wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kelas 11_Asesmen Sumatif Teks Cerpen

Total questions: 25

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

"Saya ingin lagu gending Jawa." "Tolong Pak Sopir. Bapak ini tidak suka lagu pop Indonesia, padahal lagu itu kesukaan saya. Dia minta ditukar saja dengan gending Jawa." "Tetapi saya tidak punya kaset gending Jawa," kata sopir "Saya punya. Saya tidak pernah meninggalkan kaset gending Jawa, setiap saya bepergian. Ini kaset lagu kesukaan saya. Gending Jawa." Para penumpang mendengarkan lagu itu. Tetapi beberapa saat saja kemudian, terdengar orang berteriak: "Bolehkah lagu itu ditukar?"


Latar tempat peristiwa kutipan cerita tersebut yaitu ...

a)

kereta api

b)

jalan raya

c)

bus

d)

kapal laut

e)

mobil

2.

Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.

“Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.


Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …

a)

sudut pandang orang pertama pelaku utama

b)

sudut pandang orang kedua tunggal

c)

sudut pandang orang pertama jamak

d)

sudut pandang orang tunggal pertama

e)

sudut pandang orang pertama pelaku sampingan

3.

Sudah hampir jam satu malam, ketakutan menyerangku. Aku ingin menelepon ke rumah, tapi kupastikan Mak Yem menunggu ayah di rumah sakit. Tiba-tiba aku merasa bersalah, ini sebuah egoisme. Aku dan Yu Ning kejar karir dan selalu lupa kalu masih punya ayah yang harus kami perhatikan. Selalu lupa menelepon beliauhanya untuk mengucapkan, “Halo”. Padahal, sebelum keberangkatanku ke Jakarta, ayah bilang, “Kalian berdua memilih karir di Jakarta. Tak seorang pun memang ingin bersama laki-laki tua sepertiku. Aku tahu tidak ada yang harus disalahkan, setiap anak pasti mencari sarangnya yang baru. Tapi, sesekali teleponlah aku. Itu sudah lebih dari cukup.”


Amanat kutipan cerita di atas adalah ... (jawaban lebih dari satu)

a)

jangan sia-siakan kesempatan untuk meraih sukses karir demi orang tua

b)

Kesempatan tidak akan pernah datang dua kali dalam hidup

c)

orangtua harus mendukung anaknya untuk mencapai karirnya

d)

sesukses apapun selalu ingat dan memperhatikan orangtua

e)

berbelaskasihanlah kepada orang tua yang sudah renta

4.

Terik. Hari ini begitu panas, sampai-sampai cahaya matahari membuat kulitku hampir terbakar. Jemuran pun sekejab kering. Bau asap-asap polusi menyergap masuk ke paru-paru membuat kotor udara. Ditambah suara bising kendaraan yang lalu lalang dihadapanku, membuat suasana bertambah pengap dan panas. Aku hanya bisa melihat orang-orang itu di dalam mobil dengan AC yang membuat mereka sejuk. Berbeda dengan diriku, anak laki-laki dengan baju kumal berdiri di tepi jalan sambil membawa payung di genggaman. Aku hanya bisa menunggu hujan turun dan seseorang datang untuk menggunakan jasaku.


sudut pandang kutipan cerita di atas adalah

a)

Orang pertama pelaku utama

b)

Orang pertama pelaku sampingan

c)

Orang ketiga sebagai pengamat

d)

Orang ketiga sebagai pelaku serba tahu

5.

Kali ini, untuk menggarap batik pesanan lelaki itu, ia memilih saat malam buta di sebuah kamar berhias sarang laba-laba. Kamar penyimpan langut dan kemelut. Sebelumnya, hampir lima tahun pintu kamar itu dibiarkan terkatup serupa kabisuan mulut disumpal ujung selimut.


Gaya bahasa (majas) yang tercetak miring pada kutipan cerita pendek di atas adalah ....

a)

ironi

b)

metafora

c)

personifikasi

d)

litotes

e)

hiperbola

6.

Setiap sore menjelang, bapak selalu duduk di bangku tua kesayangannya. Bangku yang terbuat dari bambu itu telah menemani bapak melewati senja yang begitu indah. Duduk dengan tenang sembari melempar pandang ke luar jendela untuk menyaksikan betapa indah panorama yang senja sajikan. Rasa lelah setelah seharian memeras keringat tampak memudar ketika ia duduk di bangku tua kesayangannya itu.


Gaya bahasa (majas) dalam kutipan cerita di atas adalah ....

a)

personifikasi

b)

metafora

c)

hiperbola

d)

litotes

e)

pararelisme

7.

Ide atau gagasan dasar yang melatarbelakangi keseluruhan cerita yang ada dari cerpen merupakan pengertian dari....

a)

Tema

b)

Alur

c)

Latar

d)

Gaya Bahasa

e)

Topik

8.

(1) Aku ingin menumpahkan dendam setelah lama aku siapkan. (2) Dua puluh lima tahun. (3) Aku bergelar sarjana hukum dan pengacara termuda tersohor di negeri ini. (4) Aku punya uang dan tangan yang siap membalaskan dendamku. (5) Hanya saja, setiap niat itu aku beritahukan kepada kedua saudaraku, keduanya akan berkhutbah kepadaku. (6) “Jangan balaskan kejahatan dengan kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.”


Bukti watak tokoh Aku pendendam ditandai dengan kalimat nomor....

a)

(1) dan (2)

b)

(1) dan (4)

c)

(2) dan (5)

d)

(3) dan (4)

e)

(1) dan (6)

9.

Nisan namamu merindingkan bulu kuduk yang menghantam ulu hatiku, sahabat. Seharusnya, aku tak telat untuk segera mengantarmu, mencium gumpalan tanah terakhirmu. Sedetik saja, maka akan kucium kening pucatmu untuk yang terakhir. Peristiwa kematianmu ini, akan membuatku terus mengingatmu. Aku jatuh mengenangmu, sahabat. Tidak ada yang sepeduli kau di kehidupan ini. Aku benci pada tanah yang mengurukmu.


Latar tempat pada kutipan cerpen tersebut yaitu....

a)

galian

b)

penguburan

c)

makam

d)

kuburan

e)

pusara

10.

Kehilangan ini aku rasakan sekarang. Dua minggu sudah kau pergi. Meninggalkan jejak-jejak abadi di hidupku. Warnanya mulai kusam, sayang. Bukan mungkin lagi, karena usia kita sudah tua. Aku tak pernah menyangka bahwa minggu lalu adalah hari terakhir kita berkumpul bersama anak-anak yang kita cinta. Yang sudah kita besarkan dengan kasih sayang. Dari dekapan seorang ayah sepertimu. Itu sangat membuat kami tenang.


Tema kutipan cerpen tersebut adalah

a)

kehilangan

b)

kerinduan

c)

kesepian

d)

kesabaran

11.

Berikut ini kalimat yang menggunakan majas simile yaitu . . .

a)

Cahaya matahari menyilaukan mataku yang masih berkedip-kedip.

b)

Beberapa saat juga semuanya yang kulihat sirna seperti singa-singa.

c)

Terlihat bangunan batu bata besar memanjang ke arah pegunungan tinggi.

d)

Bunyi mulai terngiang di telingaku, disaat indra penglihatan mengarah ke kanan.

e)

Matahari mulai terbit dsri timur dengan syahdunya

12.

Apakah semua ini yang dikerjakannya semuanya salah dan dibenci Tuhan? Atau ia sama seperti Haji Saleh yang di mata manusia tampak taat tetapi dimata Tuhan ia lalai. Hingga akhirnya, kelak ia dimasukkan ke dalam neraka.

Dalam kutioan tersebut terdapat nilai berupa ...

a)

nilai budaya

b)

nilai sosial

c)

nilai moral

d)

nilai agama

e)

nilai luhur

13.

Unsur intrinsik cerpen terdiri dari...

a)

Karakter, alur, latar, dan amanat

b)

Plot, tema, tokoh, dan setting

c)

Judul, tema, tokoh, dan setting

d)

Karakter, plot, latar, dan amanat

14.

Cerpen merupakan satu di antara jenis karya sastra berbentuk ...

a)

bait

b)

baris

c)

dialog

d)

prosa

e)

naskah

15.

Satu di antara unsur instrinsik cerpen yaitu ...

a)

klimaks

b)

setting

c)

sajak

d)

tipografi

16.

Rangkaian kronologi peristiwa dalam cerita pendek disebut (a)  

17.

Cerpen memiliki dua unsur pembangun yaitu...

a)

Unsur tema dan Unsur penokohan

b)

Unsur bahasa dan Unsur Kaidah

c)

Unsur Intrinsik dan Unsur Ekstrinsik

d)

Unsur Intrinsik dan Unsur Ekspresif

18.

Yang merupakan pesan yang hendak disampaikan pengarang ialah..

a)

gaya bahasa

b)

amanat

c)

alur

d)

tema

19.
  1. 1. Evaluasi

  2. 2. Koda

  3. 3. Abstrak

  4. 4. Orientasi

  5. 5. Komplikasi

  6. 6. Resolusi

  7. Perbaikan urutan struktur teks cerpen tersebut ialah...

a)

1-2-3-4-5-6

b)

6-4-2-5-1-3

c)

4-6-5-1-2-3

d)

3-4-5-1-6-2

20.

Yang merupakan contoh teknik penokohan "Penggambaran oleh tokoh lain" di bawah ini adalah...

a)

Ia ingin menemui anak gadisnya itu tanpa ketakutan; ingin ia mendekapnya, mencium bau keringatnya. Dalam pikirannya, cuma anak gadisnya yang masih mau menyambutnya dirinya. Dan mungkin ibunya, seorang janda yang renta tubuhnya, masih berlapang dada menerima kepulangannya.

b)

Dia bilang, bukan maksudnya menyebarkan provokasi. Tapi apa yang diucapkannya benar-benar membuat orang sedesa marah.

c)

Ia paling pandai bercerita, menyanyi, dan menari. Tak jarang ia bertandang ke rumah sambil membawa aneka brosur barang-barang promosi. Yang menjengkelkan saya, seluruh keluargaku jadi menaruh perhatian kepadanya.

d)

Seperti sedang berkampanye, orang-orang desa itu serempak berteriak-teriak! Mereka menyuruh camat agar secepatnya keluar kantor. Tak lupa mereka mengacung-acungkan tangannya, walaupun dengan perasaan yang masih juga ragu-ragu. Malah ada di antara mereka sibuk sendiri menyeragamkan acungan tangannya, agar tidak kelihatan berbeda dengan orang lain. Sudah barang tentu, suasana di sekitar kecamatan menjadi riuh. Bukan saja oleh demonstran- demonstran dari desa itu, tapi juga oleh orang-orang yang kebetulan lewat dan ada di sana.

e)

Desa Karangsaga tidak kebagian aliran listrik. Padahal kampung- kampung tetangganya sudah pada terang semua.

21.

Berikut ini yang bukan merupakan struktur teks cerpen adalah...

a)

Pengenalan Situasi Cerita (exposition)

b)

Pengungkapan Peristiwa (complication)

c)

Menuju Konflik (rising action)

d)

refleksi (reflection)

e)

Penyelesaian (ending atau coda)

22.

Ciri-ciri dari cerpen yaitu ...

a)

Memiliki minimal 500 kata

b)

Memiliki alir tunggal atau satu plot

c)

Konflik yang dihadapi tokoh sangat beragam

d)

Tema yang digunakan bebas

e)

Bahasa yang digunakan baku dan formal

23.

Salah ciri cerita pendek yaitu dalam cerita selalu memiliki konflik lebih dari satu dan selalu bergantian.

a)

benar

b)

salah

24.

Cerpen dan novel memiliki kesamaan dalam hal unsur intrinsik, yaitu ...

a)

memiliki tema yang terikat

b)

memiliki alur yang berubah-ubah (plot berubah)

c)

memiliki tokoh dan penokohan

d)

memiliki amanat dan pesan moral

e)

memiliki setting yang jelas dan eksplisit

25.

Bahasa yang digunakan dalam menulis cerpen harus sesuai dengan kaidah penukisan bahasa standar (resmi) sehingga pembaca bisa luwes dalam memahami isi cerita.

a)

Benar

b)

Salah