wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

lat soal psikososial

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Tujuan utama intervensi psikososial menurut WHO (1996) adalah…

a)

Mengembalikan fungsi intelektual secara penuh

b)

Memfasilitasi individu mencapai kemandirian optimal di komunitas

c)

Menghilangkan ketergantungan obat

d)

Mengurangi semua gejala positif sepenuhnya

2.

Konsep recovery menurut SAMHSA (2004) menekankan bahwa pemulihan adalah…

a)

Proses medis linear yang diarahkan tenaga profesional

b)

Proses penyembuhan dan transformasi yang memungkinkan hidup bermakna

c)

Tahapan perawatan berurutan yang bersifat standar

d)

Proses eliminasi gejala secara total

3.

Intervensi psikososial efektif dilakukan untuk…

a)

Mengurangi gejala positif saja

b)

Meningkatkan kompetensi sosial, fungsi okupasi, dan coping

c)

Menghilangkan kebutuhan dukungan keluarga

d)

Menggantikan terapi medis

4.

Menurunkan stigma dan diskriminasi terhadap ODGJ termasuk dalam…

a)

Tujuan edukasi keluarga

b)

Dukungan sosial komunitas

c)

Upaya pemberdayaan konsumen

d)

Fungsi vokasional

5.

Daftar “8 area psikososial yang dinilai” TIDAK mencakup…

a)

Perumahan

b)

Keuangan

c)

Hubungan sosial

d)

Hobi personal

6.

Dalam “8 area penilaian”, aspek yang menilai kemampuan ADL termasuk…

a)

Basic living skills

b)

Vokasional

c)

Legal resources

d)

Financial resources

7.

Psikoedukasi bertujuan terutama untuk…

a)

Meningkatkan motivasi kerja

b)

Meningkatkan kepatuhan berobat

c)

Menghilangkan kebutuhan follow-up

d)

Mengatasi gejala negatif secara langsung

8.

Intervensi keluarga memiliki evidence level…

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

9.

Pelatihan keterampilan sosial bermanfaat terutama bagi ODGJ yang…

a)

Kesulitan mengambil obat

b)

Mengalami kecemasan dan hambatan interaksi

c)

Memiliki riwayat kriminalitas

d)

Tidak ingin bekerja

10.

Intervensi vokasional penting karena…

a)

Pekerjaan meningkatkan status ekonomi saja

b)

Aktivitas kerja dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup

c)

Mengurangi kebutuhan pengobatan

d)

Membantu mengeliminasi gejala positif

11.

Remediasi kognitif terutama ditujukan untuk…

a)

Meningkatkan kemandirian finansial

b)

Memperbaiki fungsi kognitif ODGJ

c)

Menghapus gejala positif

d)

Menurunkan kebutuhan dukungan sosial

12.

Fase akut skizofrenia membutuhkan lingkungan dengan…

a)

Stimulasi tinggi agar pasien adaptif

b)

Stresor dan stimulus minimal

c)

Interaksi sosial intens

d)

Latihan kognitif terus menerus

13.

Pada fase akut, komunikasi dengan pasien harus…

a)

Bersifat abstrak

b)

Kompleks

c)

Sederhana dan edukatif

d)

Minim informasi

14.

Tujuan fase stabilisasi adalah…

a)

Mengurangi kebutuhan keluarga

b)

Meningkatkan kemampuan pasien mengelola gejala

c)

Menghapus ketergantungan obat

d)

Menghindari aktivitas ADL

15.

Pada fase stabil, intervensi perilaku bertujuan…

a)

Mengabaikan rutinitas ADL

b)

Melatih pasien mengenali dan merespons gejala

c)

Membatasi aktivitas pasien

d)

Menghentikan terapi medis

16.

Pada fase pemeliharaan, fokus utama adalah…

a)

Mengisolasi pasien

b)

Mempersiapkan pasien kembali bermasyarakat

c)

Mengurangi seluruh aktivitas fisik

d)

Menghentikan pengobatan

17.

Menangani gejala prodromal pada fase pemeliharaan penting untuk…

a)

Menambah gejala

b)

Mengurangi risiko relaps

c)

Meningkatkan ketergantungan

d)

Menghilangkan obat

18.

Keluarga berperan penting pada semua fase karena…

a)

Menentukan dosis obat

b)

Memantau gejala dan mendukung coping pasien

c)

Menilai fungsi mental pasien

d)

Menggantikan tenaga kesehatan

19.

CBT bermanfaat terutama bagi pasien yang…

a)

Tidak pernah memiliki gejala positif

b)

Menolak interaksi sosial

c)

Masih memiliki resistensi terhadap terapi

d)

Tidak membutuhkan edukasi

20.

Dukungan kelompok sebaya memberi manfaat karena…

a)

Memberikan peran model dan berbagi pengalaman

b)

Menggantikan peran keluarga

c)

Mengurangi kebutuhan obat

d)

Meningkatkan isolasi sosial

21.

Salah satu tujuan integrasi medis–psikososial adalah…

a)

Mengganti seluruh intervensi biologis

b)

Menjadikan terapi lebih komprehensif dan berkesinambungan

c)

Menghindari keterlibatan keluarga

d)

Mengurangi kebutuhan follow-up

22.

Intervensi psikososial membantu menurunkan gejala negatif karena…

a)

Memaksa pasien tetap aktif

b)

Memberikan stimulus yang tepat pada fungsi sosial

c)

Menghilangkan sifat introvert pasien

d)

Mengurangi ketergantungan pada terapi medis

23.

Salah satu aspek “vokasional” dalam penilaian adalah…

a)

Motivasi pasien terhadap kegiatan produktif

b)

Kemampuan menilai stok obat

c)

Dukungan terhadap perilaku tidak adaptif

d)

Mengatur keuangan keluarga

24.

Dalam fase stabilisasi, kemampuan ADL perlu dilatih karena…

a)

Menurunkan aktivitas berdampak buruk

b)

Meningkatkan kepercayaan diri dan fungsi sosial

c)

Menghilangkan kebutuhan intervensi lain

d)

Mengurangi interaksi keluarga

25.

Remediasi kognitif sangat dianjurkan pada fase…

a)

Akut

b)

Stabilisasi

c)

Pemeliharaan

d)

Semua fase

26.

Intervensi psikososial yang paling membantu mengurangi relaps adalah…

a)

Terapi vokasional

b)

Intervensi keluarga + psikoedukasi

c)

Dukungan sebaya

d)

Remediasi kognitif

27.

Mekanisme utama psikoedukasi adalah…

a)

Melatih pasien menghindari keluarga

b)

Membantu memahami penyakit dan meningkatkan kepatuhan

c)

Mengurangi jumlah obat

d)

Mempercepat fase akut

28.

Kesuksesan penatalaksanaan psikososial bergantung pada…

a)

Model intervensi yang tersegmentasi

b)

Kolaborasi antar profesi dan keluarga

c)

Penggunaan obat jangka panjang

d)

Isolasi pasien

29.

“Dukungan sosial” dalam modul mencakup…

a)

Membangun jaringan sosial dan aktivitas waktu luang

b)

Menghindari interaksi publik

c)

Membatasi kegiatan komunitas

d)

Memutus hubungan keluarga

30.

Tujuan akhir dari pendekatan psikososial adalah…

a)

Menjadikan pasien tidak membutuhkan komunitas

b)

Mengoptimalkan fungsi dan kualitas hidup ODGJ

c)

Menghilangkan peran keluarga

d)

Mengurangi aktivitas pasien

31.

Seorang pasien skizofrenia relaps karena berhenti minum obat setelah merasa “sudah sehat”. Intervensi psikososial paling tepat untuk mencegah kejadian serupa adalah…

a)

Remediasi kognitif

b)

Psikoedukasi berfokus pada pentingnya terapi jangka panjang

c)

Pelatihan keterampilan vokasional

d)

Terapi okupasi

32.

Ketika intervensi psikososial disebut “evidence-based”, artinya…

a)

Selalu lebih penting daripada obat

b)

Berdasarkan penelitian yang menunjukkan efektivitas yang konsisten

c)

Bergantung pada pengalaman pribadi terapis

d)

Hanya efektif pada fase akut

33.

Pasien sulit menyaring informasi, mudah terdisraksi, dan lambat memproses instruksi sederhana. Intervensi yang paling sesuai adalah…

a)

Kelompok dukungan sebaya

b)

Remediasi kognitif

c)

CBT

d)

Pelatihan vokasional

34.

Tujuan utama intervensi keluarga dalam skizofrenia adalah…

a)

Memberikan kontrol penuh kepada keluarga dalam pengobatan

b)

Mengurangi expressed emotion dan meningkatkan dukungan

c)

Mencegah pasien hidup mandiri

d)

Mengganti peran tenaga kesehatan

35.

Salah satu alasan intervensi psikososial penting diberikan bersamaan dengan obat adalah karena…

a)

Obat tidak berpengaruh pada gejala positif

b)

Obat hanya bekerja pada fase akut, bukan pemeliharaan

c)

Obat tidak menangani aspek sosial, kognitif, dan perilaku

d)

Obat dapat digantikan sepenuhnya oleh terapi psikososial

36.

Pasien menunjukkan perilaku menarik diri sosial. Intervensi paling efektif untuk meningkatkan kemampuan interaksi adalah…

a)

CBT individual

b)

Pelatihan keterampilan sosial

c)

Remediasi kognitif

d)

Psikoedukasi keluarga

37.

Program vokasional yang baik harus mempertimbangkan…

a)

Tingkat pendidikan formal pasien

b)

Minat, kemampuan fungsional, dan dukungan lingkungan

c)

Hanya kondisi fisik

d)

Hanya rekomendasi dari keluarga

38.

Dalam fase akut, alasan komunikasi harus sederhana adalah karena pasien…

a)

Lebih sensitif terhadap pesan emosional

b)

Tidak suka berkomunikasi panjang

c)

Rentan mengalami overload stimulus

d)

Tidak perlu banyak informasi

39.

Mengurangi stresor lingkungan pada fase akut bertujuan untuk…

a)

Menurunkan kebutuhan obat

b)

Mencegah munculnya gejala negatif

c)

Menstabilkan kondisi mental yang sangat labil

d)

Mencegah pasien tidur berlebihan

40.

Pasien pada fase stabil perlu belajar mengenali tanda peringatan relaps karena…

a)

Tidak ada tanda biologis yang dapat diukur

b)

Gejala relaps sering muncul dengan perubahan perilaku halus

c)

Tenaga kesehatan sulit mengamati pasien

d)

Obat tidak efektif pada relaps

41.

Intervensi psikososial dianggap berhasil jika…

a)

Pasien tidak lagi membutuhkan obat

b)

Pasien dapat berfungsi optimal sesuai kapasitasnya

c)

Pasien tidak pernah mengalami relaps

d)

Pasien tidak membutuhkan keluarga

42.

Dalam penilaian psikososial, aspek “legal resources” terutama relevan untuk pasien dengan…

a)

Kesulitan mematuhi rutinitas

b)

Riwayat konflik hukum atau perlunya perlindungan hukum

c)

Motivasi rendah bekerja

d)

Riwayat trauma masa kecil

43.

Pelatihan ADL dan IADL lebih tepat diberikan pada fase…

a)

Akut

b)

Stabilisasi atau awal pemeliharaan

c)

Terminal

d)

Prodromal

44.

Terapi kelompok dapat membantu pasien karena…

a)

Memberikan umpan balik dari sesama pasien

b)

Selalu lebih efektif daripada terapi individual

c)

Mengurangi kebutuhan kontrol obat

d)

Menghilangkan gejala kognitif

45.

Pasien yang sering lupa jadwal obat, lupa janji kontrol, dan mengalami disorganisasi aktivitas sehari-hari paling diuntungkan dari…

a)

CBT

b)

Remediasi kognitif

c)

Latihan keterampilan hidup dasar

d)

Terapi elektrokonvulsif

46.

Keluarga dengan tingkat expressed emotion tinggi cenderung…

a)

Mendukung recovery lebih cepat

b)

Menjadi faktor risiko relaps

c)

Mempercepat respon obat

d)

Mengurangi kebutuhan intervensi psikososial

47.

Dalam psikoedukasi, penekanan pada “penyakit kronis yang dapat kambuh” penting karena…

a)

Membuat keluarga tidak berharap

b)

Meningkatkan kewaspadaan tanpa menyalahkan pasien

c)

Mengurangi peran tenaga kesehatan

d)

Menghindari follow-up

48.

Pasien dapat mengikuti program vokasional jika…

a)

Gejala positifnya masih sangat aktif

b)

Sudah stabil, dapat mengikuti instruksi, dan mampu beradaptasi

c)

Baru keluar dari fase akut

d)

Tidak memiliki dukungan keluarga

49.

CBT untuk skizofrenia terutama efektif untuk…

a)

Menghilangkan halusinasi secara instan

b)

Mengurangi distress terhadap gejala dan memperbaiki coping

c)

Menghapus semua keyakinan delusional

d)

Menggantikan semua intervensi lain

50.

Salah satu indikator pasien siap ke fase pemeliharaan adalah…

a)

Gejala positif masih dominan

b)

Sudah stabil, memahami obat, dan mampu berfungsi lebih mandiri

c)

Perilaku agresif meningkat

d)

Pasien menolak berinteraksi

51.

Ketika pasien mulai berinteraksi negatif dengan lingkungan kerja, terapis vokasional harus…

a)

Menghentikan semua aktivitas

b)

Menilai ulang kecocokan pekerjaan dan kebutuhan dukungan

c)

Memindahkan pasien ke pekerjaan lain tanpa evaluasi

d)

Mengalihkan ke posyandu lansia

52.

Intervensi psikososial mengurangi beban keluarga terutama karena…

a)

Menggantikan keluarga sepenuhnya

b)

Memberikan pemahaman, keterampilan menghadapi gejala, dan dukungan emosi

c)

Mengurangi frekuensi relaps secara total

d)

Menghilangkan kewajiban minum obat

53.

Pasien yang tampak stabil tapi memiliki stresor sosial besar (kemiskinan, konflik keluarga, isolasi) membutuhkan…

a)

Terapi okupasi saja

b)

Integrasi intervensi medis dan sosial

c)

Hanya meningkatkan dosis obat

d)

Pengawasan ketat tanpa terapi

54.

Dalam penilaian psikososial, “perumahan” menjadi penting karena…

a)

Pasien harus tinggal sendiri

b)

Lingkungan yang tidak aman dapat memicu gejala atau relaps

c)

Rumah menentukan efektivitas obat

d)

Rumah menghilangkan kebutuhan intervensi

55.

Program dukungan sebaya membantu terutama karena…

a)

Menggantikan peran tenaga medis

b)

Memotivasi melalui model yang pernah mengalami kondisi serupa

c)

Menurunkan kebutuhan rawat inap total

d)

Menghapus gejala halusinasi

56.

Pada pasien dengan gejala negatif dominan, intervensi paling penting adalah…

a)

Meningkatkan rangsangan sosial bertahap

b)

Memberikan instruksi kompleks

c)

Mengisolasi pasien agar lebih tenang

57.

Remediasi kognitif berbeda dari pelatihan sosial karena fokus remediasi adalah…

a)

Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah sosial

b)

Memperbaiki fungsi-fungsi kognitif dasar

c)

Meningkatkan keterampilan kerja

d)

Mengubah pola pikir irasional

58.

Pasien membutuhkan latihan ADL jika…

a)

Tidak memahami cara mengelola kegiatan harian secara mandiri

b)

Hanya mengalami gangguan kognitif ringan

c)

Hanya mengalami delusi

d)

Sudah mandiri sepenuhnya

59.

Indikator keberhasilan intervensi psikoedukasi keluarga adalah…

a)

Keluarga mengetahui seluruh jenis obat

b)

Keluarga mampu merespons gejala dengan cara adaptif dan tidak menyalahkan pasien

c)

Keluarga berhenti menghubungi tenaga medis

d)

Pasien tidak perlu tindak lanjut

60.

Pasien cenderung menarik diri dan kehilangan minat. Intervensi yang paling komprehensif adalah…

a)

Remediasi kognitif saja

b)

Pelatihan sosial + aktivasi perilaku

c)

Peningkatan dosis obat tanpa terapi lain

d)

Mengalihkan pasien ke fasilitas jangka panjang