NEW
Font size
WorksheetsUTS SAK 2025
Total questions: 40
Worksheet time: 30mins
Tujuan utama pelaporan keuangan bertujuan umum adalah…
Memenuhi kebutuhan informasi seluruh pemangku kepentingan tanpa kecuali agar dapat membaca laporan keuangan dengan baik dan benar untuk keputusan
Menyediakan informasi keuangan tentang entitas pelapor yang berguna bagi investor, pemberi pinjaman, dan kreditor lain dalam pengambilan keputusan penyediaan sumber daya
Menjamin keberlangsungan perusahaan dan menjamin dividen kas dibagikan secara periodik kepada seluruh pemegang saham baik mayoritas maupun minoritas
Menentukan besarnya pajak terutang Perusahaan yang harus dibayarkan ke kas negara
Contoh keputusan yang termasuk ruang lingkup tujuan pelaporan keuangan adalah, kecuali…
Membeli atau menjual instrumen ekuitas/utang
Memberikan atau menyelesaikan pinjaman
Menggunakan hak untuk memengaruhi tindakan manajemen
Menetapkan tarif pajak penghasilan orang pribadi
Agar pengguna dapat menilai prospek arus kas masa depan, informasi yang dibutuhkan dalam laporan keuangan terutama mencakup…
Kebijakan dividen, proyeksi kas masa depan dan strategi pemasaran
Sumber daya ekonomis, klaim terhadap entitas, serta perubahannya
Struktur organisasi dan strategi perusahaan
Rencana CSR dan riset pasar
Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai akuntansi akrual dibanding basis kas?
Basis kas lebih baik dan lebih mencerminkan kinerja riil perusahaan karena hanya mengakui transaksi saat kas diterima/dibayar
Akrual merefleksikan pendapatan/beban ketika kas bergerak
Akrual memberikan gambaran kinerja riil dengan mengakui pendapatan/beban saat hak/kewajiban timbul
Baik basis akrual maupun basis kas keduanya identik karena ujungnya sama di arus kas
Karakteristik kualitatif fundamental informasi keuangan adalah…
Relevansi dan keterbandingan
Representasi tepat dan relevansi
Ketepatwaktuan dan keterpahaman
Keterverifikasian dan konsistensi
Pernyataan yang benar mengenai keterbandingan ataupun konsistensi adalah…
Keterbandingan mengharuskan semua entitas menggunakan metode yang sama
Konsistensi tidak diperlukan bila standar baru diterapkan
Konsistensi adalah penggunaan metode yang sama dari waktu ke waktu
Keterbandingan identik dengan keterverifikasian
Manakah pernyataan yang paling tepat terkait materialitas dan kendala biaya–manfaat?
Informasi selalu material jika jumlahnya besar secara nominal
Informasi material bila penghilangan/salah saji/pengubahannya berpotensi memengaruhi keputusan pengguna utama
Pertimbangan biaya–manfaat hanya ditanggung oleh pengguna laporan keuangan
Materialitas hanya dinilai oleh auditor pada saat melakukan audit laporan keuangan, bukan penyusun laporan keuangan
Tujuan utama laporan keuangan menurut kerangka konseptual SAK adalah…
Menilai efektivitas kinerja manajemen, dalam rangka evaluasi apakah manajemen perlu dilanjutkan atau diganti
Menyediakan informasi tentang aset, liabilitas, ekuitas, penghasilan, dan beban entitas yang berguna bagi pengguna dalam menilai prospek arus kas dan pengelolaan manajemen
Memastikan pembagian laba yang adil kepada pemegang saham pengendali dan minoritas agar sesuai dengan kerangka konseptual
Mengatur pelaporan keuangan seluruh entitas publik dan privat yang berguna bagi pengguna dalam menilai prospek arus kas dan pengelolaan manajemen
Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha/going concern, artinya…
Entitas diasumsikan akan segera melakukan likuidasi dalam waktu dekat
Entitas dianggap tidak mampu membayar kewajibannya
Entitas diasumsikan akan terus beroperasi di masa depan tanpa niat untuk menghentikan usahanya
Entitas harus menilai asetnya berdasarkan nilai realisasi bersih
Entitas pelapor dapat berupa…
Hanya entitas hukum yang berbadan hukum dan terdaftar di bursa efek
Entitas tunggal, bagian dari suatu entitas, atau gabungan beberapa entitas
Hanya entitas yang memiliki anak perusahaan
Hanya perusahaan publik yang terdaftar di bursa
Manakah yang tidak termasuk dalam definisi aset menurut kerangka konseptual?
Hak untuk menerima kas dari pelanggan
Hak atas objek fisik yang dimiliki entitas
Hak untuk membeli kembali atas surat berharga
Hak untuk menggunakan kekayaan intelektual yang dikendalikan entitas
Liabilitas dikatakan ada apabila…
Entitas memiliki niat membayar di masa depan baik dengan uang tunai maupun dengan aset lainnya
Entitas memiliki kewajiban kini untuk mengalihkan sumber daya ekonomi akibat peristiwa masa lalu
Pengalihan sumber daya ekonomi akibat peristiwa masa lalu masih bersifat sukarela
Entitas belum memperoleh manfaat ekonomi apa pun
Pengakuan suatu item sebagai aset, liabilitas, ekuitas, penghasilan, atau beban dilakukan apabila…
Item tersebut muncul dalam transaksi kas
Memberikan informasi yang relevan dan dapat diandalkan
Memiliki nilai nominal yang signifikan
Hanya jika sudah terealisasi dalam bentuk kas dan sudah diterima
Penghentian pengakuan suatu aset dilakukan jika…
Aset masih digunakan tetapi tidak menghasilkan laba
Entitas tidak lagi mengendalikan manfaat ekonomi dari aset tersebut
Nilai aset menurun secara signifikan
Terjadi perubahan kepemilikan hukum tanpa perubahan pengendalian
Tujuan utama pengukuran dalam laporan keuangan menurut kerangka konseptual adalah…
Menentukan nilai pasar wajar dari seluruh aset dan liabilitas yang dimiliki perusahaan
Menyediakan dasar untuk menentukan nilai moneter yang diakui dalam laporan keuangan
Menentukan laba fiskal untuk keperluan perpajakan
Menggambarkan posisi keuangan entitas secara hukum
Manakah dari berikut ini yang termasuk dasar pengukuran menurut kerangka konseptual SAK?
Nilai wajar, biaya historis, biaya kini, dan nilai realisasi
Nilai nominal dan nilai tukar
Harga pasar dan nilai pengganti
Nilai ekonomis internal perusahaan
Penggunaan biaya historis sebagai dasar pengukuran berarti…
Aset dicatat sebesar nilai pasar terkini
Liabilitas diukur sebesar jumlah kas yang diharapkan dikeluarkan pada penyelesaian transaksi
Aset diukur sebesar jumlah kas atau setara kas yang dibayar untuk memperoleh aset tersebut
Nilai aset disesuaikan dengan inflasi tahunan
Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus memenuhi dua karakteristik utama, yaitu…
Mudah dipahami dan cepat disusun
Relevan dan representasi tepat (faithful representation)
Lengkap dan rinci
Akurat secara statistik dan bebas kesalahan matematis
Pengungkapan diperlukan ketika…
Suatu informasi tidak memenuhi kriteria pengakuan tetapi relevan untuk pengguna laporan keuangan
Informasi tersebut tidak penting bagi pengambilan keputusan investor dan calon investor
Entitas ingin memperlihatkan kinerja yang lebih baik dan mendapat perhatian lebih dari investor
Informasi sudah termasuk dalam catatan pajak
Salah satu tujuan penyajian laporan keuangan menurut kerangka konseptual adalah…
Menyusun laporan tahunan untuk keperluan pajak agar dapat dipahami fiskus
Menyajikan informasi keuangan secara komparatif dan terstruktur agar dapat dipahami pengguna
Memudahkan kinerja auditor eksternal agar biaya audit lebih efisien
Mengatur struktur modal perusahaan
Faktor yang tidak termasuk pertimbangan utama dalam pengungkapan informasi adalah…
Relevansi bagi pengguna laporan
Biaya penyediaan informasi
Kepentingan manajemen untuk menjaga citra perusahaan
Materialitas informasi yang diungkapkan
Tujuan utama PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan adalah…
Mengatur metode perhitungan pajak atas laba bersih
Menetapkan dasar penyajian laporan keuangan bertujuan umum
Mengatur bentuk laporan keuangan untuk sektor publik
Menentukan prosedur audit laporan keuangan
Kriteria pengakuan aset sehubungan dengan manfaat ekonomi masa depan yang mengalir ke entitas paling tepat adalah…
Pengalihan sumber daya ekonomi masih bersifat sukarela
Entitas belum memperoleh manfaat ekonomi apa pun
Manfaat ekonomi masa depan kemungkinan besar akan mengalir ke entitas
Manfaat ekonomi masa depan telah terealisasi seluruhnya
Menetapkan dasar penyajian laporan keuangan bertujuan umum agar dapat dibandingkan antarperiode dan antarentitas
Mengatur bentuk laporan keuangan untuk sektor publik agar dapat dibandingkan antarperiode dan antarentitas
Menetapkan dasar penyajian laporan keuangan bertujuan umum agar dapat dibandingkan antarperiode dan antarentitas
Menentukan prosedur audit laporan keuangan agar dapat dibandingkan antarperiode dan antarentitas
Menentukan kebijakan dividen tahunan agar dapat dibandingkan antarperiode dan antarentitas
Menurut PSAK 201, laporan keuangan lengkap mencakup hal-hal berikut, kecuali…
Laporan posisi keuangan
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
Laporan perubahan ekuitas
Laporan manajemen risiko
Salah satu karakteristik umum laporan keuangan menurut PSAK 201 adalah penyajian wajar yang berarti bahwa…
Laporan keuangan hanya disusun berdasarkan kepentingan manajemen
Laporan keuangan harus disusun sesuai substansi ekonomi, meskipun tidak selalu sesuai bentuk hukumnya
Laporan keuangan wajib mengikuti format seragam tanpa memperhatikan substansi
Laporan keuangan cukup disusun dengan data historis tanpa mempertimbangkan peristiwa setelah pelaporan
Salah satu tujuan utama PSAK 210: Peristiwa Setelah Periode Pelaporan adalah…
Menentukan perlakuan akuntansi untuk transaksi valuta asing
Menetapkan kapan entitas menyesuaikan laporan keuangan atas peristiwa setelah periode pelaporan dan pengungkapannya
Mengatur kewajiban pajak tangguhan yang timbul setelah akhir periode dan pengungkapannya
Menentukan pengukuran nilai wajar aset setelah pelaporan
Prinsip materialitas dan penggabungan (aggregation) dalam penyajian laporan keuangan berarti bahwa…
Semua pos harus ditampilkan secara terpisah agar rinci dan dapat dipahami oleh pengguna
Pos-pos kecil yang tidak material dapat digabungkan, asalkan tidak mengaburkan informasi penting
Semua pos kecil dihilangkan agar laporan ringkas dan rapi
Penggabungan hanya dilakukan untuk aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan
Berdasarkan PSAK 210: Peristiwa Setelah Periode Pelaporan, peristiwa penyesuai (adjusting event) adalah…
Peristiwa setelah tanggal pelaporan yang memberikan bukti kondisi pada akhir periode pelaporan
Peristiwa yang timbul setelah periode pelaporan dan tidak terkait dengan kondisi akhir periode
Setiap kejadian setelah laporan diterbitkan
Keputusan manajemen setelah audit selesai
Dividen yang diumumkan setelah periode pelaporan menurut PSAK 210 harus…
Diakui sebagai liabilitas pada akhir periode pelaporan
Dicatat sebagai penghasilan komprehensif lain
Tidak diakui sebagai liabilitas, tetapi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
Diakui sebagai beban pada periode berjalan
Dalam laporan keuangan tersendiri, dividen dari entitas anak diakui oleh entitas induk pada saat…
Kas hasil dividen diterima secara fisik dan dicatat sebagai pendapatan nonoperasional
Hak untuk menerima dividen ditetapkan sesuai keputusan rapat umum pemegang saham
Laporan konsolidasi selesai disusun dan hasil investasinya diakui dalam ekuitas
Tahun buku berakhir dan hasil audit telah diterima oleh pihak manajemen induk
(PSAK 234) Laporan keuangan interim berfokus pada…
Aktivitas dan transaksi rutin perusahaan sepanjang tahun yang tidak mengalami perubahan signifikan
Aktivitas, peristiwa, dan keadaan baru yang terjadi selama periode tertentu dalam tahun buku berjalan
Ringkasan laporan keuangan tahunan yang disederhanakan untuk keperluan internal manajemen
Evaluasi tahunan terhadap kebijakan akuntansi dan kinerja keuangan berdasarkan hasil audit akhir tahun
Penggabungan dalam laporan keuangan menurut prinsip materialitas…
Selalu dilarang karena mengurangi transparansi
Boleh dilakukan untuk pos-pos tidak material sepanjang tidak menyesatkan
Hanya untuk aset lancar
Hanya untuk liabilitas jangka panjang
(PSAK 234) Dalam laporan keuangan interim, pendapatan musiman atau tidak teratur diakui ketika…
Pendapatan telah direncanakan untuk diterima berdasarkan jadwal kontraktual jangka panjang.
Pendapatan benar-benar terjadi atau diterima dalam periode interim yang bersangkutan.
Nilai estimasi pendapatan tersebut melebihi ambang batas materialitas yang ditetapkan.
Pendapatan sudah dicatat dalam laporan laba rugi tahun sebelumnya sebagai pendapatan ditangguhkan.
Siapa yang berwenang menyusun dan menetapkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia?
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) melalui Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK)
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
Berikut ini yang tidak termasuk jenis SAK yang berlaku di Indonesia adalah…
SAK IFRS
SAK Entitas Privat
SAK EMKM
SAK Pemerintahan
Sejarah awal penyusunan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia dimulai pada tahun 1973, yaitu saat…
Didirikannya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawas akuntansi nasional
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) membentuk Komite Prinsip Akuntansi Indonesia (KPAI) untuk menyusun standar akuntansi
Pemerintah Indonesia mengesahkan Undang-Undang Akuntansi Nasional
Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) pertama kali mengadopsi penuh IFRS tanpa penyesuaian lokal
Dalam proses penyusunan Standar Akuntansi Keuangan (SAK), berikut ini merupakan tahapan yang termasuk dalam due process, kecuali…
Pembentukan tim kerja dan riset awal atas isu akuntansi
Penyusunan dan publikasi exposure draft untuk mendapatkan tanggapan publik
Pengesahan standar setelah mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak
Pengesahan standar setelah mendapat persetujuan Menteri Keuangan
IFRS (International Financial Reporting Standards) disusun dan diterbitkan oleh lembaga internasional berikut ini:
International Accounting Standards Board (IASB)
Financial Accounting Standards Board (FASB)
International Federation of Accountants (IFAC)
International Monetary Fund (IMF)
Laporan keuangan PT Unilever Indonesia Tbk untuk periode Kuartal I Tahun 2025 disebut sebagai…?
Laporan Keuangan Gabungan
Laporan Keuangan Tahunan
Laporan Keuangan Interim
Laporan Keuangan Tersendiri
