wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Audit Syariah 2025

Total questions: 35

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik, siapa yang berwenang memberikan izin praktik kepada akuntan publik di Indonesia?

a)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

b)

Kementerian Keuangan Republik Indonesia

c)

Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI)

d)

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

2.

Jasa assurance yang dilakukan oleh akuntan publik bertujuan untuk…

a)

Memberikan laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK Syariah

b)

Memberikan keyakinan yang memadai atas keandalan informasi bagi pengambil keputusan

c)

Melakukan konsultasi manajemen dan pajak

d)

Melakukan pembukuan atas transaksi perusahaan

3.

Dalam konteks audit syariah, Audit Kepatuhan Syariah (Shariah Compliance Audit) memiliki tujuan untuk…

a)

Menilai efisiensi operasional lembaga keuangan

b)

Memastikan kesesuaian akad dan transaksi dengan fatwa DSN-MUI

c)

Menguji efektivitas sistem pengendalian internal

d)

Menilai kelayakan investasi suatu proyek syariah

4.

Prinsip etika profesional yang mengharuskan akuntan menjaga kejujuran dan keterus-terangan, bahkan ketika menghadapi tekanan, disebut…

a)

Objektivitas

b)

Kompetensi profesional

c)

Integritas

d)

Perilaku profesional

5.

Salah satu bentuk jasa non-assurance dalam konteks syariah adalah…

a)

Audit laporan keuangan bank syariah

b)

Review laporan keuangan

c)

Jasa konsultasi manajemen berbasis maqashid syariah

d)

Audit kepatuhan syariah

6.

Lembaga yang berwenang menetapkan fatwa untuk transaksi keuangan syariah di Indonesia adalah…

a)

OJK

b)

Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI)

c)

Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI)

d)

Bank Indonesia

7.

Standar akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan lembaga syariah di Indonesia disebut…

a)

PSAK Umum

b)

PSAK Syariah

c)

IFRS

d)

PSAK ETAP

8.

Tujuan utama audit laporan keuangan adalah…

a)

Menilai efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan

b)

Memberikan keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material

c)

Menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi keuangan

d)

Mengidentifikasi seluruh kesalahan kecil dalam pencatatan transaksi

9.

Dalam konteks audit, tanggung jawab utama manajemen adalah…

a)

Mengumpulkan bukti audit dan menyusun opini

b)

Memastikan laporan keuangan dan sistem pengendalian internal disusun dengan benar

c)

Menilai risiko salah saji dalam laporan keuangan

d)

Menentukan materialitas dan risiko audit

10.

Menurut SA 240, tanggung jawab khusus auditor dalam pelaksanaan audit adalah…

a)

Menguji kepatuhan terhadap peraturan perpajakan

b)

Mengidentifikasi dan merespons risiko kecurangan yang dapat menyebabkan salah saji material

c)

Mengonfirmasi seluruh saldo piutang pelanggan

d)

Mengawasi seluruh aktivitas manajemen selama audit

11.

Dalam pendekatan siklus laporan keuangan, siklus pendapatan dianggap berisiko tinggi karena…

a)

Semua transaksi pendapatan selalu terkait dengan kas

b)

Pendapatan sering menjadi area utama manipulasi laba

c)

Tidak ada pengendalian internal pada transaksi penjualan

d)

Auditor jarang menguji transaksi pendapatan secara rinci

12.

Fase terakhir dalam audit laporan keuangan adalah…

a)

Perencanaan audit

b)

Pengujian pengendalian dan transaksi

c)

Prosedur analitis dan pengujian saldo

d)

Penyelesaian audit dan pelaporan opini

13.

Dalam pendekatan siklus laporan keuangan, auditor perlu memberi perhatian khusus pada risiko pengakuan pendapatan yang terlalu dini atau fiktif. Risiko ini paling sering ditemukan dalam…

a)

Siklus Pengeluaran

b)

Siklus Produksi

c)

Siklus Pendapatan

d)

Siklus Keuangan

14.

Asersi manajemen dalam laporan keuangan merupakan…

a)

Pernyataan auditor tentang kebenaran laporan keuangan perusahaan

b)

Pernyataan manajemen mengenai keandalan penyajian laporan keuangan

c)

Pernyataan hukum yang harus dibuat oleh auditor eksternal

d)

Pernyataan akuntan publik tentang efektivitas pengendalian internal

15.

Dalam pelaksanaan audit, auditor menemukan bahwa beberapa transaksi penjualan belum dicatat. Hal ini berkaitan dengan pengujian terhadap asersi manajemen mengenai…

a)

Keberadaan (existence)

b)

Penilaian (valuation)

c)

Kelengkapan (completeness)

d)

Klasifikasi (classification)

16.

Laporan audit bertujuan untuk…

a)

Menyajikan ulang laporan keuangan perusahaan

b)

Menilai efektivitas kinerja auditor internal

c)

Mengomunikasikan opini auditor atas kewajaran laporan keuangan

d)

Menentukan besaran pajak tertuang perusahaan

17.

Komponen utama laporan audit independen tidak termasuk…

a)

Judul laporan

b)

Tanda tangan auditor

c)

Lampiran daftar saldo akun

d)

Tanggal laporan auditor

18.

Opini wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion) diberikan ketika…

a)

Laporan keuangan disajikan wajar dalam semua hal yang material

b)

Auditor menemukan salah saji material namun tidak berdampak besar

c)

Laporan keuangan mengandung ketidakwajaran signifikan

d)

Auditor tidak memperoleh bukti audit yang memadai

19.

Jika auditor menemukan bahwa laporan keuangan perusahaan menyimpang dari standar akuntansi secara material tetapi dampaknya terbatas pada satu area, opini yang tepat diberikan adalah…

a)

Tidak memberikan opini (disclaimer of opinion)

b)

Opini tidak wajar (adverse opinion)

c)

Opini wajar dengan pengecualian (qualified opinion)

d)

Opini wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion)

20.

Auditor tidak dapat memperoleh bukti audit yang memadai untuk seluruh area material laporan keuangan, misalnya karena pembatasan ruang lingkup audit oleh manajemen. Dalam kondisi ini auditor akan memberikan…

a)

Opini wajar dengan pengecualian

b)

Opini tidak wajar

c)

Tidak memberikan opini (disclaimer of opinion)

d)

Opini wajar tanpa pengecualian

21.

Key Audit Matter (KAM) dalam laporan audit bertujuan untuk…

a)

Mengungkapkan kesalahan yang ditemukan auditor dalam laporan keuangan

b)

Menjelaskan area yang paling signifikan dan memerlukan pertimbangan profesional tinggi dalam audit

c)

Menggantikan opini audit yang diberikan auditor

d)

Menyajikan kembali laporan keuangan yang telah direvisi oleh manajemen

22.

Sikap auditor yang selalu mempertanyakan bukti dan tidak mudah percaya terhadap pernyataan manajemen disebut…

a)

Independensi profesional

b)

Skeptisisme profesional

c)

Objektivitas auditor

d)

Pertimbangan profesional

23.

Dalam konteks audit syariah, auditor menemukan aset yang tercatat tidak sesuai nilai wajar dan belum dilakukan penyesuaian. Asersi yang berkaitan dengan temuan ini adalah…

a)

Klasifikasi

b)

Penilaian dan alokasi (valuation and allocation)

c)

Keterjadian

d)

Pengungkapan (disclosure)

24.

Dalam audit, vouching adalah prosedur yang dilakukan untuk…

a)

Menelusuri dari dokumen sumber ke catatan akuntansi

b)

Menelusuri dari catatan akuntansi ke dokumen sumber

c)

Menghitung ulang saldo laporan keuangan

d)

Membandingkan data dengan perusahaan lain

25.

Dalam audit, bukti audit digunakan untuk…

a)

Membuktikan kinerja manajemen

b)

Menjadi dasar auditor dalam memberikan opini atas laporan keuangan

c)

Menentukan kebijakan akuntansi perusahaan

d)

Menggantikan tanggung jawab manajemen dalam menyusun laporan keuangan

26.

Berikut ini yang bukan termasuk jenis bukti audit adalah…

a)

Pemeriksaan fisik

b)

Konfirmasi

c)

Dokumentasi

d)

Konsolidasi

27.

Prosedur konfirmasi dalam audit biasanya dilakukan untuk akun-akun berikut, kecuali…

a)

Piutang usaha

b)

Kas di bank

c)

Utang usaha

d)

Beban penyusutan

28.

Dalam audit, prosedur yang paling tepat digunakan untuk memeriksa aset tetap adalah…

a)

Konfirmasi

b)

Prosedur analitis

c)

Pemeriksaan fisik

d)

Wawancara dengan klien

29.

Dalam audit, materialitas digunakan untuk…

a)

Menilai apakah sistem pengendalian internal perusahaan sudah berjalan efektif

b)

Menentukan apakah suatu salah saji dapat memengaruhi keputusan pengguna laporan keuangan

c)

Menentukan apakah auditor perlu melakukan prosedur tambahan untuk memperoleh bukti yang lebih meyakinkan

d)

Mengukur sejauh mana auditor telah melaksanakan pekerjaan sesuai standar audit

30.

Audit terhadap laporan keuangan diperlukan karena…

a)

Laporan keuangan selalu bebas dari kesalahan

b)

Pengguna laporan keuangan membutuhkan keyakinan atas keandalan informasi yang disajikan

c)

Manajemen ingin menggantikan tanggung jawab penyusunan laporan keuangan kepada auditor

d)

Auditor bertugas menilai kinerja operasional perusahaan secara menyeluruh

31.

Dewan Pengawas Syariah (DPS) memiliki peran penting dalam audit syariah, yaitu…

a)

Mengawasi kepatuhan syariah dan menandatangani laporan kepatuhan tahunan

b)

Melakukan audit eksternal atas laporan keuangan bank syariah

c)

Mengawasi kinerja seluruh jajaran manajemen untuk memastikan tidak ada kecurangan

d)

Menerbitkan PSAK Syariah di bawah Ikatan Akuntan Indonesia

32.

Perbedaan utama antara standar AAOIFI dan PSAK Syariah di Indonesia adalah…

a)

AAOIFI digunakan secara penuh di Indonesia tanpa perubahan apa pun

b)

PSAK Syariah menyalin seluruh standar AAOIFI dan diterapkan di semua lembaga keuangan

c)

Indonesia memakai PSAK Syariah berbasis fatwa DSN-MUI, bukan mengadopsi AAOIFI penuh

d)

AAOIFI berlaku untuk bank syariah dan bank konvensional termasuk lembaga non-syariah

33.

Dewan Pengawas Syariah (DPS) bertugas untuk…

a)

Menetapkan kebijakan moneter pada bank syariah

b)

Memeriksa laporan keuangan bank syariah

c)

Menjamin produk bank syariah sesuai fatwa DSN-MUI

d)

Menyusun standar akuntansi syariah

34.

Tujuan utama audit kepatuhan syariah adalah…

a)

Menilai efektivitas kinerja manajemen dan pegawai

b)

Memastikan transaksi sesuai prinsip syariah

c)

Menguji kelengkapan laporan keuangan

d)

Menilai laba perusahaan

35.

Prosedur analitis dilakukan auditor untuk…

a)

A. Membandingkan data keuangan

b)

Menghitung ulang nilai aset

c)

Mengonfirmasi saldo dengan pihak ketiga

d)

Melihat langsung fisik aset