wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PATOLOGI KLINIK (TUMOR MARKER)

Total questions: 62

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.

Pemeriksaan yang merupakan gold standard untuk mendeteksi kanker adalah…

a)

CT scan

b)

MRI

c)

USG

d)

Biopsi

2.

Pemeriksaan PET scan terutama bermanfaat untuk…

a)

Menilai vaskularisasi tumor

b)

Mendeteksi aktivitas metabolik tumor

c)

Menilai ukuran tumor saja

d)

Menilai kalsifikasi jaringan

3.

Tumor marker adalah molekul yang…

a)

Hanya diproduksi oleh sel normal

b)

Diproduksi oleh sel tumor atau sebagai respon terhadap tumor

c)

Selalu spesifik untuk satu jenis kanker

d)

Tidak dapat ditemukan dalam darah

4.

Tumor marker dapat ditemukan pada…

a)

Darah saja

b)

Darah, urin, dan jaringan

c)

Saliva saja

d)

Cairan serebrospinal saja

5.

PSA merupakan marker yang digunakan untuk mendeteksi…

a)

Breast cancer

b)

Prostate cancer

c)

Gastric cancer

d)

Cervical cancer

6.

AFP meningkat pada kondisi berikut, kecuali…

a)

Hepatocellular carcinoma

b)

Yolk sac tumor

c)

Breast cancer

d)

Teratoma ovarium

7.

CEA meningkat pada…

a)

Colorectal cancer

b)

Hodgkin lymphoma

c)

Glioblastoma

d)

Osteosarcoma

8.

Enzim NSE sering digunakan sebagai marker untuk…

a)

Pankreas

b)

SCLC (small cell lung carcinoma)

c)

Prostat

d)

Payudara

9.

β2-mikroglobulin digunakan untuk memonitor…

a)

Multiple myeloma

b)

Cervical cancer

c)

Endometrial cancer

d)

Glioma

10.

Catecholamine dan VMA merupakan marker untuk…

a)

Neuroblastoma & pheochromocytoma

b)

Hepatoma

c)

Leukemia

d)

Melanoma

11.

Syarat tumor marker ideal berikut BENAR, kecuali…

a)

Spesifik terhadap kanker tertentu

b)

Dapat mendeteksi tumor kecil

c)

Tidak perlu cost-effective

d)

Kadar berkorelasi dengan ukuran tumor

12.

Tumor marker ideal harus…

a)

Sulit diukur

b)

Memerlukan teknologi mahal

c)

Memberikan hasil yang dapat dipercaya dan direproduksi

d)

Tidak berkaitan dengan prognosis

13.

Fungsi utama tumor marker dalam klinis adalah…

a)

Diagnosis pasti selalu

b)

Deteksi remisi (meskipun kontroversial)

c)

Menentukan staging tanpa pemeriksaan lain

d)

Menggantikan pemeriksaan pencitraan

14.

Tumor marker dapat digunakan untuk memantau efektivitas terapi dengan cara…

a)

Menilai penurunan atau peningkatan kadar marker selama terapi

b)

Mendiagnosis kanker metastatik secara langsung

c)

Mendeteksi mutasi genetik spesifik

d)

Menentukan jenis kemoterapi secara otomatis

15.

Kelemahan tumor marker untuk skrining adalah…

a)

Sensitivitas terlalu tinggi

b)

Nilai tidak meningkat pada kanker dini

c)

Selalu meningkat pada kondisi normal

d)

Terlalu spesifik sehingga tidak berguna

16.

Contoh tumor marker untuk skrining kanker prostat adalah…

a)

CEA

b)

AFP

c)

PSA

d)

β-HCG

17.

Keterbatasan tumor marker sebagai alat diagnostik adalah karena…

a)

Gold standard tetap biopsi

b)

Sensitivitas 100%

c)

Dapat menggantikan CT scan

d)

Selalu meningkat pada kanker

18.

Pada pasien risiko tinggi kanker, pemeriksaan tumor marker berguna untuk…

a)

Menentukan terapi akhir

b)

Menentukan perlunya pemeriksaan lanjutan yang lebih kompleks

c)

Menegakkan diagnosis tanpa bukti lain

d)

Menggantikan evaluasi histopatologis

19.

Kegagalan kadar tumor marker untuk turun sesuai waktu paruhnya setelah terapi menunjukkan…

a)

Pasien mengalami remisi total

b)

Terjadi toksisitas obat

c)

Kemungkinan masih ada sisa tumor atau penyakit persisten

d)

Tidak terkait kondisi klinis pasien

20.

Tumor marker sangat bermanfaat untuk memonitor rekuren, terutama pada…

a)

Kanker kulit

b)

Ca prostat

c)

Glioblastoma

d)

Osteosarcoma

21.

Pemeriksaan estrogen receptor pada kanker payudara bertujuan untuk…

a)

Menentukan prognosis hepatoma

b)

Memprediksi respon terhadap terapi anti-estrogen

c)

Menentukan metastasis tulang

d)

Mendiagnosis Ca ovarium

22.

Pemeriksaan HER2/neu pada kanker payudara berguna untuk…

a)

Menentukan terapi herceptin

b)

Menentukan terapi tamoxifen

c)

Menilai kadar kalsium darah

d)

Menentukan keberadaan metastasis hepar

23.

Mengapa pemantauan tumor marker penting pada pasien kanker stadium lanjut?

a)

Karena tumor marker dapat menyembuhkan kanker

b)

Untuk mengevaluasi efektivitas terapi dari waktu ke waktu

c)

Karena tumor marker hanya meningkat pada stadium awal

d)

Karena tumor marker menghilangkan kebutuhan biopsi

24.

Keuntungan utama tumor marker untuk monitoring terapi adalah…

a)

Memberikan informasi cepat, efisien, dan serial

b)

Spesifisitas selalu 100%

c)

Menggantikan seluruh modalitas imaging

d)

Tidak dipengaruhi kondisi non-malignan

25.

Pada kanker ovarium, tumor marker yang paling umum digunakan untuk diagnosis adalah…

a)

PSA

b)

CA-125

c)

CEA

d)

Calcitonin

26.

Marker yang digunakan untuk prognosis kanker payudara adalah…

a)

NSE dan VMA

b)

ER, PR, HER2

c)

AFP dan β-HCG

d)

SCC dan CA19-9

27.

Pada kanker pankreas, tumor marker yang paling relevan untuk diagnosis adalah…

a)

AFP

b)

CA19-9

c)

β2-mikroglobulin

d)

NSE

28.

CEA secara fisiologis diproduksi pada…

a)

Dewasa sehat

b)

Janin dan berhenti setelah lahir

c)

Sel otot

d)

Sel saraf

29.

Peningkatan CEA 5–10x batas normal paling sering mengarah pada…

a)

Ca paru

b)

Ca kolon

c)

Ca ginjal

d)

Ca serviks

30.

CEA dapat meningkat pada perokok berat. Hal ini menyebabkan…

a)

Penurunan nilai diagnostik CEA

b)

CEA menjadi marker yang sangat spesifik

c)

Risiko kanker kolon berkurang

d)

Tidak dapat digunakan untuk monitoring

31.

AFP meningkat pada kondisi berikut, kecuali…

a)

Hepatocellular carcinoma

b)

Germ cell tumor testis

c)

Metastasis ke hepar

d)

Karsinoma tiroid papiler

32.

AFP juga meningkat pada kondisi non-malignan seperti…

a)

Multiple myeloma

b)

Kehamilan

c)

Limfoma

d)

Neuroblastoma

33.

Calcitonin menjadi tumor marker utama untuk…

a)

Hepatoma

b)

Kanker tiroid meduler (Medullary thyroid carcinoma)

c)

Kanker paru SCLC

d)

Kanker kolon

34.

Kadar calcitonin berkorelasi dengan…

a)

Derajat anemia

b)

Ukuran dan metastasis tumor

c)

Fungsi hati

d)

Jumlah sel limfosit

35.

Calcitonin dapat meningkat pada kondisi berikut, kecuali…

a)

Hiperparatiroid

b)

Kehamilan

c)

Penyakit paru

d)

Osteoporosis

36.

Indikasi absolut pemeriksaan HCG sebagai tumor marker adalah…

a)

Karsinoma kolon

b)

Germ cell tumor (ovarium & testis)

c)

Glioma

d)

Melanoma

37.

HCG meningkat pada kondisi berikut, kecuali…

a)

Choriocarcinoma pada wanita

b)

Tumor testis pada pria

c)

Extragondal germ cell tumor

d)

Kanker tiroid papiler

38.

CA 19-9 paling sering meningkat pada…

a)

Kanker paru

b)

Kanker pankreas

c)

Kanker serviks

d)

Kanker tiroid

39.

CA 19-9 dapat digunakan sebagai second-line tumor marker untuk…

a)

Kanker payudara setelah CA 15-3

b)

Kanker ovarium setelah CA 125

c)

Kanker kolon setelah CEA

d)

Kanker tiroid setelah calcitonin

40.

CA 125 merupakan marker utama untuk…

a)

Ca pankreas

b)

Ca serviks

c)

Ca ovarium

d)

Ca tiroid

41.

CA 125 juga dapat meningkat pada kondisi fisiologis, yaitu…

a)

Menopause

b)

Kehamilan awal

c)

Pubertas

d)

Hipertiroid

42.

CA 125 juga dapat meningkat pada kondisi fisiologis, yaitu…

a)

Menopause

b)

Kehamilan awal

c)

Pubertas

d)

Hipertiroid

43.

CA 15-3 merupakan marker yang digunakan terutama pada…

a)

Ca ginjal

b)

Ca paru

c)

Ca mammae

d)

Ca kolon

44.

CA 15-3 tidak digunakan untuk diagnosis, melainkan untuk…

a)

Skrining awal

b)

Menentukan staging

c)

Monitoring terapi dan rekuren

d)

Monitoring fungsi hati

45.

PSA dapat meningkat pada kanker prostat dan juga pada…

a)

Gastritis

b)

BPH dan prostatitis

c)

Kolelitiasis

d)

Hernia inguinalis

46.

PSA digunakan untuk hal berikut, kecuali…

a)

Diagnosis

b)

Follow up

c)

Faktor prognostik

d)

Menentukan kanker tiroid

47.

β2-microglobulin digunakan terutama untuk…

a)

Ca kolon

b)

Multiple myeloma dan lymphoma

c)

Ca ovarium

d)

Ca payudara

48.

Ferritin meningkat pada…

a)

Hodgkin lymphoma

b)

Melanoma

c)

Hepatitis A

d)

Gastritis akut

49.

Thyroglobulin merupakan marker untuk…

a)

Ca paru

b)

Ca tiroid

c)

Ca serviks

d)

Ca pankreas

50.

Kapan tumor marker sebaiknya diperiksa pertama kali?

a)

Setelah terapi dimulai

b)

Sebelum tindakan dilakukan

c)

Hanya saat relapse

d)

Tidak perlu baseline awal

51.

Setelah tindakan operasi, tumor marker diperiksa kembali pada kisaran…

a)

1–2 jam setelah tindakan

b)

2–10 hari setelah tindakan

c)

2–10 minggu

d)

6 bulan setelah tindakan

52.

Metode imunologi yang umum digunakan untuk pemeriksaan tumor marker adalah…

a)

PCR

b)

Mikroskop cahaya

c)

ELISA, CLIA, RIA

d)

Histopatologi H&E

53.

Pemeriksaan serial tumor marker harus dilakukan…

a)

Dengan metode dan laboratorium yang sama

b)

Dengan alat yang berbeda

c)

Dengan interval acak

d)

Hanya pada pasien tanpa terapi

54.

Mengapa penilaian tumor marker tidak boleh hanya dilakukan sekali?

a)

Karena tumor marker memiliki nilai yang selalu normal

b)

Karena fluktuasi dapat terjadi dan memerlukan konfirmasi serial

c)

Karena pemeriksaan mahal

d)

Karena pemeriksaan tidak berguna

55.

Penurunan tumor marker menunjukkan…

a)

Progresivitas tumor

b)

Regresi tumor atau respon terapi

c)

Mutasi tumor

d)

Ketidakmampuan laboratorium

56.

Tumor marker dapat mendeteksi progresivitas penyakit lebih cepat dibanding metode invasif dalam…

a)

1–6 bulan

b)

1–2 tahun

c)

2–3 minggu

d)

24 jam

57.

Salah satu kelebihan tumor marker adalah…

a)

Paling akurat untuk mendeteksi lesi premaligna

b)

Bisa dilakukan dengan sampel darah & urin, dan relatif murah

c)

Menggantikan seluruh prosedur radiologi

d)

Selalu spesifik 100%

58.

Kekurangan tumor marker adalah…

a)

Sangat sensitif untuk semua jenis tumor

b)

Sulit dilakukan

c)

Kadar dapat meningkat pada kondisi non-maligna

d)

Tidak bisa digunakan untuk monitoring

59.

CA 19-9 dapat meningkat pada pasien dengan…

a)

Polio

b)

Penyakit reumatik

c)

Hipertiroid

d)

Radang sendi traumatik

60.

PSA dapat meningkat setelah…

a)

Endoskopi lambung

b)

DRE atau transurethral manipulation

c)

CT scan

d)

MRI abdomen

61.

CEA dapat meningkat pada kondisi non-maligna seperti…

a)

Gastritis akut

b)

Merokok

c)

Faringitis

d)

Gastric ulcer

62.

Salah satu prinsip penting dalam pemeriksaan tumor marker adalah…

a)

Harus menggunakan laboratorium berbeda untuk membandingkan hasil

b)

Sebaiknya dilakukan secara serial dengan metode yang sama

c)

Tidak boleh digunakan untuk skrining

d)

Tidak penting untuk monitoring terapi