wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Pembelajaran Akhlak dan Fikih

Total questions: 66

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.

Dalam konteks pembentukan akhlak karimah, tujuan pembelajaran ranah sikap yang paling tepat adalah …

a)

Siswa mampu menjelaskan pengertian akhlak karimah

b)

Siswa terbiasa menghormati orang tua dan guru

c)

Siswa mampu menganalisis pentingnya akhlak dalam kehidupan

d)

Siswa menghafal dalil tentang akhlak karimah

2.

Dalam pembelajaran Fikih tentang pernikahan, rumusan tujuan pembelajaran ranah pengetahuan yang mendorong berpikir kritis adalah …

a)

Menyebutkan rukun dan syarat nikah

b)

Menjelaskan hikmah pernikahan

c)

Menganalisis hukum nikah siri dalam konteks masyarakat modern

d)

Menghafal ayat-ayat tentang pernikahan

3.

Dalam kajian hadis tentang kriteria hadis sahih, rumusan tujuan pembelajaran ranah keterampilan yang mencerminkan gotong royong adalah …

a)

Menyebutkan lima syarat hadis sahih

b)

Mengelompokkan hadis berdasarkan derajatnya secara individu

c)

Menyusun klasifikasi hadis sahih melalui kerja kelompok

d)

Menjelaskan fungsi hadis terhadap Al-Qur’an

4.

Seorang guru mengajarkan konsep takdir untuk menumbuhkan sikap penerimaan terhadap tradisi. Indikator yang paling tepat adalah …

a)

Menyebutkan macam-macam takdir

b)

Menerima perbedaan pandangan tentang takdir dengan lapang dada

c)

Menghafal dalil tentang qada dan qadar

d)

Menolak tradisi yang tidak dikenal

5.

Dalam pembelajaran tafsir tentang ayat muhkamad dan mutasyabihat, indikator berpikir inovatif ditunjukkan oleh kemampuan …

a)

Menghafal contoh ayat muhkamad dan mutasyabihat

b)

Menjelaskan perbedaan keduanya

c)

Mengembangkan tafsir baru berdasarkan konteks kekinian

d)

Menyebutkan tafsir klasik terhadap ayat muhkamad

6.

Guru hendak menganalisis materi “ayat muhkamad dan mutasyabihat” untuk perencanaan tujuan pembelajaran dengan pendekatan PBL. Langkah pertama yang tepat adalah …

a)

Menetapkan rubrik penilaian proyek

b)

Menentukan masalah kontekstual terkait tafsir

c)

Membagi siswa dalam kelompok

d)

Menyusun laporan hasil diskusi

7.

Dalam pembelajaran hadis dengan pendekatan PjBL, guru ingin menanamkan pemahaman tentang fungsi hadis terhadap Al-Qur’an. Langkah yang paling tepat adalah …

a)

Menugaskan siswa membaca kitab hadis

b)

Meminta siswa menghafal hadis tematik

c)

Menyusun proyek kajian fungsi hadis terhadap ayat tertentu

d)

Memberikan tes formatif di akhir pelajaran

e)

Menjelaskan dalil tanpa contoh kontekstual

8.

Dalam evaluasi pembelajaran tentang takdir dan mukjizat, guru menggunakan pendekatan DBL. Tujuan utama pendekatan ini adalah …

a)

Menguji hafalan siswa tentang qada dan qadar

b)

Menilai kemampuan siswa mengaitkan konsep dengan kehidupan nyata

c)

Mengukur pemahaman literal terhadap teks ayat

d)

Mengamati aktivitas kelompok semata

e)

Mengulang materi sebelumnya

9.

Guru menelaah alur materi “pembentukan akhlak karimah” agar selaras dengan karakteristik peserta didik melalui pendekatan TPACK. Makna analisis TPACK dalam konteks ini adalah …

a)

Menyatukan teknologi, pedagogi, dan konten dalam penyusunan materi

b)

Mengajarkan akhlak dengan menggunakan aplikasi digital

c)

Menilai hasil belajar menggunakan perangkat elektronik

d)

Menentukan sumber belajar online

e)

Mengganti metode ceramah dengan video pembelajaran

10.

Dalam pelaksanaan pembelajaran Fikih kontemporer seperti zakat produktif, alur logis materi yang mencerminkan pendekatan Deep Learning adalah …

a)

Menghafal perhitungan zakat perusahaan

b)

Menyalin teks fiqih dari kitab

c)

Menganalisis penerapan zakat produktif di lingkungan sekitar

d)

Membaca dalil-dalil tentang zakat

e)

Mengisi lembar kerja pilihan ganda

11.

Dalam pembelajaran SKI, guru mengaitkan kisah kepemimpinan Umar bin Khattab dengan nilai moderasi. Tujuan pembelajaran yang tepat adalah …

a)

Siswa dapat menyebutkan tahun wafat Umar bin Khattab

b)

Siswa memahami struktur pemerintahan Islam klasik

c)

Siswa meneladani sikap adil dan terbuka dalam perbedaan

d)

Siswa menjelaskan strategi perang pada masa beliau

e)

Siswa membandingkan kebijakan ekonomi khalifah

12.

Dalam pengembangan materi ajar P5 (Profil Pelajar Pancasila), fokus utama yang harus diperhatikan guru adalah …

a)

Mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan dengan konteks keagamaan

b)

Mengutamakan hafalan teks-teks ayat

c)

Menyusun soal latihan sebanyak mungkin

d)

Mengajarkan materi sesuai buku teks saja

13.

Guru PAI mengembangkan pembelajaran berbasis PPRA (Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin). Tujuan utama kegiatan tersebut adalah …

a)

Menguatkan karakter peserta didik agar mencintai ilmu

b)

Menanamkan sikap intoleransi terhadap perbedaan

c)

Menumbuhkan sikap rahmat, keadilan, dan kerja sama global

d)

Meningkatkan kemampuan hafalan dalil

14.

Dalam pelajaran Akidah Akhlak, guru mengaitkan konsep wasathiyyah dengan perilaku siswa sehari-hari. Indikator keberhasilan pembelajaran ini adalah …

a)

Siswa dapat menjelaskan makna wasathiyyah

b)

Siswa menunjukkan sikap moderat dan tidak ekstrem dalam beragama

c)

Siswa mampu menyebutkan contoh ulama moderat

d)

Siswa memahami sejarah istilah wasathiyyah

15.

Guru melakukan analisis terhadap alasan implementasi nilai-nilai moderasi beragama di sekolah. Langkah analisis paling tepat adalah …

a)

Menentukan bentuk asesmen yang digunakan

b)

Menilai kesesuaian kegiatan pembelajaran dengan nilai toleransi dan empati

c)

Membandingkan kurikulum PAI lama dan baru

d)

Mengukur tingkat kehadiran siswa

16.

Seorang guru ingin merancang pembelajaran tafsir dengan pendekatan PBL. Langkah awal yang harus dilakukan adalah …

a)

Menjelaskan teori tafsir tahlili secara mendalam

b)

Merumuskan masalah kontekstual dari ayat yang dipelajari

c)

Memberikan tugas individu berupa ringkasan tafsir

d)

Menguji hafalan ayat-ayat Al-Qur’an

17.

Dalam perancangan pembelajaran hadis menggunakan pendekatan PjBL, unsur penting yang harus ada ialah …

a)

Guru menjelaskan teori sanad dan matan

b)

Siswa melaksanakan proyek nyata terkait implementasi hadis

c)

Guru memberikan lembar observasi individu

d)

Siswa menghafal sanad hadis

18.

Guru ingin mengembangkan rancangan pembelajaran berbasis masalah dengan teknologi. Pada materi “iman kepada hari akhir”, langkah paling sesuai adalah …

a)

Menyuruh siswa menonton film bertema kiamat

b)

Menggunakan simulasi digital untuk memvisualkan konsep amal dan hisab

c)

Menugaskan siswa membuat ringkasan ceramah

d)

Menjelaskan tanda-tanda kiamat secara teoretis

19.

Dalam pembelajaran Akidah Akhlak mengenai “karamah dan sihir”, guru menerapkan pendekatan berbasis perbedaan individu. Penerapan yang tepat adalah …

a)

Memberikan penugasan seragam kepada seluruh siswa

b)

Mengelompokkan siswa berdasarkan gaya belajar

c)

Memberikan materi dengan satu media saja

d)

Mengabaikan kemampuan awal siswa

20.

Dalam pembelajaran “akhlak karimah”, guru menerapkan pendekatan berbasis perbedaan individu berbasis pedagogik. Strategi yang paling tepat adalah …

a)

Menyesuaikan pendekatan dengan latar belakang dan kemampuan siswa

b)

Mengajarkan semua siswa dengan cara sama

c)

Menggunakan hafalan seragam tanpa konteks

d)

Menilai berdasarkan hasil tes akhir saja

21.

Dalam pembelajaran Fikih kontemporer, guru ingin menerapkan pendekatan berbasis perbedaan individu dengan pemanfaatan teknologi. Contoh penerapan yang tepat adalah …

a)

Menayangkan video yang sama untuk semua siswa

b)

Memberi pilihan media belajar sesuai preferensi siswa

c)

Meminta siswa menulis refleksi dengan format seragam

d)

Memberikan ceramah tanpa interaksi

22.

Guru PAI mengajarkan materi “Hak-hak rakyat dalam perspektif Islam” dengan pendekatan Deep Learning. Langkah pembelajaran yang sesuai adalah …

a)

Memberikan soal pilihan ganda tentang zakat dan pajak

b)

Membacakan ayat Al-Qur’an lalu memberi ringkasan

c)

Mengajak siswa meneliti praktik hak-hak sosial di lingkungannya

d)

Menghafalkan definisi hak dan kewajiban

23.

Dalam pembelajaran SKI tentang perkembangan kepemimpinan Islam, pendekatan Deep Learning dapat diwujudkan melalui …

a)

Pembuatan peta konsep kepemimpinan ulama

b)

Menghafal nama-nama pemimpin Islam

c)

Membaca biografi pemimpin tanpa diskusi

d)

Menonton film sejarah tanpa refleksi

24.

Guru menerapkan pembelajaran karakter berbasis teknologi (TPACK). Kegiatan yang paling tepat adalah …

a)

Menggunakan aplikasi interaktif untuk refleksi nilai karakter

b)

Memberikan ceramah moral panjang

c)

Menyuruh siswa menulis kutipan dari buku teks

d)

Menggunakan LKS tanpa multimedia

e)

Menghafal nilai-nilai karakter P5

25.

Dalam mengajarkan moderasi beragama, pendekatan TPACK dapat ditunjukkan dengan …

a)

Menggunakan teknologi, pedagogi, dan konten untuk menanamkan sikap wasathiyyah

b)

Menjelaskan makna moderasi beragama melalui ceramah

c)

Menugaskan siswa membuat poster tanpa bimbingan

d)

Menguji hafalan dalil tentang keadilan

e)

Menyampaikan kisah ulama moderat secara lisan

26.

Dalam pembelajaran tafsir dengan pendekatan PBL, guru menemukan bahwa materi yang diajarkan tidak relevan dengan konteks modern. Tindakan tepat yang harus dilakukan adalah …

a)

Mengganti materi dengan topik kontekstual yang tetap sesuai tujuan

b)

Melanjutkan materi tanpa perubahan

c)

Menghapus diskusi agar fokus waktu tercapai

d)

Memberi tugas tambahan di luar jam belajar

e)

Menilai siswa hanya dari ulangan tengah semester

27.

Dalam pembelajaran hadis dengan pendekatan PjBL, suasana belajar yang nyaman ditandai oleh …

a)

Guru memberi ruang kreativitas dan kerja sama kelompok

b)

Guru mendominasi seluruh diskusi

c)

Siswa dilarang berpendapat berbeda

d)

Guru memberi instruksi tanpa klarifikasi

e)

Hanya siswa berprestasi yang aktif

28.

Guru menggunakan model pembelajaran DBL (Discovery Based Learning) dalam materi “Takdir dan Iman kepada Hari Akhir”. Ciri khas pendekatan ini adalah …

a)

Siswa menemukan konsep melalui eksplorasi dan bimbingan terbatas

b)

Guru menjelaskan semua konsep sejak awal

c)

Pembelajaran terpusat pada hafalan

d)

Penilaian hanya berdasarkan ujian tulis

e)

Siswa pasif menerima informasi

29.

Dalam pembelajaran Akidah Akhlak tentang mukjizat dan karamah, guru menggunakan model Deep Learning. Hal yang perlu ditekankan ialah …

a)

Pembelajaran mendalam yang menghubungkan konsep dengan pengalaman nyata siswa

b)

Hafalan istilah mukjizat dan karamah

c)

Ceramah satu arah tentang sejarah nabi

d)

Penilaian hanya berupa tes objektif

30.

Dalam materi “Pembentukan Akhlak Karimah”, guru ingin menerapkan model pembelajaran berbasis TPACK. Strategi yang sesuai adalah …

a)

Mengintegrasikan konten akhlak, metode pedagogik, dan media digital interaktif

b)

Menjelaskan teori akhlak secara konvensional

c)

Memberikan tugas hafalan dalil

d)

Menilai siswa tanpa observasi

31.

Dalam pembelajaran Fikih kontemporer, guru menerapkan model bimbingan konseling religius. Tujuan penerapan model ini adalah …

a)

Membimbing siswa memahami nilai-nilai syariah secara spiritual dan personal

b)

Menilai kemampuan kognitif siswa dalam memahami hukum Islam

c)

Meningkatkan kemampuan hafalan ayat-ayat hukum

d)

Menekankan pemahaman siswa terhadap kitab klasik

32.

Guru PAI mengajarkan materi “Hak-hak rakyat dalam Islam” dengan peserta didik berkebutuhan khusus (ABK). Pendekatan yang tepat digunakan adalah …

a)

Pembelajaran berbasis pelayanan individual dan lingkungan inklusif

b)

Ceramah satu arah tanpa modifikasi media

c)

Penggunaan istilah kompleks untuk menambah wawasan

d)

Menyamakan beban tugas dengan siswa reguler

33.

Guru SKI mengajarkan “Perkembangan kepemimpinan Islam” dengan pendekatan adaptif. Ciri utamanya adalah …

a)

Guru menyesuaikan strategi dengan dinamika kelas dan minat siswa

b)

Guru hanya menggunakan satu metode tetap

c)

Siswa belajar tanpa umpan balik

d)

Guru memusatkan semua perhatian pada hasil ujian

34.

Dalam pembelajaran “Pendidikan Nilai dan Karakter”, guru menerapkan pendekatan progresif. Maksud progresif di sini adalah …

a)

Pembelajaran mendorong inovasi, kolaborasi, dan refleksi berkelanjutan

b)

Guru hanya fokus pada evaluasi hasil akhir

c)

Mengulang metode lama dengan tujuan berbeda

d)

Penilaian hanya berdasarkan hafalan

35.

Materi “Islam sebagai agama moderat” diajarkan dengan menciptakan suasana belajar membahagiakan. Indikator keberhasilannya ialah …

a)

Siswa antusias, nyaman berdiskusi, dan berani berbeda pendapat

b)

Guru mendominasi seluruh kegiatan

c)

Siswa diam karena takut salah

d)

Proses belajar berlangsung tegang

e)

Hasil belajar hanya diukur lewat nilai tes

36.

Dalam pembelajaran tafsir berbasis PBL, teknik asesmen yang paling tepat digunakan adalah …

a)

Observasi proses diskusi dan penilaian pemecahan masalah

b)

Tes objektif berbentuk pilihan ganda saja

c)

Ujian hafalan ayat

d)

Penilaian dari guru saja tanpa refleksi siswa

e)

Tes lisan tanpa kontekstualisasi

37.

Dalam pembelajaran hadis menggunakan PjBL, instrumen asesmen yang sesuai ialah …

a)

Rubrik penilaian proyek yang menilai kerja sama dan hasil produk

b)

Soal isian singkat hafalan sanad

c)

Tes tulis pilihan ganda semata

d)

Ujian lisan tentang teori

e)

Penilaian perilaku tanpa bukti kegiatan

38.

Dalam pembelajaran Akidah Akhlak bertema “Iman kepada Hari Akhir”, teknik asesmen yang paling tepat untuk mengukur hasil Deep Learning adalah …

a)

Penilaian reflektif berbasis pengalaman dan argumentasi

b)

Ujian pilihan ganda standar

c)

Tes hafalan ayat dan hadis

d)

Lembar tugas tanpa diskusi

e)

Tes lisan tentang teori akidah

39.

Dalam pembelajaran “Mukjizat, karamah, dan sihir”, guru ingin menilai hasil belajar sesuai konteks lingkungan. Instrumen asesmen yang tepat adalah …

a)

Lembar observasi kegiatan diskusi dan wawancara ke masyarakat

b)

Tes tertulis di kelas

c)

Penugasan hafalan istilah

d)

Soal objektif tanpa aplikasi

e)

Kuesioner kepribadian siswa

40.

Dalam evaluasi pembelajaran “Pembentukan akhlak karimah”, guru ingin menilai aspek sikap. Teknik asesmen paling tepat adalah …

a)

Observasi perilaku sehari-hari di sekolah dan rumah

b)

Tes pilihan ganda tentang sikap

c)

Ujian hafalan ayat

d)

Penilaian hasil produk saja

e)

Kuesioner tanpa observasi

41.

Dalam pembelajaran Fikih kontemporer, guru ingin menilai ketercapaian tujuan pembelajaran. Instrumen asesmen yang tepat digunakan adalah …

a)

Lembar penilaian autentik mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan

b)

Tes hafalan ayat-ayat hukum

c)

Soal pilihan ganda konvensional

d)

Ujian lisan tanpa indikator

e)

Lembar kehadiran siswa

42.

Guru PAI menilai hasil pembelajaran “Hak-hak rakyat dalam Islam” dengan mempertimbangkan hasil asesmen sebelumnya. Tujuannya adalah …

a)

Menjamin kesinambungan penilaian untuk perbaikan proses belajar

b)

Meningkatkan nilai rata-rata ujian

c)

Mengurangi beban administrasi penilaian

d)

Menyamakan hasil antar siswa

e)

Mengakhiri evaluasi dengan cepat

43.

Dalam pembelajaran SKI tentang kepemimpinan Islam, guru menggunakan hasil asesmen awal untuk menyusun instrumen evaluasi baru. Hal ini menunjukkan …

a)

Evaluasi berkelanjutan untuk peningkatan kualitas pembelajaran

b)

Fokus guru pada ujian akhir

c)

Penilaian hanya berdasarkan hafalan

d)

Tes dilakukan secara acak

e)

Evaluasi tidak relevan dengan tujuan

44.

Dalam pembelajaran Pendidikan Nilai dan Karakter, guru melakukan asesmen awal sebelum pelajaran dimulai. Tujuan utamanya adalah …

a)

Mengetahui kemampuan awal dan kesiapan belajar siswa

b)

Mengisi data administrasi sekolah

c)

Memberi nilai awal siswa

d)

Menentukan jadwal ulangan

e)

Mengukur hasil akhir pembelajaran

45.

Guru mengajarkan materi “Islam sebagai agama moderat” dan ingin menilai perkembangan sikap siswa dari hasil asesmen awal. Instrumen yang paling sesuai adalah …

a)

Jurnal sikap dan rubrik observasi sikap toleran siswa

b)

Soal pilihan ganda

c)

Ujian tertulis individu

d)

Tes lisan hafalan ayat

e)

Lembar isian singkat

46.

Dalam refleksi pembelajaran Fikih kontemporer, guru menelaah kesesuaian antara konten, pedagogi, dan teknologi yang digunakan. Kegiatan tersebut termasuk dalam …

a)

Refleksi perencanaan pembelajaran berbasis TPACK

b)

Evaluasi hasil belajar siswa

c)

Asesmen sumatif

d)

Supervisi oleh kepala sekolah

e)

Penelitian tindakan kelas tahap akhir

47.

Guru melakukan refleksi terhadap pelaksanaan pembelajaran SKI tentang kepemimpinan Islam dengan menilai efektivitas metode dan media. Tujuan kegiatan ini adalah …

a)

Meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran di masa mendatang

b)

Menghentikan metode yang sulit

c)

Mengukur kemampuan hafalan siswa

d)

Mengulang seluruh materi

e)

Membuat nilai lebih tinggi

48.

Dalam evaluasi pembelajaran “Pembentukan akhlak karimah”, guru meninjau kembali kesesuaian metode dengan gaya belajar siswa Gen Z dan Alpha. Langkah ini menunjukkan …

a)

Refleksi komprehensif berbasis karakteristik peserta didik

b)

Perencanaan ulang silabus

c)

Evaluasi administratif

d)

Pengawasan kepala madrasah

e)

Penilaian sumatif akhir

49.

Guru menilai kemampuan profesional di era digital melalui penguasaan literasi teknologi dan konten keagamaan. Hal ini mencerminkan …

a)

Jati diri guru profesional yang adaptif terhadap perubahan zaman

b)

Penilaian administratif semata

c)

Evaluasi hasil belajar siswa

d)

Sikap pasif terhadap inovasi

e)

Fokus pada hafalan perangkat ajar

50.

Dalam pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI), guru PAI mampu mengidentifikasi masalah pembelajaran dan menentukan solusi ilmiah. Kemampuan ini menunjukkan …

a)

Guru profesional yang reflektif dan inovatif di era digital

b)

Penggunaan teknologi tanpa tujuan

c)

Ketergantungan pada perangkat AI

d)

Pengajar yang tidak kritis

e)

Sikap menolak perubahan

51.

Dalam mengembangkan RPP berbasis TPACK, hal yang harus dipastikan guru PAI adalah …

a)

Keterpaduan antara teknologi, pedagogi, dan konten dalam setiap tahap pembelajaran

b)

Penggunaan media digital semata

c)

Penilaian hasil belajar siswa

d)

Supervisi kepala sekolah

e)

Evaluasi administratif

52.

Dalam pembelajaran, guru menggunakan aplikasi tanpa tujuan pedagogik. Hal ini termasuk dalam ...

a)

Pemanfaatan teknologi yang tidak tepat

b)

Pemanfaatan satu media digital saja

c)

Penilaian dilakukan tanpa instrumen

d)

Pembelajaran difokuskan pada hafalan

53.

Dalam merancang pembelajaran Akidah Akhlak, guru menggunakan Google Form untuk refleksi diri siswa setelah belajar. Penggunaan teknologi ini termasuk ranah ...

a)

Asesmen formatif berbasis teknologi

b)

Evaluasi administratif

c)

Ujian sumatif

d)

Penilaian afektif manual

54.

Dalam pembelajaran Fikih zakat produktif, guru menampilkan video wirausaha syariah. Tujuan pedagogis kegiatan ini adalah ...

a)

Mengaitkan konsep fiqih dengan realitas ekonomi masyarakat

b)

Memberi hiburan pada siswa

c)

Mengganti kegiatan diskusi

d)

Memenuhi jam pelajaran

55.

Dalam pembelajaran Qur’an Hadis, siswa diminta membuat infografik digital tentang fungsi hadis terhadap Al-Qur’an. Pendekatan yang diterapkan guru adalah ...

a)

Project Based Learning berbasis TPACK

b)

Direct Instruction

c)

Ceramah Interaktif

d)

Inquiry Learning

56.

Guru mengajak siswa menganalisis ayat-ayat tentang persaudaraan dalam Islam dan menautkannya dengan fenomena media sosial. Kegiatan ini mencerminkan ...

a)

Integrasi nilai Qur’ani dalam konteks kekinian

b)

Hafalan ayat secara literal

c)

Evaluasi administratif

d)

Kegiatan remedial

57.

Dalam pembelajaran SKI, guru menugaskan siswa membuat vlog bertema “Teladan Nabi dalam Kepemimpinan”. Tujuan kegiatan ini adalah ...

a)

Menguatkan pembelajaran bermakna dengan integrasi teknologi dan karakter

b)

Menggantikan tugas ujian

c)

Menambah nilai keterampilan saja

d)

Mengisi waktu luang pembelajaran

58.

Guru ingin meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi “riba dan perbankan syariah”. Strategi pembelajaran yang tepat adalah …

a)

Diskusi debat pro-kontra praktik bunga bank

b)

Hafalan ayat tentang riba

c)

Ceramah tentang hukum ekonomi

d)

Penugasan membaca teks kitab

e)

Lembar kerja tertutup

59.

Dalam pembelajaran tentang “konsep takdir”, guru memberi studi kasus kehilangan dan ujian hidup. Tujuannya adalah …

a)

Membantu siswa memahami makna iman kepada takdir secara aplikatif

b)

Mengetes kemampuan kognitif semata

c)

Melatih hafalan istilah takdir

d)

Menilai kemampuan menulis narasi

e)

Mengukur kemampuan logika

60.

Guru menugaskan siswa menganalisis perbandingan tafsir klasik dan kontemporer terhadap ayat muhkamad. Pendekatan yang digunakan ialah …

a)

Deep Learning berbasis analisis kritis

b)

Ceramah Konvensional

c)

Drill Metode Hafalan

d)

Evaluasi sumatif

e)

Metode ekspositori

61.

Dalam mengajarkan moderasi beragama, guru menggunakan simulasi peran antaragama di sekolah. Tujuan kegiatan ini adalah …

a)

Menumbuhkan empati, toleransi, dan sikap menghargai perbedaan

b)

Menguji kemampuan berdebat antar siswa

c)

Menilai hafalan dalil

d)

Menghindari perbedaan pandangan

e)

Menegaskan dominasi kelompok tertentu

62.

Guru memberikan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Teknik evaluasi ini termasuk dalam …

a)

Evaluasi formatif berkelanjutan

b)

Penilaian sumatif akhir

c)

Ujian tengah semester

d)

Supervisi akademik

e)

Evaluasi administratif

63.

Dalam pembelajaran karakter berbasis P5, guru menggunakan metode refleksi harian melalui jurnal digital. Tujuannya adalah …

a)

Menumbuhkan kesadaran diri siswa dalam berperilaku sesuai nilai Pancasila

b)

Mengumpulkan data presensi

c)

Mengisi administrasi harian guru

d)

Mengontrol waktu belajar

64.

Guru membuat penelitian tindakan kelas (PTK) untuk memperbaiki strategi pembelajaran Fikih yang kurang efektif. Hal ini menunjukkan …

a)

Upaya reflektif guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran secara ilmiah

b)

Kewajiban administratif sekolah

c)

Program kegiatan insidental

d)

Upaya meningkatkan nilai ujian

65.

Guru mengikuti pelatihan pembuatan media interaktif berbasis AI untuk PAI. Aktivitas ini mencerminkan …

a)

Pengembangan kompetensi profesional berkelanjutan

b)

Kegiatan tambahan non-akademik

c)

Program wajib tahunan

d)

Kegiatan administratif sekolah

66.

Guru PAI mempublikasikan hasil penelitian tindakan kelasnya di jurnal ilmiah pendidikan Islam. Hal ini menunjukkan …

a)

Jati diri guru profesional yang reflektif, inovatif, dan produktif

b)

Upaya mencari popularitas

c)

Kegiatan wajib sekolah

d)

Administrasi pribadi