WorksheetsKuis 1 Asesmen Pembelajaran_Kelas B_2025
Total questions: 12
Worksheet time: 6mins
Name
Class
Date
1.
Perhatikan dua definisi tentang tes berikut ini!
Tes merupakan alat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dengan cara dan aturan-aturan yang telah ditentukan (Suharsimi Arikunto, 2013).
Tes merupakan suatu teknik atau cara yang digunakan dalam rangka melaksanakan kegiatan pengukuran, yang di dalamnya terdapat berbagai pertanyaan, pernyataan, atau serangkaian tugas yang harus dikerjakan atau dijawab oleh peserta didik (Zainal Arifin, 2014).
Berdasarkan kedua definisi tersebut, perbedaan utama antara pandangan Suharsimi Arikunto dan Zainal Arifin tentang tes adalah...
a)
Arikunto menekankan pada unsur tugas peserta didik, sedangkan Arifin menekankan pada aturan pengukuran.
b)
Arikunto dan Arifin sama-sama menekankan pada fungsi tes sebagai alat evaluasi hasil belajar.
c)
Arikunto melihat tes sebagai kegiatan belajar, sedangkan Arifin melihat tes sebagai hasil pembelajaran.
d)
Arikunto menekankan pada aspek prosedural dan aturan pengukuran, sedangkan Arifin menekankan pada isi dan bentuk kegiatan pengukuran.
2.
Seorang guru ingin mengembangkan tes autentik untuk mengevaluasi kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Berdasarkan prinsip-prinsip tes menurut Suharsimi Arikunto (2013) dan Zainal Arifin (2014), strategi terbaik yang seharusnya dilakukan guru tersebut adalah...
a)
Tes hanya berisi soal pilihan ganda agar mudah dikoreksi secara objektif.
b)
Tes disusun tanpa aturan baku agar siswa dapat menjawab secara bebas sesuai kreativitas masing-masing.
c)
Tes dirancang dengan prosedur dan aturan yang jelas, serta berisi tugas-tugas yang menuntut siswa menunjukkan kemampuan berpikir kritis.
d)
Tes berfokus pada jumlah soal yang banyak agar hasilnya lebih akurat.
3.
Berdasarkan pengertian measurement menurut Rammers, Gage, dan Rummel (1960) serta Ebel & Frisbie (1991), yang dimaksud dengan measurement dalam konteks evaluasi pendidikan adalah...
a)
Proses membuat instrumen yang berisi pertanyaan terbuka untuk siswa.
b)
Proses pemberian angka pada individu atau karakteristiknya berdasarkan aturan tertentu untuk mengetahui seberapa besar sesuatu.
c)
Upaya menilai kemampuan siswa melalui pengamatan perilaku tanpa menggunakan angka.
d)
Kegiatan menafsirkan hasil belajar siswa dengan membandingkan dengan kriteria tertentu
4.
Seorang guru ingin mengetahui tingkat keterampilan sosial siswanya. Berdasarkan pengertian pengukuran, langkah yang tepat yang harus dilakukan guru tersebut adalah...
a)
Mengamati perilaku siswa setiap hari tanpa menggunakan alat ukur.
b)
Membandingkan nilai ujian siswa dengan standar ketuntasan minimal.
c)
Memberikan penilaian berdasarkan kesan pribadi terhadap sikap siswa.
d)
Menggunakan angket atau instrumen tertentu untuk memperoleh data tentang keterampilan sosial siswa.
5.
Berdasarkan pendapat Djemari Mardapi (2017) dan Terry Overton (2008), yang dimaksud dengan penilaian (assessment) dalam konteks pembelajaran adalah...
a)
Kegiatan memberikan angka terhadap hasil belajar siswa dengan menggunakan tes tertulis.
b)
Proses menafsirkan data hasil pengukuran dengan berbagai metode seperti tes, observasi, wawancara, dan pemantauan perilaku.
c)
Upaya menentukan tingkat pencapaian siswa melalui perbandingan nilai antar individu.
d)
Kegiatan mengukur kemampuan siswa menggunakan alat ukur yang telah distandardisasi.
6.
Perhatikan beberapa pernyataan berikut ini:
1. Evaluasi merupakan kegiatan mengukur hasil belajar siswa.
2. Evaluasi merupakan proses mengumpulkan dan menganalisis data untuk menilai kualitas program atau kebijakan.
3. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui kesesuaian hasil dengan tujuan yang diinginkan.
4. Evaluasi hanya dilakukan oleh pihak eksternal agar hasilnya objektif.
Berdasarkan konsep para ahli di atas, pernyataan yang paling tepat menggambarkan hakikat evaluasi adalah...
a)
1 dan 4
b)
2 dan 3
c)
1 dan 3
d)
2 dan 4
7.
Mengapa taksonomi ada dalam asesmen?
a)
Karena asesmen bertujuan menilai hasil pembelajaran yang dikategorisasikan menurut taksonomi, yang meliputi kognitif, afektif, dan psikomotorik.
b)
Karena taksonomi hanya digunakan untuk menentukan tujuan pembelajaran, bukan untuk asesmen.
c)
Karena asesmen tidak memerlukan klasifikasi kemampuan siswa dalam proses penilaiannya.
d)
Karena taksonomi merupakan daftar soal yang digunakan dalam tes hasil belajar.
8.
Menurut Djemari Mardapi (2017), fokus utama dalam kegiatan evaluasi adalah...
a)
Menentukan tingkat kemampuan siswa berdasarkan hasil tes.
b)
Menilai kesesuaian antara hasil yang dicapai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
c)
Mengumpulkan data untuk mengetahui kemampuan individu secara kuantitatif.
d)
Membandingkan hasil belajar antar siswa dari berbagai sekolah.
9.
Berdasarkan gambar berikut dan pernyataan berikut:
1. Menilai kemampuan siswa mempresentasikan ide secara lisan.
2. Mengukur kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan pilihan ganda.
3. Menilai hasil karya siswa seperti proyek dan laporan investigasi.
4. Mengumpulkan bukti pencapaian belajar melalui sertifikat dan dokumen tugas.
Pasangkan tiap pernyataan dengan jenis penilaian yang sesuai dalam bagan!
a)
(1) Tes lisan, (2) Tes tertulis objektif, (3) Penugasan, (4) Portofolio
b)
(1) Tes tertulis subjektif, (2) Tes lisan, (3) Portofolio, (4) Penugasan
c)
(1) Penugasan, (2) Tes lisan, (3) Portofolio, (4) Tes tertulis
d)
(1) Tes lisan, (2) Penugasan, (3) Tes tertulis, (4) Portofolio
10.
Mengapa portofolio dianggap bentuk penilaian yang komprehensif dibandingkan tes tertulis?
a)
Karena menilai hasil belajar siswa dari berbagai bukti nyata proses belajar.
b)
Karena lebih mudah dikoreksi daripada tes objektif.
c)
Karena hanya menilai aspek kognitif.
d)
Karena tidak membutuhkan waktu lama dalam penilaian.
11.
Apakah yang dimaksud dengan tes objektif bentuk constructed-response (CR)?
a)
Tes yang jawabannya sudah disediakan dan peserta hanya memilih satu jawaban benar.
b)
Tes yang jawabannya diisi sendiri oleh peserta dengan satu kata atau padanan kata.
c)
Tes yang dilakukan dengan wawancara langsung antara guru dan peserta.
d)
Tes yang hanya menilai kemampuan psikomotorik melalui praktik.
12.
Seorang guru ingin menilai kemampuan siswa dalam membedakan antara procedural knowledge dan conceptual knowledge.
Dari keempat jenis pengetahuan menurut Anderson, analisis berikut manakah yang paling tepat?
a)
Procedural knowledge berfokus pada “apa” yang diketahui, sedangkan conceptual knowledge berfokus pada “bagaimana” melakukan sesuatu.
b)
Procedural knowledge berhubungan dengan langkah-langkah atau prosedur melakukan sesuatu, sedangkan conceptual knowledge berhubungan dengan hubungan antar konsep.
c)
Factual knowledge dan procedural knowledge memiliki arti yang sama, hanya berbeda dalam penerapannya.
d)
Metacognitive knowledge merupakan gabungan dari factual dan conceptual knowledge.
100 %
