wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Evaluasi Larutan 2 XIF 2526

Total questions: 12

Worksheet time: 22mins

Name
Class
Date
1.

Jodohkan berikut ini

a)

Natrium bicarbonas

1.

Cara gerus tuang (anslibben)

b)

Dilarutkan dengan pemanasan atau dikocok-kocok dalam air panas, kemudian disaring setelah dingin.

2.

Sublimat (HgCl2),

c)

Dilarutkan dengan pemanasan atau air panas setelah dingin tanpa dikocok – kocok disaring dengan gelas wol

3.

Kalium permanganat (KMnO4)

d)

Dilarutkan dengan spiritus fortior ( etanol 96 % ) 

4.

Kamfer

e)

a.    Dengan gerus tuang (anslibben), bila jumlahnya kecil.

b.    dengan merebus atau memanaskannya hingga larut, bila jumahnya banyak.

5.

Succus liquiritiae

2.

​ (a)   Larutan, suspensi, emulsi yang dimaksudkan untuk pemakaian dalam ( per oral ).

Choose from the below words
Potio
Saturasi
Liquid
enema
guttae oris
3.

Guttae​ (a)   ​​ (b)  

Choose from the below words
Pediatric drop
guttae oris
diteteskan ke dalam makanan/minuman kmd dimakan
oral drop
Geriatric drop
4.

Larutan yang menggunakan campuran air - etanol disebut ..​ (a)   .

Choose from the below words
elixir
potio
sirup
suspensi
drop
5.

Jodohkan berikut ini

a)

Larutan 65 % gula dalam larutan nipagin 0,25 % b/v

1.

Sirup simplex (sirup)

b)

Sirup yang mengandung satu atau lebih jenis obat

2.

Sirup obat

c)

sirup tidak mengandung obat tetapi mengandung zat pewangi atau penyedap

3.

Sirup pewangi

6.

Kelompokkan sesuai dengan kategorinya masing-masing

Categorize the following

obat minum yg dibuat dgn mencampurkan asam & basa sampai reaksi selesai  dan netral

Seluruh asam direaksikan dgn basanya bila perlu reaksi dipercepat dng pemanasan

obat minum yg dibuat dengan mereaksikan  asam dgn basa & gas ditahan shg larutan jenuh gas CO2

obat minum yg dibuat dgn mereaksikan  asam dgn basa & gas ditahan shg larutan lewatjenuh gas CO2

2/3 bagian asam masuk basa, gas dibuang seluruhnya. 1/3 asam dituang lewat tepi botol, tutup.

Seluruh bagian asam dimasukkan kedalam basa  dengan hati-hati,  segera  tutup

Netralisasi
Saturatio
Potio Effervescent
7.

Gas CO2 dalam larutan berfungsi ...

a)

menjaga stabilitas obat

b)

penyegar

c)

pewangi

d)

pemanis

e)

pewarna

8.

Hal yang harus diperhatikan untuk sediaan saturatio dan potio effervescent, kecuali ...

a)

botol harus kuat

b)

berisi kira-kira 9/10 bagian d

c)

boleh mengandung bahan obat yang tidak larut

d)

tidak boleh dikocok

e)

botol tertutup kedap

9.

​ ​ Suspensi untuk penggunaan topikal pada kulit​ (a)  

Choose from the below words
lotio
potio
drop
collyrium
nasal drop
10.

Kelompokkan sesuai dengan kategorinya masing-masing

Categorize the following

larutan steril, jernih, bebas zarah asing, isotonus, dapat ditambahkan zat dapar & zat pengawet

digunakan untuk membersihkan mata

boleh sedikit hipertonis

Volume banyak lebih dari 25 ml

larutan steril,jernih,bebas zarah asing,isotonis,isohidris dpt ditambah zat dapar & zat pengawet

boleh berupa suspensi

Volumenya kecil, kurang dari 25 ml

Jika mengandung pengawet dapat digunakan paling lama tujuh hari setelah botol dibuka tutupnya.

larutan umumnya dlm keadaan pekat yg harus diencerkan dahulu sebelum digunakan dgn dikumur

digunakan sebagai pencegahan atau pengobatan infeksi tenggorokan.

Harus ada petunjuk pengenceran sebelum digunakan

Cairan agak kental dan pemakaiannya secara disapukan dalam mulut

Collyrium
Guttae aphthalmicae
Gargarisma, gargle
Litus oris
11.

Kelompokkan sesuai dengan kategorinya masing-masing

Categorize the following

Digunakan dengan cara diteteskan pada rongga hidung

Digunakan dengan cara diteteskan pada rongga telinga

Pelarutnya harus air

Pelarutnya tidak boleh air

Pelarutnya tidak boleh minyak lemak, minyak mineral

Pelarutnya boleh minyak lemak, minyak mineral

Cairan yang pemakaiannya per rectum/colon/anus 

Dapat menghasilkan efek terapi setempat (lokal) atau sistemik(seluruh tubuh)

Bisa untuk laksativa, sedatif

larutan dlm air yg dimasukkan dgn alat ke dlm vagina, untuk pengobatan maupun membersihkan

Guttae nasales
Guttae auriculares
Lavement / Clysma / Enema
Douche
12.

Kelompokkan sesuai dengan kategorinya masing-masing

Categorize the following

Sediaan steri, isotinis, isohidris yang digunakan dengan cara disuntukkan

Bisa disuntikkan secara intra muscular, intra vena

Kemasan tunggal untuk sekali pakai namanya ampul

Kemasan untuk pemakaian lebih dari satu namanya vial

Sediaan obat yang diberikan melalui suntikan

Digunakan untuk vaksinasi dan pengobatan

Memerlukan teknik aseptik saat pemberian

Contoh: vaksin, antibiotik, dan analgesik

Biasanya digunakan di rumah sakit atau klinik

Efek samping dapat terjadi seperti nyeri di tempat suntikan

Injeksi
Epithema