wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SYSTEM PENGAPIAN ELEKTRONIK MOBIL

Total questions: 71

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Fungsi utama sistem pengapian elektronik pada mobil adalah untuk ...

a)

mengatur suplai bahan bakar

b)

Menghasilkan dan mengatur percikan bunga api

c)

Mengontrol suhu mesin

d)

mengatur putaran kipas radiator

e)

Mengolah sensor suhu udara

2.

Komponen yang berfungsi untuk meningkatkan tegangan listrik rendah menjadi tinggi pada sistem pengapian elektronik adalah ...

a)

Alternator

b)

Ignition Coil

c)

ECU

d)

Injector

e)

Battery

3.

Sensor yang berfungsi menginformasikan posisi poros engkol kepada ECU untuk menentukan waktu pengapian adalah ...

a)

MAP Sensor

b)

CKP Sensor

c)

O2 Sensor

d)

CTS Sensor

e)

TPS Sensor

4.

Jika mesin sulit hidup terutama saat dingin, kemungkinan penyebab pada sistem pengapian elektronik adalah ...

a)

Filter udara tersumbat

b)

Tegangan baterai drop

c)

Oli mesin berlebih

d)

Radiator bocor

e)

Busi kebesaran

5.

Tanda busi mengalami kerusakan adalah ...

a)

Warna elektroda kemerahan

b)

Elektroda berwarna hitam berjelaga

c)

Insulator berwarna bening

d)

Ulir busi mengkilap

e)

Celah busi mengecil

6.

Sensor CKP terletak pada bagian ...

a)

Kepala silinder

b)

Poros engkol

c)

Intake manifold

d)

Katup gas

e)

Poros nok

7.

Jika tidak terjadi percikan api pada busi, maka langkah awal pemeriksaan adalah ...

a)

Memeriksa radiator

b)

Memeriksa oli mesin

c)

Memeriksa tegangan baterai dan koil

d)

Memeriksa filter kabin

e)

Memeriksa sistem rem

8.

Komponen berikut termasuk dalam sistem pengapian elektronik, kecuali ...

a)

ECU

b)

Busi

c)

Ignition Coil

d)

Distributor mekanik

e)

CKP Sensor

9.

Penyebab umum mesin brebet pada putaran rendah terkait pengapian adalah ...

a)

Kabel grounding longgar

b)

Ban kekurangan angin

c)

Knalpot kotor

d)

Sistem AC tidak berfungsi

e)

Oli rem habis

10.

Fungsi ECU dalam sistem pengapian elektronik adalah ...

a)

mengatur pendingin radiator

b)

mengatur timing pengapian dan durasi pengapian

c)

mengatur pompa oli

d)

mengatur katup mesin

e)

mengatur tekanan ban

11.

Sebuah mobil injeksi mengalami kesulitan hidup saat mesin dingin. Pemeriksaan menunjukkan tegangan baterai normal, injektor berfungsi, dan tidak ada kebocoran bahan bakar. Setelah pengecekan, busi terlihat basah dan tidak ada percikan api. Berdasarkan kasus tersebut, komponen yang paling mungkin menyebabkan penyebab adalah ...

a)

Sensor MAP rusak

b)

Ignition coil lemah

c)

Fuel pump kotor

d)

Throttle body kotor

e)

Idle speed control macet

12.

Mesin mobil terasa pincang dan indikator Check Engine menyala. Hasil scan menunjukkan kode P0302 (misfire silinder 2). Setelah pertukaran coil antara silinder 2 dan 3, misfire berpindah ke silinder 3.

4 lines
13.

Dari kasus ini, langkah perbaikan yang tepat adalah ...

a)

Membersihkan injector silinder 2

b)

Mengganti ignition coil

c)

Mengganti busi silinder 3

d)

Mengganti MAP sensor

e)

Reset ECU

14.

Mesin sulit dihidupkan kembali saat panas. Setelah ditemukan, tegangan pada coil turun ketika mesin panas tetapi normal ketika mesin dingin. Sistem bahan bakar normal. Penyebab paling mungkin dari gejala tersebut adalah ...

a)

Sensor CKP melemah saat suhu tinggi

b)

Busi terlalu panas

c)

Filter udara tersumbat

d)

Katup EGR macet

e)

Radiator kotor

15.

Mobil mengalami gejala brebet pada akselerasi. Data pengukuran menunjukkan celah busi terlalu besar, koil normal, dan tegangan pengapian sesuai spesifikasi. Berdasarkan diagnosa tersebut, tindakan yang tepat adalah ...

a)

Menyetel ulang celah busi

b)

Mengganti sensor poros engkol

c)

Membersihkan throttle body

d)

Mengganti filter bahan bakar

e)

Mengganti koil pengapian

16.

Mesin mati mendadak saat kendaraan berjalan. Setelah diperiksa, pompa bahan bakar bekerja normal, namun tidak ada sinyal dari sensor CKP ke ECU. Berdasarkan kasus tersebut, langkah perbaikan yang tepat adalah ...

a)

Mengganti pompa bahan bakar

b)

Mengganti sensor CKP

c)

Membersihkan throttle body

d)

Mengganti busi

e)

Mengganti relay AC

17.

Mesin langsam tidak stabil. Pemeriksaan busi dan coil normal. Setelah disambungkan ke pemindai, timing pengapian terlihat tidak stabil. Komponen yang paling mungkin menyebabkan masalah tersebut adalah ...

a)

Sensor CMP

b)

Pompa bahan bakar

c)

Katup ISC

18.

Check Engine menyala dengan kode P0351 yang menunjukkan masalah pada sirkuit koil A. Setelah pengecekan sambungan kabel ditemukan korosi pada konektor coil. Tindakan yang tepat adalah ...

a)

Mengganti seluruh set busi

b)

Membersihkan atau mengganti konektor yang korosif

c)

Mengganti sensor CKP

d)

Mengganti ECU

e)

Menyetel celah busi

19.

Mesin mobil bergetar saat idle. Setelah pemeriksaan, busi silinder 1 berwarna hitam pekat, sementara busi lainnya normal. Hal ini menunjukkan ...

a)

Semua koil rusak

b)

Silinder 1 kelebihan campuran bahan bakar

c)

Sensor CKP mengalami kerusakan

d)

Alternator tidak mengisi

e)

Radiator bocor

20.

Saat diperiksa menggunakan osiloskop, gelombang sinyal sensor CKP tidak stabil dan kadang hilang. Mobil sulit hidup terutama saat starter pertama. Penyebab yang paling mungkin adalah ...

a)

Katup EGR tersumbat

b)

Celah sensor CKP dan reluctor tidak sesuai

c)

Celah busi terlalu kecil

d)

Alternator overcharge

e)

Filter udara basah

21.

Mobil tidak dapat di-starter sama sekali. Saat kontak kunci ON, tidak terdapat tegangan pada koil. Sekring IGN ditemukan putus. Langkah paling tepat adalah ...

a)

Mengganti koil

b)

Mengganti busi

c)

Mengganti sekring dan memeriksa kemungkinan short

d)

Mengganti sensor CKP

e)

Membersihkan throttle body

22.

Mesin sering mati saat putaran rendah. Pemeriksaan menunjukkan nilai tegangan keluaran coil fluktuatif. Pemeriksaan baterai, alternator, dan kabel pengapian normal. Penyebab paling mungkin adalah ...

a)

Coil mulai lemah atau rusak internal

b)

Busi aus

c)

Sensor suhu rusak

23.

Hasil scanner menunjukkan kode P0300 (random misfire). Setelah pengecekan ditemukan kabel massa (ground) sistem pengapian longgar. Tindakan yang tepat adalah ...

a)

Mengganti seluruh koil

b)

Mengencangkan dan membersihkan ground

c)

Mengganti semua busi

d)

Membersihkan throttle body

e)

Mengganti ECU

24.

Mesin tersendat saat akselerasi cepat. Hasil pengukuran menunjukkan tegangan input coil turun menjadi 9 volt saat akselerasi. Alternator dan aki normal. Kemungkinan penyebabnya adalah ...

a)

Kabel pengapian kendor

b)

Kabel jalur pengapian resistansi tinggi

c)

Busi kotor

d)

Sensor CKP mati

e)

ECU rusak total

25.

Saat mesin dihidupkan, terdengar letupan pada knalpot. Pemeriksaan menunjukkan pengapian terjadi terlambat (late ignition). Komponen yang paling berhubungan dengan masalah ini adalah ...

a)

Pompa bahan bakar

b)

Sensor CKP

c)

Kipas radiator

d)

Katup EGR

e)

Sensor O₂

26.

Mesin sulit hidup setelah dicuci ruang mesin. Setelah diperiksa, konektor koil dan soket sensor CKP basah. Langkah terbaik sebelum mengganti komponen adalah ...

a)

Mengganti ECU

b)

Mengeringkan soket dan memberi pelindung kontak

c)

Mengganti coil

d)

Mengganti semua busi

e)

Menambah oktan bahan bakar

27.

Mobil mengalami misfire pada saat kecepatan tinggi. Pemeriksaan menunjukkan busi dan coil baik, tetapi suplai tegangan ke coil turun karena relay pengapian panas. Solusi yang tepat adalah ...

a)

Ganti relay pengapian

b)

Ganti filter bahan bakar

c)

Bersihkan throttle body

28.

Periksa Mesin menyala dengan kode P0340 (sensor CMP rusak). Mesin kadang berbunyi saat idle. Pemeriksaan menunjukkan soket sensor longgar. Langkah perbaikan yang tepat adalah ...

a)

Mengganti koil

b)

Mengencangkan konektor CMP sensor

c)

Menyetel ulang busi

d)

Membersihkan throttle body

e)

Mengganti ECU

29.

Saat pemeriksaan, ditemukan coil OCV overheat. Kondisi ini berpotensi menyebabkan...

a)

Overcharging alternator

b)

Ignition coil rusak dan pengapian tidak stabil

c)

Pompa bensin mati

d)

Kipas radiator tidak bekerja

e)

Kompresi mesin meningkat

30.

Mobil mengalami gejala tersendat saat menanjak. Pemeriksaan menunjukkan tegangan koil normal, namun percikan api di busi lemah. Penyebab paling kemungkinan adalah ...

a)

Busi aus

b)

Fuel pump rusak

c)

Sensor CKP gagal total

d)

ISC tidak berfungsi

e)

Air radiator habis

31.

Hasil pemeriksaan menunjukkan percikan bunga api di busi tidak merata pada setiap silinder. Setelah pertukaran kumparan antar silinder, gejalanya tetap sama. Kemungkinan penyebabnya adalah...

a)

Semua coil rusak

b)

Masalah pada kabel harness atau sinyal ECU

c)

Busi kotor

d)

Alternator drop

e)

Filter udara kotor

32.

Sebuah mobil mengalami suara letupan pada intake saat pedal gas diinjak secara tiba-tiba. Pemeriksaan menunjukkan busi baru diganti, koil normal, namun hasil scanning menunjukkan timing pengapian terlalu maju. Komponen yang paling mungkin bermasalah adalah ...

a)

Sensor CKP

b)

Sensor TPS

c)

Katup ISC

33.

Mesin tiba-tiba mati pada kecepatan rendah. Setelah pemeriksaan, tegangan pada ignition coil hilang sesaat sebelum mesin mati. Setelah kabel diperiksa, ditemukan konektor soket IGN longgar. Langkah perbaikan yang tepat adalah ...

a)

Ganti semua ignition coil

b)

Perbaiki dan kencangkan sambungan soket IGN

c)

Service throttle body

d)

Ganti MAP sensor

e)

Reset ECU

34.

Mobil sulit dihidupkan setelah parkir lama di tempat lembap. Setelah diperiksa, terdapat embun pada coil pack dan busi basah. Bahan bakarnya biasa saja. Tindakan awal yang tepat adalah ...

a)

Mengganti coil pack

b)

Mengeringkan coil pack dan busi

c)

Menambah tekanan ban

d)

Mengganti knalpot

e)

Mengisi coolant radiator

35.

Mesin mobil brebet pada rpm menengah. Alat scan menunjukkan tidak ada DTC, tetapi pengukuran osiloskop menunjukkan sinyal coil primer tidak stabil. Penyebab yang paling mungkin adalah ...

a)

Alternator normal

b)

Kerusakan internal pada ignition coil

c)

Jarak katup tidak sesuai

d)

Tekanan ban kurang

e)

Radiator bocor

36.

Mesin pincang ketika panas tetapi normal saat dingin. Setelah pengujian, resistansi kumparan berubah signifikan ketika kumparan dipanaskan. Tindakan yang paling tepat adalah ...

a)

Mendinginkan coil sebelum dipakai

b)

Mengganti coil karena kerusakan thermal

c)

Mengisi ulang aki

d)

Mengganti air radiator

e)

Membersihkan throttle body

37.

Saat mobil distarter, terdengar suara "ngesot" tetapi tidak ada percikan api. Setelah pemeriksaan, arus primer tidak masuk ke koil. Fuse IG dalam keadaan baik. Pemeriksaan lanjutan harus dilakukan pada ...

a)

Sensor O₂

b)

Relay pengapian (IG relay)

38.

Mobil mengalami gejala tersendat saat akselerasi ringan. Pemeriksaan menunjukkan sensor-sensor normal, tekanan bahan bakar normal, namun warna elektroda busi putih keabu-abuan. Hal ini menunjukkan ...

a)

Campuran terlalu kaya

b)

Campuran terlalu miskin

c)

Coil rusak total

d)

Alternator drop

e)

Kompresi terlalu rendah

39.

Setelah tune up, mesin masih terasa kurang tenaga dan muncul kode P0301. Busi, coil, dan injector tukar antar silinder tetapi misfire tetap di silinder 1. Kemungkinan penyebab yang paling tepat adalah ...

a)

Kerusakan komponen pengapian pada silinder lain

b)

Kebocoran kompresi pada silinder 1

c)

Coil silinder 1 rusak

d)

Injector silinder 3 tersumbat

e)

Busi silinder 1 aus

40.

Mesin sering mati saat idle terutama ketika AC hidup. Pemeriksaan menunjukkan penurunan tegangan output alternator sesaat sebelum mesin mati. Kondisi tersebut dapat menyebabkan...

a)

ECU terlalu dingin

b)

Pengapian melemah karena suplai listrik drop

c)

Fuel pump overheat

d)

Busi menjadi lebih basah

e)

Radiator kotor

41.

Hasil pemeriksaan menunjukkan percikan api busi muncul terlambat. Sudut pengaturan berubah dari spesifikasi. Setelah pengecekan, ditemukan sensor CKP tertutup kotoran logam halus. Solusi yang paling tepat adalah ...

a)

Mengganti ECU

b)

Membersihkan sensor CKP dan memeriksa celah sensor

c)

Mengganti semua coil

d)

Mengganti seluruh busi

e)

Menyetel ulang katup

42.

Mesin terasa tersendat pada saat beban berat. Pemeriksaan menunjukkan tegangan primer coil sesuai, namun pengujian percikan busi menunjukkan warna api merah kecil. Bahan bakarnya biasa saja. Kesimpulan yang tepat adalah ...

a)

Campuran terlalu miskin

b)

Campuran terlalu kaya

c)

Coil rusak

d)

Alternator drop

e)

Kompresi terlalu rendah

43.

Mobil hancur setelah melewati udara. Setelah dicek, koil dan busi basah, serta muncul misfire pada 2 silinder. Tindakan yang tepat sebelum mengganti komponen adalah ...

a)

Mengganti seluruh coil set

b)

Mengeringkan pengapian komponen dan memeriksa isolasi kabel

c)

Mengganti injector

d)

Reset ECU

e)

Menambah RPM idle

44.

Mesin susah hidup, tapi setelah hidup mesin bergetar dan mati. Pemeriksaan menunjukkan sinyal CKP ada tetapi sinyal CMP hilang. Dampak dari kondisi ini adalah ...

a)

ECU tidak dapat mengatur waktu injeksi dan pengapian dengan tepat

b)

Alternator tidak mengisi

c)

Busi menjadi cepat aus

d)

Radiator menjadi cepat panas

e)

Tekanan kompresi hilang

45.

Mobil mengalami kehilangan tenaga tiba-tiba di jalan raya. Pemeriksaan menunjukkan koil terlalu panas dan casing luar meleleh. Faktor yang paling mungkin menyebabkan kerusakan tersebut adalah ...

a)

Resistansi primer coil terlalu rendah

b)

Celah busi terlalu kecil

c)

Oli mesin kotor

d)

Tekanan ban rendah

e)

Air radiator kurang

46.

Mesin sering terjadi serangan balik melalui knalpot. Pemeriksaan menunjukkan pengapian terlambat, dan trim bahan bakar menunjukkan campuran kaya. Komponen yang perlu diperiksa terlebih dahulu adalah ...

a)

Coil

b)

Sensor CKP

c)

Sensor O₂

d)

Kipas radiator

e)

Tutup bahan bakar

47.

Saat mesin idle, pemindai menunjukkan waktu pengapian fluktuatif ±10 derajat. Pemeriksaan busi, koil, dan CKP normal. Kemungkinan penyebab yang paling tepat adalah ...

a)

Coil rusak total

b)

Busi tidak mampu menghasilkan percikan optimal

c)

Tekanan bahan bakar terlalu tinggi

d)

MAP sensor error

e)

Knalpot bocor

48.

Mesin terasa seperti kehilangan satu silinder. Setelah pertukaran koil dan busi antar silinder, misfire tetap pada silinder yang sama. Pemeriksaan berikutnya yang paling tepat adalah ...

a)

Pemeriksaan kompresi silinder

b)

Mengganti semua coil

c)

Mengganti semua busi

d)

Membersihkan throttle body

e)

Mengganti alternator

49.

Saat mobil dipanaskan, muncul misfire setelah 10 menit. Pemeriksaan menunjukkan koil panas berlebih tetapi tegangan normal. Penyebab yang paling mungkin adalah...

a)

ECU tidak berfungsi

b)

Coil mengalami kerusakan internal saat suhu tinggi

c)

Fuel pump tersumbat

d)

Radiator bocor

e)

Busi short ke ground

50.

Setelah tune up, mesin tetap brebet dan muncul percikan api bocor di sekitar kabel coil malam hari. Hal tersebut menunjukkan ...

a)

Kabel coil mengalami kebocoran arus

b)

Tekanan kompresi turun

c)

Fuel pump mati

d)

Celah busi terlalu kecil

e)

Alternator tidak mengisi

51.

Mobil dengan sistem COP (Coil On Plug) mengalami gejala tersendat hanya pada saat kecepatan tinggi. Alat scan menunjukkan misfire secara acak. Pemeriksaan awal yang paling tepat adalah...

a)

Cek kebocoran udara pada intake

b)

Ganti seluruh coil

c)

Ganti injector

d)

Cek throttle body

e)

Ganti sensor suhu

52.

Mesin tidak bisa hidup setelah penggantian baterai. Setelah dicek, terdapat kode immobilizer aktif dan tidak ada percikan api. Kemungkinan penyebabnya adalah ...

(a)  

53.

Mesin sulit hidup setelah servis tune up. Pemeriksaan menunjukkan celah busi terlalu rapat. Dampak dari kondisi ini adalah ...

a)

Percikan api menjadi terlalu kuat

b)

Percikan api menjadi lemah dan tidak stabil

c)

Tekanan bahan bakar meningkat

d)

Koil cepat panas

e)

Kompresi turun

54.

Mobil bergetar saat mesin dingin namun normal setelah panas. Pemeriksaan menunjukkan resistansi coil saat dingin tidak sesuai spesifikasi, tetapi normal saat panas. Kesimpulan terbaik adalah ...

a)

Ganti koil karena tidak stabil pada suhu rendah

b)

Busi aus

c)

Sensor CKP rusak

d)

Alternator overcharge

e)

Pompa bensin lemah

55.

54. Pemindai menampilkan kode P0365 (CMP Sensor B Circuit). Mesin tetap hidup, namun tenaga berkurang. Penyebab kemungkinannya adalah ...

a)

A. Sensor CMP sinyalnya tidak terbaca ECU secara akurat

b)

B. Timing belt putus

c)

C. Alternator mati

d)

D. Busi short

e)

E. Fuel pump rusak total

56.

Mobil mogok secara tiba-tiba dan tidak ada percikan api busi. Sekring IGN dan EFI normal. Pemeriksaan berikutnya yang paling tepat dilakukan adalah ...

a)

Cek tegangan input ke coil dan pengapian relay

b)

Ganti semua coil

c)

Cuci throttle body

d)

Ganti baterai

e)

Tambah oli mesin

57.

Setelah perjalanan jauh, mesin tersendat dan coil terasa sangat panas. Kondisi ini menunjukkan bahwa ...

a)

Air radiator kurang

b)

Coil mengalami overheat akibat kinerja berlebih atau resistansi tinggi

c)

Sensor O₂ rusak

58.

Mesin terasa lambat naik rpm. Pemeriksaan percikan busi menunjukkan warna ungu kebiruan dan kuat. Sistem bahan bakar normal. Kemungkinan penyebab bukan berasal dari ...

a)

Busi

b)

Coil

c)

Sensor CKP

d)

Sistem bahan bakar

e)

Pengapian ECU

59.

Mobil mengalami getaran saat idle. Setelah pemeriksaan ditemukan busi retak pada isolatornya. Dampak dari kondisi ini adalah ...

a)

Percikan api akan semakin kuat

b)

Percikan api bocor sehingga pengapian gagal

c)

Tekanan kompresi hilang

d)

Koil menjadi dingin

e)

Fuel trim menjadi kaya

60.

Setelah hujan deras, mobil tersendat dan rpm tidak stabil. Pemeriksaan menunjukkan terdapat udara pada soket coil dan busi. Solusi awal yang tepat adalah ...

a)

Tambah oktan bahan bakar

b)

Keringkan soket coil, busi, dan berikan pelindung anti udara

c)

Ganti injektor

d)

Reset ECU

e)

Langsung ganti coil

61.

Mobil mengalami kehilangan tenaga di tanjakan. Pengukuran menunjukkan tegangan pengapian drop saat beban tinggi. Alternatornya biasa saja. Penyebab paling mungkin adalah ...

a)

Koil menurun performanya

b)

Fuel pump bocor

c)

Sensor temperatur rusak

d)

Radiator mampet

e)

Knalpot tersumbat

62.

Mobil sering macet saat hujan. Pemeriksaan malam hari menunjukkan kilatan api di sekitar kabel coil. Hal ini mengindikasikan ...

a)

Fuel pump kotor

b)

Kebocoran tegangan tinggi pada kabel coil

c)

Celah busi terlalu besar

d)

Alternator mati

e)

Sensor CKP putus

63.

Mesin sulit hidup tetapi setelah hidup bekerja normal. Pemeriksaan menunjukkan tegangan ke koil terlambat muncul saat starter. Kemungkinan penyebabnya adalah ...

a)

Relay pengapian lemah

b)

Busi basah

c)

Kompresi terlalu tinggi

d)

Pompa bahan bakar tidak bekerja

e)

Kipas radiator hidup terus

64.

Mobil tidak bisa start dan scanner menunjukkan kode P0600 (Communication Link). Salah satu dampaknya terhadap sistem pengapian adalah ...

a)

ECU kehilangan sinyal kontrol pengapian

b)

Fuel trim turun

c)

Kompresi bocor

d)

Radiator overheat

e)

Busi menjadi hitam

65.

Mesin bergetar saat idle dan busi silinder 4 berwarna basah. Setelah injector, coil, dan busi dipindah—masalah tetap pada silinder 4. Penyebab paling mungkin adalah ...

a)

Fuel pump rusak

b)

Kompresi silinder 4 bocor

c)

Coil rusak

d)

Injector tidak berfungsi

e)

Alternator tidak mengisi

66.

Mobil tersendat setelah melewati jalan banjir. Terdapat udara masuk ke dalam ruang pengapian. Risiko utama jika tetap dipaksakan berjalan adalah ...

a)

ECU menjadi cepat panas

b)

Hubungan pendek pada sistem pengapian dan kerusakan coil

c)

Kompresi meningkat

d)

Aki cepat habis

e)

Oli mesin terbakar

67.

Mesin mobil kadang terasa berat. Hasil osiloskop menunjukkan durasi waktu tunggu sinyal terlalu pendek. Hal ini menyebabkan ...

a)

Coil menjadi cepat panas

b)

Energi pengapian berkurang sehingga percikan lemah

c)

Fuel trim naik

d)

Kompresi meningkat

e)

Air radiator cepat habis

68.

Mesin sangat sulit dihidupkan kembali terutama pagi hari. Pemeriksaan menunjukkan tegangan coil turun saat cranking. Komponen yang mungkin menonjol adalah ...

a)

Alternator

b)

Baterai dan jalur kabel pengapian

c)

Kipas radiator

d)

Pompa bahan bakar

e)

Timing belt

69.

Mobil terkadang terjadi ketukan. Pemeriksaan menunjukkan pengapian terlalu maju. Selain sensor detonasi, komponen lain yang perlu diperiksa adalah ...

a)

Kontrol kecepatan idle

b)

Sensor CKP dan CMP

c)

Injektor

d)

Filter bahan bakar

e)

Regulator alternator

70.

Mesin mati beberapa saat lalu hidup kembali saat melewati jalan bergelombang. Pemeriksaan menunjukkan kabel massa coil kendur. Kondisi ini dapat menyebabkan ...

a)

Pengapian menjadi tidak stabil

b)

Fuel trim kaya

c)

Radiator bocor

d)

Kompresi hilang

e)

Oli menurun

71.

Mesin mobil terhenti setelah kabel busi ditarik dan dipasang kembali. Setelah diperiksa, salah satu kabel busi tidak terpasang rapat. Dampak dari kondisi tersebut adalah ...

a)

Kompresi hilang

b)

Misfire pada silinder terkait

c)

Fuel pump mati

d)

ECU hard reset

e)

Alternator drop total