wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

11 Analisis hasil elektroforesis

Total questions: 75

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Seorang siswa melakukan PCR untuk mendeteksi gen spesifik dari bakteri isolat klinis. Setelah elektroforesis, dia memotret gel menggunakan kamera ponsel melalui filter oranye. Namun, gambar tersebut tampak kabur dan pita DNA tidak jelas. Apa langkah pertama untuk memperbaiki hasil dokumentasi gel dengan benar?

a)

Tambahkan lebih banyak DNA ladder sebelum elektroforesis

b)

Bersihkan filter oranye dari kondensasi sebelum mengambil foto

c)

Jalankan elektroforesis lebih lama dengan tegangan yang lebih tinggi

d)

Ganti buffer TBE dengan buffer borat

e)

Tambahkan lebih banyak agarose ke dalam gel

2.

Dalam eksperimen PCR, hasil elektroforesis menunjukkan bahwa pita DNA ladder sama sekali tidak terlihat. Amplicon juga tidak muncul di seluruh gel. Apa penyebab paling mungkin dari masalah ini?

a)

Gel terlalu tebal

b)

Pewarna DNA tidak ditambahkan ke agarosa

c)

Konsentrasi DNA terlalu tinggi

d)

Gel dijalankan terlalu lama

e)

Gel dijalankan pada suhu yang terlalu rendah

3.

Seorang teknisi mengamati bahwa pita DNA pada hasil elektroforesis tampak kabur. Selain kemungkinan overheating, apa penyebab paling umum dari fenomena ini?

a)

Konsentrasi agarosa terlalu tinggi

b)

DNA ladder dimuat dalam volume yang terlalu kecil

c)

Terjadi kelebihan muatan DNA ke dalam sumur

d)

Gel dijalankan pada tegangan yang terlalu rendah

e)

Tidak ada kontrol negatif yang digunakan

4.

Ketika menganalisis hasil PCR, pita DNA dalam kontrol negatif menunjukkan pita sekitar 500 bp, sama seperti sampel lainnya. Apa interpretasi yang paling tepat?

a)

Terjadi kontaminasi pada reagen atau proses PCR

b)

Konsentrasi sampel DNA terlalu tinggi

c)

Terjadi penghambatan PCR pada sampel

d)

Primer tidak spesifik terhadap target

e)

DNA ladder terdegradasi

5.

Dalam eksperimen PCR multiplex, hasil elektroforesis menunjukkan hanya satu pita DNA sementara dua pita dari dua target yang berbeda seharusnya muncul. Apa penjelasan yang paling mungkin?

a)

Terjadi kelebihan DNA

b)

Salah satu target mengalami bias PCR atau dropout alelik

c)

Konsentrasi primer terlalu tinggi

d)

Voltase elektroforesis terlalu tinggi

e)

Gel terlalu tipis

6.

Seorang siswa mencatat bahwa semua sampel PCR termasuk kontrol positif tidak menunjukkan pita pada gel. Apa kesimpulan yang paling tepat?

a)

Reagen PCR terkontaminasi

b)

Ada masalah dengan proses PCR secara keseluruhan

c)

Konsentrasi DNA terlalu tinggi

d)

Terjadi kontaminasi silang antara sampel

e)

Perpindahan DNA terjadi terlalu cepat

7.

Hasil elektroforesis menunjukkan pita terang kurang dari 100 bp pada beberapa sampel, tetapi tidak ada pita lain yang cocok dengan ukuran target. Apa arti paling mungkin dari pita tersebut?

a)

Dimer primer atau sisa primer

b)

DNA target sangat pendek

c)

Kontaminasi dari DNA genomik

d)

Hasil tidak spesifik dari PCR

e)

Degradasi template DNA

8.

Ketika elektroforesis selesai, teknisi melihat bahwa jalur migrasi DNA di gel miring ke satu sisi. Apa penyebab paling mungkin dari fenomena ini?

a)

Konsentrasi DNA terlalu tinggi

b)

Elektroda di tangki tidak sejajar

c)

Gel terlalu tipis

d)

Voltase terlalu rendah

9.

Seorang peneliti mengamati bahwa semua pita DNA tetap di dalam sumur tanpa bergerak jauh. Apa penyebab paling mungkin dari masalah ini?

a)

Ladder DNA tidak ditambahkan

b)

Amplifikasi non-spesifik terjadi

c)

Konsentrasi agarosa terlalu tinggi atau migrasi terhambat

d)

Voltase terlalu tinggi

e)

Buffer terlalu encer

10.

Dalam analisis gel, sebuah pita jelas dari ukuran target (~600 bp) muncul, tetapi juga ada pita sekitar 1200 bp yang tidak diharapkan. Apa interpretasi yang paling mungkin?

a)

Terjadi amplifikasi non-spesifik

b)

Dropout alelik

c)

Kontaminasi dari kontrol negatif

d)

Dimer primer

e)

Ladder DNA yang terdegradasi

11.

Seorang siswa menemukan bahwa pita DNA dalam kontrol positif muncul, tetapi kontrol negatif kosong. Apa kesimpulan yang benar?

a)

PCR berhasil tetapi gagal secara keseluruhan

b)

PCR berhasil seperti yang diharapkan

c)

Tidak ada kontaminasi

d)

DNA ladder terlalu sedikit

e)

Elektroda tidak berfungsi

12.

Ketika membandingkan ukuran pita DNA dengan tangga DNA, seorang siswa menemukan pita tersebut berada di antara 500 bp dan 600 bp. Apa perkiraan terbaik untuk ukuran amplicon?

a)

450 bp

b)

500 bp

c)

550 bp

d)

600 bp

e)

650 bp

13.

DNA ladder tampak sangat samar meskipun sampel menunjukkan hasil yang kuat. Apa penyebab paling mungkin dari fenomena ini?

a)

DNA ladder terdegradasi

b)

Voltase terlalu tinggi

c)

Agarose terlalu encer

d)

Overloading sampel

e)

Tidak ada kontrol negatif

14.

Dalam elektroforesis, pita DNA muncul tersemprot dari atas ke bawah tanpa pola yang jelas. Apa penyebab utama yang paling mungkin?

a)

PCR berhasil dengan sempurna

b)

Konsentrasi DNA terlalu tinggi

c)

Tidak ada pewarna DNA

d)

Agarosa terlalu tinggi

e)

Primer terlalu spesifik

15.

Seorang peneliti menggunakan gel dengan persentase agarosa yang sangat rendah. Apa efek yang mungkin terlihat dalam hasil elektroforesis?

a)

Gel meleleh selama proses

b)

Band DNA tidak terlihat

c)

DNA tidak bermigrasi

d)

Band terlalu tajam

e)

Band DNA tidak terpisah sama sekali

16.

Dalam hasil elektroforesis, pita pada sampel nomor 3 bermigrasi lebih cepat daripada sampel lainnya, dengan semua kondisi lainnya sama. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Pita tersebut lebih kecil dari target

b)

Voltase terlalu rendah

c)

Agarosa terlalu tinggi

d)

DNA terdegradasi

e)

Terjadi kontaminasi

17.

Seorang siswa tidak menemukan pita di sebagian besar sampel mereka, tetapi kontrol positif menunjukkan hasil normal. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

PCR tidak berjalan sama sekali

b)

Ekstraksi DNA dari sampel gagal atau ada penghambat

c)

DNA ladder tidak ditambahkan

d)

Gel tidak berfungsi

e)

Pewarna tidak dicampur

18.

DNA muncul miring di tengah tetapi lurus di tepi. Apa kesimpulan yang paling mungkin?

a)

Terjadi kesalahan pipet

b)

Variasi migrasi akibat perbedaan suhu

c)

Pusat migrasi lebih cepat daripada tepi

d)

Voltase terlalu rendah

19.

Dalam sebuah eksperimen, sebuah pita DNA muncul di kedua kontrol negatif dan jalur sampel. Apa langkah pertama yang harus Anda ambil untuk mengatasi masalah ini?

a)

Turunkan tegangan

b)

Evaluasi kemungkinan kontaminasi reagen

c)

Ganti agarosa

d)

Tambahkan lebih banyak primer

e)

Perpanjang waktu PCR

20.

Dalam hasil PCR, pita DNA muncul di semua sampel termasuk kontrol negatif, tetapi intensitasnya sangat lemah. Apa yang ini indikasi?

a)

Kegagalan total PCR

b)

Kontaminasi kecil dalam reagen

c)

Tidak ada amplifikasi

d)

Primer non-spesifik

e)

Konsentrasi template DNA terlalu tinggi

21.

Seorang peneliti mengamati adanya pita tambahan di bawah pita target utama, sekitar 80 bp. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Dropout alelik

b)

Dimer primer

c)

Degradasi DNA

d)

Amplifikasi non-spesifik

e)

Tidak ada tangga DNA

22.

Jika semua sampel menunjukkan pita yang lebih besar dari target yang diharapkan, apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Gel terlalu encer

b)

Primer terlalu pendek

c)

Terjadi amplifikasi non-spesifik

d)

Voltase terlalu rendah

e)

Pewarna terlalu pekat

23.

Dalam elektroforesis, pita DNA ladder tampak menyimpang ke arah jalur sampel, seolah-olah menyebar. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Kesalahan pipet ke dalam sumur

b)

Konsentrasi agarosa terlalu tinggi

c)

DNA ladder yang rusak

d)

Tidak ada kontrol positif

e)

Pewarna tidak berfungsi

24.

Seorang siswa menemukan bahwa pita DNA terlihat di seluruh gel tetapi sangat samar meskipun amplifikasi berhasil. Apa langkah pertama terbaik yang harus diambil?

a)

Tambahkan lebih banyak primer

b)

Pastikan pewarna DNA ditambahkan dan tidak terdegradasi

c)

Naikkan tegangan

d)

Ganti agarosa dengan konsentrasi yang lebih tinggi

e)

Perpendek waktu PCR

25.

Dalam hasil elektroforesis, dua pita muncul dalam satu sampel PCR ketika hanya satu yang diharapkan. Kontrol negatif tidak menunjukkan kontaminasi. Apa penjelasan yang paling mungkin?

a)

Ko-amplifikasi dari target atau organisme lain dalam sampel

b)

Terjadi dropout alelik

c)

PCR gagal

d)

Terlalu sedikit primer

e)

Tegangan terlalu rendah

26.

Seorang siswa melakukan PCR untuk mendeteksi gen bakteri, tetapi elektroforesis menunjukkan semua pita tebal dan kabur. Siswa tersebut mencurigai adanya kesalahan di tahap awal. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Konsentrasi agarosa terlalu rendah

b)

Terlalu banyak volume DNA dimuat ke dalam sumur

c)

Tidak ada tangga DNA yang digunakan

d)

Voltase terlalu rendah selama elektroforesis

e)

Pewarna DNA tidak tercampur merata

27.

Dalam analisis gel, pita DNA muncul sangat dekat dengan sumur bahkan setelah menjalankan gel untuk waktu yang cukup. Apa penjelasan yang paling mungkin?

a)

DNA terlalu kecil

b)

Konsentrasi agarosa terlalu rendah

c)

DNA terlalu besar atau ada interaksi dengan penghambat

d)

Terjadi kontaminasi silang

28.

Seorang teknisi menemukan bahwa hasil elektroforesis tidak menunjukkan pita di seluruh sampel, tetapi tangga DNA terlihat jelas. Apa kesimpulan yang paling akurat?

a)

Elektroforesis gagal

b)

PCR tidak menghasilkan amplicon

c)

Gel terlalu encer

d)

Buffer terlalu pekat

e)

Voltase terlalu tinggi

29.

Seorang peneliti menjalankan gel pada tegangan yang terlalu tinggi, mengakibatkan pita DNA yang sangat menyebar dan sulit dibaca. Apa solusi terbaik untuk eksperimen berikutnya?

a)

Gunakan tegangan yang lebih rendah dan waktu jalannya lebih lama

b)

Tambahkan lebih banyak DNA ladder

c)

Gunakan buffer dengan konsentrasi lebih tinggi

d)

Gunakan agarosa dengan konsentrasi lebih tinggi

e)

Tambahkan primer baru

30.

Dalam elektroforesis PCR multiplex, hanya satu pita tebal yang muncul meskipun seharusnya ada tiga pita berbeda. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Primer tidak berfungsi

b)

Bias PCR menyebabkan satu target teramplifikasi secara dominan

c)

Ladder DNA tidak digunakan

d)

Voltase terlalu tinggi

e)

Gel terlalu tipis

31.

Seorang siswa menemukan bahwa pita DNA miring menuju sampel yang berdekatan. Apa penyebab paling mungkin dari fenomena ini?

a)

Elektroda tidak sejajar atau gel tidak dipasang dengan lurus

b)

Konsentrasi agarosa terlalu tinggi

c)

Voltase terlalu rendah

d)

PCR gagal total

e)

Terlalu banyak DNA yang dimuat

32.

Hasil elektroforesis menunjukkan pita yang kuat pada kontrol negatif dan semua sampel lainnya. Apa langkah pertama terbaik yang harus diambil?

a)

Ganti primer

b)

Bersihkan dan siapkan reagen PCR baru

c)

Tambahkan lebih banyak template DNA

d)

Ubah pengaturan elektroforesis

e)

Kurangi volume pemuatan

33.

Dalam analisis PCR, pita target muncul dengan ukuran yang lebih kecil dari yang diharapkan. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Pembentukan dimer primer

b)

Amplifikasi fragmen pendek non-spesifik

c)

Gel terlalu tipis

d)

Voltase terlalu rendah

e)

Ladder DNA terdegradasi

34.

Seorang siswa tidak melihat adanya pita setelah elektroforesis meskipun PCR berhasil. Setelah diperiksa, gel tidak mengandung pewarna DNA. Apa kesalahan prosedural utama?

a)

Konsentrasi agarosa terlalu rendah

b)

Pewarna DNA tidak ditambahkan ke agarosa sebelum membuat gel

c)

Gel dijalankan terlalu cepat

d)

Terlalu banyak primer yang digunakan

e)

DNA terlalu besar

35.

Seorang teknisi memperhatikan bahwa gel tampak keruh dan sulit dibaca bahkan sebelum elektroforesis. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Agarosa tidak sepenuhnya larut saat dipanaskan

b)

Voltase terlalu tinggi

c)

Buffer terlalu encer

d)

DNA terlalu terkonsentrasi

e)

Tidak ada tangga DNA yang ditambahkan

36.

Dalam hasil elektroforesis, pita DNA muncul sebagai smear panjang tanpa bentuk pita yang jelas. Apa interpretasi yang paling akurat dari hasil ini?

a)

DNA sangat kecil

b)

DNA sangat terdegradasi

c)

DNA terlalu terkonsentrasi

d)

DNA terlalu besar

37.

Seorang siswa menemukan bahwa sebagian besar pita sampel terletak pada posisi yang sama dengan pita kontrol negatif. Apa langkah terbaik untuk verifikasi?

a)

Jalankan gel pada tegangan yang lebih tinggi

b)

Periksa kemungkinan kontaminasi silang dengan reagen atau template

c)

Tambahkan lebih banyak DNA ladder

d)

Gunakan primer yang lebih panjang

e)

Ganti agarosa dengan konsentrasi yang lebih tinggi

38.

Jika hasil elektroforesis menunjukkan pola pita yang tidak teratur dan tidak sesuai dengan ukuran yang diharapkan, apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Primer terlalu sedikit

b)

Konsentrasi buffer terlalu tinggi

c)

Amplifikasi PCR non-spesifik

d)

Voltase terlalu rendah

e)

DNA ladder tidak ditambahkan

39.

Dalam hasil elektroforesis, pita DNA terlihat di semua jalur, termasuk jalur kosong yang seharusnya tidak mengandung sampel. Apa penyebabnya?

a)

DNA terpercik saat pemuatan

b)

Tegangan terlalu tinggi

c)

DNA terlalu besar

d)

Primer terlalu pendek

e)

Gel terlalu tipis

40.

Seorang peneliti memperhatikan bahwa tangga DNA tidak bermigrasi sejauh sampel lainnya di bawah kondisi yang sama. Apa penjelasan yang paling mungkin?

a)

Volume tangga terlalu kecil

b)

Volume tangga terlalu besar

c)

Tangga dimuat ke dalam sumur yang salah atau rusak

d)

Gel terlalu tipis

e)

Voltase terlalu rendah

41.

Dalam analisis gel, pita DNA dari satu sampel muncul di dua lokasi berbeda yang jauh terpisah. Kontrol negatif kosong. Apa interpretasi yang benar?

a)

Dua target DNA berhasil diperkuat

b)

PCR gagal sepenuhnya

c)

Terlalu banyak DNA yang dimuat

d)

Terjadi dropout alelik

e)

Terjadi degradasi

42.

Jalur DNA terlihat jelas, tetapi semua jalur sampel sangat samar. Apa penjelasan yang paling mungkin?

a)

Jumlah template DNA terlalu rendah

b)

Voltase terlalu tinggi

c)

Konsentrasi agarosa terlalu rendah

d)

Kontaminasi silang

e)

DNA tidak tercampur

43.

Dalam elektroforesis, hanya kontrol positif yang menunjukkan pita, sementara semua sampel lainnya kosong. Apa kesimpulan yang paling mungkin?

a)

Tidak ada amplifikasi yang terjadi pada sampel karena ekstraksi DNA gagal

b)

PCR gagal sepenuhnya

c)

DNA ladder rusak

d)

Terjadi kontaminasi silang

e)

Tegangan terlalu rendah

44.

Seorang siswa menemukan pita DNA di bawah garis 100 bp pada tangga DNA. Apa penjelasan yang paling mungkin untuk pita ini?

a)

Dimer primer atau sisa primer

b)

Kontaminasi plasmid

c)

Fragmen target kecil

d)

Fragmen genomik

e)

Artefak gel

45.

Dalam elektroforesis, pita DNA target muncul, tetapi ada pita samar di posisi yang berbeda. Kontrol negatif bersih. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Pem amplification non-spesifik

b)

Kontaminasi silang

c)

Ladder DNA yang terdegradasi

d)

Voltase terlalu rendah

e)

Gel terlalu tebal

46.

Seorang teknisi menemukan bahwa semua hasil PCR menunjukkan pola pita yang sama meskipun sampel berbeda. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Kontaminasi DNA template dalam reagen PCR

b)

Voltase terlalu tinggi

c)

Agarosa terlalu tinggi

d)

Terlalu sedikit DNA

e)

Terlalu banyak primer

47.

Dalam hasil elektroforesis, beberapa pita ganda terlihat dalam satu sampel. Kontrol negatif menunjukkan hasil yang bersih. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Ko-amplifikasi dari lebih dari satu target DNA dalam sampel

b)

PCR gagal total

c)

Voltase terlalu rendah

d)

DNA terdegradasi

e)

Pewarna terlalu terkonsentrasi

48.

Seorang peneliti mencatat bahwa elektroforesis menunjukkan pita yang lebih tinggi dari ukuran sebenarnya. Apa alasan yang paling mungkin?

a)

Konsentrasi agarosa terlalu tinggi

b)

Pita DNA bergerak lebih lambat dari seharusnya

c)

Voltase terlalu tinggi

d)

Terjadi kontaminasi

e)

Ladder DNA rusak

49.

Dalam hasil PCR, pita muncul dalam sampel, tetapi ukuran mereka tidak cocok dengan target yang diharapkan. Kontrol positif juga tidak muncul. Apa kesimpulan yang paling mungkin?

a)

PCR tidak berjalan dengan baik

b)

Terjadi kontaminasi

c)

DNA ladder terdegradasi

d)

Buffer terlalu encer

e)

Voltase terlalu tinggi

50.

Setelah elektroforesis, pita DNA di semua sampel dan ladder tampak menyebar dan tidak membentuk pita yang tajam. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Panas berlebih selama elektroforesis

b)

Voltase terlalu rendah

c)

Agarosa terlalu tebal

d)

DNA terlalu kecil

e)

Tidak ada pewarna DNA

51.

Seorang siswa menjalankan elektroforesis untuk hasil PCR, tetapi tangga DNA tidak menunjukkan pita yang jelas dan tampak kabur. Semua sampel menunjukkan hasil yang serupa. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Tangga DNA terdegradasi atau rusak sebelum digunakan

b)

Konsentrasi agarosa terlalu tinggi

c)

Voltase terlalu rendah

d)

Pewarna DNA tidak berfungsi

e)

PCR gagal

52.

Dalam hasil elektroforesis, sampel menunjukkan pita yang sangat tipis dan samar, sementara tangga DNA terlihat jelas. Apa tindakan pertama yang harus diambil untuk eksperimen berikutnya?

a)

Menambah volume template DNA dalam reaksi PCR

b)

Meningkatkan tegangan elektroforesis

c)

Mengurangi jumlah siklus PCR

d)

Menggunakan buffer dengan konsentrasi yang lebih tinggi

e)

mengganti primer dengan yang baru

53.

Seorang teknisi menemukan bahwa tangga DNA muncul lebih cepat dari biasanya, sementara sampel bergerak lambat. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Sumur gel tidak merata

b)

Konsentrasi agarosa terlalu tinggi

c)

Tangga DNA tidak dicampur secara merata

d)

Pengisian tidak merata antara tangga dan sampel

e)

Gel tidak dituangkan secara merata selama pengisian

54.

Dalam analisis elektroforesis, kontrol negatif bersih, kontrol positif menunjukkan pita yang diharapkan, tetapi sampel menunjukkan banyak pita yang tidak terduga. Apa penyebab utamanya?

a)

Pemicu mengalami pengikatan non-spesifik dalam sampel

b)

Voltase terlalu tinggi

c)

Volume pemuatan terlalu kecil

d)

DNA terlalu banyak

e)

Buffer terlalu encer

55.

Seorang siswa menemukan bahwa pita DNA tidak terdeteksi sama sekali, tetapi gel menunjukkan garis gelap di bagian bawah sumur. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

DNA terlalu besar dan tidak bermigrasi keluar dari sumur

b)

Tidak ada DNA dalam sampel

c)

Gel terlalu tipis

d)

DNA terlalu kecil

e)

Buffer terlalu pekat

56.

Dalam hasil elektroforesis, pita DNA muncul lebih besar daripada pita kontrol positif. Apa interpretasi yang paling akurat?

a)

Terjadi amplifikasi non-spesifik dari fragmen yang lebih panjang

b)

PCR gagal

c)

Voltase terlalu tinggi

d)

Gel terlalu tipis

e)

DNA ladder tidak berfungsi

57.

Band DNA dalam gel elektroforesis tampak tebal di tengah tetapi tidak jelas di tepinya. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Terlalu banyak volume sampel yang dimuat

b)

DNA ladder tidak tercampur

c)

Gel terlalu tipis

d)

Konsentrasi buffer terlalu rendah

e)

Tegangan terlalu tinggi

58.

Dalam analisis PCR, pita DNA muncul di semua sampel dan kontrol negatif, tetapi tidak di kontrol positif. Apa kesimpulan yang paling akurat?

a)

Terjadi kontaminasi reagen

b)

PCR berhasil

c)

Gel terlalu terkonsentrasi

d)

Voltase terlalu rendah

e)

Primer terlalu pendek

59.

Seorang siswa menemukan bahwa hasil elektroforesis menunjukkan dua pita pada kontrol positif, tetapi hanya satu pita pada sampel. Apa yang ini indikasi?

a)

Kontrol positif mengandung dua fragmen target yang berbeda

b)

Kontrol positif rusak

c)

PCR gagal

d)

Tegangan terlalu tinggi

e)

Primer terlalu sedikit

60.

Hasil elektroforesis menunjukkan pita yang sangat terang pada posisi rendah dan pita utama pada posisi target yang diharapkan. Apa penyebab paling mungkin dari pita terang tersebut?

a)

Dimmer primer non-spesifik kecil atau produk

b)

Fragmen DNA target

c)

Kontaminasi DNA genomik

d)

Kerusakan buffer

e)

Degradasi DNA

61.

Seorang teknisi menjalankan elektroforesis terlalu lama, menyebabkan pita DNA hampir keluar dari ujung gel. Apa dampaknya terhadap interpretasi hasil?

a)

Ukuran DNA tidak dapat dibandingkan dengan tangga DNA

b)

Amplifikasi dianggap gagal

c)

Kontaminasi pasti terjadi

d)

Hasil PCR dianggap positif

e)

Primer terlalu pendek

62.

Dalam elektroforesis, pita DNA muncul sangat tipis tetapi panjang dan menyebar. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Sangat sedikit DNA yang terdistribusi secara luas

b)

PCR gagal

c)

DNA ladder rusak

d)

Tegangan terlalu tinggi

e)

Agarosa terlalu terkonsentrasi

63.

Seorang peneliti menemukan bahwa pita DNA tidak berada pada posisi yang diharapkan sesuai dengan ukuran yang diperkirakan. Apa penyebab yang paling mungkin jika konsentrasi gel terlalu tinggi?

a)

DNA bermigrasi lebih lambat dari yang diharapkan

b)

DNA tidak bermigrasi sama sekali

c)

DNA bergerak lebih cepat dari yang diharapkan

d)

DNA terdegradasi

e)

DNA tidak terlihat

64.

Dalam analisis elektroforesis, pita DNA muncul di lokasi yang sama untuk semua sampel, termasuk kontrol negatif. Apa langkah selanjutnya?

a)

Periksa kontaminasi atau kesalahan prosedural

b)

Kesimpulkan bahwa eksperimen berhasil

c)

Tingkatkan tegangan

d)

Gunakan ladder DNA baru

e)

Ulangi PCR dengan reagen yang sama

65.

Apa penyebab yang paling mungkin jika gel elektroforesis menunjukkan pita yang bergeser ke samping alih-alih turun lurus?

a)

Gel tidak diletakkan secara merata di alat elektroforesis

b)

Voltase terlalu tinggi

c)

Jumlah DNA terlalu besar

d)

PCR gagal

66.

Jika pita DNA utama jelas tetapi ada pita kecil yang samar di bawahnya dalam hasil elektroforesis, apa interpretasi yang paling mungkin?

a)

Degradasi produk atau amplifikasi sekunder

b)

Gel terlalu tebal

c)

Jumlah DNA terlalu sedikit

d)

Voltase terlalu rendah

67.

Apa alasan paling umum untuk pita DNA dengan ukuran yang benar tetapi intensitas yang bervariasi di antara sampel dalam elektroforesis?

a)

Perbedaan dalam jumlah awal template DNA di setiap sampel

b)

Voltase terlalu tinggi

c)

Konsentrasi buffer terlalu tinggi

d)

PCR gagal

68.

Jika kontrol positif menunjukkan pita yang lebih kuat daripada sampel, meskipun target yang sama digunakan, apa yang ini indikasi?

a)

Kontrol positif memiliki konsentrasi template yang lebih tinggi

b)

Kontrol positif terkontaminasi

c)

PCR gagal

d)

DNA ladder rusak

69.

Dalam analisis PCR, jika pita DNA terlalu dekat dengan pita DNA ladder sehingga sulit untuk dibedakan, apa solusi terbaik untuk eksperimen berikutnya?

a)

Gunakan DNA ladder dengan rentang ukuran yang lebih lebar

b)

Tambahkan lebih banyak DNA

c)

Gunakan gel agarosa yang lebih tipis

d)

Kurangi waktu elektroforesis

70.

Seorang peneliti menggunakan buffer yang telah digunakan berkali-kali untuk elektroforesis dan mengamati pita yang kabur dan tidak jelas. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Ion dalam buffer telah berkurang, mengurangi konduktivitas

b)

Voltase terlalu tinggi

c)

Gel terlalu tebal

d)

Jumlah DNA terlalu besar

71.

Jika semua sampel dalam elektroforesis menunjukkan pita yang bergerak lebih cepat daripada tangga DNA, apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Tangga DNA rusak atau tidak ukuran yang benar

b)

Voltase terlalu rendah

c)

Konsentrasi agarosa terlalu tinggi

d)

Terlalu banyak DNA

72.

Seorang siswa tidak melihat adanya pita dalam hasil elektroforesis mereka, bahkan tidak ada dalam kontrol positif, tetapi tangga DNA terlihat. Apa yang harus diperiksa terlebih dahulu?

a)

Komponen PCR, terutama keberadaan primer dan template DNA

b)

Konsentrasi agarosa

c)

Voltase elektroforesis

d)

Konsentrasi buffer

73.

Apa interpretasi yang paling akurat dari pita yang ditunjukkan di lokasi itu?

a)

Hasil tidak valid karena kontaminasi

b)

PCR berhasil dengan sempurna

c)

DNA terlalu sedikit

d)

Gel terlalu encer

74.

Dalam hasil elektroforesis, pita DNA muncul di semua sampel, tetapi ukurannya lebih besar dari target. Apa kesimpulan yang paling mungkin?

a)

Primer mengikat ke lokasi non-spesifik menghasilkan amplicon yang lebih panjang

b)

PCR gagal

c)

Voltase terlalu rendah

d)

Gel terlalu tipis

75.

Seorang teknisi memperhatikan bahwa setelah elektroforesis, gel terlalu panas untuk disentuh. Hasilnya menunjukkan pita yang menyebar dan tidak teratur. Apa penyebab utama fenomena ini?

a)

Voltase terlalu tinggi menyebabkan pemanasan

b)

DNA terlalu sedikit

c)

Agarosa terlalu rendah

d)

Buffer terlalu pekat