WorksheetsSOAL TKA BINDO
Total questions: 30
Worksheet time: 3600secs
Kata "internet" berasal dari bahasa...
Latin
Yunani
Inggris
Arab
Jerman
Kata "jurnalis" adalah kata serapan yang
artinya…
Tukang tulis
Pewarta berita
Editor naskah
Penerbit buku
Peneliti berita
"Ia menelan pil pahit saat mendengar berita
itu." Makna "pil pahit" secara konotatif
adalah...
Obat pahit
Ujian kesehatan
Kenyataan yang menyakitkan
Minuman beracun
Kata kiasan untuk obat batuk
Kata "cerdas" pada kalimat "Ia menunjukkan
strategi cerdas dalam berdagang" bermakna...
Terpelajar
Berakal
Cermat dan tepat
Ahli teori
Banyak membaca
Struktur teks cerita yang menunjukkan konflik
utama disebut...
Orientasi
Klimaks
Komplikasi
Resolusi
Koda
Dalam teks eksposisi, bagian yang berisi
pendapat dan alasan disebut...
Pendahuluan
Argumen
Fakta
Kesimpulan
Penutup
Kalimat yang berfungsi menjelaskan gagasan
utama disebut...
Kalimat topik
Kalimat penjelas
Kalimat penutup
Kalimat utama
Kalimat pengantar
Paragraf yang ide pokoknya terletak di awal
dan di akhir disebut paragraf...
Campuran
Deduktif
Induktif
Ekspositorik
Konklusi
Kata hubung "namun" dalam kalimat "Ia
belajar keras, namun nilainya belum
memuaskan" menunjukkan hubungan...
Perbandingan
Penambahan
Sebab-akibat
Pertentangan
Penegasan
Hubungan antarparagraf yang menjelaskan
akibat dari suatu periswa disebut
hubungan...
Koherensi spasial
Koherensi temporal
Koherensi sebab-akibat
Koherensi pertentangan
Koherensi pengulangan
Setelah tokoh utama menyadari kesalahannya
dan meminta maaf, kemungkinan kelanjutan
cerita adalah...
Ia mengalami kecelakaan
Ia diusir dari rumah
Ia mendapat pengampunan
Ia berpindah sekolah
Ia mendapat warisan
Teks eksplanasi menjelaskan proses terjadinya
banjir. Kalimat terakhir menyebutkan bahwa
"solusi pencegahan telah banyak dilakukan".
Kalimat lanjutan yang paling tepat adalah...
Oleh karena itu, banjir menjadi fenomena
yang dak bisa dihindari.
Maka dari itu, masyarakat sebaiknya
mengungsi.
Meski demikian, banjir tetap terjadi akibat
perilaku manusia.
Namun, masyarakat dak perlu khawatir.
Akibatnya, banyak warga yang terluka.
Informasi dalam teks disebut akurat jika...
Menarik untuk dibaca
Sesuai opini pembaca
Dapat dibutikan kebenarannya
Dapat diinterpretasikan ulang
Relevan dengan isi paragraf
Teks tentang penngnya air bersih
menyebutkan data dari tahun 1990. Evaluasi
terhadap informasi ini adalah...
Data sudah
lengkap dan tepat
Data cukup untuk mendukung teks
Data perlu diperbarui agar relevan
Data berasal dari sumber yang salah
Data hanya digunakan sebagai hiasan
Kalimat "Matanya menyala seper bara api
yang marah" menggunakan gaya bahasa...
Metafora
Personifikasi
Hiperbola
Simile
Aliterasi
Kalimat "Angin berbisik lembut di telingaku"
mengandung majas...
Simile
Litotes
Personifikasi
Metafora
Ironi
Kalimat "Hidupku kini seper daun kering
terup angin" mencerminkan suasana...
Bahagia
Gembira
Haru
Putus asa
Optimis
Dalam sebuah puisi terdapat baris "Langit
menangis malam ini." Makna simbolis dari
baris tersebut adalah...
Langit tertutup
awan
Hujan turun malam hari
Malam terasa panas
Penulis sedang bersedih
Suasana sangat Bahagia
Dampak Ekonomi Digital terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
Ekonomi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek bisnis, terutama bagi Usaha Kecil dan
Menengah (UKM). Dengan adanya teknologi digital, UKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang
dan bersaing di pasar yang lebih luas. Transformasi ini didorong oleh beberapa faktor utama, seperti
perkembangan e-commerce, sistem pembayaran digital, pemasaran berbasis data, serta pemanfaatan teknologi
berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Salah satu perubahan signifikan dalam ekonomi digital adalah kemudahan akses ke platform e-commerce. UKM
yang sebelumnya hanya mengandalkan toko fisik kini dapat menjual produknya melalui berbagai marketplace
daring. Hal ini memungkinkan mereka menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, bahkan hingga ke pasar
internasional. Dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan toko fisik, UKM dapat mengalokasikan
dana untuk inovasi dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, sistem pengiriman yang semakin efisien
memungkinkan UKM memenuhi pesanan dengan lebih cepat dan tepat waktu.
Selain akses pasar yang lebih luas, sistem pembayaran digital juga telah meningkatkan efisiensi transaksi
keuangan. Penggunaan dompet digital dan pembayaran nontunai tidak hanya mempermudah konsumen dalam
berbelanja, tetapi juga membantu UKM dalam mencatat keuangan secara lebih akurat. Keuntungan lain dari
ekonomi digital adalah strategi pemasaran berbasis data. Melalui analisis data pelanggan, UKM dapat memahami
tren pasar dan perilaku konsumen dengan lebih baik. Misalnya, penggunaan iklan digital yang ditargetkan
memungkinkan UKM menjangkau segmen pasar yang lebih spesifik sehingga efektivitas promosi meningkat.
Meskipun menawarkan banyak manfaat, transformasi digital juga menghadirkan tantangan. UKM harus mampu
beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan literasi digital agar tetap kompetitif. Selain itu,
keamanan data menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis secara digital untuk
menghindari risiko peretasan dan penyalahgunaan informasi pelanggan. Dengan segala peluang dan
tantangannya, ekonomi digital telah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan UKM. Jika dikelola
dengan baik, digitalisasi dapat menjadi pendorong utama bagi keberlanjutan dan daya saing usaha kecil di era
modern ini.
(Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia)
Bagan yang tepat untuk menggambarkan bagian-bagian penting dalam teks tersebut adalah ….
Dampak Ekonomi Digital terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
Ekonomi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek bisnis, terutama bagi Usaha Kecil dan
Menengah (UKM). Dengan adanya teknologi digital, UKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang
dan bersaing di pasar yang lebih luas. Transformasi ini didorong oleh beberapa faktor utama, seperti
perkembangan e-commerce, sistem pembayaran digital, pemasaran berbasis data, serta pemanfaatan teknologi
berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Salah satu perubahan signifikan dalam ekonomi digital adalah kemudahan akses ke platform e-commerce. UKM
yang sebelumnya hanya mengandalkan toko fisik kini dapat menjual produknya melalui berbagai marketplace
daring. Hal ini memungkinkan mereka menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, bahkan hingga ke pasar
internasional. Dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan toko fisik, UKM dapat mengalokasikan
dana untuk inovasi dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, sistem pengiriman yang semakin efisien
memungkinkan UKM memenuhi pesanan dengan lebih cepat dan tepat waktu.
Selain akses pasar yang lebih luas, sistem pembayaran digital juga telah meningkatkan efisiensi transaksi
keuangan. Penggunaan dompet digital dan pembayaran nontunai tidak hanya mempermudah konsumen dalam
berbelanja, tetapi juga membantu UKM dalam mencatat keuangan secara lebih akurat. Keuntungan lain dari
ekonomi digital adalah strategi pemasaran berbasis data. Melalui analisis data pelanggan, UKM dapat memahami
tren pasar dan perilaku konsumen dengan lebih baik. Misalnya, penggunaan iklan digital yang ditargetkan
memungkinkan UKM menjangkau segmen pasar yang lebih spesifik sehingga efektivitas promosi meningkat.
Meskipun menawarkan banyak manfaat, transformasi digital juga menghadirkan tantangan. UKM harus mampu
beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan literasi digital agar tetap kompetitif. Selain itu,
keamanan data menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis secara digital untuk
menghindari risiko peretasan dan penyalahgunaan informasi pelanggan. Dengan segala peluang dan
tantangannya, ekonomi digital telah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan UKM. Jika dikelola
dengan baik, digitalisasi dapat menjadi pendorong utama bagi keberlanjutan dan daya saing usaha kecil di era
modern ini.
(Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia)
Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebut?
Jawaban lebih dari satu.
Paragraf pertama (1) menggunakan pola sebab- akibat karena menjelaskan
bagaimana teknologi digital menyebabkan perubahan bagi UKM.
Paragraf kedua (2) menggunakan pola proses karena menjelaskan langkah-
langkah bagaimana UKM memanfaatkan e-commerce.
Paragraf ketiga (3) menggunakan pola klasifikasi karena membagi sistem
pembayaran UKM menjadi beberapa kategori
yang berbeda.
Dampak Ekonomi Digital terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
Ekonomi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek bisnis, terutama bagi Usaha Kecil dan
Menengah (UKM). Dengan adanya teknologi digital, UKM kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang
dan bersaing di pasar yang lebih luas. Transformasi ini didorong oleh beberapa faktor utama, seperti
perkembangan e-commerce, sistem pembayaran digital, pemasaran berbasis data, serta pemanfaatan teknologi
berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Salah satu perubahan signifikan dalam ekonomi digital adalah kemudahan akses ke platform e-commerce. UKM
yang sebelumnya hanya mengandalkan toko fisik kini dapat menjual produknya melalui berbagai marketplace
daring. Hal ini memungkinkan mereka menjangkau konsumen di luar wilayah lokal, bahkan hingga ke pasar
internasional. Dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan toko fisik, UKM dapat mengalokasikan
dana untuk inovasi dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, sistem pengiriman yang semakin efisien
memungkinkan UKM memenuhi pesanan dengan lebih cepat dan tepat waktu.
Selain akses pasar yang lebih luas, sistem pembayaran digital juga telah meningkatkan efisiensi transaksi
keuangan. Penggunaan dompet digital dan pembayaran nontunai tidak hanya mempermudah konsumen dalam
berbelanja, tetapi juga membantu UKM dalam mencatat keuangan secara lebih akurat. Keuntungan lain dari
ekonomi digital adalah strategi pemasaran berbasis data. Melalui analisis data pelanggan, UKM dapat memahami
tren pasar dan perilaku konsumen dengan lebih baik. Misalnya, penggunaan iklan digital yang ditargetkan
memungkinkan UKM menjangkau segmen pasar yang lebih spesifik sehingga efektivitas promosi meningkat.
Meskipun menawarkan banyak manfaat, transformasi digital juga menghadirkan tantangan. UKM harus mampu
beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan literasi digital agar tetap kompetitif. Selain itu,
keamanan data menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan bisnis secara digital untuk
menghindari risiko peretasan dan penyalahgunaan informasi pelanggan. Dengan segala peluang dan
tantangannya, ekonomi digital telah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan UKM. Jika dikelola
dengan baik, digitalisasi dapat menjadi pendorong utama bagi keberlanjutan dan daya saing usaha kecil di era
modern ini.
(Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia)
Dini : Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk
mengembangkan suatu bisnis kecil.
Rio : Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang
ekonomi juga mudah untuk memahami isi informasi yang disajikan.
Sena : Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data
pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.
Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan dari
informasi yang disajikan tersebut?
Tentukan alasan yang tepat.
Sena menyoroti bahwa teks harus mudah dipahami oleh semua kalangan,
termasuk yang awam terhadap ekonomi.
Sena teks.
mempertimbangkan kelengkapan dan dasar bukti dari
informasi yang merupakan bagian dari menilai keakuratan
Sena memiliki inisiatif untuk memperbaiki isi teks dengan pendapat pribadinya
sebagai ahli
ekonomi agar lebih informatif.
Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru
di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.
Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman
yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan
saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan
setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca- kaca.
Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena
hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun
melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya
untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat
saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. ”Tidak ganti baju?” tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk
berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk
bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan
saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.
Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru
terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat
tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung
saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya.
Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam
coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Sadar saya membutuhkan
pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.
Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk
tetap bersama saya.
(Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki
dengan penyesuaian)
“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang
baru di luar pulau.”
Penggunaan kata serapan boyongan dapat memperjelas peristiwa yang dialami tokoh saya, yaitu …
Peristiwa perpindahan yang sering dialami pegawai suatu instansi
Peristiwa pindah rumah dari kampung halaman ke tempat yang jauh untuk jangka waktu lama
Pindah rumah bersama seluruh anggota keluarga dengan membawa semua barang rumah tangga
Pindah rumah untuk mengikuti tugas kedinasan orang tua di tempat yang baru yang letaknya jauh
Kegiatan pindah rumah untuk sementara waktu dan akan berpindah lagi kerumah dinas yang lain
Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru
di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.
Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman
yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan
saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan
setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca- kaca.
Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena
hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun
melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya
untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat
saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. ”Tidak ganti baju?” tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk
berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk
bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan
saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.
Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru
terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat
tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung
saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya.
Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam
coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Sadar saya membutuhkan
pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.
Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk
tetap bersama saya.
(Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki
dengan penyesuaian)
Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik
malam itu?
Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk seap pernyataan berikut!
Sahabat tokoh saya masih memiliki seragam pramuka untuk
dipakai.
Punggung sahabat tokoh saya tidak akan memiliki luka bakar.
Sahabat tokoh saya akan mencari jangkrik tanpa perlu
berlari.
Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru
di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.
Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman
yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan
saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan
setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca- kaca.
Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena
hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun
melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya
untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat
saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. ”Tidak ganti baju?” tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk
berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk
bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan
saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.
Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru
terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat
tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung
saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya.
Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam
coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan. Sadar saya membutuhkan
pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.
Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk
tetap bersama saya.
(Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki
dengan penyesuaian)
Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya
merupakan seorang yang setia kawan?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan.
Dia memang dak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja.
Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya.
Dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.
Rasa tanggung jawab yang besar seper memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.
Inovasi Teknologi di Dunia Pendidikan
Perkembangan teknologi digital telah merambah dunia
pendidikan dengan pesat. Penggunaan gawai, internet, dan
aplikasi pembelajaran daring kini menjadi bagian dari
akvitas belajar-mengajar, baik di sekolah maupun di rumah.
Dengan adanya teknologi, siswa dapat mengakses sumber
belajar dari berbagai belahan dunia, membuka wawasan
baru, dan mempercepat pemahaman konsep yang diajarkan.
Salah satu bentuk inovasi yang berkembang adalah
pembelajaran berbasis video dan modul interakf yang
dapat disesuaikan dengan gaya belajar siswa.
Para guru pun dituntut untuk mengembangkan metode
pembelajaran yang kreaf dan adapf. Pembuatan konten
pembelajaran digital, seper podcast edukaf, animasi
penjelasan materi, dan ujian daring kini menjadi
keterampilan baru yang harus dikuasai oleh tenaga pendidik.
Di sisi lain, teknologi juga membantu dalam proses evaluasi
pembelajaran, seper aplikasi yang dapat merekam proses
belajar siswa dan memberikan analisis perkembangan
kemampuan mereka.
Namun, tantangan juga muncul dalam penerapan teknologi
pendidikan. Tidak semua siswa memiliki akses perangkat dan
jaringan internet yang memadai. Selain itu, kesenjangan
literasi digital antara daerah perkotaan dan pedesaan
menjadi hambatan besar. Maka dari itu, dibutuhkan kerja
sama berbagai pihak untuk memaskan bahwa manfaat
teknologi pendidikan dapat dirasakan secara merata.
Pemerintah, sekolah, dan masyarakat perlu membangun
infrastruktur serta pelahan guna meningkatkan literasi
digital.
Dengan arah kebijakan yang tepat, teknologi dapat menjadi
jembatan untuk pemerataan pendidikan dan peningkatan
kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Bagan yang tepat untuk menggambarkan bagian-bagian
penng dari teks tersebut adalah ...
Dampak negaf teknologi - Penolakan siswa - Pemerintah
dak terlibat
Peran guru - Hambatan teknologi - Solusi oleh
masyarakat
Perkembangan teknologi pendidikan - Tantangan
penerapan - Upaya solusi bersama
Penurunan kualitas pendidikan - Teknologi sebagai
masalah utama - Evaluasi sistem belajar
Kempangan daerah - Tidak ada solusi - Pemerintah pasif
Inovasi Teknologi di Dunia Pendidikan
Perkembangan teknologi digital telah merambah dunia
pendidikan dengan pesat. Penggunaan gawai, internet, dan
aplikasi pembelajaran daring kini menjadi bagian dari
akvitas belajar-mengajar, baik di sekolah maupun di rumah.
Dengan adanya teknologi, siswa dapat mengakses sumber
belajar dari berbagai belahan dunia, membuka wawasan
baru, dan mempercepat pemahaman konsep yang diajarkan.
Salah satu bentuk inovasi yang berkembang adalah
pembelajaran berbasis video dan modul interakf yang
dapat disesuaikan dengan gaya belajar siswa.
Para guru pun dituntut untuk mengembangkan metode
pembelajaran yang kreaf dan adapf. Pembuatan konten
pembelajaran digital, seper podcast edukaf, animasi
penjelasan materi, dan ujian daring kini menjadi
keterampilan baru yang harus dikuasai oleh tenaga pendidik.
Di sisi lain, teknologi juga membantu dalam proses evaluasi
pembelajaran, seper aplikasi yang dapat merekam proses
belajar siswa dan memberikan analisis perkembangan
kemampuan mereka.
Namun, tantangan juga muncul dalam penerapan teknologi
pendidikan. Tidak semua siswa memiliki akses perangkat dan
jaringan internet yang memadai. Selain itu, kesenjangan
literasi digital antara daerah perkotaan dan pedesaan
menjadi hambatan besar. Maka dari itu, dibutuhkan kerja
sama berbagai pihak untuk memaskan bahwa manfaat
teknologi pendidikan dapat dirasakan secara merata.
Pemerintah, sekolah, dan masyarakat perlu membangun
infrastruktur serta pelahan guna meningkatkan literasi
digital.
Dengan arah kebijakan yang tepat, teknologi dapat menjadi
jembatan untuk pemerataan pendidikan dan peningkatan
kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-
3 pada teks tersebut?
Jawaban benar lebih dari satu
Paragraf pertama menggunakan pola umum-
khusus karena memaparkan tren teknologi
dan contohnya.
Paragraf kedua menggunakan pola ilustrasi
karena menjelaskan cara guru beradaptasi
dengan contoh.
Paragraf kega menggunakan pola
kronologis karena menceritakan perjalanan
siswa dari awal sampai akhir.
Inovasi Teknologi di Dunia Pendidikan
Perkembangan teknologi digital telah merambah dunia
pendidikan dengan pesat. Penggunaan gawai, internet, dan
aplikasi pembelajaran daring kini menjadi bagian dari
akvitas belajar-mengajar, baik di sekolah maupun di rumah.
Dengan adanya teknologi, siswa dapat mengakses sumber
belajar dari berbagai belahan dunia, membuka wawasan
baru, dan mempercepat pemahaman konsep yang diajarkan.
Salah satu bentuk inovasi yang berkembang adalah
pembelajaran berbasis video dan modul interakf yang
dapat disesuaikan dengan gaya belajar siswa.
Para guru pun dituntut untuk mengembangkan metode
pembelajaran yang kreaf dan adapf. Pembuatan konten
pembelajaran digital, seper podcast edukaf, animasi
penjelasan materi, dan ujian daring kini menjadi
keterampilan baru yang harus dikuasai oleh tenaga pendidik.
Di sisi lain, teknologi juga membantu dalam proses evaluasi
pembelajaran, seper aplikasi yang dapat merekam proses
belajar siswa dan memberikan analisis perkembangan
kemampuan mereka.
Namun, tantangan juga muncul dalam penerapan teknologi
pendidikan. Tidak semua siswa memiliki akses perangkat dan
jaringan internet yang memadai. Selain itu, kesenjangan
literasi digital antara daerah perkotaan dan pedesaan
menjadi hambatan besar. Maka dari itu, dibutuhkan kerja
sama berbagai pihak untuk memaskan bahwa manfaat
teknologi pendidikan dapat dirasakan secara merata.
Pemerintah, sekolah, dan masyarakat perlu membangun
infrastruktur serta pelahan guna meningkatkan literasi
digital.
Dengan arah kebijakan yang tepat, teknologi dapat menjadi
jembatan untuk pemerataan pendidikan dan peningkatan
kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Dialog:
• Lina: Teks ini sangat bermanfaat untuk mengetahui
bagaimana peran teknologi dalam pendidikan
modern.
• Dika: Aku setuju, tetapi menurutku akan lebih baik
jika disertai data statistik tentang akses pendidikan
digital di Indonesia.
• Wulan: Ya, dan bisa juga menambahkan studi kasus
dari daerah terpencil agar lebih komprehensif.
Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk stiap alasan
berikut! Jawaban lebih dari satu
Dika menyarankan data tambahan untuk
memperkuat informasi dalam teks.
Wulan menyarankan contoh lokal untuk
memperluas konteks pembahasan.
Lina menilai teks kurang lengkap karena
dak ada gambar visual pendukung.
Tantangan Literasi Digital di Kalangan Remaja
11Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara
remaja mengakses, mengonsumsi, dan membagikan
informasi. Di era digital, berbagai plaorm media sosial, situs
berita daring, serta aplikasi komunikasi menjadi sumber
utama pengetahuan bagi mereka. Namun, akses informasi
yang luas ini juga membawa tantangan serius, terutama
terkait kemampuan literasi digital.
Literasi digital bukan sekadar kemampuan membaca dan
menulis, melainkan mencakup kemampuan berpikir kris
terhadap informasi yang diperoleh, memahami konteks,
serta mengevaluasi keakuratan dan kredibilitas sumber.
Sayangnya, masih banyak remaja yang belum memiliki
kecakapan tersebut. Banyak dari mereka mudah terpengaruh
oleh informasi yang viral tanpa mengecek fakta terlebih
dahulu. Hal ini menyebabkan penyebaran hoaks dan
misinformasi semakin meluas, terutama di kalangan muda.
Pendidikan literasi digital harus menjadi bagian penng
dalam kurikulum sekolah. Pembelajaran dak hanya
berfokus pada kemampuan teknis menggunakan perangkat,
tetapi juga pada kemampuan kognif dan afekf untuk
menilai dan memaknai informasi secara bertanggung jawab.
Guru memiliki peran strategis dalam membimbing siswa agar
dak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga
produsen informasi yang bijak. Selain itu, keluarga juga
memegang peranan dalam membentuk kebiasaan literasi
yang sehat di rumah.
Tanpa kemampuan literasi digital yang memadai, remaja
akan rentan terhadap manipulasi informasi, penipuan
daring, hingga pengaruh radikalisme digital. Oleh karena itu,
sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat diperlukan
untuk menciptakan generasi muda yang dak hanya melek
teknologi, tetapi juga bijak dan kritis dalam
memanfaatkannya.
Bagan yang paling tepat untuk menggambarkan alur
informasi pada teks “Tantangan Literasi Digital di Kalangan
Remaja” adalah …
Akses informasi – Literasi rendah – Pendidikan diperlukan
– Solusi dari guru dan keluarga
Informasi terbatas – Hoaks meluas – Solusi teknologi –
Dampak posif
Teknologi menurun – Informasi menyusut – Tantangan
informasi – Literasi dak dibutuhkan
Akses media cetak – Peran pemerintah – Kontrol sosial –
Literasi klasik
Remaja kurang minat baca – Informasi offline lebih
populer – Guru kurang akf – Orang tua pasif
Tantangan Literasi Digital di Kalangan Remaja
11Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara
remaja mengakses, mengonsumsi, dan membagikan
informasi. Di era digital, berbagai plaorm media sosial, situs
berita daring, serta aplikasi komunikasi menjadi sumber
utama pengetahuan bagi mereka. Namun, akses informasi
yang luas ini juga membawa tantangan serius, terutama
terkait kemampuan literasi digital.
Literasi digital bukan sekadar kemampuan membaca dan
menulis, melainkan mencakup kemampuan berpikir kris
terhadap informasi yang diperoleh, memahami konteks,
serta mengevaluasi keakuratan dan kredibilitas sumber.
Sayangnya, masih banyak remaja yang belum memiliki
kecakapan tersebut. Banyak dari mereka mudah terpengaruh
oleh informasi yang viral tanpa mengecek fakta terlebih
dahulu. Hal ini menyebabkan penyebaran hoaks dan
misinformasi semakin meluas, terutama di kalangan muda.
Pendidikan literasi digital harus menjadi bagian penng
dalam kurikulum sekolah. Pembelajaran dak hanya
berfokus pada kemampuan teknis menggunakan perangkat,
tetapi juga pada kemampuan kognif dan afekf untuk
menilai dan memaknai informasi secara bertanggung jawab.
Guru memiliki peran strategis dalam membimbing siswa agar
dak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga
produsen informasi yang bijak. Selain itu, keluarga juga
memegang peranan dalam membentuk kebiasaan literasi
yang sehat di rumah.
Tanpa kemampuan literasi digital yang memadai, remaja
akan rentan terhadap manipulasi informasi, penipuan
daring, hingga pengaruh radikalisme digital. Oleh karena itu,
sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat diperlukan
untuk menciptakan generasi muda yang dak hanya melek
teknologi, tetapi juga bijak dan kris dalam
memanfaatkannya.
Jika tantangan literasi digital dak segera ditangani,
kemungkinan yang akan terjadi adalah …
Hoaks dan misinformasi akan semakin
berkembang luas di kalangan remaja.
Siswa akan lebih mudah menulis jurnal
ilmiah dan artikel edukatif
Peran guru akan semakin dak diperlukan
dalam pendidikan literasi.
Tantangan Literasi Digital di Kalangan Remaja
11Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara
remaja mengakses, mengonsumsi, dan membagikan
informasi. Di era digital, berbagai plaorm media sosial, situs
berita daring, serta aplikasi komunikasi menjadi sumber
utama pengetahuan bagi mereka. Namun, akses informasi
yang luas ini juga membawa tantangan serius, terutama
terkait kemampuan literasi digital.
Literasi digital bukan sekadar kemampuan membaca dan
menulis, melainkan mencakup kemampuan berpikir kris
terhadap informasi yang diperoleh, memahami konteks,
serta mengevaluasi keakuratan dan kredibilitas sumber.
Sayangnya, masih banyak remaja yang belum memiliki
kecakapan tersebut. Banyak dari mereka mudah terpengaruh
oleh informasi yang viral tanpa mengecek fakta terlebih
dahulu. Hal ini menyebabkan penyebaran hoaks dan
misinformasi semakin meluas, terutama di kalangan muda.
Pendidikan literasi digital harus menjadi bagian penng
dalam kurikulum sekolah. Pembelajaran dak hanya
berfokus pada kemampuan teknis menggunakan perangkat,
tetapi juga pada kemampuan kognif dan afekf untuk
menilai dan memaknai informasi secara bertanggung jawab.
Guru memiliki peran strategis dalam membimbing siswa agar
dak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga
produsen informasi yang bijak. Selain itu, keluarga juga
memegang peranan dalam membentuk kebiasaan literasi
yang sehat di rumah.
Tanpa kemampuan literasi digital yang memadai, remaja
akan rentan terhadap manipulasi informasi, penipuan
daring, hingga pengaruh radikalisme digital. Oleh karena itu,
sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat diperlukan
untuk menciptakan generasi muda yang dak hanya melek
teknologi, tetapi juga bijak dan kris dalam
memanfaatkannya.
Manakah dari pernyataan berikut yang menunjukkan
informasi yang tepat dan relevan dengan isi teks? Jawaban lebih dari satu
Literasi digital hanya diperlukan oleh pelajar yang
memiliki akses ke internet.
Guru memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk
karakter digital siswa.
Media sosial membantu menyebarkan informasi yang
benar dan salah.
Keluarga dak punya andil apa pun dalam mendidik
remaja tentang literasi.
Literasi digital melibatkan kemampuan berpikir kris dan
menilai informasi.
