat badan, pengukuran panjang badan, pemantauan perkembangan, imunisasi, pemberian vit A dan pelayanan balita sakit.

d)

Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan perkembangan, imunisasi, pemberian vit A dan pelayanan balita sakit.

27.

Pelayanan kesehatan anak usia sekolah dan remaja adalah Pelayanan kesehatan bagi

anak usia sekolah dan remaja yang dilakukan melalui penjaringan kesehatan dengan

pendekatan layanan ramah remaja atau dikenal dengan Pelayanan Kesehatan Peduli

Remaja (PKPR). Untuk itu Puskesmas harus masuk ke dalam kategori puskesmas mampu

memberikan pelayanan PKPR. Apa saja yang perlu diperhatikan agar Puskesmas mampu

memberikan pelayanan PKPR.

a)

Memiliki tenaga yang telah PKPR, tersedia layanan konseling bagi remaja dan minimal membina satu posyandu remaja

b)

Memiliki tenaga yang telah terlatih/terorientasi PKPR, tersedia layanan konseling bagi remaja dan minimal membina satu posyandu remaja hal 80

c)

Memiliki tenaga dokter atau perawat yang telah terlatih terorientasi PKPR, tersedia layanan remaja dan wajib membina satu posyandu remaja

d)

Memiliki tenaga dokter atau perawat yang telah terlatih terorientasi PKPR, tersedia layanan konseling bagi remaja dan minimal membina satu posyandu remaja

28.

Tujuan kegiatan penjaringan kesehatan dan pemeriksaan berkala anak sekolah adalah

meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah dan remaja secara optimal dalam

mendukung tumbuh kembang dan proses belajar. Kegiatan penjaringan pada peserta didik

kelas 1, 7 dan 10. Apa saja kegiatan penjaringan kesehatan yang dilakukan oleh

Puskesmas?

a)

Penilaian status gizi, penilaian tanda-tanda vital, penilaian kesehatan gigi dan mulut, penilaian ketajaman indera penglihatan dan penilaian status anemia pada remaja putri kelas 7 dan 10.

b)

Penilaian status gizi, penilaian tanda-tanda vital, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, penilaian ketajaman indera penglihatan dan penilaian status anemia pada remaja putri kelas 7.

c)

Penilaian status gizi, penilaian tanda-tanda vital, penilaian kesehatan gigi dan mulut, penilaian ketajaman indera pendengar dan penilaian status anemia pada remaja putri kelas 10.

d)

Penilaian status gizi, penilaian tanda-tanda vital, penilaian kesehatan gigi dan mulut, penilaian ketajaman indera dan penilaian status anemia pada remaja putri kelas 7 dan 10.

29.

Untuk mencapai kinerja pelayanan UKM Esensial Gizi dilakukan dengan penguatan peran tenaga gizi atau tenaga pelaksana gizi, diantaranya adalah melaksanakan surveilans gizi. Pelaksanaan surveilans gizi saat ini dilakukan dengan pengumpulan sampai dengan desiminasi data melalui aplikasi. Apa nama aplikasi untuk pelaporan surveilans gizi?

a)

e PPGBM

b)

SIGIZI Terpadu (pasti benar)

c)

Satu Sehat

d)

Mutu fasyankes

30.

Masalah gizi merupakan salah satu masalah yang sering diangkat beberapa tahun terakhir. Untuk itu diperlukan berbagai upaya yang harus dirumuskan oleh Puskesmas yang selanjutnya dituangkan ke dalam perencanaan pelayanan UKM Esensial gizi. Guna mengetahui sejauhmana kegiatan yang sudah direncanakan tersebut berhasil, maka Puskesmas terlebih dahulu melakukan penetapan indikator kinerja UKM esensial gizi. Dalam standar akreditasi cakupan UKM Esensial Gizi diukur dengan tiga indikator utama. Apa saja tiga Indikator kinerja UKM Esensial Gizi?

a)

Persentase bayi usia mendapat ASI eksklusif, anak usia 6-23 bulan yang mendapat makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan balita gizi kurang yang mendapat tambahan asupan gizi

b)

Persentase bayi usia kurang dari enam bulan mendapat ASI eksklusif, anak usia 6-23 bulan yang mendapat makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan balita gizi kurang yang mendapat tambahan asupan gizi. (pasti benar)

c)

Persentase bayi usia kurang dari enam bulan mendapat ASI eksklusif, anak usia 0-6 bulan yang mendapat makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan balita gizi buruk yang mendapat tambahan asupan gizi.

d)

Persentase bayi usia kurang dari enam bulan mendapat ASI eksklusif, anak usia 6-23 bulan yang mendapat makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan balita gizi buruk yang mendapat tambahan asupan gizi.

31.

Setiap awal tahun, masing-masing koordinator dan pelaksana pelayanan UKM menerima indikator dan target kinerja yang harus dicapai pada tahun tersebut, termasuk pelayanan UKM esensial gizi. Salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh petugas gizi adalah kegiatan surveilan yang merupakan upaya memantau secara terus menerus keadaan gizi masyarakat secara cepat, akurat, teratur, dan berkelanjutan untuk menetapkan kebijakan gizi maupun tindakan segera yang tepat, baik waktu, sasaran, maupun jenis tindakannya. Apa sajakah tahapan dari surveilans gizi yang harus dilakukan oleh petugas?

a)

Pengumpulan data, desiminasi data dan informasi, tindakan atau intervensi gizi spesifik.

b)

Pengumpulan data, desiminasi data, pengolahan dan analisis, tindakan atau intervensi gizi spesifik

c)

Pengumpulan data, pengolahan dan analisis, desiminasi data, tindakan atau intervensi gizi spesifik (pasti benar)

d)

Pengumpulan data, analisis, desiminasi informasi, tindakan atau intervensi gizi spesifik.

32.

Untuk mengetahui kinerja pelayanan UKM Esensial Pencegahan dan Pengendalian

Penyakit, maka perlu ditetapkan kebijakan yang mengatur indikator dan target yang haus

dicapai dalam periode waktu tertentu, Dalam standar akreditasi, terdapat tiga indikator

utama kineria UKM esensial yang haus dilihat saat pelaksanaan survei. Apa yang menjadi

dasar penetapan indikator tersebut ?

a)

Usulan UKM Esensial Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

b)

Kesepakatan internal Puskesmas

c)

Prioritas masalah di Puskesmas

d)

Arahan Dinas Kesehatan

33.

Perencanaan kegiatan UKM Esensial Pencegahan dan Pengendalian Penyakit disusun bersama dengan lintas program dan lintas sektor dalam rangka penanggulangan masalah kesehatan termasuk jika terjadi Kejadian Luar Biasa di wilayah kerja Puskesmas. Apakah yang dimaksud dengan Kejadian Luar Biasa?

a)

Kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi dari keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu serta dapat menimbulkan malapetaka.

b)

Timbulnya atau meningkatnya kejadian kesakitan dan/atau kematian yang bermakna secara epidemiologi pada suatu daerah, dan merupakan keadaan yang dapat menjurus kepada terjadinya wabah

c)

Timbulnya atau meningkatnya kejadian kesakitan dan/atau kematian yang bermakna secara epidemiologi pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu, dan merupakan keadaan yang dapat menjurus kepada terjadinya wabah (pasti benar)

34.

Untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya, Puskesmas antara lain melaksanakan UKM Pengembangan. Apakah yang menjadi dasar Puskesmas melaksanakan UKM Pengembangan tersebut?

a)

Memenuhi permintaan masyarakat di wilayah kerja.

b)

Memenuhi persyaratan pelaksanaan survei akreditasi.

c)

Adanya permasalahan kesehatan di wilayah kerja.

d)

Indikator kinerja Puskesmas yang tidak tercapai.

35.

Ditetapkan jenis-jenis pelayanan UKM Pengembangan sesuai dengan hasil analisis permasalahan di wilayah kerja Puskesmas. Apakah bentuk dokumen yang memuat jenis-jenis pelayanan UKM pengembangan?

a)

SK Jenis Pelayanan UKM pengembangan dan hasil analisis penetapan UKM Pengembangan.

b)

Undangan, Absensi, Notulen, Gambar/Foto pelaksanaan loka karya mini dengan lintas sektor.

c)

Foto-foto kegiatan pelayanan UKM Pengembangan.

d)

SOP-SOP pelayanan UKM Pengembangan.

36.

Untuk memastikan pelayanan UKM pengembangan berjalan sesuai rencana, maka dilakukan pemantauan secara periodik dan berkesinambungan terhadap capaian indikator dan upaya yang telah dilakukan. Dokumen apa yang perlu disampaikan kepada surveyor terkait kegiatan pemantauan tersebut?

a)

Foto-foto kegiatan pemantauan pelaksanaan pelayanan UKM Pengembangan

b)

Bukti pelaksanaan rapat evaluasi lintas sektor terkait pelayanan UKM pengembangan

c)

Bukti pemantauan, bukti penilaian, serta rencana tindak lanjut UKM pengembangan

d)

Jadwal pemantauan pelayanan UKM pengembangan di wilayah kerja puskesmas.

37.

Untuk melakukan penilaian kinerja pelayanan suatu program, perlu ditetapkan suatu alat ukur yang dapat memberikan informasi yang akurat untuk peningkatan kinerja tersebut. Pada saat telusur, dokumen apa yang diperlukan oleh surveyor untuk menilai kinerja pelayanan UKM pengembangan?

a)

Hasil observasi pelayanan UKM pengembangan.

b)

Hasil pengukuran survei kepuasan pelanggan terhadap pelayanan UKM pengembangan.

c)

Hasil kaji banding UKM pengembangan.

d)

Hasil pengukuran indikator kinerja pelayanan UKM pengembangan.

38.

UKM pengembangan dilaksanakan dengan mengutamakan upaya promotif dan preventif. Namun demikian, ada pula jenis UKM pengembangan yang melakukan upaya kuratif dan rehabilitatif selain upaya promotif dan preventif. Dari beberapa jenis UKM pengembangan, manakah yang menggunakan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif?

a)

Pelayanan Kesehatan Jiwa

b)

Pelayanan Kesehatan Olah Raga

c)

Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut

d)

Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja

39.

Untuk menilai efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan suatu program, perlu dilakukan pengawasan, pengendalian dan penilaian kinerja. Dalam bentuk apakah pengawasan, pengendalian, dan penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan UKM yang sedang berjalan?

a)

Evaluasi kegiatan pelayanan UKM

b)

Laporan tahunan pelayanan UKM

c)

Penyelenggaraan loka karya mini tribulanan dengan lintas sektoral.

d)

Monitoring dan supervisi pelaksanaan pelayanan UKM

40.

Kepala Puskesmas dan penanggung jawab UKM Puskesmas melakukan pengawasan

pelaksanaan pelayanan UKM Puskesmas untuk memastikan akuntabilitas

penyelenggaraan pelayanan yang dilakukan oleh petugas. Pengawasan yang dilaksanakan

mencakup beberapa aspek.Apa saja aspek yang diawasi oleh Kepala Puskesmas dan

Penanggungjawab UKM?

a)

Administratif, manajemen logistik, pencapaian kinerja program, dan teknis pelayanan.

b)

Administratif, sumber daya, pencapaian kinerja program, dan manajemen logistik.

c)

Administratif, sumber daya manusia, pencapaian kinerja, dan teknis pelayanan

d)

Administratif, sumber daya, pencapaian kinerja program, dan teknis pelayanan.

41.

Dalam menyusun kegiatan, perlu diperjelas dengan kerangka acuan yang disusun oleh masing-masing penanggungjawab pelayanan yang mengacu pada pedoman tata naskah Puskesmas. Secara periodik, penanggungjawab pelayanan UKM wajib melakukan penilaian terhadap kesesuaian kegiatan terhadap isi dari kerangka acuan yang sudah disusun sebelumnya. Dokumen apakah yang bisa dijadikan sebagai dasar bagi penanggungjawab UKM untuk melihat kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan kerangka acuan tersebut?

a)

Laporan tahunan Puskesmas

b)

Laporan kinerja pelayanan UKM

c)

Laporan bulanan pelayanan UKM

d)

Laporan kegiatan pelayanan UKM

42.

Pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan UKM dilakukan secara periodik oleh PJ

UKM bersama dengan tim UKM. Hasil pemantauan akan dijadikan pembahasan bersama

internal Puskesmas yang disampaikan oleh PJ UKM secara berkala. Di kegiatan manakah

yang dimanfaatkan oleh PJ UKM untuk menyampaikan hasil pemantauannya?

a)

Pertemuan Lokakarya mini bulanan (pasti benar)

b)

Pertemuan Mutu Puskesmas

c)

Pertemuan Lokakarya mini triwulanan

d)

Pertemuan dengan Kepala Puskesmas

43.

Untuk memastikan penyelenggaraan pelayanan, Penanggung jawab UKM wajib melakukan pemantauan dalam upaya pelaksanaan kegiatan UKM sesuai dengan jadwal yang sudah disusun-agar dapat mengambil langkah tindak lanjut untuk perbaikan. Dalam pelaksanaannya ditemukan permasalahan atau ketidaksesuaian yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan UKM terkait. Apa saja permasalahan yang dapat menyebabkan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kegiatan?

a)

Waktu, tempat, materi, narasumber dan judul kegiatan serta modal untuk teknologi

b)

Waktu, tempat, akses sasaran, pelaksana dan informasi serta materi kegiatan

c)

Waktu, tempat, akses sasaran, pelaksana dan metode serta teknologi (pasti benar)

d)

Waktu, tempat, pelaksana dan materi kegiatan serta narasumber

44.

Penilaian kinerja dimaksudkan untuk menunjukkan akuntabilitas dalam pengelolaan dan

pelaksanaan UKM Puskesmas dan melakukan perbaikan jika hasil penilaian kinerja tidak

mencapai target yang diharapkan. Penilaian kinerja terhadap penyelenggaraan pelayanan

UKM dilaksanakan secara periodik. Apakah tujuan dari penilaian kinerja pelayanan UKM?

a)

Untuk menunjukkan standar kinerja yang diterapkan pada pelayanan UKM

b)

Untuk menunjukkan akuntabilitas dalam pengelolaan pelayanan UKM (pasti benar)

c)

Untuk menunjukkan keterlibatan lintas program dan lintas sektor

d)

Untuk menunjukkan kinerja Puskesmas secara keseluruhan

45.

Program penurunan jumlah kematian ibu dan jumlah kematian bayi diselenggarakan dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta, terutama penguatan pelayanan kesehatan primer, dengan mendorong upaya promotif dan preventif. Puskesmas memberikan pelayanan kesehatan ibu hamil, pelayanan kesehatan persalinan, pelayanan kesehatan masa sesudah melahirkan, serta pelayanan kesehatan bayi baru lahir beserta pemantauan dan evaluasinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan. Apakah dasar Regulasi yang digunakan untuk pelayanan kesehatan ibu dan bayi adalah...

a)

Permenkes 34 tahun 2023

b)

Permenkes 21 tahun 2021

c)

Permenkes 21 tahun 2019

d)

KMK 2991 tahun 2023

46.

Puskesmas memberikan pelayanan kesehatan ibu hamil, pelayanan kesehatan persalinan, pelayanan kesehatan masa sesudah melahirkan, serta pelayanan kesehatan bayi baru lahir beserta pemantauan dan evaluasinya. Pelayanan kesehatan APA SAJA YANG DIBERIKAN PADA masa kehamilan?

a)

pelayanan yang dilakukan dalam upaya pencegahan dan perlindungan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dalam rangka menyiapkan kehamilan yang sehat bagi ibu dan bayi

b)

pelayanan yang dilakukan sejak terjadinya masa konsepsi hingga sebelum mulainya proses persalinan

c)

pelayanan yang dilakukan sejak terjadinya masa konsepsi hingga usia kehamilan 37 minggu

d)

pelayanan yang dilakukan melalui pelayanan kesehatan mulai dari masa hamil hingga pelayanan neonatal ketika bayi berumur 0-28 hari.

47.

Puskesmas memberikan pelayanan kesehatan ibu hamil, pelayanan kesehatan persalinan, pelayanan kesehatan masa sesudah melahirkan serta pelayanan kesehatan bayi baru lahir beserta pemantauan dan evaluasinya. Pelayanan kesehatan apakah yang diperuntukkan untuk mempersiapkan kehamilan dan persalinan yang sehat dan selamat serta memperoleh bayi yang sehat?

a)

Pelayanan Kesehatan Masa Sesudah Melahirkan

b)

Pelayanan Kesehatan Masa Persalinan

c)

Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil (pasti benar)

d)

Pelayanan Kesehatan Masa Hamil

48.

Pelayanan kesehatan pada ibu hamil dilakukan sesuai dengan standar dalam pedoman

yang berlaku Pelayanan Kesehatan Masa Hamil dilakukan paling sedikit 6 (enam) kali

selama masa kehamilan. Berapa kali pemeriksaan yang harus didapatkan seorang ibu

hamil selama kehamilannya?

a)

2 (dua) kali pada trimester pertama; 1 (satu) kali pada trimester kedua; dan 3 (tiga) kali

pada trimester ketiga

b)

2 (dua) kali pada trimester pertama; 3 (tiga) kali pada trimester kedua; dan 1 (satu) kali

pada trimester ketiga

c)

3 (tiga) kali pada trimester pertama; 2 (dua) kali pada trimester kedua; dan 1 (satu) kali

pada trimester ketiga

d)

1 (satu) kali pada trimester pertama; 2 (dua) kali pada trimester kedua; dan 3

(tiga) kali pada trimester ketiga (pasti benar).

49.

Pemeriksaan kehamilan pada ibu hamil normal dilakukan minimal 4 (empat) kali selama kehamilan. Kapan saja waktu pemeriksaan kehamilan tersebut?

a)

2 (dua) kali pada trimester pertama; 1 (satu) kali pada trimester kedua; dan 3 (tiga) kali pada trimester ketiga

b)

2 (dua) kali pada trimester pertama; 3 (tiga) kali pada trimester kedua; dan 1 (satu) kali pada trimester ketiga

c)

3 (tiga) kali pada trimester pertama; 2 (dua) kali pada trimester kedua; dan 1 (satu) kali pada trimester ketiga

d)

1 (satu) kali pada trimester pertama; 2 (dua) kali pada trimester kedua; dan 3 (tiga) kali pada trimester ketiga (pasti benar).

50.

Puskesmas memberikan pelayanan kesehatan ibu hamil, pelayanan kesehatan persalinan, pelayanan kesehatan masa sesudah melahirkan, serta pelayanan kesehatan bayi baru lahir beserta pemantauan dan evaluasinya. Pelayanan neonatal esensial dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali kunjungan. Pernyataan manakah yang paling tepat terkait Pelayanan neonatal esensial?

a)

1 (satu) kali pada umur 29-40 hari (KN 4)

b)

1 (satu) kali pada umur 3-9 hari (KN 2); dan

c)

1 (satu) kali pada umur 6-12 jam; (KN 1)

d)

1 (satu) kali pada umur 8-28 hari. (KN 3) (pasti benar)

51.

Pelayanan kesehatan bayi baru lahir dimulai segera setelah bayi lahir sampai 28 hari. Pelayanan pasca persalinan pada bayi baru lahir dimulai sejak usia 6 jam sampai 28 hari. Pernyataan yang paling tepat terkait dengan Pelayanan neonatal esensial yang dilakukan setelah lahir 6 (enam) jam sampai 28 (dua puluh delapan) hari adalah?

a)

Pelayanan neonatal esensial dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali kunjungan, pemberian vit K, pemberian imunisasi Hb0

b)

menjaga bayi tetap hangat; pemeriksaan neonatus menggunakan Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM); bimbingan pemberian ASI dan memantau kecukupan ASI

c)

perawatan metode Kanguru (PMK); pemantauan peertumbuhan neonatus; pemberian imunisasi Hb0

d)

masalah yang paling sering dijumpai pada neonatus, Pelayanan neonatal esensial dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali kunjungan, pemberian vit K

52.

Standar persalinan normal adalah Asuhan Persalinan Normal (APN) sesuai standar Persalinan dilakukan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang dilakukan oleh tim paling sedikit 1 (satu) orang tenaga medis dan 2 (dua) orang tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan kewenangan. Standar manakah yang paling tepat dari standar penolong persalinan normal menurut Kriteria akreditasi Puskesmas 4.2.1?

a)

satu orang dokter dan dua orang perawat

b)

dua orang perawat dan satu orang bidan (pasti benar)

c)

dua orang bidan dan satu orang perawat

d)

satu orang dokter dan dua orang bidan (pasti benar)

53.

Pelayanan pada masa kehamilan meliputi pelayanan sesuai dengan standar kuantitas dan standar kualitas. Pelayanan Kesehatan Masa Hamil dilakukan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan kewenangan dan paling sedikit 2 (dua) kali oleh dokter atau dokter spesialis kebidanan dan kandungan pada:

a)

trimester pertama dan trimester kedua

b)

trimester kedua dan trimester ketiga

c)

trimester pertama (2x)

d)

trimester pertama dan trimester ketiga

54.

Pencatatan dan pelaporan pelayanan kesehatan ibu dan anak dilakukan secara berjenjang yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pengamatan yang sistematis dan terus menerus. Apa saja kegiatan pengamatan yang sistematis dan terus menerus yang bisa dilakukan oleh puskesmas?

a)

pengisian cohort dan audit maternal perinatal, surveilans dan respon.

b)

pemantauan wilayah setempat kesehatan ibu dan anak; dan audit maternal perinatal, surveilans dan respon

c)

pemantauan wilayah setempat kesehatan ibu dan anak; dan kegiatan pemantauan gizi buruk

d)

pemantauan wilayah setempat kesehatan ibu dan anak; dan kegiatan posyandu

55.

Pencatatan dan pelaporan terhadap pelayanan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, ibu

pada masa sesudah melahirkan, bayi baru lahir, dan bayi dilakukan secara manual ataupun

elektronik dengan lengkap, akurat, tepat waktu, dan sesuai dengan prosedur. Pencatatan

dan pelaporan pelayanan kontrasepsi ditujukan kepada kegiatan dan hasil kegiatan

operasional yang meliputi:

a)

Kegiatan pelayanan kontrasepsi

b)

Hasil kegiatan pelayanan kontrasepsi

c)

Pencatatan keadaan dan mutasi Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon)

d)

Kegiatan prarujukan jika terjadi komplikasi kontrasepsi

56.

Pencatatan dan pelaporan terhadap pelayanan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, ibu pada masa sesudah melahirkan, bayi baru lahir, dan bayi dilakukan secara manual ataupun elektronik dengan lengkap, akurat, tepat waktu, dan sesuai dengan prosedur. Kegiatan dan hasil kegiatan operasional manakah yang tidak termasuk dalam lingkup pencatatan dan pelaporan pelayanan kontrasepsi?

a)

Kegiatan prarujukan jika terjadi komplikasi kontrasepsi

b)

Pencatatan keadaan dan mutasi Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon)

c)

Kegiatan pelayanan kontrasepsi

d)

Hasil kegiatan pelayanan kontrasepsi

57.

Dari telusur regulasi data bahwa terdapat penetapan visi, misi dan tujuan oleh pemilik, pimpinan ataupun pejabat berwenang, dan struktur organisasi klinik pendirian klinik yang sah disertai dengan penetapan uraian tugas, tanggung jawab dan wewenang. Dari telusur baik dokumen maupun observasi tidak ditemukan bukti dilakukan publikasi struktur organisasi klinik. Berapa skor yang paling tepat terhadap pemenuhan TKK 1 EP1 terkait dengan penetapan regulasi tersebut?

a)

0

b)

10 (pasti benar)

c)

5

d)

TDD

58.

Dari telusur regulasi data bahwa terdapat penetapan struktur organisasi klinik yang juga ada dalam dokumen pendirian klinik yang sah disertai dengan penetapan uraian tugas, tanggung jawab dan wewenang. Dari telusur dokumen tidak ditemukan dokumen bukti publikasi struktur organisasi klinik, pada observasi tidak ditemukan Media informasi tentang struktur organisasi klinik. Dari wawancara 3 petugas terkonfirmasi bahwa hanya 2 petugas mengetahui uraian tugas, tanggungjawab dan wewenangnya. Berapa skor yang paling tepat terhadap pemenuhan TKK 1 EP 2 terkait dengan penetapan struktur organisasi dan publikasinya?

a)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

b)

5 (pasti benar)

c)

10

d)

0

59.

Saat anda Survei, dari telusur regulasi data bahwa terdapat penetapan visi, misi dan tujuan oleh pemilik, pimpinan ataupun pejabat berwenang, dan struktur organisasi klinik pendirian klinik yang sah disertai dengan penetapan uraian tugas, tanggung jawab dan wewenang. Dari telusur dokumen tidak ditemukan dokumen bukti publikasi struktur organisasi klinik. Dari observasi tidak ditemukan Media informasi tentang struktur organisasi klinik. Dari wawancara 3 petugas terkonfirmasi bahwa hanya 2 petugas mengetahui uraian tugas, tanggungjawab dan wewenangnya. Berapa skor yang paling tepat Anda berikan kepada Klinik tersebut terhadap pemenuhan "EP 2 pada standar TKK 1"?

a)

10

b)

5

c)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

d)

0

60.

Dari telusur regulasi data bahwa terdapat penetapan struktur organisasi klinik yang juga ada dalam dokumen pendirian klinik yang sah disertai dengan penetapan uraian tugas, tanggung jawab dan wewenang. Dari telusur dokumen tidak ditemukan dokumen bukti publikasi struktur organisasi klinik, pada observasi tidak ditemukan Media informasi tentang struktur organisasi klinik. Dari wawancara 5 petugas terkonfirmasi bahwa hanya 4 petugas mengetahui uraian tugas, tanggungjawab dan wewenangnya. Berapa skor yang paling tepat terhadap pemenuhan TKK 1 EP 3 terkait dengan penetapan dan pemahaman uraian tugas?

a)

TDD

b)

0

c)

5

d)

10 (pasti benar)

61.

Dari dokumen di klinik diperoleh bukti perencanaan kebutuhan tenaga baru 50% sesuai jumlah dan jenis kebutuhan layanan. Dari wawancara dengan Pimpinan Klinik terkonfirmasi bahwa memang belum dapat memenuhi kebutuhan tenaga karena keterbatasan anggaran. Sudah tersedia dokumen file kepegawaian seluruh SDM yang diperbaharui dan dievaluasi secara berkala, dan dibenarkan oleh Pimpinan dan staf klinik yang diwawancarai. Berapa skor yang paling tepat terhadap pemenuhan TKK 2 EP 1 tentang pemenuhan kebutuhan SDM?

a)

TDD

b)

5 (pasti benar)

c)

10

d)

0

62.

Dari dokumen di Klinik diperoleh bukti perencanaan kebutuhan tenaga baru 50% sesuai jumlah dan jenis kebutuhan layanan. Dari wawancara dengan Pimpinan Klinik terkonfirmasi bahwa memang belum dapat memenuhi kebutuhan tenaga karena keterbatasan anggaran. Sudah tersedia dokumen file kepegawaian seluruh SDM yang diperbaharui dan dievaluasi secara berkala, dan dibenarkan oleh Pimpinan dan staf klinik yang diwawancarai. Berapa skor yang paling tepat terhadap pemenuhan TKK 2 EP2 pemenuhan persyaratan kelengkapan file kepegawaian?

a)

5

b)

0

c)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

d)

10

63.

Dari dokumen di klinik diperoleh bukti perencanaan kebutuhan tenaga baru 50% sesuai jumlah dan jenis kebutuhan layanan. Dari wawancara dengan Pimpinan Klinik terkonfirmasi bahwa memang belum dapat memenuhi kebutuhan tenaga karena keterbatasan anggaran. Sudah tersedia dokumen file kepegawaian seluruh SDM yang diperbaharui dan dievaluasi secara berkala tiap 6 bulan, dan dibenarkan oleh Pimpinan dan staf klinik yang diwawancarai. Berapa skor yang paling tepat Anda berikan kepada Klinik tersebut terhadap pemenuhan TKK 2 EP 3 evaluasi kinerja SDM?

a)

TDD

b)

5

c)

10 (pasti benar)

d)

0

64.

Diperoleh data bahwa Klinik baru melaksanakan 4 dari 7 program Manajemen fasilitas yang disertai SK penetapan SPO. Salah satu dari program tersebut adalah pemeliharaan sarana. Dari telusur dokumen, diperoleh data adanya dokumen bukti pelaksanaan yaitu inventaris sarana disertai dengan bukti pemeliharaan. Dari Observasi, pada setiap sarana sudah disertai dengan checklist pemeliharaan. Dari wawancara dengan petugas pemeliharaan sarana terkonfirmasi bahwa yang bersangkutan memahami mekanisme pemeliharaan sarana. Berapa skor yang paling tepat terhadap pemenuhan TKK 3 EP 2 tentang ada program MFK sesuai maksud dan tujuan?

a)

5 (pasti benar)

b)

0

c)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

d)

10

65.

Diperoleh data bahwa Klinik baru melaksanakan 4 dari 7 program Manajemen fasilitas yang disertai SK penetapan SPO. Salah satu dari program tersebut adalah pemeliharaan sarana. Dari telusur dokumen, diperoleh data adanya dokumen bukti pelaksanaan yaitu inventaris sarana disertai dengan bukti pemeliharaan. Dari Observasi, pada setiap sarana sudah disertai dengan checklist pemeliharaan. Dari wawancara dengan petugas pemeliharaan sarana terkonfirmasi bahwa yang bersangkutan memahami mekanisme pemeliharaan sarana. Berapa skor yang paling tepat terhadap pemenuhan TKK 3 EP 3 tentang ketersediaan daftar inventaris dan bukti pemeliharaan sarana?

a)

5

b)

0

c)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

d)

10 (pasti benar)

66.

Dari telaah dokumen pada survei daring terkait pelaksanaan pengamanan dan pengawasan akses keluar masuk fasyankes pada Standar TKK 3 EP 4 didapatkan fakta yakni: 1) sudah tersedia SPO pelaksanaan pengamanan klinik, 2) dokumen bukti pelaksanaan pengamanan dan pengawasan akses keluar masuk klinik. Namun pada saat surveior melakukan survei luring di H2, petugas pengamanan klinik tidak dapat menjelaskan SPO wawancara pelaksanaan pengamanan klinik serta tidak dapat memberikan penjelasan bagaimana pelaksanaan pengamanan dan pengawasan akses keluar masuk klinik sebagaimana tertera pada dokumen bukti pelaksanaan. Berapakah skor yang tepat anda berikan terhadap Standar TKK 3 EP 4 tersebut?

a)

5 (pasti benar)

b)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

c)

10

d)

0

67.

Surveior menemukan fakta bahwa klinik tersebut sudah memiliki SPO pengelolaan B3 serta limbah B3. Dari observasi maupun wawancara terbukti B3 dikelola dengan benar. Namun klinik tersebut belum memiliki IPAL dan belum melakukan kerjasama pengelolaan limbah B3 serta limbah B3 dengan alasan kekurangan dana di klinik. Petugas yang diwawancara sebenarnya mengetahui bagaimana pengelolaan B3 serta limbah B3 yang benar. Berapakah skor yang tepat anda berikan terhadap Standar TKK 3 EP 5 tentang bukti pengelolaan B3 dan limbah B3 sesuai ketentuan?

a)

5

b)

0

c)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

d)

10

68.

Surveyor menemukan fakta bahwa klinik sudah membuat SPO pemeliharaan dan kalibrasi peralatan medis. Saat melakukan telusur dokumen sudah ada daftar inventaris peralatan, namun tidak ditemukan adanya bukti pemeliharaan, kalibrasi tidak dilakukan sesuai jadwal dan belum dilakukan pada semua peralatan. Observasi pada ruangan-ruangan di klinik juga ditemukan bahwa di beberapa ruangan peralatan medis tidak sesuai dengan daftar inventaris yang tertera. Saat wawancara dengan beberapa petugas juga ditemukan jawaban yang berbeda-beda tentang bagaimana proses pemeliharaan peralatan di klinik. Berapa skor yang paling tepat pemenuhan “TKK 3 EP 10 tentang ketersediaan daftar inventaris dan pelaksanaan pemeliharaan dan kalibrasi”?

a)

0

b)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

c)

5

d)

10

69.

Dalam upaya pemenuhan pelayanan, klinik dapat melakukan kerja sama dengan melakukan kontrak klinis dan kontrak manajemen. Dari telusur dokumen, ditemukan adanya dokumen bukti perjanjian kerja sama yang disertai dengan indikator kinerja pihak yang melakukan kerja sama. Tidak ditemukan dokumen pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap pemenuhan indikator kinerja tersebut. Dari wawancara dengan Pimpinan klinik terkonfirmasi bahwa yang bersangkutan tidak mengetahui bahwa harus dilakukan monev terhadap indikator tersebut. Berapa skor yang paling tepat pemenuhan "TKK 4 EP 1 tentang adanya dokumen kontrak atau PKS"?

a)

10 (pasti benar)

b)

0

c)

5

d)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

70.

Dari telusur dokumen kontrak dengan pihak ketiga, ditemukan adanya dokumen bukti perjanjian kerja sama yang disertai dengan indikator kinerja pihak yang melakukan kerja sama. Tidak ditemukan dokumen pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap pemenuhan indikator kinerja tersebut. Dari wawancara dengan Pimpinan klinik terkonfirmasi bahwa yang bersangkutan tidak mengetahui bahwa harus dilakukan monev terhadap Indikator tersebut. Berapa skor yang paling tepat Anda berikan kepada Klinik tersebut terhadap pemenuhan "TKK 4 EP 2 tentang Indikator kinerja pihak ketiga di dalam kontrak"?

a)

10

b)

0

c)

5

d)

TDD (tidak dapat Diterapkan)

71.

Dalam upaya pemenuhan pelayanan, klinik dapat melakukan kerja sama dengan melakukan kontrak klinis dan kontrak manajemen. Dari telusur dokumen, ditemukan adanya dokumen bukti perjanjian kerja sama yang disertai dengan indikator kinerja pihak yang melakukan kerja sama. Tidak ditemukan dokumen pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap pemenuhan indikator kinerja tersebut. Dari wawancara dengan Pimpinan klinik terkonfirmasi bahwa yang bersangkutan tidak mengetahui bahwa harus dilakukan monev terhadap indikator tersebut. Berapa skor yang paling tepat anda berikan kepada klinik tersebut terhadap pemenuhan EP 2 pada standar TKK 4 (atau TKK 4 ep 2)?

a)

5

b)

0

c)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

d)

10

72.

Dari telusur dokumen kontrak dengan pihak ketiga, ditemukan adanya dokumen bukti perjanjian kerja sama yang disertai dengan indikator kinerja pihak yang melakukan kerja sama. Tidak ditemukan dokumen pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap pemenuhan indikator kinerja tersebut. Dari wawancara dengan Pimpinan klinik terkonfirmasi bahwa yang bersangkutan tidak mengetahui bahwa harus dilakukan monev terhadap indikator tersebut. Berapa skor yang paling tepat Anda berikan kepada Klinik tersebut terhadap pemenuhan “TKK 4 EP 3 tentang monev kinerja pihak ketiga”?

a)

10

b)

TDD

c)

5

d)

0

73.

Klinik X telah menyusun Indikator Prioritas klinik, dan indikator mutu unit dengan hasil

sebagian mencapai target dan sudah melaporkan ke Kemenkes untuk Indikator Nasional

Mutu. PJ Mutu menunjukkan dokumen regulasi yang sudah disusun termasuk SK

penetapan sebagai PJ Mutu. Dari wawancara didapatkan kurangnya pemahaman

terhadap pentingnya pengukuran indikator mutu. Berapakah skor yang tepat anda berikan

terhadap Standar PMKP 1 EP 1 terkait penetapan PJ Mutu?

a)

0

b)

10 (pasti benar)

c)

TDD

d)

5

74.

Hasil telusur dokumen di klinik sudah tersedia SK Penanggung Jawab Mutu yang dilengkapi dengan uraian tugas, tanggung jawab dan wewenang sebagai PJ Mutu, namun belum ada Uraian tugas dan wewenang sebagai PPA aktif, dan belum dilakukan kredensial serta penilaian kinerja klinis. Berdasarkan hasil wawancara PJ Klinik merangkap sebagai PJ Mutu sekaligus sebagai dokter fungsional yang aktif. Berapakah skor yang tepat anda berikan terhadap Standar PMKP 1 EP 1 terkait dengan penetapan PJ Mutu?

a)

10 (pasti benar)

b)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

c)

5

d)

0

75.

Klinik X telah menyusun Indikator Prioritas klinik, dan indikator mutu unit dan sudah melaporkan ke Kemenkes untuk Indikator Nasional Mutu. Dari hasil wawancara dengan PJ Mutu untuk pengukuran dan pelaporan indikator mutu terkonfirmasi dan ditemukan bahwa indikator sudah ada, belum ada bukti dilakukan monev dan tindak lanjut terhadap indikator yang diukur. Berapakah skor yang tepat anda berikan terhadap Standar PMKP 1 EP 2 terkait dengan penetapan indikator mutu, pengumpulan data, monev dan tindak lanjut?

a)

0

b)

10

c)

TDD

d)

5

76.

Berdasarkan hasil observasi dan telusur dokumen Terdapat penetapan indikator mutu klinik dan kebijakan pengukuran dan pelaporannya. Sudah ada Umpan balik, namun dari hasil wawancara staf belum memahami bagaimana cara menentukan indikator, belum ada profil indikator untuk indikator Prioritas klinik dan indikator mutu unit, ditemukan pengukuran kepuasan masyarakat sesuai Permenpan RB di PMK 30 tahun 2022. Hasil pengukuran indikator yang ada sudah dianalisis dan ditindaklanjuti. Berapakah skor yang tepat anda berikan terhadap Standar PMKP 1 EP 2 terkait dengan pengukuran, analisis, evaluasi dan tindak lanjut indikator mutu?

a)

5

b)

10

c)

TDD

d)

0

77.

Di suatu klinik ditemukan bahwa ada Form pelaporan internal IKP, laporan insiden eksternal sudah ada dan dilaporkan insiden nihil, namun yang melaporkan belum diketahui. Apa yang menjadi permasalahan utama dari hasil telusur tersebut?

a)

Identitas pelapor belum diketahui

b)

Form pelaporan internal tidak tersedia

c)

Laporan insiden eksternal belum dibuat

d)

Insiden tidak dilaporkan sama sekali

78.

Hasil telusur di suatu klinik ditemukan bahwa ada Form pelaporan internal IKP, laporan

insiden eksternal sudah ada dan dilaporkan insiden nihil namun yang melaporkan belum ada nama jelas dan tanda tangan, hasil wawancara petugas selama ini belum pernah terjadi IKP, padahal dari wawancara kepada petugas farmasi terjadi insiden obat tertukar pada pertengahan bulan yang lalu, tetapi belum dilakukan Investigasi. Pernah dilakukan workshop keselamatan pasien pada awal tahun. Berapakah skor yang tepat anda berikan terhadap Standar PMKP 1 EP 3 pelaporan dan investigasi IKP?

a)

5 (pasti benar)

b)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

c)

0

d)

10

79.

Hasil observasi dan wawancara terdapat dokumen daftar risiko klinik yang dibuat sekali dalam setahun dan pelaksanaan mitigasinya, diperoleh Informasi sudah ada penetapan daftar risiko, namun dari 4 petugas, 3 petugas tidak dapat menjelaskan bagaimana proses register risiko itu disusun. Berapakah skor yang tepat anda berikan terhadap Standar PMKP 1 EP 4 terkait dengan adanya register risiko dan penyusunannya?

a)

5 (pasti benar)

b)

0

c)

10

d)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

80.

Ditemukan SPO identifikasi pasien di suatu klinik. Identifikasi menggunakan nama, alamat, tanggal lahir. Dari simulasi didapatkan identifikasi pasien dilakukan sesuai SPO, dan pada formulir pemberian obat ditemukan ceklis lima benar pemberian obat. Berapakah skor yang tepat anda berikan terhadap Standar PMKP 2 EP 1 tentang identifikasi pasien?

a)

0

b)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

c)

5

d)

10 (pasti benar)

81.

Dari pengamatan surveior pelaksanaan informed consent pemberian Informasi pada pasien belum dilaksanakan sesuai SPO informed consent. Berapakah skor yang tepat anda berikan terhadap Standar PMKP 2 EP 2 tentang komunikasi efektif sebagai salah satu sasaran keselamatan pasien?

a)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

b)

0

c)

10 (pasti benar)

d)

5

82.

Hasil observasi dan telusur ditemukan SPO pengelolaan keamanan obat risiko tinggi. Petugas mengatakan bahwa klinik tidak menyelenggarakan pelayanan farmasi. Terlihat klinik memiliki lemari khusus penyimpanan obat darurat dan BMHP. Berapakah skor yang tepat anda berikan terhadap Standar PMKP 2 EP 3 terkait pengelolaan keamanan obat risiko tinggi?

a)

5

b)

0

c)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

d)

10 (pasti benar)

83.

Pada saat telusur di ruang tunggu rawat jalan, surveior melakukan wawancara kepada pasien dan bertanya kenapa pasien tersebut dikenakan gelang warna kuning? Dari 4 pasien yang diwawancara 3 orang dapat menjelaskan, Terdapat SPO Pencegahan risiko jatuh. Berapakah skor yang tepat anda berikan terhadap Standar PMKP 2 EP 7 terkait dengan tersedianya prosedur pencegahan risiko jatuh pada pasien?

a)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

b)

0

c)

10

d)

5

84.

Pada saat telusur di ruang tunggu rawat jalan, surveior melakukan wawancara kepada

pasien dan bertanya kenapa pasien tersebut dikenakan gelang warna kuning? Dari 4 pasien

yang diwawancara 3 orang dapat menjelaskan, Terdapat SPO Pencegahan risiko jatuh.

Berapakah skor yang tepat anda berikan terhadap Standar PMKP 2 EP 7 terkait dengan

tersedianya prosedur pencegahan risiko jatuh pada pasien?

a)

TDD (Tidak Dapat Diterapkan)

b)

0

c)

10

d)

5