wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal PP

Total questions: 75

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Perbedaan utama Luka Terbuka dan Tertutup adalah ...

a)

Perdarahan yang timbul.

b)

Nyeri yang hilang cepat.

c)

Pembengkakan area.

d)

Keutuhan lapisan kulit.

2.

Luka tusuk dengan benda menancap, tindakan PP prioritas Anda?

a)

Cabut benda dan bersihkan.

b)

Bersihkan dengan alkohol.

c)

Immobilisasi benda di tempatnya.

d)

Langsung balut ketat.

3.

Arah pembalutan ke arah jantung bertujuan untuk...

a)

Mempercepat balutan.

b)

Mengurangi rasa nyeri.

c)

Memastikan luka kering.

d)

Membantu aliran balik vena.

4.

Penanganan utama memar dalam 24 jam pertama adalah...

a)

Pijat dan kompres hangat.

b)

Balut ketat dan diangkat.

c)

Kompres Dingin dan Elevasi.

d)

Siram air panas.

5.

Fungsi utama kasa steril pada luka terbuka adalah...

a)

Menyerap keringat.

b)

Menutup steril dan cegah infeksi.

c)

Bidai darurat.

d)

Penyangga lengan.

6.

Korban kebas dan pucat setelah dibalut, tindakan segera Anda adalah...

a)

Tambah satu balutan baru.

b)

Beri kompres panas.

c)

Longgarkan balutan, cek sirkulasi.

d)

Suruh korban berjalan.

7.

Luka akibat benda tumpul, kulit utuh, perdarahan di bawah kulit disebut...

a)

Luka Tusuk.

b)

Luka Lecet.

c)

Memar (Luka Tertutup).

d)

Luka Robek.

8.

Mengapa penolong wajib pakai APD?

a)

Agar terlihat profesional.

b)

Sarung tangan hentikan darah.

c)

Cairan tubuh tularkan penyakit.

d)

Luka kecil tidak perlu APD.

9.

Perdarahan hebat tidak berhenti, langkah selanjutnya...

a)

Cuci luka dengan air sabun.

b)

Pindahkan korban.

c)

Tambahkan penutup baru dan rujuk.

d)

Turunkan anggota gerak.

10.

Luka dengan nanah, bau, nyeri bertambah menunjukkan...

a)

Proses penyembuhan.

b)

Perlu dipijat.

c)

Infeksi yang butuh rujukan.

d)

Perlu dibuka lukanya.

11.

Luka Amputasi: Bagian terpotong disimpan dalam...

a)

Langsung dibuang.

b)

Kantung tertutup dalam wadah es.

c)

Alkohol atau Betadine.

d)

Air panas yang mendidih.

12.

Balutan terlalu longgar pada luka berisiko...

a)

Korban merasa nyaman.

b)

Penutup bergeser dan infeksi.

c)

Gangguan sirkulasi.

d)

Luka sembuh cepat.

13.

Luka paling berisiko tinggi menyebabkan Tetanus adalah...

a)

Luka Lecet.

b)

Luka Sayat.

c)

Luka Tusuk atau Robek dalam.

d)

Luka Memar.

14.

Penolong harus bertindak cepat dan tepat sesuai...

a)

Perintah dokter datang.

b)

Keinginan korban.

c)

Penilaian Dini dan kemampuan dasar.

d)

Laporan yang ada.

15.

Langkah pertama penanganan luka kotor setelah APD adalah...

a)

Langsung dibalut ketat.

b)

Bersihkan kotoran dengan air mengalir.

c)

Oleskan bubuk kopi.

d)

Segera pasang bidai.

16.

Dalam PLNB, yang dicari pada "L" (Luka) adalah...

a)

Adanya rasa sakit.

b)

Kerusakan atau robekan kulit.

c)

Adanya bengkak.

d)

Perubahan bentuk.

17.

Luka terbuka + Syok. Setelah kontrol perdarahan, prioritaskan...

a)

Melakukan RJP.

b)

Menangani syok (baringkan dan jaga hangat).

c)

Memberi minum air es.

d)

Mencari makanan.

18.

Jika penutup luka steril habis, penutup darurat yang dapat digunakan adalah...

a)

Tisu toilet.

b)

Kertas bekas.

c)

Kain bersih (mitela) darurat.

d)

Daun kering.

19.

Perdarahan yang tidak terlihat dari luar disebut...

a)

Perdarahan Vena.

b)

Perdarahan Arteri.

c)

Perdarahan Internal.

d)

Perdarahan Eksternal.

20.

Alkohol/H2O2 berlebihan pada luka terbuka dapat...

a)

Membunuh semua kuman.

b)

Merusak jaringan sehat sekitar.

c)

Mengurangi perdarahan.

d)

Hanya untuk luka bakar.

21.

Menenangkan korban berdarah penting karena cemas dapat...

a)

Membuat korban cepat tidur.

b)

Meningkatkan denyut jantung dan perdarahan.

c)

Memudahkan pembalutan.

d)

Mengurangi nyeri.

22.

Prinsip efektif Kompres Dingin dan Istirahatkan adalah untuk...

a)

Luka Sayat.

b)

Luka Tusuk.

c)

Memar (Luka Tertutup).

d)

Luka Amputasi.

23.

Penilaian Keadaan (Keselamatan) dilakukan untuk mencari...

a)

Identitas lengkap korban.

b)

Tingkat keparahan.

c)

Bahaya di lokasi yang mengancam penolong.

d)

Jumlah peralatan.

24.

Balutan luka basah oleh darah, tindakan terbaik Anda...

a)

Melepas seluruh balutan.

b)

Menambahkan balutan baru di atas yang basah.

c)

Mencuci balutan basah.

d)

Menyuruh korban meniup.

25.

Perlengkapan PP yang mempertahankan penutup luka adalah...

a)

Pinset.

b)

Kasa Steril.

c)

Pembalut Gulung (Perban).

d)

Gunting pembalut.

26.

Lengan korban deformitas, harus dianggap sebagai...

a)

Terkilir ringan.

b)

Hanya memar.

c)

Patah tulang, sampai terbukti sebaliknya.

d)

Gangguan otot.

27.

Tujuan utama pembidaian patah tulang adalah...

a)

Mengobati rasa nyeri.

b)

Mendorong tulang ke posisi.

c)

Imobilisasi dua sendi cegah pergeseran.

d)

Membantu korban bergerak.

28.

Prinsip bidai meliputi dua sendi bertujuan untuk...

a)

Menghemat bahan bidai.

b)

Membuat ikatan lebih kuat.

c)

Imobilisasi sempurna tulang di antara sendi.

d)

Hanya untuk patah terbuka.

29.

Pemeriksaan GSS setelah bidai, penting untuk memastikan....

a)

Korban merasa nyaman.

b)

Bidai tidak menekan saraf/pembuluh darah.

c)

Waktu kejadian.

d)

Korban siap dirujuk.

30.

Patah tulang pergelangan kaki, bidai harus meliputi sendi...

a)

Pergelangan kaki saja.

b)

Pinggul dan lutut.

c)

Lutut dan ujung jari kaki.

d)

Pergelangan tangan dan siku.

31.

Tanda bidai terlalu ketat adalah...

a)

Korban tertawa.

b)

Jari kebas, pucat, atau kebiruan.

c)

Bidai terlihat rapi.

d)

Korban mengeluh longgar.

32.

Patah Tulang Terbuka, prioritas utama SEBELUM bidai adalah...

a)

Meluruskan tulang.

b)

Kontrol perdarahan dan tutup luka steril.

c)

Memijat area patah.

d)

Mencuci tulang yang keluar.

33.

Risiko meluruskan tulang patah tanpa keahlian adalah...

a)

Nyeri korban berkurang.

b)

Merusak saraf/pembuluh.

c)

Korban tertawa.

d)

Muncul darah baru.

34.

Adanya suara gesekan tulang (krepitasi) adalah tanda...

a)

Otot kram.

b)

Pasti adanya patah tulang.

c)

Luka memar.

d)

Infeksi.

35.

Kecurigaan patah tulang belakang/leher, teknik utamanya adalah...

a)

Meminta korban duduk.

b)

Meminimalkan gerakan (leher dan punggung).

c)

Menggunakan bidai kayu kecil.

d)

Membalut leher elastis.

36.

Pengecualian prinsip bidai dua sendi adalah pada kasus...

a)

Patah tulang lengan bawah.

b)

Dislokasi sendi (bidai posisi ditemukan).

c)

Patah tulang paha.

d)

Patah tulang terbuka.

37.

Pengecekan "Sensasi" dalam GSS dilakukan untuk menilai fungsi...

a)

Kemampuan melihat.

b)

Saraf di ujung anggota gerak.

c)

Tingkat kesadaran.

d)

Kemampuan bernapas.

38.

Koran tebal sebagai bidai darurat harus...

a)

Hanya dilipat sekali.

b)

Diikat tali rapia ketat.

c)

Digulung kaku, dan meluas ke dua sendi.

d)

Diolesi minyak.

39.

Imobilisasi patah tulang harus dilakukan sebelum memindahkan korban untuk...

a)

Agar korban terlihat rapi.

b)

Mengurangi nyeri dan cegah kerusakan jaringan.

c)

Hanya untuk kasus tertutup.

d)

Memperlambat pemindahan.

40.

Penggunaan gendongan (mitela) pada cedera lengan berfungsi sebagai...

a)

Pengganti bidai.

b)

Penyangga berat lengan dan pembatas gerakan.

c)

Kompres dingin.

d)

Pembalut penekan.

41.

Patah Tulang Terbuka memiliki risiko jauh lebih tinggi yaitu...

a)

Rasa nyeri yang hebat.

b)

Risiko infeksi yang sangat tinggi.

c)

Pembengkakan.

d)

Pendarahan.

42.

Patah tulang disertai syok. Setelah mobilisasi, tindak lanjutnya adalah...

a)

Memberi makan manis.

b)

Menangani syok (tinggikan kaki, jaga suhu).

c)

Membiarkan syok hilang.

d)

Mencari bantuan polisi.

43.

Pemeriksaan "Gerakan" dalam GSS dilakukan dengan cara...

a)

Meminta korban berjalan.

b)

Meminta korban menggerakkan jari/distal.

c)

Menggerakkan sendi yang patah.

d)

Hanya melihat deformitas.

44.

Kapan pemindahan darurat pada patah tulang diperbolehkan?

a)

Ambulans terlambat.

b)

Korban tidak nyaman.

c)

Ada bahaya mengancam jiwa di lokasi.

d)

Setelah 1 jam penanganan.

45.

Cedera terkilir parah (sendi) harus diimobilisasi dengan...

a)

Hanya balutan elastis.

b)

Pembidaian sendi (seperti patah tulang).

c)

Memaksa sendi kembali normal.

d)

Kompres panas.

46.

"Nyeri" (N) dalam PLNB pada patah tulang adalah nyeri yang...

a)

Hilangan setelah dibidai.

b)

Timbul saat area cedera

c)

Dirasakan di seluruh tubuh.

d)

Karena korban lapar.

47.

Bidai diberi bantalan untuk...

a)

Agar bidai tebal.

b)

Cegah penekanan dan luka gesek pada kulit.

c)

Memudahkan pelepasan.

d)

Agar bidai tidak basah.

48.

Bahan bidai yang ideal harus...

a)

Lentur dan dapat ditekuk.

b)

Kaku, lurus, dan panjangnya sesuai dua sendi.

c)

Bahan yang berat.

d)

Bahan darurat apapun.

49.

Patah tulang kering (tibia) harus menstabilkan sendi...

a)

Tulang paha dan pinggul.

b)

Lutut dan pergelangan kaki.

c)

Tulang kering itu sendiri.

d)

Bahu dan siku.

50.

Korban patah tulang TIDAK SADAR, prioritas utama Anda adalah...

a)

Memastikan Jalan Napas dan Bernapas.

b)

Mencatat barang korban.

c)

Langsung pasang bidai seluruh tubuh.

d)

Langsung lakukan pemeriksaan fisik.

51.

Tindakan krusial pertama pada luka bakar (air panas)?

a)

Melepas semua pakaian.

b)

Alirkan air biasa terus-menerus.

c)

Oleskan odol/mentega.

d)

Langsung tutup dengan perban.

52.

Mengapa bula luka bakar dilarang dipecahkan?

a)

Bula akan pecah sendiri.

b)

Bula berisi racun.

c)

Bula menyebabkan dingin.

d)

Bula adalah penutup alami.

53.

Pembilasan luka bakar kimia harus lama (min. 20 menit) untuk...

a)

Menetralkan sifat kimia.

b)

Membuat korban lemas.

c)

Hanya menurunkan suhu kulit.

d)

Memastikan residu kimia terbilas habis.

54.

Luka bakar derajat tiga tidak terasa nyeri karena...

a)

Korban sudah pingsan.

b)

Efek mati rasa luka.

c)

Saraf perasa nyeri telah rusak/terbakar.

d)

Luka sudah sembuh.

55.

Penutup luka bakar harus dipasang longgar agar...

a)

Luka mudah dilihat.

b)

Perdarahan berhenti.

c)

Anggota gerak bisa bergerak.

d)

Akomodasi bengkak dan cegah penempelan.

56.

Perhiasan harus segera dilepas pada luka bakar karena...

a)

Berisiko hilang.

b)

Menyebabkan luka kotor.

c)

Mempersulit rujukan.

d)

Berisiko jepit kulit yang membengkak.

57.

Menggunakan es batu langsung pada luka bakar adalah salah karena...

a)

Es batu kotor.

b)

Es batu mahal.

c)

Berisiko kerusakan dingin dan sirkulasi buruk.

d)

Air es tidak efektif.

58.

Luka bakar kecil di wajah harus dirujuk karena risiko...

a)

Selalu derajat tiga.

b)

Sulit dibalut.

c)

Pembengkakan saluran napas dan penglihatan.

d)

Anak selalu rewel.

59.

Luka bakar sengatan listrik, harus dicurigai adanya...

a)

Hanya luka di permukaan.

b)

Kerusakan organ dalam

c)

Hanya luka ringan.

d)

Luka memar ringan.

60.

Setelah pendinginan, korban hipotermia, tindakan Anda adalah...

a)

Biarkan suhu tubuh turun.

b)

Alirkan air panas.

c)

Jaga suhu tubuh dengan selimut kering.

d)

Suruh korban berjalan.

61.

Perbedaan Luka Bakar Derajat Satu dan Dua adalah...

a)

Ada tidaknya perdarahan.

b)

Kehadiran bula dan kedalaman kerusakan.

c)

Ada tidaknya nyeri.

d)

Penyebabnya.

62.

Menangani korban sengatan listrik, keselamatan diri dipastikan dengan...

a)

Hanya pakai sarung tangan.

b)

Menyentuh korban dengan tongkat.

c)

Memanggil polisi.

d)

Memastikan sumber listrik telah diputus.

63.

Risiko utama pada luka bakar yang sangat luas (>20%) adalah...

a)

Korban cepat lapar.

b)

Semua tulang patah.

c)

Kulit kemerahan.

d)

Kehilangan cairan tubuh cepat (syok).

64.

Penutup luka darurat yang longgar untuk luka bakar besar adalah...

a)

Tisu dapur.

b)

Pakaian yang melekat.

c)

Daun-daunan.

d)

Kain bersih non-berbulu halus.

65.

Luka bakar di telapak tangan/kaki harus dirujuk karena risiko...

a)

Sulit dibalut.

b)

Tidak terasa nyeri.

c)

Tidak dapat sembuh.

d)

Kontraktur (pengerutan) mengganggu fungsi.

66.

Rasa nyeri luka bakar setelah pendinginan dapat dikurangi dengan...

a)

Menggosok area luka.

b)

Memecahkan bula.

c)

Membalutnya dengan es.

d)

Pemberian penutup steril yang longgar.

67.

Luka bakar akibat uap panas berisiko menyebabkan luka bakar derajat...

a)

Selalu derajat satu.

b)

Hanya kemerahan.

c)

Hanya kulit mengering.

d)

Dua atau tiga (dalam).

68.

Luka bakar bubuk kimia kering, tindakan awalnya adalah...

a)

Langsung siram air.

b)

Menyikat bubuk kering sebelum dibilas air.

c)

Membiarkannya luruh.

d)

Mengoleskan minyak.

69.

Pakaian atau perhiasan yang harus dilepas pada luka bakar adalah...

a)

Hanya yang berwarna gelap.

b)

Hanya yang terbuat dari emas.

c)

Hanya pakaian bagian atas.

d)

Semua yang tidak melekat (sebelum bengkak).

70.

Setelah semua penanganan luka bakar selesai, hal yang paling utama adalah...

a)

Meminta korban mandi.

b)

Memberi minum air es.

c)

Menunggu luka sembuh di tempat.

d)

Rujukan segera ke fasilitas kesehatan.

71.

Luka bakar derajat dua dalam memiliki risiko lebih tinggi dalam hal...

a)

Tidak nyeri.

b)

Bula yang lebih kecil.

c)

Pengobatan di rumah.

d)

Infeksi, penyembuhan lama, dan bekas luka.

72.

Mentega, odol, atau kecap dilarang dioleskan karena...

a)

Mahal dan langka.

b)

Tidak mengandung vitamin.

c)

Baunya tidak enak.

d)

Menahan panas dan sebabkan infeksi.

73.

Pada luka bakar listrik, harus dicari dua titik cedera utama, yaitu...

a)

Luka di wajah dan tangan.

b)

Luka di kaki dan kepala.

c)

Luka derajat satu dan dua.

d)

Luka Masuk dan Luka Keluar.

74.

Menutup luka bakar dengan penutup steril bertujuan untuk...

a)

Agar korban tidak melihat luka.

b)

Menghentikan perdarahan.

c)

Agar luka cepat mengering.

d)

Mencegah kontaminasi bakteri.

75.

Luka bakar yang sangat luas harus ditangani sebagai kondisi...

a)

Luka lokal.

b)

Hanya perlu kompres air dingin.

c)

Hanya perlu pembalutan ketat.

d)

Kedaruratan medis yang mengancam jiwa.