NEW
Font size
WorksheetsUntitled Quiz
Total questions: 30
Worksheet time: 1hrs 12mins
Proses akuntansi meliputi 3 tahap, yaitu tahap pencatatan, tahap pengikhtisaran, dan tahap pelaporan. Salah satu bagian yang termasuk tahap pencatatan adalah ….
penyusunan neraca saldo
penyusunan jurnal penyesuaian
menutup buku besar
pencatatan bukti transaksi dalam jurnal
penyusunan neraca saldo penutupan
01 Agustus, Diterima pendapatan service mobil yang terjebak banjir dari Pak Bangun senilai Rp1.000.000,00 dari yang seharusnya Rp2.500.000,00. Pencatatan transaksi di atas adalah... .
Pendapatan Jasa (D) Rp1.000.000,00, Piutang Usaha (D) Rp2.500.000,00
Kas (K) Rp3.500.000,00
Pendapatan Jasa (D) Rp1.000.000,00, Piutang Usaha (D) Rp1.500.000,00
Kas (K) Rp2.500.000,00
Pendapatan Jasa (D) Rp3.500.000,00
Piutang Usaha (K) Rp2.500.000,00
Kas (K) Rp1.000.000,00
Piutang Usaha (D) Rp2.500.000,00
Kas (D) Rp1.000.000,00
Pendapatan Jasa (K) Rp3.500.000,00,
Kas (D) Rp1.000.000,00
Piutang Usaha (D) Rp1.500.000,00,
Pendapatan Jasa (K) Rp2.500.000,00
25 Januari, dibayar angsuran bank senilai Rp 2.500.000,00 ditambah bunga sebesar Rp 150.000,00
Dari transaksi di atas mekanisme pencatatan debet dan kredit yang benar adalah ….
Kas (D) Rp 2.500.000,00
Beban bunga (K) Rp 150.000,00
Utang Bank (K) Rp 2.350.000,00
Kas (D) Rp 2.500.000,00
Utang Bank (K) Rp 2.350.000,00
Beban Bunga (K) Rp 150.000,00
Utang Bank (D) Rp 2.500.000,00
Beban Bunga (D) Rp 150.000,00
Kas (K) Rp 2.650.000,00
Bank (D) Rp 2.500.000,00
Kas (K) Rp 2.350.000,00, Utang
Beban Bunga (K) Rp 150.000,00
Utang Bank (D) Rp 2.350.000,00
Beban Bunga (D) Rp 150.000,00
Kas (K) Rp 2.500.000,00,
08 Agustus, Bengkel motor ”Sugandi” mengeluarkan kuitansi atas pembayaran jasa sebesar Rp450.000,00 dari Pak Adi untuk membayar servis motor. Pencatatan transaksi yang dilakukan bengkel motor ”Sugandi” yaitu . . . .
Kas (D) Rp450.000,00
Pendapatan jasa (K) Rp450.000,00
Pendapatan jasa (D) Rp450.000,00
Kas (K) Rp450.000,00
Piutang usaha (D) Rp450.000,00
Pendapatan jasa ( K) Rp450.000,00
Pendapatan jasa (D) Rp450.000,00
Piutang usaha (K) Rp450.000,00
Pendapatan jasa (D) Rp450.000,00
Utang usaha (K) Rp450.000,00
Pak Bagus menerima pembayaran tunai Rp5.500.000,00 atas pekerjaan yang diselesaikan Rp7.500.000,00 dan sisanya akan dibayar pada bulan depan. Transaksi tersebut memengaruhi akun . . . .
Kas (D) Rp5.500.000,00
Pendapatan jasa (D) Rp 2.000.000,00
Utang usaha (K) Rp7.500.000,00
Kas (D) Rp5.500.000,00
Piutang usaha (D) Rp2.000.000,00
Pendapatan jasa (K) Rp7.500.000,00
Pendapatan jasa (D) Rp7.500.000,00
Kas (K) Rp5.500.000,00
Piutang usaha (K) Rp2.000.000,00
Kas (D) Rp5.500.000,00
Pendapatan jasa (D) Rp7.500.000,00
Piutang usaha (K) Rp2.000.000,00
Kas (D) Rp5.500.000,00
Piutang usaha (K) Rp2.000.000,00
Pendapatan jasa (K) Rp7.500.000,00
Buk Nani mempunyai usaha laundry. Pada tanggal
25 September 2019 Bu Nani membayar sewa kios untuk masa satu tahun sebesar Rp12.000.000,00. Pencatatan transaksi tersebut dalam bentuk jurnal yang benar adalah . . . .
Piutang usaha (D) Rp12.000.000,00
Sewa dibayar di muka (K) Rp12.000.000,00
Sewa dibayar di muka (D) Rp12.000.000,00
Utang usaha (K) Rp12.000.000,00
Sewa dibayar di muka (D) Rp12.000.000,00
Modal (K) Rp12.000.000,00
Sewa dibayar di muka (D) Rp12.000.000,00
Kas (K) Rp12.000.000,00
Kas (D) Rp12.000.000,00
Sewa dibayar di muka (K) Rp12.000.000,00
Bengkel ”Lancar” melunasi utang kepada bank sebesar Rp2.500.000,00 dengan bunga sebesar Rp150.000,00. Jurnal umum yang dibuat oleh bengkel ”Lancar” adalah . . . .
Utang bank (D) Rp2.500.000,00
Kas (K) Rp2.500.000,00
Kas (D) Rp2.650.000,00
Utang bank (K) Rp2.500.000,00
Beban bunga (K) Rp150.000,00
Kas (D) Rp2.650.000,00
Utang bank (K) Rp2.650.000,00
Utang bank (D) Rp2.650.000,00
Kas (K) Rp2.650.000,00
Utang bank (D) Rp2.500.000,00
Beban bunga (K) Rp150.000,00
Kas (K) Rp2.650.000,00
Usaha rental komputer menerima pembayaran atas pekerjaan yang telah diselesaikan sebesar Rp1.500.000,00, baru dibayar Rp1.000.000,00 dan sisanya dibayar kemudian. Pencatatan ke dalam mekanisme debit dan kredit yang benar adalah
kas (D) Rp1.000.000,00, Piutang (D) Rp500.000,00
Pendapatan jasa (K) Rp1.500.000,00
Kas (D) Rp1.000.000,00, Piutang (D) Rp1.500.000,00
Pendapatan jasa (K) Rp2.500.000,00
Kas (D) Rp1.500.000,00, Piutang (D) Rp500.000,00
Pendapatan jasa (K) Rp2.000.000,00
Kas (D) Rp1.500.000,00, Piutang (D) Rp500.000,00
Modal (K) Rp1.500.000,00
Kas (D) Rp1.500.000,00
Pendapatan jasa (K) Rp1.500.000,00
Biro perjalanan ”Panorama” melunasi pembayaran utang usaha sebesar Rp3.000.000,00 dengan bunga sebesar Rp150.000,00. Jurnal umum yang dibuat oleh biro perjalanan ”Panorama” adalah . . . .
Kas (D) Rp3.300.000,00
Utang usaha (K) Rp3.150.000,00
Beban bunga (K) Rp150.000,00
Utang usaha (D) Rp2.850.000,00
Beban bunga (K) Rp150.000,00
Kas (K) Rp3.000.000,00
Kas (D) Rp3.150.000,00
Utang usaha (K) Rp3.000.000,00
Beban bunga (K) Rp150.000,00
Kas (D) Rp3.150.000,00
Utang usaha (K) Rp3.150.000,00
Utang usaha (D) Rp3.000.000,00
Beban bunga (D) Rp150.000,00
Kas (K) Rp3.150.000,00
Pada tanggal 1 April 2018 dibayar premi asuransi Rp2.400.000,00 untuk masa 1 tahun . Pencatatan yang benar dalam jurnal umum ketika dicatat dengan pendekatan harta adalah ....
a. Asuransi dibayar di muka (D) Rp 2.400.000,00
Kas (K) Rp 2.400.000,00
b. Beban Asuransi (D) Rp 2.400.000,00
Kas (K) Rp 2.400.000,00
c. Beban asuransi (D) Rp 1.800.000,00
Asuransi dibayar di muka (K) Rp 1.800.000,00
d. Asuransi dibayar di muka (D) Rp 600.000,00
Beban Asuransi (K) Rp 600.000,00
e. Beban Asuransi (D) Rp 1.800.000,00
Asuransi dibayar di muka (K) Rp 1.800.000,00
Pemilik menyetorkan modal awal berupa : uang tunai sebanyak Rp 100.000, dan peralatan seharga Rp 200.000. Transaksi tersebut dicatat dalam jurnal umum yang benar adalah ....
Peralatan (D) Rp200.000
Kas (K) Rp100.000
Modal (K) Rp300.000
Kas (D) Rp100.000
Peralatan (D) Rp200.000
Modal (K) Rp300.000
Peralatan (D) Rp200.000
Kas (K) Rp300.000
Modal (K) Rp500.000
Kas (D) Rp300.000
Peralatan (D) Rp200.000
Modal (K) Rp100.000
Kas (D) Rp300.000
Peralatan (D) Rp200.000
Modal (K) Rp500.000
Pembelian perlengkapan dengan kredit akan mengakibatkan ….
Perlengkapan bertambah (D)
Utang berkurang (K)
Perlengkapan bertambah (D)
Utang bertambah (K)
Perlengkapan bertambah (K)
Utang berkurang (K)
Perlengkapan berkurang (D)
Utang bertambah (D)
Perlengkapan berkurang (K)
Utang bertambah (K)
Pada tanggal 2 Desember 2020 dibeli tunai perlengkapan toko Rp 2.500.000 dari toko ABC . jurnal yang tepat untuk transaksi tersebut adalah ...
Perlengkapan Toko (D) Rp2.500.000
Utang usaha (K) Rp 2.500.000
Kas (D) Rp2.500.000
Perlengkapan Toko (K) Rp2.500.000
Utang Usaha (D) Rp2.500.000
Perlengkapan Toko (K) Rp2.500.000
Perlengkapan Toko (D) Rp2.500.000
Kas (K) Rp2.500.000
Perlengkapan Toko (D) Rp2.500.000
Utang Usaha (K) Rp2.500.000
5 Agustus, Dibayar uang sewa gedung untuk 2 tahun sebesar Rp6.000.000,-
Sewa dibayar dimuka (D) Rp6.000.000
Kas (K) Rp6.000.000
beban sewa (D) Rp6.000.000
Kas (K) Rp6.000.000
Sewa dibayar dimuka (D) Rp6.000.000
Kas (K) Rp6.000.000
Beban sewa (D) Rp6.000.000
Kas (K) Rp6.000.000
Beban sewa (D) Rp6.000.000
Utang (K) Rp6.000.000
7 Agustus, dibeli perlengkapan Rp750.000 secara tunai dan peralatan Rp2.500.000 secara kredit
Kas (D) Rp750.000
Peralatan (D) Rp2.500.000
Perlengkapan (K) Rp750.000
Utang (K) Rp2.500.000
Perlengkapan (D) Rp750.000
Peralatan (D) Rp2.500.000
Utang (K) Rp2.500.000
Kas (K) Rp750.000
Perlengkapan (D) Rp750.000
Utang (D) Rp2.500.000
Kas (K) Rp750.000
Peralatan (K) Rp2.500.000
Perlengkapan (D) Rp750.000
Peralatan (D) Rp2.500.000
Kas (K) Rp2.500.000
Utang (K) Rp750.000
Perlengkapan (D) Rp750.000
Peralatan (D) Rp2.500.000
Utang (K) Rp3.250.000
12 Agustus, Dibeli tambahan perlengkapan Rp750.000 tunai
Perlengkapan (D) Rp750.000
Kas (K) Rp750.000
Kas (D) Rp750.000
Perlengkapan (K) Rp750.000
Perlengkapan (D) Rp750.000
Utang (K) Rp750.000
Utang (D) Rp750.000
Perlengkapan (K) Rp750.000
Piutang (D) Rp750.000
Perlengkapan (K) Rp750.000
16 Agustus, Diterima tunai jasa pengetikan Rp750.000 dan sewa komputer Rp750.000
Kas (D) Rp750.000
Pendapatan (K) Rp750.000
Kas (D) Rp1.500.000
Pendapatan (K) Rp1.500.000
Pendapatan (D) Rp1.500.000
Kas (K) Rp1.500.000
Pendapatan (D) Rp750.000
Kas (K) Rp750.000
Pendapatan (D) Rp750.000
Piutang (K) Rp750.000
20 Agustus, Telah diselesaikan pekerjaan sebesar Rp800.000 dan telah dikirim kepada pemesan, pembayaran dilakukan kemudian
Pendapatan (D) Rp800.000
Piutang (K) Rp800.000
Kas (D) Rp800.000
Pendapatan (K) Rp800.000
Pendapatan (D) Rp800.000
Kas (K) Rp800.000
Piutang (D) Rp800.000
Pendapatan (K) Rp800.000
Piutang (D) Rp800.000
Kas (K) Rp800.000
25 Agustus, Diterima pembayaran sebagian tagihan dari debitur Rp500.000
Piutang (D) Rp500.000
Kas (K) Rp500.000
Utang (D) Rp500.000
Kas (K) Rp500.000
Kas (D) Rp500.000
Piutang (K) Rp500.000
Kas (D) Rp500.000
Utang (K) Rp500.000
Pendapatan (D) Rp500.000
Kas (K) Rp500.000
Sebuah perusahaan membeli komputer untuk peralatan kantor seharga Rp10.000.000,00 uang muka sebesar Rp4.000.000,00 dan sisanya dibayar Kemudian. Pencatatan yang benar untuk transaksi tersebut adalah ....
Peralatan kantor (D) Rp10.000.000,00
Kas (K) Rp10.000.000,00
Peralatan kantor (D) Rp4.000.000,00
Utang (K) Rp4.000.000,00
Utang (D) Rp6.000.000,00
Kas (K) Rp4.000.000,00
Peralatan kantor (D) Rp10.000.000,00
Utang (K) Rp6.000.000,00
Peralatan kantor (D) Rp10.000.000,00
Kas (K) Rp4.000.000,00
Utang (K) Rp6.000.000,00
25 Januari, dibayar angsuran bank senilai Rp 2.500.000,00 ditambah bunga sebesar Rp 150.000,00
Dari transaksi di atas mekanisme pencatatan debet dan kredit yang benar adalah ….
Kas (D) Rp 2.500.000,00
Beban bunga (K) Rp 150.000,00
Utang Bank (K) Rp 2.350.000,00
Kas (D) Rp 2.500.000,00
Utang Bank (K) Rp 2.350.000,00
Beban Bunga (K) Rp 150.000,00
Utang Bank (D) Rp 2.500.000,00
Beban Bunga (D) Rp 150.000,00
Kas (K) Rp 2.650.000,00
Bank (D) Rp 2.500.000,00
Kas (K) Rp 2.350.000,00, Utang
Beban Bunga (K) Rp 150.000,00
Utang Bank (D) Rp 2.350.000,00
Beban Bunga (D) Rp 150.000,00
Kas (K) Rp 2.500.000,00,
08 Agustus, Bengkel motor ”Sugandi” mengeluarkan kuitansi atas pembayaran jasa sebesar Rp450.000,00 dari Pak Adi untuk membayar servis motor. Pencatatan transaksi yang dilakukan bengkel motor ”Sugandi” yaitu . . . .
Kas (D) Rp450.000,00
Pendapatan jasa (K) Rp450.000,00
Pendapatan jasa (D) Rp450.000,00
Kas (K) Rp450.000,00
Piutang usaha (D) Rp450.000,00
Pendapatan jasa ( K) Rp450.000,00
Pendapatan jasa (D) Rp450.000,00
Piutang usaha (K) Rp450.000,00
Pendapatan jasa (D) Rp450.000,00
Utang usaha (K) Rp450.000,00
30 Agustus, Dibayar gaji karyawan Rp750.000
beban gaji (K) Rp750.000
Kas (D) Rp750.000
Kas (D) Rp750.000
beban gaji (K) Rp750.000
Kas (K) Rp750.000
beban gaji (D) Rp750.000
beban gaji (D) Rp750.000
Kas (K) Rp750.000
27 Agustus, Diterima tagihan dari pelanggan yang pekerjaannya telah dikirim sebesar Rp800.000
Kas (K) Rp800.000
Piutang (D) Rp800.000
Kas (D) Rp800.000
Piutang (K) Rp800.000
Piutang (D) Rp800.000
Kas (K) Rp800.000
Piutang (K) Rp800.000
Kas (D) Rp800.000
Berikut ini pencatatan mekanisme debet dan kredit transaksi keuangan milik Car Wash “Bening”:
(1) Dibeli perlengkapan senilai Rp2.500.000,00 baru dibayar Rp1.000.000,00 sisanya minggu depan, mengakibatkan Perlengkapan (D), Utang Usaha (D),dan Kas (K).
(2) Diselesaikan pekerjaan mencuci mobil milik pelanggan yang akan dibayar pertengahan bulan seharga Rp30.000,00, menimbulkan Kas (D) dan Pendapatan Usaha (K).
(3) Service kompresor seharga Rp250.000,00 baru dibayar Rp100.000,00, menimbulkan Beban Service (D), Kas (K), dan Utang Usaha (K).
(4) Dibayar rekening listrik dan telepon sebesar Rp500.000,00, mengakibatkan Kas (K) dan Beban Listrik dan Telepon (D).
(5) Menerima pembayaran Rp90.000,00 atas pekerjaan mencuci 3 mobil milik keluarga Pak Robert, menimbulkan Kas (D), Pendapatan Jasa (K).
Pencatatan mekanisme debet dan kredit yang tepat terdapat pada... .
(1), (2), dan (3)
(1), (3), dan (5)
(2), (3), dan (4)
(2), (4), dan (5)
(3), (4), dan (5)
Diterima pendapatan service mobil yang terjebak banjir dari Pak Bangun senilai Rp1.000.000,00 dari yang seharusnya Rp2.500.000,00. Pencatatan transaksi di atas dalam mekanisme Debet dan kredit yang benar adalah... .
Pendapatan Jasa (D) Rp1.000.000,00, Piutang Usaha (D) Rp2.500.000,00, Kas (K) Rp3.500.000,00
Pendapatan Jasa (D) Rp1.000.000,00, Piutang Usaha (D) Rp1.500.000,00, Kas (K) Rp2.500.000,00
Pendapatan Jasa (D) Rp3.500.000,00, Piutang Usaha (K) Rp2.500.000,00, Kas (K) Rp1.000.000,00
Pendapatan Jasa (K) Rp3.500.000,00, Piutang Usaha (D) Rp2.500.000,00, Kas (D) Rp1.000.000,00
Pendapatan Jasa (K) Rp2.500.000,00, Piutang Usaha (D) Rp1.500.000,00, Kas (D) Rp1.000.000,00
Perhatikan daftar berikut ini :
1) Piutang
2) Beban sewa
3) Sewa dibayar di muka
4) Beban gaji
5) Utang gaji
6) Modal
7) Peralatan
8) Pendapatan jasa
Akun yang dicatat pada sisi debet jika bertambah adalah...
1, 2, 3, dan 4
1, 3, 6, dan 7
2, 3, 4, dan 6
3, 6, 7, dan 8
5, 6, 7, dan 8
1. Perhatikan matrik di bawah ini:
A
1. Surat berharga
2. Sewa dibayar di muka
3. Pendapatan diterima di muka
B
1. Mesin
2. Modal
3. Prive
C
1. Pendapatan
2. Utang obligasi
3. Beban iklan
Berdasarkan matrik di atas, akun yang dicatat pada kolom kredit jika bertambah adalah ....
A1, B1, C1
A1, B2, C2
A2, B1, C1
A3, B2, C2
A3, B3, C3
CV Jahit Rapi telah menyelesaikan pekerjaan menjahit seragam satpam PT Jaga Maling. PT Jaga Maling berjanji akan membayar biaya jahit sebesar Rp 10.000.000,00 pada akhir bulan depan. Transaksi tersebut akan mempengaruhi akun-akun CV Jahit Rapi, yaitu .....
Kas bertambah, pendapatan jasa bertambah sebesar Rp 10 juta
Belum ada jurnal yang dicatat, karena uang belum diterima
Modal bertambah, pendapatan bertambah
Pendapatan bertambah, piutang bertambah sebesar Rp 10 juta
Berikut adalah karakteristik perusahaan jasa :
Laba kotor dihitung dengan cara membandingkan antara harga jual dengan harga pokok produksi
Laporan laba-rugi disusun dengan membandingkan pendapatan dengan harga pokok penjualan
Penghitungan laba dilakukan dengan cara menghitung selisih antara pendapatan dan beban usaha
Penghitungan laba bersih dilakukan dengan mengurangkan laba kotor dengan beban penjualan serta beban administrasi dan umum
Laba bersih diperoleh dari laba kotor dikurangkan dengan beban operasional
