wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Materi Dokumen

Total questions: 68

Worksheet time: 34mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan informan dalam penelitian kualitatif?

a)

Individu yang menjadi sumber utama informasi mengenai fenomena yang diteliti

b)

Orang yang mengisi survei secara acak

c)

Peneliti utama dalam sebuah penelitian

d)

Individu yang hanya mengamati tanpa terlibat

2.

Mengapa informan dipilih dalam penelitian kualitatif?

a)

Karena memiliki pengalaman, pengetahuan, atau keterlibatan langsung dengan konteks penelitian

b)

Karena mereka adalah teman peneliti

c)

Karena mereka mudah dihubungi

d)

Karena mereka memiliki banyak waktu luang

3.

Apa peran utama informan dalam penelitian kualitatif?

a)

Memberikan data, keterangan, atau pandangan kepada peneliti mengenai situasi sosial, peristiwa, atau fenomena yang sedang dikaji

b)

Mengisi kuesioner tanpa penjelasan

c)

Menjadi pengamat pasif

d)

Menyusun laporan penelitian

4.

Bagaimana perbedaan antara informan dalam penelitian kualitatif dan responden dalam survei kuantitatif?

a)

Informan adalah mitra peneliti dalam memahami makna dan konteks sosial, sedangkan responden hanya menjawab pertanyaan survei

b)

Informan hanya mengisi kuesioner, responden memberikan wawancara mendalam

c)

Informan tidak terlibat dalam penelitian, responden sangat terlibat

d)

Tidak ada perbedaan antara informan dan responden

5.

Dalam penelitian kuantitatif, apa sebutan untuk orang yang memberikan “Respon” atau tanggapan terhadap apa yang diminta oleh peneliti?

a)

Informan

b)

Responden

c)

Subyek

d)

Narasumber

6.

Apa peran narasumber dalam penelitian kualitatif?

a)

Hanya sebagai pemberi respon

b)

Sebagai pemilik informasi yang penting

c)

Sebagai pengamat pasif

d)

Sebagai penulis laporan

7.

Bagaimana narasumber disebut dalam penelitian kualitatif?

a)

Responden

b)

Informan

c)

Peneliti

d)

Pengamat

8.

Mengapa peneliti dapat menentukan informan kunci dalam penelitian?

a)

Untuk mendapatkan data statistik

b)

Untuk mendapatkan keterangan tentang masalah yang dikaji dan saran tentang sumber bukti lain yang mendukung penelitian

c)

Untuk menulis laporan akhir

d)

Untuk mengisi kuesioner

9.

Apa salah satu peran informan dalam penelitian kualitatif menurut materi di atas?

a)

Mengungkap makna di balik fenomena sosial dan spasial.

b)

Menyusun laporan keuangan.

c)

Mengatur jadwal penelitian.

d)

Menentukan variabel statistik.

10.

Mengapa peran informan sangat penting dalam kebijakan tata ruang menurut penjelasan pada materi?

a)

Karena dimensi sosial, budaya, dan politik hanya bisa dipahami melalui pengalaman orang-orang yang terlibat.

b)

Karena informan dapat membuat peta wilayah.

c)

Karena informan bertugas mengatur anggaran.

d)

Karena informan harus menulis dokumen formal.

11.

Salah satu tugas informan adalah memvalidasi hasil observasi. Bagaimana cara informan melakukan hal tersebut?

a)

Melalui wawancara mendalam.

b)

Dengan membuat grafik data.

c)

Dengan mengisi kuesioner online.

d)

Dengan menulis artikel ilmiah.

12.

Salah satu cara informan dapat memberikan data yang tidak bisa diperoleh dari dokumen formal adalah:

a)

Dengan berbagi pengalaman langsung yang mereka alami.

b)

Dengan menyalin data dari internet.

c)

Dengan membuat simulasi komputer.

d)

Dengan membaca buku teks.

13.

Langkah strategis yang dapat dilakukan peneliti untuk memahami konteks lokal suatu permasalahan perencanaan berdasarkan peran informan adalah...

a)

Melakukan wawancara mendalam dengan informan yang terlibat langsung dalam permasalahan tersebut.

b)

Mengumpulkan data dari media sosial saja.

c)

Membaca laporan tahunan perusahaan.

d)

Menghitung jumlah penduduk secara statistik.

14.

Apa salah satu kriteria utama informan dalam penelitian kualitatif?

a)

Menguasai permasalahan atau fenomena yang diteliti.

b)

Memiliki gelar akademik tinggi.

c)

Berusia di atas 40 tahun.

d)

Bekerja di institusi pemerintah.

15.

Bagaimana cara pemilihan informan dalam penelitian kualitatif yang benar menurut kriteria pada gambar?

a)

Secara purposive atau melalui snowball.

b)

Secara acak tanpa pertimbangan.

c)

Berdasarkan urutan abjad nama.

d)

Hanya berdasarkan rekomendasi teman.

16.

Mengapa keterlibatan langsung atau pengalaman nyata dengan konteks penelitian penting bagi seorang informan?

a)

Agar informan dapat memberikan data yang relevan dan mendalam.

b)

Agar informan bisa mengatur jadwal penelitian.

c)

Agar informan bisa menjadi peneliti utama.

d)

Agar informan bisa menulis laporan penelitian.

17.

Seorang informan harus bersedia dan mampu berkomunikasi secara terbuka dengan peneliti. Mengapa hal ini penting dalam penelitian kualitatif?

a)

Agar peneliti mendapatkan informasi yang jujur dan mendalam.

b)

Agar peneliti bisa mengatur waktu wawancara.

c)

Agar peneliti bisa menilai kemampuan berbicara informan.

d)

Agar peneliti bisa menghindari bias data.

18.

Strategi yang tepat untuk memilih informan dalam penelitian kualitatif adalah...

a)

Menggunakan purposive sampling untuk memastikan informan relevan dengan tujuan penelitian.

b)

Memilih informan secara acak agar hasil lebih objektif.

c)

Memilih informan berdasarkan rekomendasi keluarga.

d)

Memilih informan yang hanya bersedia diwawancarai secara online.

19.

Siapa saja yang dapat menjadi informan dalam PWK menurut materi yang diberikan?

a)

Pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, anggota komunitas, akademisi, pelaku ekonomi lokal

b)

Hanya pejabat pemerintah daerah

c)

Hanya tokoh masyarakat dan akademisi

d)

Hanya pelaku ekonomi lokal

20.

Manakah dari berikut ini yang bukan termasuk informan dalam PWK?

a)

Pejabat pemerintah daerah

b)

Tokoh masyarakat

c)

Pelaku ekonomi internasional

d)

Akademisi

21.

Mengapa penting melibatkan anggota komunitas atau warga terdampak pembangunan sebagai informan dalam PWK?

a)

Karena mereka memiliki pengalaman langsung terhadap dampak pembangunan

b)

Karena mereka adalah pejabat pemerintah

c)

Karena mereka adalah konsultan perencanaan

d)

Karena mereka tidak terlibat dalam proses pembangunan

22.

Bagaimana peran LSM atau konsultan perencanaan dalam proses pengumpulan informasi PWK?

a)

Memberikan analisis dan masukan profesional dalam perencanaan

b)

Hanya mengawasi proses pembangunan

c)

Menjadi pelaku ekonomi lokal

d)

Tidak memiliki peran dalam PWK

23.

Apa yang dimaksud dengan informan kunci (key informant)?

a)

Seseorang yang memiliki pengetahuan luas dan mendalam tentang konteks penelitian serta posisi strategis terhadap fenomena.

b)

Seseorang yang mengalami langsung fenomena yang diteliti.

c)

Seseorang yang hanya memberikan data tambahan tanpa pengetahuan mendalam.

d)

Seseorang yang tidak terlibat dalam penelitian sama sekali.

24.

Siapakah contoh dari informan utama dalam sebuah penelitian?

a)

Warga yang terdampak pembangunan jalan tol.

b)

Kepala Bappeda.

c)

Jurnalis lokal.

d)

Staf administrasi.

25.

Apa peran utama dari informan pendukung dalam penelitian?

a)

Memberikan data tambahan untuk memperkaya hasil penelitian.

b)

Mengalami langsung fenomena yang diteliti.

c)

Memimpin komunitas dan memiliki pengetahuan strategis.

d)

Menjadi objek utama penelitian.

26.

Mengapa informan kunci penting dalam penelitian?

a)

Karena mereka memiliki pengetahuan mendalam dan posisi strategis terhadap fenomena yang diteliti.

b)

Karena mereka hanya memberikan data tambahan.

c)

Karena mereka tidak terlibat langsung dalam fenomena.

d)

Karena mereka adalah bagian dari keluarga peneliti.

27.

Bagaimana perbedaan utama antara informan utama dan informan pendukung?

a)

Informan utama mengalami langsung fenomena, sedangkan informan pendukung memberikan data tambahan.

b)

Informan utama adalah pejabat lokal, sedangkan informan pendukung adalah warga biasa.

c)

Informan utama tidak terlibat dalam penelitian, sedangkan informan pendukung adalah peneliti.

d)

Informan utama hanya memberikan opini, sedangkan informan pendukung memberikan fakta.

28.

Apa yang dimaksud dengan teknik pemilihan informan non-probabilistik dalam penelitian kualitatif?

a)

Pemilihan informan berdasarkan peluang statistik

b)

Pemilihan informan secara acak

c)

Pemilihan informan berdasarkan tujuan penelitian

d)

Pemilihan informan berdasarkan undian

29.

Pada teknik purposive, bagaimana cara peneliti memilih informan?

a)

Secara acak dari populasi

b)

Berdasarkan rekomendasi informan sebelumnya

c)

Secara sengaja memilih yang paling tahu dan relevan

d)

Berdasarkan hasil survei statistik

30.

Contoh penerapan teknik purposive dalam penelitian adalah...

a)

Memilih informan secara acak dari daftar nama

b)

Memilih ketua RW yang aktif dalam musyawarah rencana pembangunan sebagai informan kunci

c)

Menggunakan kuesioner online untuk seluruh warga

d)

Mengambil sampel berdasarkan urutan abjad

31.

Teknik snowball dalam pemilihan informan cocok digunakan untuk...

a)

Penelitian dengan populasi besar

b)

Penelitian dengan jaringan sosial atau isu sensitif

c)

Penelitian eksperimen laboratorium

d)

Penelitian kuantitatif berbasis survei

32.

Bagaimana proses pemilihan informan pada teknik snowball?

a)

Informan dipilih secara acak dari populasi

b)

Informan pertama merekomendasikan informan berikutnya yang relevan

c)

Informan dipilih berdasarkan hasil undian

d)

Informan dipilih berdasarkan data statistik

33.

Seorang peneliti ingin meneliti isu lingkungan dengan jaringan sosial yang kuat. Teknik pemilihan informan apa yang paling tepat digunakan?

a)

Purposive

b)

Snowball

c)

Random sampling

d)

Stratified sampling

34.

Apa yang dimaksud dengan "informed consent" dalam konteks hubungan antara peneliti dan informan pada penelitian kualitatif?

a)

Informan mengetahui tujuan dan proses penelitian.

b)

Peneliti menggunakan nama asli informan.

c)

Peneliti boleh memihak pada informan.

d)

Informan tidak perlu tahu proses penelitian.

35.

Mengapa penting menjaga kerahasiaan identitas informan dalam penelitian kualitatif?

a)

Agar informan merasa aman dan privasinya terlindungi.

b)

Agar peneliti mudah menghubungi informan.

c)

Agar hasil penelitian lebih cepat selesai.

d)

Agar informan bisa dipublikasikan namanya.

36.

Salah satu prinsip etika dalam penelitian kualitatif adalah empati dan netralitas. Bagaimana seharusnya peneliti bersikap terhadap informan?

a)

Menghindari sikap menghakimi atau berpihak.

b)

Selalu membenarkan pendapat informan.

c)

Memaksakan pendapat peneliti kepada informan.

d)

Mengabaikan perasaan informan.

37.

Bagaimana penerapan kejujuran dan keterbukaan dalam hubungan peneliti dan informan?

a)

Peneliti harus bersikap jujur dan menghargai perspektif informan.

b)

Peneliti boleh menyembunyikan tujuan penelitian.

c)

Peneliti hanya mendengarkan informan tanpa bertanya.

d)

Peneliti boleh memanipulasi data informan.

38.

Seorang peneliti menggunakan nama samaran untuk informan dalam laporannya. Prinsip etika apa yang sedang diterapkan?

a)

Kerahasiaan identitas

b)

Informed consent

c)

Empati dan netralitas

d)

Kejujuran dan keterbukaan

39.

Siapa yang termasuk sebagai informan kunci dalam penelitian bertema “Peran Komunitas Lokal dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam”?

a)

Ketua kelompok masyarakat atau lembaga adat

b)

Anggota komunitas yang terlibat langsung dalam kegiatan pengelolaan

c)

Aparat desa atau lembaga pemerintah daerah

d)

Tokoh masyarakat luar daerah

40.

Apa peran anggota komunitas yang terlibat langsung dalam kegiatan pengelolaan sumber daya alam dalam penelitian tersebut?

a)

Informan pendukung

b)

Informan utama

c)

Informan kunci

d)

Informan tambahan

41.

Mengapa aparat desa atau lembaga pemerintah daerah dapat dijadikan informan dalam penelitian tentang pengelolaan sumber daya alam?

a)

Karena mereka adalah informan utama

b)

Karena mereka adalah informan kunci

c)

Karena mereka adalah informan pendukung

d)

Karena mereka adalah informan ahli

42.

Jika Anda ingin mengetahui kebijakan formal terkait pengelolaan sumber daya alam di tingkat lokal, siapa yang paling tepat dijadikan informan?

a)

Ketua kelompok masyarakat

b)

Anggota komunitas

c)

Aparat desa atau lembaga pemerintah daerah

d)

Warga biasa

43.

Apa yang dimaksud dengan "lokus penelitian" menurut materi ini?

a)

Tempat atau lokasi yang berkaitan dengan permasalahan penelitian

b)

Hasil dari penelitian yang dilakukan di laboratorium

c)

Metode yang digunakan dalam penelitian

d)

Data yang dikumpulkan dari responden

44.

Mengapa informasi mengenai kondisi dari lokasi peristiwa atau aktivitas penting dalam penelitian?

a)

Karena dapat digunakan untuk menggali data dari sumber lokasinya

b)

Karena hanya lokasi yang menentukan hasil penelitian

c)

Karena lokasi tidak mempengaruhi hasil penelitian

d)

Karena lokasi hanya sebagai pelengkap data

45.

Bagaimana peneliti dapat memperoleh informasi yang berkaitan dengan perilaku atau peristiwa di lokasi penelitian?

a)

Dengan mengamati benda dan lingkungan di sekitar lokasi

b)

Dengan hanya membaca literatur

c)

Dengan tidak memperhatikan lingkungan sekitar

d)

Dengan mengabaikan kondisi lokasi

46.

Lokasi lengkap beserta benda di sekitarnya penting untuk penelitian karena...

a)

Karena dapat memberikan informasi terkait perilaku/peristiwa dan pandangan pelaku

b)

Karena hanya memperindah laporan penelitian

c)

Karena tidak berpengaruh pada hasil penelitian

d)

Karena hanya sebagai formalitas

47.

Langkah strategis yang sebaiknya dilakukan peneliti untuk memahami sikap dan pandangan pelaku di lokasi penelitian adalah...

a)

Mengamati secara langsung benda dan lingkungan di lokasi tersebut

b)

Mengabaikan kondisi lokasi dan hanya fokus pada data statistik

c)

Mengandalkan opini orang lain tanpa observasi

d)

Menggunakan data sekunder tanpa kunjungan lapangan

48.

Apa yang dimaksud dengan lokus penelitian?

a)

Tempat atau konteks sosial-spasial di mana fenomena yang diteliti terjadi dan data kualitatif dikumpulkan.

b)

Hanya tempat fisik di mana penelitian dilakukan.

c)

Hanya lingkungan sosial tanpa data kualitatif.

d)

Proses pengumpulan data kuantitatif saja.

49.

Dalam konteks perencanaan wilayah dan kota, apa saja yang termasuk dalam cakupan lokus penelitian?

a)

Tempat fisik, dinamika sosial, ekonomi, kelembagaan, dan lingkungan.

b)

Hanya tempat fisik dan ekonomi.

c)

Hanya dinamika sosial dan lingkungan.

d)

Hanya kelembagaan dan ekonomi.

50.

Mengapa dalam perencanaan wilayah dan kota, lokus penelitian tidak hanya dianggap sebagai “tempat fisik”?

a)

Karena juga mencakup dinamika sosial, ekonomi, kelembagaan, dan lingkungan yang melekat pada ruang tersebut.

b)

Karena hanya fokus pada aspek fisik saja.

c)

Karena data kualitatif tidak diperlukan.

d)

Karena penelitian hanya dilakukan di laboratorium.

51.

Apa yang ditunjukkan oleh peran lokus dalam penelitian PWK terkait fenomena perencanaan?

a)

Konteks spasial dan sosial

b)

Hanya aspek ekonomi

c)

Hanya aspek teknologi

d)

Hanya aspek budaya

52.

Mengapa analisis hubungan manusia-ruang penting dalam penelitian PWK?

a)

Untuk memahami interaksi manusia dengan ruang

b)

Untuk meningkatkan pendapatan daerah

c)

Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur

d)

Untuk mengurangi jumlah penduduk

53.

Bagaimana peran lokus dapat membantu peneliti dalam memahami kebijakan ruang?

a)

Dengan memahami kearifan lokal, praktik sosial, dan dinamika kebijakan ruang

b)

Dengan mengabaikan faktor sosial

c)

Dengan hanya fokus pada aspek fisik

d)

Dengan meniru kebijakan dari negara lain

54.

Peran lokus dalam penyusunan rekomendasi kebijakan dan intervensi perencanaan yang kontekstual adalah:

a)

Menyesuaikan rekomendasi berdasarkan konteks spasial, sosial, dan dinamika lokal yang ditemukan dalam penelitian

b)

Menggunakan data dari negara lain tanpa penyesuaian

c)

Hanya mempertimbangkan aspek ekonomi

d)

Mengabaikan masukan dari masyarakat lokal

55.

Apa yang dimaksud dengan pemilihan lokus secara purposive (bertujuan) dalam penelitian PWK?

a)

Pemilihan lokasi secara acak tanpa pertimbangan

b)

Pemilihan lokasi berdasarkan fenomena yang ingin dikaji

c)

Pemilihan lokasi berdasarkan kemudahan akses saja

d)

Pemilihan lokasi berdasarkan saran teman

56.

Salah satu kriteria pemilihan lokus penelitian adalah relevansi tematik. Apa yang dimaksud dengan relevansi tematik?

a)

Lokasi mudah dijangkau oleh peneliti

b)

Lokasi memiliki masalah atau potensi yang sesuai dengan fokus penelitian

c)

Lokasi memiliki biaya penelitian yang rendah

d)

Lokasi memiliki banyak fasilitas umum

57.

Mengapa aksesibilitas data dan informan penting dalam pemilihan lokus penelitian?

a)

Agar peneliti dapat menjangkau lokasi dan memperoleh data yang diperlukan

b)

Agar peneliti dapat berlibur di lokasi penelitian

c)

Agar peneliti dapat menghemat biaya transportasi

d)

Agar peneliti dapat memilih lokasi yang populer

58.

Bagaimana keunikan atau tipikalitas suatu lokasi mempengaruhi pemilihan lokus penelitian?

a)

Lokasi harus sama dengan lokasi penelitian sebelumnya

b)

Lokasi harus mewakili fenomena yang ingin dipahami

c)

Lokasi harus mudah diakses oleh semua orang

d)

Lokasi harus memiliki banyak penduduk

59.

Sebutkan pertimbangan yang termasuk dalam kelayakan penelitian!

a)

Keamanan, waktu, biaya, dan dukungan institusional

b)

Jarak, cuaca, dan jumlah penduduk

c)

Fasilitas umum, transportasi, dan pariwisata

d)

Bahasa lokal, adat istiadat, dan makanan khas

60.

Jika Anda ingin meneliti tentang ketimpangan akses ruang di suatu kota, kriteria apa yang paling utama harus dipenuhi oleh lokus penelitian Anda?

a)

Lokasi harus memiliki masalah ketimpangan akses ruang

b)

Lokasi harus dekat dengan kampus

c)

Lokasi harus memiliki banyak restoran

d)

Lokasi harus sering dikunjungi wisatawan

61.

Apa langkah pertama yang harus dilakukan dalam menentukan dan mendeskripsikan lokus penelitian?

a)

Analisis konteks sosial, ekonomi, dan kelembagaan

b)

Identifikasi fenomena atau isu perencanaan

c)

Telusuri wilayah atau komunitas

d)

Deskripsikan lokus penelitian

62.

Pada tahap mendeskripsikan lokus penelitian, informasi apa saja yang perlu dicantumkan dalam proposal?

a)

Letak geografis, karakteristik fisik dan sosial, permasalahan atau potensi yang relevan, alasan pemilihan lokasi

b)

Nama peneliti, tujuan penelitian, metode penelitian, hasil penelitian

c)

Waktu penelitian, jumlah responden, alat penelitian, biaya penelitian

d)

Jenis data, sumber data, teknik analisis data, kesimpulan

63.

Mengapa penting untuk melakukan analisis konteks sosial, ekonomi, dan kelembagaan di lokasi penelitian?

a)

Agar dapat menentukan metode penelitian yang digunakan

b)

Untuk memahami dinamika dan faktor yang mempengaruhi fenomena di lokasi tersebut

c)

Supaya bisa memilih alat penelitian yang tepat

d)

Untuk mempercepat proses pengumpulan data

64.

Jika Anda telah mengidentifikasi fenomena dan menelusuri wilayah yang mengalami fenomena tersebut, langkah selanjutnya menurut materi adalah...

a)

Mendeskripsikan letak geografis

b)

Melakukan analisis konteks sosial, ekonomi, dan kelembagaan

c)

Menyusun laporan penelitian

d)

Mengumpulkan data primer

65.

Apa alasan utama Desa Rejosari dipilih sebagai lokasi penelitian?

a)

Mengalami perubahan signifikan dalam pola pemanfaatan ruang akibat perkembangan agrowisata sejak tahun 2018

b)

Memiliki jumlah penduduk terbanyak di Bantul

c)

Menjadi pusat industri di Kabupaten Bantul

d)

Memiliki akses transportasi terbaik di daerah tersebut

66.

Bagaimana dinamika baru yang muncul di Desa Rejosari setelah perkembangan agrowisata?

a)

Dinamika baru dalam tata guna lahan dan keterlibatan masyarakat lokal dalam proses perencanaan desa

b)

Meningkatnya angka kriminalitas di desa

c)

Penurunan jumlah penduduk desa

d)

Berkurangnya lahan pertanian secara drastis

67.

Mengapa lokasi penelitian ini dianggap relevan untuk dikaji?

a)

Untuk mengkaji pola partisipasi masyarakat dalam perencanaan ruang berbasis potensi lokal

b)

Karena desa tersebut memiliki banyak wisatawan asing

c)

Karena desa tersebut memiliki banyak sekolah

d)

Untuk mengembangkan industri manufaktur di desa

68.

Keterlibatan masyarakat lokal dalam proses perencanaan desa di Desa Rejosari penting karena:

a)

Keterlibatan masyarakat lokal dapat menciptakan perencanaan ruang yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan lokal

b)

Masyarakat lokal hanya sebagai penonton dalam proses perencanaan

c)

Masyarakat lokal tidak memiliki pilihan lain

d)

Masyarakat lokal wajib mengikuti aturan pemerintah