wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Terapi

Total questions: 60

Worksheet time: 3hrs 0mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perawat memberikan terapi tambahan yang digunakan bersamaan dengan pengobatan konvensional. Apakah terapi yang dilakukan oleh perawat tersebut?

a)

Holistik

b)

Alternatif

c)

Integratif

d)

Konvensional

e)

Komplementer

2.

Seorang perempuan, 35 tahun dengan Ca Mamae, sedang menjalankan terapi sebagai pengganti pengobatan konvensional. Apakah terapi yang dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Holistik

b)

Alternatif

c)

Integratif

d)

Konvensional

e)

Komplementer

3.

Seorang laki-laki, 50 tahun dirawat di ruang inap dengan Ca Colon sedang menjalankan terapi kemoterapi siklus ke 1. Apakah terapi yang dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Holistik

b)

Alternatif

c)

Integratif

d)

Konvensional

e)

Komplementer

4.

Seorang perempuan, 40 tahun mengalami stroke iskemik. Pasien melakukan terapi komplementer mind & body practice untuk mengatasi gejala yang dirasakannya. Manakah terapi yang dapat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Ayurvedia

b)

Suplemen

c)

Akupunktur

d)

Aromaterapi

e)

Naturophaty

5.

Seorang perempuan, 40 tahun mengalami stroke iskemik. Pasien melakukan terapi komplementer natural product untuk mengatasi gejala yang dirasakannya. Manakah terapi yang dapat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Ayurveda

b)

Suplemen

c)

Akupunktur

d)

Aromaterapi

e)

Naturopathy

6.

Seorang laki-laki, 15 tahun dengan leukimia mengeluh cemas. Pasien melakukan terapi komplementer energy therapies untuk mengurangi cemas. Manakah terapi yang tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Reiki

b)

Tai chi

c)

Imagery

d)

Naturopathy

e)

Aromaterapi

7.

Seorang laki-laki, 68 tahun mengalami alzheimer. Pasien melakukan terapi aromaterapi lavender untuk mengurangi insomnia. Apakah klasifikasi terapi komplementer yang dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Energy therapies

b)

Mind and body practice

c)

Biologically based therapies

d)

Pendekatan kesehatan komplementer

e)

Manipulative and body based therapies

8.

Seorang perempuan, 45 tahun mengalami Ca nasopharing. Pasien melakukan terapi relaksasi untuk mengurangi cemas. Apakah klasifikasi terapi komplementer yang dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Energy therapies

b)

Mind and body practice

c)

Biologically based therapies

d)

Pendekatan kesehatan komplementer

e)

Manipulative and body based therapies

9.

Seorang perempuan, 38 tahun mengalami Pulmonary Fibrosis mengeluh sesak napas. Pasien melakukan terapi imagery dan musik untuk mengurangi gejala yang dirasakannya. Apakah klasifikasi terapi komplementer yang dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Energy therapies

b)

Mind-body-spirit therapies

c)

Biologically based therapies

d)

Pendekatan kesehatan komplementer

e)

Manipulative and body based therapies

10.

Seorang perempuan, 40 tahun mengalami Ca serviks melakukan terapi akupressur. Apakah klasifikasi terapi komplementer yang dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Energy therapies

b)

Mind-body-spirit therapies

c)

Biologically based therapies

d)

Pendekatan kesehatan komplementer

e)

Manipulative and body based therapies

11.

Seorang klien laki-laki 40 tahun mengeluh pegal dan kaku pada otot punggung setelah bekerja seharian. Tidak terdapat luka terbuka atau penyakit kulit. Jenis massage yang paling tepat diberikan adalah?

a)

Aromaterapi massage

b)

Sport massage

c)

Traditional massage

d)

Lymphatic drainage massage

e)

Cosmetic massage

12.

Seorang perempuan 30 tahun datang dengan keluhan stres, tegang, dan sulit tidur. Perawat memberikan massage dengan minyak esensial dan gerakan lembut untuk memberikan efek relaksasi. Jenis massage tersebut adalah?

a)

Shiatsu

b)

Aromaterapi massage

c)

Sport massage

d)

Refleksiologi

e)

Remedial massage

13.

Klien dengan edema ringan pada tungkai bawah dianjurkan terapi pijat untuk memperlancar aliran getah bening. Jenis massage yang paling tepat adalah?

a)

Traditional massage

b)

Shiatsu

c)

Lymphatic drainage massage

d)

Thai massage

e)

Hot stone massage

14.

Seorang klien mengeluh nyeri kepala akibat ketegangan otot leher. Massage diberikan untuk menstimulasi reseptor kulit dan memberikan efek sedasi melalui sistem saraf otonom. Efek massage yang dimaksud adalah?

a)

Mekanisme

b)

Termal

c)

Reflektif

d)

Kimiawi

e)

Psikologis

15.

Perawat melakukan gerakan massage dengan cara mengusap menggunakan seluruh permukaan telapak tangan secara kontinu dan berirama. Teknik massage tersebut disebut?

a)

Petrissage

b)

Tapotement

c)

Effleurage

d)

Vibration

e)

Friction

16.

Seorang klien diketahui memiliki varises berat pada tungkai bawah. Tindakan yang paling tepat terkait massage adalah?

a)

Memberikan massage tekanan kuat

b)

Memberikan massage ringan

c)

Tidak melakukan massage pada area tersebut

d)

Memberikan aromaterapi massage

e)

Melakukan refleksiologi

17.

Tujuan utama massage dalam asuhan keperawatan komplementer adalah?

a)

Menggantikan terapi medis

b)

Menyembuhkan penyakit kronis

c)

Memberikan kenyamanan, relaksasi, dan kebugaran

d)

Menurunkan tekanan darah secara langsung

e)

Menghilangkan faktor penyebab penyakit

18.

Klien menyatakan nyeri otot berkurang dan tubuh terasa rileks setelah dilakukan massage. Kondisi ini terjadi karena massage merangsang pelepasan hormon?

a)

Adrenalin

b)

Kortisol

c)

Beta-endorfin

d)

Insulin

e)

Histamin

19.

Seorang atlet selesai bertanding dan mengalami kelelahan otot. Jenis massage yang paling sesuai untuk kondisi tersebut adalah?

a)

Sport massage

b)

Aromaterapi massage

c)

Shiatsu

d)

Hot stone massage

e)

Cosmetic massage

20.

Sebelum melakukan massage, perawat memastikan klien tidak memiliki luka terbuka, penyakit kulit menular, atau kontraindikasi lainnya. Tahap ini termasuk dalam?

a)

Pelaksanaan massage

b)

Evaluasi

c)

Persiapan klien

d)

Persiapan alat

e)

Terminasi

21.

Seorang laki-laki 50 tahun dengan riwayat merokok dan jarang berolahraga datang ke puskesmas. Perawat memberikan konseling berhenti merokok dan anjuran aktivitas fisik teratur. Pendekatan ini mencerminkan fokus terapi komplementer karena?

a)

Menggantikan terapi medis

b)

Mengobati penyakit secara langsung

c)

Meningkatkan kesehatan melalui perubahan gaya hidup

d)

Memberikan terapi herbal

e)

Mengurangi biaya pelayanan

22.

Perempuan 35 tahun tanpa keluhan penyakit, namun memiliki pola makan tinggi lemak. Intervensi edukasi gaya hidup yang diberikan perawat termasuk pencegahan tingkat?

a)

Primer

b)

Sekunder

c)

Tersier

d)

Kuratif

e)

Rehabilitatif

23.

Klien dewasa dianjurkan melakukan skrining tekanan darah rutin meskipun belum menunjukkan gejala hipertensi. Tindakan ini termasuk pencegahan?

a)

Primer

b)

Sekunder

c)

Tersier

d)

Promotif

e)

Paliatif

24.

Perawat komunitas mengajarkan cuci tangan dan etika batuk kepada masyarakat. Tujuan utama intervensi tersebut adalah?

a)

Mengobati penyakit

b)

Mencegah penyebaran penyakit

c)

Mengganti imunisasi

d)

Mengurangi stres

e)

Meningkatkan kepatuhan berobat

25.

Klien obesitas disarankan mengikuti metode Therapeutic Lifestyle Changes (TLC). Fokus utama metode ini adalah?

a)

Obat penurun berat badan

b)

Diet ekstrem

c)

Perubahan pola hidup berkelanjutan

d)

Pembedahan

e)

Terapi alternatif

26.

Edukasi agar tidak berbagi barang pribadi dan tetap di rumah saat sakit merupakan upaya?

a)

Kuratif

b)

Promotif

c)

Preventif

d)

Rehabilitatif

e)

Paliatif

27.

Pengendalian penyakit berbasis gaya hidup bertujuan utama untuk?

a)

Menyembuhkan penyakit

b)

Menghilangkan faktor genetik

c)

Mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup

d)

Mengganti terapi medis

e)

Mengurangi kunjungan rumah sakit

28.

Edukasi pengolahan dan penyajian makanan yang aman bertujuan untuk mencegah?

a)

Penyakit degeneratif

b)

Penyakit akibat stres

c)

Infeksi saluran cerna

d)

Gangguan nutrisi

e)

Penyakit genetik

29.

Peran utama perawat dalam penerapan terapi komplementer berbasis gaya hidup adalah?

a)

Menentukan diagnosis medis

b)

Memberikan terapi farmakologis

c)

Edukasi dan motivasi perubahan perilaku

d)

Menentukan terapi alternatif

e)

Melakukan tindakan invasif

30.

Keberhasilan klien berhenti merokok setelah menjalani konseling berulang menunjukkan keberhasilan intervensi pada aspek?

a)

Kuratif

b)

Rehabilitatif

c)

Promotif dan preventif

d)

Paliatif

e)

Diagnostik

31.

Seorang klien perempuan usia 35 tahun dirawat dengan keluhan cemas berlebihan, sulit tidur, dan perasaan tidak tenang sejak didiagnosis penyakit kronis. Perawat merencanakan terapi spiritual sebagai bagian dari asuhan keperawatan. Tujuan utama pemberian terapi spiritual pada klien tersebut adalah?

a)

Menggantikan terapi farmakologis

b)

Menghilangkan penyakit fisik klien

c)

Menurunkan kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan psikologis

d)

Meningkatkan kepatuhan diet saja

e)

Mempercepat pemulangan pasien

32.

Seorang klien menyampaikan bahwa ia merasa lebih tenang setelah melakukan doa dan dzikir yang dibimbing oleh perawat. Kondisi ini menunjukkan bahwa terapi spiritual berfungsi untuk?

a)

Menekan respon imun

b)

Membangun kesadaran diri dan ketenangan batin

c)

Mengurangi kebutuhan nutrisi

d)

Menghilangkan stresor eksternal

e)

Mengubah keyakinan agama klien

33.

Seorang klien skizofrenia direncanakan mengikuti terapi spiritual. Namun, perawat menunda pelaksanaan terapi tersebut karena klien masih mengalami halusinasi berat dan emosi labil. Tindakan perawat ini sesuai dengan prinsip bahwa terapi spiritual pada klien psikotik diberikan apabila?

a)

Klien meminta sendiri

b)

Keluarga menyetujui terapi

c)

Gejala psikotik telah mereda dan emosi stabil

d)

Klien telah dirawat lebih dari satu minggu

e)

Terapi dilakukan secara massal

34.

Dalam terapi spiritual, klien dibimbing untuk memahami makna hidup, menyadari tanggung jawab pribadi, dan menemukan tujuan hidupnya. Jenis terapi spiritual yang dimaksud adalah?

a)

Teknik respon relaksasi

b)

Terapi dzikir

c)

Terapi doa

d)

Logoterapi (terapi makna hidup)

e)

Meditasi pernapasan

35.

Seorang klien non-muslim menjalani terapi spiritual dengan melakukan meditasi dan sembahyang sesuai keyakinannya. Tindakan perawat tersebut mencerminkan prinsip terapi spiritual yaitu?

a)

Menyeragamkan bentuk ibadah

b)

Mengarahkan klien pada agama tertentu

c)

Menghargai keyakinan dan spiritualitas klien

d)

Menghindari intervensi spiritual

e)

Mengutamakan aspek medis

36.

Setelah beberapa sesi terapi spiritual, klien menunjukkan peningkatan motivasi hidup, harga diri, dan hubungan sosial yang lebih baik. Hasil ini menunjukkan manfaat terapi spiritual dalam aspek?

a)

Fisiologis

b)

Biologis

c)

Psikososial dan spiritual

d)

Nutrisi

e)

Farmakologis

37.

Seorang klien rutin melakukan dzikir dan meditasi pernapasan setiap hari selama 30 menit. Klien menyatakan pikirannya lebih tenang dan tubuh terasa bertenaga. Efek terapi spiritual tersebut berkaitan dengan?

a)

Penurunan metabolisme

b)

Peningkatan kecemasan

c)

Aktivasi inner power dan keseimbangan jiwa-raga

d)

Penurunan fungsi kognitif

e)

Ketergantungan terapi

38.

Balita di Posyandu Seruni mengalami diare akibat susu formula. Salah satu tindakan keperawatan yang tepat dalam konteks terapi nutrisi adalah?

a)

Memberikan susu formula lain tanpa edukasi

b)

Memberikan antibiotik segera

c)

Memberikan edukasi gizi seimbang pada orang tua

d)

Melakukan terapi spiritual

e)

Menyuntikkan vitamin K

39.

Perawat mendampingi ibu-ibu di komunitas untuk belajar tentang gizi seimbang melalui program edukasi. Program ini termasuk dalam?

a)

Spiritual therapy

b)

Nutritional/medical therapy

c)

Psikoterapi kelompok

d)

Hipnoterapi

e)

Terapi bedah komunitas

40.

Balita di sebuah wilayah mengalami berat badan di garis kuning grafik KMS. Pendekatan terapi komplementer dan medis yang tepat adalah?

a)

Memberikan vitamin tanpa intervensi

b)

Mengajak bermain untuk mengurangi stres

c)

Konseling gizi dan edukasi pola makan sehat

d)

Menyuruh untuk tidur lebih awal

e)

Menghindari semua jenis makanan instan

41.

Seorang perawat komunitas sedang melakukan pengkajian di RT 05, Desa Sukamaju. Data hasil pengkajian menunjukkan bahwa 45% dari lansia (usia > 60 tahun) di RT tersebut menderita Hipertensi. Warga menyatakan bahwa mereka jarang mengunjungi Puskesmas terdekat karena jarak yang relatif jauh dan sulitnya fasilitas transportasi. Selain itu, mereka juga menyatakan belum pernah ada penyuluhan kesehatan yang diadakan oleh Puskesmas terkait penyakit Hipertensi.Apakah Diagnosis Keperawatan Komunitas yang paling tepat berdasarkan kasus di atas?

a)

Risiko peningkatan morbiditas Hipertensi berhubungan dengan ketidakdekuatan pelayanan kesehatan dan rendahnya pengetahuan tentang Hipertensi.

b)

Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan pada individu lansia berhubungan dengan ketidakmampuan menjangkau fasilitas kesehatan

c)

Koping komunitas tidak efektif berhubungan dengan kurangnya dukungan sosial

d)

Perilaku kesehatan cenderung berisiko berhubungan dengan pola hidup tidak sehat

e)

Defisit Kesehatan Komunitas berhubungan dengan ketidakadekuatan pelayanan kesehatan dan pengetahuan

42.

Seorang perawat komunitas sedang melakukan pengkajian di RT 05, Desa Sukamaju. Data hasil pengkajian menunjukkan bahwa 45% dari lansia (usia > 60 tahun) di RT tersebut menderita Hipertensi. Warga menyatakan bahwa mereka jarang mengunjungi Puskesmas terdekat karena jarak yang relatif jauh dan sulitnya fasilitas transportasi. Selain itu, mereka juga menyatakan belum pernah ada penyuluhan kesehatan yang diadakan oleh Puskesmas terkait penyakit Hipertensi. Apakah pencegah sekunder yang tepat untuk kasus diatas?

a)

Melakukan kunjungan rumah untuk memberikan obat antihipertensi gratis

b)

Mengadakan penyuluhan tentang diet rendah garam dan aktivitas fisik

c)

Melakukan skrining tekanan darah secara rutin (Posbindu) dan merujuk penderita baru

d)

Membentuk kelompok pendukung Hipertensi untuk saling berbagi pengalaman

e)

Mengadvokasi Puskesmas untuk menyediakan layanan antar-jemput bagi lansia

43.

Perawat komunitas melakukan pengkajian di suatu RW dan mendapatkan data bahwa 30% dari penduduk dewasa (usia 35-55 tahun) memiliki riwayat Diabetes Mellitus atau kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) > 200 mg/dL. Sebagian besar warga memiliki pekerjaan dengan tuntutan kerja fisik minimal (karyawan kantoran), dan mayoritas warga mengonsumsi makanan dan minuman manis setiap hari karena mudah diakses. Mereka mengetahui bahwa DM adalah penyakit kronis, namun tidak rutin kontrol ke fasilitas kesehatan, dan hanya mengandalkan obat herbal atau tradisional jika ada keluhan. Masalah keperawatan agregat utama yang tepat untuk kasus di atas adalah?

a)

Ketidakpatuhan terapi diet dan pengobatan

b)

Perilaku kesehatan cenderung berisiko (DM) berhubungan dengan ketidakmampuan mengontrol faktor risiko dan minimnya kontrol kesehatan.

c)

Risiko komplikasi berhubungan dengan penyakit kronis yang tidak terkontrol

d)

Kurang pengetahuan komunitas tentang penanganan DM

e)

Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan keluarga

44.

Perawat komunitas melakukan pengkajian di suatu RW dan mendapatkan data bahwa 30% dari penduduk dewasa (usia 35-55 tahun) memiliki riwayat Diabetes Mellitus atau kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) > 200 mg/dL. Sebagian besar warga memiliki pekerjaan dengan tuntutan kerja fisik minimal (karyawan kantoran), dan mayoritas warga mengonsumsi makanan dan minuman manis setiap hari karena mudah diakses. Mereka mengetahui bahwa DM adalah penyakit kronis, namun tidak rutin kontrol ke fasilitas kesehatan, dan hanya mengandalkan obat herbal atau tradisional jika ada keluhan. Jika perawat ingin meningkatkan keterampilan manajerial diri (self-management) pada agregat tersebut, intervensi yang paling relevan adalah?

a)

Pembentukan 'Kelompok Warga Peduli DM' (Pokja DM) untuk mengelola Posbindu dan edukasi sebaya (Peer Education)

b)

Memberikan leaflet tentang tanda dan gejala hipoglikemia

c)

Mengadvokasi kepala desa untuk membuat peraturan dilarang menjual minuman manis

d)

Melakukan pemeriksaan GDS massal setiap bulan

e)

Melakukan kunjungan rumah untuk mengecek kepatuhan minum obat

45.

Perawat Puskesmas melakukan pengkajian disebuah desa, hasilnya ditemukan peningkatan TB-Paru sebesar 20 kasus. warga merasakan adanya gejala penyakit seperti batuk lama dan berdahak. 50% KK memiliki kebiasaan membuka jendela sehingga rumah pencahayaan gelap dan ventilasi kurang. Data lain menunjukkan sebanyak 10 % penderita mengalami putus obat. Apa diagnosis keperawatan komunitas yang tepat pada kasus tersebut

a)

Defisiensi kesehatan

b)

Penurunan derajat kesehatan

c)

Perilaku kesehatan cenderung berisiko

d)

Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan

e)

Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan

46.

Perawat komunitas datang ke sebuah wilayah untuk melakukan pengkajian, didapatkan 45% masyarakat mengalami nyeri sendi. Hasil pemeriksaan darah didapatkan kadar asam urat tinggi. Masyarakat setempat mengatakan sudah pernah berobat, sudah dianjurkan minum obat setiap hari, dan menjauhi makanan pantangan untuk asam urat, namun tidak dilakukan. Warga minum obat jika nyeri berat saja. Apakah masalah keperawatan yang tepat untuk kasus di atas?

a)

Perilaku kesehatan cenderung beresiko

b)

Defisit pengetahuan tentang penyakit

c)

Pemeliharaan kesehatan tidak efektif

d)

Manajemen kesehatan tidak efektif

e)

Ketidakpatuhan

47.

Hasil pengkajian di sebuah Kelurahan didapatkan data peningkatan 20% kasus baru penyakit menular TBC, 50% menunjukkan adanya gejala penyakit yang sama, 75% keluarga prasejahtera, 50% keluarga bekerja sebagai buruh, dan hampir semua penderita tidak mau periksa ke fasilitas kesehatan dengan alasan tidak mau meninggalkan pekerjaan. Apakah masalah keperawatan komunitas pada kasus di atas?

a)

Kesiapan peningkatan manajemen kesehatan

b)

Perilaku kesehatan cenderung beresiko

c)

Pemeliharaan kesehatan tidak efektif

d)

Manajemen kesehatan tidak efektif

e)

Defisiensi kesehatan komunitas

48.

Seorang perawat komunitas berkunjung ke rumah pasien TBC. yang putus obat. Hasil kunjungan pasien mengatakan tidak bisa ke puskesmas untuk mengambil obat dikarenakan tidak ada anggota keluarga yang bisa mengantar pasien ke Puskesmas ataupun membantu mengambil obat. Apakah masalah keperawatan yang tepat untuk kasus di atas?

a)

Kesiapan peningkatan manajemen kesehatan

b)

Perilaku kesehatan cenderung beresiko

c)

Pemeliharaan kesehatan tidak efektif

d)

Manajemen kesehatan tidak efektif

e)

Defisiensi kesehatan komunitas

49.

Seorang perawat komunitas sedang melakukan kunjungan di sebuah rumah yang ditempati oleh sepasang suami istri yang masing-masing berusia 58 dan 50 tahun. Diketahui bahwa suami mengalami hipertensi. Saat pengkajian didapatkan data bahwa pasien mengkonsumsi obat amplodipinE. Obat tersebut diminum hanya jika pasien merasa pusing atau setelah makan makanan yang memicu berulangnya hipertensi. Apa yang seharusnya dilakukan perawat pada keluarga tersebut?

a)

Rujuk Ke puskesmas terdekat

b)

Kaji tingkat pengetahuan pasien

c)

Berikan larangan meminum obat tersebut

d)

Berikan informasi mengenai larangan makan daging

e)

Berikan informasi mengenai pentingnya minum obat setiap hari

50.

Berdasarkan hasil survey di sebuah desa didapatkan 20% masyarakat memiliki riwayat hipertensi, 50% masyarakat memiliki kebiasaan memakan makanan yang bersantan dan asin, 20% perokok aktif. Apakah intervensi yang tepat bagi masyarakat tersebut?

a)

Manajemen lingkungan

b)

Melakukan kontrol tekanan darah secara berkala

c)

Memberikan pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi

d)

Memberikan pendidikan kesehatan tentang pengobatan yang dianjurkan

e)

Memberikan pendidikan kesehatan tentang aktifitas fisik yang disarankan

51.

Peran utama perawat dalam terapi komplementer adalah?

a)

Menentukan diagnosa medis pasien

b)

Memberikan pengobatan kimia secara langsung

c)

Mendukung dan memfasilitasi penggunaan terapi komplementer yang aman dan efektif

d)

Menggantikan peran dokter dalam memberikan terapi

e)

Melakukan operasi kecil pada pasien

52.

Salah satu tanggung jawab perawat dalam terapi komplementer adalah?

a)

Menyediakan informasi yang akurat mengenai terapi komplementer kepada pasien

b)

Menolak semua bentuk terapi non-medis

c)

Menentukan dosis obat herbal tanpa konsultasi dokter

d)

Mengabaikan keluhan pasien yang memilih terapi alternatif

e)

Memaksa pasien untuk menggunakan terapi konvensional saja

53.

Dalam mendukung terapi komplementer, perawat harus terlebih dahulu?

a)

Mengabaikan riwayat kesehatan pasien

b)

Melakukan asesmen kebutuhan dan kondisi pasien secara menyeluruh

c)

Memberikan terapi tanpa persetujuan pasien

d)

Mengganti terapi medis utama dengan terapi komplementer

e)

Menghindari komunikasi dengan tim medis lainnya

54.

Contoh terapi komplementer yang dapat didukung oleh perawat adalah?

a)

Pembedahan jantung

b)

Akupresur dan relaksasi

c)

Pemberian antibiotik intravena

d)

Radioterapi

e)

Transfusi darah

55.

Mengapa penting bagi perawat untuk memahami terapi komplementer?

a)

Agar dapat menggantikan dokter dalam pengobatan

b)

Untuk memastikan bahwa terapi tersebut tidak membahayakan pasien dan sesuai dengan kondisi medisnya

c)

Supaya dapat melarang pasien menggunakan terapi komplementer

d)

Agar dapat menjual produk terapi komplementer kepada pasien

e)

Karena terapi komplementer selalu lebih efektif daripada terapi medis

56.

Terapi komplementer yang sering digunakan untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan relaksasi adalah?

a)

Pemberian antibiotik

b)

Akupunktur

c)

Operasi bedah

d)

Radioterapi

e)

Kemoterapi

57.

Mobilisasi dalam konteks fisioterapi bertujuan untuk?

a)

Menghilangkan infeksi

b)

Meningkatkan pergerakan sendi dan jaringan lunak

c)

Menurunkan tekanan darah

d)

Mengurangi kadar gula darah

e)

Meningkatkan produksi sel darah merah

58.

Range of Motion (ROM) adalah?

a)

Jumlah kalori yang dibakar saat berolahraga

b)

Rentang gerak maksimal suatu sendi

c)

Kecepatan berjalan seseorang

d)

Tekanan darah saat istirahat

e)

Kadar oksigen dalam darah

59.

Salah satu tujuan utama ambulasi pada pasien pasca operasi adalah?

a)

Mencegah trombosis vena dalam (DVT)

b)

Meningkatkan kadar gula darah

c)

Mengurangi nafsu makan

d)

Menurunkan suhu tubuh

e)

Mengurangi produksi urin

60.

Berikut ini yang termasuk jenis-jenis Range of Motion (ROM) adalah, kecuali?

a)

ROM aktif

b)

ROM pasif

c)

ROM resistif

d)

ROM statis

e)

ROM dinamis