NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsLatihan Fasor
Total questions: 29
Worksheet time: 10mins
Name
Class
Date
1.
Apa yang dimaksud dengan fasor?
a)
Representasi gelombang sinus dalam bentuk vektor kompleks
b)
Representasi arus searah
c)
Representasi gelombang persegi
d)
Representasi tegangan DC
2.
Bentuk umum fasor dari sinyal v(t) = Vm cos(ωt + θ) adalah …
a)
Vm∠θ
b)
Vm∠ω
c)
Vm∠t
d)
Vm∠0
3.
Dalam fasor, sudut fase positif berarti …
a)
Tegangan mendahului arus
b)
Arus mendahului tegangan
c)
Tegangan dan arus sefase
d)
Tidak ada perbedaan fase
4.
Dalam fasor, sudut fase negatif berarti …
a)
Arus mendahului tegangan
b)
Tegangan mendahului arus
c)
Keduanya sefase
d)
Gelombang tetap
5.
Apa yang direpresentasikan oleh panjang fasor?
a)
Amplitudo sinyal
b)
Frekuensi sinyal
c)
Sudut fase
d)
Waktu periode
6.
Fasor biasanya berputar dengan kecepatan sudut …
a)
ω (rad/s)
b)
f (Hz)
c)
2π (derajat)
d)
θ (s)
7.
Hubungan antara representasi waktu dan fasor menggunakan fungsi …
a)
Euler
b)
Laplace
c)
Delta
d)
Sinc
8.
Persamaan Euler menyatakan e^(jθ) = …
a)
cosθ + j sinθ
b)
cosθ - j sinθ
c)
tanθ + j sinθ
d)
sinθ + j cosθ
9.
Dalam analisis fasor, j menunjukkan …
a)
Akar dari -1
b)
Frekuensi
c)
Amplitudo
d)
Sudut
10.
Arus i(t) = 10cos(100t + 30°) A → fasornya adalah …
a)
10∠30° A
b)
10∠100° A
c)
10∠−30° A
d)
100∠10° A
11.
Tegangan v(t) = 5cos(ωt − 45°) V → fasornya adalah …
a)
5∠−45° V
b)
5∠45° V
c)
45∠5° V
d)
−5∠45° V
12.
Jika fasor arus adalah I = 10∠−60°, maka bentuk waktu i(t) = …
a)
10cos(ωt − 60°)
b)
10cos(ωt + 60°)
c)
10sin(ωt − 60°)
d)
10sin(ωt + 60°)
13.
Fasor digunakan untuk menyederhanakan analisis …
a)
Rangkaian AC
b)
Rangkaian DC
c)
Digital
d)
Transien
14.
Apa hubungan antara nilai RMS dan puncak fasor?
a)
Vrms = Vm / √2
b)
Vrms = Vm × √2
c)
Vrms = Vm / 2
d)
Vrms = Vm
15.
Jika dua fasor sefase, maka sudut fasenya …
a)
0°
b)
90°
c)
45°
d)
180°
16.
Jika dua fasor berlawanan fase, maka sudut fasenya …
a)
180°
b)
0°
c)
90°
d)
45°
17.
Konversi dari bentuk fasor ke bentuk kompleks dilakukan dengan …
a)
Menggunakan cosθ dan sinθ
b)
Mengalikan dengan jω
c)
Menurunkan orde
d)
Membagi dengan waktu
18.
Z = 4 + j3 Ω → besar impedansi adalah …
a)
5 Ω
b)
7 Ω
c)
3 Ω
d)
4 Ω
19.
Z = 3 − j4 Ω → sudut fasenya adalah …
a)
−53.13°
b)
53.13°
c)
45°
d)
−45°
20.
Arus tertinggal 90° terhadap tegangan berarti …
a)
Rangkaian induktif murni
b)
Rangkaian kapasitif murni
c)
Rangkaian resistif
d)
Rangkaian RC
21.
Dalam rangkaian kapasitor murni, arus …
a)
Mendahului tegangan 90°
b)
Tertinggal 90°
c)
Sefase
d)
Tidak terpengaruh
22.
Fasor dapat digambarkan pada bidang …
a)
Kompleks
b)
Kartesius
c)
Polar
d)
Eksponensial
23.
Bagian horizontal dari fasor menunjukkan …
a)
Komponen real
b)
Komponen imajiner
c)
Amplitudo total
d)
Fase
24.
Bagian vertikal dari fasor menunjukkan …
a)
Komponen imajiner
b)
Komponen real
c)
Amplitudo total
d)
Sudut fase
25.
Fasor I = 8∠45° → komponen realnya adalah …
a)
8cos45°
b)
8sin45°
c)
8tan45°
d)
8/45
26.
Fasor I = 8∠45° → komponen imajinernya adalah …
a)
8sin45°
b)
8cos45°
c)
8tan45°
d)
8/45
27.
Bentuk polar dari 3 + j4 adalah …
a)
5∠53.13°
b)
4∠37°
c)
3∠45°
d)
5∠45°
28.
Bentuk fasor dari sinyal sinusoidal hanya berlaku untuk …
a)
Steady state AC
b)
DC
c)
Transien
d)
Digital
29.
Fasor digunakan terutama untuk menganalisis hubungan antara …
a)
Tegangan, arus, dan impedansi
b)
Tegangan dan waktu
c)
Daya dan waktu
d)
Frekuensi dan amplitudo
Reset
