WorksheetsSoal Pernyataan Benar/Salah Rumin 2
Total questions: 100
Worksheet time: 23mins
Fasciolosis pada sapi hanya dapat didiagnosis melalui pemeriksaan feses, karena gejala klinisnya tidak spesifik.
Benar
Salah
Hypoproteinemia pada kasus Fasciolosis terjadi karena cacing dewasa menghisap darah, bukan karena kerusakan hati.
Benar
Salah
Chlamydia psittaci hanya menyebabkan infeksi pada burung dan tidak dapat ditularkan ke mamalia lain, termasuk manusia.
Benar
Salah
Indigesti sederhana pada sapi yang disebabkan oleh pakan terlalu berserat dapat mengakibatkan atoni rumen karena kelelahan otot rumen.
Benar
Salah
Surra pada sapi dapat ditularkan secara biologis oleh lalat Glossina sp. (lalat tsetse) di Indonesia.
Benar
Salah
Rumen impaction pada anak sapi hanya dapat disebabkan oleh konsumsi pakan yang tidak sesuai, bukan oleh benda asing.
Benar
Salah
Pemberian anestesi epidural pada penanganan Prolapsus uteri bertujuan untuk merangsang kontraksi uterus agar kembali normal.
Benar
Salah
Enteritis pada kambing yang disebabkan oleh parasit seperti Eimeria spp. tidak akan menyebabkan anemia.
Benar
Salah
Pregnancy toxemia hanya terjadi pada kambing yang memiliki berat badan kurang (underweight) di awal masa bunting.
Benar
Salah
Bloat primer (frothy bloat) dapat dengan mudah diatasi dengan memasukkan stomach tube untuk mengeluarkan gas.
Benar
Salah
Fasciolosis kronis dapat menyebabkan penurunan berat badan dan anemia, tetapi tidak memengaruhi kesuburan sapi.
Benar
Salah
Salah satu alasan Chlamydia felis tidak dianggap sebagai zoonosis penting adalah karena penularan utamanya terjadi dari kucing ke kucing.
Benar
Salah
Diagnosis indigesti sederhana dapat ditegakkan dengan akurat hanya berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik.
Benar
Salah
Trypanosoma evansi dapat ditularkan secara iatrogenik melalui jarum suntik yang tidak steril antar sapi.
Benar
Salah
Rumenotomi merupakan satu-satunya metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi impaksi rumen pada anak sapi akibat benda asing non-biodegradable.
Benar
Salah
Prolapsus uteri yang tertunda penanganannya dapat menyebabkan septicemia dan syok, tetapi tidak akan menyebabkan kematian.
Benar
Salah
Pemberian antibiotik pada kasus enteritis yang disebabkan oleh koksidiosis sangat efektif karena membunuh protozoa penyebabnya.
Benar
Salah
Pregnancy toxemia hanya dapat dicegah dengan meningkatkan pakan konsentrat secara drastis pada akhir masa kehamilan.
Benar
Salah
Pada kasus bloat primer, gas terakumulasi di atas ingesta dan dapat dikeluarkan dengan mudah melalui stomach tube.
Benar
Salah
Pengobatan Fasciolosis dengan albendazole hanya efektif melawan cacing dewasa, bukan cacing muda.
Benar
Salah
Kenaikan kadar eosinofil dalam darah pada sapi penderita Fasciolosis merupakan tanda respons imun tubuh terhadap infeksi parasit.
Benar
Salah
Vaksinasi adalah metode utama untuk mencegah infeksi Chlamydia psittaci pada unggas dan manusia.
Benar
Salah
Vagal indigestion dapat disebabkan oleh kondisi patologi seperti benda asing, abses hati, dan kehamilan.
Benar
Salah
Diagnosis Surra dapat ditegakkan dengan pasti hanya melalui pemeriksaan gejala klinis dan anamnesis.
Benar
Salah
Pada kasus impaksi rumen, temuan post-mortem hanya menunjukkan penumpukan pakan, tanpa perubahan patologis pada usus.
Benar
Salah
Atonia uterus dan hipokalsemia pasca-melahirkan merupakan faktor predisposisi utama terjadinya Prolapsus uteri.
Benar
Salah
Anemia mikrositik-hipokromik pada kambing penderita enteritis menunjukkan adanya defisiensi zat besi akibat kehilangan darah kronis.
Benar
Salah
Kadar glukosa darah yang rendah pada kambing bunting adalah tanda pasti terjadinya Pregnancy toxemia.
Benar
Salah
Bloat sekunder (free gas bloat) disebabkan oleh konsumsi pakan yang kaya akan protein dan leguminosa.
Benar
Salah
Clorsulon adalah obat yang efektif untuk pengobatan Fasciolosis karena membunuh cacing dengan mengganggu jalur glikolitik.
Benar
Salah
Chlamydia felis dapat menyebabkan infeksi mata pada anjing.
Benar
Salah
Indigesti sederhana yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi indigesti vagal.
Benar
Salah
Diagnosis Surra dapat dikonfirmasi dengan tes PCR yang mendeteksi materi genetik Trypanosoma evansi.
Benar
Salah
Hipokalsemia dan hipofosfatemia dapat menjadi faktor risiko terjadinya Prolapsus uteri.
Benar
Salah
Pada kasus enteritis yang dilaporkan, pemeriksaan hematologi menunjukkan leukositosis dan neutrofilia.
Benar
Salah
Pregnancy toxemia dapat menyebabkan hiperketonemia karena pemecahan lemak untuk memenuhi kebutuhan energi.
Benar
Salah
Bloat sekunder dapat disebabkan oleh obstruksi esofagus yang menghambat eruktasi gas.
Benar
Salah
Pada Fasciolosis bentuk kronis, kadar albumin darah akan meningkat sebagai respons terhadap infeksi.
Benar
Salah
Chlamydia psittaci dapat bertahan hidup di lingkungan selama berbulan-bulan, sehingga sulit dikendalikan.
Benar
Salah
Anemia pada kasus Surra tidak disebabkan oleh lisis sel darah merah, melainkan oleh kehilangan darah melalui vektor.
Benar
Salah
Rumenotomy adalah prosedur yang hanya dapat dilakukan pada hewan kecil dan tidak direkomendasikan untuk sapi.
Benar
Salah
Pengobatan Prolapsus uteri hanya membutuhkan reposisi manual tanpa perlu penjahitan vulva.
Benar
Salah
Enteritis pada kambing dapat menyebabkan penurunan berat badan karena penurunan nafsu makan dan penyerapan nutrisi yang buruk.
Benar
Salah
Pregnancy toxemia hanya terjadi pada kambing pada fase awal kehamilan.
Benar
Salah
Pemeriksaan hematologi pada sapi penderita bloat akan menunjukkan peningkatan kadar eritrosit dan hemoglobin.
Benar
Salah
Fasciolosis dapat dicegah dengan pengendalian vektor siput air tawar, yang merupakan inang perantara.
Benar
Salah
Chlamydia psittaci pada burung dapat menyebabkan infeksi tanpa gejala (asimptomatik).
Benar
Salah
Indigesti sederhana pada sapi Limousin yang dilaporkan disebabkan oleh perubahan pakan yang berlebihan, yang merupakan salah satu faktor risiko utama.
Benar
Salah
Trypanosoma evansi dapat bertahan hidup dalam tubuh vektor untuk jangka waktu yang lama.
Benar
Salah
Pemberian antibiotik dan multivitamin merupakan salah satu terapi yang digunakan untuk penanganan Prolapsus uteri.
Benar
Salah
Anemia pada Fasciolosis disebabkan oleh cacing muda yang bermigrasi, bukan cacing dewasa.
Benar
Salah
Chlamydia felis tidak dapat ditularkan secara kontak langsung antar kucing.
(a)
Indigesti sederhana dapat berlanjut menjadi gejala toksemia, yang menyebabkan kelemahan umum.
Benar
Salah
Surra dapat menyebabkan terjadinya trombositopenia dan Disseminated Intravascular Coagulation (DIC).
Benar
Salah
Kematian akibat rumen impaction dapat disebabkan oleh terganggunya fungsi fisiologis rumen dan kardio-pulmoner.
Benar
Salah
Hipokalsemia dan atonia uterus adalah faktor predisposisi untuk Prolapsus uteri.
Benar
Salah
Pemberian antibiotik Penisilin dan Dihydrostreptomycin pada kasus enteritis bertujuan untuk mengobati diare.
Benar
Salah
58. Pregnancy toxemia dapat terjadi pada kambing yang memiliki berat badan berlebihan.
Benar
Salah
Bloat sekunder (free gas bloat) disebabkan oleh konsumsi pakan yang mengarah pada pembentukan busa.
Benar
Salah
Fasciolosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh cacing Trematoda.
Benar
Salah
Chlamydia felis dapat menyebabkan infeksi pada mata, namun tidak menyebabkan infeksi pada sistem pernapasan.
Benar
Salah
Indigesti sederhana yang berlangsung kronis dapat menyebabkan penderita menjadi kurus dan lemah.
Benar
Salah
Anemia pada kasus Trypanosomiasis disebabkan oleh hemolisis sel darah merah.
Benar
Salah
Prolapsus uteri yang parah dapat menyebabkan uterus menggantung hingga hampir menyentuh tumit sapi.
Benar
Salah
Anemia mikrositik-hipokromik pada kambing penderita enteritis biasanya terjadi akibat defisiensi zat besi.
Benar
Salah
Pemberian multivitamin pada kasus enteritis bertujuan untuk meregenerasi sel yang rusak dan mendukung proses kesembuhan.
Benar
Salah
Pemberian jiggery (gula merah) secara oral pada kasus Pregnancy toxemia bertujuan sebagai sumber glukosa.
Benar
Salah
Fasciola sp. dapat menyebabkan gangguan laju pertumbuhan dan berat badan ternak.
Benar
Salah
Pencegahan infeksi Chlamydia spp. pada hewan dapat dicapai melalui praktik kebersihan yang tepat, isolasi hewan yang terinfeksi, dan kepatuhan terhadap protokol biosekuritas.
Benar
Salah
Trypanosomiasis dapat menyebabkan keluron (abortus) dan kelahiran mati (stillbirth).
Benar
Salah
Pemeriksaan post-mortem pada kasus impaksi rumen dapat menunjukkan kongesti usus kecil dan emfisema paru-paru.
Benar
Salah
Hipokalsemia dan hipofosfatemia dapat menjadi faktor risiko terjadinya Prolapsus uteri.
Benar
Salah
Pada kasus enteritis yang dilaporkan, pemeriksaan hematologi menunjukkan leukositosis dan neutrofilia.
Benar
Salah
Pemberian glukosa, corticosteroid, dan vitamin B-kompleks adalah bagian dari terapi untuk Pregnancy toxemia.
Benar
Salah
Bloat sekunder (free gas bloat) dapat terjadi karena kegagalan mekanisme eruktasi gas.
Benar
Salah
Fasciolosis pada sapi dapat menyebabkan anemia, terutama akibat eritrofagositosis.
Benar
Salah
Chlamydia psittaci dan Chlamydia felis memiliki sistem imun yang kuat sehingga dapat menghindari respons imun inang.
Benar
Salah
Surra dapat menginfeksi manusia.
Benar
Salah
Rumen impaction dapat menyebabkan distensi abdomen dan feses yang sedikit.
Benar
Salah
Distokia adalah salah satu faktor predisposisi terjadinya Prolapsus uteri.
Benar
Salah
Gejala klinis Enteritis pada kambing dapat berupa penurunan berat badan, diare, dan membran mukosa pucat.
Benar
Salah
Anemia akibat Fasciolosis dapat menyebabkan penurunan jumlah eritrosit, hemoglobin, dan PCV.
Benar
Salah
Pengobatan Fasciolosis yang efektif dilakukan dengan pemberian antibiotik.
Benar
Salah
Chlamydia psittaci dapat menyebabkan infeksi okular pada anjing.
Benar
Salah
Indigesti sederhana pada sapi laktasi dapat menyebabkan penurunan produksi susu.
Benar
Salah
Diagnosis indigesti sederhana dapat ditegakkan hanya dengan pemeriksaan fisik, tanpa pemeriksaan penunjang.
Benar
Salah
Benda asing yang tidak dapat dicerna dapat menyebabkan impaksi rumen dan memengaruhi fungsi cardio-pulmonary.
Benar
Salah
Prolapsus uteri yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan pendarahan (hemoragi) dan kematian.
Benar
Salah
Enteritis pada kambing dapat menyebabkan anemia akibat kerusakan sel usus yang menghambat penyerapan zat besi.
Benar
Salah
Pregnancy toxemia selalu terjadi pada kambing yang memiliki janin tunggal.
Benar
Salah
Bloat dapat dicegah dengan pemberian suplemen mineral.
Benar
Salah
Thelitis adalah peradangan pada puting yang dapat menjadi komplikasi dari stenosis.
Benar
Salah
Fasciola hepatica adalah parasit yang menyerang usus sapi dan menyebabkan diare.
Benar
Salah
Indigesti sederhana pada sapi yang dilaporkan disebabkan oleh perubahan pakan yang berlebihan, yang merupakan salah satu faktor risiko utama.
Benar
Salah
Pengobatan Surra dengan ekstrak herbal, seperti daun kipahit, dapat menyembuhkan lesi patologi pada organ yang terinfeksi.
Benar
Salah
Pemberian antibiotik dan multivitamin merupakan terapi yang digunakan untuk penanganan Prolapsus uteri.
Benar
Salah
Polisitemia pada kambing yang menderita enteritis dapat disebabkan oleh hipoksia akibat migrasi larva cacing ke paru-paru.
Benar
Salah
Bloat pada pedet dapat terjadi akibat pakan yang diberikan tidak sesuai dengan usia dan kebutuhan nutrisi.
Benar
Salah
Anemia pada kasus trypanosomiasis disebabkan oleh hemolisis sel darah merah.
Benar
Salah
California Mastitis Test (CMT) memberikan hasil yang akurat untuk menentukan jumlah sel somatik.
Benar
Salah
