WorksheetsUTS Dasar Kebakaran 2025
Total questions: 30
Worksheet time: 20mins
Name
Class
Date
1.
Sistem penanggulangan kebakaran aktif merupakan langkah penting dalam sistem penanggulangan kebakaran, jenisnya diantaranya adalah ...
a)
Keadaan kualitas gedung dan perlengkapannya
b)
Instalasi penanggulangan kebakaran permanen maupun temporer
c)
Jawaban a dan b benar
d)
Jawaban a dan b salah
2.
Yang termasuk sistem proteksi kebakaran pasif antara lain ...
a)
Kualitas bahan bangunan
b)
APAR
c)
Sarana evakuasi
d)
Hydrant
3.
Beberapa persyaratan yang harus diperhatikan dalam rangka memadamkan kebakaran, antara lain ...
a)
Mengetahui arah angin
b)
Mengetahui jenis benda yang terbakar
c)
Mengetahui kondisi bangunan
d)
Semua jawaban benar
4.
Terjadinya suatu peristiwa kebakaran adalah disebabkan oleh ...
a)
Adanya ketiga unsur api (bahan bakar, oksigen udara, dan panas) pada suatu kondisi tertentu
b)
Adanya ketiga unsur api pada suatu kondisi tertentu yang disertai reaksi rantai yang berlangsung serara terus menerus
c)
Adanya bahan bakar, oksigen udara dimana mencapai titik nyala (flash point)
d)
Jawaban a, b, dan c salah
5.
Peristiwa kebakaran yang terjadi pada bahan-bahan mudah terbakar sering terjadi tanpa adanya sumber api, hal ini dapat disebabkan oleh ...
a)
Adanya sumber api yang tidak dapat diketahui
b)
Adanya sifat penyalaan sendiri dari bahan bakar tersebut
c)
Adanya energi yang dikandung oleh bahan yang dapat menaikan temperatur hingga mencapai titik bakarnya
d)
Jawaban a, b, dan c salah
6.
Adanya gas-gas beracun akibat peristiwa kebakaran adalah disebabkan oleh ...
a)
Adanya bahan-bahan beracun yang dikandung dalam bahan-bahan
b)
Adanya bahan-bahan beracun dan bahan yang ikut terbakar
c)
Adanya bahan-bahan beracun yang berasal baik dari bahan-bahan maupun dari bahan yang ikut terbakar
d)
Jawaban a, b, dan c salah
7.
Dibawah ini merupakan cara panas berpindah, kecuali ...
a)
Radiasi
b)
Konduksi
c)
Evakuasi
d)
Direct burning
8.
Dibawah ini merupakan komponen segitiga api, kecuali ...
a)
Bahan bakar
b)
Tempertaur
c)
Oksigen
d)
Panas
9.
Dibawah ini merupakan teknik pemadaman, kecuali ...
a)
Smothering
b)
Direct burning
c)
Starvation
d)
Emulsification
10.
Berikut ini adalah contoh bahan yang termasuk dalam klasifikasi kebakaran kelas B, yaitu ...
a)
Kayu
b)
Cat
c)
Plastik
d)
Jaringan kabel
11.
APAR tipe CO2 dapat memadamkan kebakaran tipe ...
a)
Wood
b)
Flammable liquids
c)
Flammbale gasses
d)
Paper
12.
Dibawah ini yang bukan menggunakan metode pemadaman smothering adalah ...
a)
APAR tipe foam
b)
Air
c)
Pasir
d)
Karung
13.
Pengujian kualitas APAR antara lain berupa ...
a)
Kondisi bejana APAR nya saja
b)
Kondisi bejana APAR dan kualitas obat pengisinya
c)
Cara penempatan dan peralatannya
d)
Cara penggunaan dengan benar
14.
Penggunaan media pemadam Halon Total Flooding System dibatasi penggunaannya di Indonesia, disebabkan ...
a)
Kualitas pemadam buruk
b)
Harga satuan mahal
c)
Merusak lingkungan (lapisan ozon)
d)
Jawaban a, b, dan c benar
15.
Untuk Alat Pemadam Api Ringan jenis karbon dioksida (CO2) harus dilakukan percobaan tekan pertama maupun uIang sebesar ...
a)
1 kali tekanan kerja
b)
1,3 kali tekanan kerja
c)
1,5 kali tekanan kerja
d)
1,7 kali tekanan kerja
16.
APAR yang akan diuji harus disimpan sekurang-kurangnya selama ...
a)
24 jam pada suhu antara 21 C - 25 C
b)
24 jam pada suhu antara 28 C - 32 C
c)
12 jam pada suhu antara 21 C - 25 C
d)
12 jam pada suhu antara 28 C - 32 C
17.
Dibawah ini adalah peraturan yang mengatur tentang Syarat-Syarat Pemasangan dan pemeliharaanAlat Pemadam Api Ringan (APAR) ...
a)
Kepmenaker No. 4 Tahun 1980
b)
Permenakertrans No. 2 Tahun 1983
c)
Kepmenaker No. 186 Tahun 1999
d)
Instruksi Menaker No. 11 Tahun 1997
18.
Permenakertrans No. 2 Tahun 1983 mengatur tentang ...
a)
Instalasi Kebakaran Alarm Automatik
b)
Pengawasan Khusus K3 Penanggulangan Kebakaran
c)
Syarat-Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
d)
Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja
19.
Klasifikasi kebakaran ialah penggolongan atau pembagian kebakaran berdasarkan jenis bahan bakarnya.
a)
B
b)
S
20.
Asap adalah suatu partikel zat karbon yang ukurannya kurang dari 0,5 mikron sebagai hasil dari suatu pembakaran tak sempurna dari bahan-bahan yang mengandung unsur-unsur karbon.
a)
B
b)
S
21.
Nyala/flame biasa timbul pada proses pembakaran yang tak sempurna dengan membentuk cahaya.
a)
B
b)
S
22.
Meloloskan diri dari bahaya kebakaran harus dilakukan dengan bersembunyi dalam ruang tertutup.
a)
B
b)
S
23.
Pemeriksaan alat pemadam api dilakukan dalam jangka waktu setahun sekali.
a)
B
b)
S
24.
Untuk alat pemadam api jenis busa dan cairan harus tahan tekanan coba sebesar 20 kg/cm.
a)
B
b)
S
25.
Ukuran APAR ditentukan oleh isi, berkisar dari 0,9 kg dan tidak boleh melebihi 14 kg.
a)
B
b)
S
26.
Sebutkan beberapa perbedaan terkait peraturan APAR antara Permen PU No. 26 Tahun 2008 dengan Permenakertrans No. 4 Tahun 1980! (Minimal 5 perbedaan)
4 lines
27.
Sebutkan beberapa indikator yang digunakan untuk mengidentifikasi kondisi APAR agar sesuai dengan Permenakertrans No. 4 Tahun 1980! (Minimal 5)
4 lines
28.
Sebutkan dan jelaksan mengenai teknik pemadaman api kebakaran!
4 lines
29.
Sebutkan beberapa pengendalian yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran sejak dini!
4 lines
30.
APAR harus diberi klasifikasi dengan huruf atau huruf-huruf yang sesuai dengan klasifikasi umum atau kelas-kelasnya sehubungan dengan kenyataan kemampuan pemadamannya. Sebutkan, jelaskan, dan berikan contoh terkait klasifikasi yang dimaksud!
4 lines
100 %
