Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Asesmen Guru (Afektif)

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Seorang guru mengetahui sebagian siswa merasa bosan dalam pembelajaran. Langkah paling tepat agar siswa kembali termotivasi adalah ....

a)

Memberi hukuman agar mereka fokus

b)

Mengubah strategi pembelajaran sesuai minat siswa

c)

Menyuruh siswa diam dan mengikuti pelajaran

d)

Mempercepat penyampaian materi

2.

Saat guru mendapat hasil supervisi dengan banyak catatan negatif, respon afektif yang menunjukkan kematangan profesional adalah ....

a)

Menolak hasil supervisi karena merasa tidak adil

b)

Menyalahkan kepala sekolah

c)

Mengevaluasi diri dan menyusun rencana perbaikan

d)

Mengabaikan karena sudah berpengalaman

3.

Guru menyadari bahwa metode yang digunakan tidak efektif untuk sebagian siswa. Tindakan yang paling tepat mencerminkan pembelajaran adaptif adalah ....

a)

Terus menggunakan metode lama agar konsisten

b)

Menyusun model baru berbasis kebutuhan siswa

c)

Mengubah metode hanya saat dinilai kepala sekolah

d)

Menyerahkan urusan pembelajaran ke wali kelas

4.

Dalam rapat, rekan guru berbeda pendapat secara keras. Tindakan terbaik guru yang berjiwa kolaboratif adalah ....

a)

Menyela dan mempertahankan pendapat

b)

Mendengarkan, menengahi, dan mencari solusi bersama

c)

Diam agar tidak ikut masalah

d)

Membela rekan yang paling dekat

5.

Guru menghadapi siswa yang sering membantah dengan sopan. Agar nilai saling menghargai tetap tumbuh, guru sebaiknya ....

a)

Menegur keras agar jera

b)

Mengabaikan agar tidak memperpanjang

c)

Menjadikan momen itu untuk melatih berpikir kritis dan sopan santun

d)

Meminta kepala sekolah memanggil siswa

6.

Saat rekan guru mengalami stres karena beban kerja tinggi, sikap afektif yang mencerminkan empati profesional adalah ....

a)

Memberi kritik agar lebih kuat

b)

Membiarkan karena bukan urusan pribadi

c)

Memberikan dukungan dan membantu mengatur solusi

d)

Menasihati dengan keras

7.

Guru ingin menanamkan karakter toleransi pada siswa di kelas multikultural. Langkah paling efektif adalah ....

a)

Menjelaskan pentingnya toleransi secara teoritis

b)

Menyusun proyek lintas budaya yang melibatkan kerja sama siswa

c)

Menekankan aturan agar tidak ribut

d)

Mengelompokkan siswa sesuai latar belakangnya

8.

Guru menemukan beberapa siswa menggunakan AI (kecerdasan buatan) untuk tugas tanpa memahami isinya. Sikap afektif guru yang tepat adalah ....

a)

Menghapus tugas dan menghukum siswa

b)

Memberi penjelasan tentang etika penggunaan teknologi

c)

Mengabaikan karena itu tren baru

d)

Melarang semua bentuk teknologi

9.

Seorang guru dihadapkan pada dilema antara menyenangkan siswa atau mempertahankan disiplin. Tindakan afektif terbaik adalah ....

a)

Memilih menyenangkan agar disukai

b)

Tegas namun tetap menghargai siswa

c)

Mengabaikan aturan agar suasana cair

d)

Mengancam dengan hukuman

10.

Dalam evaluasi tim pengembang kurikulum, ide guru ditolak. Namun guru yakin gagasannya bermanfaat. Langkah bijak adalah ....

a)

Memaksakan ide agar digunakan

b)

Menyusun bukti empiris dan mencoba lagi dengan data pendukung

c)

Membiarkan saja

d)

Mengkritik tim pengembang

11.

Guru melihat siswa dengan kebutuhan khusus kesulitan dalam tugas kelompok. Tindakan efektif yang tepat adalah ....

a)

Meminta siswa lain mengerjakan bagiannya

b)

Menyesuaikan peran sesuai kemampuannya

c)

Tidak melibatkan siswa itu

d)

Mengganti tugas untuk semua siswa

12.

Ketika media sosial ramai membahas isu pendidikan yang sensitif, guru sebaiknya ....

a)

Menyebarkan kembali untuk menambah opini

b)

Menghindari komentar yang berpotensi memecah

c)

Mengomentari dengan data dan etika profesional

d)

Mengabaikan semua hal di media sosial

13.

Dalam pembelajaran berbasis proyek, guru ingin menumbuhkan tanggung jawab siswa. Cara paling efektif adalah ....

a)

Menilai hanya hasil akhir

b)

Memberi kebebasan penuh tanpa arahan

c)

Mengarahkan siswa untuk merancang, memantau, dan mengevaluasi prosesnya

d)

Menentukan semua langkah secara kaku

14.

Guru yang sering merasa jenuh dalam mengajar sebaiknya ....

a)

Menunggu semangat datang sendiri

b)

Mencari inspirasi baru dan memperbarui gaya mengajar

c)

Mengurangi jam mengajar

d)

Mengalihkan ke profesi lain

15.

Seorang guru diminta menjadi panitia kegiatan di luar jam kerja, sementara ada tanggung jawab keluarga. Sikap bijak yang mencerminkan keseimbangan afektif adalah ....

a)

Menolak tanpa alasan

b)

Menyampaikan kendala dengan sopan dan mencari alternatif solusi

c)

Mengiyakan meski tidak siap

d)

Mengabaikan undangan

16.

Dalam penilaian sikap, guru menemukan perbedaan pendapat antar siswa tentang kejujuran. Guru sebaiknya ....

a)

Memaksakan satu pendapat benar

b)

Mengajak diskusi reflektif agar siswa memahami makna kejujuran

c)

Menghukum siswa yang tidak sependapat

d)

Mengakhiri diskusi agar tidak ribut

17.

Guru menghadapi siswa yang kehilangan semangat belajar akibat tekanan keluarga. Pendekatan terbaik adalah ....

a)

Menasihati dengan keras

b)

Membiarkan agar tidak ikut campur

c)

Menggunakan pendekatan konseling empatik dan membangun motivasi

d)

Melaporkan ke wali kelas tanpa tindak lanjut

18.

Guru ingin menanamkan nilai kejujuran dalam ujian. Strategi paling kreatif adalah ....

a)

Menambah pengawasan

b)

Membuat sistem penilaian berbasis kepercayaan dan refleksi

c)

Mengancam dengan hukuman

d)

Menghapus ujian tertulis

19.

Dalam kegiatan sekolah, guru menemukan panitia menggunakan dana tidak sesuai aturan. Tindakan yang menunjukkan integritas adalah ....

a)

Diam agar tidak menimbulkan masalah

b)

Menegur dengan sopan dan melaporkan sesuai prosedur

c)

Membicarakan di luar forum resmi

d)

Membiarkan karena teman dekat

20.

Guru melihat siswa yang sering gagal namun tetap berusaha. Sikap terbaik guru untuk menumbuhkan karakter gigih adalah ....

a)

Memberi nilai tinggi agar semangat

b)

Memberi penghargaan atas usaha dan memberi umpan balik

c)

Mengabaikan karena hasil tetap rendah

d)

Menyuruh berhenti agar tidak stres

21.

Saat mengajar akhlak, guru menyadari bahwa sebagian siswa berperilaku sopan di kelas, tetapi tidak di luar sekolah. Analisis terbaik yang dapat dilakukan guru adalah …

a)

Siswa hanya menghormati guru di sekolah

b)

Pembelajaran akhlak belum menginternalisasi nilai

c)

Lingkungan sekolah kurang mendukung

d)

Nilai moral sulit diterapkan

22.

Guru PAI menemukan sebagian siswa menganggap ibadah hanya kewajiban ritual, bukan kebutuhan spiritual. Analisis yang tepat terhadap kondisi ini adalah …

a)

Siswa malas beribadah

b)

Guru perlu memperkuat dimensi makna ibadah

c)

Materi ibadah terlalu sulit

d)

Pengawasan sekolah lemah

23.

Dalam pembelajaran toleransi, guru mengamati siswa cepat menilai agama lain secara negatif. Analisis yang paling tepat adalah …

a)

A. Guru terlalu sering membahas perbedaan

b)

B. Pembelajaran belum menekankan sikap rahmatan lil ‘alamin

c)

C. Siswa kurang fokus belajar

d)

D. Lingkungan keluarga tidak mendukung

24.

Guru menyadari siswa aktif berdiskusi tetapi kurang menghargai pendapat teman. Analisis guru terhadap nilai yang belum berkembang adalah …

a)

Nilai kerja keras

b)

Nilai musyawarah dan adab berdialog

c)

Nilai tanggung jawab

d)

Nilai kompetisi

25.

Dalam kegiatan Ramadan, guru melihat siswa lebih fokus pada hadiah lomba daripada makna ibadah. Analisis afektif yang tepat adalah …

a)

Kegiatan perlu dihapus

b)

Guru harus mengalihkan fokus ke dimensi spiritual

c)

Lomba tidak perlu hadiah

d)

Siswa tidak memahami aturan

26.

Guru melakukan refleksi setelah pembelajaran akhlak dan menilai dirinya masih mudah marah saat mengajar. Tindakan evaluatif terbaik adalah …

a)

Membenarkan kemarahannya

b)

Menyadari kelemahan dan berlatih kontrol emosi

c)

Mengabaikan hal tersebut

d)

Menyalahkan perilaku siswa

27.

Dalam pembelajaran PAI, guru mengevaluasi bahwa metode ceramah membuat siswa pasif secara emosional. Kesimpulan evaluatif yang tepat adalah …

a)

Ceramah harus dihapus

b)

Perlu mengganti dengan metode partisipatif dan reflektif

c)

Siswa harus diberi motivasi tambahan

d)

Materi perlu disederhanakan

28.

Setelah kegiatan bakti sosial, guru mengevaluasi perubahan sikap siswa. Indikator evaluasi keberhasilan yang paling tepat adalah …

a)

Jumlah peserta yang hadir

b)

Refleksi dan perubahan empati siswa terhadap sesama

c)

Lama kegiatan berlangsung

d)

Banyaknya foto dokumentasi

29.

Guru mengevaluasi bahwa nilai disiplin ibadah siswa meningkat setelah program salat berjamaah. Hal ini menunjukkan …

a)

A. Perubahan perilaku positif hasil pembiasaan

b)

B. Sekadar kepatuhan terhadap aturan

c)

C. Pengawasan ketat dari guru

d)

D. Persaingan antar siswa

30.

Guru menilai koleganya kurang menunjukkan keteladanan dalam kehadiran tepat waktu. Evaluasi yang bijak adalah …

a)

Menegur di depan umum

b)

Memberikan nasihat pribadi dengan cara santun

c)

Melaporkan ke kepala sekolah

d)

Mengabaikan karena bukan urusannya

31.

Guru ingin menumbuhkan semangat religius di sekolah. Tindakan kreatif yang paling tepat adalah …

a)

Membuat jadwal hafalan harian

b)

Menginisiasi program “Tadarus dan Tadabbur Pagi” bersama guru-siswa

c)

Menambah jam pelajaran PAI

d)

Membagikan buku doa

32.

Untuk menumbuhkan nilai kejujuran, guru PAI menciptakan sistem “Jurnal Amanah” di mana siswa menulis pengalaman jujur setiap minggu. Hal ini termasuk …

a)

Analisis nilai karakter

b)

Evaluasi perilaku

c)

Kreasi pembiasaan reflektif

d)

Observasi sosial

33.

Dalam upaya membangun empati sosial, guru menciptakan kegiatan “Sahabat Asuh” bagi siswa kurang mampu. Ini menunjukkan kemampuan …

a)

A. Evaluasi sosial

b)

B. Kreasi pembelajaran berbasis empati

c)

C. Analisis karakter

d)

D. Implementasi penilaian

34.

Guru PAI ingin membangun budaya saling menghargai di kelas. Inovasi yang paling tepat adalah …

a)

Membuat “Sesi Apresiasi Mingguan” di mana siswa saling memberi pujian

b)

Memberi poin nilai bagi yang sopan

c)

Memberi hukuman bagi yang tidak menghargai

d)

Mengulang materi akhlak

35.

Dalam pembelajaran kisah nabi, guru ingin siswa meneladani sifat sabar. Bentuk kreasi afektif yang paling efektif adalah …

a)

Menulis esai tentang kesabaran

b)

Membuat proyek “Latihan Sabar Selama 7 Hari” dengan jurnal refleksi

c)

Menghafal ayat tentang sabar

d)

Membaca kisah tanpa praktik

36.

Guru menyadari pentingnya membangun budaya zikir di sekolah. Langkah kreatif yang bisa dilakukan adalah …

a)

Mengadakan “Zikir Bersama Jumat Pagi” dengan renungan nilai

b)

Membagikan tasbih

c)

Menambah hafalan dzikir

d)

Menyuruh siswa berzikir sendiri di rumah

37.

Dalam pembelajaran keimanan, guru menciptakan kegiatan refleksi diri melalui jurnal syukur harian. Tujuan utama kegiatan ini adalah …

a)

Melatih siswa menulis

b)

Menumbuhkan kesadaran spiritual dan rasa syukur

c)

Menambah hafalan doa

d)

Mengukur nilai harian

38.

Guru ingin menguatkan nilai ukhuwah di sekolah. Kreasi kegiatan yang sesuai adalah …

a)

Menugaskan hafalan ayat ukhuwah

b)

Membuat proyek kolaboratif lintas kelas bertema “Kita Bersaudara”

c)

Mengadakan lomba antar kelas

d)

Menambah jam pelajaran akhlak

39.

Untuk memperkuat karakter religius guru dan siswa, guru PAI merancang “Majelis Refleksi Jumat” yang berisi tausiyah dan sharing makna iman. Hal ini mencerminkan …

a)

Evaluasi keimanan

b)

Kreasi pembinaan spiritual komunitas sekolah

c)

Analisis karakter guru

d)

Implementasi program wajib

40.

Guru PAI mengembangkan modul “Refleksi Akhlak Digital” di mana siswa membuat video pendek praktik nilai Islam dalam kehidupan nyata. Ini menunjukkan …

a)

A. Analisis media digital

b)

B. Evaluasi konten pembelajaran

c)

C. Kreasi penilaian afektif berbasis teknologi

d)

D. Implementasi tugas rutin