wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UJIAN 1 GSR ANK 23

Total questions: 80

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki 25 tahun datang ke PUSKESMAS dengan batuk berdahak dialami

sejak 1 bulan yang lalu. Lendir yang keluar bercampur darah segar. Sering

berkeringat di malam hari meskipun cuaca dingin, berat badan turun drastis dalam 1

bulan terakhir. Hasil Lab. tampak LED memanjang. Kesimpulan yang bisa diambil

dari gambaran radiologis chest x-ray pasien di atas adalah :

a)

TB paru duplex aktif

b)

Pneumonia lobaris

c)

Bronchitis chronis

d)

Tumor paru

e)

Penyakit jantung bawaan disertai tanda-tanda bendungan paru

2.

Seorang anak laki-laki 6 tahun datang diantar ibunya ke klinik dokter umum dengan

keluhan sesak sejak 1 jam yang lalu. Riwayat tersedak makanan saat makan sambil

bermain di halaman rumah. Batuk berulang-ulang dialami penderit Pada saat tiba di

dokter sesak bertambah hebat dan disertai suara serak, mulai tampak sianosis.

Terdapat stridor inspiratoar, retraksi suprasternal, intercostal. Penatalaksanaan awal

yang sesuai kasus di atas adalah

a)

Oksigenasi

b)

Antibiotika

c)

Kortikosteroid

d)

Heimlich maneuver

e)

Rujuk ke RS dengan pertimbangan bronkoskop

3.

Pemeriksaan diagnostik laboratorium Mikrobiologi dengan pewarnaan Ziehl-Neelsen

ditemukan 4 BTA/LP pada 100 LP. Apakah hasil pelaporan hasil berdasarkan

IUATLD ?

a)

1+

b)

2+

c)

3+

d)

4+

e)

5+

4.

Antigenic shift pada infeksi virus pernapasan bawah adalah..

a)

Novel antigens

b)

Novel antibodys

c)

slightly modified antigens

d)

slightly modified antibodys

e)

antigens-antibody complex

5.

Efusi Pleura dapat disebabkan oleh :

a)

Malignancy, Tuberkulosis, Atelektasis

b)

Atelektasis, Sirosis Hepatis, Pneumonia

c)

Pneumothorax, Pneumonia, Atelektasis

d)

Bronkiektasis, Atelektasis, Pneumonia

e)

Pneumonia, Sindroma Nefrotik, Malignancy

6.

Seorang laki-laki 62 tahun diantar anaknya berobat ke IGD RSUP Prof. Dr. R. D.

Kandou Manado dengan keluhan sulit menelan dalam 2 bulan terakhir yang

dirasakan bertambah berat 3 hari sebelum datang ke RS. Setiap makan minum

disertai batuk berulang dan seperti tersedak dan sulit bernapas. Setiap makan harus

dipaksakan agar masuk. Asupan makanan berkurang disertai penurunan berat

badan lebih dari 10 kg dalam 2 bulan terakhir. Post stroke 4 bulan lalu. Riwayat

hipertensi+. Keadaan umum tampak lemah. Kesadaran compos mentis.

Pemeriksaan tanda vital: Tekanan darah 150/90 mmHg, Nadi 92x/mnt, Respirasi

26x/mnt, Suhu badan 36,8oC. Refleks muntah tidak ada. Tools diagnostic melalui

anamnesis yang sesuai untuk kasus diatas:

a)

Reflux Symptom Index

b)

10- Eating Assessment Too

c)

Penetration Aspiration scale

d)

Reflux Finding Score

e)

Reflux sign Assesment

7.

Seorang laki-laki 25 tahun datang ke RS Awaloei dengan keluhan suara parau,

sesak napas dan stridor. Kadang nyeri tenggorokan, demam, common cold, lemas

disertai nyeri sulit menelan. TD 120/80mmHg Nadi: 90/m RR: 28/m SB: 37,5C. Apa

kemungkinan diagnosis tersebut?

a)

Epiglotitis akut

b)

Udem laring

c)

Laringomalacia

d)

Laringitis akut

e)

Difteri laring

8.

Seorang penderita masuk IGD dengan keluhan utama sesak nafas. Sesak dialami

sejak 3 minggu SMRS. Vital Sign : T = 140/80, N = 100 x/mnt, R = 30 x/mnt

PF : Thorax : Pulmo : SP : ↓ /N. Chest X ray : efusi pleura dextr Hasil BTA dan TCM

cairan efusi positif T Bagaimana patofisiologi terjadinya efusi pleura pada pasien ini :

a)

Albuminuria → hipoalbuminemia → peningkatan tekanan hidrostatik→cairan berdifusi

keluar dari pembuluh darah kapiler ke cavum pleura

b)

Albuminuria → hipoalbuminemia → penurunan tekanan onkotik→cairan berdifusi keluar

dari pembuluh darah kapiler ke cavum pleura

c)

Infeksi pada pleura → pelepasan mediator inflamasi oleh sel mast →peningkatan

permeabilitas kapiler → cairan kaya protein keluar dari kapiler ke kavum pleura

d)

Tekanan darah meningkat → peningkatan tekanan hidrostatik→cairan berdifusi keluar dari

pembuluh darah kapiler ke cavum pleura

e)

Albuminuria → hipoalbuminemia → peningkatan tekanan onkotik→cairan berdifusi keluar

dari pembuluh darah kapiler ke cavum pleura

9.

Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk

berlendir kadang-kadang disertai darah sejak 3 minggu yang lalu. Keluhan disertai

demam, berkeringat malam, malaise, dan penurunan berat badan. Riwayat minum

obat antibiotik dan obat batuk, tetapi belum ada perubahan. Pemeriksaan auskultasi

paru didapatkan ronkhi, wheezing tidak ada

Apakah sampel yang paling tepat untuk menegakkan diagnosis kasus ini ?

a)

Feses

b)

Urine

c)

Sputum SPS

d)

Fungsi Ginja

e)

Cairan Cerebrospinal

10.

Seorang laki-laki berusia 19 tahun datang di IGD RS dr. Soetomo akibat kena

pukulan didaerah leher, pasien mengeluhkan sesak dan terasa nyeri didaerah leher,

suara parau. Nyeri menelan disangkal, suara napas berbunyi. Pemeriksaan foto

rontgen servikal didapatkan penyempitan di daerah trakea. Apakah diagnosis yang

paling tepat untuk kasus tersebut?

a)

CT scan leher

b)

Laringoskopi Direk

c)

Fiber Optic Laringoskopi

d)

X- Foto leher AP dan lateral

e)

Nasoendoskopi

11.

Seorang anak laki-laki 6 tahun datang diantar ibunya ke klinik dokter umum dengan

keluhan sesak sejak 1 jam yang lalu. Riwayat tersedak makanan saat makan sambil

bermain di halaman rumah. Batuk berulang-ulang dialami penderit Pada saat tiba di

dokter sesak bertambah hebat dan disertai suara serak, mulai tampak sianosis.

Terdapat stridor inspiratoar, retraksi suprasternal, intercostal. Lokasi yang tepat

menunjukkan manifestasi klinis diatas adalah

a)

faring

b)

supra glottis

c)

plika vokalis

d)

trakea

e)

bronkus

12.

Berikut ini merupakan komplikasi yang dapat terjadi pada pneumonia, kecuali :

a)

Abses paru

b)

TB paru

c)

Empiema

d)

Perikarditis

e)

Meningitis

13.

Kriteria mayor pada pneumonia komunitas adalah :

a)

Infiltrat bertambah > 50%

b)

Frekuensi napas > 30x/menit

c)

Tekanan sistolik < 90 mmgHg

d)

Tekanan diastolic < 60 mmHg

e)

PaO2/FiO2 < 250 mmHg

14.

Pneumonia yang terjadi pada pasien yang dirawat di RS yang terjadi lebih dari 48

jam dengan menyingkirkan semua penyebab Pneumonia sebelum masuk RS

disebut :

a)

Community Acquired Pneumonia

b)

Pneumonia ortostatik

c)

Pneumonia aspirasi

d)

Hospital Acquired Pneumonia

e)

Pneumonitis

15.

Yang merupakan indikasi pemasangan WSD pada pasien dengan pneumothorax

adalah

a)

PSP luas pneumotorak < 15%

b)

Pneumotoraks ventil

c)

PSS luas pneumotorak < 15%

d)

PSS luas pneumotorak < 10%

e)

Tidak disertai kelainan paru kontra lateral

16.

Berikut merupakan penyebab terjadinya pneumothorax spontan sekunder, kecuali :

a)

PPOK

b)

Asma

c)

TB paru

d)

Perokok

e)

Pneumonia

17.

Gejala klinis atelektasis ,kecuali :

a)

Sesak napas s/d Sianosis ( O2 menurun )

b)

Takikardi ( kerja jantung memberat )

c)

Panas tinggi ( sumbatan akibat adanya lendir / keradangan dalam saluran napas )

d)

bradikardi

e)

syok

18.

Dibawah ini merupakan golongan resiko tinggi terjadinya tumor paru adalah :

a)

Perempuan

b)

Umur < 40 tahun

c)

Perokok berat

d)

Pasien dengan infeksi paru

e)

Tidak pernah terpapar zat karsinogen

19.

Seorang laki-laki tertusuk di dada kiri tepat diatas putting susu. Sesak (+), TD 80/60

mmHg, Nadi 120 x/menit, RR 24x/menit, JVP meningkat, Hipersonor (+). Dilakukan

foto thorax didapatkan gambaran hiperlusen avascular pada hemithorax kiri, dengan

kolaps paru kiri disertai pendorongan trakea dan mediastinum ke kontralateral,

cardiothorasic index <0,5, aorta normal, sinus costophrenicus tajam. Kesan

radiologis yang bisa diambil dari chest x-ray pasien di atas adalah :

a)

Edema paru cardiogenic

b)

Asma bronchiale

c)

Tension pneumothorax

d)

Massive hemorrhage

e)

Tamponade jantung

20.

Yang merupakan tindakan operatif pada pasien dengan pneumothorax adalah :

a)

Observasi

b)

Aspiras

c)

WSD

d)

Pemberian antibiotik

e)

Pleurodesis

21.

Seorang laki-laki 25 tahun datang ke RS Awaloei dengan keluhan suara parau,

sesak napas dan stridor. Kadang nyeri tenggorokan, demam, common cold, lemas

disertai nyeri sulit menelan. TD 120/80mmHg Nadi: 90/m RR: 28/m SB: 37,5C. Apa

tatalaksana yang tepat untuk kasus tersebut?

a)

Oral gargle

b)

Antiemetik

c)

Voice rest selama 2-3 hari, medikamentosa

d)

Antihistamin

e)

Operasi

22.

Patofisiologi terjadinya Atelectasis adalah :

a)

Absorption Atelectasis : Efusi pleura → cairan dalam cavum pleura menekan paru →

kolaps paru

b)

Compression Atelectasis : Corpus alineum → obstruksi saluran nafas → → kolaps paru

c)

Absorption Atelectasis : Pneumothorax → udara dalam cavum pleura menekan paru →

kolaps paru

d)

Compression Atelectasis : tumor bronkus → obstruksi saluran nafas →→ kolaps paru

e)

Surfactant impairment : Bayi prematur → surfaktan defisiensi →tegangan permukanan

alveoli menurun → kolaps paru

23.

Seorang perempuan berusia 57 tahun datang berobat ke IGD RS dengan batuk

lendir 8 hari dan telah diterapi oral. Pemeriksaan sputum dengan pewarnaan Gram

menunjukkan bakteri berbentuk basil berwarna merah dan berkapsul. Hasil kultur

pada media Mac Conkey koloni mukoid, berwarna merah mud Uji oksidase negatif,

dan uji biokimia Indol: negatif, MR: negatif, VP: positif, Citrat: positif.

Apakah mikroba penyebab infeksi di atas ?

a)

Klebsiella pneumoniae

b)

Micoplasma pneumoniae

c)

Streptococcus pneumoniae

d)

Coryrebacterium diphtheria

e)

Mycobacterium tuberculosis

24.

Di bawah ini yang merupakan tumor mediastinum anterior adalah :

a)

Timoma

b)

Kista bronkogenik

c)

Tumor neurogenic

d)

Kondroma

e)

Kista perikardium

25.

Seorang perempuan berusia 37 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk

berlendir kadang-kadang disertai darah sejak 4 minggu yang lalu. Keluhan disertai

demam, berkeringat malam, malaise, dan penurunan berat badan. Riwayat minum

obat antibiotik dan obat batuk, tetapi belum ada perubahan. Pemeriksaan auskultasi

paru didapatkan ronkhi, wheezing tidak ada Hasil pewarnaan Ziehl-Neelsen

ditemukan bakteri basil tahan asam, warna merah. Apakah mikroba penyebab yang

paling tepat ?

a)

Klebsiella pneumoniae

b)

Haemophilus influenza

c)

Streptococcus pneumoniae

d)

Coryrebacterium diphtheria

e)

Mycobacterium tuberculosis

26.

Vicious cycle pada patofisiologi terjadinya bronkiektasis adalah sebagai berikut

a)

Hiposekresi mukus saluran nafas

b)

Bronkokontriksi saluran nafas

c)

Penipisan dinding bronkus

d)

Dilatasi trakea

e)

Kolonisasi bakteri pada bronkus

27.

Seorang wanita berusia 25 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan batuk

berdarah sejak 1 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan radiologik thoraks posisi PA

didapatkan lesi radioopak inhomogen, berbercak, sebagian lesi konsolidatif di

lapangan atas paru kiri.

Apakah penyebab paling sering lesi tersebut?

a)

Mycobacterium Tuberculosa

b)

Streptococcus

c)

Aspergilus

d)

Eschericia Coli

e)

Staphylococcus

28.

Seorang laki-laki berusia 19 tahun datang di IGD RS dr. Soetomo akibat kena

pukulan didaerah leher, pasien mengeluhkan sesak dan terasa nyeri didaerah leher,

suara parau. Nyeri menelan disangkal, suara napas berbunyi. Pemeriksaan foto

rontgen servikal didapatkan penyempitan di daerah trakea. Apakah diagnosis yang

paling tepat untuk kasus tersebut?

a)

CT scan leher

b)

Laringoskopi Direk

c)

Fiber Optic Laringoskopi

d)

X- Foto leher AP dan lateral

e)

Nasoendoskopi

29.

Jika pada foto thorax tampak adanya gambaran perselubungan homogen pada

salah satu sisi paru yang menyebabkan organ mediastinum (trachea dan jantung)

shift kearah lesi, maka kesan yang dapat diambil adalah adanya :

a)

Atelektasis paru

b)

Efusi pleura

c)

Pneumonia

d)

Pneumothorax

e)

KP lama

30.

Seorang perempuan berusia 23 tahun dalam keadaan hamil hendak melahirkan

datang ke RS. Pada pemeriksaan fisik keadaan umum baik, kesadaran compos

mentis. Tanda tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan kandungan

kehamilan sudah cukup bulan, sudah ada tanda tanda. Pada malam hari

perempuan ini melahirkan, bayi yang lahir menangis dan bernapas namun

keesokan harinya bayi tersebut meninggal, hasil pemeriksaan otopsi mikroskopik

jaringan paru menunjukkan rongga alveoli ‘slit like air spac’. Apa diagnosa penyakit

pada bayi tersebut:

a)

atelektasis neonatorum didapat

b)

atelektasis neonatorum primer

c)

atelektasis neonatorum sekunder

d)

atelektasis yang didapat obstruktif

e)

atelektasis yang didapat kompresi

31.

Seorang laki-laki 25 tahun datang ke PUSKESMAS dengan batuk berdahak dialami

sejak 1 bulan yang lalu. Lendir yang keluar bercampur darah segar. Sering

berkeringat di malam hari meskipun cuaca dingin, berat badan turun drastis dalam 1

bulan terakhir. Hasil Lab. tampak LED memanjang. Setelah dilakukan chest x ray,

maka gambaran radiologis lainnya mungkin bisa ditemukan pada pasien ini adalah :

a)

Bercak-bercak granuler yang tersebar merata pada kedua paru

b)

Bercak-bercak infiltrate pada kedua paru disertai pemadatan kedua hillus

c)

Gambaran cavities pada lapangan atas kedua paru

d)

Bercak-bercak miliar pada seluruh lapangan paru

e)

Semua jawaban diatas benar

32.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan batuk lendir

sudah 10 hari. Keluhan disertai demam dan nyeri menelan yang dialami sejak 6 hari

yang lalu. Hasil pemeriksaan swab tenggorokan di laboratorium mikrobiologi

ditemukan koloni membentuk β-hemolitikus, sensitif bacitracin, uji katalase dan

koagulase negatif, serta pewarnaan Gram: bakteri berwarna ungu, berbentuk kokus.

Apakah mikroba penyebab infeksi yang paling tepat ?

a)

Streptococcus pneumoniae

b)

Streptococcus pyogenes

c)

Streptococcus viridans

d)

Streptococcus agalactiae

e)

Streptococcus faecium

33.

Patogenesis terjadinya pneumonia adalah masuknya mikroorganisme ke saluran

napas bagian bawah, kecuali :

a)

Inhalasi langsung dari udara

b)

Aspirasi bahan – bahan di nasofaring dan orofaring

c)

Penyebaran melalui kelenjar limfe

d)

Perluasan langsung dari tempat – tempat lain

e)

Penyebaran secara hematogen

34.

Seorang anak perempuan 5 tahun datang diantar ibunya ke klinik dokter umum

dengan keluhan sesak sejak 3 jam yang lalu. Riwayat tersedak mainan saat sedang

bermain dengan teman-temanny Batuk berulang-ulang disertai napas berbunyi. Pada pemeriksaan ditemukan palpatory thud dan audible slap. Tindakan yang

paling tepat sesuai kasus di atas adalah

a)

Oksigenasi

b)

Antibiotika

c)

Kortikosteroid

d)

Heimlich maneuver

e)

Rujuk ke RS dengan pertimbangan bronkoskopi

35.

Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang berobat ke IGD RS dengan keluhan batuk

lendir 3 minggu. Keluhan disertai malaise dan merasa demam. Pasien telah

diberikan obat batuk tetapi belum ada perubahan dan sementara minum obat

antivirus HIV-AIDS sejak 4 tahun yang lalu. Hasil kultur di laboratorium Mikrobiologi

ditemukan koloni berfilamen putih, kemudian berubah warna hijau tua atau hijau

kebiruan dengan pinggiran putih, permukaan seperti beludru dan pewarnaan sputum

ditemukan hifa dengan konidi Apakah mikroba penyebab infeksi ini ?

a)

Malasezia furfur

b)

Microsprorum canis

c)

Coccidioides immitis

d)

Aspergillus fumigatus

e)

Histoplasma capsulatum

36.

Seorang laki-laki umur 43 th yangg bekerja sebagai buruh bangunan, datang ke

praktek dokter dgn keluhan nyeri dada kanan disertai batuk dan demam yang sudah

berlangsung 3 hari. Pada pemeriksaan foto thorax ditemukan gambaran cavitas

soliter dinding tebal irreguler disertai “air fluid level” pada kanan bawah. Kesan

radiologis yang bisa diambil dari chest x-ray pasien di atas adalah :

a)

TBC paru kanan

b)

Abses paru kanan

c)

Hydropneumothorax dextra

d)

Pleuro-pneumonia dextra

e)

Bronkiektasis

37.

Seorang wanita 40 thn MRS datang dengan keluhan sesak napas . Keadaan ini

telah dialaminya sejak kecil tapi akhir-akhir ini dirasakan makin berat terutama jika

cuaca dingin. Obat-obat yang yang selama ini dipakai dari pemberian seorang ahli

paru berupa obat gol. Kortikosteroid dan beta 2 agonis. Pemeriksana fisis pada

perkusi ditemukan hipersonor kedua dinding thorax dan pada auskultasi ditemukan

wheezing pada seluruh lapangan paru. Setelah dilakukan chest x ray posisi PA akan

ditemukan gambaran radiologis berupa :

a)

Perselubungan homogen pada salah satu hemithorax

b)

Bercak-bercak infiltrate

c)

Gambaran ground glass pada salah satu hemithorax

d)

Hiperradioluscent vascular/hiperaerasi pada kedua paru

e)

Bercak-bercak berawan pada lapangan atas kedua paru

38.

Faktor resiko emboli paru adalah ,kecuali

a)

hiperkoabilitas

b)

Perubahan dinding pembuluh darah.

c)

Hipersensitivitas

d)

Stasis darah

e)

Cedera dinding pembuluh darah.

39.

Seorang pria Usia 60 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak nafas. Batuk

produktif selama 3 bulan 2 tahun ini Pemeriksaan fisik : ekspirasi memanjang, perkusi hiper smor, gambaran radiologist : emfisemateus.

Untuk memastikan diagnosis dilakukan pemeriksaan :

a)

Elektrokordiogram

b)

Sprirometri

c)

Analisa gas darah

d)

Pemeriksaan dahak bakteri tahan asam (BTA)

e)

Gula Darah puasa / 2 jam post prandial

40.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun pekerjaan petani, datang berobat ke IGD RS

dengan keluhan demam, batuk lendir 2 minggu. Hasil kultur di laboratorium

Mikrobiologi ditemukan jamur yang menyebabkan infeksi Valley Fever. Apakah

mikroba penyebab infeksi ini ?

a)

Malasezia furfur

b)

Microsprorum canis

c)

Candida albicans

d)

Coccidioides immitis

e)

Histoplasma capsulatum

41.

Berikut ini merupakan tindakan diagnostik khusus yang dapat dilakukan untuk

menegakkan diagnosis tumor paru adalah

a)

Pemeriksaan sputum

b)

Pemeriksaan darah

c)

USG Thorax

d)

Analisa cairan pleura

e)

Biopsi transtoraka

42.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun telah dilakukan trakesotomi di RSU Daerah tipe B

akibat benturan yang mengenai leher saat terjadi lakalantas. setelah keadaan umum

stabil, Pasien dirujuk ke departemen THT-KL RS tipe A untuk penanganan lanjutan.

Pemeriksaan apakah yang dilakukan dr Sp THT-KL ?

a)

CT scan

b)

X Foto leher

c)

MRI

d)

Fiber Optik Laringoskopi

e)

Darah lengkap

43.

Seorang laki-laki berusia 19 tahun datang di IGD RS dr. Soetomo akibat kena

pukulan didaerah leher, pasien mengeluhkan sesak dan terasa nyeri didaerah leher,

suara parau. Nyeri menelan disangkal, suara napas berbunyi. Pemeriksaan foto

rontgen servikal didapatkan penyempitan di daerah trakea. Apakah diagnosis yang

paling tepat untuk kasus tersebut?

a)

Stridor inspiratoar

b)

Stridor ekspiratoar

c)

Disfonia

d)

Disfagia

e)

Hemoptisis

44.

Laki-laki 19 tahun, sesak 2hr, batuk, panas tinggi, flu 3hari. Respirasi 53x/menit, t

390C cuping hidung (+). Gambaran Ro Thorax tampak opasitas inhomogen dengan

airbronchogram di lobus medius paru kanan. Diagnosisnya?

a)

Sind Schwarte

b)

Efusi pleura

c)

Pneumonia

d)

Atelektasis

e)

Bronkopneumonia

45.

Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan batuk sejak 3

bulan yang lalu. Keluhan disertai dahak dan berbau. Pada pemeriksaan foto thoraks

posisi PA didapatkan lesi rongga-rongga bulat lusen berdinding tipis, multipel di

lapangan bawah paru kiri.

Apakah diagnosa yang paling tepat?

a)

Bronkhitis

b)

Pneumonitis

c)

Bronkhiektasis

d)

Bronkhiolitis

e)

semua jawaban di atas, tidak ada yang tepat

46.

Seorang laki2 tunawisma umur 46 th datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada

kiri setelah batuk. Nyeri ini menetap, waktu berdiri maupun berbaring, tidak ada

riwayat merokok. Penderita sangat kurus (cachectis), anemis dan suhu badan 38 oc.

Pada auskultasi tidak ditemukan bunyi pernapasan pada dada kiri.

Hasil foto toraks terlihat adanya tanda-tanda efusi massif pleura yaitu ?

a)

berselubung inhomogen pd hemithorak kiri

b)

berselubung homogen pd hemitorak kiri

c)

berselubung inhomogen pada paru kir

d)

berselubung homogen pada paru kiri

e)

berselubung dengan” air bronchogram sign” pd hemithorak kiri

47.

Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang berobat ke IGD RS dengan batuk lendir

10 hari dan telah diterapi oral. Hasil pemeriksaan darah rutin: leukosit: 15.000/mm3.

Pemeriksaan sputum dengan pewarnaan Gram menunjukkan banyak diplokokus

berwarna ungu, berbentuk lanset dan sel polimorfonukleus. Hasil kultur

menunjukkan gambaran bakteri alfa-hemolitik pada media BAP, sensitif terhadap

optochin dan uji katalase negatif. Apakah mikroba penyebab infeksi yang paling

tepat ?

a)

Enterococcus faecalis

b)

Neisseria meningitides

c)

Staphylococcus aureus

d)

Streptococcus pyogenes

e)

Streptococcus pneumoniae

48.

Seorang wanita 40 thn MRS datang dengan keluhan sesak napas . Keadaan ini

telah dialaminya sejak kecil tapi akhir-akhir ini dirasakan makin berat terutama jika

cuaca dingin. Obat-obat yang yang selama ini dipakai dari pemberian seorang ahli

paru berupa obat gol. Kortikosteroid dan beta 2 agonis. Pemeriksana fisis pada

perkusi ditemukan hipersonor kedua dinding thorax dan pada auskultasi ditemukan

wheezing pada seluruh lapangan paru. Kesan yang bisa diambil dari gambaran

radiologis penyakit pasien tersebut adalah :

a)

Pneumonia lobaris

b)

Efusi pleura massif

c)

KP duplex aktif

d)

Emphysema pulmonum

e)

Bronchitis akut

49.

Seorang anak laki-laki 25 tahun mengalami sesak disertai suara parau saat

mengalami benturan yang mengenai leher pada waktu bermain sepak bola. Pasien

kemudian diantar orang tuanya ke RS Permata Bunda. Pada pemeriksaan didapati

ada luka memar di bagian anterior leher yang terasa nyeri saat palpasi. Apakah

penatalaksanaan awal yang paling tepat?

a)

Resusitasi jantung paru

b)

Trakeostomi segera

c)

Nilai Airway, Breathing & Circulation

d)

Cricotyrotomi

e)

Pemberian adrenalin i.v

50.

Seorang laki-laki 25 tahun datang ke PUSKESMAS dengan batuk berdahak dialami

sejak 1 bulan yang lalu. Lendir yang keluar bercampur darah segar. Sering

berkeringat di malam hari meskipun cuaca dingin, berat badan turun drastis dalam 1

bulan terakhir. Hasil Lab. tampak LED memanjang. Setelah dilakukan chest x ray,

maka gambaran radiologis yang paling mungkin bisa ditemukan pada pasien ini

adalah :

a)

Bercak berawan pada lapangan atas pada kedua paru

b)

Perselubungan homogen pada hemithorax kanan

c)

Gambaran nodul soliter pada lapangan bawah paru kanan

d)

Corakan bronchovascular prominent pada paracardial paru kanan

e)

Cardiomegaly disertai pelebaran pembuluh darah suprahili

51.

Gambaran radiologis pada foto thorax yang memperlihatkan adanya KP lama aktif

adalah :

a)

Bercak berawan

b)

Garis-garis fibrosis

c)

Cavitas

d)

Bintik-bintik kalsifikasi

e)

Semua di atas benar

52.

Patofisiologi terjadinya pneumothorax pada pasien Emfisema paru adalah :

a)

Pembentukan blebs → blebs pecah → pleura visceral robek → tekanan intra alveoli lebih

tinggi dari tekanan cavum pleura → udarà dari alveoli masuk ke kavum pleura

b)

Pembentukkan blebs → blebs pecah → pleura parietal robek→ tekanan intra alveoli lebih

tinggi dari tekanan cavum pleura → udarà dari alveoli masuk ke kavum pleura

c)

Pembentukkan blebs → blebs pecah → pleura parietal robek→ tekanan intra alveoli lebih

tinggi dari tekanan cavum pleura → udarà dari alveoli masuk ke kavum pleura

d)

Pembentukkan bleb → blebs pecah→ pleura visceral robek → tekanan intra alveoli lebih

tinggi dari tekanan cavum pleura→ cairan dari alveoli masuk ke kavum pleura

e)

Pembentukan blebs → tekanan intra alveoli lebih tinggi dari tekanan cavum → pleura blebs

pecah → pleura visceral robek → udarà dari alveoli masuk ke kavum pleura

53.

Patofisiologi terjadinya pneumonia yang disebabkan oleh virus covid 19 adalah sbb :

a)

Virus masuk ke saluran nafas secara inhalasi → protein M virus melekat pada reseptor

ACE2 epitel saluran nafas → virus masuk ke sel → transkripsi dan translasi virus pada inti

sel- virus keluar sel dan menginfeksi sel sehat lainnya

b)

Virus masuk saluran nafas secara aspirasi → protein S virus melekat pada reseptor ACE2

saluran nafas → virus masuk ke sel → replikasi, transkripsi dan translasi virus pada inti sel

→ virus keluar sel dan menginfeksi sel sehat lainnya

c)

Virus masuk saluran nafas secara hematogen → protein E melekat pada reseptor ACE2

saluran nafas → replikasi, transkripsi dan translasi virus pada inti sel→ virus keluar sel dan

menginfeksi sel sehat lainnya

d)

Virus masuk ke saluran nafas secara inhalasi → protein S virus melekat pada reseptor

ACE2 epitel saluran nafas → virus masuk ke sel → replikasi, transkripsi dan translasi virus

pada inti sel→ virus keluar sel dan menginfeksi sel sehat lainnya

e)

Virus masuk ke saluran nafas secara inhalasi → protein M virus melekat pada reseptor

ACE2 epitel saluran nafas → virus masuk ke sel → replikasi, transkripsi dan translasi virus

pada inti sel → virus keluar sel dan menginfeksi sel sehat lainnya

54.

neumothorax dapat disebabkan oleh :

a)

Trauma abdomen

b)

Sirosis hepatis

c)

Gagal jantung kongestif

d)

Tuberkulosis paru

e)

Sindroma nefrotik

55.

Pernyataan di bawah ini yang benar mengenai pneumothorax adalah :

a)

Pada pneumothorax terbuka terdapat hub antara pleura dengan paru

b)

Terjadi pneumothorax vistel tertutup secara spontan

c)

Bukan merupakan sebuah kegawatdaruratan

d)

Pada pneumothorax, udara bisa masuk dan keluar secara bebas dari rongga dada

e)

Tidak memerlukan pemasangan WSD

56.

Seorang laki-laki berusia 16 tahun diantar guru olahraga ke IGD RS Hermina

dengan keluhan sesak disertai suara parau saat mengalami benturan yang

mengenai leher pada waktu bermain sepak bola. Pada pemeriksaan didapati ada

luka memar di bagian anterior leher, retraksi suprasternal, stridor inspirasi. Pada palpasi didapatkan krepitasi. Saturasi O2 93%. Apa penatalaksaanaan awal yang

tepat pada kasus ini?

a)

Crycotyrotomi

b)

Laringofisure

c)

Midline tyrotomi

d)

Arytenoidopexy

e)

Trakeostomi

57.

Berikut ini merupakan gambaran klinis pneumonia yang dapat ditemukan, kecuali :

a)

Tanda – tanda infeksi saluran napas akut

b)

Demam

c)

Nyeri otot dan sendi

d)

Batuk, sputum purulent/mukoid

e)

Flu, penurunan berat badan

58.

Seorang wanita 40 thn MRS datang dengan keluhan sesak napas . Keadaan ini

telah dialaminya sejak kecil tapi akhir-akhir ini dirasakan makin berat terutama jika

cuaca dingin. Obat-obat yang yang selama ini dipakai dari pemberian seorang ahli

paru berupa obat gol. Kortikosteroid dan beta 2 agonis. Pemeriksana fisis pada

perkusi ditemukan hipersonor kedua dinding thorax dan pada auskultasi ditemukan

wheezing pada seluruh lapangan paru. Gambaran radiologis yang menyertai/yang

lainnya yang bisa ditemukan pada pasien tersebut di atas adalah :

a)

Sela iga yang melebar dan mendatar

b)

Kedua diafragma letak rendah dan mendatar

c)

Cor bentuk ramping

d)

Barrel chest

e)

Semua jawaban di atas benar

59.

Antigenic drift pada infeksi virus pernapasan bawah adalah..

a)

Novel antigens

b)

Novel antibodys

c)

slightly modified antigens

d)

slightly modified antibodys

e)

antigens-antibody complex

60.

seorang laki-laki, 62 tahun , perokok datang ke IGD karena sesak yang semakin

memberat. Batuk berdahak sejak 5 th yang lalu. 1 minggu ini batuk bertambah

banyak dgn dahak kental. Pada pemeriksaan fisik didapatkan peningkatan jugular

venous preasure (JVP). Pernah berobat ke RS 8 bulan yg lalu. Dan didiagnosis

sebagai penyakit paru obstruksi kronik (PPOK).

Pada kasus tersebut obstruksi disebabkan kelainan pada ?

a)

hipertropi mukkosa, bronkokonstriksi , sumbatan mukus pada lumen bronkus

b)

hiperreaktifitas bronkur

c)

pendesakan dari luar lumen bronkus

d)

hambatan pengembangan paru

e)

hilangnya surfaktan pada alveolus

61.

seorang bayi perempuan mengalami sesak nafas dan cyanosis sesaat setelah lahir

prematur. Pada pemeriksaan foto toraks ditemukan corakan granular dengan

gambaran ‘air-bronchogram sign’ yang meluas dari medial kedua paru, distribusi

bilateral dan simetris. Dari gambaran radiologi bayi tersebut di diagnosis ?

a)

Meconium aspiration syndrome

b)

Respiratory distress syndrome

c)

Pneumonia lobaris

d)

Transient tachypnoe of newborn

e)

Atelektasis

62.

Jika pada foto thorax terlihat adanya gambaran perselubungan homogen pada salah

satu hemithorax yang menyebabkan organ mediastinum shift menjauhi lesi, maka

kesan yang mungkin bisa diambil adalah adanya :

a)

Efusi pleura massif

b)

Atelektasis paru

c)

Pneumonia

d)

KP aktif

e)

Pneumothorax spontan

63.

Seorang laki-laki 62 tahun diantar anaknya berobat ke IGD RSUP Prof. Dr. R. D.

Kandou Manado dengan keluhan sulit menelan dalam 2 bulan terakhir yang

dirasakan bertambah berat 3 hari sebelum datang ke RS. Setiap makan minum

disertai batuk berulang dan seperti tersedak dan sulit bernapas. Setiap makan harus

dipaksakan agar masuk. Asupan makanan berkurang disertai penurunan berat

badan lebih dari 10 kg dalam 2 bulan terakhir. Post stroke 4 bulan lalu. Riwayat

hipertensi+. Keadaan umum tampak lemah. Kesadaran compos mentis.

Pemeriksaan tanda vital: Tekanan darah 150/90 mmHg, Nadi 92x/mnt, Respirasi

26x/mnt, Suhu badan 36,8oC. Refleks muntah tidak ada. Komplikasi yang ditemukan

pada kasus diatas adalah?

a)

Odinofagia

b)

Aspirasi

c)

Sumbatan jalan napas atas

d)

Disfagia esofageal

e)

Epiglotitis

64.

Seorang laki-laki 28 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sesak yang disertai

batuk. Dilakukan pemeriksaan foto thoraks, tampak adanya cairan dalam cavum

pleura sinistra, dan didiagnosa dengan efusi pleura sinistra.

Pada kasus diatas, jika pasien dengan pasien dengan ppsisi berdiri, maka cairan

akan mudah mengair ke :

a)

Fissura obliqua pulmonis

b)

Incisura cardiaca pulmonis

c)

Resessus costomediostenalis

d)

Fissura horizontalis pulmonalis

e)

Resessus costodiaphragmaticus

65.

Seorang anak perempuan 5 tahun datang diantar ibunya ke klinik dokter umum

dengan keluhan sesak sejak 3 jam yang lalu. Riwayat tersedak mainan saat sedang

bermain dengan teman-temanny Batuk berulang-ulang disertai napas berbunyi.

Pada pemeriksaan ditemukan palpatory thud dan audible slap. Lokasi yang tepat

menunjukkan manifestasi klinis diatas adalah

a)

Faring

b)

Supra glottis

c)

Plika vokalis

d)

Trakea

e)

Bronkus

66.

Seorang pria Usia 60 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak nafas. Batuk

produktif selama 3bulan 2 tahun ini Pemeriksaan fisik : ekspirasi memanjang, perkusi hiper smor, gambaran radiologist : emfisemateus.

Diagnosis paling mungkin kasus ini adalah :

a)

Branko Pneumonia

b)

Bronkitis akut

c)

Penyakit Paru Obstruksi menahun (PPOM)

d)

Atelektasis Obstruktif

e)

Pnemonia lobaris

67.

Dibawah ini merupakan proses fisiologis dari pleura kecuali :

a)

Pleura parietalis memproduksi cairan pleura 0,1 ml/kgBB/hari

b)

Rata - rata jumlah cairan pleura adalah 5 – 20 ml, jumlah ini tidak Nampak pada foto

thorax konvensional

c)

Cairan pleura mengalir mengikuti hukum starling dari pleura parietalis ke rongga pleura

akibat penurunan tekanan di kapiler pleura parietalis

d)

Absorbsi cairan paling banyak terjadi lewat kapiler pleura viseralis

e)

Protein kembali diserap oleh kelenjar limfe pleura parietalis

68.

Seorang laki-laki 5 tahun dibawah ke IGD Rumah Sakit setelah kemasukan biji

kacang ijo pada saluran napasnya. Dilakukan pemeriksaan radiologi dan tampak

adanya benda asing pada segmen thorakobronkhial, kemudian struktur manakah

dibawah ini cenderung di tempati oleh benda asing tersebut ?

a)

Carina dari trachea

b)

Bronkus lobaris sinistra

c)

Bronkus principalis dextra

d)

Bronkhus principalis sinistra

e)

Bronkhus segmentalis sinistra

69.

Cairan pleural diabsorbsi oleh :

a)

Pleura viseral

b)

Pleura parietalis

c)

Kelenjar getah bening

d)

Pembuluh kapiler

e)

Pleura viseral dan parietalis

70.

Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun datang ke IGD RS dibawa oleh ibunya,

dengan keluhan batuk kering 8 hari. Keluhan disertai demam, nyeri menelan, suara

serak dan malais Pemeriksaan nasofaringeal tampak pseudomembran kelabu di

tenggorokan. Hasil swab tenggorokan ditemukan mikroba tumbuh baik di media

Loeffler, pewarnaan Gram ditemukan bakteri basil berwarna ungu dan pewarnaan

Neisser tampak granula metakhromatik. Apakah mikroba penyebab yang paling

tepat ?

a)

Bordetella pertusis

b)

Klebsiella pneumonia

c)

Haemophilus influenzae

d)

Streptococcus pneumoniae

e)

Corynebacterium diphteriae

71.

Pasien datang dengan keluhan sesak napas setelah dilakukan foto thoraks

ditemukan adanya kollaps pada lobus superior paru kiri sehingga struktur yang

terkait mengalami pergeseran kearah kollaps. Struktur manakah dibawah ini yang

mengalami pergeseran tersebut ?

a)

Pharinx

b)

Larynx

c)

Thyroid

d)

Trachea

e)

Oesophagus

72.

Berikut merupakan komplikasi yang dapat terjadi pada tumor mediastinum, kecuali

a)

Obstruksi trakea

b)

Infeksi

c)

Sindrom vena cava superior

d)

Invasi vaskular dan hemoragik

e)

Ruptur esophagu

73.

Seorang laki-laki 25 tahun datang ke RS Awaloei dengan keluhan suara parau,

sesak napas dan stridor. Kadang nyeri tenggorokan, demam, common cold, lemas

disertai nyeri sulit menelan. TD 120/80mmHg Nadi: 90/m RR: 28/m SB: 37,5C. Apa

tatalaksana yang tepat untuk kasus tersebut?

a)

Oral gargle

b)

Antiemetik

c)

Voice rest selama 2-3 hari, medikamentosa

d)

Antihistamin

e)

Operas

74.

Pada gambaran radiologis pada pasien pneumothorax dapat ditemukan hal berikut,

kecuali

a)

Paru kolaps

b)

Honeycomb appereance

c)

Pleural line

d)

Sela iga melebar

e)

Tanda – tanda pendorongan

75.

Seorang penderita usia 18 tahun masuk IGD dengan keluhan utama sesak nafas.

Sesak nafas dialami sejak 30 menit sebelum MRS. Penderita ditusuk oleh orang

mabuk dan luka tembus pada area Intercostae Space 5 dextr Chest X ray

menunjukkan terjadinya pneumothorax dextr Dokter jaga IGD mendiagnosis

sebagaimana Ventil Pneumothorax. Bagaimana proses terjadi Ventil Pneumothorax

pada pasien tersebut:

a)

Luka tusuk menembus kulit sampai ke pleura parietal → udara masuk dari atmosfir ke

kavum pleura → efek katup searah → katup terbuka saat inspirasi dan menutup saat

ekspirasi → tekanan intra pleura melebihi tekanan atmosfir → paru kolaps

b)

Luka tusuk menembus kulit sampai ke pleura parietal → udara masuk dari atmosfir ke

kavum pleura → efek katup dua arah → katup terbuka saat inspirasi dan terbuka saat

ekspirasi → tekanan intra pleura melebihi tekanan atmosfir → paru kolaps

c)

Luka tusuk menembus kulit sampai ke pleura parietal → udara masuk dari atmosfir ke

kavum pleura → efek katup searah → katup terbuka saat inspirasi dan menutup saat

ekspirasi → tekanan intra pleura sama dengan tekanan atmosfir → paru kolaps

d)

Luka tusuk menembus kulit sampai ke pleura parietal → udara masuk dari atmosfir ke

kavum pleura → efek katup searah → katup terbuka saat inspirasi dan menutup saat

ekspirasi → tekanan intra pleura lebih rendah dari tekanan atmosfir → paru kolaps

e)

Luka tusuk menembus kulit sampai ke pleura parietal → udara masuk dari atmosfir ke

kavum pleura → efek katup searah → katup tertutup saat inspirasi dan terbuka saat

ekspirasi → tekanan intra pleura melebihi tekanan atmosfir → paru kolaps

76.

Seorang laki-laki 62 tahun diantar anaknya berobat ke IGD RSUP Prof. Dr. R. D.

Kandou Manado dengan keluhan sulit menelan dalam 2 bulan terakhir yang

dirasakan bertambah berat 3 hari sebelum datang ke RS. Setiap makan minum

disertai batuk berulang dan seperti tersedak dan sulit bernapas. Setiap makan harus dipaksakan agar masuk. Asupan makanan berkurang disertai penurunan berat

badan lebih dari 10 kg dalam 2 bulan terakhir. Post stroke 4 bulan lalu. Riwayat

hipertensi+. Keadaan umum tampak lemah. Kesadaran compos mentis.

Pemeriksaan tanda vital: Tekanan darah 150/90 mmHg, Nadi 92x/mnt, Respirasi

26x/mnt, Suhu badan 36,8oC. Refleks muntah tidak ada. Tools diagnostic melalui

pemeriksaan endoskopi pada RS rujukan yang sesuai untuk kasus diatas:

a)

Reflux Symptom Index

b)

10- Eating Assessment Tool

c)

Penetration Aspiration scale

d)

Reflux Finding Score

e)

Reflux sign Assesment

77.

Patofisiologi terjadinya efusi pleura pada penyakit Sindroma Nefrotik adalah :

a)

Albuminuria → hipoalbuminemia → peningkatan tekanan hidrostatik→ cairan berdifusi

keluar dari pembuluh darah kapiler ke cavum pleura

b)

Albuminuria → hipoalbuminemia → penurunan tekanan onkotik→ cairan berdifusi keluar

dari pembuluh darah kapiler ke cavum pleura

c)

Infeksi pada pleura → pelepasan mediator inflamasi oleh sel mast → peningkatan

permeabilitas kapiler → cairan kaya protein keluar dari kapiler ke kavum pleura

d)

Tekanan darah meningkat → peningkatan tekanan hidrostatik→ cairan berdifusi keluar dari

pembuluh darah kapiler ke cavum pleura

e)

Albuminuria → hipoalbuminemia → peningkatan tekanan onkotik→ cairan berdifusi keluar

dari pembuluh darah kapiler ke cavum pleura

78.

Apakah yang memfasilitasi respon imun nasopharyngeal-associated lymphoid tissue

melalui tranpor mikroba trans-epithelial ?

a)

Sel M

b)

Sel A

c)

Sel T

d)

Sel U

e)

Sel R

79.

Seorang laki-laki 62 tahun diantar anaknya berobat ke IGD RSUP Prof. Dr. R. D.

Kandou Manado dengan keluhan sulit menelan dalam 2 bulan terakhir yang

dirasakan bertambah berat 3 hari sebelum datang ke RS. Setiap makan minum

disertai batuk berulang dan seperti tersedak dan sulit bernapas. Setiap makan harus

dipaksakan agar masuk. Asupan makanan berkurang disertai penurunan berat

badan lebih dari 10 kg dalam 2 bulan terakhir. Post stroke 4 bulan lalu. Riwayat

hipertensi+. Keadaan umum tampak lemah. Kesadaran compos mentis.

Pemeriksaan tanda vital: Tekanan darah 150/90 mmHg, Nadi 92x/mnt, Respirasi

26x/mnt, Suhu badan 36,8oC. Refleks muntah tidak ada. Pemeriksaan yang paling

sesuai untuk diagnosis kasus diatas adalah..

a)

Foto servikal

b)

Darah lengkap

c)

Foto toraks

d)

Flexible Endoscopic Evaluation of Swallowing (FEES)

e)

Esofagogram

80.

Salah satu Kontraindikasi pemberian antikoagulansia pada emboli paru adalah :

a)

Stres, ibu muda

b)

hipertens

c)

gagal ginja

d)

stroke

e)

Hipertensi