wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Mankep UAS

Total questions: 60

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Manajemen keperawatan bertujuan untuk:

a)

Meningkatkan jumlah tenaga kesehatan

b)

Meningkatkan mutu pelayanan keperawatan

c)

Mengurangi biaya operasional rumah sakit

d)

Menambah tugas perawat

2.

Fungsi manajemen yang pertama kali dilakukan dalam proses manajemen adalah:

a)

Organizing

b)

Controlling

c)

Planning

d)

Actuating

3.

Berikut ini yang termasuk fungsi manajemen adalah, kecuali:

a)

Perencanaan

b)

Pengorganisasian

c)

Pelaporan

d)

Pengawasan

4.

Kepala ruangan menyusun jadwal dinas perawat. Tindakan ini termasuk fungsi:

a)

Pengorganisasian

b)

Perencanaan

c)

Pengawasan

d)

Pelaksanaan

5.

Suatu proses sistematis untuk menentukan tujuan dan cara terbaik mencapainya disebut:

a)

Pengawasan

b)

Perencanaan

c)

Evaluasi

d)

Koordinasi

6.

Indikator kinerja utama dalam pelayanan keperawatan adalah:

a)

Lama kerja perawat

b)

Gaji perawat

c)

Kepuasan pasien

d)

Jumlah pasien

7.

Metode asuhan keperawatan yang menugaskan satu perawat bertanggung jawab terhadap beberapa pasien selama shift kerja adalah:

a)

Case method

b)

Primary nursing

c)

Functional nursing

d)

Team nursing

8.

Tujuan utama dari supervisi keperawatan adalah:

a)

Menilai kinerja manajer

b)

Meningkatkan gaji staf

c)

Memberikan sanksi

d)

Meningkatkan mutu pelayanan

9.

Perawat pelaksana menyampaikan usulan ke kepala ruang. Ini menunjukkan adanya:

a)

Supervisi

b)

Delegasi

c)

Komunikasi vertikal

d)

Koordinasi

10.

Evaluasi pelayanan keperawatan dilakukan untuk:

a)

Memberikan penghargaan

b)

Menilai efektivitas pelayanan

c)

Mengurangi biaya

d)

Menentukan shift

11.

Yang dimaksud dengan stafing dalam keperawatan adalah:

a)

Pengawasan staf

b)

Pengangkatan staf

c)

Penyediaan dan penempatan staf

d)

Peningkatan gaji staf

12.

Fungsi controlling dalam manajemen dilakukan dengan cara:

a)

Merencanakan kebutuhan staf

b)

Mengawasi dan mengevaluasi kegiatan

c)

Menyusun anggaran

d)

Menentukan shift kerja

13.

Tujuan delegasi wewenang adalah:

a)

Mengurangi pekerjaan atasan

b)

Menurunkan kualitas

c)

Melatih kepemimpinan staf

d)

Menunda pekerjaan

14.

Kegiatan audit keperawatan bertujuan untuk:

a)

Menilai catatan medis

b)

Menentukan shift kerja

c)

Mengukur kualitas pelayanan

d)

Mencari kesalahan

15.

Tugas utama kepala ruangan adalah:

a)

Melayani pasien secara langsung

b)

Mengatur jadwal kunjungan dokter

c)

Mengelola dan memimpin staf keperawatan

d)

Menjaga kebersihan ruang

16.

Gaya kepemimpinan yang melibatkan partisipasi aktif dari anggota tim dalam pengambilan keputusan disebut:

a)

Otoriter

b)

Laissez-faire

c)

Demokratis

d)

Transformasional

17.

Ciri utama dari kepemimpinan otoriter dalam keperawatan adalah:

a)

Mengutamakan masukan dari bawahan

b)

Memberikan kebebasan penuh kepada staf

c)

Mengambil keputusan secara sepihak

d)

Mengabaikan pendapat tim

18.

Seorang kepala ruangan memberikan motivasi dan inspirasi kepada stafnya untuk mencapai tujuan bersama. Ini mencerminkan gaya kepemimpinan:

a)

Transaksional

b)

Demokratis

c)

Transformasional

d)

Situasional

19.

Kepemimpinan situasional mengacu pada:

a)

Satu gaya kepemimpinan untuk semua situasi

b)

Gaya kepemimpinan yang berubah sesuai kondisi dan bawahan

c)

Kepemimpinan berdasarkan senioritas

d)

Pemimpin yang tidak aktif

20.

Ciri khas pemimpin transaksional dalam manajemen keperawatan adalah:

a)

Memberikan inspirasi dan visi

b)

Fokus pada pertukaran imbalan dan hukuman

c)

Tidak terlibat langsung

d)

Membebaskan staf sepenuhnya

21.

Dokumen perencanaan yang digunakan untuk mengatur tugas harian perawat adalah:

a)

Rencana strategis

b)

Jadwal dinas

c)

Rencana anggaran

d)

SOP keperawatan

22.

Salah satu prinsip penting dalam perencanaan adalah:

a)

Kegiatan bersifat acak

b)

Tidak memerlukan analisis

c)

Harus berdasarkan data dan kebutuhan

d)

Dilakukan oleh satu orang saja

23.

Fungsi pengorganisasian dalam manajemen keperawatan bertujuan untuk:

a)

Menilai hasil pelayanan

b)

Menentukan arah tujuan

c)

Mengatur pembagian tugas dan tanggung jawab

d)

Menghitung anggaran rumah sakit

24.

Dalam pengorganisasian, delegasi wewenang berarti:

a)

Penilaian kerja staf

b)

Pelimpahan tanggung jawab dan hak kepada staf

c)

Pengawasan langsung atas staf

d)

Pemberian motivasi kerja

25.

Contoh kegiatan pengorganisasian di ruang perawatan adalah:

a)

Melakukan supervisi mingguan

b)

Memberikan asuhan keperawatan langsung

c)

Menyusun jadwal tugas harian perawat

d)

Menetapkan standar asuhan

26.

Struktur organisasi keperawatan yang baik harus memiliki unsur berikut, kecuali:

a)

Tujuan yang jelas

b)

Pembagian tugas yang tepat

c)

Komunikasi yang tertutup

d)

Jalur wewenang yang tegas

27.

Siapa yang bertanggung jawab dalam proses pengorganisasian di tingkat unit keperawatan?

a)

Direktur rumah sakit

b)

Kepala ruangan

c)

Dokter spesialis

d)

Perawat pelaksana

28.

Salah satu prinsip dasar dalam pengorganisasian adalah:

a)

Penugasan yang tumpang tindih

b)

Wewenang tanpa tanggung jawab

c)

Koordinasi antar unit

d)

Pekerjaan tanpa batas waktu

29.

Yang dimaksud dengan ketenagaan keperawatan adalah:

a)

Proses pelayanan medis

b)

Jumlah pasien di rumah sakit

c)

Seluruh sumber daya manusia yang memberikan asuhan keperawatan

d)

Jumlah dokter yang bekerja di rumah sakit

30.

Faktor utama yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan kebutuhan tenaga keperawatan adalah:

a)

Tingkat pendidikan staf

b)

Kondisi ruang perawatan

c)

Beban kerja dan kebutuhan pasien

d)

Ketersediaan alat kesehatan

31.

Kelebihan sistem shift 3 (tiga shift) dalam pelayanan keperawatan adalah:

a)

Menurunkan produktivitas staf

b)

Mengurangi waktu kerja staf

c)

Menjamin pelayanan selama 24 jam

d)

Membatasi jam kerja pasien

32.

Alasan pentingnya orientasi bagi perawat baru adalah:

a)

Agar segera bisa menggantikan kepala ruangan

b)

Untuk mengetahui gaji yang diterima

c)

Menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan sistem yang berlaku

d)

Untuk mempelajari ilmu kedokteran

33.

Ketidakseimbangan jumlah perawat dengan beban kerja dapat menyebabkan:

a)

Pelayanan semakin baik

b)

Kepuasan pasien meningkat

c)

Kelelahan dan penurunan mutu pelayanan

d)

Waktu istirahat meningkat

34.

Evaluasi terhadap kinerja perawat dilakukan untuk:

a)

Menambah beban kerja

b)

Mengatur ulang jumlah pasien

c)

Menentukan bonus tahunan

d)

Menilai efektivitas kerja dan menentukan tindak lanjut pengembangan staf

35.

Tujuan utama pengawasan dalam manajemen keperawatan adalah:

a)

Memberikan hukuman kepada staf

b)

Mencari kesalahan perawat

c)

Menilai dan meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan

d)

Menurunkan biaya pelayanan

36.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa:

a)

Semua staf hadir tepat waktu

b)

Proses pelayanan berjalan sesuai standar dan rencana

c)

Perawat mengikuti pelatihan

d)

Dokter menyelesaikan tugasnya

37.

Salah satu bentuk pengawasan langsung dalam keperawatan adalah:

a)

Penilaian melalui laporan bulanan

b)

Melakukan supervisi di ruang perawatan

c)

Membaca laporan audit

d)

Mengecek absensi staf

38.

Supervisi merupakan bagian dari fungsi manajerial yang termasuk dalam:

a)

Perencanaan

b)

Pengorganisasian

c)

Pengarahan

d)

Pengawasan

39.

Salah satu prinsip pengawasan yang baik adalah:

a)

Mengontrol semua kegiatan staf tanpa jeda

b)

Memberikan sanksi berat untuk kesalahan kecil

c)

Bersifat membina, bukan hanya mencari kesalahan

d)

Menghindari umpan balik

40.

Indikator keberhasilan pengawasan dalam keperawatan adalah:

a)

Banyaknya staf yang ditegur

b)

Peningkatan mutu asuhan keperawatan

c)

Penurunan jumlah pasien

d)

Pengurangan biaya pelatihan

41.

Kepala ruangan melakukan kunjungan ke setiap ruangan setiap pagi untuk memantau kegiatan staf. Kegiatan ini termasuk:

a)

Koordinasi

b)

Evaluasi akhir

c)

Pengawasan langsung

d)

Delegasi tugas

42.

Salah satu metode pengawasan dalam keperawatan adalah:

a)

SWOT

b)

Supervisi

c)

Analisis jabatan

d)

Pelatihan

43.

Tujuan utama penyusunan rencana kerja harian di ruang perawatan adalah:

a)

Menentukan jadwal kunjungan dokter

b)

Mengatur waktu istirahat pasien

c)

Menjamin keteraturan dan efisiensi pelayanan keperawatan

d)

Meningkatkan jumlah pasien

44.

Rencana kerja harian perawat disusun berdasarkan:

a)

Jadwal dokter

b)

Tingkat ketergantungan pasien dan beban kerja

c)

Keinginan perawat senior

d)

Shift malam sebelumnya

45.

Pasien dengan tingkat ketergantungan tinggi memerlukan:

a)

Bantuan minimal

b)

Pemantauan hanya pada malam hari

c)

Asuhan keperawatan total dan berkelanjutan

d)

Tidak perlu intervensi keperawatan

46.

Pasien dengan tingkat ketergantungan ringan memerlukan:

a)

Bantuan minimal

b)

Pemantauan hanya pada malam hari

c)

Asuhan keperawatan total dan berkelanjutan

d)

Tidak perlu intervensi keperawatan

47.

Salah satu indikator pasien dengan tingkat ketergantungan ringan adalah:

a)

Tidak mampu makan sendiri

b)

Memerlukan bantuan penuh saat mandi

c)

Dapat melakukan aktivitas harian secara mandiri

d)

Mengalami penurunan kesadaran

48.

Menghitung tingkat ketergantungan pasien bertujuan untuk:

a)

Memilih ruang perawatan

b)

Mengatur kunjungan keluarga

c)

Merencanakan kebutuhan tenaga keperawatan

d)

Mengatur jadwal dokter

49.

Handover dalam keperawatan adalah proses:

a)

Serah terima tanggung jawab antar shift perawat

b)

Pemindahan pasien antar rumah sakit

c)

Serah terima hasil laboratorium

d)

Serah terima obat antar apoteker

50.

Komponen penting dalam handover yang efektif adalah:

a)

Menghindari diskusi kasus pasien

b)

Menyampaikan data subjektif dan objektif pasien

c)

Menggunakan bahasa yang tidak baku

d)

Hanya dilakukan secara tertulis

51.

Prosedur handover dilakukan pada saat:

a)

Jam makan

b)

Awal dan akhir shift

c)

Pasien pulang

d)

Rapat mingguan

52.

Manfaat dari handover yang baik adalah:

a)

Mengurangi kerja sama tim

b)

Meningkatkan risiko kesalahan

c)

Meningkatkan kesinambungan dan keamanan pelayanan

d)

Menghindari penggunaan catatan medis

53.

Pre-conference bertujuan untuk:

a)

Membahas kejadian shift sebelumnya

b)

Menyusun laporan akhir

c)

Memberikan arahan dan pembagian tugas sebelum shift

d)

Menyusun anggaran

54.

Middle-conference biasanya dilakukan:

a)

Di awal shift

b)

Saat perawat datang

c)

Di tengah shift untuk evaluasi sementara

d)

Setelah semua pasien dipulangkan

55.

Post-conference berguna untuk:

a)

Membuat jadwal baru

b)

Evaluasi pelaksanaan tugas dan kendala selama shift

c)

Menentukan hasil visit dokter

d)

Mengganti perawat yang tidak hadir

56.

Salah satu manfaat dari pre-middle-post conference adalah:

a)

Meningkatkan waktu luang perawat

b)

Mempermudah dokumentasi medis

c)

Meningkatkan komunikasi dan koordinasi tim

d)

Mengurangi frekuensi supervisi

57.

Kolaborasi profesional dalam keperawatan adalah:

a)

Melimpahkan semua tugas ke profesi lain

b)

Menyampaikan rencana asuhan kepada pasien

c)

Bekerja sama dengan profesi lain untuk mencapai hasil terbaik bagi pasien

d)

Menyerahkan wewenang ke dokter

58.

Contoh kolaborasi antar profesional kesehatan adalah:

a)

Perawat memberikan resep obat

b)

Perawat mendiskusikan tindakan keperawatan dengan dokter dan ahli gizi

c)

Perawat mengganti peran apoteker

d)

Perawat menghindari komunikasi dengan fisioterapis

59.

Negosiasi dalam manajemen keperawatan bertujuan untuk:

a)

Menunda pekerjaan

b)

Memaksakan kehendak atasan

c)

Menyelesaikan perbedaan pendapat secara profesional

d)

Meningkatkan konflik dalam tim

60.

Salah satu contoh situasi yang memerlukan negosiasi dalam keperawatan adalah:

a)

Menyusun laporan shift

b)

Penentuan cuti tahunan antar staf

c)

Memberi edukasi pasien

d)

Melakukan prosedur tindakan