wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuiz Panduan Pendidikan Jasmani

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Apa nama mata pelajaran yang dibahas dalam panduan ini?

a)

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

b)

Pendidikan Matematika dan Sains

c)

Pendidikan Bahasa dan Sastra

d)

Pendidikan Seni dan Budaya

2.

Panduan ini berlaku untuk fase berapa saja?

a)

Fase A-F

b)

Fase G-H

c)

Fase X-Z

d)

Fase 1-3

3.

Lembaga mana yang menerbitkan panduan ini?

a)

Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen

b)

Kementerian Kesehatan

c)

Kementerian Sosial

d)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana

4.

Panduan ini digunakan untuk jenjang pendidikan apa saja?

a)

SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK

b)

Universitas dan Politeknik

c)

PAUD dan TK

d)

Kursus Bahasa Inggris

5.

Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan penting untuk siswa di semua jenjang pendidikan karena...

a)

dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental siswa

b)

hanya untuk hiburan semata

c)

tidak berpengaruh pada kehidupan siswa

d)

hanya untuk siswa yang suka olahraga

6.

Siapakah yang menjabat sebagai Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran dalam dokumen "Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan"?

a)

Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc.

b)

Dr. Laksmi Dewi, M.Pd.

c)

Prof. Cally Setiawan, Ph.D.

d)

Ahmad Saad Ibrahim

7.

Prof. Cally Setiawan, Ph.D. bekerja di universitas mana berikut ini?

a)

Universitas Negeri Yogyakarta

b)

Universitas Pendidikan Indonesia

c)

Universitas Negeri Semarang

d)

Universitas Gadjah Mada

8.

Apa peran Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc. dalam dokumen ini?

a)

Penanggung Jawab

b)

Pengarah

c)

Penyusun

d)

Ilustrator

9.

Pentingnya mencantumkan nama penelaah dalam sebuah dokumen pembelajaran adalah untuk:

a)

Memastikan kualitas dan validitas isi dokumen

b)

Memperindah tampilan dokumen

c)

Memudahkan pencarian dokumen

d)

Memberikan penghargaan kepada semua yang terlibat

10.

Bagaimana peran ilustrator dalam pembuatan dokumen pembelajaran seperti "Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan"?

a)

Menyusun kurikulum

b)

Membuat gambar dan visual pendukung

c)

Menentukan tata letak dokumen

d)

Menulis konten utama

11.

Apa tujuan utama dari diterbitkannya Panduan Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK)?

a)

Membantu pendidik memahami dan menganalisis kemampuan esensial murid

b)

Mengganti kurikulum yang lama

c)

Menyusun jadwal pelajaran sekolah

d)

Menentukan nilai akhir murid

12.

Mengapa kurikulum dianggap sebagai alat bantu utama dalam mewujudkan pendidikan bermutu?

a)

Karena kurikulum dapat digunakan untuk merancang pembelajaran berkualitas sesuai perkembangan murid

b)

Karena kurikulum hanya berisi daftar mata pelajaran

c)

Karena kurikulum menentukan jumlah murid di kelas

d)

Karena kurikulum mengatur jam istirahat sekolah

13.

Sebutkan salah satu ciri pembelajaran yang disebutkan dalam Kata Pengantar Panduan PJOK!

a)

Interaktif

b)

Monoton

c)

Pasif

d)

Individualis

14.

Bagaimana Panduan Mata Pelajaran PJOK membantu pendidik dalam proses pembelajaran di kelas?

a)

Dengan memberikan penjelasan tentang kemampuan yang penting dibangun dan dikembangkan berdasarkan Capaian Pembelajaran PJOK

b)

Dengan memberikan soal ujian nasional

c)

Dengan menentukan seragam sekolah

d)

Dengan mengatur jadwal libur sekolah

15.

Jika Anda seorang guru PJOK, bagaimana Anda dapat menggunakan panduan ini untuk meningkatkan partisipasi aktif murid dalam pembelajaran?

a)

Dengan menciptakan suasana belajar yang interaktif, inspiratif, dan menyenangkan

b)

Dengan hanya memberikan tugas tertulis

c)

Dengan membatasi ruang kreativitas murid

d)

Dengan melarang murid berolahraga

16.

Siapa yang menandatangani kata pengantar pada dokumen ini?

a)

Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc.

b)

Prof. Dr. Budi Santoso, M.Pd.

c)

Dr. Siti Aminah, M.Sc.

d)

Prof. Dr. Agus Salim, S.Pd., M.Sc.

17.

Apa tujuan utama tim Pusat Kurikulum dan Pembelajaran dalam menyusun panduan ini?

a)

Menghasilkan sebuah panduan yang menginspirasi

b)

Membuat laporan keuangan

c)

Menyusun jadwal pelajaran

d)

Melakukan penelitian ilmiah

18.

Ucapan terima kasih kepada tim penyusun, penelaah, dan kontributor dalam sebuah dokumen resmi penting karena alasan berikut:

a)

Karena menunjukkan penghargaan atas kerja keras mereka dan membangun motivasi untuk kolaborasi di masa depan

b)

Karena dapat mempercepat proses penulisan

c)

Karena itu adalah syarat administrasi

d)

Karena dapat meningkatkan nilai dokumen

19.

Apa saja komponen yang termasuk dalam bagian "Pendahuluan" pada dokumen ini?

a)

Latar Belakang, Tujuan, Sasaran, Struktur Panduan

b)

Rasional, Tujuan, Karakteristik, Capaian Pembelajaran

c)

Kerangka Kerja, Penyusunan Alur, Penerapan, Contoh

d)

Deskripsi, Komponen, Pemetaan, Glosarium

20.

Pada bagian "Capaian Pembelajaran", komponen apa yang dibahas setelah "Rasional"?

a)

Tujuan

b)

Sasaran

c)

Struktur Panduan

d)

Glosarium

21.

Bagian mana dalam dokumen ini yang membahas "Pemetaan Materi Esensial"?

a)

Bagian C

b)

Bagian A

c)

Bagian D

d)

Bagian E

22.

Sebutkan salah satu subtopik yang terdapat dalam "Perencanaan Pembelajaran Mendalam".

a)

Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam

b)

Latar Belakang

c)

Deskripsi Capaian Pembelajaran

d)

Glosarium

23.

Jika seorang guru ingin mencari definisi istilah dalam dokumen ini, bagian mana yang harus dibuka?

a)

Glosarium

b)

Pendahuluan

c)

Capaian Pembelajaran

d)

Daftar Pustaka

24.

Bagaimana hubungan antara "Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran" dan "Penerapan Perencanaan Pembelajaran" dalam proses perencanaan pembelajaran mendalam?

a)

Penyusunan alur dilakukan sebelum penerapan perencanaan

b)

Penerapan perencanaan dilakukan sebelum penyusunan alur

c)

Keduanya tidak saling berhubungan

d)

Penyusunan alur dilakukan setelah penerapan perencanaan

25.

Apa tujuan utama dari mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)?

a)

Membantu murid menjadi pelajar sepanjang hayat untuk hidup sehat dan aktif

b)

Mengajarkan murid tentang sejarah olahraga

c)

Melatih murid menjadi atlet profesional

d)

Mengajarkan murid tentang makanan sehat saja

26.

Mengapa reformasi kurikulum dalam PJOK diperlukan secara berkala?

a)

Karena budaya gerak masyarakat terus berubah dari masa ke masa

b)

Karena PJOK hanya untuk murid yang suka olahraga

c)

Karena PJOK tidak penting untuk kesehatan

d)

Karena PJOK hanya fokus pada teori

27.

Sebutkan salah satu tantangan yang dihadapi generasi muda dalam mengembangkan minat terhadap aktivitas jasmani dan olahraga!

a)

Dampak teknologi pada pilihan gaya hidup

b)

Kurangnya guru olahraga

c)

Tidak adanya fasilitas olahraga

d)

Kurangnya waktu belajar di sekolah

28.

Pendekatan pembelajaran mendalam dalam PJOK menekankan pentingnya apa?

a)

Melibatkan murid melalui prinsip pembelajaran tentang dan melalui aktivitas jasmani/olahraga

b)

Menghafal teori olahraga

c)

Mengikuti ujian tertulis saja

d)

Menghindari aktivitas fisik

29.

Bagaimana pendekatan pembelajaran mendalam dalam PJOK dapat membantu murid?

a)

Membantu murid dalam menumbuhkan kecintaan sepanjang hayat terhadap aktivitas jasmani dan olahraga

b)

Membantu murid menjadi juara lomba olahraga

c)

Membantu murid menghindari aktivitas fisik

d)

Membantu murid hanya belajar teori kesehatan

30.

Jelaskan bagaimana integrasi teknologi dan metode inovatif dapat meningkatkan pembelajaran PJOK!

a)

Dengan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung pengembangan kemampuan murid

b)

Dengan mengurangi aktivitas fisik di sekolah

c)

Dengan hanya menggunakan buku teks tanpa praktik

d)

Dengan membatasi akses murid ke informasi kesehatan

31.

Apa tujuan utama PJOK sebagai pembelajaran murid menurut teks?

a)

Mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap murid secara holistik

b)

Meningkatkan nilai ujian murid

c)

Membuat murid lebih disiplin dalam belajar

d)

Mengurangi waktu bermain murid

32.

Salah satu tantangan pembelajaran PJOK adalah...

a)

Terbatasnya praktik pedagogis pendidikan jasmani yang bermakna

b)

Banyaknya fasilitas olahraga di sekolah

c)

Murid terlalu aktif di luar kelas

d)

Guru terlalu banyak memberikan tugas

33.

Bagaimana kerangka kerja pembelajaran mendalam dapat membantu mengatasi tantangan dalam pembelajaran PJOK?

a)

Dengan mengembangkan metode pengajaran inovatif dan menciptakan ruang belajar yang mendukung

b)

Dengan menambah jumlah murid di kelas

c)

Dengan mengurangi waktu belajar PJOK

d)

Dengan membatasi penggunaan teknologi digital

34.

Mengapa perlu disusun panduan mata pelajaran PJOK menurut teks?

a)

Untuk memberi gambaran umum tentang kurikulum PJOK dan menjadi rujukan dalam mengembangkan pengalaman belajar yang bermakna

b)

Agar murid lebih sering berolahraga di luar sekolah

c)

Supaya guru dapat mengurangi jam pelajaran PJOK

d)

Untuk meningkatkan nilai ujian nasional

35.

Apa tujuan dari penyusunan panduan PJOK menurut bagian "Tujuan"?

a)

Membantu pendidik memahami dan menerapkan PJOK dengan pendekatan pembelajaran mendalam

b)

Menambah jumlah guru PJOK di sekolah

c)

Mengurangi waktu belajar PJOK

d)

Meningkatkan nilai ujian PJOK

36.

Siapa sasaran utama dari panduan PJOK yang disebutkan dalam bagian "Sasaran"?

a)

Guru mata pelajaran PJOK pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK

b)

Murid kelas 12 SMA saja

c)

Orang tua murid di sekolah dasar

d)

Kepala sekolah di semua jenjang

37.

Bagian apa saja yang terdapat dalam struktur panduan menurut dokumen ini?

a)

Pendahuluan, Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia, Pemetaan Materi Esensial, Perencanaan Pembelajaran Mendalam, Glosarium

b)

Pendahuluan, Penutup, Daftar Pustaka, Lampiran, Glosarium

c)

Pendahuluan, Tujuan Pembelajaran, Evaluasi, Penilaian, Glosarium

d)

Pendahuluan, Capaian Pembelajaran Bahasa Inggris, Pemetaan Materi Tambahan, Perencanaan Pembelajaran Dasar, Glosarium

38.

Apa tujuan dari bagian "Pendahuluan" dalam struktur panduan?

a)

Menjelaskan latar belakang permasalahan dalam pembelajaran PJOK serta pendekatan pembelajaran mendalam sebagai solusi

b)

Menyusun daftar istilah penting yang digunakan dalam panduan

c)

Menyajikan tabel materi esensial di setiap fase

d)

Memberikan contoh perencanaan pembelajaran di setiap jenjang

39.

Bagian "Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia" dalam panduan berisi tentang apa?

a)

Deskripsi capaian pembelajaran PJOK dan komponen utamanya di setiap fase

b)

Daftar istilah penting dalam pembelajaran PJOK

c)

Tabel kompetensi dan materi esensial

d)

Contoh perencanaan pembelajaran di SD, SMP, dan SMA/SMK

40.

Mengapa materi esensial penting dalam pembelajaran PJOK menurut bagian "Pemetaan Materi Esensial"?

a)

Karena materi tersebut dikontekstualisasikan dalam pembelajaran menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam

b)

Karena materi tersebut hanya digunakan untuk penilaian akhir

c)

Karena materi tersebut tidak relevan dengan tujuan pembelajaran

d)

Karena materi tersebut hanya untuk siswa SD

41.

Bagaimana perencanaan pembelajaran mendalam dijelaskan dalam panduan ini?

a)

Melalui kerangka kerja, langkah penyusunan alur tujuan, dan contoh perencanaan di setiap jenjang pendidikan

b)

Hanya melalui daftar istilah penting

c)

Melalui penjelasan singkat tanpa contoh

d)

Melalui tabel kompetensi saja

42.

Jika Anda diminta untuk membuat glosarium dari sebuah panduan, apa yang harus Anda masukkan?

a)

Istilah-istilah penting yang digunakan dalam panduan

b)

Daftar nama penulis panduan

c)

Tabel capaian pembelajaran

d)

Contoh soal ujian

43.

Strategi yang tepat untuk mengontekstualisasikan materi esensial dalam pembelajaran PJOK menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam adalah...

a)

Dengan menuliskan materi esensial di papan tulis setiap hari

b)

Dengan mengaitkan materi esensial pada situasi nyata dan menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam agar siswa memahami relevansi dan aplikasi materi tersebut

c)

Dengan membiarkan siswa memilih materi esensial yang mereka sukai

d)

Dengan hanya menghafal materi esensial tanpa penjelasan lebih lanjut

44.

Apa yang dimaksud dengan Capaian Pembelajaran (CP)?

a)

Kompetensi pembelajaran yang harus dicapai murid di akhir setiap fase

b)

Dokumen perencanaan pembelajaran

c)

Standar Nasional Pendidikan

d)

Tujuan pembelajaran harian

45.

Mengapa pendidik yang merancang pembelajaran PJOK tidak perlu lagi merujuk pada dokumen Standar Isi?

a)

Karena CP sudah cukup menjadi acuan

b)

Karena Standar Isi sudah tidak berlaku

c)

Karena CP hanya untuk murid berkebutuhan khusus

d)

Karena CP tidak berhubungan dengan Standar Isi

46.

Bagaimana murid berkebutuhan khusus dengan hambatan intelektual dapat menggunakan CP?

a)

Menggunakan CP pendidikan khusus

b)

Menggunakan CP umum

c)

Tidak menggunakan CP sama sekali

d)

Menggunakan CP untuk SMA/MA

47.

Sebutkan tiga langkah utama dalam proses perancangan pembelajaran dan asesmen menurut gambar 1!

a)

Menganalisis Capaian Pembelajaran, Menyusun Tujuan Pembelajaran dan Alurnya, Merencanakan Pembelajaran dan Asesmen

b)

Menyusun RPP, Melaksanakan Pembelajaran, Melakukan Evaluasi

c)

Merancang Kurikulum, Menyusun Silabus, Menyusun RPP

d)

Menyusun Standar Isi, Menyusun Standar Kompetensi, Menyusun Standar Proses

48.

Jelaskan alasan pemerintah menetapkan CP sebagai kompetensi yang ditargetkan, namun tetap memerlukan dokumen operasional bagi pendidik!

a)

Karena CP masih umum dan perlu panduan kegiatan pembelajaran sehari-hari

b)

Karena CP sudah sangat rinci sehingga tidak perlu dokumen lain

c)

Karena CP hanya berlaku untuk pendidikan tinggi

d)

Karena CP tidak berhubungan dengan pembelajaran intrakurikuler

49.

Apa langkah pertama dalam perencanaan pembelajaran PJOK menurut dokumen yang dijelaskan?

a)

Menyusun soal ujian

b)

Mengidentifikasi kebutuhan siswa

c)

Menganalisis Capaian Pembelajaran (CP)

d)

Membuat jadwal pelajaran

50.

Tingkatan dalam Structure of Observed Learning Outcomes (SOLO) yang digunakan dalam pengembangan CP PJOK adalah...

a)

Unistruktural, Multistruktural, Relasional, dan Abstrak Meluas

b)

Dasar, Menengah, Lanjutan, dan Mahir

c)

Teori, Praktik, Analisis, dan Sintesis

d)

Awal, Tengah, Akhir, dan Sempurna

51.

Apa tujuan dari penggunaan Generic Levels of Skills Proficiency (GLSP) dalam pengembangan tujuan pembelajaran PJOK?

a)

Untuk mengukur nilai ujian siswa

b)

Untuk menggambarkan tahapan perkembangan dalam mengeksplorasi gerak

c)

Untuk menentukan jadwal olahraga

d)

Untuk memilih cabang olahraga yang tepat

52.

Sebutkan tingkatan dalam GLSP yang digunakan untuk tujuan pembelajaran PJOK!

a)

Dasar, Menengah, Lanjutan, Sempurna

b)

Pra-kontrol, Kontrol, Pemanfaatan, Mahir

c)

Awal, Tengah, Akhir, Sempurna

d)

Teori, Praktik, Analisis, Sintesis

53.

Mengapa penting bagi pendidik untuk membaca dokumen CP secara utuh sebelum merancang pembelajaran PJOK?

a)

Agar dapat membuat soal ujian yang sulit

b)

Agar memahami rasional, tujuan, karakteristik mata pelajaran, dan capaian per fase

c)

Agar dapat memilih cabang olahraga yang populer

d)

Agar dapat menentukan jadwal pelajaran yang efisien

54.

Bagaimana posisi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam kurikulum pendidikan menurut Lawson (2018)?

a)

Sebagai pelajaran tambahan yang tidak wajib

b)

Sebagai pembelajaran utama bagi murid

c)

Sebagai pelajaran yang hanya untuk siswa berbakat

d)

Sebagai pelajaran yang tidak penting

55.

Jelaskan bagaimana SOLO taxonomy dapat membantu pendidik dalam mengembangkan pemahaman murid secara mendalam dalam PJOK!

a)

Dengan memberikan soal pilihan ganda

b)

Dengan mengembangkan tahapan pemahaman mulai dari mengenali gerakan dasar hingga menganalisis strategi permainan

c)

Dengan menentukan nilai akhir siswa

d)

Dengan memilih cabang olahraga yang sesuai

56.

Apa tujuan utama dari mata pelajaran PJOK menurut penjelasan pada teks?

a)

Memfasilitasi murid agar menemukan nikmatnya aktif bergerak dan menjadi sehat

b)

Mengajarkan teori olahraga secara mendalam

c)

Melatih murid menjadi atlet profesional

d)

Mengutamakan pencapaian nilai akademik

57.

Mengapa keterampilan gerak fundamental yang solid penting dalam perjalanan kurikulum PJOK?

a)

Karena menjadi prasyarat penting untuk kecakapan bergerak di kemudian waktu

b)

Karena dapat meningkatkan nilai ujian nasional

c)

Karena membantu murid memahami teori olahraga

d)

Karena membuat murid lebih cepat lulus sekolah

58.

Sebutkan salah satu dimensi penting yang dikembangkan melalui PJOK selain kesehatan!

a)

Ketakwaan dan keimanan terhadap Tuhan YME

b)

Kemampuan berhitung cepat

c)

Keterampilan menulis esai

d)

Pengetahuan sejarah dunia

59.

Bagaimana kurikulum PJOK memprioritaskan kebermaknaan bagi murid menurut teks?

a)

Dengan merancang pengalaman belajar yang meningkatkan keterampilan, konsep, dan strategi gerak

b)

Dengan memberikan ujian setiap minggu

c)

Dengan fokus pada teori olahraga saja

d)

Dengan membatasi aktivitas jasmani

60.

Jelaskan hubungan antara keterampilan gerak fundamental dan partisipasi aktif dalam olahraga menurut teks!

a)

Murid dengan keterampilan gerak fundamental yang mapan lebih mampu mengeksplorasi berbagai kemungkinan partisipasi dalam olahraga

b)

Murid yang tidak memiliki keterampilan gerak fundamental tetap bisa berpartisipasi aktif tanpa hambatan

c)

Keterampilan gerak fundamental hanya penting untuk atlet profesional

d)

Partisipasi aktif dalam olahraga tidak memerlukan keterampilan gerak fundamental

61.

Apa nama model kurikulum yang digambarkan dalam Gambar 2?

a)

Model Kurikulum Berlian

b)

Model Kurikulum Segitiga

c)

Model Kurikulum Lingkaran

d)

Model Kurikulum Piramida

62.

Pada fase awal model kurikulum berlian, murid dikenalkan dengan apa?

a)

Keterampilan gerak fundamental dan pemahaman konsep gerak

b)

Teknik olahraga profesional

c)

Penilaian aktivitas jasmani

d)

Strategi permainan tim

63.

Mengapa fondasi pada model kurikulum berlian penting bagi murid?

a)

Sebagai penyangga untuk berolahraga dan beraktivitas jasmani di masa remaja dan dewasa

b)

Untuk mendapatkan nilai tinggi di ujian

c)

Agar murid bisa menjadi atlet profesional

d)

Supaya murid bisa mengajar teman-temannya

64.

Tujuan eksplorasi pada fase tengah model kurikulum berlian adalah...

a)

Membantu murid menemukan jenis aktivitas yang menjadi kegemaran dan bermakna bagi dirinya

b)

Mengajarkan murid cara menjadi pelatih olahraga

c)

Melatih murid untuk mengikuti kompetisi internasional

d)

Menguji kemampuan murid dalam teori olahraga

65.

Bagaimana model kurikulum berlian memfasilitasi murid dalam membuat keputusan tentang aktivitas jasmani?

a)

Dengan memberikan gambaran pembelajaran yang membantu murid memilih aktivitas jasmani sesuai minat dan keinginannya

b)

Dengan memaksa murid mengikuti semua jenis olahraga

c)

Dengan hanya fokus pada teori tanpa praktik

d)

Dengan membatasi pilihan aktivitas jasmani murid

66.

Pada tahap akhir pembelajaran PJOK, berapa jenis aktivitas jasmani atau olahraga yang dikembangkan oleh murid setiap semester?

a)

1-2 jenis aktivitas

b)

3-4 jenis aktivitas

c)

5-6 jenis aktivitas

d)

Semua jenis aktivitas

67.

Manfaat paling nyata dari aktif secara jasmani adalah...

a)

Kesehatan

b)

Kekayaan

c)

Kepopuleran

d)

Kecantikan

68.

Mengapa pembelajaran kesehatan harus disertakan dalam kurikulum PJOK?

a)

Agar murid memahami isu kesehatan dan mengambil keputusan yang tepat

b)

Agar murid menjadi lebih pandai matematika

c)

Agar murid lebih cepat dalam berlari

d)

Agar murid bisa bermain musik

69.

Pembelajaran PJOK bersifat holistik karena...

a)

Tidak hanya fokus pada aspek jasmani, tetapi juga aspek sosial dan personal

b)

Hanya mengajarkan teknik olahraga

c)

Hanya mengajarkan teori kesehatan

d)

Hanya mengajarkan keterampilan motorik

70.

Sebutkan salah satu kecakapan yang dikembangkan melalui pembelajaran gerak dalam PJOK!

a)

Kolaborasi

b)

Menyanyi

c)

Melukis

d)

Memasak

71.

Mengapa fair play dan kerja tim penting dalam pembelajaran PJOK?

a)

Untuk memfasilitasi pembelajaran mendalam seperti pengambilan keputusan dan komunikasi

b)

Agar murid bisa menang dalam setiap pertandingan

c)

Agar murid bisa beristirahat lebih lama

d)

Agar murid tidak perlu belajar teori

72.

Bagaimana pembelajaran PJOK berkontribusi pada kesejahteraan diri dan orang lain?

a)

Dengan membekali murid untuk menghadapi dunia yang cepat berubah dan tantangan baru

b)

Dengan mengajarkan cara memasak makanan sehat

c)

Dengan memberikan hadiah kepada murid

d)

Dengan mengurangi waktu belajar di sekolah

73.

Pembelajaran PJOK dapat membantu murid mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan diri dengan cara:

a)

Dengan berolahraga setiap hari tanpa aturan

b)

Dengan memahami isu kesehatan dan mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan

c)

Dengan menghindari semua aktivitas fisik

d)

Dengan hanya belajar teori kesehatan tanpa praktik

74.

Setelah membaca bagian Rasional, apakah dapat dipahami bahwa mata pelajaran PJOK ini penting?

a)

Ya, karena PJOK membantu pengembangan keterampilan jasmani dan sosial.

b)

Tidak, karena PJOK hanya fokus pada olahraga saja.

c)

Ya, karena PJOK hanya untuk hiburan.

d)

Tidak, karena PJOK tidak berhubungan dengan kesehatan.

75.

Apa tujuan utama dari mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)?

a)

Mengembangkan keterampilan, konsep, dan strategi gerak serta mendukung gaya hidup sehat.

b)

Hanya mengajarkan teknik olahraga.

c)

Fokus pada teori kesehatan saja.

d)

Mengajarkan sejarah olahraga.

76.

Salah satu tujuan PJOK adalah membangun dan menerapkan keterampilan sosial dan emosional melalui pembelajaran yang menekankan nilai-nilai berikut, kecuali...

a)

Fair play

b)

Kerja tim

c)

Inklusivitas

d)

Kompetisi tidak sehat

77.

Bagaimana PJOK membantu murid dalam memilih gaya hidup?

a)

Memberi dukungan dalam memilih gaya hidup sehat dan aktif secara jasmani.

b)

Mengajarkan cara memasak makanan sehat.

c)

Mengajarkan cara berbelanja di pasar.

d)

Memberi pelajaran tentang sejarah olahraga.

78.

PJOK menanamkan apresiasi dan mengembangkan sikap positif untuk aktif secara jasmani sepanjang hayat sebagai upaya...

a)

Peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.

b)

Mendapatkan nilai tinggi di sekolah.

c)

Menjadi atlet profesional.

d)

Menghindari pelajaran lain.

79.

Pendekatan holistik dalam PJOK memaknai well-being dengan memperhatikan aspek...

a)

Jasmani, mental, sosial, emosional, dan karakter.

b)

Jasmani saja.

c)

Sosial dan ekonomi.

d)

Emosional dan spiritual saja.

80.

Apa yang menjadi fokus utama dalam pendekatan pembelajaran PJOK menurut poin kedua pada gambar?

a)

Guru sebagai satu-satunya otoritas

b)

Murid sebagai pusat dari proses pembelajaran

c)

Penekanan pada hafalan materi

d)

Penggunaan metode ceramah

81.

Salah satu tujuan dari memfasilitasi pengalaman belajar dalam PJOK adalah...

a)

Menghafal teori gerak

b)

Mengembangkan keterampilan gerak spesifik

c)

Menghindari aktivitas jasmani

d)

Mengurangi partisipasi murid

82.

Mengapa penting menanamkan tanggung jawab dan perilaku belajar sepanjang hayat dalam aktivitas jasmani dan kesehatan?

a)

Agar murid hanya fokus pada nilai akademik

b)

Untuk membentuk sikap positif terhadap aktivitas jasmani dan kesehatan

c)

Supaya murid tidak perlu berkolaborasi

d)

Agar murid tidak perlu menetapkan tujuan

83.

Bagaimana pembelajaran PJOK mendorong keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah?

a)

Dengan menghafal pola gerak

b)

Dengan menganalisis pola gerak dan menerapkan teknik pemecahan masalah

c)

Dengan menghindari aktivitas jasmani

d)

Dengan meniru gerakan tanpa evaluasi

84.

Apa yang dimaksud dengan lingkungan inklusif dalam pembelajaran PJOK?

a)

Lingkungan yang hanya menerima murid berprestasi

b)

Lingkungan yang mendorong partisipasi semua murid tanpa terkecuali

c)

Lingkungan yang membatasi aktivitas jasmani

d)

Lingkungan yang tidak memperhatikan perbedaan individu

85.

Mengapa refleksi dan penilaian autentik penting dalam pembelajaran PJOK?

a)

Agar murid dapat meniru hasil orang lain

b)

Untuk membantu murid merencanakan strategi pemantauan dan meningkatkan hasil belajar

c)

Supaya murid tidak perlu menetapkan tujuan

d)

Agar murid hanya fokus pada aktivitas fisik

86.

Apa tujuan utama dari elemen "Terampil Bergerak" dalam pembelajaran PJOK?

a)

Mengembangkan keterampilan motorik dan literasi jasmani

b)

Menghafal teori olahraga

c)

Menonton pertandingan olahraga

d)

Menghindari aktivitas fisik

87.

Salah satu contoh aktivitas dalam elemen "Terampil Bergerak" adalah...

a)

Permainan tradisional dan latihan kebugaran

b)

Membaca buku di perpustakaan

c)

Menulis esai tentang sejarah olahraga

d)

Menggambar pemandangan

88.

Apa yang ditekankan dalam pembelajaran pada elemen "Belajar melalui Gerak"?

a)

Fair play dan kerja tim dengan pendekatan eksperiensial

b)

Kompetisi individu tanpa kerja sama

c)

Hanya latihan fisik tanpa komunikasi

d)

Menghindari pemecahan masalah

89.

Potensi apa yang dapat dicapai melalui pembelajaran pada elemen "Belajar melalui Gerak"?

a)

Keterampilan komunikasi, kerjasama, dan kepemimpinan

b)

Hanya kekuatan fisik

c)

Kemampuan menghafal teori

d)

Tidak ada keterampilan sosial

90.

Bagaimana elemen "Bergaya Hidup Aktif" membantu murid dalam pembelajaran PJOK?

a)

Mengembangkan kapasitas untuk merancang, menerapkan, dan mengevaluasi kebugaran diri

b)

Hanya berfokus pada teori olahraga

c)

Menghindari aktivitas fisik

d)

Menonton olahraga tanpa berpartisipasi

91.

Pengalaman belajar dalam elemen "Belajar melalui Gerak" dapat membantu murid dalam kehidupan sehari-hari dengan cara:

a)

Membantu murid mengembangkan keterampilan sosial dan kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi

b)

Tidak memberikan manfaat apapun

c)

Membuat murid lebih suka duduk diam

d)

Hanya meningkatkan kekuatan fisik tanpa manfaat lain

92.

Pentingnya murid mempraktikkan gerak dalam elemen "Terampil Bergerak" adalah...

a)

Agar murid dapat menerapkan dan mengasah keterampilan jasmani sesuai minat dan kegemaran masing-masing

b)

Supaya murid hanya belajar teori tanpa praktik

c)

Agar murid tidak perlu berpartisipasi dalam aktivitas fisik

d)

Supaya murid hanya menonton olahraga

93.

Apa tujuan utama dari elemen pembelajaran yang memfasilitasi pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam memilih aktivitas jasmani?

a)

Untuk memprioritaskan keseluruhan kesehatan dan well-being

b)

Untuk meningkatkan nilai akademik siswa

c)

Untuk memperbanyak aktivitas di luar ruangan

d)

Untuk mengurangi waktu belajar di kelas

94.

Mengapa elemen memilih hidup sehat menekankan pentingnya menentukan pilihan positif terkait kesehatan?

a)

Agar siswa dapat menjaga kesehatan dan mempromosikan kesehatan

b)

Agar siswa dapat menghindari pelajaran jasmani

c)

Agar siswa dapat lebih banyak bermain game

d)

Agar siswa dapat mengurangi waktu tidur

95.

Apa saja yang dapat dicakup dalam elemen memilih hidup sehat?

a)

Pola makan sehat, kebugaran jasmani, lingkungan sehat, dan keselamatan

b)

Hanya pola makan sehat

c)

Hanya kebugaran jasmani

d)

Hanya lingkungan sehat

96.

Bagaimana murid dapat mengembangkan disposisi yang mendorong mereka menjadi individu yang aktif?

a)

Dengan belajar tentang perilaku yang terkait dengan aktivitas jasmani yang teratur

b)

Dengan menghindari aktivitas jasmani

c)

Dengan hanya membaca buku pelajaran

d)

Dengan tidur lebih lama setiap hari

97.

Mengapa literasi kesehatan penting dalam elemen memilih hidup sehat?

a)

Karena memungkinkan murid mendapatkan, memahami, dan menerapkan informasi serta layanan kesehatan

b)

Karena membuat murid lebih pandai matematika

c)

Karena meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum

d)

Karena membantu murid menghafal pelajaran

98.

Apa yang dimaksud dengan "fair play" dalam aktivitas jasmani menurut capaian pembelajaran Fase A?

a)

Bermain dengan curang untuk menang

b)

Menuruti aturan untuk menumbuhkan sportivitas

c)

Mengabaikan aturan demi kesenangan

d)

Menghindari kolaborasi dalam tim

99.

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki murid pada akhir Fase A adalah mengenali gaya hidup aktif dan sehat. Apa manfaat mengenali komponen makanan bergizi seimbang?

a)

Agar bisa makan makanan cepat saji setiap hari

b)

Agar dapat menjaga kesehatan dan keselamatan

c)

Agar dapat menghindari aktivitas jasmani

d)

Agar dapat bermain tanpa aturan

100.

Pada Fase B, murid diharapkan dapat menghaluskan keterampilan gerak fundamental. Apa yang dimaksud dengan menghaluskan keterampilan gerak fundamental?

a)

Mengabaikan teknik dasar gerak

b)

Menyesuaikan dan memperbaiki keterampilan gerak dalam situasi baru

c)

Melakukan gerakan tanpa aturan

d)

Menghindari latihan fisik