wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL QUIZIZ : Evaluasi Produksi

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu permasalahan yang dapat terjadi dalam pembuatan bentuk sediaan tablet adalah terjadinya pemisahan tablet menjadi dua bagian atau lebih. Permasalahan ini disebut ...

a)

Binding

b)

Capping

c)

Sticking

d)

Mottling

e)

Lamination

2.

Seorang TTK sedang membantu Apoteker di R&D untuk melakukan pengembangan formula tablet metformin dengan metode granulasi basah. Saat dilakukan evaluasi bulk setelah proses pengeringan didapatkan hasil bahwa MC granul = 6% dan saat dicetak tablet mengalami 'sticking'. Permasalahan tersebut diduga terjadi karena ...

a)

Granul terlalu lembab

b)

MC granul terlalu rendah

c)

Disintegran terlalu banyak

d)

Tekanan kompresi alat terlalu besar

e)

Kecepatan cetak tablet terlalu lambat

3.

Seorang TTK di bagian R&D ditugaskan untuk membantu apoteker untuk produksi sediaan tablet salut film multivitamin. Pada saat proses penyalutan tablet didapatkan permasalahan yaitu tablet yang dihasilkan seperti gambar berikut : Permasalahan apakah yang terjadi ?

a)

Binding

b)

Capping

c)

Sticking

d)

Mottling

e)

Lamination

4.

Seorang TTK di bagian QC suatu Industri farmasi melakukan tes kerapuhan tablet Metformin 500 mg dengan bobot per tabletnya adalah 700 mg. Diambil 10 tablet kemudian ditimbang dan didapatkan penimbangan awal adalah 7,010 gram. Kemudian tablet tersebut diputar dalam alat uji kerapuhan selama 4 menit pada kecepatan 25 putaran per menit. Kemudian tablet ditimbang kembali dan diperoleh penimbangan akhir sebesar 6,998 gram. Berapa persentase kerapuhan tablet tersebut

a)

0,008%

b)

0,171%

c)

0,208%

d)

0,450%

e)

0,819%

5.

Apoteker di departemen R & D suatu industri farmasi ingin mengembangkan suatu sediaan suspensi parasetamol. Kemudian ia meminta seorang analis untuk melakukan pengujian bobot jenis dari sediaan suspensi parasetamol tersebut dengan menggunakan alat piknometer dengan volume piknometer 25 ml. Jika hasil bobot sediaan suspensi parasetamol yang didapat adalah 26,1342 g, maka berapa bobot jenis sediaan suspensi parasetamol tersebut?

a)

0,9566 g/ml

b)

1,0143 g/ml

c)

1,0454 g/ml

d)

1,1768 g/ml

e)

1,1897 g/ml

6.

Pada saat produksi sediaan emulsi didapatkan permasalahan berupa dua atau lebih droplet minyak bergabung membentuk droplet yang lebih besar sehingga dapat menyebabkan emulsi menjadi pecah. Permasalahan apa yang sedang terjadi?

a)

Inversi

b)

Breaking

c)

Creaming

d)

Flocculation

e)

Coalescence

7.

Seorang Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) sedang melakukan uji disolusi tablet metilprednisolon. Berdasarkan pedoman uji disolusi, jika tahap pertama tidak memenuhi syarat, maka jumlah tablet yang ditambahkan pada tahap kedua harus disesuaikan. Berapa jumlah tablet yang ditambahkan pada tahap 2?

a)

4

b)

5

c)

6

d)

12

e)

18

8.

Berikut adalah uji IPC (In Process Control) yang dilakukan untuk mengevaluasi granul hasil pencampuran adalah …

a)

Uji kerapuhan

b)

Uji waktu hancur

c)

Uji daya sebar

d)

Uji Viskositas

e)

Uji Distribusi Ukuran Partikel

9.

Seorang Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) sedang melakukan uji waktu hancur suatu tablet salut enterik. Berapakah syarat waktu hancur pada medium asam yang harus dicapai agar tablet tersebut memenuhi persyaratan?

a)

Di atas 15 menit

b)

Di atas 30 menit

c)

Di atas 60 menit

d)

Kurang dari 15 menit

e)

Kurang dari 30 menit

10.

Syarat waktu hancur untuk tablet tidak bersalut adalah …

a)

Di atas 15 menit

b)

Di atas 30 menit

c)

Di atas 60 menit

d)

Kurang dari 15 menit

e)

Kurang dari 30 menit

11.

Jumlah kelinci yang digunakan dalam uji pirogen pada pengujian tahap pertama adalah sebanyak …

a)

3

b)

5

c)

10

d)

11

e)

15

12.

Sediaan gel diklofenak Na yang telah diproduksi kemudian dilakukan serangkaian pengujian/evaluasi. Seorang TTK melakukan salah satu pengujian yaitu dengan memeriksa tampilan fisik sediaan gel dengan cara pengamatan terhadap warna, bau, dan bentuk sediaan. Pengujian apakah sedang dilakukan?

a)

Uji homogenitas

b)

Uji organoleptik

c)

Uji daya sebar

d)

Uji konsistensi

e)

Uji viskositas

13.

Seorang TTK melakukan pengujian kecepatan alir suatu bulk sebelum dicetak menjadi tablet. Kemudian didapatkan hasil penimbangan bulk yaitu 40 g, lalu dilakukan pengamatan total waktu yang dibutuhkan untuk bulk mengalir adalah 7 detik. Berapakah kecepatan alir bulk tersebut?

a)

5,7 g/detik

b)

0,175 g/detik

c)

17,5 g/detik

d)

0,53 g/detik

e)

57 g/detik

14.

Berikut adalah pengujian yang dapat dilakukan terhadap produk jadi sediaan sirup oral?

a)

Uji daya lekat

b)

Uji daya sebar

c)

Uji kekerasan

d)

Uji waktu hancur

e)

Uji viskositas

15.

Uji daya sebar dapat dilakukan pada produk dengan bentuk sediaan apa?

a)

Tablet kunyah

b)

Tablet efervesen

c)

Gel

d)

Kapsul

e)

Suppositoria

16.

Berikut adalah evaluasi sediaan injeksi antara lain adalah ….

a)

Uji kekerasan

b)

Uji daya lekat

c)

Uji daya sebar

d)

Uji sterilitas

e)

Uji sifat alir granul

17.

Pada uji kebocoran ampul, dilakukan pencelupan ampul pada larutan berwarna dalam chamber. Apa larutan berwarna yang digunakan?

a)

Metilen blue 1%

b)

Metilen blue 2%

c)

Metilen yellow 1%

d)

Metilen yellow 2%

e)

Acriflavine plus

18.

Alat yang digunakan untuk mengukur kekentalan suatu sediaan cair adalah …

a)

pH meter

b)

Viscosimeter

c)

Hardness tester

d)

Friability tester

e)

Dissolution tester

19.

TTK sedang melakukan pengujian untuk mengetahui apakah proses pengeringan granul sudah berjalan sesuai dengan prosedur atau belum. Pengujian apakah yang dilakukan?

a)
Uji kekerasan
b)

Uji kadar air

c)

Uji Daya Lekat

d)

Uji kebocoran kemasan

e)

Uji keseragaman bobot

20.

Solusi yang dapat dilakukan apabila menemui permasalah capping pada tablet adalah …

a)

Menambahkan pengikat

b)

Mengurangi bahan aktif

c)

Menambah disintegran

d)

Mengeringkan granul lebih lama

e)

Menambah bobot tablet cetak