wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS TAXATION – AIS 4 LP3I

Total questions: 50

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Sebutkan definisi pajak penghasilan .......

a)

Penghasilan yang dikenakan terhadap subjek pajak atas penghasilan yang diterima atau diperolehnya dalam tahun pajak

b)

Tagihan yang dikenakan terhadap subjek pajak atas penghasilan yang diterima atau diperolehnya dalam tahun pajak

c)

Pajak yang dikenakan terhadap subjek pajak atas penghasilan yang diterima atau diperolehnya dalam tahun pajak

d)

Harta yang dikenakan terhadap subjek pajak atas penghasilan yang diterima atau diperolehnya dalam tahun pajak

2.

Sebutkan apa saja yang termasuk Subjek Pajak Dalam Negeri, kecuali

a)

Orang Pribadi

b)

Badan

c)

Warisan yang belum terbagi

d)

BUT

3.

Badan Adalah, kecuali

a)

sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi perseroan komanditer

b)

sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi usaha dagang

c)

sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi perseroan terbatas

d)

sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi badan usaha milik negara

4.

Sebutkan yang tidak termasuk subjek pajak, kecuali

a)

Badan Perwakilan Negara Asing

b)

Pejabat Perwakilan Diplomatik

c)

Organisasi Internasional

d)

BUT

5.

Berikut ini adalah kredit pajak yang dapat dikreditkan di PPh Badan, kecuali

a)

PPh Pasal 22

b)

PPh Pasal 4(2)

c)

PPh Pasal 23

d)

PPh Pasal 25

6.

Sebutkan pasal yang mengatur terkait pengurang penghasilan bruto

a)

Pasal 4 UU PPh

b)

Pasal 5 UU PPh

c)

Pasal 6 UU PPh

d)

Pasal 9 UU PPh

7.

Sebutkan pasal yang mengatur terkait penyesuaian fiscal positif

a)

Pasal 4 UU PPh

b)

Pasal 5 UU PPh

c)

Pasal 6 UU PPh

d)

Pasal 9 UU PPh

8.

Sebutkan prinsip-prinsip umum perihal tahun pajak, kecuali

a)

Tahun kalender vs Tahun Buku (Accounting Year)

b)

Dilakukan secara taat asas

c)

Perubahan tahun pajak, tidak harus melalui persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak

d)

Perubahan tahun pajak, harus melalui persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak

9.

Tarif PPh badan ditetapkan tetap menjadi 22%, yang berlaku untuk tahun pajak 2022 dan seterusnya, sebutkan regulasi pajak yang mendasarinya

a)

Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

b)

Berdasarkan UU No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan.

c)

Berdasarkan UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

d)

Berdasarkan UU No. 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum Perpajakan.

10.

Berikut ini adalah Jenis Objek PPh Badan, kecuali ..........

a)

Laba usaha.

b)

Keuntungan penjualan atau pengalihan harta (capital gain).

c)

penerimaan kembali pembayaran pajak yang telah dibebankan sebagai biaya.

d)

Bunga Deposito/Tabungan.

11.

Sebutkan apa saja yang termasuk kategori keuntungan penjualan atau pengalihan harta (capital gain), kecuali

a)

keuntungan karena pengalihan harta kepada perseroan, persekutuan, dan badan lainnya sebagai pengganti saham atau penyertaan modal.

b)

penerimaan kembali pembayaran pajak yang telah dibebankan sebagai biaya.

c)

keuntungan yang diperoleh karena pengalihan harta kepada pemegang saham, sekutu, atau anggota

d)

keuntungan karena likuidasi, penggabungan, peleburan, pemekaran, pemecahan, atau pengambilalihan usaha

12.

Berikut ini Jenis Penghasilan yang PPh-nya diatur oleh Peraturan Pemerintah (PP) dan termasuk PPh Final, kecuali

a)

Bunga Deposito/Tabungan

b)

Transaksi Saham Di Bursa Efek

c)

Keuntungan penjualan atau pengalihan harta (capital gain)

d)

Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan

13.

Berikut ini termasuk Pengurang Penghasilan Bruto, kecuali ……………….

a)

Biaya untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan, yaitu biaya-biaya yang berhubungan langsung dengan kegiatan usaha yang penghasilannya merupakan objek pajak

b)

Biaya Penyusutan

c)

Pembentukan atau pemupukan dana cadangan

d)

Kerugian karena penjualan atau pengalihan harta

14.

Berikut ini termasuk Pengurang Penghasilan Bruto, kecuali ……………….

a)

Kerugian dari selisih kurs mata uang asing

b)

Pembagian laba dengan nama dan dalam bentuk apapun, seperti dividen

c)

Biaya penelitian dan pengembangan perusahaan yang dilakukan di Indonesia

d)

Biaya bea siswa, magang, dan pelatihan

15.

Berikut ini termasuk Pengurang Penghasilan Bruto, kecuali ……………….

a)

Biaya yang dibebankan atau dikeluarkan untuk kepentingan pribadi pemegang saham, sekutu, atau anggota

b)

Piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih, dengan syarat terpenuhi

c)

Pengeluaran untuk pajak daerah dan retribusi daerah

d)

Kompensasi kerugian tahun-tahun yang lalu

16.

Berikut ini termasuk Penyesuaian Fiskal Positif atau biaya yang tidak dapat dibebankan secara perpajakan, kecuali ……………….

a)

Pembagian laba dengan nama dan dalam bentuk apapun, seperti dividen

b)

Biaya yang dibebankan atau dikeluarkan untuk kepentingan pribadi pemegang saham, sekutu, atau anggota

c)

Biaya untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan, yaitu biaya-biaya yang berhubungan langsung dengan kegiatan usaha yang penghasilannya merupakan objek pajak

d)

Pembentukan atau pemupukan dana cadangan

17.

Berikut ini termasuk Penyesuaian Fiskal Positif atau biaya yang tidak dapat dibebankan secara perpajakan, kecuali ……………….

a)

Penggantian atau imbalan sehubungan dengan pekerjaan atau jasa dalam bentuk natura dan kenikmatan, kecuali pemberian Benefit in Kind kepada pegawai dalam bentuk pemberian makan & minum kepada pegawai, pakaian seragam untuk pakaian dinas sebagai suatu keharusan dalam bekerja

b)

Jumlah yang melebihi kewajaran yang dibayarkan kepada pemegang saham atau pihak yang memiliki hubungan istimewa

c)

Kerugian karena penjualan atau pengalihan harta

d)

Harta yang dihibahkan, bantuan, sumbangan, dan warisan, kecuali zakat

18.

Berikut ini termasuk Penyesuaian Fiskal Positif atau biaya yang tidak dapat dibebankan secara perpajakan, kecuali

a)

Pajak Penghasilan

b)

Biaya yang dibebankan atau dikeluarkan untuk kepentingan pribadi wajib pajak atau orang yang menjadi tanggungannya

c)

Biaya penelitian dan pengembangan perusahaan yang dilakukan di Indonesia

d)

Sanksi administrasi serta sanksi pidana yang berkenaan dengan pelaksanaan perundang-undangan di bidang perpajakan

19.

Berikut ini adalah latar belakang dilakukannya koreksi fiskal, yaitu....................

a)

Perbedaan antara laba (rugi) komersial dengan fiskal

b)

Wajib pajak tidak perlu membuat pembukuan ganda, melainkan cukup pada waktu mengisi SPT Tahunan PPh terlebih dahulu harus dilakukan koreksi-koreksi fiskal

c)

Koreksi fiskal dilakukan baik terhadap penghasilan maupun terhadap biaya-biaya (pengurang penghasilan bruto).

d)

Semua Jawaban Benar

20.

Berikut ini adalah jenis koreksi fiskal karena beda tetap, kecuali......

a)

Menurut akuntansi komersial merupakan beban pencadangan biaya pesangon dan actual biaya pesangon akan dibayarkan pada saat karyawan pensiun

b)

Menurut akuntansi komersial merupakan penghasilan, sedangkan menurut ketentuan PPh bukan penghasilan. Misalnya: dividen yang memenuhi syarat tertentu

c)

Menurut akuntansi komersial merupakan penghasilan, sedangkan menurut ketentuan PPh telah dikenakan PPh yang bersifat final

d)

Menurut akuntansi komersial merupakan beban (biaya) sedangkan menurut ketentuan PPh tidak dapat dibebankan

21.

Berikut ini pernyataan yang benar perihal kompensasi kerugian, yaitu ..........

a)

Kerugian tahun lalu dapat dibawa dan dikompensasikan ke penghasilan kena pajak selama 5 tahun pajak berikutnya

b)

Kerugian yang diakibatkan karena penghasilan yang telah dikenakan pajak final, tidak dapat dibawa/dikompensasikan ke tahun pajak berikutnya

c)

Harta yang dihibahkan, bantuan, sumbangan, dan warisan, kecuali zakat

d)

Jawaban A dan B Benar

22.

Sebutkan mekanisme angsuran PPh pasal 25 apabila terdapat penghasilan tidak teratur

a)

Angsuran pajaknya adalah Nihil

b)

Dalam Perhitungan hutang pajak, Penghasilan Kena Pajak yang tercantum di SPT harus dikurangi dahulu dengan kompensasi kerugian dari tahun-tahun sebelumnya yang masih dapat dikompensasi

c)

Jika dilakukan pembetulan SPT setelah dilaporkannya SPT, dan mengakibatkan utang pajak menjadi lebih besar, angsuran pajaknya berdasarkan SPT Pembetulan.

d)

Penghasilan Tidak Teratur dikeluarkan dari perhitungan angsuran pajak, misalnya: keuntungan selisih kurs, keuntungan dari pengalihan harta

23.

Berikut ini kriteria Harta Yang Dapat Disusutkan Menurut Fiskal……….

a)

Harta berwujud yang memiliki masa manfaat lebih dari 1 tahun yang digunakan untuk mendapatkan menagih dan memelihara penghasilan (obyek pajak), kecuali tanah.

b)

Harta yang tidak digunakan untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan tidak boleh disusutkan secara fiskal.

c)

Jawaban A dan B benar

d)

Jawaban A dan B salah

24.

Sebutkan Harga Perolehan Aktiva Tetap menurut Pasal 10 UU PPh…..

a)

Jumlah yang sesungguhnya dikeluarkan dalam hal harta tersebut diperoleh dalam transaksi jual beli yang tidak dipengaruhi hubungan istimewa.

b)

Apabila dipengaruhi adanya hubungan istimewa, harga perolehan dihitung berdasarkan jumlah yang seharusnya dikeluarkan (harga pasar wajar).

c)

Jawaban A dan B benar

d)

Jawaban A dan B salah

25.

Metode Penyusutan Aktiva Tetap berikut ini benar menurut Pasal 11 UU No. 36 Tahun 2008, kecuali……

a)

Aktiva yang termasuk Kelompok I s.d. Kelompok IV, WP dapat memilih antara metode garis lurus (straight line method) atau metode saldo menurun (decline balance method)

b)

Aktiva kelompok bangunan, wajib pajak harus menerapkan metode garis lurus

c)

Penggunaan metode penyusutan tersebut harus dilakukan secara taat azas.

d)

Aktiva kelompok bangunan, wajib pajak harus menerapkan metode saldo menurun

26.

Sebutkan pengertian pembukuan

a)

Pembukuan adalah suatu Proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data atau informasi keuangan, data pembukuan tersebut meliputi Harta, Modal, Pendapatan, Biaya dan Penyerahan Barang atau Jasa

b)

Pembukuan adalah suatu Proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data atau informasi keuangan, data pembukuan tersebut meliputi Modal, Kewajiban, Pendapatan, Biaya dan Penyerahan Barang atau Jasa

c)

Pembukuan adalah suatu Proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data atau informasi keuangan, data pembukuan tersebut meliputi Harta, Modal, Kewajiban, Pendapatan, Biaya dan Penyerahan Barang atau Jasa

d)

Pembukuan adalah suatu Proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data atau informasi keuangan, data pembukuan tersebut meliputi Harta, Kewajiban, Pendapatan, Biaya dan Penyerahan Barang atau Jasa

27.

Sebutkan syarat-syarat pembukuan meliputi, kecuali ……

a)

Harus diselenggarakan dengan prinsip konsistensi

b)

Harus dilakukan dengan baik dan benar, sesuai standar akuntansi

c)

Dicatat dalam Bahasa Indonesia dan mata uang rupiah

d)

Dicatat dalam Bahasa Inggris dan mata uang non rupiah

28.

Sebutkan metode pembukuan yang diakui di indonesia, kecuali......

a)

METODE PENCATATAN TUNGGAL (SINGEL ENTRY)

b)

Metode Pencatatan Ganda (Double Entry)

c)

Jawaban A dan B Benar

d)

Jawaban A dan B Salah

29.

Sebutkan contoh dokumen perpajakan, kecuali

a)

Faktur pajak

b)

Bukti potong/pungut pajak

c)

Warkat Deposito

d)

SPT Tahunan dan SPT Masa

30.

Sebutkan Objek pajak penghasilan badan ......

a)

Penghasilan yang diterima oleh Perseorangan

b)

Penghasilan yang diterima oleh badan.

c)

Penghasilan yang diterima oleh Usaha Dagang

d)

Penghasilan yang diterima oleh Orang Pribadi

31.

Sebutkan jenis penghasilan PPh Badan......

a)

Pajak Penghasilan Badan Final (PPh Final)

b)

PPh Tidak Final

c)

Jawaban A dan B Benar

d)

Jawaban A dan B Salah

32.

Sebutkan contoh objek PPh Badan dari kegiatan usaha................

a)

bunga, dividen, fee atau passive income lain (bagi bank, perusahaan keuangan atau investasi)

b)

surplus Bank Indonesia

c)

keuntungan karena likuidasi, penggabungan, peleburan

d)

Jawaban A dan B Benar

33.

Sebutkan contoh objek PPh Badan dari kegiatan bukan usaha, kecuali......

a)

PPN dikenakan atas konsumsi barang dan jasa kena pajak di dalam daerah pabean

b)

surplus Bank Indonesia

c)

keuntungan karena penjualan atau karena pengalihan harta

d)

penerimaan kembali pembayaran pajak yang telah dibebankan sebagai biaya

34.

Jenis penghasilan yang dapat dikenai pajak bersifat final di antaranya...........

a)

sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta

b)

keuntungan karena pembebasan utang

c)

keuntungan selisih kurs mata uang asing

d)

Penghasilan berupa hadiah undian

35.

Berikut ini jenis-jenis penghasilan yang bukan merupakan objek pajak bagi Wajib Pajak Badan adalah...............

a)

Penghasilan berupa bunga deposito dan tabungan lainnya

b)

Harta dan Setoran Tunai Sebagai Penyertaan Modal

c)

Penghasilan dari transaksi saham dan sekuritas lainnya

d)

Penghasilan berupa hadiah undian

36.

Berikut ini jenis penghasilan yang bukan merupakan objek pajak bagi Wajib Pajak Badan adalah...............

a)

Penghasilan dari transaksi saham dan sekuritas lainnya

b)

Penghasilan dari transaksi pengalihan harta berupa tanah dan/atau bangunan

c)

Penghasilan tertentu lainnya, termasuk penghasilan dari usaha yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu

d)

Dividen Dalam Negeri

37.

Berikut ini jenis-jenis penghasilan yang bukan merupakan objek pajak bagi Wajib Pajak Badan adalah...............

a)

keuntungan selisih kurs mata uang asing

b)

Bantuan/Sumbangan/Hibah yang Diterima oleh Badan Tertentu

c)

royalti atau imbalan atas penggunaan hak

d)

selisih lebih karena penilaian kembali aktiva

38.

Sebutkan tujuan penyusutan menurut akuntansi......

a)

Mencerminkan kebijakan perusahaan

b)

Untuk menentukan penghasilan kena pajak

c)

Untuk melakukan koreksi fiskal

d)

Mencerminkan penurunan nilai aset dalam laporan keuangan

39.

Sebutkan tujuan penyusutan menurut perpajakan......

a)

Mencerminkan penurunan nilai aset dalam laporan keuangan

b)

Untuk menentukan keuntungan komersial perusahaan

c)

Menentukan biaya yang dapat dikurangkan dalam penghitungan penghasilan kena pajak

d)

Untuk mengikuti standar akuntansi keuangan

40.

Sebutkan metode penyusutan menurut akuntansi, kecuali......

a)

Metode Garis Lurus (Straight Line Method)

b)

Metode Perpetual

c)

Metode Saldo Menurun (Declining Balance Method)

d)

Metode Unit Produksi (Unit of Production Method)

41.

Sebutkan metode penyusutan menurut perpajakan

a)

Metode Unit Produksi

b)

Metode saldo menurun

c)

Metode garis lurus

d)

Jawaban B dan C Benar

42.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan rekonsiliasi fiskal

a)

Proses penyusunan beban penyusutan perusahaan

b)

proses penyesuaian laba komersial dengan laba fiskal

c)

proses penyesuaian kebijakan akuntansi perusahaan

d)

proses penyesuaian laba fiskal dengan laba komersial

43.

Sebutkan apa yang menjadi tujuan rekonsiliasi fiskal

a)

Untuk mengetahui apakah Perusahaan untung atau rugi

b)

Untuk menentukan apakah Perusahaan sudah wajib menjadi PKP

c)

Untuk menghitung besarnya PPh terutang yang harus dibayar oleh perusahaan

d)

Untuk memastikan bahwa SPT sudah dilaporkan

44.

Berikut ini contoh koreksi fiskal positif......

a)

A. Selisih penyusutan atau amortisasi

b)

B. Penghasilan yang bukan merupakan objek pajak

c)

C. Penghasilan yang telah dikenakan PPH Final

d)

D. Pajak Penghasilan

45.

Berikut ini contoh koreksi fiskal positif......

a)

A. Penghasilan yang pengakuannya ditangguhkan

b)

B. Dana cadangan

c)

C. Penghasilan yang bukan merupakan objek pajak

d)

D. Penghasilan yang telah dikenakan PPH Final

46.

Berikut ini contoh koreksi fiskal negatif......

a)

Pajak Penghasilan

b)

Cadangan piutang tak tertagih yang diakui menurut fiscal (dengan syarat tertentu)

c)

Dana cadangan

d)

Beban yang tidak ada hubungannya dengan usaha

47.

Sebutkan pengertian kredit pajak dalam konteks PPh Badan

a)

Besarnya penyusutan yang dihitung berdasarkan tarif UU PPh

b)

Jumlah pembayaran pajak akhir tahun yang dibayar oleh wajib pajak

c)

Jumlah pembayaran pajak yang sudah dibayar sendiri oleh Wajib Pajak setelah ditambah dengan pajak yang dipotong atau dipungut oleh pihak lain

d)

Jumlah hutang pajak yang masih harus dibayar

48.

Sebutkan apa yang dimaksud dengan pengurang pajak

a)

Jumlah pembayaran pajak yang sudah dibayar sendiri oleh Wajib Pajak setelah ditambah dengan pajak yang dipotong atau dipungut oleh pihak lain

b)

Jumlah pembayaran pajak akhir tahun yang dibayar oleh wajib pajak

c)

Jumlah hutang pajak yang masih harus dibayar

d)

Biaya atau unsur tertentu yang dapat dikurangi dari Penghasilan Bruto untuk memperoleh Penghasilan Kena Pajak (PKP)

49.

Sebutkan apa yang dimaksud dengan Pajak penghasilan pasal 29 ......

a)

Jumlah pembayaran pajak yang sudah dibayar sendiri oleh Wajib Pajak setelah ditambah dengan pajak yang dipotong atau dipungut oleh pihak lain

b)

Biaya atau unsur tertentu yang dapat dikurangi dari Penghasilan Bruto untuk memperoleh Penghasilan Kena Pajak (PKP)

c)

pajak terutang pada tahun pajak berjalan melebihi jumlah kredit pajak yang telah dipotong atau dipungut pihaklain maupun yang telah dibayar sendiri oleh Wajib Pajak

d)

Bukti potong dari lawan transaksi yang dapat dikreditkan

50.

Sebutkan apa yang dimaksud dengan Pajak penghasilan pasal 25 ......

a)

pajak terutang pada tahun pajak berjalan melebihi jumlah kredit pajak yang telah dipotong atau dipungut pihaklain maupun yang telah dibayar sendiri oleh Wajib Pajak

b)

Jumlah pembayaran pajak akhir tahun yang dibayar oleh wajib pajak

c)

Bukti potong dari lawan transaksi yang dapat dikreditkan

d)

pembayaran pajak penghasilan berupa angsuran Tujuannya adalah untuk meringankan beban Wajib Pajak, mengingat pajak yang terutang harus dilunasi dalam waktu satu tahun