WorksheetsLATIHAN SOAL HIKAYAT
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
apa yang dimaksud dengan Hikayat?
cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang di dalam masyarakat.
jenis karya sastra berbentuk prosa dan bersifat fiktif yang menceritakan/menggambarkan suatu kisah yang dialami oleh suatu tokoh secara ringkas.
bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris dengan pemilihan kata yang indah.
suatu bentuk karya sastra prosa, terutama dalam Bahasa Melayu lama yang berisikan tentang cerita, kisah, dan dongeng.
Di bawah ini yang bukan ciri-ciri hikayat adalah?
Anonim
Istana Sentris
Magis
Bersifat Modern
Di bawah yang termasuk ciri-ciri Hikayat adalah?
Istana Sentris
Bersifat Modern
diketahui pengarangnya
Antonim
Bentuk karya sastra lama dalam bentuk prosa, adalah ...
Hikayat
Anekdot
Negosiasi
Wawancara
Debat
Berikut ini yang bukan merupakan contoh hikayat adalah ...
Sri Rama
Si Miskin
Indera Bangsawan
Laskar Pelangi
Kata arkais adalah ....
Kata populer saat ini
Kata baku yang resmi
Kata sulit yang tidak dimengerti
Kata unik yang baru muncul
Kata yang sudah jarang digunakan
Watuwe lalu mengingatkan agar Towjatuwa dan keturunannya tidak membunuh dan memakan daging buaya. Apabila larangan itu dilanggar maka Towjatuwa dan keturunannya akan mati. Sejak saat itu Towjatuwa dan anak keturunannya berjanji untuk melindungi bintang yang berada di sekitar sungai Tami dari para pemburu.
Pesan Moral yang terdapat pada cerita tersebut adalah...
Harusnya orang makan daging
Pentingnya menepati janji
Harus menghormati orang lain
kita harus pandai membahagiakan orang lain
Hendaknya memilih keluarga yang bisa memberikan keturunan
Kata yang bermakna tonjolan kecil dan bundar dalam kata arkais yaitu. . .
Cembul
selat
Comel
Cumel
selit
Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"
Isi kutipan tersebut menceritakan tentang...
Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.
Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.
Seorang raja telah meninggal dan tidak memiliki anak.
Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.
Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.
Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"
Isi kutipan tersebut menceritakan tentang...
Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.
Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.
Seorang raja telah meninggal dan tidak memiliki anak.
Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.
Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.
Nilai sosial yang terdapat pada kutipan di bawah adalah....
Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"
Setiap negara memiliki seorang pemimpin yang dipilih rakyat.
Memberi kesempatan berbicara kepada semua yang hadir dalam musyawarah.
Kepemimpinan yang dialihkan kepada perdana menteri oleh raja yang berkuasa.
Orang tua lebih berpengalaman daripada orang muda dalam berbagai hal.
Bermusyawarah untuk memberi kesempatan berbicara kepada yang berwenang.
Amanat yang terkandung dalam kutipan berikut adalah...
Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"
Setiap manusia pasti akan meninggal dunia, sekalipun seorang raja.
Sebaiknya seorang raja memiliki keturunan agar ada yang meneruskan kekuasaannya.
Segala sesuatu harus diputuskan secara musyawarah mufakat.
Dalam sebuah musyawarah hendaknya meminta pendapat semua anggota yang hadir.
Orang yang muda diberi kesempatan menyampaikan gagasannya.
Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.
Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...
disebarluaskan secara lisan
statis
kesaktian
anonim
istana sentris
Maka baginda pun bimbanglah, tida tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.
Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...
Nilai Moral
Nilai Agama
Nilai Pendidikan
Nilai Budaya
Nilai Sosial
Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.
Kata arkais yang berwarna merah pada penggalan hikayat di atas memiliki makna...
diusir
diminta
diperintah
diizinkan
diharapkan
Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.
Kata arkais yang berwarna merah pada penggalan hikayat di atas memiliki makna...
diusir
diminta
diperintah
diizinkan
diharapkan
Unsur instrinsik hikayat adalah
Tema, Alur, Nilai
Nilai, Tokoh, Latar
Latar, Amanat, Tema
Amanat, Isi, Koda
bagaimana kepengarangan pada hikayat?
tertulis jelas
nama asli
tidak bernama
nama pena
Kata hatta dalam bahasa Melayu memiliki arti
harta
marga
hak
maka
Ferguso memang buaya darat sejati yang tak tahu malu. Mentang-mentang kaya.
mana yang merupakan kata bermajas?
kaya raya
buaya darat
mentang-mentang
tak tahu malu
yang bukan nilai-nilai dalam hikayat ialah
nilai moral
nilai sosial
nilai agama
nilai ujaran
Dalam karya sastra kita mengenal unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik adalah ….
Unsur yang membentuk karya sastra dari luar karya itu sendiri
Unsur yang menyusun sebuah karya sastra dari dalam
Unsur sosial, budaya, dan religius yang membangun hikayat
Unsur pembangun yang tidak terlihat dalam karyanya
Contoh Hikayat berunsur Islam adalah ….
Hikayat Mahabharata
Hikayat Jaya Lengkara
Hikayat 1001 Malam
Hikayat Sri Rama
Hikayat biasanya tidak diketahui siapa pengarangnya. Hal tersebut berarti hikayat memiliki ciri ….
Anonim
Pralogis
Magis
Tradisional
Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.
Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik
Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah...
upeti dan hatta
upeti, hatta, dan nujum
raja, elok, dan nujum
elok dan nujum
upeti, putri, dan nujum
