wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PATOLOGI KLINIK (PEMERIKSAAN ELEKTROLIT)

Total questions: 63

Worksheet time: 32mins

Name
Class
Date
1.

Kompartemen intrasel mencakup sekitar berapa persen dari berat badan?

a)

20%

b)

30%

c)

40%

d)

60%

2.

Kompartemen ekstrasel terdiri dari dua bagian yaitu:

a)

Plasma & renin

b)

Interstisial & plasma

c)

Interstisial & sitoplasma

d)

Plasma & cairan transseluler

3.

Elektrolit utama di kompartemen intrasel adalah:

a)

Natrium

b)

Kalium

c)

Kalsium

d)

Klorida

4.

Elektrolit utama di kompartemen ekstrasel adalah:

a)

Kalium

b)

Fosfat

c)

Natrium

d)

Magnesium

5.

Fungsi utama pompa Na-K adalah:

a)

Memasukkan 2 Na⁺ dan mengeluarkan 3 K⁺

b)

Mengeluarkan 3 Na⁺ dan memasukkan 2 K⁺

c)

Memasukkan Ca²⁺

d)

Mempertahankan gradien osmotik saja

6.

Di dalam sel (intrasel), kadar ion yang tinggi adalah:

a)

Na⁺

b)

K⁺

c)

Cl⁻

d)

Ca²⁺

7.

Peran utama natrium dalam tubuh adalah:

a)

Pembentukan ATP

b)

Regulasi volume cairan & osmolaritas

c)

Aktivasi enzim

d)

Menyusun membran sel

8.

Kekurangan natrium (hiponatremia) dapat menyebabkan:

a)

Hipertensi

b)

Kejang, mual, muntah

c)

Bradikardia

d)

Batu ginjal

9.

Kelebihan kalium (hiperkalemia) menyebabkan:

a)

Hipotensi

b)

Konstipasi

c)

Aritmia jantung

d)

Tetani

10.

Kekurangan klorida menyebabkan:

a)

Hipertensi

b)

Tremor

c)

Konvulsi

d)

Bradikardia

11.

Fungsi utama kalsium adalah:

a)

Keseimbangan osmotik

b)

Kontraksi otot dan pembekuan darah

c)

Produksi hormon

d)

Oksidasi lemak

12.

Kekurangan magnesium menyebabkan:

a)

Hipertensi

b)

Mual dan diare

c)

Kelemahan otot dan tremor

d)

Retensi cairan

13.

Fosfor berperan dalam pembentukan berikut, kecuali:

a)

ATP

b)

DNA

c)

RNA

d)

Hemoglobin

14.

Gangguan elektrolit ditemukan pada berapa persen pasien rawat inap?

a)

1–5%

b)

5–10%

c)

15–30%

d)

50–70%

15.

Dampak gangguan elektrolit terhadap lama rawat adalah:

a)

Tidak memengaruhi

b)

Menurunkan lama rawat

c)

Meningkatkan lama rawat 2–3 hari

d)

Tidak bisa diprediksi

16.

Elektrolit primer dalam tubuh adalah:

a)

Na⁺, K⁺, Cl⁻

b)

Ca²⁺, Mg²⁺, PO₄³⁻

c)

Fe²⁺, Cu²⁺, Zn²⁺

d)

HCO₃⁻, H⁺, OH⁻

17.

Natrium (Na⁺) merupakan elektrolit utama pada:

a)

Kompartemen intrasel

b)

Kompartemen ekstrasel

c)

Tulang

d)

Cairan serebrospinal

18.

Peran natrium yang paling penting adalah:

a)

Penghantaran impuls saraf

b)

Pembentukan hormon

c)

Pengaturan tekanan osmotik dan keseimbangan asam-basa

d)

Aktivasi enzim pencernaan

19.

Kalium (K⁺) merupakan kation utama pada:

a)

Plasma

b)

Cairan serebrospinal

c)

Intrasel

d)

Cairan transeluler

20.

Kekurangan kalium paling sering memengaruhi:

a)

Fungsi ginjal

b)

Neuromuskular & fungsi jantung

c)

Sekresi empedu

d)

Keseimbangan kalsium

21.

Klorida (Cl⁻) merupakan anion utama pada:

a)

Intrasel

b)

Ekstrasel

c)

Sistem saraf pusat

d)

Tulang

22.

Pemeriksaan elektrolit adalah salah satu pemeriksaan yang paling sering diminta pada pasien:

a)

Rawat jalan sehat

b)

Klinik gigi

c)

IGD dan ruang intensif (critical care)

d)

Poli kulit

23.

Pengukuran elektrolit memiliki tingkat kepentingan tinggi karena:

a)

Jarang memengaruhi keputusan klinis

b)

Hanya penting untuk diagnosis kecil

c)

Penting untuk keputusan klinis segera

d)

Tidak berpengaruh pada terapi

24.

Kelainan elektrolit dapat menyebabkan risiko:

a)

Tidak signifikan

b)

Ringan

c)

Sedang

d)

Menganc

25.

Kelainan elektrolit dapat menyebabkan risiko:

a)

Tidak signifikan

b)

Ringan

c)

Sedang

d)

Mengancam nyawa

26.

Metode yang paling umum digunakan untuk analisis elektrolit adalah:

a)

Kromatografi

b)

Ion-selective electrode (ISE)

c)

Enzyme immunoassay

d)

Western blot

27.

Selain ISE, metode lain yang dapat digunakan untuk elektrolit adalah:

a)

Spektroskopi

b)

PCR

c)

Elektrolisis basa

d)

Diffusion assay

28.

ISE adalah teknologi yang digunakan pada:

a)

Analisis glukosa

b)

Analisis hormon

c)

Analisis natrium, kalium, klorida

d)

Analisis pH urin saja

29.

Ada dua metode ISE yaitu:

a)

Direct ISE dan indirect ISE

b)

Manual ISE dan digital ISE

c)

Simple ISE dan complex ISE

d)

Slow ISE dan fast ISE

30.

Alat POCT (point-of-care testing) umumnya menggunakan:

a)

Indirect ISE

b)

Direct ISE

c)

Spektroskopi

d)

Flame photometry

31.

Analyzer klinis fully automated biasanya memakai:

a)

Direct ISE

b)

Indirect ISE

c)

Manual ISE

d)

Diffusion method

32.

Prinsip dasar ISE adalah pengukuran:

a)

Warna larutan

b)

Viskositas larutan

c)

Potensial listrik di membran

d)

Temperatur larutan

33.

ISE bekerja berdasarkan membran elektroda yang:

a)

Mendeteksi intensitas cahaya

b)

Mendeteksi perubahan warna

c)

Memilih ion tertentu (ion-selective membrane)

d)

Menghilangkan ion interferen

34.

Jumlah elektroda pada ISE adalah:

a)

1 elektroda

b)

2 elektroda (indicator & reference)

c)

3 elektroda

d)

Tidak memakai elektroda

35.

Aktivitas ion dalam sampel diubah menjadi:

a)

Energi panas

b)

Energi mekanis

c)

Sinyal listrik (potensial listrik)

d)

Gelombang cahaya

36.

Potensial yang diukur berbanding lurus dengan:

a)

Warna larutan

b)

Aktivitas ion dalam sampel

c)

Volume sampel

d)

Keasaman larutan

37.

Kelebihan ISE adalah, kecuali:

a)

Respon cepat

b)

Tidak merusak sampel

c)

Tidak terpengaruh warna atau kekeruhan

d)

Sangat lambat dan memerlukan inkubasi lama

38.

Salah satu keterbatasan ISE adalah:

a)

Dapat terganggu oleh protein

b)

Tidak sensitif

c)

Tidak dapat digunakan untuk ion kecil

d)

Tidak dapat dipakai di laboratorium klinis

39.

ISE memiliki kekurangan:

a)

Elektroda mudah rusak dan umur pendek

b)

Hasil sangat tidak stabil

c)

Tidak bisa mendeteksi natrium

d)

Tidak bisa digunakan pada pasien

40.

Interferensi yang dapat terjadi pada ISE adalah:

a)

Warna sampel

b)

Ion lain yang mengganggu

c)

Tinggi badan pasien

d)

Berat badan pasien

41.

Metode utama yang digunakan untuk mengukur elektrolit serum/plasma adalah…

a)

Spectrophotometry

b)

Atomic absorption

c)

Flame photometry

d)

Ion Selective Electrode (ISE)

42.

Direct ISE mengukur konsentrasi elektrolit pada…

a)

Total plasma

b)

Hemolysate

c)

Plasma water

d)

Intracellular fluid

43.

Keuntungan metode direct ISE adalah…

a)

Menggunakan predilusi

b)

Lebih lambat untuk sampel kecil

c)

Mengukur total plasma inklusif lipid

d)

Tidak mengalami efek pseudohyponatremia

44.

Indirect ISE memiliki langkah tambahan berupa…

a)

Dehidrasi sampel

b)

Freezing & thawing

c)

Predilusi sampel dengan buffer

d)

Centrifugation twice

45.

Indirect ISE memiliki langkah tambahan berupa…

a)

Dehidrasi sampel

b)

Freezing & thawing

c)

Predilusi sampel dengan buffer

d)

Centrifugation twice

46.

Indirect ISE umumnya digunakan pada…

a)

Blood gas analyzer

b)

Autoanalyzer throughput tinggi

c)

Arterial blood analyzer

d)

Handheld device

47.

Elektrolit berada hanya pada komponen…

a)

Solid plasma

b)

Plasma lipid

c)

Plasma water

d)

Plasma protein

48.

Kadar protein dan lipid tinggi dapat menyebabkan perbedaan hasil antara direct dan indirect ISE karena…

a)

Mengganggu reaksi enzimatik

b)

Merusak membran elektrode

c)

Menambah volume plasma water

d)

Mengubah distribusi water vs solid plasma

49.

Pseudohyponatremia pada indirect ISE disebabkan oleh…

a)

Dehidrasi berat

b)

Hemolisis

c)

Kadar protein/lipid plasma yang sangat tinggi

d)

Hiperventilasi

50.

Pada pseudohyponatremia, kadar Na⁺ sebenarnya…

a)

Turun

b)

Normal

c)

Sangat tinggi

d)

Tidak terdeteksi

51.

Direct dan indirect ISE tidak boleh dipakai bergantian karena…

a)

Direct ISE terlalu mahal

b)

Indirect ISE sangat tidak stabil

c)

Nilai keduanya tidak dapat dibandingkan langsung

d)

Metode berbeda total pada semua aspek

52.

Kapan indirect ISE sebaiknya tidak digunakan?

a)

Darah hemolisis

b)

pH rendah

c)

Kadar protein sangat tinggi (hiperproteinemia)

d)

Kadar glukosa rendah

53.

Prinsip direct ISE adalah pengukuran…

a)

Warna reaksi

b)

Absorbansi cahaya

c)

Perubahan potensial listrik akibat aktivitas ion

d)

Fluoresensi kimia

54.

Sampel yang dapat digunakan untuk direct ISE adalah kecuali…

a)

Whole blood

b)

Serum

c)

Plasma

d)

Urine tanpa konsentrasi ion tinggi

55.

Hemolisis dapat menyebabkan…

a)

Hiponatremia semu

b)

Hipokloremia

c)

Peningkatan palsu kadar kalium

d)

Penurunan pH darah

56.

Stabilitas natrium dan kalium dalam serum adalah…

a)

6 jam

b)

12 jam

c)

1 minggu pada suhu 2–8°C

d)

1 bulan pada freezer

57.

Prevalensi hiponatremia tertinggi ditemukan pada…

a)

Rawat jalan

b)

Rawat inap umum

c)

Pasien ICU (hingga 30%)

d)

Ruang bersalin

58.

Hiponatremia dapat menyebabkan semua berikut, kecuali…

a)

Kejang

b)

Koma

c)

Neurologic worsening

d)

Hipertensi

59.

Batas hiperkalemia adalah K⁺ >…

a)

3 mmol/L

b)

4 mmol/L

c)

5 mmol/L

d)

5.5 mmol/L

60.

Hiperkalemia berat yang tidak ditangani dapat menyebabkan…

a)

Hipotermia

b)

Hipovolemia

c)

Life-threatening aritmia

d)

Hipoglikemia

61.

Hipokloremia (106 mEq/L) dapat ditemukan pada…

a)

Hipotiroid

b)

Hipoglikemia

c)

Dehidrasi & Cushing’s syndrome

d)

Asma

62.

Mengapa pengukuran elektrolit sangat penting pada ICU?

a)

Untuk menghitung laju filtrasi ginjal

b)

Untuk memantau kadar enzim hati

c)

Karena gangguan elektrolit dapat mengancam nyawa

d)

Karena pemeriksaannya murah

63.

Pemeriksaan elektrolit merupakan salah satu…

a)

Pemeriksaan paling jarang dilakukan

b)

Digunakan hanya untuk screening

c)

Pemeriksaan paling sering digunakan di laboratorium klinis

d)

Tidak diperlukan pada pasien kritis