wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS AKIDAH AKHLAQ MI

Total questions: 69

Worksheet time: 52mins

Name
Class
Date
1.

Berapa pembagian manusia dalam agama ini?

a)

Tiga bagian

b)

Dua bagian

c)

Empat bagian

d)

Lima bagian

2.

Apa yang dimaksud dengan kafir asli (الكافر الأصلي) menurut teks?

a)

Orang yang keluar dari Islam setelah masuk

b)

Orang yang lahir dalam kekafiran dan tidak pernah memeluk Islam

c)

Orang yang berpura-pura beriman

d)

Orang yang murtad lalu kembali Islam

3.

Apa yang dimaksud dengan muslim murtad (المرتد)?

a)

Orang yang tidak pernah beriman

b)

Orang yang meninggalkan Islam karena dosa kecil

c)

Orang yang pernah Islam lalu keluar dari Islam

d)

Orang yang tidak mengenal agama sama sekali

4.

Menurut teks, siapa yang dosanya lebih besar antara kafir asli dan kafir murtad?

a)

Kafir asli

b)

Kafir murtad

c)

Sama saja

d)

Tidak disebutkan

5.

Apa maksud dari kalimat “من أتى الشخص بأمر واحد من أمور الردة” dalam konteks penjelasan?

a)

Orang itu tidak dianggap kafir

b)

Cukup satu perkara murtad untuk dianggap keluar dari Islam

c)

Harus melakukan banyak hal untuk murtad

6.

Apa yang dimaksud dengan takfir bil-washf (التكفير بالوصف) dalam teks di atas?

a)

Mengkafirkan seseorang secara langsung karena perbuatannya.

b)

Mengkafirkan perbuatan atau sifat tertentu tanpa menunjuk orangnya.

c)

Mengkafirkan seluruh kelompok tanpa dalil.

d)

Menganggap dosa besar otomatis menyebabkan keluar dari Islam.

7.

Apa perbedaan antara takfir bil-‘ain (التكفير بالعين) dan takfir bil-washf (التكفير بالوصف) menurut teks?

a)

Takfir bil-‘ain berlaku untuk perbuatan, sedangkan takfir bil-washf untuk orangnya.

b)

Takfir bil-washf hanya untuk kafir asli, sedangkan takfir bil-‘ain untuk murtad.

c)

Takfir bil-‘ain berarti mengkafirkan orang tertentu, sedangkan takfir bil-washf hanya mengkafirkan sifat atau perbuatan.

d)

Tidak ada perbedaan di antara keduanya.

8.

Menurut manhaj Ahlus Sunnah wal Jama‘ah, kapan seseorang bisa dihukumi kafir secara pribadi (takfir bil-‘ain)?

a)

Setelah ditegakkan hujjah (penjelasan) kepadanya oleh imam atau ulama.

b)

Setelah melakukan dosa besar tanpa taubat.

c)

Setelah meninggalkan salat satu kali.

d)

Setelah melanggar janji dengan sesama manusia.

9.

Apa yang dimaksud dengan takfir bil-washf (التكفير بالوصف) dalam teks?

a)

Mengkafirkan seseorang secara langsung karena perbuatannya.

b)

Mengkafirkan perbuatan atau sifat tertentu tanpa menunjuk orangnya.

c)

Mengkafirkan seluruh kelompok tanpa dalil.

d)

Menganggap dosa besar otomatis menyebabkan keluar dari Islam.

10.

Apa perbedaan antara takfir bil-‘ain (التكفير بالعين) dan takfir bil-washf (التكفير بالوصف) menurut teks?

a)

Takfir bil-‘ain berlaku untuk perbuatan, sedangkan takfir bil-washf untuk orangnya.

b)

Takfir bil-washf hanya untuk kafir asli, sedangkan takfir bil-‘ain untuk murtad.

c)

Takfir bil-‘ain berarti mengkafirkan orang tertentu, sedangkan takfir bil-washf hanya mengkafirkan sifat atau perbuatan.

d)

Tidak ada perbedaan di antara keduanya.

11.

Menurut manhaj Ahlus Sunnah wal Jama‘ah, kapan seseorang bisa dihukumi kafir secara pribadi (takfir bil-‘ain)?

a)

Setelah ditegakkan hujjah (penjelasan) kepadanya oleh imam atau ulama.

b)

Setelah melakukan dosa besar tanpa taubat.

c)

Setelah meninggalkan salat satu kali.

d)

Setelah melanggar janji dengan sesama manusia.

12.

Mengapa kata "عشره" (sepuluh) disebutkan oleh penulis dalam teks?

a)

Karena jumlah pembatal Islam hanya sepuluh dan tidak lebih.

b)

Karena sepuluh adalah angka yang dipilih secara kebetulan.

c)

Karena sepuluh hanyalah contoh dari banyaknya pembatal Islam yang ada.

d)

Karena Nabi ﷺ menyebut hanya sepuluh dalam hadis.

13.

Apa maksud perkataan "وَمِنْ أَكْثَرِ مَا يَكُونُ وُقُوعًا" dalam teks?

a)

Bahwa pembatal Islam jarang terjadi.

b)

Bahwa banyak orang Islam terjerumus dalam pembatal-pembatal Islam.

c)

Bahwa pembatal Islam hanya dilakukan oleh ulama.

d)

Bahwa pembatal Islam sudah tidak relevan lagi.

14.

Apa keistimewaan metode penulisan yang digunakan oleh Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab dalam menjelaskan Nawaaqidul Islam?

a)

Gaya penjelasan ringkas, sistematis, dan berfokus pada dalil sehingga mudah dipahami.

b)

Gaya penulisan bertele-tele dan retoris tanpa struktur yang jelas.

c)

Gaya puitis yang mengutamakan metafora dan majas dibandingkan dalil.

d)

Gaya naratif berbasis kisah yang panjang dan tidak sistematis.

15.

pembatal-pembatal Islam (nawāqiḍ al-Islām) dibagi menjadi berapa bagian besar?

a)

Dua bagian

b)

Tiga bagian

c)

Empat bagian

d)

Lima bagian

16.

Apa yang dimaksud dengan bagian pertama dari pembatal-pembatal Islam?

a)

Syirik

b)

Kufur

c)

Ilḥād (ateisme)

d)

Sihir

17.

Apa yang termasuk bagian kedua dari pembatal-pembatal Islam menurut teks?

a)

Mengingkari adanya Allah

b)

Syirik — menyekutukan Allah dengan selain-Nya

c)

Kufur terhadap ayat Al-Qur’an

d)

Menolak kenabian Muhammad ﷺ

18.

Apa yang dijelaskan sebagai bagian ketiga dari pembatal-pembatal Islam?

a)

Kufur dalam berbagai bentuknya

b)

Tidak melaksanakan salat

c)

Meninggalkan zakat

d)

Murtad karena dosa besar

19.

Apa perbedaan antara syirik, kufur, dan ilḥād (ateisme) menurut teks?

a)

Semuanya sama maknanya.

b)

Ilḥād berarti mengingkari keberadaan Allah sepenuhnya, sedangkan syirik dan kufur masih mengakui keberadaan-Nya namun menyekutukan atau menentangnya.

c)

Syirik berarti menolak wahyu, kufur berarti beribadah kepada berhala, dan ilḥād berarti munafik.

d)

Syirik hanya terjadi pada orang non-Muslim.

20.

Apa yang dimaksud dengan syirik (الشِّرْكُ) menurut teks?

a)

Menolak keberadaan Allah sama sekali.

b)

Menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal-hal yang menjadi kekhususan Allah.

c)

Tidak melaksanakan salat secara sengaja.

d)

Mengingkari kitab Allah.

21.

Apa contoh perbuatan syirik yang disebut dalam teks?

a)

Menolak kenabian Muhammad ﷺ.

b)

Mengaku bahwa Nabi Isa adalah Tuhan.

c)

Berdoa kepada selain Allah dan meminta pertolongan kepada selain-Nya.

d)

Meninggalkan puasa Ramadan tanpa uzur.

22.

Apa perbedaan pokok antara syirik dan kufur menurut teks?

a)

Syirik berarti menolak hukum Allah, sedangkan kufur berarti menyekutukan Allah.

b)

Syirik hanya terjadi dalam ibadah, sedangkan kufur hanya dalam keyakinan.

c)

Syirik adalah menyekutukan Allah, sedangkan kufur adalah menolak dan mengingkari Allah serta perintah-Nya.

d)

Keduanya memiliki arti yang sama.

23.

Apa yang dimaksud dengan pembatal pertama dalam Nawāqiḍ al-Islām menurut teks?

a)

Kufur terhadap malaikat.

b)

Syirik dalam ibadah kepada Allah.

c)

Mengolok-olok agama.

d)

Murtad karena sihir.

24.

Bagaimana hukum orang yang berdoa kepada penghuni kubur atau meminta pertolongan kepada mereka menurut teks?

a)

Termasuk dosa besar tapi tidak sampai syirik.

b)

Termasuk amalan bid’ah yang ringan.

c)

Termasuk bentuk syirik besar yang membatalkan Islam.

d)

Termasuk cara mendekatkan diri kepada Allah.

25.

Apa dalil utama yang digunakan dalam teks untuk menunjukkan bahwa syirik adalah dosa yang paling besar?

a)

Firman Allah dalam Surah Al-Ma’idah ayat 44.

b)

Firman Allah dalam Surah An-Nisa ayat 48.

c)

Firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 286.

d)

Hadis Nabi ﷺ tentang niat.

26.

Apa makna dari firman Allah “إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ” yang disebut dalam teks?

a)

Allah masih bisa mengampuni pelaku syirik jika ia banyak beramal.

b)

Pelaku syirik akan kekal di neraka dan tidak akan masuk surga.

27.

Menurut penjelasan teks, mengapa dosa syirik tidak diampuni?

a)

Karena termasuk dosa kecil yang diulang-ulang.

b)

Karena pelakunya tidak mengakui dosa tersebut.

c)

Karena syirik meniadakan tauhid, dasar semua amal saleh.

d)

Karena Allah hanya mengampuni dosa-dosa yang dilakukan tanpa sengaja.

28.

Berdasarkan teks Arab yang kamu kirim: Apa contoh bentuk syirik yang disebutkan dalam teks terkait penyembelihan?

a)

Menyembelih untuk keluarga yang telah meninggal.

b)

Menyembelih hewan sebagai sedekah untuk fakir miskin.

c)

Menyembelih hewan dengan menyebut nama selain Allah.

d)

Menyembelih hewan di bulan haram.

29.

Berdasarkan teks Arab yang kamu kirim: Apa hukum bagi orang yang menyembelih untuk jin atau kuburan sebagaimana disebutkan dalam teks?

a)

Diterima amalnya jika ia berniat baik.

b)

Termasuk syirik akbar yang mengeluarkan dari Islam.

c)

Dosa besar tetapi masih diampuni.

d)

Termasuk bid’ah yang makruh.

30.

Berdasarkan teks Arab yang kamu kirim: Mengapa menyembelih untuk selain Allah dianggap bentuk ibadah?

a)

Karena termasuk bentuk rasa hormat kepada makhluk.

b)

Karena penyembelihan mengandung unsur taqarrub (pendekatan diri) yang seharusnya hanya untuk Allah.

c)

Karena hanya dilakukan oleh para ulama.

d)

Karena merupakan tradisi turun-temurun yang baik.

31.

Berdasarkan teks Arab yang kamu kirim: Apa yang dimaksud dengan “مَن جَعَلَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللهِ وَسَائِطَ يَدْعُوهُمْ وَيَتَوَكَّلُ عَلَيْهِمْ” menurut penjelasan teks?

a)

Mengangkat pemimpin dalam urusan dunia.

b)

Menjadikan perantara antara dirinya dengan Allah untuk berdoa dan tawakal.

c)

Meminta nasihat kepada ulama.

d)

Menyebut nama orang saleh dalam doa.

32.

Berdasarkan teks Arab yang kamu kirim: Apa hukum bagi orang yang menjadikan makhluk sebagai perantara antara dirinya dan Allah sebagaimana dijelaskan dalam teks?

a)

Diperbolehkan jika dengan niat baik.

b)

Termasuk syirik besar yang mengeluarkan dari Islam.

c)

Termasuk maksiat kecil yang dapat diampuni.

d)

Tidak berdampak pada akidah seseorang.

33.

Berdasarkan teks Arab yang kamu kirim: Apa bentuk perbuatan yang termasuk dalam kategori menjadikan perantara antara diri dan Allah menurut teks?

a)

Berdoa langsung kepada Allah.

b)

Meminta kepada malaikat agar menyampaikan doa kepada Allah.

c)

Menyembelih hewan kurban di hari raya.

d)

Membaca Al-Qur’an di malam hari.

34.

Berdasarkan teks Arab yang kamu kirim: Apa maksud dari sabda Nabi “إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللهِ” menurut penjelasan teks?

a)

Hendaknya seseorang hanya memohon dan meminta pertolongan kepada Allah semata.

b)

Seseorang boleh meminta bantuan kepada siapa saja.

c)

Boleh berdoa kepada makhluk jika dalam keadaan darurat.

d)

Meminta bantuan manusia lebih utama dari meminta kepada Allah.

35.

Mengapa orang yang menjadikan perantara antara dirinya dan Allah dalam berdoa termasuk syirik besar?

a)

Karena ia menolak ajaran para ulama.

b)

Karena ia menganggap makhluk memiliki kekuatan seperti Allah.

c)

Karena ia meniru perbuatan orang kafir Quraisy.

d)

Karena ia tidak menjalankan perintah salat.

36.

Apa tiga jenis syirik yang disebutkan di akhir teks?

a)

Syirik niat, syirik perkataan, dan syirik perbuatan.

b)

Syirik dalam doa, syirik dalam syafaat, dan syirik dalam tawakal.

c)

Syirik dalam rezeki, syirik dalam nikah, dan syirik dalam ilmu.

d)

Syirik terhadap malaikat, jin, dan manusia.

37.

Apa maksud dari kalimat “شُفَعَاءَ عِندَ اللهِ وَاعْتَمَدْتُمْ عَلَيْهِمْ” dalam teks?

a)

Menunjukkan bahwa menjadikan perantara dalam doa termasuk dosa besar yang paling berat.

b)

Menunjukkan bahwa semua dosa sama tingkatannya.

c)

Menunjukkan bahwa syirik kecil bisa dimaafkan.

d)

Menunjukkan bahwa doa tidak penting dalam ibadah.

38.

Mengapa meminta syafaat kepada selain Allah termasuk syirik besar?

a)

Karena syafaat hanya dimiliki oleh Nabi ﷺ semasa hidup.

b)

Karena hal itu sama dengan menyekutukan Allah dalam hak memberi manfaat dan mudarat.

c)

Karena manusia tidak berhak memohon apapun kepada Allah.

d)

Karena syafaat hanya untuk orang kafir.

39.

Apa arti «وَيَتَوَكَّلُ عَلَيْهِمْ» menurut teks?

a)

Bersandar sepenuhnya hanya kepada Allah.

b)

Bergantung kepada selain Allah dalam segala urusan.

c)

Meminta pertolongan kepada malaikat saja.

d)

Berdoa dengan nama-nama Allah.

40.

Apa maksud dari pernyataan «ذَكَرَ إِجْمَاعًا» di akhir teks?

a)

Bahwa perbuatan tersebut termasuk kufur menurut kesepakatan ulama.

b)

Bahwa perbuatan itu masih diperselisihkan ulama.

c)

Bahwa pelakunya masih dianggap mukmin.

d)

Bahwa tidak ada dalil tentang kekufuran ini.

41.

Mengapa penulis menyebut bahwa الرَّاجِعُ التَّفَاصِيلِ الأَوَّلِ termasuk كُفْرٌ بِالإِجْمَاعِ?

a)

Karena pelakunya meninggalkan shalat.

b)

Karena perbuatan itu termasuk syirik akbar yang disepakati oleh para ulama.

c)

Karena hanya dilakukan oleh orang jahil.

d)

Karena tidak disebutkan dalam Al-Qur’an.

42.

Apa yang dimaksud dengan كُفْرٌ بِالإِجْمَاعِ dalam teks?

a)

Kekafiran yang masih diperselisihkan ulama.

b)

Kekafiran yang hanya berlaku di masa tertentu.

c)

Kekafiran yang telah disepakati oleh seluruh ulama.

d)

Kekafiran yang belum jelas hukumnya.

43.

Berdasarkan teks yang kamu kirim, apa isi dari التَّقَاضِ الثَّالِثِ (pembatal Islam ketiga) yang disebut dalam teks?

a)

Menyekutukan Allah dalam ibadah.

b)

Tidak mengkafirkan orang musyrik atau ragu terhadap kekafiran mereka.

c)

Meninggalkan shalat lima waktu.

d)

Mengolok-olok ayat-ayat Allah.

44.

Berdasarkan teks yang kamu kirim, mengapa orang yang tidak mengkafirkan orang musyrik dianggap batal Islamnya?

a)

Karena ia dianggap tidak mengetahui hukum syirik.

b)

Karena berarti ia meragukan kebenaran Islam dan membenarkan kebatilan syirik.

c)

Karena ia tidak membaca Al-Qur’an.

d)

Karena ia hanya melakukan dosa kecil.

45.

Berdasarkan teks yang kamu kirim, apa yang dimaksud dengan kalimat أَوْ يَشُكُّ فِي كُفْرِهِمْ dalam teks?

a)

Orang yang tidak yakin terhadap amal salehnya.

b)

Orang yang ragu terhadap kekafiran orang musyrik.

c)

Orang yang tidak percaya pada hari akhir.

d)

Orang yang menunda taubat.

46.

Berdasarkan teks yang kamu kirim, apa maksud dari kalimat أَوْ صَحَّتْ مَذَاهِبُهُمْ yang disebutkan dalam teks?

a)

Menganggap agama mereka memiliki sebagian kebenaran.

b)

Mengikuti kebiasaan orang kafir dalam kehidupan dunia.

c)

Mengingkari semua agama selain Islam.

d)

Menganggap semua manusia sama tanpa melihat agama.

47.

Berdasarkan teks yang kamu kirim, mengapa seseorang yang meyakini kebenaran agama selain Islam dianggap kafir?

a)

Karena ia tidak mempelajari Islam dengan benar.

b)

Karena berarti ia membenarkan kebatilan dan mendustakan Al-Qur’an.

c)

Karena ia hanya berbuat dosa besar.

d)

Karena ia belum mendapatkan dakwah Islam.

48.

Berdasarkan teks yang kamu kirim, apa dalil yang menunjukkan bahwa semua agama selain Islam telah dihapus?

a)

Surah Al-Fatihah ayat 1.

b)

Surah Al-Baqarah ayat 255.

c)

Surah Ali ‘Imran ayat 85.

d)

Surah An-Nas ayat 6.

49.

Berdasarkan teks gambar yang kamu kirim, apa maksud dari pernyataan مَنْ لَمْ يُكَفِّرِ المُشْرِكِينَ dalam teks?

a)

Orang yang ragu terhadap kebenaran Islam.

b)

Orang yang tidak mengkafirkan kaum musyrikin padahal mereka telah jelas kekafirannya.

c)

Orang yang tidak memahami makna tauhid.

d)

Orang yang hanya berbuat dosa besar tanpa syirik.

50.

Mengapa seseorang yang tidak mengkafirkan orang musyrik dianggap menyalahi Islam?

a)

Karena hal itu termasuk menolak hukum Allah dan ayat-ayat Al-Qur’an.

b)

Karena ia belum memahami hukum syirik dengan benar.

c)

Karena ia tidak memiliki ilmu yang cukup tentang tauhid.

d)

Karena hal itu hanya kesalahan dalam niat, bukan dalam akidah.

51.

Berdasarkan teks yang kamu kirim: Apa isi pokok dari pembahasan الناقِضُ الرابعُ (pembatal keislaman keempat)?

a)

Menganggap ada agama lain selain Islam yang benar.

b)

Meyakini bahwa petunjuk selain Nabi ﷺ lebih sempurna dari petunjuk beliau.

c)

Menganggap amal orang kafir sama dengan amal orang Islam.

d)

Tidak mempercayai hukum Allah.

52.

Berdasarkan teks yang kamu kirim: Apa contoh bentuk keyakinan yang termasuk dalam pembatal keislaman keempat menurut teks?

a)

Menganggap hukum Yahudi lebih adil daripada hukum Islam.

b)

Tidak melaksanakan shalat lima waktu.

c)

Menunda zakat karena malas.

d)

Menghindari amar ma’ruf nahi munkar.

53.

Berdasarkan teks yang kamu kirim: Apa akibat bagi orang yang meyakini bahwa ajaran atau hukum selain Islam lebih baik daripada Islam?

a)

Ia berdosa besar namun tetap muslim.

b)

Ia termasuk ahli bid’ah.

c)

Ia keluar dari Islam dan menjadi kafir.

d)

Ia hanya perlu bertaubat tanpa syahadat ulang.

54.

Berdasarkan teks yang kamu kirim: Apa maksud dari kalimat "مَنْ اِعْتَقَدَ أَنَّ هَدْيَ غَيْرِ النَّبِيِّ ﷺ أَكْمَلُ مِنْ هَدْيِهِ"?

a)

Meyakini bahwa petunjuk Nabi ﷺ yang paling sempurna.

b)

Meyakini bahwa selain petunjuk Nabi ﷺ lebih sempurna dari petunjuk beliau.

c)

Meyakini bahwa semua petunjuk sama saja.

d)

Meyakini bahwa tidak ada petunjuk yang benar.

55.

Berdasarkan teks yang kamu kirim: Apa hukum bagi orang yang menganggap hukum atau petunjuk selain Nabi ﷺ lebih baik daripada petunjuk beliau?

a)

Berdosa besar tapi tetap muslim.

b)

Termasuk orang yang sesat tapi tidak kafir.

c)

Keluar dari Islam dan menjadi kafir.

d)

Harus membayar kafarat.

56.

Berdasarkan teks yang kamu kirim: Dalam teks disebutkan bahwa semua petunjuk selain petunjuk Nabi ﷺ adalah?

a)

Petunjuk tambahan yang bisa diikuti.

b)

Sama nilainya dengan petunjuk beliau.

c)

Lebih rendah dan tidak sempurna.

d)

Sebagian bisa diterima sebagian tidak.

57.

Berdasarkan teks yang kamu kirim: Apa yang dimaksud dengan orang yang "يَحْكُمُ بِغَيْرِ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ"?

a)

Orang yang berhukum dengan hukum Allah secara penuh.

b)

Orang yang berhukum dengan selain hukum yang Allah turunkan.

c)

Orang yang menolak hukum manusia.

d)

Orang yang tidak mengerti hukum syariat.

58.

Apa hukum bagi orang yang meyakini bahwa hukum selain hukum Allah lebih baik atau lebih adil?

a)

Berdosa besar tetapi masih muslim.

b)

Tidak berdosa karena hanya pendapat.

c)

Termasuk kafir dan keluar dari Islam.

d)

Wajib bertaubat tanpa dianggap kafir.

59.

Apa maksud dari ungkapan "تَتَّخِذُونَ الطَّاغُوتَ" dalam teks?

a)

Menyerahkan hukum kepada syariat Allah.

b)

Mengangkat hukum manusia sebagai pengganti hukum Allah.

c)

Menegakkan keadilan berdasarkan Al-Qur’an.

d)

Membela hukum Allah dengan benar.

60.

Berdasarkan teks pada gambar: Siapakah yang dimaksud dengan الطَّاغُوت dalam konteks hukum yang disebutkan pada teks?

a)

Orang yang berhukum dengan hukum Allah.

b)

Orang yang menegakkan syariat Islam sepenuhnya.

c)

Orang yang berhukum dengan selain hukum Allah dan lebih mengutamakannya.

d)

Orang yang tidak mengetahui hukum syariat.

61.

Berdasarkan teks pada gambar: Apa yang dimaksud dengan "مَنْ يَنْقُصُ شَيْئًا مِمَّا جَاءَ بِهِ الرَّسُولُ ﷺ"?

a)

Orang yang tidak memahami ajaran Rasulullah ﷺ.

b)

Orang yang meremehkan atau menolak sebagian ajaran yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ.

c)

Orang yang lalai dalam melaksanakan sunnah.

d)

Orang yang tidak tahu tentang hukum syariat.

62.

Apa kewajiban seorang muslim terhadap syariat yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ?

a)

Hanya meyakini sebagian dan meninggalkan sebagian.

b)

Meyakini, ridha, dan melaksanakan seluruh ajarannya dengan senang hati.

c)

Menerima ajaran sesuai dengan pendapat ulama saja.

d)

Menunda pelaksanaan ajaran hingga mendapat penjelasan tambahan.

63.

Apa hukum bagi orang yang menolak sebagian dari hukum Allah atau ajaran Nabi ﷺ?

a)

Dosa kecil yang dapat diampuni.

b)

Kesalahan ijtihad yang tidak mengeluarkan dari Islam.

c)

Termasuk dalam perbuatan kufur besar yang membatalkan Islam.

d)

Dosa karena kelalaian, namun tetap muslim.

64.

Bagaimana perbedaan antara التَّكَاسُل (malas) dengan الشِّقَاق (menentang) terhadap perintah Allah?

a)

التَّكَاسُل tidak mengeluarkan dari Islam, sedangkan الشِّقَاق dapat menyebabkan kekafiran.

b)

التَّكَاسُل lebih berat dosanya dari الشِّقَاق.

c)

Keduanya sama-sama membatalkan iman.

d)

Keduanya hanya dosa ringan.

65.

Apa perbedaan antara الانتقاص العملي الاعتقادي dan التَّكَاسُل yang disebutkan dalam teks?

a)

الانتقاص العملي الاعتقادي berarti malas, sedangkan التَّكَاسُل berarti kufur.

b)

الانتقاص العملي الاعتقادي berkaitan dengan keyakinan, sedangkan التَّكَاسُل hanya perbuatan malas tanpa keyakinan kufur.

c)

الانتقاص العملي الاعتقادي lebih ringan daripada التَّكَاسُل.

d)

Keduanya sama-sama tidak berpengaruh terhadap iman.

66.

Apa hukum seseorang yang berkata, “Mengapa kita harus salat?” dengan niat menolak kewajiban salat?

a)

Tidak berdosa.

b)

Hanya dianggap malas.

c)

Termasuk perbuatan kufur.

d)

Termasuk dosa kecil.

67.

Bagaimana hukum orang yang mengingkari kewajiban zakat, padahal ia tahu bahwa zakat adalah bagian dari syariat Islam?

a)

Ia tetap muslim tapi berdosa.

b)

Ia keluar dari Islam karena menolak hal yang telah disyariatkan.

c)

Ia hanya dianggap pelit.

d)

Ia mendapat hukuman ta’zir saja.

68.

Apa hukum bagi seseorang yang tidak mengenakan jilbab karena malas, bukan karena menolak syariat?

a)

Kufur dan keluar dari Islam.

b)

Berdosa besar, tetapi tidak kafir.

c)

Tidak berdosa karena niatnya baik.

d)

Boleh dilakukan karena alasan pribadi.

69.

Apa makna dari istilah كُفْرُ إِبَاحَةٍ yang terdapat dalam teks?

a)

Meyakini bahwa yang haram menjadi halal.

b)

Meyakini bahwa yang halal menjadi haram.

c)

Melakukan maksiat sekadar karena malas.

d)

Ragu terhadap kewajiban syariat.