wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

biokimia metabolik endokrin

Total questions: 20

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

The main purpose of this practicum is to prove that during fasting:

a)

Blood glucose levels increase

b)

Liver glycogen increases due to synthesis

c)

Liver glycogen decreases because it is broken down into glucose

d)

Blood glucose is converted into fat

2.

The process of breaking down glycogen to maintain blood glucose levels is called:

a)

Glycogenesis

b)

Glycogenolysis

c)

Gluconeogenesis

d)

Glycolysis

3.

The purpose of giving heparin before blood collection is to:

a)

Inhibit hemolysis

b)

Preserve blood

c)

Prevent blood clotting

d)

Separate plasma

4.

The purpose of adding acetic acid to liver homogenate during heating is to:

4 lines
5.

Penambahan etanol empat kali volume filtrat bertujuan untuk:

a)

Mengendapkan glikogen

b)

Menetralkan asam asetat

c)

Melarutkan glukosa

d)

Mengencerkan ekstrak

6.

Metode yang digunakan untuk pengukuran glukosa darah adalah:

a)

Fehling

b)

Benedict

c)

Folin–Wu

d)

Nelson–Somogyi

7.

Fungsi larutan natrium tungstat dan asam sulfat dalam metode Folin–Wu adalah:

a)

Mengendapkan protein dari darah

b)

Mengoksidasi glukosa

c)

Menetralisasi Cu2+

d)

Membentuk kompleks molibdat biru

8.

Panjang gelombang yang digunakan dalam pembacaan absorbansi Folin–Wu adalah:

a)

340 nm

b)

405 nm

c)

420 nm

d)

540 nm

9.

Prinsip metode Folin–Wu adalah:

a)

Reduksi glukosa oleh asam fosfomolibdat menjadi biru molibdenum

b)

Oksidasi glukosa oleh enzim glukosa oksidase

c)

Pengendapan protein oleh asam trikloroasetat

d)

Reaksi warna dengan asam sulfanilat

10.

A. Glukosa mengoksidasi Cu²⁺ menjadi Cu⁺ yang membentuk warna biru

a)

Glukosa mengoksidasi Cu²⁺ menjadi Cu⁺ yang membentuk warna biru

b)

Glukosa direduksi menjadi asam glukonat

c)

Glukosa berikatan dengan natrium tungstat

d)

Glukosa diendapkan bersama protein

11.

Tujuan hidrolisis glikogen pada praktikum ini adalah untuk:

a)

Mengendapkan glikogen dari filtrat

b)

Mengubah glikogen menjadi glukosa yang dapat diukur

c)

Menetralisasi asam asetat

d)

Menguji keberadaan protein

12.

Reagen yang digunakan untuk menghidrolisis glikogen adalah:

a)

NaOH

b)

Asam asetat

c)

HCl pekat

d)

Etanol

13.

Fungsi pemanasan selama proses hidrolisis glikogen adalah untuk:

a)

Mempercepat reaksi hidrolisis

b)

Mengendapkan glukosa

c)

Menguapkan pelarut

d)

Menstabilkan suhu

14.

Setelah hidrolisis selesai, larutan harus dinetralkan menggunakan:

a)

HCl

b)

NaOH

c)

Asam asetat

d)

NaCl

15.

Bila larutan hasil hidrolisis tampak keruh, maka langkah yang harus dilakukan sebelum pengukuran adalah:

a)

Didinginkan

b)

Ditambahkan asam

c)

Disaring terlebih dahulu

d)

Dipanaskan lagi

16.

Pengukuran kadar glukosa hasil hidrolisis dilakukan dengan metode:

a)

Fehling

b)

Folin–Wu

c)

Benedict

d)

Anthrone

17.

Rumus perhitungan kadar glukosa hasil hidrolisis glikogen hati adalah:

a)

(Au – Ab) / (As – Ab) × berat hati

b)

(Au – Ab) / (As – Ab) × 100 mg/dL

c)

(Au – Ab) / (As – Ab) × 1/berat hati (mg/g berat hati)

d)

(Au – Ab) / (As – Ab) × volume filtrat

18.

Glukosa hasil hidrolisis pada praktikum ini berasal dari:

a)

Lemak hati

b)

Protein hati

c)

Glikogen hati

d)

Asam amino hati

19.

Fungsi indikator lakmus pada tahap netralisasi adalah untuk:

a)

Mengukur kadar glukosa

b)

Mengetahui apakah pH sudah netral

c)

Menentukan jumlah NaOH

d)

Mendeteksi asam kuat

20.

Hydrolysis of glycogen is a process:

a)

Polymerization of monosaccharides

b)

Breakdown of polysaccharides into monosaccharides

c)

Reduction of glucose

d)

Oxidation of glucose to CO₂