wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Formulasi Sediaan Steril

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Seorang staf bagian teknik akan menentukan proses penyaringan raw water menggunakan multimedia filter. apakah fungsi dari multimedia filter tersebut?

a)

Menghilangkan pyrogen

b)

Menghilangkan kesadahan air

c)

Menghilangkan partikel organik

d)

Menghilangkan mineral

e)

Menghilangkan chlorine atau H2O2

2.

Telah dilakukan identifikasi hasil pengolahan air tahap pertama yang telah melewati proses reserve osmosis. Apakah parameter yang diperiksa ?

a)

Nitrogen, fosfor, dan amonia

b)

Warna, bau, dan rasa saja

c)

Magnesium, kalsium, silika, besi, dan TOC

d)

Suhu, tekanan udara, dan kelembaban

e)

Minyak dan lemak, BOD, dan COD

3.

Akan dilakukan sterilisasi panas basah pada scale-up infus NaCl dengan autoklaf. Apakah prinsip sterilisasi tersebut?

a)

Oksidasi sel mikroba

b)

Koagulasi sel mikroba

c)

Permeasi sel mikroba

d)

Lipolisis sel mikroba

e)

Gangguan DNA mikoba

4.

Bagian Quality Assurance akan menentukan air yang digunakan untuk pencucian tahap 1 pada vial injeksi vitamin B6. Apakah jenis air yang dimaksud?

a)

Drinking water

b)

Water For Injection

c)

Purified water

d)

Highly purified water

e)

Aquadestilata

5.

Akan dilakukan proses pencampuran injeksi amiodaron. Pelarut yang akan digunakan adalah WFI. Apakah syarat WFI yang dapat digunakan?

a)

Harus dilakukan pengecekan setiap 12 jam

b)

Harus dilakukan looping selama 24 jam

c)

Harus ditampung pada tangki maksimal 24 jam

d)

Harus ditampung pada tangki maksimal 12 jam

e)

Harus dilakukan destilasi setiap 24 jam

6.

seorang praktikan akan melakukan pengecekan partikel asing pada sediaan injeksi ketoprofen. Bagaimanakah metode pengamatan yang dimaksud?

a)

Pemeriksaan di bawah lampu UV

b)

Pemeriksaan di bawah latar hitam-putih

c)

Pemeriksaan dengan lampu D65

d)

Pemeriksaan dengan larutan biftalate

e)

Pemeriksaan dengan menggunakan vakum

7.

Akan dilakukan validasi sterilisasi dengan penyinaran gamma. bagaimana prinsip sterilisasi tersebut?

a)

Oksidasi sel mikroba

b)

Koagulasi sel mikroba

c)

Permeasi sel mikroba

d)

Lipolisis sel mikroba

e)

Gangguan DNA mikroba

8.

Akan dilakukan pengecekan kebocoran ampul pada sediaan injeksi ketoprofen. Bagaimanakah metode pengamatan yang dimaksud?

a)

Pemeriksaan di bawah sinar lampu UV

b)

Pemeriksaan di bawah latar hitam-putih

c)

Pemeriksaan dengan lampu D65

d)

Pemeriksanaan dengan larutan biftalate

e)

Pemeriksaan dengan menggunakan vakum

9.

Bagian quality control akan melakukan uji sterilitas vitamin B6. Setelah melakukan pengujian, peralatan laboratorium harus dilakukan pencucian. Jenis air apakah yang digunakan untuk keguatan tersebut?

a)

Drinking water

b)

Water for injection

c)

Purified water

d)

Highly purified water

e)

Aquadestilata

10.

Telah dilakukan uji mikrobiologi dengan menggunakan LAL tset pada injeksi metamizol sodium yang menjadi produk rutin industri farmasi. Hasil pengujian bahwa terdapat clot pada dasar tabung yang utuh pada sampel. Jenis LAL test apakah yang dilakukan tersebut?

a)

Gel bekuan

b)

Kekeruhan

c)

Chromogenic

d)

Endpoint

e)

Kinetic

11.

Suatu industri akan melakukan pembuatan injeksi kering sefaleksin. Injeksi tersebut akan dilengakpi dengan pelarut sehingga siap direkonstitusi ketika akan digunakan. Pelarut apakah yang harus digunakan?

a)

Drinking water

b)

Water for injection

c)

Purified water

d)

Highly purified water

e)

Aquadestilata

12.

Suatu industri telah menggunakan sodium metabisulfit pada proses penyaringan raw water. apakah fungsi zat tersebut?

a)

Menghilangkan pyrogen

b)

Menghilangkan kesadahan air

c)

Menghilangkan pertikel organik

d)

Menghilangkan mineral

e)

Menghilangkan chlorine

13.

Akan dilakukan pengujian pada sediaan emulsi steril yaitu kemampuan injeksi tersebut untuk ditarik dari wadahnya. Apakah pengujian yang dimaksud?

a)

Injectability

b)

Syringability

c)

Viscosity

d)

Redispersibility

e)

Viability

14.

Akan dilakukan uji kebocoran pada wadah ampul injeksi aminofilin dan uji akan menggunakan metilen blue. Apakah jenis uji yang dimaksud?

a)

Dye Bath Test

b)

Bubble Test

c)

Pull Test

d)

LAL test

e)

Coagulation test

15.

Proses sterilisasi panas biasanya terdiri dari tiga fase, yaitu...

a)

Pencucian, pengisian, pengemasan

b)

Pemanasan, penahanan, pendinginan

c)

Pemanasan, pelabelan, penyimpanan

d)

Filtrasi, aseptis, pengemasan

e)

Pendinginan, pemanasan, pengemasan

16.

Gaseous sterilization dilakukan apabila....

a)

Produk tidak tahan panas

b)

Produk tahan asam

c)

Produk berbentuk padat

d)

Produk tidak berair

e)

Produk cair

17.

Apabila ediaan obat tidak tahan panas dan tidak dapat disterilisasi dengan radiasi ion, tetapi dapat difiltrasi, maka metode sterilisasi yang digunakan adalah …

a)

Sterilisasi panas kering

b)

Sterilisasi radiasi ion

c)

Sterilisasi uap

d)

Filtrasi steril dan teknik aseptik

e)

Pre-sterilisasi tiap komponen

18.

Formulasi injeksi lemak memerlukan metode sterilisasi khusus karena bahan tidak tahan panas dan tidak dapat disaring. Metode paling tepat adalah....

a)

Sterilisasi uap air

b)

Sterilisasi panas kering

c)

Sterilisasi gas etilen oksida

d)

Radiasi gamma

e)

Filtrasi membran 0,22 µm

19.

Suatu larutan obat injeksi tidak dapat disterilisasi dengan autoklaf karena mengandung protein sensitif panas. Metode terbaik untuk menjamin sterilitasnya adalah

a)

Filtrasi membran steril di bawah LAF

b)

Pemanasan di oven 200°C

c)

Penambahan formaldehida

d)

Radiasi UV

e)

Penggunaan gas ozon

20.

Ruang steril dikategorikan berdasarkan tingkat kebersihan udara. Zona paling kritis tempat pengisian aseptik dilakukan disebut....

a)

Grade A

b)

Grade B

c)

Grade C

d)

Grade D

e)

Grade E

21.

Fungsi utama HEPA filter dalam sistem ventilasi ruang steril adalah

a)

Menjaga kelembaban udara

b)

Menurunkan suhu ruangan

c)

Menyaring partikel dan mikroorganisme dari udara masuk

d)

Menetralkan bau bahan kimia

e)

Mengatur tekanan udara dalam ruangan

22.

Pada uji pirogen menggunakan kelinci, suhu tubuh antar kelinci tidak boleh berbeda lebih dari....

a)

0,1°C

b)

0,5°C

c)

1,0°C

d)

1,5°C

e)

2,0°C

23.

Sterilisasi panas kering biasanya dilakukan pada suhu....

a)

121°C selama 15 menit

b)

140°C selama 30 menit

c)

160°C selama 1 jam

d)

180°C selama 15 menit

e)

200°C selama 1 jam

24.

Fase penahanan (holding time) dalam sterilisasi panas lembab bertujuan untuk.....

a)

Meningkatkan tekanan uap

b)

Menjamin semua mikroba mati pada suhu optimal

c)

Mendinginkan alat sterilisasi

d)

Mempercepat penguapan air

e)

Menghilangkan oksigen dalam chamber

25.

Sterilisasi dengan sinar ultraviolet (UV) efektif untuk....

a)

Mensterilkan bahan dalam kemasan tertutup

b)

Mensterilkan udara dan permukaan ruangan

c)

Mensterilkan sediaan injeksi

d)

Mensterilkan alat gelas

e)

Mensterilkan larutan injeksi

26.

Sediaan yang tidak bisa disterilkan dalam wadah akhirnya (final container) harus dibuat dengan cara....

a)

Pemanasan langsung

b)

Proses aseptik di ruang Grade A

c)

Disterilkan ulang setelah pengemasan

d)

Diradiasi dengan sinar UV

e)

Dicampur preservatif

27.

Prinsip kerja reverse osmosis (RO) dalam pengolahan air steril adalah...

a)

Menyaring partikel dengan ukuran besar

b)

Menurunkan 95% total dissolved solids (TDS)

c)

Menyaring mikroba dengan filter 1 mikron

d)

Menghilangkan pirogen dengan pemanasan

e)

Menambahkan gas nitrogen ke dalam air

28.

Keunggulan sistem EDI dibanding sistem ion exchange konvensional adalah

a)

Tidak membutuhkan listrik

b)

Proses regenerasi dilakukan manual

c)

Dapat bekerja terus menerus tanpa regenerasi

d)

Memerlukan bahan kimia tambahan

e)

Tidak menghasilkan air murni

29.

Batas maksimum total karbon organik (TOC) dalam air untuk injeksi menurut BPOM adalah....

a)

0,05 mg/L

b)

0,5 mg/L

c)

2,5 mg/L

d)

5 mg/L

e)

10 mg/L

30.

Air untuk injeksi yang telah dibuka hanya dapat digunakan dalam waktu....

a)

6 jam

b)

12 jam

c)

24 jam

d)

48 jam

e)

72 jam

31.

Sistem pengolahan air farmasi wajib dilengkapi dengan CIP (Cleaning in Place) dan looping system dengan tujuan....

a)

Menambah tekanan air steril

b)

Menjamin air tetap steril dan tidak stagnan

c)

Mengatur suhu air tetap dingin

d)

Menambah kadar oksigen dalam air

e)

Menurunkan pH air

32.

Electro De-Ionization (EDI) merupakan teknologi pemurnian air yang menggabungkan....

a)

Resin penukar ion dan arus listrik searah

b)

Karbon aktif dan filtrasi

c)

Sinar UV dan osmosis balik

d)

Destilasi dan dehumidifikasi

e)

Saringan pasir dan pendingin

33.

Ukuran pori membran pada sistem reverse osmosis sekitar

a)

1 mikron

b)

0,45 mikron

c)

0,22 mikron

d)

0,0001 mikron

e)

10 mikron

34.

Air yang digunakan dalam proses pencucian ruang bersih dan peralatan aseptik harus memiliki mutu

a)

Drinking water

b)

Purified water

c)

Water for injection

d)

Highly purified water

e)

Aquadestilata

35.

Sediaan steril akan gagal uji pirogenitas jika air yang digunakan mengandung....

a)

Ion logam berat

b)

Partikel padat

c)

Endotoksin bakteri

d)

Sisa resin anionik

e)

Garam magnesium

36.

Seorang farmasi sedang meneliti produk baru injeksi diazepam. untuk keperluan penelitiannya ia memerlukan alat gelas, vial, penutup karet. metode sterilisasi apa yang efektif untuk material-material tersebut?

a)

Filtrasi

b)

Gas

c)

Kimia

d)

Panas basah

e)

Panas kering

37.

Terdapat suatu sediaan yang sedang dikembangkan yaitu sediaan injeksi insulin yang mengandung insulin aspart 100 IU. Metode sterilisasi yang paling tepat digunakan dalam pembuatan sediaan tersebut?

a)

Pemanasan dengan oven suhu 170°C

b)

Filtrasi membran

c)

Penyemprotan dengan gas etilen oksida

d)

Radiasi sinar UV

e)

Pemanasan dengan autoklaf suhu 120°C selama 15 menit

38.

Suatu industri farmasi ingin membuat sediaan injeksi streptomisin dengan pelarut water for injection (WFI) sesuai dengan persyaratan CPOB. Pengolahan air dilakukan dengan teknik teknik looping.
Berapakah suhu minimum yang digunakan pada proses pengolahan air di industri tersebut...

a)

Di atas 50°C

b)

Di atas 60°C

c)

Di atas 70°C

d)

Di atas 80°C

e)

Di atas 90°C

39.

Saat memproduksi sediaan parenteral, ditemukan bahwa air untuk injeksi (WFI) yang digunakan untuk pelarut sediaan parenteral menunjukkan kenaikan kadar total karbon organik (TOC) hingga 1,2 mg/L. Apa dampak paling mungkin terhadap sediaan steril yang dihasilkan?

a)

Sediaan menjadi terlalu encer

b)

Meningkatnya risiko pirogenitas

c)

Air tetap aman karena TOC bukan indikator penting

d)

Air menjadi tidak konduktif

e)

Tidak berpengaruh terhadap sterilitas

40.

Pada pemeriksaan harian, ditemukan adanya bau klorin pada purified water. Apa yang menunjukkan kegagalan sistem?

a)

Filter karbon aktif jenuh dan tidak menyerap maksimal

b)

EDI tidak bekerja

c)

Water softener tidak aktif

d)

Reverse osmosis terlalu cepat

e)

Microfilter tersumbat

41.

Uji pyrogenitas bertujuan untuk mendeteksi...

a)

Mikroba hidup

b)

Zat yang menimbulkan demam bila disuntikkan

c)

Kadar garam

d)

Logam berat

e)

Perubahan warna

42.

Sediaan parenteral yang lulus uji sterilitas namun gagal uji pirogenitas harus....

a)

Disterilkan ulang

b)

Dibuang seluruh batch

c)

Diuji ulang 3 kali

d)

Disterilisasi dengan sinar UV

e)

Dicampur pengawet

43.

Jika dalam uji drainase, sebagian suspensi menempel pada dinding vial, solusi formulatif yang paling tepat adalah...

a)

Menambah zat pengawet

b)

Menurunkan pH

c)

Melapisi wadah dengan dimetikon atau silikon

d)

Mengurangi bahan pembasah

e)

Meningkatkan suhu sterilisasi

44.

Metode uji pirogenitas kelinci memiliki kelemahan utama yaitu......

a)

Tidak dapat mendeteksi endotoksin

b)

Memerlukan hewan dalam jumlah banyak dan hasil bervariasi

c)

Tidak dapat digunakan untuk produk cair

d)

Terlalu cepat dibanding LAL test

e)

Tidak sensitif terhadap panas

45.

Sediaan parenteral yang viskos dan sulit mengalir selama uji injectability dapat diperbaiki dengan.....

a)

Meningkatkan ukuran partikel

b)

Menurunkan viskositas dengan pengenceran atau surfaktan

c)

Mengganti pelarut dengan minyak

d)

Menambahkan pengawet

e)

Menurunkan suhu penyimpanan

46.

Sebelum dilakukan uji pirogen, kelinci harus diadaptasi di laboratorium selama....jam

a)

6

b)

12

c)

24

d)

48

e)

72

47.

Pada prosedur uji pirogen menurut Farmakope, volume larutan uji yang diberikan kepada kelinci adalah

a)

1 mL/kg berat badan

b)

5 mL/kg berat badan

c)

10 mL/kg berat badan

d)

15 mL/kg berat badan

e)

20 mL/kg berat badan

48.

Cara pemberian larutan uji pada kelinci adalah.....

a)

Secara oral melalui sonde

b)

Secara intramuskular

c)

Secara subkutan

d)

Secara intravena perlahan melalui vena telinga

e)

Secara intraperitoneal

49.

Suhu tubuh kelinci diukur menggunakan....

a)

Termometer rektal

b)

Termometer inframerah

c)

Termometer digital telinga

d)

Termometer air raksa aksila

e)

Sensor kulit

50.

Setelah injeksi larutan uji, suhu tubuh kelinci diamati selama....jam

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

51.

Jika hasil uji pirogen pada 3 kelinci pertama tidak memenuhi syarat, maka...

a)

Batch langsung ditolak

b)

Ditambahkan 5 kelinci lagi dan diulang

c)

Disterilisasi ulang

d)

Diuji dengan LAL test

e)

Diganti dengan hewan baru setelah 48 jam

52.

jumlah kenaikan suhu maksimum 8 kelinci tidak melebihi.... °,

a)

0,3

b)

1,3

c)

2,3

d)

3,3

e)

4,3

53.

Dalam uji pirogen menurut Farmakope, jika tidak seorang pun dari 3 kelinci menunjukkan kenaikan suhu tubuh >0,5°C, maka kesimpulan yang benar adalah....

a)

Uji harus diulang dengan 5 kelinci tambahan

b)

Sediaan dinyatakan lulus uji pirogen

c)

Sediaan gagal karena jumlah kelinci terlalu sedikit

d)

Uji harus dilanjutkan selama 24 jam

e)

Diperlukan hewan pembanding

54.

Uji pirogen yang dilakukan dengan 3 kelinci pertama menunjukkan kenaikan suhu masing-masing 0,3°C, 0,4°C, dan 0,6°C. Langkah beriktnya yang benar adalah ..

a)

Uji dinyatakan lulus

b)

Uji dinyatakan gagal

c)

Harus dilanjutkan dengan 5 kelinci tambahan

d)

Uji harus diulang setelah 24 jam

e)

Sediaan disterilisasi ulang

55.

Manakah pernyataan berikut yang benar mengenai kriteria kelulusan uji pirogen?

a)

Uji langsung gagal bila satu kelinci menunjukkan kenaikan ≥0,5°C

b)

Jika tiga kelinci pertama lulus, uji selesai tanpa kelinci tambahan

c)

Jika total kenaikan suhu 3,4°C pada 8 kelinci, uji dianggap lulus

d)

Jika satu kelinci tidak naik suhu, uji gagal

e)

Semua kelinci harus menunjukkan kenaikan suhu yang sama

56.

Dalam uji kebocoran wadah, ampul direndam dalam larutan metilen biru dan diberi tekanan. Ampul positif bocor jika

a)

Larutan di dalam tetap jernih

b)

Tidak ada perubahan warna

c)

Larutan di dalam menjadi biru

d)

Ampul pecah

e)

Ampul berubah bentuk

57.

Metode membran filtrasi dalam uji sterilitas digunakan untuk sediaan injeksi yang

a)

Mengandung minyak

b)

Tidak dapat disaring

c)

Larut air dan tidak membunuh mikroba uji

d)

Mengandung partikel besar

e)

Mengandung surfaktan tinggi

58.

Batas jumlah endotoksin bakteri dalam Air untuk Injeksi menurut Farmakope adalah

a)

Tidak lebih dari 0,25 EU/mL

b)

Tidak lebih dari 0,5 EU/mL

c)

Tidak lebih dari 1,0 EU/mL

d)

Tidak lebih dari 5,0 EU/mL

e)

Tidak lebih dari 10,0 EU/mL

59.

Air untuk Injeksi harus disimpan pada suhu...

a)

Di bawah 0°C

b)

Antara 2–8°C

c)

Di atas 80°C atau disirkulasikan panas untuk mencegah pertumbuhan mikroba

d)

Suhu kamar

e)

Dingin dalam freezer

60.

Jumlah maksimum partikel ≥0,5 µm dalam Grade A (in operation) adalah:

a)

3.520 partikel/m³

b)

3.500 partikel/m³

c)

35.200 partikel/m³

d)

3.500.000 partikel/m³

e)

Tidak ada batasan