WorksheetsKULIAH 8 TERBARU SAYANGKU
Total questions: 50
Worksheet time: 38mins
Name
Class
Date
1.
Pemuda 22 tahun demam, sakit kepala, fotofobia, kaku kuduk, Brudzinski dan Kernig positif, tanpa defisit fokal. Diagnosis paling mungkin?
a)
Migrain
b)
Stroke iskemik
c)
Meningitis virus
d)
Ensefalitis virus
2.
Pasien demam disertai kejang fokal dan perubahan perilaku, ditemukan defisit neurologis fokal. Diagnosis tersering?
a)
Ensefalitis virus
b)
Status migrain
c)
Meningitis bakteri
d)
Meningitis virus
3.
Jalur masuk (port of entry) utama HSV ke sistem saraf adalah melalui…
a)
Hanya gigitan nyamuk
b)
Kontak mukosa oral/genital atau kulit
c)
Hanya transfusi darah
d)
Jalur transplasenta saja
4.
Jalur masuk utama enterovirus termasuk poliovirus adalah…
a)
Transplantasi organ
b)
Gigitan kelelawar
c)
Transplasenta
d)
Traktus gastrointestinal (oral–fekal)
5.
Virus manakah yang bersembunyi (laten) di ganglion Gasseri sebelum reaktivasi?
a)
Virus campak (measles)
b)
JC virus
c)
Herpes simpleks (HSV)
d)
Varicella zoster (VZV)
6.
Pemeriksaan penunjang paling penting untuk menentukan etiologi meningitis/ensefalitis adalah…
a)
Foto toraks
b)
Pungsi lumbal dan analisis cairan serebrospinal (CSF)
c)
USG abdomen
d)
EEG saja
7.
Pada kecurigaan ensefalitis herpes simpleks, terapi kausal empiris yang harus segera diberikan adalah…
a)
Penicillin G
b)
Amphotericin B
c)
Oseltamivir oral
d)
Acyclovir intravena
8.
Komplikasi subakut yang dapat terjadi setelah meningitis/ensefalitis adalah…
a)
Kolesistitis
b)
Hidrosefalus
c)
Kehamilan ektopik
d)
Ulkus peptikum
9.
Faktor yang memperbaiki prognosis pada infeksi SSP akibat virus adalah…
a)
Usia lanjut
b)
Virus rabies sebagai penyebab
c)
Derajat penyakit berat
d)
Penatalaksanaan dini yang tepat
10.
Upaya pencegahan spesifik untuk beberapa ensefalitis/meningitis virus adalah…
a)
Fisioterapi
b)
Vaksinasi sesuai jenis virus (mis. JE, campak, polio)
c)
Profilaksis antibiotik jangka panjang
d)
Suplementasi zat besi
11.
Bentuk partikel virion rabies yang khas adalah…
a)
Filamentosa dsRNA
b)
Batang bersegmen ssRNA positif
c)
Bullet-shaped (peluru), ssRNA negatif beramplop
d)
Ikozahedral DNA ganda
12.
Rentang masa inkubasi rabies paling sesuai adalah…
a)
2 minggu – 6 tahun (rata-rata 2–3 bulan)
b)
10–14 tahun
c)
7–10 hari
d)
1–3 hari
13.
Faktor yang MEMPERPANJANG masa inkubasi rabies adalah…
a)
Lokasi gigitan jauh dari kepala dengan sedikit inervasi
b)
Luka derajat berat
c)
Jumlah virus tinggi
d)
Imunitas rendah
14.
Seorang tenaga kesehatan lengkap vaksin rabies 2 bulan lalu terpajan gigitan kucing terduga rabies. Rekomendasi vaksinasi PEP adalah…
a)
Hanya imunoglobulin rabies
b)
Tidak perlu dosis tambahan
c)
Lengkapi skema penuh 4–5 dosis
d)
1 dosis booster
15.
Pekerja kebun binatang yang rutin menangani kelelawar sebaiknya mendapatkan…
a)
Hanya antibiotik profilaksis
b)
Vitamin A dosis tinggi
c)
PrEP rabies (vaksin pra pajanan)
d)
Profilaksis malaria
16.
Prinsip pencegahan rabies pasca pajanan (PEP) didasarkan pada…
a)
Kategori pajanan WHO untuk menentukan kebutuhan vaksin/HRIG
b)
Pemeriksaan EEG
c)
Tes tuberkulin
d)
CT-scan kepala rutin
17.
Poliovirus termasuk famili dan genus…
a)
Flaviviridae, Flavivirus
b)
Picornaviridae, genus Enterovirus
c)
Orthomyxoviridae, Influenzavirus
d)
Herpesviridae, Cytomegalovirus
18.
Serotipe poliovirus yang paling sering menyebabkan paralisis luas adalah…
a)
Tipe 3 (Leon)
b)
Tipe 1 (Brunhilde)
c)
Tipe 2 (Lansing)
d)
Tipe 4
19.
Reservoar alami poliovirus adalah…
a)
Manusia
b)
Burung
c)
Kelelawar
d)
Anjing
20.
Manifestasi paralitik khas pada polio adalah…
a)
Spastik simetris
b)
Ataksia cerebelar
c)
Paralisis saraf kranial bilateral simetris saja
d)
Kelumpuhan flaksid asimetris
21.
Pada analisis CSF polio akut, pola yang sesuai adalah…
a)
Limfosit dominan sejak awal; glukosa sangat rendah
b)
Eosinofilia dominan; glukosa meningkat
c)
Pleiositosis <500/mm³; awal PMN dominan lalu limfosit; glukosa normal
d)
Netrofil stabil tinggi; protein normal
22.
Tipe polio dengan prognosis terburuk adalah…
a)
Non‑paralitik
b)
Bulbar
c)
Polioencefalitis ringan
d)
Abortif
23.
Upaya pencegahan transmisi polio yang paling efektif adalah…
a)
Profilaksis oseltamivir
b)
Vaksinasi IPV/OPV populasi tinggi
c)
Steroid jangka panjang
d)
Antibiotik massal
24.
Komponen tatalaksana polio yang benar adalah…
a)
Imunoglobulin rabies
b)
Perawatan suportif, dukungan napas bila diperlukan, fisioterapi bertahap
c)
Acyclovir intravena
d)
Antijamur dosis tinggi
25.
Balita 17 bulan demam tinggi, kemudian lemah umum dan pleiositosis limfositik pada CSF; kultur bakteri negatif. Diagnosis paling sesuai?
a)
Ketoasidosis diabetik
b)
Meningitis bakteri pneumokokus
c)
TB meningitis
d)
Meningitis aseptik terkait virus (mis. polio/enterovirus)
26.
Uji molekuler yang sensitif untuk mendeteksi etiologi virus pada CSF adalah…
a)
D‑dimer
b)
PCR/RT‑PCR sesuai target virus
c)
Tes tuberkulin
d)
Uji ureum napas
27.
Trias klasik pada meningitis yang sering ditemukan adalah…
a)
Demam, sakit kepala, kebingungan/kesadaran menurun
b)
Mual, diare, ikterus
c)
Nyeri dada, berkeringat, palpitasi
d)
Demam, batuk, sesak
28.
Tatalaksana umum infeksi SSP meliputi…
a)
Hanya antipiretik
b)
Terapi suportif dan kausal sesuai etiologi
c)
Antibiotik untuk semua kasus
d)
Menunggu hasil kultur tanpa terapi awal
29.
Pria 30 tahun dengan kejang fokal berkembang jadi umum; IgM HSV di CSF, MRI sesuai HSE. Terapi yang tepat adalah…
a)
Acyclovir i.v. selama sekitar 3 minggu dengan monitor fungsi ginjal
b)
Rifampisin‑isoniazid‑pirazinamid
c)
Fluconazole 800 mg/hari
d)
Oseltamivir
30.
Semua pasien HIV dengan CD4 < 100 harus dilakukan skrining…
a)
HLA‑B*57:01
b)
HBsAg
c)
Rheumatoid factor
d)
Cryptococcal Antigen (CrAg)
31.
Pada HIV dengan CrAg serum positif tanpa gejala, langkah tepat adalah…
a)
Hanya observasi tanpa terapi
b)
Tunda semua tindakan
c)
Lakukan pungsi lumbal untuk analisis CSF dan mulai terapi antijamur
d)
Hanya mulai ARV segera
32.
Rekomendasi waktu memulai ARV pada kriptokokus CNS adalah…
a)
Segera hari yang sama
b)
4–6 minggu setelah terapi antijamur dimulai
c)
Tidak perlu ARV
d)
> 6 bulan kemudian
33.
Skema fase INDUKSI kriptokokus meningitis yang benar adalah…
a)
Fluconazole 200 mg/hari 1 minggu
b)
Acyclovir 10 mg/kg/hari 3 minggu
c)
Ceftriaxone 2 g i.v. 3 hari
d)
Amphotericin B 0,7–1 mg/kg/hari + flusitosin atau fluconazole 800–1200 mg/hari selama 2 minggu
34.
Setelah fase induksi kriptokokus meningitis dengan kultur CSF negatif, terapi KONSOLIDASI adalah…
a)
Amphotericin B dilanjutkan 6 bulan
b)
Fluconazole 800 mg/hari selama 8 minggu
c)
Fluconazole 200 mg/hari 8 minggu
d)
Rifampisin 600 mg/hari
35.
Fase pemeliharaan (MAINTENANCE) kriptokokus CNS adalah…
a)
Acyclovir 200 mg 5x/hari 1 tahun
b)
Steroid jangka panjang
c)
Tidak perlu terapi lanjut
d)
Fluconazole 200 mg/hari sampai total 1 tahun
36.
Penatalaksanaan tekanan intrakranial tinggi pada kriptokokus dapat meliputi…
a)
Transfusi tukar
b)
Ventilasi mekanik profilaksis
c)
Pungsi lumbal berulang atau pemasangan VP‑shunt
d)
Diuretika saja tanpa pungsi
37.
Pada CT‑scan/MRI, lesi multipel dengan 'ring enhancement' dan edema pada pasien HIV paling sesuai dengan…
a)
Stroke lakunar multipel
b)
Neurocysticercosis aktif
c)
Meningitis bakteri
d)
Toksoplasma ensefalitis
38.
Host definitif Toxoplasma gondii adalah…
a)
Manusia
b)
Nyamuk
c)
Anjing
d)
Kucing
39.
Rute penularan toksoplasma ke manusia yang benar adalah…
a)
Gigitan anjing
b)
Aerosol dari batuk pasien
c)
Menelan kista jaringan pada daging kurang matang atau kontak feses kucing
d)
Transfusi trombosit saja
40.
Pada toksoplasma ensefalitis, hasil serologi yang mendukung adalah…
a)
IgG anti‑toksoplasma positif
b)
CrAg serum positif
c)
VDRL reaktif kuat
d)
IgM dengue positif
41.
CMV termasuk keluarga virus…
a)
Herpesviridae
b)
Paramyxoviridae
c)
Orthomyxoviridae
d)
Adenoviridae
42.
CMV ensefalitis paling sering terjadi pada…
a)
Orang tua imunokompeten tanpa komorbid
b)
Kehamilan trimester awal sehat
c)
Anak sehat pasca vaksinasi
d)
Pasien imunokompromais (mis. HIV/AIDS) sebagai infeksi oportunistik
43.
Cara penularan CMV yang BENAR adalah…
a)
Kontak sekret (air liur, urin), seksual, transplasenta, transfusi, transplantasi organ
b)
Hanya via aerosol droplet besar
c)
Hanya melalui luka tusuk
d)
Hanya gigitan nyamuk
44.
Metode diagnostik yang dapat menunjang CMV ensefalitis menurut materi adalah…
a)
Pemeriksaan histologi/sitologi, mikroskop elektron, isolasi virus
b)
Uji tuberkulin Mantoux
c)
Elektrolit keringat
d)
Tes napas urea
45.
Pada OI mata terkait HIV, gejala khas yang dilaporkan adalah…
a)
Kelopak bengkak tanpa gangguan visus
b)
Diplopia yang membaik dengan istirahat
c)
Penurunan tajam penglihatan progresif, floaters, gangguan lapang pandang
d)
Fotofobia saja tanpa keluhan lainnya
46.
Pemeriksaan yang diperlukan untuk menegakkan retinitis oportunistik adalah…
a)
Tes Weber dan Rinne
b)
EEG
c)
Funduskopi; dapat ditunjang PCR CMV dari aqueous humor
d)
EMG
47.
Ciri umum awal baik pada meningitis maupun ensefalitis adalah…
a)
Sindrom mirip influenza (demam, malaise, mialgia)
b)
Hemoptisis masif
c)
Ikterus berat sejak awal
d)
Diare berdarah sejak awal
48.
Defisit neurologis fokal lebih menonjol pada…
a)
Demam tifoid
b)
Skabies
c)
Meningitis virus
d)
Ensefalitis
49.
Keputusan awal penting pada kasus kejang/penurunan kesadaran dengan kecurigaan etiologi infeksi virus adalah…
a)
Stabilisasi ABC + mulai terapi kausal (mis. acyclovir) sembari evaluasi etiologi
b)
Tunda semua terapi sampai kultur keluar
c)
Hanya berikan antipiretik
d)
Langsung pulangkan bila CT normal
50.
Anak 8 tahun digigit anjing liar di betis, belum pernah vaksin rabies. Prinsip awal yang PENTING selain vaksin adalah…
a)
Kompres es tanpa cuci luka
b)
Pemberian steroid topikal
c)
Irigasi dan pembersihan luka secara menyeluruh
d)
Penutupan luka primer segera
100 %
