NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsLatihan Soal Psikologi
Total questions: 35
Worksheet time: 12mins
Name
Class
Date
1.
Ny. N. umur 39 tahun mulai mengalami stres setelah mengetahui bahwa dia menderita penyakit kronis. Dia merasa terisolasi karena tidak banyak orang di sekitarnya yang memahami kondisinya. Apa peran dukungan sosial dalam membantu Nia mengatasi kondisi kesehatannya?
a)
Membantu mengurangi kecemasan dan memberikan rasa diterima
b)
Meningkatkan intensitas nyeri yang dirasakan
c)
Membuat Nia merasa lebih lelah dan tidak termotivasi
d)
Tidak berpengaruh pada pengelolaan kondisi kesehatannya
e)
Menyebabkan Nia semakin terisolasi
2.
Ny. R umur 28 tahu baru saja menjalani pengobatan untuk penyakit kronisnya. Dia berusaha untuk tetap positif dan percaya bahwa pengobatan akan berhasil. Apa yang dimaksud dengan mindfulness dalam membantu Rina menjalani proses penyembuhan?
a)
Fokus pada pengobatan fisik tanpa memperhatikan aspek psikologis
b)
Berusaha untuk menghindari perasaan negatif terkait penyakit
c)
Menggunakan teknik relaksasi untuk mengurangi stres dan kecemasan
d)
Mengabaikan pengobatan dan hanya bergantung pada pikiran positif
e)
Meningkatkan kecemasan dengan fokus berlebihan pada penyakit
3.
Tn. A umur 35 tahu rutin berolahraga dan menjaga pola makan yang seimbang untuk mencegah penyakit jantung. Jenis perilaku kesehatan apakah yang dilakukan oleh Andi?
a)
Perilaku risiko
b)
Perilaku penyakit
c)
Perilaku pencegahan
d)
Perilaku berisiko rendah
e)
Perilaku pengobatan diri
4.
Ny. B. umur 34 tahun merasa cemas setiap kali sakit kepala dan memutuskan untuk mengonsumsi obat tanpa berkonsultasi dengan dokter. Apa jenis perilaku kesehatan yang ditunjukkan oleh Bella?
a)
Perilaku pengobatan diri
b)
Perilaku pencegahan
c)
Perilaku riset
d)
Perilaku kuratif
e)
Perilaku rehabilitasi
5.
Tn. C umur 40 tahun merokok setiap hari meskipun tahu bahwa merokok dapat meningkatkan risiko penyakit paru-paru. Jenis perilaku kesehatan apakah yang dilakukan Charles?
a)
Perilaku pencegahan
b)
Perilaku berisiko
c)
Perilaku adaptif
d)
Perilaku pemulihan
e)
Perilaku menjaga kesehatan
6.
Tn. C umur 30 tahun memiliki tingkat kecemasan tinggi dan sangat fokus pada gejala-gejala kecil yang ia alami, bahkan menganggapnya sebagai penyakit serius. Apa yang dapat menjelaskan perilaku Diana menurut teori Catastrophizing?
a)
Menurunnya kecemasan terkait gejala
b)
Memperbesar intensitas ketidaknyamanan yang dirasakan
c)
Fokus pada pengobatan fisik tanpa perhatian emosional
d)
Mengurangi persepsi terhadap gejala
e)
Menghindari perasaan cemas
7.
Tn. E umur 55 tahun mulai menyadari pentingnya makan sehat dan rutin berolahraga setelah menerima diagnosis diabetes tipe 2. Apa yang memotivasi Eko untuk mengubah perilaku kesehatannya?
a)
Teori perilaku terencana
b)
Teori kognitif sosial
c)
Model keyakinan kesehatan
d)
Pengalaman langsung dengan penyakit
e)
Persepsi terhadap kesulitan hidup
8.
Tn. Y umur 27 tahun selalu menghindari pemeriksaan medis meskipun mengalami gejala-gejala yang mengkhawatirkan, karena dia tidak merasa "terancam" oleh penyakit tersebut. Menurut Health Belief Model (HBM), apa yang mempengaruhi keputusan Fajar untuk tidak mencari perawatan medis?
a)
Persepsi tentang manfaat tindakan medis
b)
Persepsi terhadap keparahan penyakit
c)
Persepsi terhadap kerentanannya terhadap penyakit
d)
Persepsi tentang hambatan untuk berobat
e)
Semua faktor di atas
9.
Ny. I umur 32 tahun memutuskan untuk mengikuti diet sehat dan mulai berolahraga setelah mendapat dukungan dari teman-temannya yang juga memiliki tujuan serupa. Teori mana yang menjelaskan pengaruh dukungan sosial terhadap perubahan perilaku kesehatan Gina?
a)
Teori Perilaku Terencana
b)
Teori Kognitif Sosial
c)
Model Keyakinan Kesehatan
d)
Teori Pembelajaran Sosial
e)
Teori Biopsikososial
10.
Tn. H umur 38 tahun merasa sangat khawatir tentang potensi penyakit jantung karena ada riwayat keluarga yang mengidapnya. Menurut Health Belief Model, bagaimana persepsi Hadi terhadap kerentanannya dapat mempengaruhi perilakunya?
a)
Meningkatkan keyakinannya untuk menjaga pola makan sehat
b)
Membuatnya merasa tidak perlu mengubah gaya hidup
c)
Membuatnya merasa bahwa tindakan pencegahan tidak diperlukan
d)
Mengabaikan gejala yang muncul
e)
Menghindari perawatan medis yang diperlukan
11.
Ny. E umur 45 tahun mengabaikan anjuran dokter untuk berhenti merokok dan memilih untuk terus merokok meskipun tahu bahwa ini meningkatkan risiko kanker paru-paru. Apa yang menjadi hambatan terbesar bagi Indah dalam mengubah perilaku merokoknya menurut Model Keyakinan Kesehatan?
a)
Persepsi tentang manfaat berhenti merokok
b)
Persepsi tentang kerentanannya terhadap kanker paru-paru
c)
Persepsi tentang kesulitan dalam berhenti merokok
d)
Persepsi tentang hambatan finansial untuk membeli produk alternatif
e)
Persepsi tentang efek samping berhenti merokok
12.
Tn. H umur 46 tahun memutuskan untuk berhenti makan makanan cepat saji setelah mengikuti seminar tentang pentingnya pola makan sehat bagi kesehatan jantung. Jenis perilaku kesehatan apakah yang dilakukan oleh Joko?
a)
Perilaku pencegahan
b)
Perilaku pengobatan diri
c)
Perilaku berisiko
d)
Perilaku penyakit
e)
Perilaku rehabilitasi
13.
Ny. L umur 47 tahun sering merasa cemas tentang kesehatan jantungnya dan sering memeriksakan diri ke dokter meskipun tidak merasakan gejala apapun. Apa yang menjadi faktor utama dalam keputusan Liana untuk memeriksakan kesehatan jantungnya?
a)
Keyakinan bahwa ia tidak akan terkena penyakit
b)
Pemahaman bahwa perawatan medis dapat mengurangi kecemasan
c)
Persepsi tentang kerentanannya terhadap penyakit jantung
d)
Dukungan dari keluarga dan teman-teman
e)
Semua faktor di atas
14.
Ny. G umur 46 tahu merasa cemas setiap kali mengalami gejala ringan seperti batuk dan pilek, sehingga sering pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Apa yang dapat menjelaskan perilaku Mira dalam mengatasi gejala ringan?
a)
Perilaku pengobatan diri
b)
Perilaku berisiko
c)
Perilaku pencegahan
d)
Perilaku adaptif
e)
Perilaku penyakit
15.
Ny. T umur 30 tahun sangat memperhatikan pola makan sehat dan rutin berolahraga untuk menjaga kesehatannya. Jenis perilaku kesehatan apakah yang dilakukan oleh Tania?
a)
Perilaku berisiko
b)
Perilaku pencegahan
c)
Perilaku pengobatan diri
d)
Perilaku penyakit
e)
Perilaku rehabilitasi
16.
Tn. U. umur 40 tahun memutuskan untuk berhenti merokok setelah mendengar ceramah tentang dampak negatif merokok pada kesehatan paru-paru. Apa yang mendorong Udin untuk mengubah perilaku merokoknya?
a)
Pengaruh dari lingkungan sosial
b)
Keyakinan bahwa berhenti merokok akan menyembuhkan penyakit
c)
Informasi tentang dampak kesehatan yang lebih buruk
d)
Semua faktor di atas
e)
Tidak ada yang mendorong
17.
Nn. D umur 25 tahun memiliki gaya hidup sedentari dan mengonsumsi makanan cepat saji secara teratur meskipun tahu bahwa kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko obesitas. Apa yang menjadi faktor utama dalam kebiasaan Yani menurut Theory of Planned Behavior?
a)
Sikap positif terhadap pola makan sehat
b)
Norma subjektif dan keyakinan sosial
c)
Persepsi tentang kontrol perilaku yang rendah
d)
Semua faktor di atas
e)
Tidak ada faktor yang mempengaruhi
18.
Hasil penelitian membuktikan bahwa rokok mengadung zat adiktif yang membahayakankesehatan. Zat adiktif adalah bahan yang memnyebabkan adiksi atau ketergantunganyang membahayakan kesehatan dengan ditandai perubahan perilaku, kognitif, danfenomena fisiologis, keinginan kuat untuk mengonsumsi bahan tersebut sebagian orangtidak mengindahkan iklan-iklan efek samping dari konsumsi rokok. Bagaimana caraseorang tenaga kesehatan dapat mengatasi kasus tersebut
a)
Penyuluhan secara langsung dan membuat pengganti selain rokok
b)
Megiklankan lewat media tanpa memantau
c)
Acuh-tak acuh
d)
Melarang keras merokok
e)
Lingkungan Yang Mendukung
19.
Sebuah organisasi di Universitas Bhakti Kencana melakukan edukasi kesehatan di desa rancakalong khususnya untuk ibu hamil, tentang menjaga kondisi tubuh tetap fit dan sehat selama hamil. Kejadian tersebut termasuk dalam upaya
a)
Meningkatkan kesehatan ibu hamil
b)
Mensejahterakan ibu hamil
c)
Mengedukasi ibu hamil dalam upaya promosi kesehatan
d)
Mencegah penularan penyakit
e)
Pelayanan kesehatan
20.
Posyandu di desa raharja setiap 6 bulan sekali rutin melakukan imunisasi pada anak-anak, balita, untuk memberikan vaksin yang dapat mengebalkan imun tubuh. Tugas Posyandu yaitu sebagai bentukan dari...
a)
Pelayanan kesehatan
b)
Promosi Kesehatan
c)
Pelayanan Kesehatan
d)
Kegiatan kesejahteraan Ibu dan anak
e)
Peningkatan Kesehatan Desa
21.
Seorang mahasiswa memiliki pengetahuan yaitu sudah dapat membedakan, memisahkan, mengelompokkan, dan bahkan membuat diagram terhadap pengetahuan atas objek tertentu. Termasuk tingkat pengetahuan apakah hal tersebut…
a)
Tahu (Know)
b)
Memahami (Comprehension)
c)
Aplikasi (Application)
d)
Analisis (Analysis)
e)
Sintesis (Synthesis)
22.
Petugas Kesehatan Dalam melaksanakan promosi kesehatan kita bisa belajar dengan menetapkan peraturan dan mengatur perilaku melalui observasi tanpa perlu melakukan uji coba terlebih dahulu. Termasuk kedalam kemampuan dasar apakah hal tersebut…
a)
Simbolisasi
b)
Pikiran Ke Depan
c)
Belajar Dari Pengalaman Orang Lain
d)
Pengaturan Diri
e)
Refleksi Diri
23.
Seseorang mahasiswa sedang memahami sebuah objek kemudian mahasiswa tersebut dapat mengaplikasikan hasil yang telah di objeksinya pada situasi lainnya. Kasus tersebut termasuk kedalam tingkat pengetahuan apa?
a)
Tahu (know)
b)
Memahami (comprehension)
c)
Aplikasi (application)
d)
Analisis (analysis)
e)
Evaluasi (evaluation)
24.
Aaep Sudrajat sedang memahami sebuah teori tentang model promosi kesehatan dan agus sangat tertarik dengan model promosi kesehatan dari salah satu teori yang menyatakan bahwa teori ini menekankan pada pengarahan diri, pengaturan diri, dan persepsi terhadap kemajuan diri. Model promosi kesehatan menurut teori siapa yang buat Asep Sudrajat tertarik ?
a)
Kognitif Sosial
b)
Pender, N. J
c)
Murdaugh, C. L.
d)
Nilai Harapan (Expectancy-Value)
e)
Parsons, M. A.
25.
Hasil penelitian membuktikan bahwa roko mengandung zat adiktif yang membahayakan kesehatan. Zat adiktif menyebabkan adiksi atau ketergantungan yang membahayakan kesehatan dengan ditandai perubahan perilaku, kognitif, dan fenomena fisikologis, keinginan kuat untuk mengonsumsi bahan tersebut sebagian orang tidak mengindahkan iklan – iklan efek samping dari konsumsi rokok. Bagaimana cara seorang tenaga kesehatan dapat mengatasi kasus tersebut
a)
Penyuluhan secara langsung dan membuat pengganti selain rokok
b)
Mengiklankan lewat media tanpa memantau
c)
Acuh tak acuh
d)
Melarang keras merokok
e)
Demo kepada pabri rokok
26.
Adanya perencanaan pembangunan pabrik di Jepara tetapi setelah dibangun dandioperasikan, lingkungan sekitar masyarakat menjadi tercemar mulai dari sungai yang airnya berminyak, dan udara yang terkontaminasi. Tentu strategi promosi kesehatan(Piagam Ottawa) yang akan membantu masyarakat adalah..
a)
Kebijakan berwawasan Kesehatan
b)
Lingkungan yang mendukung
c)
Reorientasi pelayanan Kesehatan
d)
Keterampilan individu
e)
Pelayanan Kesehatan
27.
Seorang perawat sedang berdinas memahami suatu objek bukan sekadar tahu terhadap objek tersebut, tidak sekadar dapat menyebutkan, tetapi orang tersebut harus dapat menginterpretasikan secara benar tentang objek yang diketahui tersebut merupakan pengertian dari tingkat pengetahuan ?
a)
Tahu
b)
Memahami
c)
Aplikasi
d)
Analisis
e)
Sintesis
28.
Seorang klien memiliki penyakit tertentu yang sulit di sembuhkan dan klien termotivasi pada orang-orang yang sama memiliki penyakit dengannya dan selalu bersemangat untuk menjalani kehidupannya sehingga klien memiliki ilmu untuk menambah pengetahuan mengenai penyakit yang dideritanya serta prilaku klien dalam hidup sehat. Tiga hal tersebut turut berperan pada promosi kesehatan dalam…
a)
Aspek psikologis
b)
Aspek biososial
c)
Aspek spiritual
d)
Aspek sosial
e)
Aspek kehidupan
29.
Di sebuah desa sedang marak terkena penyakit virus flu burung masyarakatpun sangat panik dan khawatir akan kesehatan mereka banyak tenaga kesehatan yang ikut membantu untuk melakukan suatu peningkatan kesehatan pada masyarakat mengenai bahaya serta pencegahan penyakit virus flu burung yang sedang melanda. Hal yang dilakukan oleh tenaga kesehatan merupakan
a)
Promosi kesehatan
b)
Aspek legal
c)
Kode etik
d)
Hidup sehat
e)
Aspek penenang
30.
Seorang remaja perempuan memiliki 1 sahabat yang sedang buntu dan tidak bersemangat dalam melakukan sesuatu. Mengetahui hal itu, kemudian remaja tersebut melakukan suatu tindakan yaitu menyemangati temannya dengan cara memberi penjelasan akan hal-hal yang harus dituju oleh temannya tersebut hingga akhirnya temannya bersemangat kembali untuk melakukan sesuatu dan mencapai tujuannya.Hal tersebut diatas, termasuk dalam Tindakan …
a)
Memberi petuah
b)
Memotivasi
c)
Menasihati
d)
Menolong
e)
Membenci
31.
Mahasiswa Bhakti Kencana sedang melakukan Promosi model interaksi penyebab yaitu lingkungan, faktor manusia dan perilaku yang saling mempengaruhi pengarahan diri (self direction), pengaturan diri (self regulation ) dan persepsi terhadap kemajuan diri (self efficacy). Kasus disamping masuk kedalam Model Elemen?
a)
Teori Nilai Harapan
b)
Teori Kognitif Sosial
c)
Teori Keperawatan
d)
Teori Presentasi
e)
Teori Nilai Sosial
32.
Sebuah puskesmas terletak di daerah perbukitan, ntuk menjangkau akses tempat tersebut para warga harus berjalan kaki untuk sampai di puskesmas tersebut, karena letaknya yang kurang terjangkau maka kebanyakan pasien memilih untuk pergi ke RS Swasta yang secara nyata membuat pasien harus mengeluarkan biaya yang lebih namun dengan fasilitas yang lengkap dan mudah dijangkau”. Dari masalah ini, program penyuluhan kesehatan yang akan kita canangkan dalam program adalah ….
a)
Menentukan sarana penyuluhan
b)
Evaluasi
c)
Menentukan prioritas
d)
Mengenal wilayah
e)
Mengenal masyarakat
33.
M adalah seorang penyuluh KB. Suatu hari dia mendapat tugas mengadakan penyuluhan di Desa W tentang akseptor KB. Tujuan penyuluhan tersebut adalah memberikan pertimbangan kepada para pasangan suami-istri tentang pemakaian alat kontrasepsi. Pada saat pelaksanaan penyuluhan di Balai Desa W, M lebih banyak membahas tentang Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Apa prinsip SAP yang dilanggar M dari ilustrasi di atas?
a)
Relevan
b)
Efektif
c)
Efisien
d)
Komprehensif
e)
Kontinuitas
34.
Seorang pasien bernama Ny.X berusia 25 tahun sudah dirawat sekitar 3 hari di Rumah Sakit Santosa pada saat sedang dilakukan pengkajian oleh perawat, Ny.X mengatakan bahwa ia merasa cemas dengan kesehatan mentalnya, ia merasakan cemas yang berlebihan, dan tidak memiliki tujuan hidup setelah di diagnosis penyakit Kanker Servik. Dari kasus diatas sebagai tenaga medis tindakan apa yang harus dilakukan terhadap pasien tersebut....
a)
Memberikan rasa simpati
b)
Memberikan motivasi untuk klien
c)
Rujuk ke psikologi
d)
Berikan tindakan obat penenang
e)
Sikap empati terhadap pasien
35.
Kasus Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten X pada tahun 2024. Menurut beberapa hasil survei dan riset yang dilakukan, ternyata masih banyak ibu bersalin yang ditolong oleh non Tenaga Kesehatan (Dukun). Perilaku Ibu dalam memilih pertolongan persalinan pada dukun ternyata dipengaruhi anggapan bahwa tenaga kesehatan (bidan) masih sangat muda belum berpengalaman.Apa strategi yang harus dilakukan agar ibu memilih pertolongan persalinan ke Tenaga Kesehatan?
a)
Penyuluhan
b)
Menyediakan Fasilitas Kesehatan
c)
Mengganti Tenaga Kesehatan yang lebih Tua
d)
Kemitraan Nakes dan Dukun
e)
Memberikan Sanksi ibu yang bersalin ke dukun
Reset
