Font size
WorksheetsTKA Kimia PPSKI - Sho
Total questions: 19
Worksheet time: 2hrs 34mins
SOAL 01 | KIMIA DASAR | Stoikiometri
Dalam sebuah proses industri, amonia (NH3) diproduksi melalui reaksi antara gas nitrogen dan gas hidrogen. Jika sebanyak 560 gram gas nitrogen (N2) direaksikan dengan 150 gram gas hidrogen (H2), dan setelah reaksi selesai didapatkan 612 gram amonia. Persentase rendemen (hasil) dari reaksi tersebut adalah.... (Ar N=14, H=1)
75%
80%
85%
90%
95%
SOAL 02 | KIMIA DASAR | Struktur Atom dan Ikatan Kimia
Teori VSEPR (Tolakan Pasangan Elektron Kulit Valensi) digunakan untuk memprediksi bentuk geometri molekul berdasarkan jumlah pasangan elektron di sekitar atom pusat. Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan analisis berikut! (Nomor atom H=1, C=6, N=7, O=8, F=9, S=16, Xe=54)
P1: Molekul SF4 memiliki bentuk molekul jungkat-jungkit dan bersifat polar karena adanya satu pasang elektron bebas pada atom pusat S. (a)
P2: Molekul XeF4 memiliki 4 pasang elektron ikatan dan 2 pasang elektron bebas, sehingga bentuk molekulnya adalah segiempat planar dan bersifat nonpolar. (b)
P3: Ion NO2 − memiliki bentuk molekul bengkok (huruf V) dan bersifat polar, sama seperti molekul H2O. (c)
SOAL 03 | KIMIA ORGANIK | Struktur dan Sifat Hidrokarbon
Titik didih senyawa organik dipengaruhi oleh massa molekul relatif (Mr) dan gaya antarmolekul (gaya van der Waals, ikatan hidrogen). Semakin kuat gaya antarmolekul, semakin tinggi titik didihnya. Perhatikan tiga senyawa berikut: 1. n-pentana (CH3(CH2)3CH3) 2. Butanal (CH3(CH2)2CHO) 3. Asam butanoat (CH3(CH2)2COOH) Ketiga senyawa tersebut memiliki massa molekul relatif yang hampir sama (72, 72, dan 88 g/mol). Manakah pernyataan-pernyataan berikut yang benar terkait sifat fisik ketiga senyawa tersebut? Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Urutan titik didih dari yang terendah ke tertinggi adalah n-pentana < butanal < asam butanoat
Asam butanoat memiliki titik didih paling tinggi karena dapat membentuk ikatan hidrogen dimer yang sangat kuat
Butanal memiliki titik didih lebih tinggi dari n-pentana karena adanya interaksi dipol-dipol antarmolekulnya
n-pentana memiliki titik didih paling rendah karena hanya memiliki gaya London yang relatif lemah sebagai gaya antarmolekul
Kelarutan asam butanoat dalam air lebih tinggi dibandingkan butanal
SOAL 04 | KIMIA ANALITIK | Kesetimbangan dalam Larutan Berair
Sebanyak 25 mL larutan asam sulfat (H2SO4) dititrasi dengan larutan NaOH 0,2 M. Data hasil titrasi menunjukkan bahwa titik akhir titrasi tercapai setelah penambahan 30 mL larutan NaOH. Konsentrasi larutan asam sulfat tersebut adalah....
0,06 M
0,12 M
0,15 M
0,24 M
0,30 M
SOAL 05 | KIMIA FISIK | Energetika
Diketahui data reaksi termokimia sebagai berikut:
1. 2NO(g) + O2(g) → 2NO2(g) ΔH = −114 kJ
2. 2N2O(g) → 2N2(g) + O2(g) ΔH = −164 kJ
3. N2(g) + 2O2(g) → 2NO2(g) ΔH = +66 kJ
Berdasarkan data tersebut, perubahan entalpi reaksi:
N2O(g) + 23 O2(g) → 2NO2(g)
-16 kJ
-73 kJ
+73 kJ
+146 kJ
+219 kJ
SOAL 06 | KIMIA ANALITIK | Larutan dan Sifatnya
Sebanyak 11,1 gram CaCl2 (Mr = 111) dilarutkan dalam 500 gram air. Jika konstanta kenaikan titik didih molal air (Kb) adalah 0,52 °C/m, maka kenaikan titik didih larutan tersebut adalah....
0,208 °C
0,312 °C
0,416 °C
0,520 °C
0,624 °C
SOAL 07 | KIMIA FISIK | Dinamika
Perhatikan reaksi kesetimbangan endotermik berikut untuk produksi gas hidrogen: CH4(g) + H2O(g) ⇌ CO(g) + 3H2(g) ΔH = +206 kJ/mol Seorang insinyur kimia ingin memaksimalkan produksi gas hidrogen (H2). Evaluasilah kebenaran dari setiap strategi yang diusulkan berikut berdasarkan Prinsip Le Chatelier!
Menurunkan suhu sistem akan menggeser kesetimbangan ke kanan dan meningkatkan produksi H2.
Menambahkan gas metana (CH4) ke dalam reaktor akan menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan.
Meningkatkan tekanan total sistem akan meningkatkan jumlah produk gas.
SOAL 08 | KIMIA DASAR | Stoikiometri
Analisis pembakaran terhadap 1,38 gram suatu senyawa organik yang hanya mengandung C, H, dan O menghasilkan 2,64 gram CO2 dan 1,62 gram H2O. Data spektrometri massa menunjukkan bahwa massa molar senyawa tersebut adalah 92 g/mol. Rumus molekul senyawa organik tersebut adalah.... (Ar C=12, H=1, O=16)
C2H6O2
C3H8O2
C3H8O3
C4H12O2
C2H4O3
SOAL 09 | KIMIA ANALITIK | Kesetimbangan dalam Larutan Berair
Sebanyak 100 mL larutan penyangga dibuat dengan mencampurkan larutan CH3COOH 0,5 M dan larutan CH3COONa 0,5 M dengan volume yang sama (masing-masing 50 mL). pH larutan tersebut adalah… (Ka CH3COOH = 1 × 10−5 )
5 – log 1,5
5 – log 2,2
5
5 + log 1,5
5 + log 2,2
SOAL 10 | KIMIA FISIK | Elektrokimia
Perhatikan gambar sel volta di atas yang menggunakan elektroda seng (Zn) dan tembaga (Cu). Diketahui data potensial reduksi standar (E o ) sebagai berikut:
Zn2+(aq) + 2e− → Zn(s) E o = −0,76 V
Cu2+(aq) + 2e− → Cu(s) E o = +0,34 V
Pernyataan yang tidak tepat mengenai sel volta tersebut adalah....
elektroda seng (Zn) bertindak sebagai anoda
reaksi yang terjadi di katoda adalah Cu2+(aq) + 2e− → Cu(s)
potensial standar sel (E o sel) yang dihasilkan adalah +1,10 V
elektron mengalir dari elektroda tembaga menuju elektroda seng
notasi sel untuk reaksi tersebut adalah Zn(s)∣Zn2+(aq)∣∣Cu2+(aq)∣Cu(s)
Gunakan informasi berikut untuk menjawab soal nomor 11, 12, dan 13.
Proses Haber-Bosch adalah metode industri utama untuk memproduksi amonia (NH3) dari gas nitrogen (N2) dan hidrogen (H2). Reaksi ini sangat penting untuk produksi pupuk skala besar. Persamaan reaksi kesetimbangannya adalah sebagai berikut: N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH3(g) ΔH = −92,4 kJ/mol Proses ini biasanya dilakukan pada suhu tinggi (sekitar 400-450 °C) dan tekanan sangat tinggi (150-250 atm) dengan bantuan katalis berbasis besi.
SOAL 11 | KIMIA FISIK | Dinamika
Berdasarkan deskripsi proses Haber-Bosch, manakah pernyataan-pernyataan berikut yang menjelaskan alasan penggunaan kondisi reaksi tertentu (suhu tinggi, tekanan tinggi, dan katalis) secara tepat? Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Penggunaan tekanan tinggi akan menggeser kesetimbangan ke arah produk, karena jumlah mol gas produk (2 mol) lebih sedikit daripada jumlah mol gas reaktan (4 mol).
Katalis digunakan untuk meningkatkan jumlah amonia yang dihasilkan pada saat kesetimbangan tercapai.
Suhu tinggi digunakan untuk mempercepat laju reaksi, meskipun secara termodinamika (Prinsip Le Chatelier) akan menggeser kesetimbangan ke arah reaktan.
Tanpa katalis, reaksi akan berjalan sangat lambat pada suhu rendah, sehingga tidak efisien secara komersial
Menurunkan suhu akan meningkatkan rendemen amonia secara teoretis, tetapi laju reaksi menjadi terlalu lambat.
SOAL 12 | KIMIA FISIK | Dinamika
Dalam sebuah studi kinetika untuk reaksi sintesis amonia pada suhu tertentu, diperoleh data eksperimental berikut:
Berdasarkan data tersebut, nilai konstanta laju reaksi (k) adalah....
0,02 M-2s-1
0,20 M-2s-1
2,0 M-2s-1
20 M-2s-1
40 M-2s-1
SOAL 13 | KIMIA FISIK | Dinamika
Dalam suatu wadah tertutup bervolume 5 Liter, sebanyak 4 mol gas N2 dan 6 mol gas H2 direaksikan pada suhu tertentu. Setelah sistem mencapai kesetimbangan, ditemukan terdapat 2 mol gas NH3. Nilai tetapan kesetimbangan konsentrasi (Kc) untuk reaksi tersebut adalah....
2
1,5
34
1,2
1
Gunakan informasi berikut untuk menjawab soal nomor 14, 15, dan 16. Aspirin, atau asam asetilsalisilat (C9H8O4), adalah obat anti-inflamasi nonsteroid yang umum digunakan. Strukturnya mengandung gugus asam karboksilat, membuatnya bersifat sebagai asam lemah monoprotik (disingkat H-Asp).
Massa molar aspirin adalah 180 g/mol dan konstanta disosiasi asamnya (Ka) adalah 3,0 × 10−4 .
SOAL 14 | KIMIA ANALITIK | Kesetimbangan dalam Larutan Berair
Sebuah tablet aspirin standar mengandung 450 mg asam asetilsalisilat murni. Jika satu tablet ini dilarutkan dalam air hingga volume larutan menjadi 250 mL, berapakah pH larutan yang dihasilkan?
2,00
2,26
2,76
3,52
4,52
SOAL 15 | KIMIA ANALITIK | Kesetimbangan dalam Larutan Berair
Untuk membuat larutan penyangga, sebanyak 0,02 mol natrium asetilsalisilat (NaC9H7O4), garam konjugat dari aspirin, ditambahkan ke dalam 200 mL larutan aspirin 0,25 M. pH larutan penyangga yang terbentuk adalah.... (log 7,5 = 0,87)
2,87
3,13
3,52
3,87
4,87
SOAL 16 | KIMIA ANALITIK | Kesetimbangan dalam Larutan Berair
Larutan aspirin (asam lemah) akan dititrasi dengan larutan natrium hidroksida (NaOH), sebuah basa kuat. Titik ekuivalen pada titrasi ini akan terjadi pada suasana basa karena terbentuknya garam yang terhidrolisis parsial. Indikator yang paling tepat untuk digunakan dalam titrasi ini adalah....
Metil Jingga
Metil Merah
Bromtimol Biru
Fenolftalein (PP)
Alizarin Kuning
SOAL 17 | KIMIA FISIK | Elektrokimia
Berdasarkan deskripsi proses penyepuhan perak, evaluasilah kebenaran dari setiap pernyataan berikut!
Agar perak melapisi sendok, sendok besi harus ditempatkan sebagai anoda (kutub positif).
Batang perak murni berfungsi sebagai katoda kutub (-) & akan larut selama proses elektrolisis
Reaksi reduksi ion Ag+ menjadi logam Ag terjadi pada permukaan sendok besi.
SOAL 18 | KIMIA FISIK | Elektrokimia
Jika proses penyepuhan dilakukan dengan mengalirkan arus listrik sebesar 5 Ampere selama 1930 detik, massa perak (Ag) yang mengendap pada sendok adalah.... (1 Faraday = 96500 C/mol).
2,7 gram
5,4 gram
10,8 gram
21,6 gram
54,0 gram
SOAL 19 | KIMIA FISIK | Elektrokimia
Reaksi setengah sel yang terjadi pada katoda dan anoda selama proses penyepuhan tersebut secara berurutan adalah....
Katoda:
Fe(s) → Fe2+(aq) + 2e −
Anoda:
Ag+ (aq) + e− →Ag(s)
Katoda:
Ag+ (aq) + e− →Ag(s)
Anoda:
Fe(s) → Fe2+(aq) + 2e −
Katoda:
Ag+ (aq) + e− →Ag(s)
Anoda:
Ag(s) → Ag+(aq) + e−
Katoda:
Ag(s) → Ag+(aq) + e−
Anoda:
Ag+ (aq) + e− →Ag(s)
Katoda:
Fe2+(aq) + 2e − → Fe(s)
Anoda:
Ag(s) → Ag+(aq) + e−
SOAL 20 | KIMIA DASAR DAN KIMIA FISIK | Stoikiometri dan Elektrokimia
Jika proses penyepuhan pada soal nomor 18 dilakukan dalam wadah yang berisi 500 mL larutan AgNO3 1,0 M. Konsentrasi larutan AgNO3 setelah proses elektrolisis selesai adalah...
tetap 1,0 M
berkurang menjadi 0,9 M
berkurang menjadi 0,8 M
bertambah menjadi 1,1 M
bertambah menjadi 1,2 M
SOAL 21 | KIMIA ORGANIK | Struktur dan Sifat Senyawa Hidrokarbon
Berdasarkan struktur dari ketiga senyawa alkohol tersebut, klasifikasikanlah setiap senyawa. Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
P1: Senyawa P (Butan-1-ol) adalah alkohol primer karena gugus -OH terikat pada atom karbon yang mengikat satu atom karbon lainnya. (a)
P2: Senyawa Q (Butan-2-ol) adalah alkohol sekunder karena gugus -OH terikat pada atom karbon yang mengikat dua atom karbon lainnya. (b)
P3: Senyawa R (2-metilpropan-2-ol) adalah alkohol tersier karena gugus -OH terikat pada atom karbon yang mengikat tiga atom karbon lainnya. (c)
SOAL 22 | KIMIA ORGANIK | Struktur dan Sifat Senyawa Hidrokarbon
Jika senyawa Q (Butan-2-ol) dioksidasi secara sempurna menggunakan larutan K2Cr2O7 berlebih dalam suasana asam, produk organik utama yang akan terbentuk adalah....
butanal
asam butanoat
butanon
butana
tidak bereaksi
SOAL 23 | KIMIA ORGANIK | Struktur dan Sifat Senyawa Hidrokarbon
Senyawa R (2-metilpropan-2-ol) menunjukkan kereaktifan yang berbeda dibandingkan senyawa P dan Q. Ketika direaksikan dengan oksidator kuat sekalipun, senyawa R tidak mengalami reaksi oksidasi. Alasan utama fenomena ini adalah....
senyawa R memiliki halangan sterik yang terlalu besar
atom karbon yang mengikat gugus -OH tidak memiliki atom hidrogen yang terikat padanya
ikatan C-O pada alkohol tersier terlalu kuat untuk diputuskan
senyawa R langsung terdehidrasi membentuk alkena
energi aktivasi untuk oksidasi alkohol tersier terlalu tinggi
SOAL 24 | KIMIA FISIK | Energetika
Jika sebuah tabung gas elpiji berisi 440 gram gas propana murni yang dibakar sempurna, jumlah kalor yang dilepaskan dari reaksi tersebut adalah....
2.220 kJ
4.440 kJ
11.100 kJ
22.200 kJ
44.400 kJ
SOAL 25 | KIMIA DASAR | Stoikiometri
Dari pembakaran 440 gram gas propana pada soalsebelumnya, volume gas karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan jika diukur pada keadaan standar (STP) adalah....
112 Liter
224 Liter
336 Liter
448 Liter
672 Liter
SOAL 26 | KIMIA FISIK | Energetika
Dengan menggunakan data ΔHoc propana dan data ΔHof untuk CO2 dan H2O yang diberikan, nilai entalpi pembentukan standar (ΔHof ) untuk gas propana (C3H8) adalah....
-106 kJ/mol
-212 kJ/mol
+106 kJ/mol
+212 kJ/mol
-412 kJ/mol
SOAL 27 | KIMIA ANALITIK | Larutan dan Sifatnya
Berdasarkan definisi larutan "Normal Saline" tersebut, konsentrasi molar (molaritas) dari larutan NaCl tersebut adalah....
0,00154 M
0,0154 M
0,154 M
1,54 M
15,4 M
SOAL 28 | KIMIA ANALITIK | Larutan dan Sifatnya
Tekanan osmotik larutan "Normal Saline" ini harus sama dengan tekanan osmotik cairan dalam sel tubuh agar tidak terjadi kerusakan sel. Jika suhu tubuh diasumsikan 37 °C, tekanan osmotik dari larutan infus tersebut adalah.... (37 °C = 310 K)
2,95 atm
3,93 atm
5,90 atm
7,86 atm
9,15 atm
SOAL 29 | KIMIA ANALITIK | Larutan dan Sifatnya
Seorang apoteker perlu menyiapkan 2 Liter larutan "Normal Saline" (0,154 M). Jika yang tersedia di laboratorium adalah larutan stok NaCl pekat dengan konsentrasi 2,0 M, volume larutan stok yang diperlukan untuk membuat larutan tersebut adalah....
77 mL
154 mL
200 mL
308 m
500 mL
SOAL 30 | KIMIA DASAR | Ikatan Kimia
Sifat fisik suatu zatseperti titik didih dan kelarutan sangat dipengaruhi oleh jenisikatan kimia dan gaya antarmolekul yang dimilikinya. Manakah pernyataan berikut yang secara tepat menghubungkan antara struktur zat dengan sifat fisiknya?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Titik didih H2S (Mr=34) jauh lebih rendah daripada H2O (Mr=18) karena molekul H2O memiliki ikatan hidrogen yang sangat kuat, sedangkan H2S hanya memiliki gaya dipoldipol.
Intan (C) memiliki titik leleh sangat tinggi karena atom-atom karbonnya terikat satu sama lain melalui ikatan kovalen yang membentuk struktur jaringan raksasa yang sangat kuat.
Gas mulia seperti Neon (Ne) memiliki titik didih yang sangat rendah karena hanya memiliki gaya dispersi London yang lemah sebagai satu-satunya gaya tarik antar atomnya.
Etanol (C2H5OH) dapat larut sempurna dalam air karena keduanya adalah molekul polar dan mampu membentuk ikatan hidrogen satu sama lain.
Garamdapur(NaCl) dapatlarut dalamair karena energi hidrasi yang dilepaskan saationionnya berinteraksi dengan molekul air lebih besar daripada energi kisi yang mengikat ion-ion tersebut dalam padatannya.
Bagaimana Kesiapan TKA Kimia hari ini? Bagian Materi apa yang masih belum dikuasai?
Kimia Dasar
Kimia Analitik
Kimia Organik
Kimia Fisik
Mata Pelajaran Pilihan yang kalian ambil dalam TKA?
(a)
