wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

POST TEST OTDR

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Dalam pengukuran OTDR, "Event Dead Zone" dan "Attenuation Dead Zone" memiliki perbedaan utama, yaitu...

a)

a. Event Dead Zone lebih pendek dari Attenuation Dead Zone

b)

b. Attenuation Dead Zone mengukur loss, sedangkan Event Dead Zone hanya mendeteksi ada/tidaknya event

c)

c. Event Dead Zone dipengaruhi oleh panjang gelombang, sedangkan Attenuation Dead Zone tidak

d)

d. Attenuation Dead Zone hanya terjadi pada fusion splice

2.

Seorang teknisisi melihat trace OTDR menunjukkan "gainers" (peningkatan daya yang tidak wajar) pada lokasi sambungan. Penyebab paling mungkin adalah...

a)

a. Serat mengalami putus total

b)

b. Penggunaan konektor yang berkualitas rendah

c)

c. Adanya perbedaan diameter mode bidang (mode field diameter) antara dua serat yang disambung

d)

d. Pelepasan konektor yang tidak benar

3.

Mengapa pengukuran OTDR biasanya dilakukan pada dua panjang gelombang (misalnya 1310 nm dan 1550 nm)?

a)

a. Untuk menghemat waktu pengukuran

b)

b. Untuk mengidentifikasi dan membedakan jenis-jenis loss seperti bending loss dan loss akibat splicing

c)

c. Karena peraturan mengharuskan penggunaan dua panjang gelombang

d)

d. Untuk mengkalibrasi ulang perangkat OTDR

4.

Fungsi utama dari "Receive Cable" (atau Tail Cable) dalam pengukuran bi-directional adalah...

a)

a. Memperkuat sinyal optik

b)

b. Mengukur loss dari konektor terakhir di ujung jalur

c)

c. Menyambungkan OTDR ke power meter

d)

d. Menstabilkan suhu operasi OTDR

5.

Sebuah ghost (bayangan) pada trace OTDR dapat dikenali dengan ciri-ciri berikut, KECUALI...

a)

a. Muncul pada kelipatan jarak event-event reflektif yang nyata

b)

b. Menghilang atau berubah posisi ketika pengukuran dilakukan dengan lebar pulsa yang berbeda

c)

c. Memiliki bentuk dan loss yang konsisten pada berbagai lebar pulsa

d)

d. Terjadi karena multiple reflection antara dua konektor yang reflektif

6.

Nilai "Index of Refraction (IOR)" yang diatur pada OTDR harus sesuai dengan spesifikasi serat karena..

a)

a. Memengaruhi suhu operasi perangkat OTDR

b)

b. Menentukan kecepatan rambat pulsa cahaya di dalam serat, yang menjadi dasar perhitungan jarak

c)

c. Mengatur besar daya laser yang dipancarkan

d)

d. Mempengaruhi ketajaman resolusi layar OTDR

7.

Untuk menginvestigasi event yang berdekatan (misalnya dalam satu patch panel), pengaturan OTDR manakah yang PALING EFEKTIF?

a)

a. Panjang Gelombang 1625 nm, Pulse Width Besar

b)

b. Panjang Gelombang 1310 nm, Pulse Width Kecil

c)

c. Panjang Gelombang 1550 nm, Pulse Width Sedang

d)

d. Panjang Gelombang 850 nm, Pulse Width Besar

8.

Apa yang dimaksud dengan "Splice Loss" dalam konteks pengukuran OTDR?

a)

a. Loss yang terjadi akibat putusnya serat

b)

b. Loss yang terjadi pada sambungan dua serat, dihitung dengan membandingkan tingkat backscatter sebelum dan setelah sambungan

c)

c. Loss yang diakibatkan oleh konektor yang kotor

d)

d. Loss yang hanya terjadi pada mechanical splice

9.

Kurva trace OTDR yang menunjukkan noise (bintik-bintik acak) yang sangat tinggi di ujung menandakan bahwa..

a)

a. Serat memiliki kualitas yang sangat baik

b)

b. Sinyal telah mencapai ujung serat dan pengukuran valid

c)

c. Sinyal yang berguna (backscatter) telah mendekati level noise floor OTDR

d)

d. Terdapat banyak reflector di sepanjang serat

10.

Pengukuran "Bi-directional Averaging" pada OTDR bertujuan untuk...

a)

a. Menggandakan kecepatan pengukuran

b)

b. Mengurangi efek noise dengan menjumlahkan beberapa kali scan

c)

c. Menghilangkan kesalahan pengukuran loss yang disebabkan oleh perbedaan backscatter coefficient antara dua serat yang disambung

d)

d. Mengukur link serat dari dua arah secara bersamaan

11.

"Dead Zone" pada OTDR mengacu pada...

a)

a. Panjang minimum serat yang dapat diukur oleh OTDR

b)

b. Jarak setelah event reflektif di mana OTDR tidak dapat mendeteksi event lain dengan akurat

c)

c. Area di mana tidak ada cahaya yang dapat ditransmisikan

d)

d. Titik di mana serat optik putus

12.

Untuk mengukur sebuah link serat optik yang panjang (misalnya > 50 km), pengaturan OTDR manakah yang PALING TEPAT?

a)

a. Panjang Gelombang Pendek (850 nm), Pulse Width Kecil

b)

b. Panjang Gelombang Pendek (850 nm), Pulse Width Besar

c)

c. Panjang Gelombang Panjang (1550 nm), Pulse Width Kecil

d)

d. Panjang Gelombang Panjang (1550 nm), Pulse Width Besar

13.

Sebuah spike (puncak) yang tinggi pada trace OTDR, diikuti oleh "dead zone" yang panjang, paling mungkin disebabkan oleh...

a)

a. Bending Loss

b)

b. Fusion Splice

c)

c. Ujung Terbuka Serat (Open Fiber End)

d)

d. Konektor yang Kotor

14.

Apa fungsi dari "Launch Cable" (atau Launch Box) dalam pengukuran OTDR?

a)

a. Memperpanjang jangkauan pengukuran

b)

b. Melindungi OTDR dari kerusakan

c)

c. Menyediakan referensi untuk mengukur loss pada event pertama dan karakteristik serat

d)

d. Mengurangi dispersi pada serat

15.

Pada trace OTDR, loss pada sebuah fusion splice yang baik biasanya muncul sebagai...

a)

a. Sebuah spike yang tajam

b)

b. Sebuah penurunan daya (loss) tanpa diikuti oleh refleksi yang signifikan

c)

c. Sebuah kenaikan daya yang tiba-tiba (gain)

d)

d. Sebuah pola yang berosilasi

16.

Seorang engineer melihat trace OTDR dimana sebuah fusion splice menunjukkan loss yang sangat tinggi (misal 2.0 dB) ketika diukur dari satu arah, tetapi loss yang normal (0.1 dB) ketika diukur dari arah berlawanan. Penyebab paling mungkin dari anomali ini adalah...

a)

Konektor yang kotor pada launch cable

b)

Perbedaan yang signifikan pada Mode Field Diameter (MFD) antara dua serat yang disambung

c)

Kesalahan kalibrasi OTDR

d)

Penggunaan panjang gelombang yang salah

17.

Pada trace OTDR, "Non-Reflective Event" dan "Reflective Event" dapat dibedakan dengan jelas berdasarkan...

a)

Warna garis pada layar display

b)

Ada atau tidaknya puncak (spike) yang tajam sesaat setelah penurunan daya

c)

Besarnya loss yang ditunjukkan

d)

Jarak event dari transmitter

18.

Dalam konteks OTDR, apa yang dimaksud dengan "Mask/Test Limit" dan apa fungsinya?

a)

Mask adalah pelindung fisik untuk konektor; fungsinya mencegah debu

b)

Mask adalah template yang menentukan batas atas/loss yang diizinkan untuk setiap event; fungsinya untuk otomatis lulus/gagal (pass/fail) sebuah hasil pengukuran

c)

Mask adalah jenis konektor khusus untuk OTDR

d)

Mask adalah pengaturan untuk menyembunyikan event tertentu pada trace

19.

Jika sebuah trace OTDR menunjukkan kemiringan (slope) yang semakin curam di suatu segmen, bukan pada sebuah titik event yang spesifik, ini mengindikasikan...

a)

Adanya macro-bend atau tekanan yang merata pada segmen serat tersebut

b)

Konektor yang longgar

c)

Putusnya serat optik

d)

Sambungan fusion yang buruk

20.

Mengapa pengukuran dengan OTDR pada panjang gelombang 1625 nm (atau 1650 nm) sering digunakan dalam jaringan live (yang beroperasi pada 1310/1550 nm)?

a)

Karena panjang gelombang ini lebih murah untuk dioperasikan

b)

Karena panjang gelombang ini memiliki jangkauan yang lebih pendek

c)

Untuk melakukan pengukuran tanpa mengganggu (non-disruptive) traffic data yang sedang berjalan

d)

Karena panjang gelombang ini lebih akurat untuk mengukur sambungan