Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL TKA BINDO

Total questions: 30

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Kata "internet" berasal dari bahasa...

a)

Latin

b)

Yunani

c)

Inggris

d)

Arab

e)

Jerman

2.

Kata "jurnalis" adalah kata serapan yang

artinya…

a)

Tukang tulis

b)

Pewarta berita

c)

Editor naskah

d)

Penerbit buku

e)

Peneliti berita

3.

"Ia menelan pil pahit saat mendengar berita

itu." Makna "pil pahit" secara konotatif

adalah...

a)

Obat pahit

b)

Ujian kesehatan

c)

Kenyataan yang menyakitkan

d)

Minuman beracun

e)

Kata kiasan untuk obat batuk

4.

Kata "cerdas" pada kalimat "Ia menunjukkan

strategi cerdas dalam berdagang" bermakna...

a)

Terpelajar

b)

Berakal

c)

Cermat dan tepat

d)

Ahli teori

e)

Banyak membaca

5.

Struktur teks cerita yang menunjukkan konflik

utama disebut...

a)

Orientasi

b)

Klimaks

c)

Komplikasi

d)

Resolusi

e)

Koda

6.

Dalam teks eksposisi, bagian yang berisi

pendapat dan alasan disebut...

a)

Pendahuluan

b)

Argumen

c)

Fakta

d)

Kesimpulan

e)

Penutup

7.

Kalimat yang berfungsi menjelaskan gagasan

utama disebut...

a)

Kalimat topik

b)

Kalimat penjelas

c)

Kalimat penutup

d)

Kalimat utama

e)

Kalimat pengantar

8.

Paragraf yang ide pokoknya terletak di awal

dan di akhir disebut paragraf...

a)

Campuran

b)

Deduktif

c)

Induktif

d)

Ekspositorik

e)

Konklusi

9.

Kata hubung "namun" dalam kalimat "Ia

belajar keras, namun nilainya belum

memuaskan" menunjukkan hubungan...

a)

Perbandingan

b)

Penambahan

c)

Sebab-akibat

d)

Pertentangan

e)

Penegasan

10.

Hubungan antarparagraf yang menjelaskan

akibat dari suatu periswa disebut

hubungan...

a)

Koherensi spasial

b)

Koherensi temporal

c)

Koherensi sebab-akibat

d)

Koherensi pertentangan

e)

Koherensi pengulangan

11.

Setelah tokoh utama menyadari kesalahannya

dan meminta maaf, kemungkinan kelanjutan

cerita adalah...

a)

Ia mengalami kecelakaan

b)

Ia diusir dari rumah

c)

Ia mendapat pengampunan

d)

Ia berpindah sekolah

e)

Ia mendapat warisan

12.

Teks eksplanasi menjelaskan proses terjadinya

banjir. Kalimat terakhir menyebutkan bahwa

"solusi pencegahan telah banyak dilakukan".

Kalimat lanjutan yang paling tepat adalah...

a)

Oleh karena itu, banjir menjadi fenomena

yang dak bisa dihindari.

b)

Maka dari itu, masyarakat sebaiknya

mengungsi.

c)

Meski demikian, banjir tetap terjadi akibat

perilaku manusia.

d)

Namun, masyarakat dak perlu khawatir.

e)

Akibatnya, banyak warga yang terluka.

13.

Informasi dalam teks disebut akurat jika...

a)

Menarik untuk dibaca

b)

Sesuai opini pembaca

c)

Dapat dibutikan kebenarannya

d)

Dapat diinterpretasikan ulang

e)

Relevan dengan isi paragraf

14.

Teks tentang penngnya air bersih

menyebutkan data dari tahun 1990. Evaluasi

terhadap informasi ini adalah...

a)

Data sudah

lengkap dan tepat

b)

Data cukup untuk mendukung teks

c)

Data perlu diperbarui agar relevan

d)

Data berasal dari sumber yang salah

e)

Data hanya digunakan sebagai hiasan

15.

Kalimat "Matanya menyala seper bara api

yang marah" menggunakan gaya bahasa...

a)

Metafora

b)

Personifikasi

c)

Hiperbola

d)

Simile

e)

Aliterasi

16.

Kalimat "Angin berbisik lembut di telingaku"

mengandung majas...

a)

Simile

b)

Litotes

c)

Personifikasi

d)

Metafora

e)

Ironi

17.

Kalimat "Hidupku kini seper daun kering

terup angin" mencerminkan suasana...

a)

Bahagia

b)

Gembira

c)

Haru

d)

Putus asa

e)

Optimis

18.

Dalam sebuah puisi terdapat baris "Langit

menangis malam ini." Makna simbolis dari

baris tersebut adalah...

a)

Langit tertutup

awan

b)

Hujan turun malam hari

c)

Malam terasa panas

d)

Penulis sedang bersedih

e)

Suasana sangat Bahagia

19.

Dampak Ekonomi Digital terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Ekonomi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek bisnis, terutama bagi Usaha Kecil dan

Menengah (UKM). Dengan adanya teknologi digital, UKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang

dan bersaing di pasar yang lebih luas. Transformasi ini didorong oleh beberapa faktor utama, seperti

perkembangan e-commerce, sistem pembayaran digital, pemasaran berbasis data, serta pemanfaatan teknologi

berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Salah satu perubahan signifikan dalam ekonomi digital adalah kemudahan akses ke platform e-commerce. UKM

yang sebelumnya hanya mengandalkan toko fisik kini dapat menjual produknya melalui berbagai marketplace

daring. Hal ini memungkinkan mereka menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, bahkan hingga ke pasar

internasional. Dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan toko fisik, UKM dapat mengalokasikan

dana untuk inovasi dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, sistem pengiriman yang semakin efisien

memungkinkan UKM memenuhi pesanan dengan lebih cepat dan tepat waktu.

Selain akses pasar yang lebih luas, sistem pembayaran digital juga telah meningkatkan efisiensi transaksi

keuangan. Penggunaan dompet digital dan pembayaran nontunai tidak hanya mempermudah konsumen dalam

berbelanja, tetapi juga membantu UKM dalam mencatat keuangan secara lebih akurat. Keuntungan lain dari

ekonomi digital adalah strategi pemasaran berbasis data. Melalui analisis data pelanggan, UKM dapat memahami

tren pasar dan perilaku konsumen dengan lebih baik. Misalnya, penggunaan iklan digital yang ditargetkan

memungkinkan UKM menjangkau segmen pasar yang lebih spesifik sehingga efektivitas promosi meningkat.

Meskipun menawarkan banyak manfaat, transformasi digital juga menghadirkan tantangan. UKM harus mampu

beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan literasi digital agar tetap kompetitif. Selain itu,

keamanan data menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis secara digital untuk

menghindari risiko peretasan dan penyalahgunaan informasi pelanggan. Dengan segala peluang dan

tantangannya, ekonomi digital telah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan UKM. Jika dikelola

dengan baik, digitalisasi dapat menjadi pendorong utama bagi keberlanjutan dan daya saing usaha kecil di era

modern ini.

(Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia)

Bagan yang tepat untuk menggambarkan bagian-bagian penting dalam teks tersebut adalah ….

a)

b)

c)

d)

e)

20.

Dampak Ekonomi Digital terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Ekonomi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek bisnis, terutama bagi Usaha Kecil dan

Menengah (UKM). Dengan adanya teknologi digital, UKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang

dan bersaing di pasar yang lebih luas. Transformasi ini didorong oleh beberapa faktor utama, seperti

perkembangan e-commerce, sistem pembayaran digital, pemasaran berbasis data, serta pemanfaatan teknologi

berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Salah satu perubahan signifikan dalam ekonomi digital adalah kemudahan akses ke platform e-commerce. UKM

yang sebelumnya hanya mengandalkan toko fisik kini dapat menjual produknya melalui berbagai marketplace

daring. Hal ini memungkinkan mereka menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, bahkan hingga ke pasar

internasional. Dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan toko fisik, UKM dapat mengalokasikan

dana untuk inovasi dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, sistem pengiriman yang semakin efisien

memungkinkan UKM memenuhi pesanan dengan lebih cepat dan tepat waktu.

Selain akses pasar yang lebih luas, sistem pembayaran digital juga telah meningkatkan efisiensi transaksi

keuangan. Penggunaan dompet digital dan pembayaran nontunai tidak hanya mempermudah konsumen dalam

berbelanja, tetapi juga membantu UKM dalam mencatat keuangan secara lebih akurat. Keuntungan lain dari

ekonomi digital adalah strategi pemasaran berbasis data. Melalui analisis data pelanggan, UKM dapat memahami

tren pasar dan perilaku konsumen dengan lebih baik. Misalnya, penggunaan iklan digital yang ditargetkan

memungkinkan UKM menjangkau segmen pasar yang lebih spesifik sehingga efektivitas promosi meningkat.

Meskipun menawarkan banyak manfaat, transformasi digital juga menghadirkan tantangan. UKM harus mampu

beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan literasi digital agar tetap kompetitif. Selain itu,

keamanan data menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis secara digital untuk

menghindari risiko peretasan dan penyalahgunaan informasi pelanggan. Dengan segala peluang dan

tantangannya, ekonomi digital telah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan UKM. Jika dikelola

dengan baik, digitalisasi dapat menjadi pendorong utama bagi keberlanjutan dan daya saing usaha kecil di era

modern ini.

(Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia)

Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebut?

Jawaban lebih dari satu.

a)

Paragraf pertama (1) menggunakan pola sebab- akibat karena menjelaskan

bagaimana teknologi digital menyebabkan perubahan bagi UKM.

b)

Paragraf kedua (2) menggunakan pola proses karena menjelaskan langkah-

langkah bagaimana UKM memanfaatkan e-commerce.

c)

Paragraf ketiga (3) menggunakan pola klasifikasi karena membagi sistem

pembayaran UKM menjadi beberapa kategori

yang berbeda.

21.

Dampak Ekonomi Digital terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Ekonomi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek bisnis, terutama bagi Usaha Kecil dan

Menengah (UKM). Dengan adanya teknologi digital, UKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang

dan bersaing di pasar yang lebih luas. Transformasi ini didorong oleh beberapa faktor utama, seperti

perkembangan e-commerce, sistem pembayaran digital, pemasaran berbasis data, serta pemanfaatan teknologi

berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Salah satu perubahan signifikan dalam ekonomi digital adalah kemudahan akses ke platform e-commerce. UKM

yang sebelumnya hanya mengandalkan toko fisik kini dapat menjual produknya melalui berbagai marketplace

daring. Hal ini memungkinkan mereka menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, bahkan hingga ke pasar

internasional. Dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan toko fisik, UKM dapat mengalokasikan

dana untuk inovasi dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, sistem pengiriman yang semakin efisien

memungkinkan UKM memenuhi pesanan dengan lebih cepat dan tepat waktu.

Selain akses pasar yang lebih luas, sistem pembayaran digital juga telah meningkatkan efisiensi transaksi

keuangan. Penggunaan dompet digital dan pembayaran nontunai tidak hanya mempermudah konsumen dalam

berbelanja, tetapi juga membantu UKM dalam mencatat keuangan secara lebih akurat. Keuntungan lain dari

ekonomi digital adalah strategi pemasaran berbasis data. Melalui analisis data pelanggan, UKM dapat memahami

tren pasar dan perilaku konsumen dengan lebih baik. Misalnya, penggunaan iklan digital yang ditargetkan

memungkinkan UKM menjangkau segmen pasar yang lebih spesifik sehingga efektivitas promosi meningkat.

Meskipun menawarkan banyak manfaat, transformasi digital juga menghadirkan tantangan. UKM harus mampu

beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan literasi digital agar tetap kompetitif. Selain itu,

keamanan data menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis secara digital untuk

menghindari risiko peretasan dan penyalahgunaan informasi pelanggan. Dengan segala peluang dan

tantangannya, ekonomi digital telah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan UKM. Jika dikelola

dengan baik, digitalisasi dapat menjadi pendorong utama bagi keberlanjutan dan daya saing usaha kecil di era

modern ini.

(Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia)

Dini : Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk

mengembangkan suatu bisnis kecil.

Rio : Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang

ekonomi juga mudah untuk memahami isi informasi yang disajikan.

Sena : Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data

pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.

Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan dari

informasi yang disajikan tersebut?

Tentukan alasan yang tepat.

a)

Sena menyoroti bahwa teks harus mudah dipahami oleh semua kalangan,

termasuk yang awam terhadap ekonomi.

b)

Sena teks.

mempertimbangkan kelengkapan dan dasar bukti dari

informasi yang merupakan bagian dari menilai keakuratan

c)

Sena memiliki inisiatif untuk memperbaiki isi teks dengan pendapat pribadinya

sebagai ahli

ekonomi agar lebih informatif.

22.

Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru

di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.

Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman

yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan

saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan

setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca- kaca.

Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena

hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun

melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya

untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat

saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. ”Tidak ganti baju?” tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk

berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk

bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan

saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.

Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru

terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat

tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung

saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya.

Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam

coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Sadar saya membutuhkan

pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.

Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk

tetap bersama saya.

(Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki

dengan penyesuaian)

“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang

baru di luar pulau.”

Penggunaan kata serapan boyongan dapat memperjelas peristiwa yang dialami tokoh saya, yaitu …

a)

Peristiwa perpindahan yang sering dialami pegawai suatu instansi

b)

Peristiwa pindah rumah dari kampung halaman ke tempat yang jauh untuk jangka waktu lama

c)

Pindah rumah bersama seluruh anggota keluarga dengan membawa semua barang rumah tangga

d)

Pindah rumah untuk mengikuti tugas kedinasan orang tua di tempat yang baru yang letaknya jauh

e)

Kegiatan pindah rumah untuk sementara waktu dan akan berpindah lagi kerumah dinas yang lain

23.

Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru

di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.

Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman

yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan

saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan

setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca- kaca.

Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena

hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun

melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya

untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat

saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. ”Tidak ganti baju?” tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk

berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk

bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan

saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.

Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru

terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat

tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung

saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya.

Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam

coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Sadar saya membutuhkan

pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.

Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk

tetap bersama saya.

(Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki

dengan penyesuaian)

Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik

malam itu?

Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk seap pernyataan berikut!

a)

Sahabat tokoh saya masih memiliki seragam pramuka untuk

dipakai.

b)

Punggung sahabat tokoh saya tidak akan memiliki luka bakar.

c)

Sahabat tokoh saya akan mencari jangkrik tanpa perlu

berlari.

24.

Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru

di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.

Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman

yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan

saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan

setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca- kaca.

Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena

hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun

melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya

untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat

saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. ”Tidak ganti baju?” tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk

berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk

bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan

saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.

Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru

terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat

tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung

saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya.

Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam

coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Sadar saya membutuhkan

pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.

Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk

tetap bersama saya.

(Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki

dengan penyesuaian)

Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya

merupakan seorang yang setia kawan?

Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

a)

Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan.

b)

Dia memang dak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja.

c)

Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya.

d)

Dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.

e)

Rasa tanggung jawab yang besar seper memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.

25.

Inovasi Teknologi di Dunia Pendidikan

Perkembangan teknologi digital telah merambah dunia

pendidikan dengan pesat. Penggunaan gawai, internet, dan

aplikasi pembelajaran daring kini menjadi bagian dari

akvitas belajar-mengajar, baik di sekolah maupun di rumah.

Dengan adanya teknologi, siswa dapat mengakses sumber

belajar dari berbagai belahan dunia, membuka wawasan

baru, dan mempercepat pemahaman konsep yang diajarkan.

Salah satu bentuk inovasi yang berkembang adalah

pembelajaran berbasis video dan modul interakf yang

dapat disesuaikan dengan gaya belajar siswa.

Para guru pun dituntut untuk mengembangkan metode

pembelajaran yang kreaf dan adapf. Pembuatan konten

pembelajaran digital, seper podcast edukaf, animasi

penjelasan materi, dan ujian daring kini menjadi

keterampilan baru yang harus dikuasai oleh tenaga pendidik.

Di sisi lain, teknologi juga membantu dalam proses evaluasi

pembelajaran, seper aplikasi yang dapat merekam proses

belajar siswa dan memberikan analisis perkembangan

kemampuan mereka.

Namun, tantangan juga muncul dalam penerapan teknologi

pendidikan. Tidak semua siswa memiliki akses perangkat dan

jaringan internet yang memadai. Selain itu, kesenjangan

literasi digital antara daerah perkotaan dan pedesaan

menjadi hambatan besar. Maka dari itu, dibutuhkan kerja

sama berbagai pihak untuk memaskan bahwa manfaat

teknologi pendidikan dapat dirasakan secara merata.

Pemerintah, sekolah, dan masyarakat perlu membangun

infrastruktur serta pelahan guna meningkatkan literasi

digital.

Dengan arah kebijakan yang tepat, teknologi dapat menjadi

jembatan untuk pemerataan pendidikan dan peningkatan

kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Bagan yang tepat untuk menggambarkan bagian-bagian

penng dari teks tersebut adalah ...

a)

Dampak negaf teknologi - Penolakan siswa - Pemerintah

dak terlibat

b)

Peran guru - Hambatan teknologi - Solusi oleh

masyarakat

c)

Perkembangan teknologi pendidikan - Tantangan

penerapan - Upaya solusi bersama

d)

Penurunan kualitas pendidikan - Teknologi sebagai

masalah utama - Evaluasi sistem belajar

e)

Kempangan daerah - Tidak ada solusi - Pemerintah pasif

26.

Inovasi Teknologi di Dunia Pendidikan

Perkembangan teknologi digital telah merambah dunia

pendidikan dengan pesat. Penggunaan gawai, internet, dan

aplikasi pembelajaran daring kini menjadi bagian dari

akvitas belajar-mengajar, baik di sekolah maupun di rumah.

Dengan adanya teknologi, siswa dapat mengakses sumber

belajar dari berbagai belahan dunia, membuka wawasan

baru, dan mempercepat pemahaman konsep yang diajarkan.

Salah satu bentuk inovasi yang berkembang adalah

pembelajaran berbasis video dan modul interakf yang

dapat disesuaikan dengan gaya belajar siswa.

Para guru pun dituntut untuk mengembangkan metode

pembelajaran yang kreaf dan adapf. Pembuatan konten

pembelajaran digital, seper podcast edukaf, animasi

penjelasan materi, dan ujian daring kini menjadi

keterampilan baru yang harus dikuasai oleh tenaga pendidik.

Di sisi lain, teknologi juga membantu dalam proses evaluasi

pembelajaran, seper aplikasi yang dapat merekam proses

belajar siswa dan memberikan analisis perkembangan

kemampuan mereka.

Namun, tantangan juga muncul dalam penerapan teknologi

pendidikan. Tidak semua siswa memiliki akses perangkat dan

jaringan internet yang memadai. Selain itu, kesenjangan

literasi digital antara daerah perkotaan dan pedesaan

menjadi hambatan besar. Maka dari itu, dibutuhkan kerja

sama berbagai pihak untuk memaskan bahwa manfaat

teknologi pendidikan dapat dirasakan secara merata.

Pemerintah, sekolah, dan masyarakat perlu membangun

infrastruktur serta pelahan guna meningkatkan literasi

digital.

Dengan arah kebijakan yang tepat, teknologi dapat menjadi

jembatan untuk pemerataan pendidikan dan peningkatan

kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-

3 pada teks tersebut?

Jawaban benar lebih dari satu

a)

Paragraf pertama menggunakan pola umum-

khusus karena memaparkan tren teknologi

dan contohnya.

b)

Paragraf kedua menggunakan pola ilustrasi

karena menjelaskan cara guru beradaptasi

dengan contoh.

c)

Paragraf kega menggunakan pola

kronologis karena menceritakan perjalanan

siswa dari awal sampai akhir.

27.

Inovasi Teknologi di Dunia Pendidikan

Perkembangan teknologi digital telah merambah dunia

pendidikan dengan pesat. Penggunaan gawai, internet, dan

aplikasi pembelajaran daring kini menjadi bagian dari

akvitas belajar-mengajar, baik di sekolah maupun di rumah.

Dengan adanya teknologi, siswa dapat mengakses sumber

belajar dari berbagai belahan dunia, membuka wawasan

baru, dan mempercepat pemahaman konsep yang diajarkan.

Salah satu bentuk inovasi yang berkembang adalah

pembelajaran berbasis video dan modul interakf yang

dapat disesuaikan dengan gaya belajar siswa.

Para guru pun dituntut untuk mengembangkan metode

pembelajaran yang kreaf dan adapf. Pembuatan konten

pembelajaran digital, seper podcast edukaf, animasi

penjelasan materi, dan ujian daring kini menjadi

keterampilan baru yang harus dikuasai oleh tenaga pendidik.

Di sisi lain, teknologi juga membantu dalam proses evaluasi

pembelajaran, seper aplikasi yang dapat merekam proses

belajar siswa dan memberikan analisis perkembangan

kemampuan mereka.

Namun, tantangan juga muncul dalam penerapan teknologi

pendidikan. Tidak semua siswa memiliki akses perangkat dan

jaringan internet yang memadai. Selain itu, kesenjangan

literasi digital antara daerah perkotaan dan pedesaan

menjadi hambatan besar. Maka dari itu, dibutuhkan kerja

sama berbagai pihak untuk memaskan bahwa manfaat

teknologi pendidikan dapat dirasakan secara merata.

Pemerintah, sekolah, dan masyarakat perlu membangun

infrastruktur serta pelahan guna meningkatkan literasi

digital.

Dengan arah kebijakan yang tepat, teknologi dapat menjadi

jembatan untuk pemerataan pendidikan dan peningkatan

kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Dialog:

• Lina: Teks ini sangat bermanfaat untuk mengetahui

bagaimana peran teknologi dalam pendidikan

modern.

• Dika: Aku setuju, tetapi menurutku akan lebih baik

jika disertai data statistik tentang akses pendidikan

digital di Indonesia.

• Wulan: Ya, dan bisa juga menambahkan studi kasus

dari daerah terpencil agar lebih komprehensif.

Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk stiap alasan

berikut! Jawaban lebih dari satu

a)

Dika menyarankan data tambahan untuk

memperkuat informasi dalam teks.

b)

Wulan menyarankan contoh lokal untuk

memperluas konteks pembahasan.

c)

Lina menilai teks kurang lengkap karena

dak ada gambar visual pendukung.

28.

Tantangan Literasi Digital di Kalangan Remaja

11Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara

remaja mengakses, mengonsumsi, dan membagikan

informasi. Di era digital, berbagai plaorm media sosial, situs

berita daring, serta aplikasi komunikasi menjadi sumber

utama pengetahuan bagi mereka. Namun, akses informasi

yang luas ini juga membawa tantangan serius, terutama

terkait kemampuan literasi digital.

Literasi digital bukan sekadar kemampuan membaca dan

menulis, melainkan mencakup kemampuan berpikir kris

terhadap informasi yang diperoleh, memahami konteks,

serta mengevaluasi keakuratan dan kredibilitas sumber.

Sayangnya, masih banyak remaja yang belum memiliki

kecakapan tersebut. Banyak dari mereka mudah terpengaruh

oleh informasi yang viral tanpa mengecek fakta terlebih

dahulu. Hal ini menyebabkan penyebaran hoaks dan

misinformasi semakin meluas, terutama di kalangan muda.

Pendidikan literasi digital harus menjadi bagian penng

dalam kurikulum sekolah. Pembelajaran dak hanya

berfokus pada kemampuan teknis menggunakan perangkat,

tetapi juga pada kemampuan kognif dan afekf untuk

menilai dan memaknai informasi secara bertanggung jawab.

Guru memiliki peran strategis dalam membimbing siswa agar

dak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga

produsen informasi yang bijak. Selain itu, keluarga juga

memegang peranan dalam membentuk kebiasaan literasi

yang sehat di rumah.

Tanpa kemampuan literasi digital yang memadai, remaja

akan rentan terhadap manipulasi informasi, penipuan

daring, hingga pengaruh radikalisme digital. Oleh karena itu,

sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat diperlukan

untuk menciptakan generasi muda yang dak hanya melek

teknologi, tetapi juga bijak dan kritis dalam

memanfaatkannya.

Bagan yang paling tepat untuk menggambarkan alur

informasi pada teks “Tantangan Literasi Digital di Kalangan

Remaja” adalah …

a)

Akses informasi – Literasi rendah – Pendidikan diperlukan

– Solusi dari guru dan keluarga

b)

Informasi terbatas – Hoaks meluas – Solusi teknologi –

Dampak posif

c)

Teknologi menurun – Informasi menyusut – Tantangan

informasi – Literasi dak dibutuhkan

d)

Akses media cetak – Peran pemerintah – Kontrol sosial –

Literasi klasik

e)

Remaja kurang minat baca – Informasi offline lebih

populer – Guru kurang akf – Orang tua pasif

29.

Tantangan Literasi Digital di Kalangan Remaja

11Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara

remaja mengakses, mengonsumsi, dan membagikan

informasi. Di era digital, berbagai plaorm media sosial, situs

berita daring, serta aplikasi komunikasi menjadi sumber

utama pengetahuan bagi mereka. Namun, akses informasi

yang luas ini juga membawa tantangan serius, terutama

terkait kemampuan literasi digital.

Literasi digital bukan sekadar kemampuan membaca dan

menulis, melainkan mencakup kemampuan berpikir kris

terhadap informasi yang diperoleh, memahami konteks,

serta mengevaluasi keakuratan dan kredibilitas sumber.

Sayangnya, masih banyak remaja yang belum memiliki

kecakapan tersebut. Banyak dari mereka mudah terpengaruh

oleh informasi yang viral tanpa mengecek fakta terlebih

dahulu. Hal ini menyebabkan penyebaran hoaks dan

misinformasi semakin meluas, terutama di kalangan muda.

Pendidikan literasi digital harus menjadi bagian penng

dalam kurikulum sekolah. Pembelajaran dak hanya

berfokus pada kemampuan teknis menggunakan perangkat,

tetapi juga pada kemampuan kognif dan afekf untuk

menilai dan memaknai informasi secara bertanggung jawab.

Guru memiliki peran strategis dalam membimbing siswa agar

dak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga

produsen informasi yang bijak. Selain itu, keluarga juga

memegang peranan dalam membentuk kebiasaan literasi

yang sehat di rumah.

Tanpa kemampuan literasi digital yang memadai, remaja

akan rentan terhadap manipulasi informasi, penipuan

daring, hingga pengaruh radikalisme digital. Oleh karena itu,

sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat diperlukan

untuk menciptakan generasi muda yang dak hanya melek

teknologi, tetapi juga bijak dan kris dalam

memanfaatkannya.

Jika tantangan literasi digital dak segera ditangani,

kemungkinan yang akan terjadi adalah …

a)

Hoaks dan misinformasi akan semakin

berkembang luas di kalangan remaja.

b)

Siswa akan lebih mudah menulis jurnal

ilmiah dan artikel edukatif

c)

Peran guru akan semakin dak diperlukan

dalam pendidikan literasi.

30.

Tantangan Literasi Digital di Kalangan Remaja

11Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara

remaja mengakses, mengonsumsi, dan membagikan

informasi. Di era digital, berbagai plaorm media sosial, situs

berita daring, serta aplikasi komunikasi menjadi sumber

utama pengetahuan bagi mereka. Namun, akses informasi

yang luas ini juga membawa tantangan serius, terutama

terkait kemampuan literasi digital.

Literasi digital bukan sekadar kemampuan membaca dan

menulis, melainkan mencakup kemampuan berpikir kris

terhadap informasi yang diperoleh, memahami konteks,

serta mengevaluasi keakuratan dan kredibilitas sumber.

Sayangnya, masih banyak remaja yang belum memiliki

kecakapan tersebut. Banyak dari mereka mudah terpengaruh

oleh informasi yang viral tanpa mengecek fakta terlebih

dahulu. Hal ini menyebabkan penyebaran hoaks dan

misinformasi semakin meluas, terutama di kalangan muda.

Pendidikan literasi digital harus menjadi bagian penng

dalam kurikulum sekolah. Pembelajaran dak hanya

berfokus pada kemampuan teknis menggunakan perangkat,

tetapi juga pada kemampuan kognif dan afekf untuk

menilai dan memaknai informasi secara bertanggung jawab.

Guru memiliki peran strategis dalam membimbing siswa agar

dak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga

produsen informasi yang bijak. Selain itu, keluarga juga

memegang peranan dalam membentuk kebiasaan literasi

yang sehat di rumah.

Tanpa kemampuan literasi digital yang memadai, remaja

akan rentan terhadap manipulasi informasi, penipuan

daring, hingga pengaruh radikalisme digital. Oleh karena itu,

sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat diperlukan

untuk menciptakan generasi muda yang dak hanya melek

teknologi, tetapi juga bijak dan kris dalam

memanfaatkannya.

Manakah dari pernyataan berikut yang menunjukkan

informasi yang tepat dan relevan dengan isi teks? Jawaban lebih dari satu

a)

Literasi digital hanya diperlukan oleh pelajar yang

memiliki akses ke internet.

b)

Guru memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk

karakter digital siswa.

c)

Media sosial membantu menyebarkan informasi yang

benar dan salah.

d)

Keluarga dak punya andil apa pun dalam mendidik

remaja tentang literasi.

e)

Literasi digital melibatkan kemampuan berpikir kris dan

menilai informasi.