wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

Total questions: 94

Worksheet time: 47mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang menjadi fokus utama dari integrasi pelayanan kesehatan primer menurut Diktum KESATU?

a)

Penguatan promotif dan preventif

b)

Penguatan kuratif dan rehabilitatif

c)

Penguatan digitalisasi dan pemantauan

d)

Penguatan sistem informasi

2.

Di mana integrasi pelayanan kesehatan primer dilaksanakan menurut Diktum KEEMPAT?

a)

Rumah sakit

b)

Puskesmas

c)

Klinik swasta

d)

Apotek

3.

Apa yang harus mendukung integrasi pelayanan kesehatan primer menurut Diktum KELIMA?

a)

Sistem informasi terintegrasi

b)

Sistem keuangan terintegrasi

c)

Sistem transportasi terintegrasi

d)

Sistem pendidikan terintegrasi

4.

Kapan keputusan Menteri Kesehatan ini mulai berlaku?

a)

1 Januari 2023

b)

29 Agustus 2023

c)

15 Juli 2023

d)

30 September 2023

5.

Siapa yang menandatangani keputusan ini?

a)

Joko Widodo

b)

Budi G. Sadikin

c)

Sri Mulyani

d)

Prabowo Subianto

6.

Apa tujuan utama dari Pelayanan Kesehatan Primer menurut dokumen ini?

a)

Meningkatkan upaya promotif dan preventif

b)

Mengurangi biaya kesehatan

c)

Meningkatkan jumlah rumah sakit

d)

Mengurangi jumlah dokter

7.

Berapa strategi utama yang direkomendasikan oleh WHO untuk Pelayanan Kesehatan Primer?

a)

2

b)

3

c)

4

d)

5

8.

Apa fokus dari strategi global pelayanan kesehatan?

a)

Meningkatkan jumlah rumah sakit

b)

Fokus pada individu (people-centred)

c)

Mengurangi biaya kesehatan

d)

Meningkatkan jumlah dokter

9.

Berapa jumlah Puskesmas di Indonesia saat ini menurut teks?

a)

10.374

b)

27.768

c)

42.051

d)

301.068

10.

Apa yang ditunjukkan oleh keberadaan berbagai UKBM di Indonesia?

a)

Belum terintegrasinya pemberdayaan masyarakat

b)

Jumlah Puskesmas yang berlebihan

c)

Kesehatan masyarakat yang sudah optimal

d)

Tidak adanya kebutuhan pelayanan kesehatan

11.

Apa tujuan dari transformasi pelayanan kesehatan primer yang dilakukan pemerintah?

a)

Meningkatkan jumlah Puskesmas

b)

Menerapkan konsep Primary Health Care

c)

Mengurangi jumlah Posyandu

d)

Menghapuskan UKBM

12.

Apa tujuan utama dari transformasi pelayanan kesehatan primer menurut dokumen ini?

a)

Meningkatkan biaya kesehatan

b)

Menata kembali pelayanan kesehatan primer yang ada

c)

Mengurangi jumlah fasilitas kesehatan

d)

Menghapus sistem rujukan

13.

Berapa pilar transformasi sistem kesehatan yang disebutkan dalam dokumen ini?

a)

4

b)

5

c)

6

d)

7

14.

Pendekatan baru dalam penataan struktur layanan kesehatan primer disebut sebagai apa?

a)

Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

b)

Transformasi Teknologi Kesehatan

c)

Sistem Pembiayaan Kesehatan

d)

Pelayanan Kesehatan Rujukan

15.

Apa tujuan dari integrasi pelayanan kesehatan primer di Puskesmas?

a)

Meningkatkan jumlah pasien

b)

Mengkoordinasikan pelayanan berdasarkan siklus hidup

c)

Mengurangi biaya operasional

d)

Menambah jumlah tenaga medis

16.

Siapa yang menetapkan pembagian klaster di Puskesmas?

a)

Dokter

b)

Kepala Puskesmas

c)

Perawat

d)

Pasien

17.

Klaster mana yang bertanggung jawab atas penanggulangan penyakit menular?

a)

Klaster 1

b)

Klaster 2

c)

Klaster 3

d)

Klaster 4

18.

Apa yang termasuk dalam lingkup pelayanan manajemen di Puskesmas?

a)

Manajemen Sumber Daya

b)

Manajemen Keuangan

c)

Manajemen Mutu

d)

Semua di atas

19.

Siapa yang bertanggung jawab sebagai PJ dalam klaster manajemen di Puskesmas?

a)

Kepala Tata Usaha

b)

Kepala Laboratorium

c)

Kepala Keuangan

d)

Kepala Klinik

20.

Apa salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh anggota klaster manajemen di Puskesmas?

a)

Mengelola laboratorium

b)

Mengelola data dan sistem informasi

c)

Mengelola apotek

d)

Mengelola transportasi

21.

Apa saja layanan kesehatan yang diselenggarakan untuk ibu dan anak menurut dokumen ini?

a)

Pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bersalin, nifas

b)

Pelayanan kesehatan bagi lansia

c)

Pelayanan kesehatan bagi remaja saja

d)

Pelayanan kesehatan gigi dan mulut

22.

Layanan kesehatan apa yang termasuk dalam kompetensi PJ dan anggota untuk klaster Usia Dewasa dan Lansia?

a)

Skrining penyakit menular

b)

Imunisasi

c)

Pelayanan gizi bagi ibu dan anak

d)

SDIDTK

23.

Apa saja lingkup pelayanan/kegiatan dalam klaster "Penanggulangan Penyakit Menular"?

a)

Pelayanan gawat darurat dan rawat inap

b)

Pencegahan, Kewaspadaan Dini dan Respon

c)

Pelayanan kefarmasian dan laboratorium

d)

Pemeriksaan laboratorium spesimen manusia

24.

Apa kompetensi yang harus dimiliki oleh PJ dan anggota dalam klaster "Lintas Klaster"?

a)

Surveilans dan penemuan kasus

b)

Kegawatdaruratan dan rawat inap

c)

Pengendalian vector dan ORI

d)

Komunikasi Antar Pribadi (KAP)

25.

Apa tujuan dari identifikasi masalah kesehatan pada pasien sesuai dengan siklus kehidupan?

a)

Untuk menentukan jenis obat yang harus diberikan

b)

Untuk menentukan skrining yang perlu dilakukan

c)

Untuk mengidentifikasi penyakit menular

d)

Untuk mengatur jadwal kunjungan berikutnya

26.

Apa yang dilakukan petugas di klaster pelayanan siklus hidup?

a)

Menyediakan layanan darurat

b)

Melakukan skrining dan penanganan masalah kesehatan

c)

Mengatur administrasi rumah sakit

d)

Menyediakan layanan transportasi

27.

Bagaimana penanganan di klaster komprehensif dilakukan?

a)

Terintegrasi berbagai program

b)

Fokus pada satu jenis penyakit

c)

Hanya untuk pasien anak-anak

d)

Dilakukan secara terpisah dari layanan lain

28.

Apa yang dipantau dan dianalisis dalam dashboard PWS?

a)

Morbiditas dan cakupan pelayanan/program

b)

Jumlah pasien harian

c)

Ketersediaan obat

d)

Jadwal dokter

29.

Apa yang dilakukan Puskesmas setiap bulan terkait PWS?

a)

Evaluasi bulanan bersama seluruh perwakilan Pustu

b)

Pelatihan staf baru

c)

Pembelian alat kesehatan

d)

Pembangunan gedung baru

30.

Apa tujuan dari integrasi pelayanan kesehatan primer di Pustu?

a)

Memberikan pelayanan kesehatan untuk seluruh siklus hidup

b)

Meningkatkan jumlah dokter

c)

Mengurangi biaya operasional

d)

Menambah jumlah pasien

31.

Apa fungsi utama Posyandu dalam masyarakat?

a)

Menyediakan layanan kesehatan dasar

b)

Menyediakan layanan transportasi

c)

Menyediakan layanan pendidikan

d)

Menyediakan layanan perbankan

32.

Di tingkat manakah Posyandu biasanya dibentuk?

a)

Provinsi

b)

Kecamatan

c)

Dusun/RT/RW

d)

Negara

33.

Apa yang menjadi dasar pembentukan Posyandu di suatu daerah?

a)

Inisiatif pemerintah desa/kelurahan dan masyarakat

b)

Keputusan internasional

c)

Perintah dari sekolah

d)

Kebijakan perusahaan

34.

Apa yang dimaksud dengan integrasi pelayanan kesehatan primer?

a)

Integrasi antara fasilitas kesehatan dengan partisipasi masyarakat

b)

Integrasi antara rumah sakit dan klinik

c)

Integrasi antara dokter dan pasien

d)

Integrasi antara pemerintah dan swasta

35.

Apa peran penting Pustu dalam pelayanan kesehatan di desa/kelurahan?

a)

Sebagai pusat administrasi

b)

Sebagai perpanjangan Puskesmas

c)

Sebagai tempat pelatihan dokter

d)

Sebagai pusat penelitian

36.

Apa yang menjadi tanggung jawab klaster manajemen dalam pelaksanaan manajemen Puskesmas?

a)

Hanya manajemen mutu pelayanan

b)

Hanya manajemen sumber daya

c)

Mengkoordinasikan pelaksanaan manajemen Puskesmas, manajemen mutu pelayanan, dan keselamatan

d)

Hanya manajemen jejaring

37.

Apa yang termasuk dalam manajemen mutu pelayanan dan keselamatan bagi masyarakat, pasien, dan petugas?

a)

Hanya pengukuran mutu

b)

Hanya manajemen risiko

c)

Pengukuran mutu, pencegahan dan pengendalian infeksi, keselamatan pasien, manajemen risiko, budaya mutu dan keselamatan

d)

Hanya keselamatan pasien

38.

Apa yang dilakukan dalam pengawasan, pengendalian, dan penilaian (P3) di Puskesmas?

a)

Hanya terhadap aspek administrasi

b)

Hanya terhadap kinerja Puskesmas

c)

Terhadap aspek administratif dan kinerja Puskesmas

d)

Hanya terhadap aspek keuangan

39.

Apa tujuan dari manajemen jejaring Puskesmas?

a)

Hanya untuk kerjasama dengan rumah sakit

b)

Hanya untuk pembinaan ke Posyandu

c)

Kerjasama dan pembinaan ke Pustu, FKTP lain, Posyandu dan UKBM lain

d)

Hanya untuk kerjasama dengan klinik swasta

40.

Apa tujuan utama dari Manajemen Puskesmas?

a)

Meningkatkan jumlah pasien

b)

Mencapai sasaran/tujuan Puskesmas secara efektif dan efisien

c)

Mengurangi biaya operasional

d)

Menambah jumlah tenaga medis

41.

Apa yang termasuk dalam proses perencanaan Puskesmas?

a)

Hanya persiapan dan analisis situasi

b)

Persiapan, analisis situasi, perumusan masalah, dan penyusunan perencanaan

c)

Hanya penyusunan perencanaan

d)

Hanya perumusan masalah

42.

Siapa yang memimpin Tim Perencanaan Puskesmas?

a)

Kepala Tata Usaha

b)

Kepala Puskesmas

c)

Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

d)

Kepala Desa

43.

Kapan SK Target Kinerja masing-masing klaster paling lambat harus ditetapkan?

a)

Akhir bulan Januari

b)

Akhir bulan Februari

c)

Akhir bulan Maret

d)

Akhir bulan April

44.

Apa yang tidak terdapat pada sistem klaster dalam perencanaan Puskesmas?

a)

PJ program

b)

Rencana Usulan Kegiatan

c)

Rencana Pelaksanaan Kegiatan

d)

Rencana Kerja Anggaran

45.

Apa saja tahapan dalam proses perencanaan Puskesmas?

a)

Persiapan, Analisa Situasi, Perumusan Masalah, Penyusunan Perencanaan

b)

Evaluasi, Implementasi, Monitoring, Pelaporan

c)

Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Revisi

d)

Analisis, Perencanaan, Implementasi, Evaluasi

46.

Apa tujuan dari Lokakarya Mini yang diselenggarakan oleh Puskesmas?

a)

Menyusun anggaran tahunan

b)

Menilai pencapaian dan hambatan serta merencanakan kegiatan

c)

Mengadakan pelatihan pegawai baru

d)

Mengatur jadwal libur pegawai

47.

Kapan Lokmin Bulanan dilaksanakan?

a)

Setiap akhir bulan

b)

Setiap awal bulan

c)

Setiap dua bulan sekali

d)

Setiap minggu pertama

48.

Siapa saja yang terlibat dalam pelaksanaan Lokmin Tribulanan?

a)

Seluruh pegawai Puskesmas

b)

Camat, pegawai Puskesmas dan jaringannya, Dinkes Kab/Kota

c)

Hanya kepala Puskesmas

d)

Masyarakat umum

49.

Apa salah satu agenda dari Lokmin Bulanan?

a)

Menggali dukungan dan meningkatkan kerja sama

b)

Menyusun laporan keuangan

c)

Monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pada bulan yang lalu

d)

Mengadakan seminar kesehatan

50.

Apa tujuan dari Lokmin Tribulanan menurut dokumen ini?

a)

Mengidentifikasi masalah kesehatan baru

b)

Menginformasikan dan mengidentifikasi capaian hasil kegiatan sebelumnya

c)

Menyusun laporan keuangan

d)

Mengadakan pelatihan kesehatan

51.

Apa yang dilakukan penanggung jawab klaster pada Lokakarya Mini?

a)

Menyampaikan hasil pelaksanaan kegiatan dan pemantauan wilayah setempat

b)

Menyusun rencana anggaran tahunan

c)

Mengadakan seminar kesehatan

d)

Menyusun laporan keuangan

52.

Apa yang diketahui dari hasil PWS menurut dokumen ini?

a)

Cakupan pelayanan dan morbiditas

b)

Jumlah penduduk

c)

Anggaran kesehatan

d)

Jumlah tenaga medis

53.

Apa tujuan dari pengawasan yang dilakukan di Puskesmas?

a)

Meningkatkan jumlah pasien

b)

Memenuhi standar minimal SDM dan sarana prasarana

c)

Mengurangi biaya operasional

d)

Menambah jumlah tenaga medis

54.

Apa yang termasuk dalam aspek administrasi pengawasan di Puskesmas?

a)

Penerimaan pasien

b)

Registrasi pasien dan penerimaan obat

c)

Pelatihan tenaga medis

d)

Pembangunan fasilitas baru

55.

Pengawasan internal di Puskesmas dilakukan oleh siapa?

a)

Pasien

b)

Kepala Puskesmas dan tim audit internal

c)

Pemerintah daerah

d)

Lembaga swadaya masyarakat

56.

Apa tujuan dari audit internal di Puskesmas?

a)

Mengurangi jumlah pasien

b)

Mendapatkan data dan informasi faktual

c)

Menambah jumlah dokter

d)

Mengurangi waktu pelayanan

57.

Metode apa yang digunakan tim auditor internal untuk mengumpulkan data?

a)

Survei online

b)

Pengamatan dan wawancara

c)

Penggunaan perangkat lunak

d)

Konsultasi dengan pihak eksternal

58.

Apa yang dilakukan jika terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kegiatan?

a)

Mengabaikan masalah tersebut

b)

Melakukan perbaikan berkesinambungan

c)

Menunda tindakan hingga akhir tahun

d)

Mengganti seluruh tim pelaksana

59.

Siapa yang melakukan pengawasan eksternal terhadap Puskesmas?

a)

Tim internal Puskesmas

b)

Dinas kesehatan kabupaten/kota

c)

Kementerian Pendidikan

d)

Lembaga swadaya masyarakat

60.

Apa tujuan dari Penilaian Kinerja Puskesmas?

a)

Menentukan anggaran tahunan

b)

Menilai efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan

c)

Meningkatkan jumlah pasien

d)

Mengurangi biaya operasional

61.

Siapa yang menetapkan target dan indikator untuk Puskesmas?

a)

Pemerintah Pusat

b)

Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota bersama Puskesmas

c)

Pasien

d)

Lembaga Swadaya Masyarakat

62.

Apa yang dilakukan Puskesmas berdasarkan hasil pengumpulan data?

a)

Menyimpan data untuk arsip

b)

Menyampaikan hasil kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

c)

Menghancurkan data setelah digunakan

d)

Menggunakan data untuk promosi

63.

Berapa jumlah Indikator Nasional Mutu (INM) di Puskesmas?

a)

4

b)

5

c)

6

d)

7

64.

Apa salah satu indikator dari Pengukuran Mutu di Puskesmas?

a)

Kepatuhan kebersihan tangan

b)

Jumlah pasien per hari

c)

Biaya operasional

d)

Waktu tunggu pasien

65.

Apa yang dimaksud dengan indikator mutu prioritas Puskesmas?

a)

Indikator yang dirumuskan berdasarkan prioritas masalah kesehatan di Puskesmas

b)

Indikator yang dirumuskan berdasarkan kepuasan pasien

c)

Indikator yang dirumuskan berdasarkan standar internasional

d)

Indikator yang dirumuskan berdasarkan jumlah pasien

66.

Apa tujuan dari penerapan PPI di Puskesmas?

a)

Memutus mata rantai penularan penyakit

b)

Meningkatkan jumlah pasien

c)

Mengurangi biaya operasional

d)

Menambah jumlah tenaga medis

67.

Apa yang dimaksud dengan "bundles Healthcare-Associated Infections (HAIs)" dalam konteks pencegahan infeksi di Puskesmas?

a)

Serangkaian tindakan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan

b)

Serangkaian tindakan untuk mencegah infeksi terkait perawatan kesehatan

c)

Serangkaian tindakan untuk meningkatkan komunikasi pasien

d)

Serangkaian tindakan untuk mengidentifikasi pasien dengan benar

68.

Apa yang termasuk dalam penerapan bundles HAIs?

a)

Bundle Infeksi Saluran Kemih (ISK)

b)

PPI pada pemberian alat bantu pernapasan

c)

PPI pada perawatan luka

d)

PPI pada pemberian terapi inhalasi

69.

Apa tujuan dari Standar Keselamatan Pasien (SKP) 1?

a)

Meningkatkan komunikasi yang efektif

b)

Meningkatkan keamanan obat-obatan

c)

Mengidentifikasi pasien dengan benar

d)

Meningkatkan kebersihan lingkungan

70.

Apa tujuan dari penerapan manajemen risiko di Puskesmas?

a)

Mengurangi biaya operasional

b)

Mengantisipasi kondisi ketidakpastian di masa depan

c)

Meningkatkan jumlah pasien

d)

Mempercepat proses administrasi

71.

Apa yang termasuk dalam proses manajemen risiko di Puskesmas?

a)

Identifikasi, analisis, dan evaluasi

b)

Pengendalian, pemasaran, dan penjualan

c)

Evaluasi, produksi, dan distribusi

d)

Analisis, penjualan, dan pengiriman

72.

Apa yang dimaksud dengan budaya mutu di Puskesmas?

a)

Nilai penting bagi seluruh klaster untuk mencapai tujuan Puskesmas

b)

Proses pengurangan biaya operasional

c)

Strategi pemasaran untuk menarik pasien

d)

Sistem administrasi yang lebih cepat

73.

Apa yang dimaksud dengan "Kepemimpinan mutu pada semua jenjang di puskesmas"?

a)

Penerapan budaya kerja yang santai

b)

Kepemimpinan yang berfokus pada kualitas di semua level

c)

Kepemimpinan yang hanya berfokus pada manajemen

d)

Kepemimpinan yang tidak terstruktur

74.

Apa tujuan dari "Umpan balik yang aktif untuk peningkatan" di puskesmas?

a)

Mengurangi interaksi dengan pasien

b)

Meningkatkan kualitas pelayanan

c)

Menghindari perubahan dalam sistem

d)

Menjaga status quo

75.

Apa risiko yang dihadapi pegawai puskesmas terkait dengan K3?

a)

Risiko keuangan

b)

Risiko terpapar bahaya fisik, biologi, kimia, dan lainnya

c)

Risiko kehilangan pekerjaan

d)

Risiko penurunan produktivitas

76.

Apa yang termasuk dalam program K3 bagi pegawai puskesmas?

a)

Promosi keselamatan dan kesehatan kerja

b)

Peningkatan jam kerja

c)

Pengurangan fasilitas kesehatan

d)

Penghapusan pelatihan keselamatan

77.

Apa tujuan dari pengelolaan sarana, prasarana, peralatan, keselamatan, dan keamanan lingkungan Puskesmas?

a)

Meningkatkan jumlah pasien

b)

Mengurangi dan mengendalikan bahaya, risiko, mencegah kecelakaan, cedera, dan penyakit akibat kerja

c)

Menambah fasilitas baru

d)

Mengurangi biaya operasional

78.

Apa saja yang termasuk dalam program manajemen fasilitas dan keselamatan di Puskesmas?

a)

Manajemen keuangan dan administrasi

b)

Manajemen keselamatan dan keamanan fasilitas, manajemen bahan berbahaya beracun, manajemen kedaruratan dan bencana

c)

Manajemen pemasaran dan promosi

d)

Manajemen sumber daya manusia

79.

Apa saja struktur jejaring yang mendukung Puskesmas dalam meningkatkan jangkauan pelayanan?

a)

Struktur jejaring berbasis wilayah administratif

b)

Struktur jejaring berbasis teknologi

c)

Struktur jejaring berbasis ekonomi

d)

Struktur jejaring berbasis budaya

80.

Apa yang termasuk dalam manajemen sistem jejaring Puskesmas?

a)

Pengelolaan integrasi pelayanan dengan Pustu dan Posyandu

b)

Pengelolaan keuangan Puskesmas

c)

Pengelolaan sumber daya manusia

d)

Pengelolaan logistik medis

81.

Apa kewajiban Puskesmas dalam jejaring pelayanan kesehatan?

a)

Melakukan pembinaan teknis dan administrasi

b)

Menyediakan layanan transportasi

c)

Menyediakan layanan makanan

d)

Menyediakan layanan pendidikan

82.

Apa langkah pertama dalam pembinaan teknis dan administrasi Puskesmas?

a)

Pembentukan jejaring pelayanan kesehatan

b)

Identifikasi permasalahan prioritas

c)

Menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL)

d)

Implementasi integrasi dalam pelayanan kesehatan

83.

Apa yang termasuk dalam manajemen integrasi pelayanan Puskesmas, Pustu, dan Posyandu?

a)

Pemenuhan sumber daya

b)

Pengembangan teknologi

c)

Peningkatan jumlah pasien

d)

Penambahan fasilitas olahraga

84.

Siapa yang bertanggung jawab atas pemenuhan kompetensi tenaga kesehatan?

a)

Pemdes

b)

Dinkes

c)

Puskesmas

d)

Posyandu

85.

Apa yang dimaksud dengan SOP dalam konteks pelayanan kesehatan?

a)

Standar Operasional Prosedur

b)

Sistem Operasional Publik

c)

Standar Operasional Publik

d)

Sistem Operasional Prosedur

86.

Apa tujuan dari pencatatan dan pelaporan kegiatan di Puskesmas, Posyandu, dan Pustu?

a)

Meningkatkan jumlah pasien

b)

Memastikan pelaksanaan sesuai standar

c)

Mengurangi biaya operasional

d)

Menambah jumlah tenaga kerja

87.

Apa yang menjadi sumber anggaran untuk penyediaan sediaan farmasi dan BMHP?

a)

Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

b)

Rumah Sakit Swasta

c)

Apotek Pribadi

d)

Klinik Kesehatan

88.

Apa yang harus dimiliki oleh sumber daya manusia dalam pekerjaan kefarmasian?

a)

Keterampilan memasak

b)

Kewenangan sesuai peraturan

c)

Kemampuan berbahasa asing

d)

Sertifikat mengemudi

89.

Apa yang termasuk dalam sarana dan prasarana untuk penyimpanan sediaan farmasi?

a)

Rak penyimpanan

b)

Meja kerja

c)

Kursi kantor

d)

Lampu baca

90.

Apa yang dimaksud dengan pengendalian mutu Pelayanan Kefarmasian?

a)

Kegiatan terintegrasi dengan program pengendalian mutu pelayanan kesehatan Puskesmas

b)

Kegiatan memasak obat di apotek

c)

Kegiatan promosi produk farmasi

d)

Kegiatan distribusi obat ke rumah sakit

91.

Apa saja kegiatan pengendalian mutu pelayanan kefarmasian yang dilakukan?

a)

Perencanaan, Pelaksanaan, Tindakan hasil monitoring dan evaluasi

b)

Perencanaan, Evaluasi, Pengawasan

c)

Pelaksanaan, Pengawasan, Evaluasi

d)

Monitoring, Evaluasi, Pengawasan

92.

Mengapa Formularium Puskesmas sangat dibutuhkan?

a)

Untuk meningkatkan biaya pelayanan

b)

Untuk memenuhi standar pelayanan kefarmasian

c)

Untuk mengurangi jumlah pasien

d)

Untuk meningkatkan jumlah tenaga medis

93.

Apa yang harus didukung oleh Sistem Informasi dalam integrasi pelayanan kesehatan primer?

a)

Ketersediaan data dan informasi pelayanan Puskesmas

b)

Pengurangan biaya operasional

c)

Peningkatan jumlah tenaga medis

d)

Pengurangan waktu pelayanan

94.

Apa saja yang termasuk dalam Sistem Informasi Kesehatan?

a)

Rekam medik, pencatatan dan pelaporan kegiatan Puskesmas

b)

Pengawasan pasien, evaluasi tenaga medis

c)

Pengurangan biaya, peningkatan jumlah pasien

d)

Peningkatan jumlah tenaga medis, pengurangan waktu pelayanan