wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal UTS Administrasi Rekam Medis

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Fasilitas pelayanan Kesehatan di rumah sakit harus menyelenggarakan rekam medis elektronik. Dalam mengelola RME tersebut, setiap petugas seperti Laila dan Arif harus mempunyai username dan password masing-masing untuk mengaksesnya. Akses tersebut juga akan logout otomatis jika sistem RME tidak diakses atau aktivitas yang digunakan oleh user. Fungsi apa yang diterapkan pada sistem RME tersebut?

a)

Hak akses

b)

Audittrail

c)

Keamanan

d)

Kerahasiaan

e)

Interoperabilitas

2.

Ruang server rekam medis elektronik di rumah sakit dilengkapi berbagai lapis keamanan untuk memasukinya, sehingga tidak sembarangan orang masuk. Aspek keamanan yang diterapkan diantaranya diberlakukan scan ID Card pegawai dan atau finger scan dari petugas yang berhak mengakses. Apakah fitur dasar yang dipenuhi pada kasus tersebut

a)

Confidentiality

b)

Integrity

c)

Authentication

d)

Non-repudiation

e)

Privacy

3.

Di sebuah rumah sakit, semua layanan kesehatan telah menerapkan RME untuk pelayanan yang lebih efektif dan efisien. Semua data pasien tersimpan dalam RME. Siapakah yang berhak mengelola data yang tersimpan pada RME tersebut?

a)

IT

b)

PMIK

c)

Dokter

d)

Pasien

e)

Petugas asuransi

4.

Di sebuah rumah sakit, petugas administrasi bertanggung jawab untuk melakukan penyelenggaraan rekam medis elektronik dari registrasi pasien hingga transfer data pasien. Peraturan apa yang mendasari penyelenggaraan RME tersebut?

a)

Permenkes 290 tahun 2008

b)

Permenkes 269 tahun 2008

c)

Permenkes 24 tahun 2022

d)

Permenkes 24 tahun 2021

e)

Permenkes 24 tahun 2020

5.

Di sebuah rumah sakit besar, terdapat berbagai tenaga kerja yang berperan penting dalam mengumpulkan, menghasilkan, mengolah, mengubah, dan mengombinasikan informasi medis. Salah satu tenaga kesehatan yang bertanggung jawab untuk mengisi data klinis pasien adalah

a)

IT

b)

PMIK

c)

Dokter

d)

Pasien

e)

Petugas asuransi

6.

Sikap pasien terhadap RM Elektronik umumnya adalah positif : merasa puas bahwa informasi medik mereka lengkap & akurat, tetapi mereka masih belum percaya terkait pengelolaan data mereka yang aman. Kasus tersebut mengindikasikan RME masih khawatir pada aspek

a)

Privacy

b)

Integrity

c)

Interoperability

d)

Non-repudiation

e)

complete and accurate patient data

7.

Dalam sebuah rumah sakit, Fasilitas Kesehatan memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan RME. Komunikasi dan kolaborasi sangat penting di setiap bagian, termasuk bagian front office dan back office. Salah satu bagian yang termasuk back office adalah

a)

Eksekutif, keuangan, pelayanan penunjang dan logistik

b)

Eksekutif, pembayaran, rekam medis dan keuangan

c)

Eksekutif, pembayaran, logistik dan keuangan

d)

Eksekutif, keuangan, gudang dan logistik

e)

Eksekutif, pembayaran, gudang dan logistic

8.

Rekam medis harus memenuhi prinsip keamanan dan informasi meliputi

a)

Confidentiality

b)

Confidentiality dan Integrity

c)

Integrity dan Availability

d)

Integrity, Availability dan Otentifikasi

e)

Confidentiality, Integrity, Availability dan Otentifikasi

9.

Pimpinan fasyankes, Indah, sedang membuat prosedur pemberian hak akses kepada tenaga Kesehatan di rumah sakit. Hak akses yang diberikan meliputi

a)

Penginputan dan perbaikan

b)

Penginputan dan peninjauan

c)

Penginputan, perbaikan dan peninjauan

d)

Penginputan, perbaikan, penghapusan dan peninjauan

e)

Penginputan, perbaikan, penghapusan, peninjauan dan evaluasi

10.

Tenaga Medis dan tenaga kesehatan ingin memastikan bahwa rekam medis elektronik pasiennya disimpan dengan baik. Menurut peraturan yang berlaku, penyimpanan rekam medis elektronik paling singkat berapa tahun dengan mempertimbangkan pembiayaan dan kapasitas penyimpanan?

a)

5 tahun

b)

10 tahun

c)

15 tahun

d)

20 tahun

e)

25 tahun

11.

Dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan untuk mengembangkan sistem rekam medis elektronik seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dalam menggunakan aplikasi RME yang dikembangkan oleh?

a)

Fasyankes sendiri

b)

Kemenkes

c)

Vendor atau pihak ketiga

d)

Fanyankes sendiri dan kemenkes

e)

Fasyankes sendiri, kemenkes dan vendor atau pihak ketiga

12.

Seorang dokter di rumah sakit, menggunakan RME untuk memudahkan proses permintaan tindakan penunjang. Dengan RME, ia dapat menghasilkan permintaan yang mudah dibaca, lengkap, dan lebih standar. Sistem ini juga secara otomatis mendukung dalam keputusan klinis yang diambilnya. Sistem yang dimaksud adalah

a)

LIS

b)

RIS

c)

PACS

d)

CPOE

e)

HI7

13.

Dalam pendaftaran pasien baru, seorang petugas pendaftaran ingin mengetahui standar tipe data untuk sistem penjajaran pada rekam medis yang harus digunakan. Sistem penjajaran apa yang paling tepat?

a)

Numeric

b)

Karakter

c)

Alphabetical

d)

Alphanumeric

e)

Tanggal, waktu

14.

Setiap fasyankes melakukan penyelenggaraan rekam medis elektronik dan dijelaskan kegiatan yang harus dilakukan oleh dokter, PMIK dan tenaga Kesehatan yang diberikan pelatihan, pasal berapa yang menyebutkan kegiatan dalam penyelenggaraan rekam medis elektronik tersebut

a)

Pasal 9

b)

Pasal 13

c)

Pasal 14

d)

Pasal 24

e)

Pasal 30

15.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, seorang kepala rumah sakit, merujuk pada Permenkes 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis yang memberi batas waktu hingga dalam pengelenggaraan rekam medis elektronik sampai

a)

31 Desember 2023

b)

31 Desember 2024

c)

31 Desember 2025

d)

01 Januari 2023

e)

01 Januari 2024

16.

Registrasi pelayanan rawat jalan dibuat pada masing-masing unit pelayanan rawat jalan. Apa guna dibuat registrasi ini

a)

Mengetahui jumlah Pengunjung Baru dan Lama yang berobat jalan ke Rumah Sakit sebagai dasar pembuatan laporan RL5.

b)

Mengetahui jumlah Pengunjung Baru dan Lama yang berobat jalan ke Rumah Sakit sebagai dasar pembuatan laporan RL1.

c)

Mengetahui kunjungan baru dan jumlah kunjungan dimasing-masing ruang rawat dan merupakan data dasar pembuatan laporan rawat inap

d)

Mengetahui kunjungan baru dan jumlah kunjungan dimasing-masing poliklinik dan merupakan data dasar pembuatan laporan kegiatan Unit Rawat Jalan.

e)

Mengetahui Pengunjung baru dan jumlah kunjungan dimasing-masing poliklinik dan merupakan data dasar pembuatan laporan kegiatan Unit Rawat Jalan.

17.

Di sebuah rumah sakit menerapkan sistem desentralisasi untuk pengelolaan data pasien. Namun ada beberapa kekurangan dari sistem tersebut. Apa kekurangan dari RM secara desentralisasi?

a)

Mengurangi duplikasi penyimpanan dan Efisiensi petugas RM

b)

Menambah duplikasi pembuatan RM

c)

Tempat penyimpanan harus buka 24 jam penuh

d)

Efisiensi petugas dapat ditingkatkan

e)

Mudah menerapkan sistem unit

18.

Di sebuah rumah sakit, petugas rekam medis sedang memikirkan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengelola rekam medis yang sudah tidak aktif. Apa tujuan dari penyusutan RM inaktif yang akan dia lakukan?

a)

Menyediakan tempat penyimpanan untuk R M baru

b)

Menambah beban rak penjajaran Rekam Medis

c)

Merevisi sistem penjajaran RM

d)

Menghitung jumlah RM aktif

e)

Mengurangi tenaga R M

19.

Di sebuah rumah sakit, petugas rekam medis menyimpan Rekam Medis pasien dalam rak penyimpanan secara berurutan sesuai dengan urutan Nomor Rekam Medis. Contoh: 465053, 465054, 465055, 465056 ... 465099, 465100, 465101, dst. Adalah sistem penyimpanan secara

a)

Straight Numerical Filling System (Sistem Nomor Langsung)

b)

Terminal Digit Filling System (Sistem Angka Akhir)

c)

Middle Digit Filling System (Sistem Angka Tengah)

d)

Alfabetical Filling System (Sistem Abjad)

e)

Numerical Filling System (Sistem Nomor)

20.

Dalam sebuah persidangan, seorang dokter dipanggil sebagai saksi untuk memberikan keterangan mengenai rekam medis pasiennya. Namun, dokter merasa ragu untuk membuka rahasia rekam medis tersebut di hadapan pengadilan. Hukum pidana yang menjelaskan bahwa dokter pertama kali harus menolak membuka rahasia rekam medis di pengadilan yaitu

a)

Pasal 170 KUHAP

b)

Pasal 322 KUHP

c)

Pasal 359 KUHP

d)

Pasal 360 KUHP

e)

Pasal 361 KUHP

21.

Setiap RM pasien harus dibuat identitas pasien dengan lengkap. Penulisan nama pasien, nomor rekam medis dan nomor register pada setiap lembaran rekam medis bertujuan untuk apa

a)

Mengetahui lembaran tersebut milik pasien tersebut

b)

Melengkapi saja karena ada kolomnya

c)

Mengetahui isi RM pasien

d)

Mencatat data pasien

e)

Membuat laporan

22.

Pada komponen identifikasi pasien isi minimal yang harus ada pada tiap lembaran adalah

a)

Nama pasien, nomor RM, jenis kelamin, tanggal lahir

b)

Nama pasien, nomor Registrasi, jenis kelamin, tanggal lahir

c)

Nama pasien, nomor urut, jenis kelamin, alamat

d)

Nama pasien, nomor RM, jenis kelamin, pihak pembayar

e)

Nama pasien, nomor RM, jenis kelamin, tanggal masuk

23.

Sebuah puskesmas di daerah 3T akan merujuk pasien ke rumah sakit pusat. Namun, jaringan internet sering terputus sehingga RME tidak dapat diakses. Petugas perekam medis perlu memastikan data pasien tetap tersedia di fasilitas rujukan. Apa langkah paling tepat yang harus dilakukan petugas?

a)

Menunggu jaringan internet pulih agar data RME dapat dikirim otomatis

b)

Mengirimkan data pasien melalui pesan pribadi tenaga medis via media sosial.

c)

Mengekspor ringkasan medis (discharge summary) dari RME dan mencetaknya sebagai salinan manual untuk dibawa pasien.

d)

Membuat ulang seluruh data pasien di rumah sakit rujukan.

e)

Mengizinkan pasien membawa berkas rekam medis asli milik fasilitas asal.

24.

Seorang petugas perekam medis tidak sengaja menghapus sebagian data tindakan keperawatan dalam RME. Setelah disadari, data tersebut tidak ditemukan di sistem utama. Apa langkah awal yang tepat dilakukan rumah sakit?

a)

Menginput ulang data berdasarkan ingatan petugas.

b)

Melakukan verifikasi database dan memulihkan data dari backup sistem.

c)

Mengabaikan karena data tidak memengaruhi klaim asuransi.

d)

Menyalahkan operator sistem tanpa audit internal.

e)

Menghapus seluruh data pasien untuk menjaga konsistensi sistem.

25.

Pasien meninggal dunia dalam perawatan, dan pihak pengadilan meminta salinan rekam medis untuk keperluan penyelidikan hukum. Namun keluarga pasien menolak data tersebut dibuka. Dalam situasi ini, prinsip mana yang lebih diutamakan?

a)

Privasi pasien, karena keluarga menolak pelepasan data.

b)

Ketersediaan data, karena permintaan berasal dari pihak berwenang untuk kepentingan hukum.

c)

Prinsip persetujuan, karena pasien sudah meninggal.

d)

Kepemilikan data, karena rekam medis milik rumah sakit.

e)

Prinsip keadilan, karena data harus dibuka ke publik.

26.

Sebuah rumah sakit kehilangan seluruh rekam medis akibat bencana dan kegagalan sistem server. Tidak ada backup yang dapat digunakan. Langkah pertama dan terpenting yang harus dilakukan pihak rumah sakit adalah

a)

Membuat laporan resmi kepada pimpinan dan Dinas Kesehatan setempat.

b)

Segera menginput ulang semua data berdasarkan ingatan tenaga medis.

c)

Menyalahkan petugas RME karena lalai dalam menjaga sistem.

d)

Membuat rekam medis baru tanpa investigasi penyebab.

e)

Menghapus catatan administrasi lama agar tidak tercatat sebagai insiden.

27.

Seorang pasien peserta BPJS menerima pelayanan rawat inap di rumah sakit. Namun, klaim pembayaran ditolak oleh BPJS karena terdapat kesalahan pengkodean diagnosis oleh petugas rekam medis. Rumah sakit kemudian berencana menagih biaya pelayanan tersebut langsung kepada pasien. Apa tindakan yang seharusnya dilakukan rumah sakit?

a)

Menagih biaya pelayanan kepada pasien karena klaim ditolak.

b)

Membebankan biaya kepada dokter penanggung jawab pasien.

c)

Menanggung biaya pelayanan karena kesalahan berasal dari pihak rumah sakit.

d)

Menghapus data pelayanan agar tidak tercatat dalam sistem BPJS.

e)

Menolak memberikan hasil pengobatan sampai pasien melunasi biaya.

28.

Bagian keuangan rumah sakit menemukan berkas klaim BPJS yang tidak lengkap. Petugas rekam medis ingin melakukan revisi data agar klaim tetap diterima. Kapan batas waktu revisi klaim BPJS dapat dilakukan oleh rumah sakit?

a)

Maksimal 3 hari kerja setelah pasien pulang.

b)

Maksimal 7 hari kerja setelah klaim dikirim.

c)

Maksimal 14 hari kerja setelah hasil verifikasi diterima dan sebelum masa tutup klaim.

d)

Tidak ada batas waktu revisi selama data tersedia.

e)

Hanya bisa dilakukan setelah laporan tahunan keuangan rumah sakit selesai.

29.

Sebuah rumah sakit kelas B ingin mengadopsi sistem internasional untuk integrasi alat medis dan sentralisasi data pasien. Namun, pelaksanaannya tertunda karena keterbatasan jaringan, biaya, dan sumber daya manusia. Faktor utama yang menjadi hambatan penerapan sistem ini di Indonesia adalah

a)

Kurangnya tenaga kesehatan yang ingin menggunakan teknologi digital.

b)

Tidak adanya regulasi pemerintah yang mendukung penggunaan sistem asing.

c)

Ketidaksiapan infrastruktur teknologi, SDM, dan tingginya biaya investasi.

d)

Penolakan pasien terhadap penyimpanan data elektronik.

e)

Kebijakan Kemenkes yang melarang sistem internasional di RS Indonesia.

30.

Sebuah rumah sakit swasta di kota kecil ingin terhubung dengan platform Satu Sehat Kemenkes agar dapat mengirim data RME secara nasional. Namun, manajemen menanyakan apakah pemerintah memberikan bantuan dana untuk integrasi tersebut. Apa jawaban yang tepat?

a)

Pemerintah memberikan bantuan dana dan teknis penuh untuk semua rumah sakit.

b)

Rumah sakit swasta mendapat bantuan biaya dan teknis dari Kemenkes.

c)

Pemerintah hanya memberikan bantuan teknis dan pelatihan, bukan bantuan biaya bagi rumah sakit swasta.

d)

Tidak ada bantuan sama sekali untuk rumah sakit swasta.

e)

Semua rumah sakit harus menanggung sendiri biaya integrasi tanpa dukungan pemerintah.

31.

Sebuah rumah sakit mengalami kebocoran data pasien karena bagian humas meminta data RME tanpa melalui izin resmi. Hasil audit menunjukkan bahwa tidak ada SOP yang mengatur alur permintaan data antarunit. Apa langkah pencegahan terbaik agar kejadian serupa tidak terulang?

a)

Melarang seluruh unit selain rekam medis mengakses data pasien.

b)

Membuat SOP lintas unit yang mengatur izin akses, tujuan penggunaan data, dan otorisasi.

c)

Menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada kepala bagian humas.

d)

Menghapus seluruh data pasien dari sistem RME.

e)

Menggunakan kertas manual untuk menghindari risiko kebocoran.

32.

Dalam pelaksanaan audit RME nasional, muncul kekhawatiran bahwa standar audit yang sama dapat memberatkan rumah sakit kecil dengan fasilitas terbatas. Bagaimana prinsip penerapan audit RME yang adil di berbagai tipe rumah sakit?

a)

Standar audit sama untuk semua rumah sakit tanpa pengecualian.

b)

Audit dilakukan sesuai kemampuan, tetapi tanpa panduan nasional.

c)

Standar audit bersifat nasional, namun pelaksanaan disesuaikan dengan kelas dan kapasitas rumah sakit.

d)

Audit hanya diwajibkan bagi rumah sakit kelas A dan B.

e)

Audit ditunda sampai rumah sakit kecil memiliki sistem RME sempurna.

33.

Sebuah rumah sakit sedang mempertimbangkan untuk menyimpan seluruh data pasien di cloud storage agar lebih efisien dan mudah diakses. Namun, sebagian staf IT khawatir akan biaya dan risiko keamanan. Apa keuntungan utama penyimpanan data menggunakan cloud dibandingkan server lokal di rumah sakit?

a)

Data lebih mudah dimodifikasi tanpa pengawasan.

b)

Biaya operasional menjadi nol karena ditanggung penyedia cloud.

c)

Data lebih aman dari bencana fisik seperti kebakaran atau banjir.

d)

Rumah sakit tidak perlu membuat perjanjian keamanan data dengan pihak luar.

e)

Akses data tidak terbatas untuk semua karyawan rumah sakit.

34.

Sebuah rumah sakit pendidikan ingin menggunakan beberapa berkas rekam medis pasien sebagai bahan pembelajaran mahasiswa kedokteran. Namun, muncul kekhawatiran bahwa hal ini dapat melanggar privasi pasien. Apa langkah paling tepat agar kegiatan tersebut tetap sesuai etika dan hukum?

a)

Menghapus seluruh isi rekam medis sebelum diberikan ke mahasiswa

b)

Menampilkan data pasien lengkap untuk tujuan akademik.

c)

Menyamarkan identitas pasien (anonimitas) dan memastikan hanya pihak berwenang yang memiliki izin akses.

d)

Menyerahkan data pasien kepada mahasiswa tanpa perjanjian kerahasiaan.

e)

Mengizinkan mahasiswa memfoto langsung data pasien sebagai bahan diskusi.

35.

Seorang auditor internal menemukan beberapa rekam medis pasien yang isinya tidak lengkap dan beberapa diagnosis tampak diubah setelah pasien pulang. Apa tindakan pertama yang harus dilakukan auditor dalam situasi ini?

a)

Langsung melaporkan temuan ke kepolisian.

b)

Melakukan audit kuantitatif dan kualitatif sesuai SOP untuk memastikan ketepatan dan keaslian data.

c)

Menghapus rekam medis yang bermasalah dari sistem.

d)

Memberikan sanksi langsung kepada petugas pengisi data.

e)

Mengganti data diagnosis agar seragam dengan data laboratorium.

36.

Di rumah sakit daerah, ditemukan banyak data pasien ganda dan keterlambatan input rekam medis. Akibatnya, beberapa klaim BPJS ditolak karena data tidak lengkap. Dampak utama kondisi tersebut bagi rumah sakit adalah…

a)

Meningkatkan jumlah pasien baru.

b)

Menurunkan biaya operasional rumah sakit.

c)

Menyebabkan kebocoran biaya (cost leakage) dan gangguan arus keuangan.

d)

Tidak berpengaruh pada kinerja keuangan.

e)

Mempercepat proses klaim dan pencairan dana.

37.

Sebuah klinik pratama sedang menyesuaikan sistem RME-nya agar sesuai dengan standar metadata dari Kementerian Kesehatan. Namun, mereka menghadapi kendala biaya dan kekurangan tenaga IT. Langkah paling realistis agar tetap patuh regulasi tanpa membebani operasional adalah

a)

Menghentikan penggunaan RME dan kembali ke sistem manual.

b)

Menunggu bantuan dana dari pemerintah sebelum memulai penyesuaian.

c)

Menggunakan platform RME open-source yang sudah sesuai standar dan mengikuti program pendampingan teknis dari pemerintah daerah.

d)

Mengabaikan ketentuan metadata karena hanya berlaku untuk rumah sakit besar.

e)

Menyewa vendor luar negeri tanpa memperhatikan regulasi lokal.

38.

Petugas RME menemukan kesalahan input identitas pasien setelah lebih dari 2×24 jam sejak pencatatan. Berdasarkan Permenkes No. 24 Tahun 2022, bagaimana perbaikan tersebut seharusnya dilakukan?

a)

Menghapus data lama dan mengganti dengan data baru tanpa catatan.

b)

Membiarkan data salah agar tidak menyalahi batas waktu.

c)

Mengajukan perbaikan melalui permintaan tertulis dan pencatatan audit trail agar perubahan dapat ditelusuri.

d)

Mengubah langsung di sistem tanpa pemberitahuan.

e)

Memasukkan data baru sebagai pasien berbeda.

39.

Sebuah rumah sakit kecil kesulitan menyimpan data pasien selama 25 tahun seperti diatur oleh Permenkes No. 24 Tahun 2022 karena keterbatasan ruang dan perangkat keras. Apa solusi paling efisien dan aman bagi fasilitas dengan sumber daya terbatas?

a)

Menghapus data pasien setelah 5 tahun untuk menghemat tempat.

b)

Menyimpan semua data di flashdisk pribadi staf IT.

c)

Melakukan backup rutin di dua lokasi (lokal dan cloud) serta bekerja sama dengan vendor tersertifikasi Kemenkes.

d)

Memindahkan data ke sistem luar negeri agar tidak diaudit.

e)

Menyimpan data di media sosial internal rumah sakit.

40.

Sebuah rumah sakit menerapkan sistem pembayaran berbasis kasus menggunakan INA-CBGs. Manajemen rumah sakit menilai sistem ini dapat meningkatkan efisiensi pembiayaan dan keadilan antar pasien. Apa tujuan utama sistem Casemix dalam pembiayaan pelayanan kesehatan?

a)

Meningkatkan pendapatan rumah sakit berdasarkan jumlah kunjungan pasien.

b)

Mengatur biaya pelayanan berdasarkan lama rawat pasien di rumah sakit.

c)

Mengelompokkan pasien dengan diagnosis dan kebutuhan sumber daya yang sejenis untuk menentukan tarif pembayaran yang adil.

d)

Menentukan tarif rumah sakit berdasarkan harga obat dan tindakan terbaru.

e)

Menghapus peran dokter dalam menentukan biaya pelayanan.

41.

Seorang koder menemukan tulisan diagnosis yang tidak jelas pada rekam medis pasien, sehingga ia kesulitan menentukan kode ICD-10 yang tepat. Apa langkah yang harus dilakukan koder sesuai prosedur?

a)

Menebak diagnosis berdasarkan data laboratorium.

b)

Mengubah diagnosis agar sesuai dengan pola klaim BPJS.

c)

Melakukan klarifikasi kepada dokter penulis rekam medis sebelum melakukan pengodean.

d)

Mengosongkan kolom diagnosis sampai verifikator memperbaiki.

e)

Memilih kode acak agar tidak menunda klaim.

42.

Dalam proses klaim BPJS, verifikator menemukan bahwa diagnosis dan tindakan yang ditulis dokter tidak sesuai dengan kode INA-CBG yang diklaim rumah sakit. Apa yang harus dilakukan verifikator sesuai peraturan?

a)

Menolak seluruh klaim tanpa klarifikasi.

b)

Mengoreksi sendiri diagnosis agar sesuai dengan sistem.

c)

Meminta rumah sakit melakukan klarifikasi dan melampirkan dokumen pendukung seperti resume medis dan hasil pemeriksaan.

d)

Mengirim ulang klaim tanpa pemberitahuan ke rumah sakit.

e)

Menyetujui klaim untuk mempercepat pencairan dana.

43.

Dalam audit internal, ditemukan beberapa kasus dengan diagnosis tidak spesifik dan lebih dari satu diagnosis utama sehingga klaim INA-CBGs ditolak oleh BPJS. Apa penyebab utama masalah ini terjadi?

a)

Keterlambatan penginputan data pasien.

b)

Kurangnya komunikasi dan koordinasi antara dokter dan koder dalam penulisan rekam medis.

c)

Kesalahan sistem komputer dalam memproses data.

d)

Pasien menolak menandatangani resume medis.

e)

Adanya perubahan tarif INA-CBG yang tidak diperbarui.

44.

Seorang pasien datang ke rumah sakit dengan surat rujukan dari dokter poliklinik untuk dirawat inap. Namun, tidak ada diagnosa yang tercantum dalam surat rujukan tersebut. Apa tindakan yang harus dilakukan petugas penerimaan pasien rawat inap (TPPRI)?

a)

Menolak pasien karena tidak ada diagnosa dalam surat rujukan.

b)

Menerima pasien dan menentukan diagnosa sendiri.

c)

Menerima pasien setelah dokter rumah sakit menetapkan diagnosa.

d)

Menunda penerimaan hingga pasien membawa kartu BPJS.

e)

Menerima pasien dengan jaminan keluarga.

45.

Seorang pasien datang dalam kondisi nyeri hebat namun tidak gawat darurat. Ruang perawatan penuh sehingga pasien dimasukkan dalam daftar tunggu. Berdasarkan klasifikasi pasien rawat inap, pasien tersebut termasuk kategori

a)

Pasien non-urgen

b)

Pasien gawat darurat

c)

Pasien urgen tetapi tidak gawat

d)

Pasien observasi

e)

Pasien rawat jalan

46.

Pasien dewasa yang akan menjalani operasi mayor telah diberi penjelasan lengkap oleh dokter. Namun, pasien menolak menandatangani formulir persetujuan tindakan medis. Apa langkah yang tepat dilakukan dokter?

a)

Memaksa pasien menandatangani karena sudah dijelaskan.

b)

Tetap melakukan tindakan karena kondisi pasien tidak sadar.

c)

Tidak melakukan tindakan dan mencatat penolakan pasien dalam rekam medis.

d)

Meminta keluarga menandatangani tanpa sepengetahuan pasien.

e)

Melakukan tindakan tanpa persetujuan karena sudah dianggap darurat.

47.

Seorang petugas administrasi rumah sakit memberikan salinan hasil laboratorium pasien kepada pengacara tanpa surat kuasa tertulis. Tindakan yang dilakukan petugas tersebut…

a)

Benar karena pengacara berhak atas data klien

b)

Salah karena harus ada izin tertulis dari pasien dan surat kuasa resmi

c)

Dibenarkan jika pasien sudah meninggal dunia.

d)

Diperbolehkan jika hasil laboratorium bukan diagnosis utama

e)

Tidak masalah jika data diberikan secara lisan

48.

Kapan pembukaan isi rekam medis tanpa izin pasien dapat dilakukan?

a)

Untuk kepentingan pendidikan, audit, atau penegakan hukum sesuai peraturan perundangan

b)

Jika diminta oleh keluarga pasien tanpa surat resmi

c)

Jika pasien menolak tindakan medis

d)

Untuk keperluan promosi rumah sakit

e)

Jika pasien sudah keluar rumah sakit

49.

Seorang dosen meminta mahasiswa menjelaskan siapa tokoh yang pertama kali mendokumentasikan kasus penyakit secara sistematis pada masa Mesir kuno. Tokoh yang dimaksud adalah

a)

Hipocrates

b)

Thoth

c)

Imhotep

d)

Avicena

e)

Aesculapius

50.

Seorang pasien menggugat rumah sakit karena merasa tidak mendapatkan penjelasan yang cukup sebelum menjalani operasi. Dalam proses pengadilan, hakim meminta pihak rumah sakit menghadirkan salinan rekam medis untuk membuktikan apakah terdapat informed consent yang ditandatangani pasien sebelum tindakan dilakukan. Petugas rekam medis kemudian dipanggil untuk memberikan dokumen tersebut di persidangan. Berdasarkan kasus di atas, fungsi rekam medis yang sedang digunakan adalah dari aspek

a)

Administratif

b)

Pendidikan

c)

Penelitian

d)

Hukum

e)

Dokumentasi