wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Tengah Semester – Perilaku Organisasi (POR133)

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Sebuah organisasi menghadapi masalah tingginya tingkat turnover karyawan. Seorang manajer berupaya memahami penyebab perilaku tersebut dengan menganalisis motivasi, kepuasan kerja, dan gaya kepemimpinan. Berdasarkan kasus ini, pendekatan yang digunakan termasuk dalam aspek...

a)

Analisis struktural

b)

Analisis individu dan kelompok

c)

Analisis lingkungan eksternal

d)

Analisis keuangan organisasi

e)

Analisis kebijakan manajemen

2.

Hubungan antara efektivitas organisasi dan perilaku individu menunjukkan bahwa...

a)

Efektivitas organisasi hanya ditentukan oleh kebijakan pimpinan

b)

Kinerja individu tidak berpengaruh terhadap keberhasilan organisasi

c)

Pemahaman perilaku individu dapat membantu mencapai tujuan organisasi secara kolektif

d)

Organisasi efektif bila mengabaikan perbedaan individu

e)

Perilaku individu sepenuhnya diatur oleh struktur formal organisasi

3.

Salah satu tantangan utama dalam penerapan perilaku organisasi di era modern adalah...

a)

Menurunkan penggunaan teknologi informasi

b)

Mengabaikan keberagaman karyawan

c)

Menyesuaikan perilaku dan nilai-nilai individu terhadap perubahan budaya organisasi yang dinamis

d)

Menghilangkan kerja sama antar tim

e)

Mengurangi keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan

4.

Seorang pimpinan ingin meningkatkan semangat kerja timnya dengan memberikan penghargaan dan kesempatan pengembangan diri. Dalam teori perilaku organisasi, tindakan pimpinan tersebut mencerminkan penerapan konsep...

a)

Kepuasan kerja

b)

Motivasi intrinsik dan ekstrinsik

c)

Persepsi organisasi

d)

Komunikasi formal

e)

Konflik interpersonal

5.

Jika sebuah organisasi ingin membangun budaya yang kuat dan positif, maka langkah pertama yang seharusnya dilakukan adalah...

a)

Menetapkan struktur organisasi yang kaku

b)

Meningkatkan pengawasan dan kontrol ketat

c)

Menetapkan nilai-nilai inti yang disepakati dan diterapkan oleh seluruh anggota

d)

Menghapuskan perbedaan individu

e)

Mengutamakan target jangka pendek

6.

Kepemimpinan transformasional dalam perilaku organisasi memiliki peran penting karena...

a)

Hanya berfokus pada pencapaian laba jangka pendek

b)

Mendorong perubahan positif melalui inspirasi dan visi yang kuat

c)

Menghindari keterlibatan bawahan dalam keputusan

d)

Mengutamakan kontrol daripada motivasi

e)

Tidak memperhatikan nilai-nilai organisasi

7.

Persepsi karyawan terhadap keadilan organisasi dapat memengaruhi perilaku mereka. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku organisasi bersifat...

a)

Netral dan tidak dipengaruhi faktor psikologis

b)

Terisolasi dari nilai-nilai pribadi

c)

Dipengaruhi oleh faktor subjektif individu

d)

Sepenuhnya dikendalikan oleh kebijakan organisasi

e)

Tidak relevan terhadap kepuasan kerja

8.

Salah satu manfaat strategis dari penerapan konsep perilaku organisasi adalah...

a)

Mengurangi interaksi sosial antar karyawan

b)

Membentuk sistem kerja yang sepenuhnya mekanistik

c)

Meningkatkan efektivitas manajerial melalui pemahaman perilaku manusia

d)

Menghapuskan keberagaman dalam tim

e)

Mengutamakan hasil daripada proses kerja

9.

Dalam studi perilaku organisasi, konflik dapat dipandang sebagai hal yang...

a)

Selalu merugikan organisasi

b)

Tidak dapat dikelola secara positif

c)

Potensial meningkatkan kreativitas dan inovasi bila dikelola dengan baik

d)

Perlu dihindari dengan menekan perbedaan pendapat

e)

Tidak memiliki kaitan dengan efektivitas tim

10.

Mengapa perilaku organisasi menjadi semakin penting dalam konteks globalisasi?

a)

Karena organisasi modern harus mampu memahami dan mengelola keberagaman budaya serta gaya kerja lintas negara

b)

Karena teknologi menggantikan semua fungsi manusia

c)

Karena budaya organisasi menjadi tidak relevan di era digital

d)

Karena karyawan lebih mudah digantikan oleh sistem otomatisasi

e)

Karena organisasi tidak perlu lagi memperhatikan aspek manusia

11.

Frederick Taylor berfokus pada efisiensi kerja melalui pengukuran dan standarisasi tugas. Namun, teori ini dikritik karena mengabaikan aspek manusia. Kritik tersebut menjadi dasar lahirnya...

a)

Teori manajemen klasik

b)

Pendekatan perilaku (behavioral approach)

c)

Teori sistem tertutup

d)

Pendekatan manajemen ilmiah lanjutan

e)

Teori birokrasi rasional

12.

Penelitian Hawthorne menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas karyawan tidak semata-mata disebabkan oleh kondisi kerja, melainkan juga oleh perhatian yang diberikan manajer. Fenomena ini dikenal dengan istilah...

a)

Hawthorne Effect

b)

Theory X and Y

c)

Herzberg Effect

d)

Bureaucratic Paradigm

e)

Scientific Management

13.

Jika teori manajemen ilmiah menekankan “man as machine”, maka pendekatan perilaku organisasi menekankan...

a)

“Man as resource”

b)

“Man as human” dengan kebutuhan, motivasi, dan emosi

c)

“Man as subordinate”

d)

“Man as tool for efficiency”

e)

“Man as number”

14.

Salah satu kontribusi besar teori human relations terhadap perkembangan perilaku organisasi adalah...

a)

Menunjukkan pentingnya faktor sosial dan emosional dalam produktivitas kerja

b)

Menghapus peran manajer dalam organisasi

c)

Menolak pentingnya komunikasi dalam tim

d)

Memfokuskan pada efisiensi mesin

e)

Menganggap manusia sebagai komponen biaya

15.

Douglas McGregor melalui Teori X dan Y memberikan pandangan baru bahwa manajer perlu...

a)

Menentukan upah yang tinggi untuk memotivasi pekerja

b)

Memahami asumsi yang mereka miliki terhadap sifat dasar manusia dalam bekerja

c)

Mempertahankan struktur yang kaku dan hierarkis

d)

Mengandalkan pengawasan ketat untuk menjaga disiplin

e)

Menghapus tanggung jawab dari bawahan

16.

Dalam sejarah perkembangan perilaku organisasi, munculnya pendekatan sistem dan kontingensi pada era 1970-an merupakan upaya untuk...

a)

Menyatukan berbagai teori manajemen agar lebih adaptif terhadap lingkungan organisasi yang kompleks

b)

Menghapuskan teori perilaku manusia dalam manajemen

c)

Mengembalikan teori klasik ke praktik modern

d)

Mengabaikan perbedaan konteks organisasi

e)

Membatasi peran manajer dalam proses pengambilan keputusan

17.

Teori motivasi Abraham Maslow memberikan dampak penting terhadap perilaku organisasi karena...

a)

Mengabaikan kebutuhan psikologis manusia

b)

Menyediakan kerangka untuk memahami urutan kebutuhan manusia dalam konteks kerja

c)

Mengutamakan aspek fisik dibandingkan sosial

d)

Menolak teori human relations

e)

Berfokus hanya pada kebutuhan fisiologis

18.

Perkembangan perilaku organisasi setelah tahun 1980-an ditandai dengan meningkatnya perhatian terhadap...

a)

Teknologi tanpa memperhatikan manusia

b)

Budaya organisasi, etika kerja, dan perilaku lintas budaya

c)

Penghapusan struktur organisasi formal

d)

Penekanan penuh pada efisiensi produksi

e)

Isolasi antar departemen

19.

Salah satu alasan mengapa teori-teori awal seperti milik Taylor dan Weber masih relevan hingga kini adalah karena...

a)

Mereka menolak perubahan

b)

Prinsip efisiensi dan struktur tetap dibutuhkan, meskipun harus dikombinasikan dengan pemahaman perilaku manusia

c)

Teori modern tidak dapat diterapkan di organisasi

d)

Pendekatan perilaku sudah tidak relevan

e)

Mereka lebih cocok untuk organisasi nirlaba

20.

Sejarah perkembangan ilmu perilaku organisasi menunjukkan perubahan paradigma dari fokus mekanis dan struktural menjadi fokus pada...

a)

Prosedur administratif

b)

Pengawasan dan kontrol

c)

Manusia sebagai aset strategis organisasi

d)

Teknologi sebagai faktor dominan

e)

Persaingan antar individu

21.

Seorang karyawan yang memiliki kemampuan tinggi tetapi motivasi rendah sering kali menunjukkan kinerja yang tidak optimal. Berdasarkan teori perilaku organisasi, manajer sebaiknya...

a)

Memberikan pelatihan teknis tambahan

b)

Memberikan hukuman atas hasil kerjanya

c)

Memberikan penghargaan atau tantangan yang dapat meningkatkan motivasinya

d)

Memindahkannya ke bagian lain

e)

Mengabaikan kinerjanya karena kemampuan sudah cukup

22.

Dalam suatu rapat, seorang manajer menilai bawahannya malas hanya karena sering diam dan tidak aktif berbicara. Padahal, bawahan tersebut memiliki gaya komunikasi introvert. Kasus ini menunjukkan adanya...

a)

Persepsi selektif

b)

Fundamental attribution error

c)

Persepsi objektif

d)

Efek halo

e)

Self-serving bias

23.

Perbedaan individu dapat berdampak positif bagi organisasi jika...

a)

Dikelola melalui kolaborasi dan saling menghargai keunikan anggota tim

b)

Dibiarkan agar muncul kompetisi internal

c)

Diseragamkan agar tidak terjadi perbedaan pandangan

24.

Seorang karyawan menolak ide baru dari rekan kerja karena merasa ide tersebut tidak berasal dari dirinya sendiri. Sikap ini menunjukkan adanya pengaruh dari...

a)

Ego dan bias persepsi

b)

Kepuasan kerja tinggi

c)

Motivasi intrinsik

d)

Nilai-nilai organisasi

e)

Persepsi selektif yang positif

25.

Menurut teori Harapan (Expectancy Theory) dari Vroom, seseorang akan termotivasi jika ia percaya bahwa...

a)

Usahanya akan menghasilkan kinerja yang baik dan penghargaan yang diinginkan

b)

Organisasi memiliki sistem yang ketat

c)

Semua orang diperlakukan sama tanpa melihat hasil kerja

d)

Penghargaan tidak penting dalam pekerjaan

e)

Lingkungan kerja bersifat pasif

26.

Ketika seseorang gagal mencapai target dan menyalahkan kondisi lingkungan, namun jika berhasil, ia menganggap itu karena kemampuannya sendiri. Hal ini dikenal sebagai...

a)

Self-fulfilling prophecy

b)

Self-serving bias

c)

Persepsi selektif

d)

Fundamental attribution error

e)

Efek halo

27.

Manajer yang memahami bahwa setiap individu memiliki kebutuhan dan nilai yang berbeda dalam bekerja berarti menerapkan prinsip...

a)

Manajemen berbasis aturan

b)

Pendekatan individual differences dalam perilaku organisasi

c)

Pendekatan klasik

28.

Seorang karyawan tetap bekerja dengan antusias meskipun tidak mendapat bonus tambahan karena ia merasa pekerjaannya bermakna. Berdasarkan teori motivasi, karyawan tersebut digerakkan oleh...

a)

Motivasi eksternal

b)

Motivasi intrinsik

c)

Faktor higienis

d)

Dorongan sosial

e)

Rasa takut terhadap kegagalan

29.

Jika seorang karyawan merasa upaya dan hasil kerjanya tidak seimbang dengan rekan lain yang menerima kompensasi lebih tinggi, menurut teori Keadilan (Equity Theory), maka kemungkinan besar ia akan...

a)

Meningkatkan usaha agar setara

b)

Tetap bekerja dengan semangat tinggi

c)

Menurunkan kinerja atau mencari pekerjaan lain

d)

Mengabaikan ketimpangan tersebut

e)

Meningkatkan loyalitas terhadap perusahaan

30.

Dalam konteks perilaku organisasi, pemahaman terhadap kepribadian, sikap, dan persepsi individu penting agar manajer dapat...

a)

Menerapkan kebijakan yang seragam untuk semua karyawan

b)

Menyesuaikan gaya kepemimpinan dan strategi motivasi sesuai karakter individu

c)

Meningkatkan pengawasan tanpa memperhatikan kebutuhan karyawan

d)

Menghindari komunikasi dengan bawahan

e)

Mengontrol perilaku dengan cara otoriter

31.

Seorang manajer menilai karyawannya malas karena sering terlambat, tanpa mempertimbangkan bahwa transportasi umum di daerah tersebut sering bermasalah. Kasus ini menunjukkan kesalahan persepsi yang disebut...

a)

Persepsi selektif

b)

Fundamental attribution error

c)

Efek halo

d)

Self-serving bias

e)

Persepsi sosial negatif

32.

Dalam rapat, seorang pimpinan lebih memperhatikan pendapat karyawan yang berbicara dengan suara lantang daripada yang berbicara pelan, sehingga penilaiannya menjadi bias. Hal ini menunjukkan pengaruh faktor eksternal berupa...

a)

Persepsi sosial

b)

Intensitas stimulus

c)

Sikap pribadi

d)

Pengalaman masa lalu

e)

Persepsi terhadap diri sendiri

33.

Dua orang karyawan diberi tugas yang sama. Yang satu merasa tugas itu menantang, sedangkan yang lain merasa tugas itu terlalu berat. Perbedaan pandangan ini disebabkan oleh...

a)

Perbedaan tingkat pendidikan

b)

Persepsi yang terbentuk dari pengalaman, motivasi, dan kepribadian masing-masing

c)

Standar kerja yang tidak jelas

d)

Kondisi kerja yang berbeda

e)

Faktor ekonomi

34.

Seorang pegawai menilai dirinya rendah karena sering dibandingkan dengan rekan yang lebih berprestasi. Dalam hal ini, persepsi yang memengaruhi perilakunya adalah...

a)

Persepsi sosial

b)

Persepsi terhadap lingkungan

c)

Persepsi terhadap diri sendiri (self-perception)

d)

Persepsi objektif

e)

Persepsi selektif

35.

Manajer yang memahami bahwa persepsi setiap individu berbeda akan lebih mampu...

a)

Mengabaikan perbedaan pandangan karyawan

b)

Menyesuaikan gaya komunikasi dan pendekatan kepemimpinan sesuai karakter masing-masing individu

c)

Menyeragamkan cara berpikir seluruh karyawan

d)

Menghindari keterlibatan dalam diskusi

e)

Mengandalkan laporan tertulis saja

36.

Seorang pemimpin perusahaan besar selalu menilai positif karyawan yang berasal dari universitas ternama, tanpa memperhatikan kinerja aktual. Fenomena ini disebut...

a)

Efek halo

b)

Persepsi selektif

c)

Efek kontras

d)

Fundamental attribution error

e)

Persepsi sosial positif

37.

Dalam organisasi yang multikultural, perbedaan persepsi antaranggota dapat diminimalkan dengan cara...

a)

Meningkatkan komunikasi terbuka dan empati antarindividu

b)

Menyeragamkan cara berpikir seluruh karyawan

c)

Mengurangi interaksi antarbudaya

d)

Menyembunyikan perbedaan agar tidak muncul konflik

e)

Menetapkan satu budaya dominan yang harus diikuti

38.

Seseorang yang hanya melihat kesalahan kecil dari rekan kerja tanpa memperhatikan kontribusi positifnya mengalami distorsi persepsi yang disebut...

a)

Persepsi selektif

b)

Efek halo negatif

c)

Self-serving bias

d)

Persepsi objektif

e)

Persepsi sosial

39.

Persepsi memainkan peran penting dalam komunikasi organisasi karena...

a)

Menentukan bagaimana pesan ditafsirkan dan dimaknai oleh penerima

b)

Tidak berpengaruh terhadap hubungan antar individu

c)

Hanya berlaku untuk manajer tingkat atas

d)

Tidak dapat diubah oleh pengalaman

e)

Tidak memengaruhi efektivitas kerja tim

40.

Pemahaman tentang dimensi persepsi sangat penting bagi manajer karena...

a)

Membantu mengendalikan perilaku bawahan melalui paksaan

b)

Membuat keputusan lebih akurat dengan mempertimbangkan cara pandang individu terhadap situasi kerja

c)

Menghilangkan kebutuhan akan komunikasi

d)

Mengabaikan nilai dan pengalaman pribadi bawahan

e)

Mendorong penyamaan persepsi secara total

41.

Seorang manajer menilai seorang karyawan selalu termotivasi bekerja karena percaya bahwa kontribusinya akan diakui. Hal ini menunjukkan hubungan antara...

a)

Dimensi afektif dan konatif

b)

Dimensi kognitif dan afektif

c)

Dimensi konatif dan sosial

d)

Dimensi kognitif dan perilaku

e)

Dimensi afektif dan sosial

42.

Seorang karyawan yang merasa senang ketika berhasil menyelesaikan proyek tepat waktu sedang menunjukkan dimensi sikap...

a)

Kognitif

b)

Afektif

c)

Konatif

d)

Sosial

e)

Teknis

43.

Karyawan A percaya bahwa target yang tinggi akan meningkatkan kemampuan dirinya (kognitif), merasa tertantang dan senang saat mengejar target (afektif), dan berusaha bekerja ekstra untuk mencapainya (konatif). Kasus ini menunjukkan...

a)

Hubungan sinergis antara tiga dimensi sikap

b)

Hanya dimensi afektif yang dominan

c)

Perilaku yang tidak dipengaruhi sikap

d)

Dimensi kognitif yang tidak relevan

e)

Sikap negatif terhadap pekerjaan

44.

Jika seorang karyawan menolak perintah atasan meskipun memahami alasannya secara logis, hal ini menunjukkan konflik antara...

a)

Kognitif dan konatif

b)

Afektif dan konatif

c)

Kognitif dan afektif

d)

Sosial dan afektif

e)

Konatif dan sosial

45.

Seorang karyawan yang percaya bahwa kerja sama tim penting (kognitif), merasa puas saat membantu rekan (afektif), dan secara aktif berpartisipasi dalam proyek tim (konatif) menunjukkan sikap...

a)

Positif dan terintegrasi

b)

Negatif dan fragmentaris

c)

Netral dan pasif

d)

Kontradiktif

e)

Tidak konsisten

46.

Manajer yang memahami bahwa dimensi sikap karyawan berbeda dapat...

a)

Menyesuaikan metode motivasi dan komunikasi agar lebih efektif

b)

Memberikan perintah sama tanpa mempertimbangkan perbedaan

c)

Mengabaikan sikap individu karena kinerja lebih penting

47.

Seorang karyawan yang merasa bosan (afektif), tetapi tetap menyelesaikan tugas karena memahami urgensinya (kognitif) dan mematuhi aturan (konatif), menunjukkan...

a)

Sikap yang tidak konsisten tetapi tetap produktif

b)

Sikap negatif dan tidak profesional

c)

Ketidakpedulian terhadap pekerjaan

d)

Motivasi intrinsik rendah

e)

Konflik sosial yang dominan

48.

Karyawan yang percaya bahwa kontribusinya akan diabaikan (kognitif), merasa kecewa (afektif), dan mengurangi usahanya (konatif) kemungkinan besar mengalami...

a)

Dampak sikap negatif terhadap kinerja

b)

Sikap positif yang produktif

c)

Konflik sosial eksternal

d)

Ketidakpahaman prosedur organisasi

e)

Motivasi intrinsik tinggi

49.

Jika seorang karyawan memiliki pengetahuan yang tepat tentang pekerjaannya (kognitif), memiliki rasa bangga dalam pekerjaannya (afektif), dan proaktif membantu rekan kerja (konatif), hal ini akan berdampak pada...

a)

Kinerja dan kepuasan kerja yang tinggi

b)

Konflik tim yang meningkat

c)

Penurunan motivasi intrinsik

d)

Ketidakpatuhan terhadap prosedur

e)

Persepsi negatif terhadap manajer

50.

Manajer yang ingin meningkatkan produktivitas tim dapat memanfaatkan pemahaman dimensi sikap dengan cara...

a)

Mengidentifikasi dimensi kognitif, afektif, dan konatif tiap individu untuk menyesuaikan strategi motivasi

b)

Menetapkan aturan ketat tanpa mempertimbangkan sikap individu

c)

Mengabaikan emosi karyawan dan fokus pada target

d)

Menyeragamkan semua perilaku karyawan

e)

Menggunakan hukuman sebagai satu-satunya alat

51.

Seorang karyawan merasa demotivasi karena tidak mendapat dukungan dari atasannya, meskipun gaji dan fasilitas sudah memadai. Faktor utama yang memengaruhi kepuasan kerjanya adalah...

a)

Faktor internal individu

b)

Faktor sosial dan hubungan dengan atasan

c)

Faktor eksternal pekerjaan

d)

Faktor ekonomi

e)

Faktor fisik

52.

Seorang pegawai tetap menunjukkan kinerja tinggi meskipun fasilitas kerja kurang nyaman, karena pekerjaannya sesuai dengan minat dan nilai pribadinya. Hal ini menunjukkan pengaruh faktor...

a)

Eksternal

b)

Sosial

c)

Internal individu

d)

Fisik

e)

Finansial

53.

Seorang karyawan sering mengalami stres karena jam kerja yang panjang dan beban pekerjaan tinggi. Faktor ini termasuk...

a)

Faktor internal

b)

Faktor sosial

c)

Faktor eksternal pekerjaan

d)

Faktor motivasi

e)

Faktor psikologis

54.

Jika perusahaan memberikan penghargaan, pelatihan, dan kesempatan promosi, karyawan biasanya akan...

a)

Tidak terpengaruh karena hanya faktor internal yang penting

b)

Meningkatkan kepuasan dan sikap positif terhadap pekerjaan

c)

Menurunkan motivasi karena terlalu banyak aturan

d)

Mengalami konflik sosial

e)

Mengabaikan tanggung jawab pekerjaan

55.

Seorang karyawan memiliki kepribadian yang kompetitif dan ambisius, namun bekerja di lingkungan yang tidak mendukung. Sikap dan kepuasan kerjanya kemungkinan akan...

a)

Tetap tinggi karena kepribadian dominan

b)

Menurun karena konflik antara faktor internal dan eksternal

c)

Tidak terpengaruh sama sekali

d)

Meningkat karena tantangan lingkungan

e)

Stabil tanpa perubahan

56.

Dalam organisasi, hubungan yang harmonis antaranggota tim dapat meningkatkan kepuasan kerja karena...

a)

Memengaruhi faktor internal individu

b)

Memengaruhi faktor sosial dan interaksi

c)

Mengurangi faktor eksternal

d)

Tidak berpengaruh signifikan

e)

Hanya terkait dengan gaji

57.

Seorang karyawan menilai pekerjaannya membosankan dan monoton, meskipun kompensasi memadai. Faktor yang paling memengaruhi sikap negatifnya adalah...

a)

Faktor internal individu

b)

Faktor eksternal pekerjaan (tugas dan kondisi kerja)

c)

Faktor sosial

d)

Faktor ekonomi

e)

Faktor biologis

58.

Seorang manajer ingin meningkatkan kepuasan kerja timnya. Pendekatan yang paling tepat adalah...

a)

Fokus hanya pada gaji dan tunjangan

b)

Memahami faktor internal, eksternal, dan sosial yang memengaruhi masing-masing anggota

c)

Menetapkan aturan ketat tanpa mempertimbangkan individu

d)

Mengabaikan interaksi sosial di tempat kerja

e)

Mengutamakan teknologi dan prosedur

59.

Karyawan yang merasa tujuan pribadi dan organisasi sejalan cenderung memiliki...

a)

Sikap negatif karena perbedaan motivasi

b)

Kepuasan kerja tinggi dan komitmen positif

c)

Konflik internal tanpa pengaruh eksternal

d)

Motivasi rendah karena tantangan minimal

e)

Produktivitas rendah

60.

Jika faktor eksternal pekerjaan buruk (misal lingkungan kerja tidak nyaman), namun karyawan memiliki motivasi internal tinggi, kemungkinan hasil yang terjadi adalah...

a)

Kepuasan dan kinerja tetap tinggi tanpa perubahan

b)

Sikap dan kinerja bisa menurun tergantung kemampuan menyesuaikan diri

c)

Tidak ada pengaruh sama sekali

d)

Karyawan akan otomatis resign

e)

Hanya interaksi sosial yang terpengaruh