wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

EV KAMIS

Total questions: 40

Worksheet time: 22mins

Name
Class
Date
1.

Keadilan ekonomi dalam Islam berarti…

a)

Pemerataan harta tanpa melihat usaha

b)

Keseimbangan antara hak individu dan sosial

c)

Semua orang harus memiliki kekayaan yang sama

d)

Pemerintah mengatur seluruh kepemilikan

2.

Kebebasan berusaha dalam Islam dibatasi oleh…

a)

Selera konsumen

b)

Nilai moral dan hukum syariah

c)

Keuntungan maksimum

d)

Tekanan kompetitor

3.

Kepemilikan harta dalam Islam bersifat…

a)

Mutlak milik manusia

b)

Amanah dari Allah SWT

c)

Hak turun-temurun tanpa batas

d)

Tidak memiliki batas moral

4.

Tujuan utama prinsip keadilan adalah…

a)

Pemerataan kekayaan

b)

Menjaga keseimbangan distribusi dan tanggung jawab

c)

Meningkatkan PDB negara

d)

Mencegah investasi asing

5.

Islam mengakui kepemilikan individu dengan syarat…

a)

Tidak ada campur tangan negara

b)

Tidak melanggar kepentingan umum

c)

Bebas dari zakat

d)

Bebas memperbanyak harta

6.

Monopoli dilarang dalam Islam karena…

a)

Mengurangi daya saing

b)

Menimbulkan ketidakadilan pasar

c)

Menghambat ekspor

d)

Tidak efisien secara ekonomi

7.

Prinsip kebebasan berusaha dalam Islam berbeda dengan kapitalisme karena…

a)

Islam mengabaikan keuntungan

b)

Islam menekankan tanggung jawab moral

c)

Kapitalisme menolak efisiensi

d)
  1. Islam menolak perdagangan

8.

Kepemilikan harta dalam Islam memiliki fungsi sosial karena…

a)

Harta harus terus berputar dalam masyarakat

b)

Dapat diwariskan tanpa batas

c)

Bebas disimpan tanpa zakat

d)

Tidak perlu diinfakkan

9.

Salah satu wujud keadilan distributif dalam Islam adalah…

a)

Riba

b)

 Zakat

c)

Monopoli

d)

Spekulasi

10.

Dalam Islam, kebutuhan primer disebut juga…

a)

Hajiyyah

b)

Daruriyyah

c)

Tahsiniyyah

d)

Kamaliyyah

11.

Etika konsumsi dalam Islam menekankan prinsip…

a)

Berlebihan dalam menikmati nikmat

b)

Keseimbangan dan kesederhanaan

c)

Konsumsi barang mewah

d)

Mengutamakan keinginan

12.

Islam melarang israf, yaitu…

a)

Konsumsi berlebihan

b)

Konsumsi haram

c)

Konsumsi najis

d)

Konsumsi riba

13.

Salah satu bentuk perilaku konsumtif yang dilarang adalah…

a)

membeli keinginan

b)

menghamburkan harta

c)

membeli kebutuhan dasar

d)

israf

14.

Konsumsi dalam Islam harus memperhatikan nilai…

a)

harga pasar

b)

keberlanjutan

c)

kompetisi

d)

keuntungan pribadi

15.

Apa yang menjadi tujuan dari kegiatan produksi dalam Islam?

a)

Meningkatkan persaingan di pasar

b)

Mencari keuntungan semaksimal mungkin

c)

Memenuhi kebutuhan individu dan masyarakat

d)

Mengurangi biaya produksi

16.

Apa yang dimaksud dengan diversifikasi produksi?

a)

Mengurangi jumlah produk

b)

Meningkatkan biaya produksi

c)

Menghasilkan berbagai jenis produk

d)

Meningkatkan jumlah tenaga kerja

17.

Apa yang menjadi tanggung jawab produsen dalam ekonomi Islam?

a)

Memproduksi barang dengan biaya terendah

b)

Memastikan produk yang dihasilkan bermanfaat bagi masyarakat

c)

Menjaga kerahasiaan informasi perusahaan

d)

Memaksimalkan keuntungan tanpa memperhatikan etika

18.

Berikut merupakan faktor-faktor produksi dalam islam kecuali,

a)

Tanah

b)

Tenaga Kerja

c)

Modal

d)

Hutang

19.

Maksud dari falah adalah

a)

Kesejahteraan yang holistik

b)

Kesejahteraan sosial dan individual

c)

Kebahagiaan dunia dan akhirat

d)

Jawaban ABC benar

20.

Faktor-faktor produksi adalah sebagai berikut:

a)

Sumber Daya, Modal dan Enterpreneurship

b)

Sumber Daya Manusia, Modal dan Enterpreneurship

c)

Sumber Daya Alam, Modal dan Skill

d)

Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia dan Modal

21.

Tujuan konsumsi dalam ekonomi Islam adalah

a)

Sarana pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi konsumen untuk beribadah kepada Allah

b)

Sarana mendapatkan keuntungan

c)

Sarana mendapatkan keinginan dalam memenuhi kebutuhan hidup

d)

Saran mendapatkan barang dan jasa untuk kebutuhan sehari-hari

22.

Dalam kegiatan Konsumsi Islam, konsumen muslim harus memperhatikan, kecuali

a)

Kebutuhan dan Keinginan

b)

Mashlahah dan Kepuasan

c)

Penentuan dan Pengukuran Mashlahah bagi Konsumen

d)

Kemurahan harga

23.

Dalam melakukan kegiatan konsumsi, konsumen muslim harus memperhatikan skala prioritas. Yang harus didahului dalam skala prioritas adalah:

a)

Hajjiyyah

b)

Tahsiniyyah

c)

Awlawiyyah

d)

Dharuriyyah

24.

Dalam mengkonsumsi barang dan jasa, kosumen muslim harus memperhatikan sisi sosial, yaitu:

a)

Berbagi untuk kepentingan ummat

b)

Keteladanan

c)

Tidak membahayakan

d)

Semuanya benar

25.

Konsumen Muslim juga harus memperhatikan beberapa unsur yang terkait dengan kuantitas barang atau jasa yang akan dikonsumsi. kecuali:

a)

Kesederhanaan

b)

Kehalalan

c)

Kesesuaian

d)

Keadilan

26.

Ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan oleh produsen muslim dalam memproduksi barang/jasa, kecuali

a)

Memakmurkan bumi dengan ilmu dan amalnya

b)

Membolehkan segala motode dan cara dalam produksi

c)

Kemudahan, menghindari mudarat dan memaksimalkan manfaat

d)

Teknik produksi diserahkan kepada keinginan dan kemampuan manusia

27.

Nilai-nilai Islam dalam Produksi, kecuali..

a)

Mewajibkan tambahan bagi peminjam uang atas pokok pinjaman

b)

Memenuhi takaran

c)

Mendorong ukhuwah antarsesama pelaku ekonomi

d)

Menghormati hak milik individu

28.

Seorang kontraktor berjanji bahwa ia bisa menyelesaikan pembangunan rumah dinas dalam jangka waktu 7 bulan, padahal sebenarnya kontraktor tersebut memahami (sudah tau) bahwa waktu penyelesaian pembangunan rumah tersebut lebih dari 7 bulan. Hal tersebut termasuk...

a)

Tadlis waktu penyerahan

b)

Tadlis kualitas

c)

Bai' najasy

d)

Taghrir harga

29.

Berikut yang bukan merupakan perilaku rasional Islami, yaitu...

a)

Mengedepankan keinginan

b)

Risk aversion

c)

Berusaha untuk tidak melakukan kemubadziran

d)

Meninggalkan barang-barang haram

30.

Etika bisnis mencakup interaksi antara perusahaan dengan:

a)

Karyawan saja

b)

Pemerintah dan investor

c)

Karyawan, konsumen, dan masyarakat luas

d)

Pemilik saham

31.

Perbedaan utama antara etika dan moral terletak pada:

a)

Moral bersifat subjektif, etika bersifat hukum

b)

Etika adalah refleksi sistematis, moral adalah kebiasaan yang diterima

c)

Moral berlaku universal, etika tidak

d)

Etika berlaku hanya untuk kalangan profesional

32.

Urgensi belajar etika dan moral salah satunya adalah:

a)

Menentukan orientasi politik

b)

Menghindari kegagalan teknis

c)

Menjalani kehidupan sosial yang teratur

d)

Menguasai pasar global

33.

Konsep halal dan toyyib dalam Al-Qur’an tidak hanya menekankan kehalalan secara hukum syar‘i, tetapi juga menuntut kualitas moral, spiritual, dan kesehatan dari sesuatu yang dikonsumsi. Berdasarkan Ayat QS. Al-Baqarah 168, apa makna konseptual dari perpaduan istilah halalan thayyiban dalam konteks Ekonomi Islam?

a)

Hanya menekankan kehalalan dalam aspek hukum fikih tanpa memperhatikan aspek manfaat atau kualitas barang.

b)

Menunjukkan bahwa kehalalan cukup ditentukan oleh bentuk transaksi, bukan oleh zat atau asal-usul barang.

c)

Mengandung prinsip ganda: barang dan cara memperolehnya harus halal, serta baik bagi tubuh, akal, dan moral manusia.

d)

Menegaskan bahwa segala sesuatu yang tidak disebut haram secara eksplisit otomatis dianggap toyyib dan boleh dikonsumsi.

34.

Dalam teori konsumsi konvensional, utilitas dianggap sebagai ukuran kepuasan individu yang dapat dinyatakan secara ordinal. Dalam perspektif Islam, konsep utilitas memiliki keterbatasan karena…

a)

Islam menolak pengukuran kepuasan dalam bentuk ordinal maupun kardinal

b)

Islam memandang kepuasan sejati tidak hanya bersumber dari manfaat duniawi, tetapi juga dari keberkahan dan keridhaan Allah

c)

Utilitas dalam Islam hanya diukur melalui manfaat spiritual, bukan material

d)

Islam menolak semua bentuk konsumsi yang melibatkan kenikmatan duniawi

35.

Salah satu perbedaan mendasar antara motif konsumsi konvensional dan Islami adalah…

a)

Konvensional menekankan rasionalitas ekonomi, sedangkan Islam menekankan irasionalitas religius

b)

Konvensional berorientasi pada kepuasan jangka panjang, Islam berorientasi pada kepuasan jangka pendek

c)

Konvensional menekankan utility maximization, sedangkan Islam menekankan falah maximization

d)

Keduanya sama-sama berorientasi pada maksimisasi keuntungan individu

36.

Dalam pandangan Islam, konsumsi yang melampaui kebutuhan dasar dan dilakukan tanpa pertimbangan moral disebut sebagai…

a)

Israf

b)

Tabzir

c)

Riba

d)

Ihtikar

37.

Dalam teori konsumsi Islam, hubungan antara kebutuhan (hajah) dan keinginan (raghbah) dipahami bahwa…

a)

Semua keinginan dianggap kebutuhan selama tidak haram

b)

Keinginan yang tidak membawa maslahah tidak dapat diakui sebagai kebutuhan

c)

Keinginan manusia selalu identik dengan kebutuhan biologis

d)

Kebutuhan dan keinginan sama-sama tidak relevan dalam Islam

38.

Dalam pandangan Islam, konsumsi bukanlah tujuan akhir melainkan sarana menuju keseimbangan hidup (tawazun). Oleh karena itu, teori konsumsi Islam mengharuskan adanya integrasi antara…

a)

Efisiensi ekonomi dan ekspansi pasar

b)

Kepuasan subjektif dan kesetiaan merek

c)

Dimensi material dan spiritual dalam setiap keputusan konsumsi

d)

Permintaan efektif dan penawaran kompetitif

39.

Dalam teori konsumsi konvensional, marginal utility akan menurun seiring peningkatan konsumsi suatu barang (law of diminishing marginal utility). Dalam pandangan Islam, hukum ini tidak selalu berlaku secara mutlak karena…

a)

Kepuasan spiritual dari konsumsi yang halal dapat meningkat meskipun jumlah konsumsi konstan

b)

Islam tidak mengenal konsep utilitas sama sekali

c)

Marginal utility hanya berlaku pada barang haram

d)

Islam menolak hubungan antara konsumsi dan kepuasan

40.

Dalam teori konvensional, konsumen rasional memaksimalkan utilitas di bawah kendala anggaran. Dalam Islam, kendala utama dalam maksimalisasi utilitas adalah…

a)

Tingkat harga barang di pasar

b)

Nilai waktu uang (time value of money)

c)

Prinsip halal-haram dan tanggung jawab sosial

d)

Kurva indiferensi yang tidak menurun