wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Best Practice Sesi I - RMC 2025

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Tujuan utama penerapan manajemen risiko di Jasa Raharja adalah...

a)

Menghindari seluruh risiko yang mungkin terjadi

b)

Memastikan perusahaan tidak pernah mengalami kerugian

c)

Menjamin tercapainya sasaran strategis perusahaan secara efektif dan efisien

d)

Mengurangi jumlah pegawai yang melakukan kesalahan

2.

Dalam konteks ISO 31000, risiko didefinisikan sebagai...

a)

Ketidakpastian yang memberikan dampak positif

b)

Efek ketidakpastian terhadap sasaran

c)

Peristiwa yang pasti akan terjadi

d)

Masalah yang sudah muncul di perusahaan

3.

Salah satu risiko operasional yang dihadapi Jasa Raharja adalah...

a)

Risiko perubahan harga saham

b)

Risiko keterlambatan pembayaran santunan

c)

Risiko gagal bayar hutang nasabah

d)

Risiko Keterlambatan Penyampaian Laporan

4.

Risiko “positive jaws” dalam konteks keuangan Jasa Raharja menggambarkan...

a)

Pendapatan tumbuh lebih cepat daripada pembayaran santunan

b)

Pendapatan lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan santunan

c)

Kinerja investasi meningkat tajam

d)

Terjadi penurunan laba bersih

5.

Salah satu penyebab risiko penurunan penerimaan IWKBU adalah...

a)

Penurunan kepatuhan masyarakat membayar pajak kendaraan

b)

Peningkatan jumlah pegawai baru

c)

Penurunan klaim santunan

d)

Kenaikan tarif premi

6.

Fungsi Manajemen Risiko di Jasa Raharja berperan untuk...

a)

Melakukan audit keuangan

b)

Mengelola investasi perusahaan

c)

Menyusun kerangka dan memantau penerapan manajemen risiko di seluruh unit

d)

Menangani klaim kecelakaan lalu lintas

7.

Dalam proses asesmen risiko, langkah pertama yang dilakukan adalah...

a)

Evaluasi efektivitas pengendalian

b)

Identifikasi risiko

c)

Penentuan rencana mitigasi

d)

Penilaian dampak

8.

Indikator yang digunakan untuk memantau potensi munculnya risiko disebut...

a)

KPI

b)

SLA

c)

KRI

d)

SOP

9.

Contoh risiko operasional di Jasa Raharja adalah...

a)

Penurunan hasil investasi

b)

Keterlambatan pembayaran klaim

c)

Perubahan regulasi pemerintah

d)

Volatilitas pasar modal

10.

Salah satu bentuk mitigasi risiko reputasi adalah...

a)

Mengurangi anggaran promosi

b)

Meningkatkan kecepatan penanganan korban kecelakaan

c)

Menunda pembayaran klaim

d)

Menghapus media sosial perusahaan

11.

Risiko kepatuhan di Jasa Raharja timbul jika...

a)

Perusahaan gagal memenuhi ketentuan regulasi pemerintah

b)

Pegawai tidak mencapai target kinerja

c)

Klaim meningkat signifikan

d)

Data keuangan tidak akurat

12.

Salah satu risiko strategis yang dapat memengaruhi keberlanjutan Jasa Raharja adalah...

a)

Perubahan kebijakan pemerintah terkait UU HKPD

b)

Gangguan jaringan di kantor cabang

c)

Keterlambatan klaim

d)

Pelatihan pegawai tidak tepat waktu

13.

Mitigasi terhadap risiko resistensi rumah sakit dalam implementasi DCFKMN adalah...

a)

Memberikan sanksi

b)

Melakukan sosialisasi dan FGD

c)

Menghentikan kerja sama

d)

Mengurangi tarif santunan

14.

Dalam konteks pengendalian internal, prinsip "segregation of duties" berarti...

a)

Menyerahkan semua keputusan pada satu pejabat

b)

Pemishan fungsi agar tidak terjadi konflik kepentingan

c)

Menggabungkan semua proses agar lebih efisien

d)

Meningkatkan jumlah pegawai

15.

Mitigasi atas risiko fraud dapat dilakukan melalui kebijakan...

a)

Rotasi pegawai

b)

Peningkatan beban kerja

c)

Penundaan cuti

d)

Penambahan lembur

16.

Risiko likuiditas dapat muncul apabila...

a)

Pengeluaran klaim melebihi ketersediaan kas

b)

Investasi perusahaan meningkat

c)

Pendapatan dari SWDKLLJ naik

d)

Suku bunga stabil

17.

Aktivitas pemantauan efektivitas mitigasi risiko dilakukan pada tahap...

a)

Identifikasi risiko

b)

Penilaian risiko

c)

Evaluasi risiko

d)

Pemantauan dan review

18.

Salah satu manfaat pelaksanaan stress testing di Jasa Raharja adalah...

a)

Mengetahui skenario terbaik ke depan

b)

Mengukur ketahanan keuangan terhadap kondisi ekstrem

c)

Menilai kepuasan pelanggan

d)

Mengukur efektivitas pelatihan pegawai

19.

Dalam matriks risiko, risiko dengan kemungkinan tinggi dan dampak tinggi termasuk kategori...

a)

Rendah

b)

Sedang

c)

Tinggi

d)

Tidak signifikan

20.

Peran manajemen risiko sebagai enabler dalam ISO 31000 berarti...

a)

Penghambat pengambilan keputusan bisnis

b)

Pelengkap dari proses audit internal

c)

Mendukung pencapaian tujuan strategis dengan mengelola ketidakpastian

d)

Fokus hanya pada pengendalian keuangan