wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

1. Respirasi

Total questions: 82

Worksheet time: 41mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pria, 35 tahun, datang dengan keluhan sesak napas yang bertambah berat selama 2 minggu terakhir. Pasien memiliki riwayat pengobatan tuberkulosis paru selama 3 bulan terakhir. Pemeriksaan fisik menunjukkan suara napas melemah di hemitoraks kanan, perkusi redup, dan peningkatan fremitus taktil. Pemeriksaan toraks rontgen menunjukkan adanya efusi pleura di sisi kanan. Patomekanisme utama yang menyebabkan efusi pleura pada pasien dengan komplikasi tuberkulosis ini adalah:

a)

Obstruksi drainase limfatik

b)

Penurunan tekanan onkotik

c)

Peningkatan permeabilitas kapiler

d)

Penurunan tekanan intrapleural

e)

Peningkatan tekanan hidrostatik

2.

Laki-laki 46 tahun sesak memberat 1 jam; sudah sering kambuh. Compos mentis namun hanya bisa mengucap kata demi kata. Tanda vital: TD 130/80, nadi 130, RR 32, T 37,6°C; retraksi suprasternal; mengi pada ekspirasi dan inspirasi. Diagnosis:

a)

Asma eksaserbasi sedang

b)

Asma serangan mengancam nyawa

c)

Asma eksaserbasi ringan

d)

Asma persisten

e)

Asma eksaserbasi berat

3.

Seorang pasien berusia 25 tahun datang ke klinik dengan keluhan batuk lebih dari 2 minggu, disertai dengan demam ringan dan penurunan nafsu makan. Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen dada, ditemukan lesi di apeks paru. Dokter mencurigai bahwa pasien tersebut mengalami tuberkulosis (TB) primer. Pasien ini belum pernah mengalami pengobatan TB sebelumnya dan tidak memiliki riwayat kontak erat dengan penderita TB aktif. Berdasarkan informasi tersebut, apa yang paling mungkin terjadi pada pasien ini terkait dengan TB primer?

a)

TB primer biasanya tidak ditemukan pada pasien yang tidak memiliki riwayat kontak erat dengan

b)

Lesi di apeks paru merupakan tanda khas reaktivasi TB

c)

Pasien kemungkinan mengidap TB sekunder akibat paparan lama

d)

Lesi ditemukan di bagian bawah paru, bukan apeks

e)

Terjadi pembentukan kompleks primer pada tubuh pasien

4.

Seorang wanita usia 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 3 hari yang lalu. Pasien juga mengeluh nyeri menelan, mual, dan muntah. Sebelumnya pasien mengalami demam tinggi sejak 3 hari lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 105x/menit, suhu 38,5°C, laju pernapasan 30x/menit. Pasien tinggal di dekat peternakan ayam yang sedang terkena wabah. Apakah pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis pada pasien ini?

a)

Darah lengkap

b)

CRP kuantitatif

c)

Rapid test antibody

d)

Antibody influenza A

e)

Swab PCR

5.

Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sesak yang sering berulang dan 2 hari terakhir sesaknya memberat disertai batuk berdahak, keluhan tersebut dialami sehari setelah berkunjung ke pabrik terigu. Pasien juga mengeluh sering bersin, sudah diketahui menderita asma sejak usia 7 tahun, namun keluhan hilang-timbul. Apakah yang tidak termasuk tujuan terapi asma yang diderita pasien di atas?

a)

Mencegah terjadinya obstruksi yang irreversible

b)

Meningkatkan daya tahan paru terhadap allergen

c)

Meningkatkan faal paru mendekati normal

d)

Mencegah eksaserbasi penyakit

e)

Menghilangkan dan mengendalikan gejala asma

6.

Laki-laki 55 tahun batuk 1 bulan, keringat malam, makin kurus. Pernah TB 3 tahun lalu, OAT 6 bulan, BTA saat itu negatif. Termasuk kasus TB apa?

a)

Kasus MDR

b)

Kasus putus obat

c)

Kasus relaps

d)

Kasus gagal

e)

Kasus baru

7.

Pria 55 tahun batuk 3 bulan, nyeri dada & sesak; perokok lama; keluhan memburuk 1 minggu; PF: dada asimetris; perkusi redup paru kanan; vokal fremitus meningkat; auskultasi vesikuler menurun + ronki kanan. Foto toraks: konsolidasi homogen segitiga kanan, trakea tertarik ke kanan. Diagnosis:

a)

Atelektasis

b)

Abses paru

c)

Pneumotoraks

d)

Efusi pleura

e)

Karsinoma paru

8.

Seorang anak laki-laki usia 5 tahun dibawa keluarganya ke Puskesmas dengan keluhan batuk yang tidak berhenti sejak 3 hari ini. Batuk terus-menerus hingga kadang pasien tampak membiru atau muntah di akhir batuk. Riwayat kontak dengan keluhan serupa (-). Riwayat imunisasi tidak diketahui. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nadi 110x/menit, suhu 37,5°C, laju pernapasan 38x/menit, ditemukan perdarahan subkonjungtiva ODS, faring hiperemis. Apakah pemeriksaan penunjang yang tepat untuk menegakan diagnosis pada pasien ini?

a)

Tes serologi

b)

Rontgen dada

c)

Kultur darah

d)

Kultur sekret nasofaring

e)

PCR

9.

Mengapa reseptor ACE2 banyak ditemukan di paru-paru, jantung, dan ginjal manusia?

a)

Karena ACE2 hanya terdapat di organ tersebut

b)

Karena ACE2 membantu mengatur proses inflamasi di organ tersebut

c)

Karena ACE2 berfungsi sebagai protein struktural

d)

Karena ACE2 merupakan bagian dari sistem kekebalan di organ tersebut

10.

Seorang laki-laki 50 tahun dibawa keluarga ke IGD dengan keluhan sesak napas berat sejak 30 menit lalu. Pasien memiliki riwayat asma dan alergi telur. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan kesadaran somnolen, TD 80/50 mmHg, nadi 135 kali/menit, frekuensi napas 10 kali/menit, suhu afebris. Suara napas menurun disertai mengi yang samar. Apakah kemungkinan diagnosis pada pasien di atas?

a)

Asma eksaserbasi akut derajat sedang

b)

Status asmatikus

c)

Asma eksaserbasi akut derajat berat

d)

Syok kardiogenik

e)

Syok anafilaktik

11.

Seorang pria usia 30 tahun datang ke IGD dengan keluhan sakit tenggorokan diikuti batuk paroksismal dengan dahak berwarna darah, dialami sejak 4 hari lalu. Ia juga mengeluhkan demam dan sakit kepala. Pada pemeriksaan radiologi ditemukan paru-paru konsolidasi (unilateral). Setelah dikirimkan spesimen sputum ke laboratorium, pewarnaan khusus apakah dibawah ini yang digunakan agar dapat melihat morfologi bakteri ini secara mikroskopik?

a)

Pewarnaan Ziehl-Neelsen

b)

Pewarnaan Gram

c)

Pewarnaan India Ink

d)

Pewarnaan Giemsa

e)

Pewarnaan Wright

12.

Seorang pria berusia 34 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan sesak napas tiba-tiba sejak semalam. Pasien adalah seorang perokok, tanpa riwayat penyakit paru sebelumnya, tanpa batuk, dan tanpa demam. Keluhan muncul setelah melakukan olahraga angkat beban di gym. Pada pemeriksaan fisik ditemukan perkusi hipersonor dan bunyi napas vesikuler menurun pada hemitoraks kanan. Hasil foto toraks menunjukkan gambaran khas. Diagnosis yang paling mungkin adalah:

a)

Efusi pleura masif

b)

Pneumotoraks spontan sekunder

c)

Pneumotoraks spontan primer

d)

Pneumotoraks artifisial

e)

Abses paru

13.

Seorang perempuan 47 tahun batuk berdahak disertai darah sejak 3 bulan, demam terutama malam hari, BB menurun, keringat malam. PF: TD 120/80 mmHg, nadi 80x/menit, RR 20x/menit, T 37,8°C; auskultasi rhonki seluruh lapang paru. Rontgen: infiltrat retikulogranuler difus bilateral. Tatalaksana yang tepat:

a)

OAT kategori II

b)

OAT kategori I + prednison

c)

Levofloksasin + bronkodilator + prednison

d)

OAT kategori I + bronkodilator

e)

OAT lini 2 + prednison

14.

Seorang laki-laki berusia 20 tahun datang ke poliklinik umum dengan keluhan sesak napas disertai bunyi mengi di malam hari sekitar 4 kali dalam sebulan. Jika sesak datang maka tidur pasien akan sangat terganggu. Gejala sesak napas kadang dirasakan di siang hari tapi hanya 1 kali serangan. Pada pasien dilakukan pemeriksaan APE dengan hasil > 80% nilai prediksi.

a)

Asma intermittens

b)

Asma Akut ringan sedang

c)

Asma persisten ringan

d)

PPOK Grade B

e)

PPOK eksaserbasi

15.

Laki-laki 52 tahun mimisan 30 menit saat bekerja di kebun; tanpa trauma; hipertensi tidak terkontrol. Compos mentis, TD 150/90, nadi 104, RR 20, afebris. Setelah tampon epinefrin, rinoskopi anterior: perdarahan di septum; laringoskopi indirek: darah menetes ke orofaring, sumber tidak tampak. Sumber perdarahan yang paling mungkin:

a)

A. sfenopalatina

b)

A. etmoidalis anterior

c)

A. faringeal ascendens

d)

A. palatina mayor

e)

A. labialis superior

16.

Seorang anak usia 4 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan kesulitan bernapas sejak 15 menit yang lalu. Pasien diketahui memasukkan biji-bijian ke mulutnya dan tiba-tiba batuk-batuk, kesulitan bernafas. Pada pemeriksaan fisik didapatkan laju pernapasan 40x/menit, tidak ada palpatory thud dan audible slap, auskultasi didapatkan ekspirasi memanjang dan suara vesikular menurun pada paru kanan. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien ini?

a)

Korpus alienum bronkiolus

b)

Korpus alienum trakea

c)

Korpus alienum hipofaring

d)

Korpus alienum bronkus

e)

Korpus alienum laring

17.

Seorang laki laki 66 tahun dengan riwayat perokok aktif sejak usia 30 tahun, tinggal di area industri, riwayat TB paru dan meminum obat selama 1 tahun terakhir, datang dengan keluhan batuk berdahak sulit dikeluarkan dalam satu bulan terakhir. Jika pada kasus ini pasien disertai dengan batuk darah dan hipertensi berat, tetapi kognisi pasien baik dapat mengikuti perintah dan kooperatif, maka pilihan latihan yang tepat untuk membantu mengeluarkan dahak pada pasien ini adalah, kecuali:

a)

Diaphragmatic breathin

b)

Postural drainage

c)

ACBT

d)

Clapping and postural drainage

e)

Perkusi and clapping

18.

Tujuan terapi oksigen di bawah ini adalah?

a)

Menurunkan kerja jantung

b)

Meningkatkan usaha pernapasan

c)

Meningkatkan stroke volume

d)

Meningkatkan cardiac output

e)

Mengatasi metabolisme aerob

19.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan demam sejak 3 hari terakhir. Keluhan ini disertai dengan batuk berdahak berwarna kuning. Sesak napas kadang kala dirasakan ketika batuk berkepanjangan. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan Tekanan darah dalam batas normal, frekuensi napas 26 x/menit, denyut nadi 98 x/menit dan temperatur 38 derajat celcius. Hasil lab memperlihatkan leukositosis dan gambaran foto toraks seperti gambar di bawah ini. Apakah pengobatan simptomatik yang dapat diberikan pada pasien ini?

a)

Diet protein tinggi

b)

Kompres air dingin

c)

Minum air kelapa

d)

Pemberian mukolitik

e)

Pemberian antibiotik

20.

Laki-laki 52 tahun mimisan 30 menit saat bekerja di kebun; tanpa trauma; hipertensi tidak terkontrol. Compos mentis, TD 150/90, nadi 104, RR 20, afebris. Setelah tampon epinefrin, rinoskopi anterior: perdarahan di septum, laringoskopi indirek: darah menetes ke orofaring, sumber tidak tampak. Sumber perdarahan yang paling mungkin:

a)

A. labialis superior

b)

A. ethmoidalis anterior

c)

A. faringeal ascendes

d)

A. palatina mayor

e)

A. sfenopalatina

21.

Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dibawa orang tuanya ke RS dengan keluhan sesak nafas sejak 1 hari yang lalu. Keluhan disertai batuk berdahak putih. Keluhan ini sering berulang 1-2 kali pada malam hari dalam seminggu. Diketahui pasien menderita rhinitis alergi, dan ayah seorang perokok. Pada pemeriksaan didapatkan nadi 107 kali/menit, napas 27 kali/menit, suhu 36,8°C, pernafasan cuping hidung dan wheezing. Gambaran radiologis tampak hiperluen dan peningkatan corakan bronkovaskular. Apakah diagnosis yang paling tepat?

a)

PPOK

b)

Bronkiektasis

c)

Bronkiolitis

d)

Bronkitis akut

e)

Asma bronkial

22.

Seorang pria usia 60 tahun datang dengan keluhan batuk berdarah dan berat badan menurun. Kelainan apa yang sesuai dengan gambaran mikroskopik pasien dibawah ini?

a)

Asma bronkiale

b)

Squamous cell carcinoma

c)

Bronchioalveolar carcinoma

d)

Adenocarcinoma of lung

e)

Large cell carcinoma

23.

Seorang laki-laki, 52 tahun, datang ke IGD dengan keluhan sesak yang memberat sejak 3 minggu terakhir terutama saat beraktivitas. Ada rasa berat di dada disertai batuk. Pasien terkadang demam dengan penurunan berat badan 10 kg. Pasien merokok 1 bungkus perhari selama 20 tahun. Pasien bekerja sebagai penambang marmer sejak 30 tahun terakhir. Kelainan khas yang mungkin didapatkan dalam foto toraks pada pasien tersebut adalah:

a)

Halo sign

b)

Micronodular diffuse

c)

Egg shell calcification

d)

Pleural plaque

e)

Rounded opacity

24.

Seorang perempuan berusia 20 tahun diantar keluarganya ke unit gawat darurat RS dengan sesak napas yang dialami sejak dua jam yang lalu. Keluhan sesak semakin lama semakin memberat. Sebelumnya pasien mengalami kecelakaan lalu lintas beberapa jam yang lalu. Pada pemeriksaan fisis inspeksi didapatkan jejas lama pada regio toraks kanan, pengembangan paru asimetris, palpasi ada nyeri tekan dan krepitasi toraks kanan, perkusi hipersonor dan auskultasi bunyi pernapasan bronkovesikuler. Apakah gambaran yang bisa terlihat pada foto toraks PA tegak, berdasarkan gambaran klinis pasien?

a)

Corakan bronkovaskuler kasar dan prominen

b)

Bercak-bercak berawan dengan kalsifikasi dan garis-garis fibrosis

c)

Cavitas berdinding tebal, irregular dengan fluid level

d)

Perselubungan homogen dengan airbronchogram sign positif

e)

Hiperlusen avaskuler dengan pleural white line

25.

Seorang laki-laki, 52 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak yang memberat sejak 3 minggu terakhir terutama saat beraktivitas. Ada rasa berat di dada disertai batuk. Pasien terkadang demam dengan penurunan berat badan 10 kg. Pasien merokok 1 bungkus perhari selama 20 tahun. Pasien kerja sebagai penambang marmer sejak 30 tahun terakhir. Kelainan khas yang mungkin didapatkan dalam foto toraks pada pasien tersebut adalah

a)

Pleural plaque

b)

Rounded opacity

c)

Enlargement hilus

d)

Micronodular diffuse

e)

Egg shell calcification

26.

Seorang laki – laki usia 34 tahun datang ke dokter dengan keluhan batuk dan bersin disertai lemas sejak 3 hari terakhir. Pasien juga mengeluh hidung tersumbat dan sedikit demam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 84x/menit, suhu 38,8°C, pernapasan 18x/menit, Tonsil TI/TI, mukosa faring hiperemis. Pada pemeriksaan rhinoskopi tampak edema pada mukosa hidung. Apakah diagnosis pada pasien ini?

a)

Rhinitis atrofikans

b)

SARS

c)

Influenza

d)

Tonsilitis akut

e)

Rhinitis medikamentosa

27.

Seorang laki-laki umur 70 tahun diketahui menderita gagal ginjal kronik selama 1 bulan, datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak nafas sejak 2 jam yang lalu. Pada pemeriksaan fisik ditemukan frekuensi nafas 36 x/menit dan pada auskultasi terdengar ronchi basah halus di seluruh lapangan paru. Hasil evaluasi ABG ditemukan: pH: 7.27 (7.35-7.45); PCO2: 26.6 (4.6-6.4); HCO3: 9 (22-31). Apakah jenis gangguan keseimbangan asam basa yang dialami penderita pada kasus di atas?

a)

Alkalosis respiratorik

b)

Mixed asidosis metabolik dan asidosis respiratorik

c)

Alkalosis metabolik

d)

Asidosis respiratorik

e)

Asidosis metabolik

28.

Laki-laki 66 tahun sesak; sesak hilang-timbul, batuk berdahak putih 2 tahun; perokok lama. Tanda vital: TD 140/90, nadi 90, RR 28, T 36,7°C. PF: pelebaran sela iga, wheezing +/+, ronki +/+; radiologi: hiperlusen avaskular, jantung pendulum, diafragma datar. Diagnosis:

a)

PPOK

b)

Asma bronkial

c)

Trakeitis kronik

d)

Ca paru

e)

PPOK eksaserbasi akut

29.

Seorang perempuan 47 tahun batuk berdahak disertai darah sejak 3 bulan, demam terutama malam hari, BB menurun, keringat malam. PF: TD 120/80 mmHg, nadi 80x/menit, RR 20x/menit, T 37,8°C; auskultasi ronki seluruh lapang paru. Rontgen: infiltrat retikulogranuler difus bilateral. Tatalaksana yang tepat:

a)

OAT kategori I + prednison

b)

OAT lini 2 + prednison

c)

Levofloksasin + bronkodilator + prednison

d)

OAT kategori II

e)

OAT kategori I + bronkodilator

30.

Seorang pasien berumur 30 thn mengalami asma bronkial. Untuk membantu diagnosis diperlukan pemeriksaan laboratorium. Pada pemeriksaan laboratorium apakah yang di harapkan?

a)

Peningkatan IgE

b)

Peningkatan calcitonin

c)

Peningkatan LED

d)

Peningkatan prokalsitonin

e)

Peningkatan IgM

31.

Seorang ibu membawa anaknya usia 4 tahun ke Puskesmas untuk konsultasi. Ibu baru didiagnosis TB dengan BTA (+) dan sedang menjalani OAT. Anak sulit naik BB sejak 6 bulan, tanpa demam/batuk/keluhan lain. PF normal, BB/TB –2 s/d –3 SD. Pemeriksaan apa yang harus dilakukan pada anak?

a)

Rontgen dada

b)

Tes tuberkulin

c)

Bilas lambung

d)

Imunisasi BCG

e)

Cek sputum BTA

32.

Seorang pasien dengan gejala batuk lebih dari 3 minggu, demam, dan keringat pada malam hari. Pada foto thoraks diperoleh gambaran kavitas di lobus atas kanan yang disertai dengan perselubungan, dan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan BTA positif. Berikut ini yang BUKAN merupakan cara transmisi dari bakteri penyebabnya adalah:

a)

Hematogen

b)

Perkontinuitatum

c)

Skin contact

d)

Droplet

e)

Limfogen

33.

Seorang pria usia 50 tahun datang kontrol ke puskesmas dengan keluhan nyeri di kaki sebelah kanan sejak 5 hari yang lalu. Pasien tidak pernah memiliki riwayat seperti ini sebelumnya. Saat ini pasien sedang mengkonsumsi Captopril dan OAT bulan ke-4. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 130/80 mmHg, nadi 90x/menit, pernapasan 20x/menit, suhu 36,5°C, edema dan nyeri tekan pada MTP I kanan. Apa obat yang dapat menyebabkan keluhan pasien tersebut?

a)

Isoniazid

b)

Etambutol

c)

Rifampicin

d)

Pirazinamide

e)

Captopril

34.

Seorang laki-laki berusia 65 Tahun diantar keluarganya ke IGD dengan keluhan sesak nafas yang makin memburuk sejak beberapa hari sebelumnya. Awalnya batuk kering dan bunyi mengi setiap hari, belakangan batuk berlendir kuning dan sesak. Riwayat merokok sejak usia 15 tahun. Pada pemeriksaan Tekanan darahnya 150/85 mmHg, Denyut nadi 110x/menit, frekuensi nafas 33x/menit, temperatur normal. Tampak retraksi sela iga saat inspirasi, auskultasi paru terdengar wheezing saat inspirasi dan ekspirasi. dari hasil antropometri didapatkan TB 165 cm, dan BB 48 kg. Rekomendasi nutrisi pada pasien di atas adalah

a)

Banyak mengonsumsi suplemen vitamin

b)

Diberikan asupan rendah lemak untuk memudahkan pernafasan dari pasien

c)

Kurangi mengonsumsi ikan dan minyak ikan

d)

Makan bahan makanan terutama kol dan singkong

e)

Diberikan asupan karbohidrat tinggi untuk memperbaiki status gizi pasien

35.

Seorang wanita datang dengan ke IGD dengan keluhan demam, menggigil, disertai sakit kepala dan batuk sejak 3 hari lalu. Dari hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik, diagnosa oleh dokter IGD kecurigaan mengarah ke infeksi legionella pneumophila. Pemeriksaan kultur diketahui merupakan gold standar untuk diagnosa laboratorium bakteri ini. Berikut ini yang merupakan medium yang digunakan untuk isolasi Legionella pneumophila...

a)

Tellurite agar

b)

Regan-Lowe agar

c)

DNase agar

d)

Buffer Charcoal Yeast Extract

e)

Thioglycholate broth

36.

Gold standard pemeriksaan untuk menegakkan TB paru:

a)

Darah rutin

b)

Kultur kuman MTB

c)

Hapusan Sputum BTA

d)

TCM MTB

e)

Foto toraks

37.

Anak laki-laki 9 tahun dua kali sesak dalam sebulan; di antara serangan tanpa batuk; riwayat alergi debu. PF: RR 40, nadi 90, T 36,5°C, wheezing seluruh lapang paru. Setelah stabil, terapi controller yang tepat:

a)

Medium dose ICS

b)

Low dose ICS

c)

Medium dose ICS + medium dose LABA

d)

High dose ICS

e)

Low dose ICS + LABA

38.

Seorang perempuan usia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk sejak 6 bulan. Keluhan disertai demam hilang timbul serta pasien bertambah kurus. Pasien memiliki riwayat pengobatan TB 6 bulan lalu namun hanya minum selama 3 bulan. Hasil TCM positif M. tuberculosis. Dari hasil uji sensitivitas didapatkan kuman resisten terhadap isoniazid dan etambutol. Apa diagnosis pasien ini?

a)

TB RR

b)

TB MDR

c)

TB Monoresisten

d)

TB Poliresisten

e)

TB XDR

39.

Seorang bayi aterm BB lahir 3500 g dibawa karena sesak napas dan sianosis. Lahir dengan seksio sesarea karena presentasi dahi. PF: nadi 120x/menit, RR 70x/menit, suhu 36,5°C. Foto toraks normal. Diagnosis paling tepat:

a)

Meconium aspiration syndrome

b)

Transient tachypnea of newborn

c)

Bronchopulmonary dysplasia

d)

Hyaline membrane disease

e)

Pneumonitis kongenital

40.

Seorang perempuan usia 35 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk berdarah sejak 1 minggu. Keluhan ini pernah dirasakan pasien 2 bulan yang lalu dan sempat membaik. Pasien pernah menjalani pengobatan TB selama 3 minggu lalu berhenti karena merasa sembuh. Hasil BTA saat ini +/-

a)

TB MDR

b)

TB drop out

c)

TB gagal pengobatan

d)

TB relapse

e)

TB kasus baru

41.

Laki-laki 59 tahun suara serak 3 bulan, memberat; sulit menelan, kadang batuk berdarah; KGB leher membesar. Laringoskopi: massa supraglottik irregular mudah berdarah. Histopatologi: karsinoma sel skuamosa. Faktor risiko paling utama:

a)

Aflatoksin

b)

Diet tinggi nitrosamin

c)

Alkohol

d)

Merokok

e)

Infeksi HPV

42.

Seorang wanita dewasa menderita DM tergantung insulin karena dianggap bahwa organ pankreasnya tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup sehingga membutuhkan suntikan insulin secara teratur. Akan tetapi wanita ini lalai menggunakan insulin. Akibatnya dalam keadaan sesudah makan, ia masih tetap merasa lapar, oleh karena organ hati telah memproduksi benda keton. Apakah kelainan asam basa yang terjadi pada Wanita ini?

a)

Alkalosis metabolic dan respiratorik

b)

Alkalosis respiratorik

c)

Alkalosis metabolic

d)

Asidosis respiratorik

e)

Asidosis metabolic

43.

Laki-laki, 19 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk disertai darah, sudah berlangsung 1 bulan. Pemeriksaan TCM didapatkan MTB terdeteksi, rifampisin sensitive. Penderita belum pernah minum OAT sebelumnya. Rencana terapi farmakologi pada pasien ini

a)

4RHZE/2RH

b)

4RHZE/2R3H3

c)

2RHZE/3RH

d)

2RHZE/4RH

e)

2RHZE/4R3H3

44.

Seorang individu yang terdiagnosis kanker paru-paru, langkah pencegahan primer yang tepat untuk mencegah kanker paru pada populasi umum adalah

a)

Kemopreventif

b)

Marker tumor

c)

Radioterapi

d)

Kampanye anti-rokok

e)

Imaging paru

45.

Tn. Toni, usia 25 tahun, diantar ke IGD dengan keluhan sesak napas. Keluhan sesak disertai batuk dan pilek sejak 3 hari ini dan memberat 1 jam SMRS. Demam disangkal. Pasien memiliki riwayat alergi debu dan ikan laut. Keluhan dikatakan sering dialami sejak pasien berusia 3 tahun. Kambuh bila terkena debu, dalam bulan ini keluhan sesak napas 1-2 kali. Pasien tampak berjalan terbatas dan lebih nyaman dengan posisi duduk. Pada vital sign didapatkan TD 130/80 mmHg, N 110 x/menit, RR 28x/menit, T 36.7C. Pada pemeriksaan fisik thoraks pasien tampak sesak, ekspirasi memanjang, wheezing (+) diakhir ekspirasi. Pasien diberikan terapi nebulizer dengan ventolin, keluhan segera membaik.

a)

Asma eksaserbasi berat, frekuensi persisten sedang

b)

Asma eksaserbasi berat, frekuensi persisten ringan

c)

Asma eksaserbasi sedang, frekuensi persisten sedang

d)

Asma eksaserbasi sedang, frekuensi persisten ringan

e)

Asma eksaserbasi sedang, frekuensi intermiten

46.

Perempuan 32 tahun tidak bisa bernapas bila tidur miring kanan; sering bersin pagi hari. PF: benjolan putih keabuan, bertangkai, mudah digerakkan, tidak nyeri (polip). Pemeriksaan sederhana untuk menyingkirkan diagnosis banding:

a)

Manuver Toynbee

b)

Tampon adrenalin

c)

Refleks glabela

d)

Tes inspeksi asam asetat

e)

Uji Valsalva

47.

Seorang laki – laki usia 34 tahun datang ke dokter dengan keluhan batuk dan bersin disertai lemas sejak 3 hari terakhir. Pasien juga mengeluh hidung tersumbat dan sedikit demam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 84x/menit, suhu 38,8°C, pernapasan 18x/menit, Tonsil TI/TI, mukosa faring hiperemis. Pada pemeriksaan rhinoskopi tampak edema pada mukosa hidung. Apakah tatalaksana yang tepat untuk pasien ini?

a)

Dekongestan dan antibiotik

b)

Steroid dan dekongestan

c)

Antipiretik dan steroid

d)

Antipiretik dan dekongestan

e)

Antipiretik dan antibiotik

48.

Seorang laki-laki 62 tahun, datang ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas, batuk lama berdahak banyak terutama pagi hari, satu minggu terakhir dahak warna hijau disertai demam. Pasien riwayat berobat TB 3 tahun lalu dan dinyatakan sembuh. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ronki basah basal paru kanan. Pemeriksaan foto toraks PA gambaran honeycomb appearance (sarang tawon) dan BTA dahak 3x Negatif. Patomekanisme penyakit ini paling mungkin pada kasus ini

a)

Pelebaran bronkus yang permanen akibat infeksi kronik dan inflamasi

b)

Bronkokonstriksi akibat hipersensitifitas jalan napas

c)

Destruksi parenkim paru akibat noxious

d)

Destruksi parenkim paru akibat infeksi kronis

e)

Penyempitan bronkus akibat fibrosis

49.

Perempuan 23 tahun suara serak & nyeri tenggorokan 2 hari, terutama saat berbicara. Hobi karaoke. PF: tonsil TI/TI normal, faring tidak hiperemis. Laringoskopi: mukosa laring edema & hiperemis. Diagnosis?

a)

Croup

b)

Laringitis akut

c)

Tonsilofaringitis akut

d)

Faringitis akut

e)

Tonsilitis akut

50.

Laki-laki 70 tahun batuk darah 2 bulan, BB turun, sesak, nyeri dada; perokok 2 bungkus/hari. PF: fremitus meningkat hemitoraks kanan, perkusi pekak, suara napas menghilang; foto toraks: konsolidasi homogen, deviasi trakea ke kiri. Diagnosis:

a)

Atelektasis

b)

Pneumonia lobaris

c)

Empiema pulmonum

d)

Karsinoma paru

e)

TB paru

51.

Laki-laki 60 tahun sesak mendadak makin berat setelah kecelakaan motor 1 jam sebelumnya. PF: TD 90/60, N 120, RR 30, T 37°C; dada kiri ketinggal; perkusi kiri hipersonor. Foto toraks: hiperlusen avaskular hemitoraks kanan. Diagnosis tersering?

a)

Tension pneumothorax

b)

Hematothorax

c)

Simple pneumothorax

d)

Temponade jantung

e)

Pneumothorax

52.

Berikut adalah reagen yang digunakan dalam tes analisis cairan pleura:

a)

Asam sulfat

b)

Asam ursodeoksikolat

c)

Asam asetat glasial

d)

Asam folat

e)

Asam askorbat

53.

Seorang anak perempuan berusia 6 tahun dibawah oleh ibunya datang ke puskesmas dengan keluhan utama demam hilang timbul yang dialami sejak 2 bulan yang lalu. Ada batuk sejak 1 bulan lalu. Nafsu makan berkurang sejak 2 bulan yang lalu. Dilakukan pemeriksaan foto toraks. Apakah gambaran radiologi yang tampak pada kasus di atas?

a)

Bercak berawan

b)

Konsolidasi inhomogen

c)

Konsolidasi homogeny

d)

Bercak milier

e)

Bercak reticuler

54.

Seorang anak laki-laki usia 15 bulan dibawa orangtuanya ke poli anak dengan keluhan batuk berdahak sejak pagi tadi. Dahak berwarna putih. Keluhan disertai sesak napas dan pilek. Pada pemeriksaan didapatkan nadi 128x/menit, napas 42x/menit, suhu 37,8°C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan napas cuping hidung, retraksi subkostal minimal, auskultasi terdengar ekspirasi memanjang dan mengi. Diagnosis yang tepat adalah:

a)

Pertusis

b)

Pneumonia

c)

Laringotrakeobronkitis

d)

Bronkiolitis

e)

Asma bronkiale

55.

Seorang laki-laki, berusia 30 tahun didiagnosis asma bronkiale. Untuk mendukung diagnosis pasien diminta melakukan pemeriksaan laboratorium. Manakah dari berikut tes laboratorium yang mendukung untuk penyakit asma bronkial?

a)

Eosinofilia

b)

Peningkatan LED

c)

Peningkatan IgM

d)

Tes procalcitonin

e)

Lekositosis

56.

Seorang perempuan usia 36 tahun datang ke rumah sakit dengan nyeri perut kanan atas. Pasien merupakan penderita TB dan sedang mengonsumsi OAT sejak 5 hari yang lalu. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 130/90 mmHg, nadi 67x/menit, napas 20x/menit, suhu 37,9°C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan sklera ikterik dan nyeri tekan hipokondrium dextra. Tindakan selanjutnya yang disarankan pada pasien ini adalah:

a)

Melanjutkan OAT, rujuk ke spesialis hepatologi

b)

Mengganti OAT Lini 2

c)

Melanjutkan OAT dengan menurunkan dosis

d)

Stop OAT sementara, terapi kembali OAT setelah klinis mereda tanpa pirazinamid

e)

Mengganti OAT kategori 2

57.

Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan demam 3 hari. Terdapat batuk berdahak berwarna kuning. Sesak napas kadangkala dirasakan ketika batuk berkepanjangan. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan: TD normal, frekuensi napas 26x/menit, denyut nadi 98 x/menit dan temperatur 38 derajat celcius. Hasil lab memperlihatkan leukositosis dan gambaran foto toraks berupa perselubungan inhomogen disertai air bronchogram sign pada lobus inferior paru dextra. Apakah pengobatan simptomatis yang dianjurkan pada pasien ini?

a)

Diet protein tinggi

b)

Minum air kelapa

c)

Pemberian antibiotik

d)

Kompres air dingin

e)

Pemberian mukolitik

58.

Seorang anak usia 7 tahun dibawa ke IGD karena sesak napas mendadak saat sedang tidur. Keluhan serupa beberapa kali dialami pasien. Ibunya mengatakan bahwa ini sudah kali ke-3 pasien masuk ke IGD dalam rentang waktu 1 minggu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nadi 110x/menit, pernapasan 33x/menit, suhu afebris, SpO2 94%, terdengar mengi pada akhir ekspirasi dan retraksi sela iga minimal. Derajat asma berdasarkan frekuensi serangan pada pasien adalah:

a)

Asma intermiten

b)

Asma serangan berat

c)

Asma persisten ringan

d)

Asma persisten sedang

e)

Asma serangan ringan sedang

59.

Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan demam disertai batuk. Pada pemeriksaan foto x-ray thoraks didapatkan gambaran perselubungan homogen disertai air-bronchogram sign di lapangan atas paru kanan. Apakah diagnosis yang paling tepat pada pasien ini?

a)

Pneumonia

b)

Penebalan pleura

c)

Efusi pleura

d)

Tumor paru

e)

Atelektasis

60.

Wanita, 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk berdahak sejak 1 bulan lalu. Pemeriksaan TCM didapatkan MTB terdeteksi, rifampisin sensitive. Dokter Puskesmas rencana memberikan obat 4FDC pada penderita ini. Berat Badan didapatkan 45 kg. Berapa dosis yang tepat diberikan pada kasus ini?

a)

1 tablet per hari

b)

3 tablet per hari

c)

4 tablet per hari

d)

5 tablet per hari

e)

2 tablet per hari

61.

Seorang wanita berusia 55 tahun datang dengan keluhan batuk yang berlangsung lebih dari 3 bulan, sesak napas, dan penurunan berat badan. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suara napas yang redup di bagian bawah paru kiri. Apa kemungkinan penyebab dari keluhan pasien ini?

a)

Kanker paru dengan metastasis

b)

Metastasis efusi pleura

c)

Pneumonia bakterial

d)

Kanker paru dengan pleura efusi

e)

Tuberkulosis paru

62.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak napas. Pasien riwayat dilakukan tindakan punksi pleura 1 minggu yang lalu dan dikeluarkan cairan sebanyak 1200 mL berwarna serohemoragik dengan viscositas. Pemeriksaan fisik pasien didapatkan pada inspeksi toraks asimetris kanan tertinggal, palpasi: vocal fremitus kanan menurun, perkusi: bunyi pekak di hemitoraks kanan dan auskultasi bunyi pernapasan menghilang di kanan. Pemeriksaan lanjutan menemukan pada sitologi cairan pleura ditemukan sel atipik dengan mengarah ke adenokarsinoma. Berdasarkan kasus diatas Tindakan yang tepat dilakukan terkait kondisi pasien adalah

a)

Torakosintesis berulang kemudian dilanjutkan dengan pleurodesis

b)

Pemasangan slang Indwelling Pleural Catheter dilanjutkan dengan dekortikasi

c)

Pemasangan selang chest tube kemudian dilanjutkan pleurodesis

d)

Pemasangan mini WSD kemudian dilanjutkan kemoterapi

e)

Pemasangan selang Pigtail kateter kemudian dilanjutkan dengan operasi dekortikasi

63.

Anak 8 tahun, keluhan rasa mengganjal saat menelan sejak 1 tahun. PF: tonsil membesar, permukaan berbonggol, kripte melebar, tidak hiperemis. Diagnosis?

a)

Tonsilitis lakunaris

b)

Tonsilitis kronis

c)

Tonsilitis parenkimatosa

d)

Tonsilitis folikuler

e)

Tonsilitis akut

64.

Seorang pasien berusia 40 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan utama lupa, disertai demam, batuk, dan gejala pernapasan lainnya. Pasien melaporkan baru saja melakukan perjalanan dari Wuhan, China, dalam dua minggu terakhir. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan leukosit 13.000 dan trombosit 90.000. Berdasarkan riwayat perjalanan dan hasil pemeriksaan tersebut, mikroorganisme penyebab yang paling mungkin adalah:

a)

SARS-CoV-2

b)

Adenovirus

c)

H1N1 Influenza virus

d)

Parainfluenza virus

e)

Rhinovirus

65.

Seorang anak laki-laki usia 12 tahun dibawa oleh orang tuanya ke IGD setelah mengalami mimisan saat sedang bermain sepak bola. Diketahui hidung pasien menabrak pintu mobil saat berlari. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 120/70 mmHg, nadi 84x/menit, napas 20x/menit, suhu afebris. Status generalisata tidak ada kelainan. Pada rhinoskopi anterior didapatkan konka hiperemis dan terdapat darah mengalir di rongga hidung, tidak tampak asal perdarahan. Pada rhinoskopi posterior tidak didapatkan post nasal drip. Tata laksana yang tepat pada pasien ini adalah:

a)

Kaustik dengan AgNO₃ 25%

b)

Pasien diminta duduk tegak dengan posisi kepala sedikit membungkuk ke depan

c)

Tampon anterior dengan dilumasi vaselin

d)

Tampon Bellocq 3 x 24 jam

e)

Tekan hidung dari luar 25–30 menit

66.

Seorang pasien yang baru kembali dari Timur Tengah menunjukkan gejala leukositosis dan memiliki keluhan yang berhubungan dengan saluran pernapasan. Mikroorganisme yang paling mungkin menjadi penyebabnya adalah:

a)

MERS-CoV

b)

Rhinovirus

c)

Adenovirus

d)

Influenza virus

e)

Respiratory Syncytial Virus (RSV)

67.

Tn. Bob, usia 60 tahun, mengeluhkan batuk berdarah sejak 2 bulan yang lalu, disertai penurunan berat badan, sesak napas, dan nyeri dada. Pasien memiliki riwayat merokok 2 bungkus/hari. Pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtiva anemis, dan pada pemeriksaan paru kanan didapatkan fremitus meningkat, perkusi pekak, dan suara napas menghilang. Foto toraks menunjukkan konsolidasi homogen dengan trakea deviasi ke kiri. Diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini adalah:

a)

Empiema pulmonum

b)

Kanker paru

c)

TB paru

d)

Pneumonia lobaris

e)

Atelektasis

68.

Perempuan 20 tahun hidung buntu 3 minggu, sering pilek; memakai obat tetes hidung rutin 2 bulan. PF hidung: konka hipertrofi, sekret menutupi rongga. Tatalaksana tepat:

a)

Antibiotik oral

b)

Dekongestan intranasal

c)

Vasokonstriktor oral

d)

Hentikan obat tetes hidung

e)

Rujuk THT-KL

69.

Perempuan 23 tahun nyeri menelan 2 hari, suara parau, batuk kering; bekerja sebagai pembawa acara. Pemeriksaan tenggorok & laring: mukosa laring hiperemis, tonsil T1/T1, edema di atas pita suara. Diagnosis:

a)

Singer's nodule

b)

Laringitis akut

c)

Laringitis luetika

d)

Faringitis akut

e)

Tonsilitis akut

70.

Pria 24 tahun sesak 30 menit; hanya bisa bicara penggal kalimat; dalam 1 bulan terakhir 5 kali kambuh; riwayat asma sejak kecil dan keluarga serupa. PF: wheezing +/+, rhonki -/-. Tatalaksana untuk menangani sesak saat ini:

a)

Flutikason

b)

Formoterol

c)

Salbutamol

d)

Budesonide

e)

Salmeterol

71.

Seorang anak laki-laki usia 3 tahun dibawa oleh ibunya ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas sejak 2 hari yang lalu, disertai demam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan pernafasan cuping hidung, frekuensi pernafasan 33x/menit, denyut nadi 118/menit, dan suhu 39.1oC. Pada pemeriksaan foto thorax didapatkan adanya perselubungan homogen pada lapangan tengah paru kanan. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini?

a)

Schwarte

b)

Bronkitis

c)

Asma bronchiale

d)

Efusi pleura

e)

Pneumonia

72.

Seorang laki-laki umur 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kanan dialami sejak 4 hari. Nyeri dada terutama saat napas panjang. Sesak napas dan demam dialami sejak 7 hari lalu disertai menggigil, batuk lendir kuning kehijauan tidak ada darah. Nafsu makan menurun. Pasien dengan riwayat DM sejak 10 tahun lalu tidak berobat teratur. Pada pemeriksaan fisik toraks, asimetris kanan tertinggal, vocal fremitus menurun dan perkusi redup pada medio basal parukaan. Tekanan darah 130/85 mmHg, pernapasan28 x/menit, nadi 98x/menit, suhu 37.9OC. Leukosit16.000 mg/dl, Hb 9.8 mg/dl. Foto toraks menunjukkan perselubunganhomogen setinggi kosta VII pada paru kanan. Aspirasi cairan pleura kanan berwarna kuning keruh. Untuk mendukung suatu proses radang supuratif (empiema) pada kasus di atas, suatu analisa cairan pleura akan menunjukkan

a)

rasio protein cairan pleura: protein serum < 0.5

b)

Kadar gukosa > 40 mg/dl

c)

Jumlahsel PMN > 5000

d)

pH cairanpleura > 7,3

e)

Kadar protein < 3 gr/dl

73.

Pasien laki-laki 40 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batuk sejak 2 bulan terakhir. Batuk disertai dahak berwarna putih. Nyeri dada ada, dirasakan sejak 1 bulan terakhir dan semakin memberat dalam seminggu. Demam ada, keringat malam ada. Nafsu makan kurang dan berat badan menurun hingga 3Kilogram selama 1 bulan. Pasien mendapat obat batuk dari Puskesmas berulang kali namun batuk masih sering muncul. Riwayat dirawat di RS Labuang Baji selama 10 hari dengan keluhan yang sama. Apakah Pemeriksaan yang menjadi gold standar pada kasus tersebut?

a)

Analisa cairan pleura

b)

Darah rutin

c)

Sputum BTA

d)

Tes Cepat Molekuler / GeneXpert

e)

Kultur Sputum MTB

74.

Seorang laki-laki usia 40 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD dengan keluhan kesadaran menurun dialami sejak 1 jam lalu, sebelum tidak sadarkan diri pasien diketahui ada demam sejak 3 hari lalu dan disetai nyeri kepala hebat. Jika saudara sebagai dokter IGD, spesimen terbaik untuk diperiksa di laboratorium untuk menemukan bakteri penyebabnya adalah?

a)

Sputum suction

b)

Bronchoalveolar lavage

c)

Aspirat bronkial

d)

Cerebro spinal fluid (CSF)

e)

Aspirat trakeal

75.

Seorang laki-laki usia 32 tahun datang ke tempat praktek dokter umum dengan keluhan hidung tersumbat sejak 1 tahun terakhir. Keluhan hidung tersumbat dirasakan bergantian kanan dan kiri. Pasien memiliki riwayat bersin-bersin dan keluar sekret kental berwarna putih. Keluhan membaik jika menghirup minyak kayu putih. Riwayat alergi disangkal, riwayat alergi di keluarga juga disangkal. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 72x/menit, napas 18x/menit, suhu 36,8°C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konka hipertrofi, edema, berwarna merah gelap dan terdapat sekret mukosa. Apakah hasil pemeriksaan penunjang yang diharapkan pada kasus tersebut?

a)

Kadar eosinofil meningkat

b)

Leukosit meningkat

c)

Eosinofilia bermakna

d)

Skin prick test positif kuat

e)

IgE total normal

76.

Seorang perempuan berusia 20 tahun, datang ke IGD RS dengan keluhan sesak disertai mengi sejak setahun yang lalu. Sebulan terakhir, sesak dirasakan semakin sering terutama pada malam hari, minimal 2 kali seminggu. Keluhan kadang disertai batuk berdahak putih. Ibu pasien diketahui memiliki riwayat asma. Tanda vital dan pemeriksaan fisik par dalam batas normal. Apakah terapi yang dibutuhkan saat ini untuk mengontrol kondisi pasien?

a)

Pemberian antibiotik oral

b)

Pemberian ekspektoran

c)

Pemberian antihistamin

d)

Peningkatan dosis bronkodilator inhaler

e)

Pemberian kortikosteroid inhaler + Formoterol

77.

Seorang laki-laki usia 65 tahun datang ke IGD diantar anaknya dengan keluhan darah keluar dari kedua lubang hidung, merah segar sekitar 350 cc. Ada rasa cairan mengalir dari hidung ke tenggorokan. Tidak ada riwayat trauma. Riwayat hipertensi 15 tahun, tidak terkontrol. Pemeriksaan: compos mentis, TD 160/100 mmHg, nadi 84x/menit, napas 18x/menit, suhu 36.8°C; status generalis normal; penunjang normal. Diagnosis yang tepat adalah:

a)

Hipertensi Grade 1

b)

Karsinoma nasofaring

c)

Rhinitis ozena

d)

Epistaksis anterior

e)

Epistaksis posterior

78.

Seorang pria, 60 tahun, datang dengan keluhan sesak napas yang progresif selama seminggu terakhir. Pasien memiliki riwayat gagal jantung kronis. Pemeriksaan fisik menunjukkan bunyi napas melemah di bagian bawah kedua paru dan perkusi redup di area yang sama. Foto toraks menunjukkan cairan di rongga pleura bilateral. Penyebab paling mungkin dari efusi pleura pada pasien ini adalah:

a)

Penurunan tekanan onkotik

b)

Infeksi pada rongga pleura

c)

Peningkatan tekanan onkotik

d)

Peningkatan tekanan hidrostatik

e)

Gangguan aliran limfatik

79.

Seorang laki-laki umur 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak nafas yang disertai batuk yang sudah berlangsung lama. Dilakukan pemeriksaan foto thoraks, tampak adanya cairan dalam cavum pleura sinistra, dan dokter mendiagnosa dengan efusi pleura sinistra. Bagaimanakah mekanisme kompensasi untuk mengatasi gangguan keseimbangan asam basa dalam mengembalikan pH menjadi normal pada kasus di atas?

a)

Meningkatkan konsentrasi HCO3

b)

Menurunkan konsentrasi HCO3

c)

Meningkatkan PCO2 dan konsentrasi HCO3

d)

Meningkatkan PCO2

e)

Menurunkan PCO2

80.

Seorang laki-laki usia 65 tahun datang ke RS dengan keluhan batuk dan sesak nafas sejak 3 tahun terakhir. Pasien adalah perokok sejak usia 17 tahun dan konsumsi 1 bungkus rokok per hari. Pasien baru berhenti merokok 2 tahun terakhir ini. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BMI 17,7 kg/m². Tanda vital: tekanan darah 135/80 mmHg, nadi 82 kali/menit, napas 22 kali/menit, suhu 36,8°C. Pemeriksaan thorax: perkusi hipersonor, auskultasi suara napas vesikuler, ekspirasi memanjang. Spirometri: FEV1/FVC < 70% dan FEV1 45%.

a)

Berat

b)

Ringan

c)

Sedang

d)

Mengancam jiwa

e)

Sangat berat

81.

Seorang pria berusia 34 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan sesak napas tiba-tiba sejak semalam. Pasien saat ini dalam pengobatan TB pada minggu kedua. Pemeriksaan fisik menunjukkan perkusi hipersonor dan bunyi napas vesikuler menurun pada hemitoraks kanan. Gambaran pada foto toraks pasien perlu diperhatikan. Diagnosis yang paling mungkin adalah:

a)

Abses paru

b)

Efusi pleura masif

c)

Pneumotoraks spontan primer

d)

Pneumotoraks spontan sekunder

e)

Pneumotoraks artifisial

82.

Seorang laki-laki berusia 59 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan suara serak sejak 3 bulan terakhir dan makin memberat. Pasien juga mengeluhkan sulit menelan, kadang batuk mengeluarkan bercak darah. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan dalam batas normal, namun terdapat pembesaran kelenjar getah bening pada leher. Pada pemeriksaan laringoskopi indirek didapatkan massa pada supraglotik yang ireguler dan mudah berdarah. Hasil histopatologi menunjukkan karsinoma sel skuamosa. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien ini?

a)

Karsinoma laring

b)

Vocal nodule

c)

Karsinoma nasofaring

d)

Tumor ganas sinonasal

e)

Karsinoma tonsil