Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

quiz fisiologi blok 3.1

Total questions: 71

Worksheet time: 36mins

Name
Class
Date
1.

Sistem saraf berperan penting dalam menjaga homeostasis tubuh. Mekanisme ini dapat digambarkan melalui contoh berikut, kecuali:

a)

Aktivasi kelenjar keringat saat suhu tubuh meningkat

b)

Peningkatan frekuensi napas saat aktivitas berat

c)

Terhambatnya pelepasan neurotransmiter saat stres

d)

Vasodilatasi kulit untuk menurunkan panas

2.

Sistem saraf pusat bertanggung jawab terhadap fungsi berikut, kecuali:

a)

Integrasi informasi sensorik

b)

Koordinasi respon motorik

c)

Deteksi langsung rangsangan eksternal

d)

Penyimpanan memori

3.

Salah satu ciri khas impuls saraf adalah prinsip “all or none”. Maknanya adalah:

a)

Besarnya impuls bergantung pada intensitas rangsangan

b)

Bila stimulus mencapai ambang, impuls akan dihasilkan penuh

c)

Semakin besar stimulus, semakin cepat impuls

d)

Impuls akan dihasilkan hanya pada sinaps motorik

4.

Neuron motorik termasuk jenis neuron:

a)

Aferen

b)

Eferen

c)

Interneuron

d)

Bipolar

5.

Sistem penghantaran impuls listrik dalam neuron terutama bergantung pada:

a)

Difusi pasif ion Na+ ke luar sel

b)

Potensial aksi akibat pergerakan ion Na+ dan K+

c)

Sekresi neurotransmiter oleh dendrit

d)

Aktivitas pompa Cl- dan H+

6.

Peran utama sel glia yang membedakannya dengan neuron adalah:

a)

Menghasilkan impuls listrik

b)

Menyokong dan melindungi neuron

c)

Membentuk badan Nissl

d)

Mengatur sinaps kimia secara langsung

7.

Kerusakan sel Schwann akan menyebabkan:

a)

Hambatan konduksi impuls pada sistem saraf pusat

b)

Penurunan kecepatan hantaran impuls di saraf perifer

c)

Perubahan aktivitas neurotransmiter pada otak

d)

Gangguan refleks monosaptik sumsum tulang belakang

8.

Zat yang berperan langsung dalam penghantaran sinyal antar-neuron di sinaps adalah:

a)

Ion Ca2+

b)

Neurotransmiter

c)

ATP

d)

Kanal kalium

9.

Pada fase depolarisasi potensial aksi, terjadi peristiwa:

a)

K+ keluar dari neuron

b)

Na+ masuk ke dalam neuron

c)

Kanal K+ tertutup

d)

Pompa Na+/K+ berhenti bekerja

10.

Pada neuron bermielin, impuls berjalan lebih cepat karena:

a)

Impuls berjalan kontinu tanpa henti

b)

Adanya konduksi saltatori melalui nodus Ranvier

c)

Kanal ion tersebar merata di seluruh akson

d)

Sel Schwann mengeluarkan neurotransmiter

11.

Efek lidokain sebagai anestesi lokal terutama disebabkan oleh:

a)

Aktivasi kanal K+ sehingga hiperpolarisasi

b)

Blokade kanal Na+ sehingga potensial aksi gagal terbentuk

c)

Inhibisi enzim asetilkolinesterase

d)

Meningkatkan eksitasi neuron aferen

12.

Neurotransmiter yang defisien pada penyakit Parkinson adalah:

a)

Serotonin

b)

Dopamin

c)

GABA

d)

Glutamat

13.

EPSP dan IPSP berbeda terutama karena:

a)

Jenis neuron yang memproduksinya

b)

Perubahan arah pergerakan ion

c)

Terjadinya di akson terminal

d)

Tidak melibatkan reseptor postsinaptik

14.

Mekanisme dasar efek benzodiazepin adalah:

a)

Menekan aktivitas GABA sehingga eksitasi meningkat

b)

Menghambat kanal Na+ agar neuron tidak aktif

c)

Meningkatkan aktivitas reseptor GABA sehingga memperkuat IPSP

d)

Mempercepat pelepasan glutamat di sinaps

15.

Mengapa sistem saraf pusat sulit regenerasi?

a)

Tidak memiliki sel Schwann

b)

Neuron CNS masih membelah aktif

c)

C. Lingkungan CNS kaya faktor pertumbuhan

d)

D. Adanya glial scar dan inhibitor pertumbuhan

16.

Regenerasi saraf perifer dimungkinkan karena:

a)

Sel satelit mampu bertransformasi menjadi neuron

b)

Sel Schwann mendukung pertumbuhan akson baru

c)

Sel mikroglia memperbaiki mielin

d)

Oligodendrosit berperan membentuk jaringan baru

17.

Sistem saraf pusat mengatur aktivitas tubuh melalui fungsi integrasi. Pernyataan yang tepat tentang fungsi integrasi adalah:

a)

Mengirim impuls dari reseptor ke efektor

b)

Mengolah dan menghubungkan informasi sensorik untuk menentukan respon

c)

Menyimpan memori jangka panjang

d)

Mengatur pelepasan hormon oleh kelenjar endokrin

18.

Lesi pada lobus frontal kiri menyebabkan pasien dapat memahami pembicaraan tetapi sulit mengucapkan kata. Hal ini disebabkan oleh kerusakan pada area:

a)

Wernicke

b)

Broca

c)

Prefrontal

d)

Parietal posterior

19.

Jalur kortikospinal yang rusak akan menyebabkan gangguan:

a)

Gerakan involunter

b)

Refleks postural

c)

Gerakan sadar volunter

d)

Persepsi sensorik

20.

Neurotransmiter utama yang menyebabkan depolarisasi pada neuron postsinaptik adalah:

a)

GABA

b)

Glisin

c)

Glutamat

d)

Serotonin

21.

Potensial aksi pada neuron SSP terjadi karena:

a)

Na+ masuk dan K+ keluar secara bergantian melalui kanal ion

b)

Terbuka bersamaan kanal Na+ dan Ca2+

c)

Pompa Na+/K+ berhenti bekerja

d)

Depolarisasi akibat Cl− masuk ke dalam sel

22.

Gangguan pada sel oligodendrosit akan menyebabkan:

a)

Impuls berjalan lebih cepat

b)

Impuls tidak dapat diteruskan dengan baik

c)

Produksi neurotransmiter meningkat

d)

Neuron mengalami regenerasi lebih cepat

23.

Cairan serebrospinal beredar melalui ruang subarachnoid dan diserap kembali ke:

a)

Pleksus koroid

b)

Sinus sagital superior

c)

Foramen Monro

d)

Ventrikel ke-3

24.

Pada perdarahan subarachnoid, lokasi darah yang menumpuk adalah:

a)

Antara dura dan tulang tengkorak

b)

Antara dura dan arachnoid

c)

Antara arachnoid dan pia meter

d)

Di ventrikel otak

25.

Fungsi utama blood-brain barrier adalah:

a)

Mengatur tekanan intrakranial

b)

Mengatur konsentrasi ion dalam plasma

c)

Melindungi neuron dari zat toksik dalam darah

d)

Menjaga tekanan osmotik dalam CSS

26.

Komponen utama pembentuk BBB adalah:

a)

Endotel kapiler otak dan mikroglia

b)

Astrosit dan ependim

c)

Endotel kapiler otak, basal lamina, dan astrosit

d)

Pia mater dan oligodendrosit

27.

Lesi pada hipokampus akan menyebabkan gangguan:

a)

Koordinasi gerakan

b)

Pengaturan suhu tubuh

c)

Pembentukan memori baru

d)

Pusat tidur dan kesadaran

28.

Serebelum berperan dalam fungsi berikut, kecuali:

a)

Koordinasi gerakan halus

b)

Menjaga keseimbangan tubuh

c)

Pengendalian tekanan darah

d)

Belajar pola gerak baru

29.

Sistem limbik memiliki peran penting dalam:

a)

Perencanaan logis dan berpikir rasional

b)

Pengaturan emosi dan memori

c)

Kontrol gerakan motorik sadar

d)

Pengaturan refleks vital

30.

Formasi retikular di batang otak berperan utama dalam:

a)

Mengatur siklus tidur dan kesadaran

b)

Mengatur tekanan darah dan napas

c)

. Mengontrol tonus otot postural

d)
  1. Menyimpan memori jangka panjang

31.

Pasien dengan lesi pada medula oblongata kemungkinan besar akan mengalami:

a)

Kehilangan memori jangka panjang

b)

Gangguan pernapasan dan denyut jantung

c)

Gangguan keseimbangan tubuh

d)

Hilang sensasi nyeri pada wajah

32.

Sistem saraf perifer memiliki dua jalur utama, yaitu aferen dan eferen. Jalur eferen berfungsi untuk:

a)

Meneruskan impuls sensorik ke SSP

b)

Menghubungkan neuron dengan reseptor sensorik

c)

Mengirimkan impuls dari SSP ke organ efektor

d)

Mengatur aktivitas refleks spinal

33.

Sistem saraf somatik dan otonom berbeda dalam hal:

a)

Jenis neurotransmiter yang digunakan

b)

Jumlah neuron dalam jalur eferen

c)

Lokasi soma neuron

d)

Semua benar

34.

Saraf spinalis keluar dari medula spinalis dan membawa dua jenis akar utama. Akar ventral membawa:

a)

Informasi sensorik

b)

Informasi motorik

c)

Informasi campuran

d)

Impuls otonom

35.

Lapisan yang membungkus satu fasikulus dalam saraf perifer disebut:

a)

Epineurium

b)

Perineurium

c)

Endoneurium

d)

Perimysium

36.

Neurotransmiter utama pada sinaps antara neuron motorik somatik dan otot rangka adalah:

a)

Dopamin

b)

Asetilkolin

c)

Noradrenalin

d)

GABA

37.

Reseptor asetilkolin yang ditemukan pada otot rangka disebut:

a)

Muskarinik (M2)

b)

Nikotinik (Nm)

c)

Nikotinik (Nn)

d)

Adrenergik (β2)

38.

Toksin botulinum menyebabkan kelumpuhan otot karena:

a)

Menghambat degradasi ACh oleh ACh-esterase

b)

Menghambat pelepasan ACh di terminal presinaptik

c)

Mengaktifkan reseptor nikotinik berlebihan

d)

Meningkatkan jumlah vesikel sinaptik

39.

Neuron preganglionik sistem saraf simpatis berasal dari:

a)

Batang otak

b)

Segmen torakolumbal medula spinalis

c)

Segmen sakral medula spinalis

d)

Semua benar

40.

Neuron postganglionik sistem saraf parasimpatis biasanya melepaskan:

a)

Asetilkolin

b)

Noradrenalin

c)

Dopamin

d)

Epinefrin

41.

Sistem saraf simpatis memiliki neuron preganglionik yang:

a)

Panjang dan postganglionik pendek

b)

Pendek dan postganglionik panjang

c)

Sama panjang

d)

Terletak di medula spinalis bagian servikal

42.

Aktivasi reseptor β1 adrenergik pada jantung akan menyebabkan:

a)

Penurunan frekuensi denyut jantung

b)

Peningkatan kontraktilitas dan frekuensi jantung

c)

Vasodilatasi pembuluh darah

d)

Relaksasi otot bronkus

43.

Aktivasi reseptor muskarinik M3 pada pupil menyebabkan:

a)

Dilatasi pupil

b)

Konstriksi pupil

c)

Paralisis akomodasi

d)

Peningkatan tekanan intraokular

44.

Aktivasi sistem simpatis akan menurunkan aktivitas organ berikut, kecuali:

a)

Saluran pencernaan

b)

Kelenjar ludah

c)

Kandung kemih

d)

Jantung

45.

Refleks baroreseptor bekerja untuk:

a)

Menjaga tekanan darah tetap stabil

b)

Mengatur volume darah di ginjal

c)

Meningkatkan aliran darah ke otot

d)

Menurunkan aktivitas SSP

46.

Jika tekanan darah turun tiba-tiba, respons simpatis yang terjadi adalah:

a)

Vasodilatasi perifer

b)

Penurunan frekuensi jantung

c)

Vasokonstriksi dan peningkatan denyut jantung

d)

Peningkatan aktivitas parasimpatis

47.

Guillain-Barré syndrome disebabkan oleh:

a)

Infeksi virus yang menyerang otak

b)

Autoimun yang menyerang mielin di PNS

c)

Kekurangan asetilkolin di sinaps

d)

Lesi pada batang otak

48.

Miastenia gravis disebabkan oleh:

a)

Penurunan pelepasan ACh

b)

Kerusakan oligodendrosit

c)

Antibodi terhadap reseptor ACh pada otot

d)

Kelebihan produksi dopamin

49.

Neuropati perifer sering muncul pada penderita diabetes karena:

a)

Hiperaktivitas neuron simpatis

b)

Kerusakan mikrovaskular dan akson saraf

c)

Kekurangan asetilkolin

d)

Gangguan refleks medula spinalis

50.

Hubungan SSP dan PNS dalam kontrol gerakan refleks terjadi melalui jalur:

a)

Sensorik aferen → interneuron → motorik eferen

b)

Motorik eferen → sensorik aferen → interneuron

c)

Interneuron → aferen → otot

d)

Pusat otonom → simpatis → efektor

51.

Pada refleks menarik tangan dari benda panas, bagian otak yang terlibat langsung adalah:

a)

Korteks motorik primer

b)

Sumsum tulang belakang

c)

Serebelum

d)

Talamus

52.

Seorang anak laki-laki usia 10 tahun datang dengan keluhan tinggi badannya jauh di atas teman-teman sebayanya. Pemeriksaan menunjukkan kadar GH sangat tinggi sejak usia muda akibat adenoma hipofisis. Hormon apa yang meningkat sebagai efek sekunder dari kondisi tersebut?

a)

ACTH

b)

IGF-1

c)

TSH

d)

LH

e)

ADH

53.

Seorang pasien mengalami poliuria dengan urin encer dan tidak berwarna. Setelah pemberian ADH sintetik, produksi urinnya berkurang. Gangguan utama pasien ini terjadi pada bagian mana?

a)

Reseptor ADH di ginjal

b)

Medula adrenal

c)

Neurohipofisis

d)

Korteks adrenal

e)

Glomerulus ginjal

54.

Pasien wanita mengalami penurunan berat badan, takikardi, tremor, dan exophthalmos. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar TSH menurun, T3/T4 meningkat. Apa penyebab paling mungkin?

a)

Kekurangan yodium

b)

Resistensi reseptor tiroid

c)

Autoimun terhadap reseptor TSH

d)

Adenoma hipofisis

e)

Gangguan transport yodium

55.

Seorang pasien mengalami hipokalsemia dengan gejala tetani dan spasme otot. Hormon yang paling mungkin berkurang adalah:

a)

Kalsitonin

b)

Parathormon

c)

Aldosteron

d)

Kortisol

e)

Insulin

56.

Seorang pasien dengan riwayat infeksi virus mengalami kelemahan progresif dan hiperpigmentasi kulit. Pemeriksaan menunjukkan kadar kortisol rendah dan ACTH tinggi. Diagnosis paling mungkin adalah:

a)

Cushing syndrome

b)

Addison disease

c)

Hipopituitarisme

d)

Hiperaldosteronisme

e)

Pheokromositoma

57.

Pada mekanisme kerja hormon steroid, molekul hormon akan berikatan dengan reseptor di:

a)

Membran plasma

b)

Sitoplasma atau nukleus

c)

Retikulum endoplasma

d)

Permukaan ribosom

e)

Kanal ion spesifik

58.

Seorang pasien laki-laki mengalami infertilitas akibat kadar FSH yang rendah. Struktur otak manakah yang mengalami gangguan primer?

a)

Medula oblongata

b)

Hipotalamus

c)

Kelenjar tiroid

d)

Adrenal medula

e)

Pankreas

59.

Pasien perempuan dengan riwayat kehamilan datang dengan keluhan tidak keluar ASI setelah melahirkan. Pemeriksaan menunjukkan kadar prolaktin rendah. Hormon hipotalamus manakah yang kemungkinan tidak bekerja optimal?

a)

GHRH

b)

TRH

c)

Dopamin

d)

GnRH

e)

Somatostatin

60.

Hormon yang meningkatkan kadar glukosa darah dengan merangsang glikogenolisis dan glukoneogenesis adalah:

a)

Insulin

b)

Glukagon

c)

Somatostatin

d)

Aldosteron

e)

ADH

61.

Seorang pasien dengan tumor zona fasikulata korteks adrenal akan mengalami peningkatan kadar hormon:

a)

Aldosteron

b)

Kortisol

c)

Adrenalin

d)

Testosteron

e)

Melatonin

62.

Hormon yang berperan dalam proses “let-down reflex” selama menyusui adalah:

a)

Prolaktin

b)

Estrogen

c)

Oksitosin

d)

GH

e)

LH

63.

Seorang pasien mengalami retensi urin berat akibat hiperaktivitas sistem saraf simpatis. Reseptor adrenergik yang berperan dalam kontraksi sfingter vesika adalah:

a)

α1

b)

α2

c)

β1

d)

β2

e)

M3

64.

Pasien pria dewasa mengalami penurunan libido dan massa otot. Pemeriksaan hormon menunjukkan kadar testosteron rendah, LH tinggi, FSH tinggi. Gangguan terjadi pada:

a)

Hipotalamus

b)

Hipofisis

c)

Testis

d)

Korteks adrenal

e)

Medula adrenal

65.

Seorang pasien menderita penyakit autoimun yang menghancurkan sel β pankreas. Akibatnya kadar glukosa darah terus meningkat. Pernyataan berikut benar tentang penyakit ini, kecuali:

a)

Disebabkan oleh destruksi autoimun

b)

Disebut Diabetes Mellitus tipe 1

c)

Ditandai oleh kadar insulin tinggi

d)

Menyebabkan polidipsia dan poliuria

e)

Membutuhkan terapi insulin

66.

Hormon yang dikeluarkan saat malam hari dan berfungsi mengatur siklus tidur-bangun adalah:

a)

Timosin

b)

Kortisol

c)

Melatonin

d)

Oksitosin

e)

ADH

67.

Seorang pasien dengan keluhan tekanan darah tinggi, hipernatremia, dan hipokalemia ternyata memiliki tumor pada zona glomerulosa. Hormon yang paling meningkat adalah:

a)

Kortisol

b)

Aldosteron

c)

Adrenalin

d)

Norepinefrin

e)

Androgen

68.

Peningkatan kadar estrogen akan menyebabkan peningkatan jumlah reseptor progesteron di endometrium. Fenomena ini disebut:

a)

Desensitisasi reseptor

b)

Up-regulation

c)

Down-regulation

d)

Feedback negatif

e)

Feedback positif

69.

Seorang pasien dengan defisiensi yodium mengalami pembesaran kelenjar tiroid (goiter). Mekanisme terjadinya pembesaran ini karena:

a)

Hipersekresi T3/T4

b)

Hipersekresi TSH

c)

Penurunan TRH

d)

Penurunan ACTH

e)

Peningkatan kortisol

70.

Seorang pria dengan stres kronik mengalami peningkatan sekresi kortisol. Hormon hipotalamus yang meningkat pada kondisi ini adalah:

a)

CRH

b)

TRH

c)

GnRH

d)

Somatostatin

e)

Dopamin

71.

Seorang wanita mengalami amenore dan infertilitas akibat hiperprolaktinemia. Mekanisme utama terjadinya kondisi ini adalah:

a)
A. Prolaktin meningkatkan sekresi GnRH
b)
B. Dopamin meningkatkan sekresi prolaktin
c)
C. Estrogen meningkatkan FSH
d)
D. TRH meningkatkan LH
e)
A. Prolaktin menekan sekresi GnRH