wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

1 A_EAS PANCASILA 2025-2026

Total questions: 60

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.
Sebagai Warga Negara sudah sepatutnya kita wajib mendukung penyelenggaran negara berorientasi kepada kepentingan rakyat dan merupakan perwujudan nilai-nilai Pancasila sebagai ideology terbuka. Bersikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah, kecuali…
a)
Menyaring budaya-budaya asing yang masuk baik secara langsung maupun tidak langsung
b)
Bersikap terbuka terhadap perubahan yang berdampak pada kemakmuran bangsa
c)
Mengembangkan prinsip toleransi, bekerja sama dan kekeluargaan dalam setiap perikehidupan
d)
Mengembangkan kehidupan demokrasi yang disesuaikan dengan kebutuhan bangsa dewasa ini
e)
Menyerap semua nilai-nilai yang masuk demi kemajuan bangsa pada era globalisasi sekarang ini
2.
Sikap Positif yang perlu dikembangkan, warga negara sebagai implementasi nilai-nilai Pancasila adalah sebagai berikut, kecuali…
a)
Mendukung kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan negara yang demokratis dan bebas dari KKN
b)
Berpartisipasi dalam rangka pelaksanaan pembangunan nasional
c)
Mengembangkan prinsip toleransi, bekerja sama dalam setiap perikehidupan
d)
Memajukan kesejahteraan umum serta mencerdaskan kehidupan bangsa
e)
Bersikap terbuka terhadap semua perubahan yang ada pada kehidupan tanpa ada pertimbangan dan penyaringan.
3.
Sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai kecintaannya terhadap negara kesatuan republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara. Pertanyaan tersebut merupakan pengertian dari..
a)
Bela Negara
b)
Sistem bela Negara
c)
Pertahanan Negara
d)
Sistem keamanan nasional
e)
Sistem pertahanan keamanan rakyat semesta
4.
Pancasila dapat mempersatukan bangsa Indonesia dan memberi petunjuk dalam mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin bagi masyarakat Indonesia yang beraneka ragam sifatnya. Dari pernyataan tersebut, Pancasila berfungsi sebagai….
a)
Pandangan hidup bangsa Indonesia
b)
Perjanjian luhur
c)
Kepribadian bangsa
d)
Dasar Negara
e)
Sumber dari segala sumber hukum RI
5.
Apa yang dimaksud dari Pancasila sebagai sumber nilai bagi manusia Indonesia adalah bahwa Pancasila sebagai…
a)
Pandangan hidup bangsa dalam menjalankan roda pemerintahan
b)
Sumber kekuatan nilai dalam menghadapi berbagai aspek kehIdupan
c)
Pusat segala tindakan dan perilaku Bangsa Indonesia untuk menjalankan hidupnya dalam masyarakat dan Negara
d)
Sumber acuan dalam bertingkah laku dan bertindak daiam menentukan dan menyusun tata aturan hidup berbangsa dan bemegara
e)
sumber hukum
6.
Piagam Jakarta berisi perlawanan terhadap imperialisme,kapitalisme , fasisme, serta memulai dasar pembentukan Republik Indonesia. Sebelum pada akhirnya dijadikan sebagai Pembukaan UUD 1945, naskah Piagam Jakarta disusun untuk dijadikan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia oleh panitia yang merumuskannya. Yang merumuskan Piagam Jakarta adalah…
a)
PPKI
b)
BPUPKI
c)
Soekarno
d)
Panitia Sembilan
e)
Muh. Yamin
7.
Menjadikan Pancasila sebagai landasan untuk membentuk sebua organisasi adalah contoh pembangunan dalam bidang….
a)
Ekonomi
b)
Sosial Budaya
c)
Keagamaan
d)
Politik
e)
Hukum dan HAM
8.
Pancasila sebagai Ideologi terbuka mengandung tiga nilai fleksibilitas, salah satunya adalah memiliki nilai dasar. Yang menjadi nilai dasar Pancasila adalah….
a)
UUD 1945
b)
Peraturan Presiden
c)
Ketetapan MPR
d)
Kebudayaan
e)
Peraturan Pemerintah
9.
UUD 1945 secara resmi dinyatakan sah digunakan sebagai dasar negara Indonesia Pada tanggal…..
a)
1 Juni 1945
b)
16 Agustus 1945
c)
18 Agustus 1945
d)
19 Agustus 1945
e)
20 Agustus 1945
10.
Pada hakikatnya manusia adalah sebagai Zoon Politicon, yaitu manusia sosial yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Hal ini di kemukakan oleh seorang filsuf yaitu…
a)
Karl Max
b)
Krenenburg
c)
Aristotales
d)
Plato
e)
Socrates
11.
Kerajaan ini merupakan kerjaaan maritim karena mempunyai Angkatan laut yang kuat dan wilayah perairan yang luas sehingga disebut kerajaan nusantara pertama di Indonesia. Kerajaan yang dimaksud adalah kerajaan…
a)
Kutai
b)
Sriwijaya
c)
Padjajaran
d)
Majapahit
e)
Bali
12.
Setelah Indonesia merdeka, sekutu dating kembali di Indonesia, bersama dengan orang-orang Belanda yang dating kembali untuk menguasai Hindia Belanda atau disebut dengan….
a)
AFNEI
b)
PETA
c)
SEAC
d)
NICA
e)
Tonarigumi JICA
13.
Organisasi Budi Utomo dijadikan sebagai organisasai pergerakan nasional pertama yang dipelopori para pemuda, pertama di didirkan pada tanggal…..
a)
02 Mei 1928
b)
20 Mei 1908
c)
02 Mei 1908
d)
20 Mei 1928
e)
22 Maret 1908
14.
Pada Peristiwa G30 S/PKI banyak yang menjadi korban. Yang gugur di daerah Yogyakarta adalah
a)
Letjen Ahmad Yani dan Mayjen S. Parman
b)
Kolonel Katamso dan Letnan Kolonel Sugiyono
c)
Mayjen Suprapto dan Brigjen D.I Panjaitan
d)
Mayjen MT Haryono dan Brigjen Sutoyo
e)
Lettu Pierre Tendean
15.
Pimpinan PKI yang mendukung penuh poros NASAKOM adalah…..
a)
Letkol Untung
b)
A.H. Nasution
c)
Achmad Hussein
d)
D.N. Aidit
e)
Ahmad Yani
16.
Setiap warga negar mempunyai hak untuk dipilih. Peserta pemilu untuk angota DPD berasal dari…
a)
Partai Politik
b)
Organisasai Masyarkat
c)
Penunjukan
d)
Perseorangan
e)
Kelompok Media
17.
Salah satu contoh pnyampaian pendapat dimuka umum dengan tulisan disebut…..
a)
Rapat umum
b)
Mimbar bebas
c)
Unjuk Rasa
d)
Demonstrasi
e)
Pawai Demonstrasi
18.
Semangat Nasionalisme kaum terpelajar dalam membangun pendidikan skala nasional pada masa pergerkan kemerdekaan didasarkan pada sebuah…
a)
Lulusan pendidikan tidak dapat diprediksi
b)
Masyarkat pribumi blum tertarik terhadap pendidikan
c)
Kolonial Belanda membatasi kesempatan Pribumi untuk terpelajar
d)
Pendidikan Kolonial tidak tergantung pada masyarakat Pribumi
e)
Corak Pendidikan Nasional berlatar belakang Barat dan terbatas
19.
Fenomena generasi muda yang mengalami kepudaran terhadap jiwa nasionalisme disebabkan karena….
a)
Orientasi nasionalisme adalah sikap dan perbuatan
b)
Labeling yang menjadi stigma bagi generasi muda
c)
Ukuran nasionalisme dipahami hanya sebatas perjuangan secara fisik
d)
Kurangnya daya juang terhadap tantangan perkembangan zaman
e)
Kurangnya sosok Heroisme bagi kaum muda
20.
Pengertian bangsa menurut Otto Beuermerupakan sekelompok manusia yang memiliki persamaan karakter Berdasarkan…
a)
Persamaan sejarah
b)
Persamaan ketururnan
c)
Persamaan nasib
d)
Persamaan tempat tinggal
e)
Persamaan kesetiakawanan
21.
Pembagian kekuasaan Lembaga tinggi negara terbagi menjadi Lembaga eksekutif, legislative, dan yudikatif. Ketiga Lembaga tersebut memiliki integritas masing-masing yang dipesatukan dengan….
a)
Pancasila
b)
Hukum
c)
Karakter
d)
UUD 1945
e)
NKRI
22.
Indikator seseorang dalam menilai baik dan buruk merupakan tendensi dari nilai….
a)
Norma
b)
Moral
c)
Etika
d)
Estetika
e)
Kesusilaan
23.
Di lingkungan kerja multinasional, karyawan Indonesia tetap menerapkan nilai sopan santun dan gotong royong walaupun rekan kerja berasal dari berbagai negara. Hal ini menggambarkan…
a)
Ketidakmampuan beradaptasi dengan lingkungan global
b)
Penolakan terhadap budaya asing
c)
Sikap tertutup terhadap perbedaan
d)
Penerapan nilai identitas nasional dalam konteks global
e)
Mampu membersamai semuanya perbedaan budaya
24.
Dalam kegiatan “Festival Budaya Nusantara”, siswa dari berbagai daerah menampilkan tarian tradisional, lagu daerah, dan kuliner khas masing-masing. Namun, panitia tetap menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar selama acara berlangsung. Fenomena tersebut mencerminkan…..
a)
Wujud nyata semangat “Bhinneka Tunggal Ika” dalam kehidupan berbangsa
b)
Usaha untuk menyeragamkan seluruh budaya daerah
c)
Proses asimilasi budaya yang menghapus perbedaan
d)
Bentuk dominasi budaya nasional terhadap budaya daerah
e)
Sebagai bentuk toleransi antar budaya
25.
Kemajuan kecerdasan buatan (AI) menghadirkan peluang sekaligus ancaman baru. Di satu sisi, AI membantu meningkatkan efisiensi di berbagai bidang, tetapi di sisi lain, muncul kekhawatiran tentang hilangnya lapangan kerja, penyalahgunaan data pribadi, dan masalah etika dalam pengambilan keputusan otomatis. Beberapa ahli berpendapat bahwa perkembangan teknologi tanpa nilai moral dapat mengancam kemanusiaan. Oleh karena itu, Indonesia perlu memiliki landasan etika nasional yang jelas dalam pengembangan teknologi. Pertanyaannya adalah apa kira-kira urgensi Pancasila dalam menghadapi tantangan etika teknologi modern seperti AI?
a)
Pancasila menolak semua bentuk kemajuan teknologi karena berpotensi merusak nilai sosial.
b)
Pancasila hanya mengatur urusan kenegaraan, bukan urusan teknologi.
c)
Pancasila menjadi alat politik untuk mengontrol kebebasan ilmiah.
d)
Pancasila menjadi dasar moral dan arah kebijakan agar teknologi digunakan untuk kesejahteraan dan kemanusiaan, bukan untuk dominasi.
e)
Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan berbagai bidang
26.
Kemajuan industri dan teknologi sering kali menimbulkan dampak lingkungan seperti polusi, deforestasi, dan krisis iklim. Di beberapa wilayah Indonesia, eksploitasi sumber daya alam dilakukan tanpa memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Fenomena ini menunjukkan bahwa kemajuan ekonomi tidak selalu sejalan dengan tanggung jawab moral terhadap alam dan sesama manusia. Dalam kerangka Pancasila, masalah ini tidak sekadar bersifat ekonomi, melainkan juga moral dan kemanusiaan. Kira-kira bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dapat membantu bangsa Indonesia menghadapi krisis lingkungan global?
a)
Dengan mengutamakan pertumbuhan ekonomi meskipun berdampak negatif bagi lingkungan.
b)
Dengan menjadikan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial sebagai dasar kebijakan pembangunan berkelanjutan.
c)
Dengan membiarkan pasar bebas mengatur sumber daya alam.
d)
Dengan menolak semua bentuk teknologi modern.
e)
Menjadikan pembelajaran kerusakan lingkungan akibat industri yang semakin banyak
27.
Generasi muda kini sangat terpapar budaya luar melalui media digital seperti film, musik, dan media sosial. Banyak remaja lebih mengenal budaya asing dibandingkan budaya daerahnya sendiri. Sebagian dari mereka bahkan merasa bahwa budaya lokal kuno dan tidak relevan dengan zaman modern. Akibatnya, muncul fenomena krisis identitas nasional yang dapat menggerus rasa kebanggaan terhadap bangsa sendiri. Pemerintah, melalui pendidikan karakter berbasis Pancasila, berupaya menguatkan nilai nasionalisme dan kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa. Mengapa Pancasila dianggap memiliki urgensi dalam menjaga identitas nasional di tengah derasnya arus globalisasi?
a)
Karena Pancasila menjadi filter nilai yang menyaring pengaruh budaya asing agar tetap sesuai dengan kepribadian bangsa.
b)
Karena Pancasila menolak seluruh bentuk budaya asing yang masuk ke Indonesia.
c)
Karena Pancasila bersifat tertutup dan tidak mengikuti perkembangan zaman.
d)
Karena Pancasila hanya berlaku dalam bidang politik, bukan budaya.
e)
Karena Pancasila bersifat idealis
28.
Pembangunan ekonomi di era globalisasi membawa kemajuan pesat bagi Indonesia, namun di sisi lain menimbulkan kesenjangan sosial yang makin besar. Di perkotaan, banyak masyarakat menikmati fasilitas teknologi, sedangkan di pedesaan, akses pendidikan, internet, dan lapangan kerja masih terbatas. Kesenjangan ini menyebabkan munculnya ketidakadilan sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional. Pemerintah kemudian mencanangkan program digitalisasi desa dan pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Program ini bertujuan agar kemajuan teknologi tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu, tetapi juga masyarakat luas. Dalam konteks tersebut, nilai-nilai Pancasila memiliki urgensi untuk dijadikan pedoman kebijakan publik. Prinsip Pancasila yang paling relevan dalam konteks pemerataan hasil pembangunan adalah
a)
Kesejahteraan masyarakat
b)
Kemanusiaan yang adil dan beradab
c)
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan
d)
Persatuan Indonesia
e)
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
29.
Di era digital seperti saat ini, banyak masyarakat menggunakan media sosial untuk mengekspresikan pendapat dan memperoleh informasi. Namun, tidak sedikit pula yang menggunakan media sosial untuk menyebarkan ujaran kebencian, hoaks, hingga menyerang pihak lain dengan kata-kata kasar. Fenomena ini mengancam keharmonisan sosial dan dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat, terutama ketika isu yang disebarkan berkaitan dengan perbedaan agama, suku, dan pilihan politik. Dalam konteks tersebut, peran Pancasila menjadi sangat penting. Sebagai ideologi dan pandangan hidup bangsa, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman moral dalam berperilaku di dunia nyata maupun digital. Bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat berfungsi sebagai pedoman etika dalam menghadapi penyalahgunaan teknologi informasi di era modern?
a)
Dengan menegaskan kebebasan mutlak dalam berekspresi tanpa batas moral.
b)
Dengan membatasi masyarakat untuk menggunakan media sosial sepenuhnya.
c)
Dengan menggantikan sistem hukum positif yang sudah ada.
d)
Dengan menjadi dasar penyusunan regulasi dan pendidikan etika digital berbasis nilai kemanusiaan dan persatuan.
e)
Adana aturan hukum yang jelas tentang kebebasan dalam penggunaan teknologi kekinian
30.
Di sebuah SMA di Jawa Barat, sekelompok siswa membuat konten TikTok yang meniru adegan viral dari luar negeri, lengkap dengan bahasa gaul campur-campur dan mengejek simbol-simbol nasional. Dalam salah satu video, tampak lambang negara yang dipegang sambil dicekik sambil tertawa. Video tersebut menyebar luas dan memicu kecaman publik karena dianggap melecehkan nilai-nilai kebangsaan. Sementara itu, tim guru PKN di sekolah tersebut menyadari bahwa generasi milenial dan Gen Z menjalani keseharian yang sudah sangat terkoneksi dengan internet dan budaya pop global. Mereka mendiskusikan bagaimana nilai Pancasila bisa dijadikan pedoman agar anak-muda tetap menghormati jati diri bangsa di tengah arus budaya digital. Dari situasi di atas, penerapan nilai Pancasila yang paling tepat untuk merespon fenomena tersebut adalah …
a)
“Ketuhanan Yang Maha Esa” karena mengajak siswa memperkuat keyakinan agama masing-masing.
b)
“Kemanusiaan yang adil dan beradab”, Bagimana caranya untuk memanusaiakan manusia
c)
“Persatuan Indonesia” karena memperkuat rasa kebangsaan dan menghormati simbol negara di kalangan generasi muda.
d)
“Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan” karena guru dan siswa harus voting untuk menentukan aturan konten digital.
e)
“Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” karena menuntut agar semua siswa mendapat kesempatan membuat konten bebas.
31.
Pemerintah melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyatakan bahwa pendekatan pembinaan ideologi Pancasila perlu disesuaikan dengan zaman digital, kemudian mengembangkan metode lewat game, audio-visual, dan konten digital agar generasi muda lebih memahami nilai-nilainya. Kini, di sebuah kota kecil, sebuah NGO bekerja sama dengan sekolah menengah pertama (SMP) mengadakan lomba membuat game edukasi yang mengenalkan lima sila Pancasila, dan siswa-siswi diberi kebebasan memilih cerita dan mekanik game. Beberapa tim memilih tema “melawan hoaks”, “gotong royong warga digital”, dan “identitas nasional di media sosial”. Mengapa strategi seperti lomba game edukasi ini penting dalam konteks urgensi Pancasila di era sekarang?
a)
Karena Pancasila perlu diganti dengan ideologi baru yang lebih modern agar relevan dengan generasi digital.
b)
Karena pendidikan formal PKN saja sudah cukup tanpa perlu adaptasi metode baru.
c)
Karena game hanya sebagai hiburan dan tidak relevan untuk pendidikan nilai kebangsaan.
d)
Karena Ideologi Pancasila bersifat ketat dan melekat pada masyarakat
e)
Karena generasi muda semakin terpapar budaya global dan teknologi, sehingga Pancasila harus diaktualisasikan lewat media yang mereka pahami.
32.
Dalam suatu webinar nasional, seorang pembicara menyampaikan bahwa meskipun teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), big data, dan internet cepat telah memasuki seluruh sudut wilayah Indonesia, masih banyak daerah yang belum terlayani secara adil—akibatnya generasi muda di daerah tertinggal cenderung kehilangan akses, harapan, dan kemandirian. Pembicara tersebut menyebut bahwa teknologi tanpa nilai bisa menghasilkan alienasi sosial dan identitas yang terpecah. Lalu bagaimana Pancasila dapat menjadi landasan nilai untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak menggusur nilai-nilai manusia dan kebangsaan?
a)
Dengan menggunakan teknologi sebagai sarana penguatan manusia Indonesia (social and religious man) dalam semangat keadilan sosial dan kemanusiaan yang adil dan beradab.
b)
Dengan menolak semua kemajuan teknologi agar tetap menjaga budaya lama.
c)
Dengan mengadopsi teknologi secara cepat tanpa mempertimbangkan dampak sosial.
d)
Dengan menyerahkan seluruh regulasi kepada pasar teknologi internasional agar bebas inovasi.
e)
Dengan menyeimbangkan antara teknologi dan budaya manusia
33.
Dalam era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), manusia mulai mengandalkan mesin untuk mengambil keputusan penting — seperti perekrutan pegawai, diagnosis medis, bahkan sistem peradilan berbasis algoritma. Sebagian pakar menilai bahwa ilmu pengetahuan yang dikembangkan tanpa dasar nilai kemanusiaan dapat menimbulkan ketidakadilan dan dehumanisasi. Dalam konteks Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu, bagaimana seharusnya bangsa Indonesia mengarahkan kemajuan teknologi seperti AI agar tetap sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila?
a)
Menjadikan Pancasila sebagai landasan etik agar teknologi digunakan untuk kemaslahatan manusia dan keadilan sosial.
b)
Mengutamakan efisiensi ekonomi meskipun mengorbankan nilai kemanusiaan.
c)
Menolak kemajuan teknologi karena berpotensi merusak nilai moral.
d)
Membiarkan perkembangan ilmu berjalan bebas tanpa batas nilai.
e)
Perkembangan teknologi harus dilandasi dasar regiusitas yang kuat
34.
Perkembangan bioteknologi memungkinkan rekayasa genetika yang dapat menciptakan makhluk hidup baru atau memodifikasi gen manusia untuk tujuan medis. Namun, praktik ini menimbulkan perdebatan etika karena menyentuh kodrat manusia. Bagaimana pandangan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila terhadap perkembangan ilmu bioteknologi tersebut?
a)
Ilmu bioteknologi bebas berkembang tanpa mempertimbangkan aspek moral.
b)
Pengembangan ilmu harus tunduk pada nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan agar tidak bertentangan dengan martabat manusia.
c)
Pancasila tidak relevan karena bersifat politis, bukan ilmiah.
d)
Bioteknologi menghasilkan ilmu baru dan pengetahuan baru untuk manusia
e)
Semua bentuk bioteknologi dilarang karena melanggar hukum alam.
35.
Sebagian ilmuwan berpendapat bahwa ilmu pengetahuan bersifat netral, sedangkan Pancasila menekankan nilai-nilai moral dan spiritual. Namun, dalam praktiknya, ilmu yang dikembangkan tanpa nilai sering menimbulkan krisis lingkungan, ketimpangan sosial, dan alienasi manusia. Analisis yang paling tepat mengenai hubungan antara Pancasila dan ilmu pengetahuan adalah …
a)
Ilmu pengetahuan dan Pancasila tidak dapat disatukan karena memiliki ranah berbeda.
b)
Pancasila mengekang kebebasan ilmiah karena menekankan moralitas.
c)
Ilmu pengetahuan sepenuhnya bebas dari tanggung jawab sosial.
d)
Pancasila bersifat terbuka tapi juga memiliki aturan dasar yang tidak dapat diubah serta mengikat
e)
Pancasila memberikan arah etis dan teleologis bagi ilmu agar penggunaannya berpihak pada kemanusiaan dan kesejahteraan.
36.
Dalam riset modern, sering muncul dilema antara “kemajuan” dan “kemanusiaan”. Misalnya, teknologi deepfake dapat digunakan untuk film edukatif, tetapi juga bisa disalahgunakan untuk hoaks dan pencemaran nama baik. Jika dilihat melalui perspektif Pancasila, bagaimana seharusnya arah pengembangan ilmu dan teknologi tersebut?
a)
Ilmu harus diarahkan untuk membangun kemajuan yang berlandaskan tanggung jawab moral dan keadilan sosial.
b)
Ilmu tidak perlu diatur oleh nilai karena akan menghambat inovasi.
c)
Semua kemajuan teknologi harus dihentikan jika berpotensi menimbulkan risiko sosial.
d)
Ilmu harus diarahkan hanya untuk kepentingan ekonomi negara.
e)
Ilmu dapat menjadi senjata makan tuan apabila tidak dibentengi dengan sikap religiusitas
37.
Dalam kurikulum pendidikan tinggi, pemerintah mendorong integrasi antara penguasaan sains dan pembentukan karakter Pancasila melalui program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka. Tujuannya agar lulusan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan etika kebangsaan. Konsep ini mencerminkan fungsi Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu karena …
a)
Pancasila menjadi fondasi nilai untuk mengarahkan penguasaan ilmu menuju kemaslahatan manusia dan pembangunan berkelanjutan.
b)
Pancasila menjadi norma moral yang membatasi kreativitas ilmiah mahasiswa.
c)
Pancasila dijadikan ideologi politik dalam sistem pendidikan nasional.
d)
Pancasila digunakan sebagai simbol seremonial tanpa relevansi dalam penelitian ilmiah.
e)
Pancasila digunakan sebagai landasan filosofis bangsa
38.
Beberapa peneliti muda di Indonesia menolak penelitian yang hanya berorientasi pada publikasi internasional dan impact factor. Mereka mengusulkan agar riset nasional diarahkan pada solusi bagi masyarakat — seperti ketahanan pangan, pendidikan, dan kesehatan. Sikap para peneliti tersebut paling sesuai dengan sila …
a)
Ketuhanan Yang Maha Esa
b)
Kemanusiaan yang adil dan beradab
c)
Persatuan Indonesia
d)
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan
e)
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
39.
Seorang ilmuwan Indonesia mengembangkan teknologi energi terbarukan berbasis biomassa lokal yang ramah lingkungan. Ia menolak pendanaan asing yang mengharuskan paten diambil alih oleh perusahaan luar negeri. Sikap ilmuwan tersebut mencerminkan penerapan nilai Pancasila dalam pengembangan ilmu, terutama dalam hal …
a)
Kepentingan ekonomi pribadi demi kesejahteraan individu.
b)
Keterbukaan tanpa batas terhadap dominasi asing.
c)
Sikap apolitis terhadap penguasaan ilmu.
d)
Kemanusiaan yang adil dan beradab
e)
Nasionalisme ilmiah dan kemandirian bangsa yang selaras dengan semangat Persatuan Indonesia.
40.
Seorang ilmuwan melakukan eksperimen medis pada manusia tanpa persetujuan subjek penelitian demi ambisi publikasi internasional. Dalam sistem etika Pancasila, tindakan tersebut tidak bermoral karena …
a)
Tidak sesuai dengan nilai persatuan bangsa.
b)
Tidak menguntungkan negara secara politik.
c)
Bertentangan dengan prinsip keadilan ekonomi.
d)
Melanggar nilai kemanusiaan yang menjunjung martabat manusia.
e)
Bertindak kriminal
41.
Dalam rapat legislatif, sering terjadi perdebatan antarpartai yang lebih berorientasi pada kepentingan golongan daripada kepentingan rakyat. Dari sudut pandang Pancasila sebagai sistem etika politik, perilaku tersebut bertentangan dengan nilai …
a)
Ketuhanan Yang Maha Esa, karena melanggar hukum agama.
b)
Kemanusiaan yang adil dan beradab, karena kurang memperhatikan manusia
c)
Persatuan Indonesia, karena mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompok.
d)
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan.
e)
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
42.
Di media sosial, muncul banyak komentar yang mengejek suku atau agama tertentu. Sebuah riset menunjukkan bahwa perilaku “hate speech” dan komentar kebencian meningkat signifikan di ruang digital Indonesia. Dalam konteks ini, apabila Pancasila dijadikan sebagai sistem etika untuk memandu perilaku digital, maka tindakan yang paling tepat dilakukan adalah …
a)
Membiarkan kebebasan berkomentar tanpa aturan agar kreativitas tetap tinggi.
b)
Kesadaran dalam literasi digital yang harus digalakkan
c)
Menyensor secara total media sosial agar tidak muncul komentar negatif.
d)
Menegakkan literasi digital yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila seperti kemanusiaan yang adil dan beradab serta persatuan Indonesia.
e)
Mendorong setiap pengguna internet untuk berpartisipasi aktif demi popularitas tanpa memperhatikan isi komentar.
43.
Sebuah penelitian mengkaji pengembangan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia dan menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai Pancasila (seperti keadilan sosial dan tanggung jawab moral) ke dalam desain algoritma bisa mengurangi diskriminasi dan meningkatkan inklusivitas. Jika Anda sebagai pengembang AI di Indonesia, maka sesuai sistem etika Pancasila Anda sebaiknya melakukan …
a)
Fokus mengejar efisiensi dan keuntungan tanpa mempertimbangkan dampak sosial.
b)
Mengabaikan aspek keragaman budaya dan menggunakan data umum global saja.
c)
Merancang sistem yang memperhitungkan keadilan, menghindari bias terhadap kelompok minoritas, serta menjamin transparansi bagi pengguna.
d)
Menunda pengembangan teknologi hingga tidak ada risiko sosial sama sekali.
e)
Mempertmbangan aspek sosial dan budaya
44.
Selama masa pandemi, penggunaan teknologi pembelajaran daring meningkat pesat. Namun di banyak sekolah di daerah terpencil, akses internet terbatas, kuota mahal, dan perangkat kurang memadai — yang mengakibatkan ketimpangan dalam pendidikan. Dari perspektif Pancasila sebagai sistem etika, kebijakan pendidikan daring selama pandemi sebaiknya …
a)
Mengutamakan wilayah yang sudah maju terlebih dahulu, karena efisiensi.
b)
Didesain agar semua siswa, termasuk di daerah terpencil, memperoleh akses dan kemanfaatan yang setara, sesuai nilai keadilan sosial.
c)
Membiarkan institusi pendidikan berjalan sendiri tanpa intervensi nasional.
d)
Fokus hanya pada performa akademik tanpa memperhatikan kondisi sosial siswa.
e)
Menyelaraskan keberagaman wilayah dan daerah
45.
Media memberitakan kasus pengadaan perangkat digital (laptop, tablet) untuk pendidikan di Indonesia yang ternyata bermasalah: spesifikasi tidak sesuai, distribusi tidak merata, dan dugaan korupsi muncul. Kasus ini memperlihatkan bahwa meskipun teknologi maju, nilai etika dan tata kelola masih lemah. Berdasarkan sistem etika Pancasila, ini adalah pelanggaran nilai …
a)
Ketuhanan Yang Maha Esa
b)
Kemanusiaan yang adil dan beradab
c)
Persatuan Indonesia
d)
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan
e)
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
46.
Dalam kampus, terdapat program inkubasi startup digital yang mendorong mahasiswa menghasilkan aplikasi populer tanpa uji etika yang memadai. Beberapa aplikasi kemudian menimbulkan masalah privasi pengguna dan penyalahgunaan data. Sesuai dengan Pancasila sebagai sistem etika, pendekatan yang benar bagi kampus sebaiknya …
a)
Mengintegrasikan pelajaran etika digital dan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum inkubasi, sehingga setiap produk inovasi menghormati hak manusia dan keadilan.
b)
Mengabaikan aspek etika agar inovasi tidak terhambat
c)
Memberi tekanan agar mahasiswa merilis produk secepat mungkin untuk bersaing secara global.
d)
Memeberikan dukungan penuh bagi mahasiswa dalam membuat startup digital yang berkualitas dan menarik
e)
Menolak semua aktivitas startup agar tidak ada risiko.
47.
Seorang pejabat membuat kebijakan vaksinasi nasional yang: Mematuhi aturan hukum dan prosedur (deontologi), Memperhatikan dampak kesehatan bagi masyarakat (teleologi), Didorong oleh niat baik dan integritas pribadi (virtue ethics). Pertanyaaannya adalah Kebijakan ini mencerminkan konsep Pancasila sebagai …
a)
Sistem etika komprehensif yang mengintegrasikan deontologi, teleologi, dan kebajikan dalam pengambilan keputusan.
b)
Aliran etika tunggal yang hanya menekankan aturan formal.
c)
Etika pragmatis yang menyesuaikan dengan situasi politik.
d)
Etika bebas tanpa acuan nilai Pancasila.
e)
Pejabat dalam membuat kebijakan sesuai dengan etika Pancasila
48.
Seorang guru mendidik siswa dengan menekankan kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama, bukan hanya nilai akademik. Pendekatan ini mencerminkan etika kebajikan Pancasila karena….
a)
Mengutamakan aturan formal di atas karakter individu.
b)
Mengutamakan hasil akhir saja tanpa memperhatikan moral.
c)
Menekankan pengembangan karakter dan budi pekerti sebagai landasan moral.
d)
Tidak relevan, karena etika Pancasila tidak menekankan pendidikan karakter.
e)
Mengutamakan aspek keadilan masyarakat
49.
Sebuah perusahaan mengembangkan program CSR untuk membangun sekolah dan rumah sakit di daerah tertinggal, meskipun biaya besar dan laba berkurang. Tujuan utamanya adalah kesejahteraan masyarakat luas. Fenomena ini selaras dengan …
a)
Etika teleologi Pancasila, karena menilai tindakan dari hasil atau tujuan kemaslahatan manusia.
b)
Etika Keutamaan, Pengembangan karakter moral pada diri setiap orang
c)
Etika deontologi Pancasila, karena menekankan aturan internal perusahaan.
d)
Etika relativisme, karena keputusan tergantung kondisi ekonomi perusahaan.
e)
Etika nihilistik, karena tidak peduli pada moralitas.
50.
Seorang pejabat publik menegakkan aturan pengadaan barang secara ketat, meskipun ada tekanan politik untuk mempermudah prosedur agar proyek cepat selesai. Dalam perspektif etika deontologi Pancasila, tindakan pejabat tersebut dikategorikan …
a)
Salah, karena memperlambat kemajuan proyek.
b)
Benar, karena menaati norma moral dan hukum yang berlaku sesuai prinsip keadilan sosial.
c)
Salah, karena etika Pancasila lebih menekankan hasil daripada aturan.
d)
Tidak relevan, karena etika deontologi tidak terkait dengan Pancasila.
e)
Semua jawaban salah
51.
Di Indonesia, laporan menunjukkan bahwa jumlah pengguna media sosial mendekati 150 juta orang dan hampir setengah populasi aktif di dunia maya. Namun, pada saat yang sama, penelitian juga mencatat bahwa banyak remaja melakukan penyebaran hoaks, ujaran kebencian, atau cyber-bullying karena literasi digital mereka masih rendah. Sebagai sistem etika, bagaimana Pancasila seharusnya diterjemahkan dalam kebijakan dan tindakan nyata untuk menangani fenomena ini?
a)
Menekankan tanggung jawab etis pengguna media sosial dengan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab serta persatuan Indonesia.
b)
Mengizinkan kebebasan penuh bersuara di media sosial tanpa aturan asalkan berasal dari pengguna dewasa.
c)
Mengandalkan sekadar regulasi teknis (seperti algoritma penyaringan) tanpa pembinaan nilai.
d)
Menyalahkan teknologi sebagai akar masalah utama tanpa mempersoalkan perilaku manusia.
e)
Melek digital dan aturan hukum yang mengikat menjadi pedoman dalam pengunaana media sosial
52.
Sebuah studi di Indonesia menemukan bahwa meskipun teknologi digital semakin maju, banyak aplikasi dan platform tidak memperhatikan dampak sosial dan etika penggunaannya—misalnya, eksploitasi data pribadi, penyebaran konten yang menyesatkan, dan privasi yang terancam. Dalam kerangka Pancasila sebagai sistem etika, aliran etika manakah yang paling tepat digunakan untuk menilai dan merancang kebijakan teknologi tersebut?
a)
Etika deontologi, karena menekankan kewajiban dan norma moral dalam penggunaan teknologi.
b)
Etika utilitarian murni, karena hanya mengukur dari hasil jumlah pengguna.
c)
Etika relativisme, karena nilai etika tergantung budaya asing yang dibawa teknologi.
d)
Etika nihilisme, karena teknologi tidak punya etika sama sekali.
e)
Etika teleologi, karena memadukan teori deontologi
53.
Seorang kreator konten digital di Indonesia memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan klon suara selebritas tanpa izin, lalu menghasilkan keuntungan dari lisensi suara tersebut. Praktik ini menimbulkan pertanyaan moral tentang hak cipta, identitas manusia, dan keadaban dalam teknologi. Jika dilihat dari Pancasila sebagai sistem etika, tindakan kreator tersebut paling jelas melanggar nilai …
a)
Persatuan Indonesia, karena konten bersifat internasional.
b)
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan, karena tidak meminta izin.
c)
Ketuhanan Yang Maha Esa, karena tidak ada aspek spiritual.
d)
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, adil kepada seluruh bangsa dan negara
e)
Kemanusiaan yang adil dan beradab, karena mengeksploitasi identitas manusia dan mengabaikan martabat serta keadilan dalam teknologi.
54.
Pancasila dalam kajian konteks sejarah perjuangan bangsa Indonesia dengan melihat kerajaan-kerajaan masa lalu, salah satunya adalah kerajaan sriwijaya. Dalam kerajaan sriwijaya tetdapat pernyataan “marvuat vanua Criwijaya siddhayatra subhiksa” sebagai wujud kesejahteraan bersama kerajaan sriwijaya yang artinya adalah
a)
Merupakan visi dan misi bersama antar masyarakat pada raja
b)
Mencipatakan kerjasama antara kerajaan-kerajaan
c)
Cita-cita untuk membangun Negara yang kokoh
d)
Cita-cita untuk membangun Negara yang tangguh
e)
Suatu cita-cita negara yang adil dan makmur
55.
Ideologi menurut Prof. W. Howard Wriggins, berfungsi sebagai sesuatu yang “confirm and deepen the identity of their people” diartikan:
a)
Sesuatu yang kuat dan memperdalam identitas rakyatnya
b)
Sesuatu yang dilakukan atas usaha bersama
c)
Penguatan toleransi antar umat beragama
d)
Kesatuan yang utuh demi tercipatanya kesejahteraan dan kemakmuran
e)
Usaha-usaha mengembangkan suatu negara
56.
Dalam pidato 1 Juni 1945, Soekarno menyebut dasar negara dengan menggunakan bahasa Belanda, philosophische grondslag bagi Indonesia merdeka. Apa arti dari philosophische grondsla?
a)
Fudamental filsafat pemikiran yang sedalam-dalamnya
b)
Dasar negara bangsa Indonesia
c)
Pemikiran sejarah bangsa
d)
Merupakan landasan utama dalam proses pelaksanaan kenegaraan
e)
Sebagai pemisah kekuasaan Negara
57.
Soekarno juga menyebut dasar negara dengan istilah ‘weltanschauung’ yang artinya?
a)
Sejarah bangsa
b)
Pandangan hidup
c)
Dasar Negara
d)
Semangat perjuangan
e)
Kemerdekaan
58.
Pada siding BPUPKI yang pertama yang menyatakan adanya masukan untuk dasar Negara tentang Teori Negara Perseorangan (individualis), Paham Negara Kelas, dan paham Negara Integralistik adalah:
a)
Ir. Soekarno
b)
Moh. Hatta
c)
Prof. Dr. Soepomo
d)
M. Yamin
e)
Adam malik
59.
Dampak negatif globalisasi di bidang sosial budaya dalam bentuk meniru model pakaian yang biasa dipakai orang-orang barat yang sebenarnya bertentangan dengan nilai dan norma-norma yang berlaku misalnya wanita memakai rok mini, laki-laki memakai anting-anting disebut ….
a)
Liberalisme
b)
Hedonisme
c)
Westernisasi
d)
Konsumerisme
e)
Individualisme
60.
Pancasila telah memuat nilai-nilai dan cita-cita yang bersifat mendasar dan tidak langsung bersifat operasional karena pancasila sebagai …
a)
Ideologi nasional
b)
Ideologi pembangunan
c)
Ideologi terbuka
d)
Ideologi masa depan
e)
Pedoman seluruh umat manusia