wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Her CPMK 4: Asfiksia Neonatorum

Total questions: 10

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang bayi lahir dari ibu dengan pre-eklampsia berat. Persalinan dilakukan secara sectio caesarea darurat. Bayi lahir dengan kulit pucat, lemas, dan tidak bernapas. Denyut jantung tidak teraba. Apa tindakan pertama yang paling penting dan segera dilakukan pada resusitasi bayi ini?

a)

Memberikan ventilasi tekanan positif dengan balut-mask

b)

Memberikan rangsangan taktil

c)

Memulai kompresi dada

d)

Memastikan jalan napas terbuka dengan posisi yang tepat

e)

Memberikan adrenalin intravena

2.

Bayi lahir dari kehamilan aterm dengan ketuban jernih. Skor APGAR menit pertama adalah 2 (denyut jantung 1, usaha napas 1, tonus 0, reflek 0, warna 0). Setelah dilakukan pengeringan dan penghangatan, bayi masih apneu. Apa Intervensi resusitasi yang harus segera dilakukan setelah langkah awal?

a)

Memberikan oksigen aliran bebas

b)

Memulai kompresi dada

c)

Memulai ventilasi tekanan positif (VTP)

d)

Melakukan intubasi endotrakeal

e)

Memberikan cairan intravena

3.

Seorang bayi lahir dengan presentasi bokong (sungsang). Kepala bayi sulit lahir dan terjadi kompresi tali pusat. Setelah lahir, bayi sianosis sentral, lemas, dan denyut jantung 80 x/menit. Berdasarkan penilaian APGAR, komponen mana yang paling mungkin mendapatkan skor terendah pada menit pertama?

a)

Warna kulit

b)

Denyut jantung

c)

Usaha napas

d)

Tonus otot

e)

Refleks iritabilitas

4.

Bayi dengan asfiksia berat berhasil diresusitasi dan kini dirawat di NICU. Bayi menunjukkan tanda letargi, hipotonia, dan refleks menghisap yang lemah. Apa komplikasi sistemik jangka pendek yang paling perlu diwaspadai dan dipantau oleh perawat pada kondisi ini?

a)

Gagal ginjal akut

b)

Enterokolitis nekrotikan

c)

Hipertensi pulmonal persisten pada neonatus (PPHN)

d)

Hipoglikemia

e)

Spina bifida

5.

Seorang bayi dengan riwayat asfiksia sedang sedang dirawat di inkubator. Perawat hendak melakukan pemantauan neurologis. Manakah manifestasi klinis yang paling mengarah pada diagnosis Ensefalopati?

a)

Kejang, letargi, dan refleks primitive yang tidak ada

b)

Hiperalert, tangisan melengking, dan tonus otot normal

c)

Letargi, refleks menghisap lemah, dan mudah terstimulasi

d)

Koma, hipotonia, dan tidak ada reflek primitive

e)

Gangguan pendengaran dan penglihatan

6.

Seorang bayi lahir dari ibu dengan diabetes gestasional yang tidak terkontrol. Bayi lahir besar (makrosomia), mengalami distosia bahu, dan skor APGAR 4 pada menit pertama. Manakah faktor risiko asfiksia pada kasus ini yang paling utama?

a)

Prematuritas

b)

Ketuban pecah dini

c)

Trauma persalinan (distosia bahu)

d)

Infeksi intrapartum

e)

Kelainan kongenital jantung

7.

Seorang bayi dengan asfiksia sedang telah stabil. Perawat akan memberikan edukasi kepada orang tua yang tampak sangat cemas dan takut menyentuh bayi mereka. Apa pendekatan komunikasi dan edukasi yang paling tepat oleh perawat adalah...

a)

Menjelaskan prosedur medis dengan detail yang rumit

b)

Membiarkan orang tua sampai mereka siap bertanya

c)

Meminta mereka menunggu di ruang tunggu

d)

Melibatkan orang tua dalam perawatan dengan membimbing mereka menyentuh bayi dengan lembut

e)

Hanya berkomunikasi dengan dokter

8.

Setelah resusitasi bayi asfiksia, perawat memantau tanda-tanda vital. Denyut jantung 150 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit dengan retraksi, dan saturasi oksigen 88% pada ruangan. Manakah tindakan kolaboratif yang paling mungkin diperlukan berdasarkan kasus?

a)

Pemberian fototerapi

b)

Pemberian surfactant dan dukungan ventilator

c)

Transfusi tukar

d)

Pemberian antibiotik spektrum luas

e)

Pemeriksaan USG jantung

9.

Seorang bayi dengan asfiksia sedang menjalani pemantauan ketat. Perawat mencatat bahwa produksi urin bayi hanya 0,5 ml/kgBB/jam dalam 6 jam terakhir. Berdasarkan data ini, masalah keperawatan prioritas yang harus segera dilaporkan kepada dokter Adalah?

a)

Risiko gangguan nutrisi

b)

Gangguan pola tidur

c)

Gangguan eliminasi urin

d)

Risiko injuri

10.

Seorang bayi dengan HIE sedang menjalani terapi hiptermia (pendinginan tubuh). Perawat bertanggung jawab untuk memantau bayi selama terapi. Manakah komplikasi terapi hipotermia yang paling perlu diawasi oleh perawat?

a)

Hiperglikemia

b)

Takikardia dan hipertensi

c)

Trombositosis (peningkatan trombosit)

d)

Bradikardia dan aritmia

e)

Hipertermia