Worksheetssosiologi x semester 1 (bab 1-3)
Total questions: 60
Worksheet time: 2hrs 30mins
Berikut ini merupakan pengertian sosiologi menurut Selo Soemardjan adalah...
ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara manusa dalam kelompok
ilmu yang mempelajari tentang timbal balik antara aneka macam gejala sosial
Ilmu yang mempelajari tentang fakta sosial
Ilmu yang mempelajarai tentang struktur dan proses sosial termasuk juga perubahan sosial
Ilmu yang merupakan upaya ilmiah untuk mempelajari tentang masyarakat dan perilakunya
Sebuah komunitas pemuda di sebuah desa mengadakan kegiatan “Gerak Desa Bersih” yang melibatkan warga dari berbagai latar belakang. Meskipun ada perbedaan pendapat mengenai pembagian tugas, kegiatan tetap berjalan lancar karena setiap kelompok memilih juru bicara untuk mengkomunikasikan kebutuhan dan kendala masing-masing.
Bentuk interaksi sosial yang paling tepat menjelaskan keberhasilan kegiatan tersebut adalah…
Interaksi sosial yang bersifat disosiatif karena munculnya perbedaan pendapat merupakan bentuk pertentangan yang tidak dapat dihindari sehingga memunculkan mediasi dari seorang tokoh
Interaksi sosial yang bersifat kompetitif karena tiap kelompok saling menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam membagi tugas demi memperoleh pengakuan dari komunitas desa
Interaksi sosial akomodasi karena adanya penyesuaian sementara antara kelompok warga untuk menghindari konflik terbuka dalam pelaksanaan kegiatan
Interaksi sosial persuasi karena setiap kelompok mencoba memengaruhi kelompok lain untuk mengikuti cara kerja yang dianggap paling efisien oleh kelompok tersebut
Interaksi sosial yang bersifat asosiatif karena komunitas melakukan kerja sama yang terstruktur meskipun perbedaan pendapat tetap dipertahankan sebagai bagian dari dinamika kelompok
Di sebuah kota besar, muncul fenomena “ruang kerja bersama” (coworking space) yang memungkinkan orang dari profesi berbeda bekerja dalam satu ruang terbuka. Banyak kolaborasi bisnis baru muncul karena orang saling bertukar ide secara spontan.
Faktor pendorong terjadinya interaksi sosial dalam fenomena tersebut adalah…
Kontak sosial dan komunikasi karena ruang kerja bersama memungkinkan terjadinya pertemuan langsung serta pertukaran ide yang memicu interaksi lanjutan
Imitasi karena para pekerja meniru gaya bekerja satu sama lain sehingga menciptakan pola kolaboratif yang seragam
Simpati karena hubungan emosional terbentuk secara alami tanpa perlu adanya kontak fisik antara para pengguna ruang kerja tersebut
Empati karena para pengguna ruang kerja memahami perasaan satu sama lain secara mendalam setelah bekerja bersama dalam waktu lama
Identifikasi karena para pekerja mencoba menyesuaikan diri dengan tokoh tertentu yang dianggap lebih sukses
Dalam sebuah musyawarah desa, warga terlibat dalam perdebatan mengenai pembangunan fasilitas umum. Setelah diskusi panjang, keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak dengan mempertimbangkan usulan dari minoritas.
Proses sosial yang terjadi pada musyawarah tersebut termasuk…
Konflik destruktif karena perbedaan pendapat mengarah pada perpecahan antara kelompok mayoritas dan minoritas
Kerja sama terencana karena seluruh warga mengikuti rancangan pembangunan yang disusun sebelumnya tanpa melakukan diskusi tambahan
Kompetisi sosial karena setiap kelompok berusaha memenangkan gagasannya tanpa mempertimbangkan keputusan bersama.
Akomodasi melalui voting yang memungkinkan penyelesaian konflik dengan cara memberikan ruang bagi semua kelompok untuk menyuarakan pendapatnya
Kontravensi terbuka karena ada sikap penolakan tanpa konfrontasi langsung yang diakhiri dengan kompromi bersama
Di lingkungan perkotaan, konflik sering muncul antara pedagang kaki lima dan aparat pemerintah mengenai penggunaan trotoar. Setelah beberapa pertemuan, dicapai kesepakatan bahwa pedagang boleh berjualan pada jam tertentu
Bentuk interaksi sosial asosiatif yang terjadi adalah…
Kerja sama spontan karena pedagang menuruti pemerintah tanpa adanya pembicaraan formal
Kompromi karena kedua pihak mengurangi tuntutan untuk mencapai kesepakatan bersama
Kerja sama langsung karena dilakukan atas dasar instruksi yang diberikan pemerintah
Kooptasi karena pedagang diminta bergabung ke dalam struktur pemerintah kota
Kolusi karena konflik diselesaikan melalui kesepakatan tersembunyi tanpa sepengetahuan publik
Sebuah sekolah meluncurkan program “Teman Sebaya Peduli”. Peserta dilatih untuk membantu siswa lain yang kesulitan belajar dan menghadapi masalah pergaulan secara langsung ketika berada di sekolah. Interaksi yang terjadi berdasarkan hubungan saling percaya.
Program tersebut mencerminkan bentuk interaksi primer karena…
Hubungan antar peserta berlangsung melalui daring secara online yang dijadwalkan oleh sekolah sehingga meningkatkan kualitas layanan
Terdapat pertemuan secara langsung sehingga menciptakan hubungan emosional yang kuat, penuh kehangatan, dan dilakukan dalam setting kelompok kecil
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan akademik melalui model pembelajaran individual
Program dirancang secara formal oleh pihak sekolah sehingga tidak memerlukan kedekatan emosional
Interaksi dilakukan secara daring sehingga tidak mempengaruhi hubungan personal antar siswa
Pada awal abad ke-19, Revolusi Industri mengubah pola hidup masyarakat Eropa secara drastis. Perubahan ini meliputi urbanisasi besar-besaran, perubahan hubungan kerja, serta munculnya kelas buruh. Banyak masalah sosial baru muncul, seperti kemiskinan, kriminalitas, dan ketimpangan.
Kondisi dalam bacaan tersebut menjadi pendorong munculnya Sosiologi karena…
Masyarakat membutuhkan cara untuk mempertahankan tradisi agraris agar perubahan sosial tidak terlalu cepat dan mengancam identitas lokal
Para pemikir saat itu ingin menciptakan teori yang dapat menghentikan industrialisasi agar struktur masyarakat kembali seperti semula
Perubahan sosial yang pesat membuat para ilmuwan berusaha memahami dan menata kembali masyarakat melalui pendekatan ilmiah yang sistematis
Pemerintah Eropa ingin menggunakan ilmu sosial untuk mengendalikan kelas buruh dengan cara menetapkan aturan moral baru
Tokoh-tokoh agama mendesak dibentuknya ilmu baru yang mampu membuktikan bahwa kehidupan modern bertentangan dengan nilai spiritual
Auguste Comte memperkenalkan istilah “sociology” dan menawarkan pendekatan positivistik. Ia meyakini masyarakat dapat diteliti secara ilmiah sebagaimana ilmu alam meneliti fenomena fisik. Pemikiran Comte penting dalam perkembangan Sosiologi karena…
Ia menolak seluruh metode ilmiah dan justru menekankan introspeksi sebagai cara utama memahami masyarakat
Ia menegaskan bahwa hukum moral saja cukup untuk menjelaskan pola hubungan sosial tanpa memerlukan data empiris
Ia mendorong penelitian sosial berbasis filsafat semata tanpa perlu melakukan pengujian di lapangan
Ia membuktikan bahwa perubahan sosial hanya disebabkan oleh faktor spiritual dan bukan oleh faktor material
Ia memperkenalkan pendekatan ilmiah yang menekankan observasi, klasifikasi, dan verifikasi dalam menganalisis masyarakat
Pada perkembangannya, Sosiologi mengalami perluasan tema, mulai dari keluarga, gender, media sosial, organisasi, hingga perilaku digital. Penelitian modern juga menggunakan teknologi seperti big data, analisis jaringan, dan pemodelan statistik. Perkembangan Sosiologi modern tersebut menunjukkan bahwa…
Sosiologi semakin meninggalkan kajian ilmiah dan lebih menekankan opini pribadi peneliti.
Sosiologi hanya bisa berkembang apabila terpisah dari disiplin ilmu lain seperti psikologi atau ekonomi
Sosiologi tidak lagi meneliti interaksi sosial karena fokus utama telah berpindah ke teknologi digital
Sosiologi mengembangkan metode dan topik baru untuk memahami masyarakat yang semakin kompleks
Sosiologi modern mengabaikan konsep-konsep klasik karena dianggap tidak relevan lagi
Pada awal kemunculannya, Sosiologi dianggap sebagai ilmu yang bertujuan memulihkan keteraturan masyarakat yang terguncang oleh perubahan besar. Kini, Sosiologi berperan menjelaskan, mengkritisi, serta mencari solusi terhadap masalah sosial. Perubahan fungsi Sosiologi dari masa ke masa menunjukkan bahwa…
Sosiologi berkembang menjadi disiplin yang lebih reflektif dan kritis terhadap berbagai kondisi sosial
Sosiologi hanya berfungsi sebagai alat politik untuk menjaga kekuasaan kelompok elite politik dan menjaga kepentingannya
Sosiologi tidak lagi relevan karena tidak mampu mengikuti perkembangan masyarakat modern
Sosiologi berubah menjadi cabang filsafat yang tidak bisa dibuktikan secara empiris
Peran Sosiologi tetap sama sejak awal dan tidak mengalami perubahan apapun
Perkembangan Sosiologi di Indonesia ditandai dengan berdirinya lembaga pendidikan tinggi, penelitian tentang masyarakat lokal, serta kajian tentang multikulturalisme, pembangunan, dan perubahan sosial. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa Sosiologi Indonesia…
Hanya meniru teori-teori bangsa barat tanpa adanya kontribusi pemikiran lokal secara spesifik
Mengabaikan realitas masyarakat Indonesia dan lebih fokus pada fenomena internasional karena tidak menarik dalam analisis perkembangan keilmuannya
Tidak mengalami perkembangan berarti karena tidak ada peneliti yang tertarik mengkaji masyarakat lokal
Fokus pada isu politik semata tanpa memperhatikan dinamika sosial dan kenampakan pada masyarakat indonesia
Mengadaptasi teori global sambil mengembangkan kajian kontekstual sesuai karakter masyarakat Indonesia
Sekelompok siswa ingin meneliti perilaku penggunaan media sosial di kalangan remaja. Mereka memulai dengan merumuskan masalah, merancang instrumen angket, melakukan pengumpulan data, lalu menganalisis hasilnya untuk ditarik kesimpulan. Kegiatan pada bacaan tersebut menggambarkan bahwa penelitian sosial adalah…
Serangkaian kegiatan spontan untuk mengamati fenomena sosial tanpa menggunakan metode yang runtut agar hasil lebih fleksibel mengikuti situasi lapangan
Proses penyusunan pendapat pribadi tentang kehidupan sosial berdasarkan refleksi subjektif peneliti tanpa memerlukan data terstruktur
Upaya sistematis dan ilmiah untuk mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data guna memahami gejala sosial tertentu secara objektif
Aktivitas kreatif yang mengutamakan intuisi peneliti dalam menafsirkan fenomena sosial tanpa perlu menggunakan teknik ilmiah
Kegiatan yang hanya fokus pada pembuktian teori, bukan pada pemahaman fenomena sosial di masyarakat
Peneliti melakukan observasi terhadap pedagang pasar selama dua minggu untuk memahami interaksi antara pembeli dan penjual. Ia mencatat pola interaksi, gaya komunikasi, dan perilaku tawar-menawar tanpa memberikan perlakuan apa pun. Jenis penelitian dalam bacaan tersebut termasuk…
Penelitian kualitatif deskriptif karena peneliti menggali makna dan proses interaksi melalui observasi langsung tanpa manipulasi
Penelitian eksperimen karena peneliti memberi perlakuan terhadap variabel sehingga dapat mengamati pengaruhnya terhadap perilaku pedagang
Penelitian survei karena peneliti membagikan angket kepada seluruh pedagang untuk mendapatkan gambaran persepsi mereka
Penelitian tindakan sosial karena peneliti terlibat langsung dalam mengubah pola interaksi di pasar
Penelitian historis karena peneliti menganalisis catatan masa lalu mengenai pola perdagangan tradisional
Sebuah lembaga pendidikan melakukan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi belajar siswa. Peneliti menggunakan dua kelompok, satu diberi perlakuan berupa perubahan bentuk kepemimpinan, sedangkan kelompok lain tidak. Jenis penelitian yang dilakukan adalah…
Penelitian kualitatif fenomenologis karena peneliti memahami pengalaman subjektif kepala sekolah
Penelitian studi kasus karena hanya berfokus pada satu sekolah tertentu secara mendalam
Penelitian survei karena peneliti menggunakan angket untuk menjaring pendapat siswa mengenai kepemimpinan kepala sekolah
Penelitian grounded theory karena penelitian bertujuan menciptakan teori baru tanpa adanya hipotesis awal
Penelitian eksperimen karena peneliti memberikan perlakuan berbeda pada satu kelompok untuk membandingkan hasil dengan kelompok lain
Peneliti ingin mengetahui persepsi masyarakat tentang penataan ruang kota. Ia menyebarkan angket kepada 500 responden yang dipilih secara acak dan kemudian menganalisis kecenderungan jawaban. Penelitian yang akan dilakukan adalah...
Penelitian etnografi karena peneliti mempelajari budaya masyarakat kota secara mendalam sehingga diketahui bagaimana masyarkat dapat hidup dengan segala sesuatu yang ada disekitarnya
Penelitian eksperimen karena ada perlakuan dalam proses pengumpulan data dan menguji bagaimana pengaruh dari suatu percobaan penelitian tersebut bagi narasumber
Penelitian survei karena pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dengan responden yang cukup besar sehingga diketahui bagaimana jawaban dari narasumber mengarah pada kesimpulan dari penelitian tersebut
Penelitian tindakan sosial karena peneliti memperbaiki kebijakan tata ruang kota
Penelitian fenomenologis karena menekankan pengalaman subjektif individu terhadap ruang kota
Dalam penelitian mengenai pekerja migran, peneliti mengumpulkan data berupa narasi, rekaman wawancara, dan catatan lapangan. Ia tidak menggunakan statistik, namun mencari pola dari pengalaman yang diceritakan oleh para responden. Jenis penelitian tersebut adalah…
Penelitian kuantitatif karena menggunakan data yang diolah menjadi angka
Penelitian kualitatif karena data diperoleh dalam bentuk narasi dan bersifat mendalam
Penelitian korelasional karena ingin melihat hubungan antarfenomena migrasi
Penelitian eksperimen karena peneliti memberikan perlakuan pada pekerja migran
Penelitian komparatif karena membandingkan dua kelompok pekerja berbeda
Di sebuah sekolah, seorang ketua kelas berusaha menenangkan teman-temannya yang ribut saat guru belum datang. Ia memberi isyarat dengan tangan dan meminta semua duduk rapi agar pelajaran segera dimulai. Ia melakukan hal itu karena merasa bertanggung jawab menjaga ketertiban kelas. Jenis tindakan sosial yang dilakukan ketua kelas berdasarkan teori Max Weber adalah…
Tindakan tradisional karena tindakan tersebut dilakukan atas kebiasaan sekolah yang sudah berlangsung sangat lama tanpa memikirkan tujuan tertentu
Tindakan rasional instrumental karena ia mempertimbangkan cara paling efektif untuk mencapai hasil berupa keadaan kelas yang tertib
Tindakan rasional berorientasi nilai karena ia bertindak berdasarkan keyakinan moral mengenai pentingnya kedisiplinan tanpa melihat hasil akhir
Tindakan afektif karena ia bertindak spontan terpengaruh emosi akibat merasa kesal terhadap teman-temannya
Tindakan represif karena ia menggunakan tekanan untuk memastikan semua siswa mengikuti aturan ketat dari guru
Dalam sebuah seminar motivasi, peserta diminta untuk mengikuti instruksi pembicara yang berbicara dengan sangat meyakinkan. Banyak peserta merasa terdorong melakukan langkah-langkah yang dianjurkan tanpa memikirkan logikanya. Interaksi tersebut menggambarkan faktor sugesti karena…
Peserta mengikuti instruksi berdasarkan analisis rasional terhadap manfaat tindakan tersebut dan sudah membuktikannya secara ilmiah
Peserta meniru tindakan pembicara secara spontan karena sudah menjadi kebiasaan turun-temurun dari masyarakat mereka
Peserta mengembangkan empati mendalam hingga memahami kondisi emosional pembicara
Peserta mengidentifikasi diri dengan seluruh aspek kepribadian pembicara secara total
Peserta menerima pengaruh dari pembicara yang dianggap memiliki wibawa sehingga tidak mengkritisi pesan yang disampaikan
Seorang siswa merasa bangga menjadi bagian dari klub teater di sekolah karena ia senang bermain drama dan memiliki bakat akting sejak kecil dan pada akhirnya dia merasa dapat mendorong berbagai aspek pengembangan dirinya. Identitas sosial yang terbentuk tersebut didorong oleh faktor internal yaitu…
Tekanan dari keluarga yang mengharuskan ia ikut kegiatan teater agar dianggap berbakat sehingga dia mau mengikuti klub teater tersebut
Keinginan pribadi dan minat yang kuat sehingga mendorongnya mengembangkan keterampilan seni
Pengaruh pergaulan teman yang ikut klub teater sehingga dia mau mengikuti dan bangga menjadi bagian dari klub
Kebijakan sekolah yang mewajibkan semua siswa memilih satu kegiatan seni
Tuntutan prestasi agar siswa mendapat nilai tambah untuk rapor
Seorang siswa menolong teman sekelas yang baru pindah sekolah. Ia mengajaknya berkeliling sekolah, memperkenalkan kepada guru dan teman lain, serta memastikan temannya merasa diterima. Tindakan siswa tersebut berkaitan dengan…
Empati dan nilai bantuan sosial yang menjadi bagian dari identitas dirinya sebagai siswa yang peduli
Identitas sosial berbasis kelompok karena ia ingin mempertahankan eksklusivitas kelompok lamanya
Tindakan afektif yang didorong amarah terhadap teman baru sehingga ia mencoba membantu
Tindakan tradisional karena ia meniru apa yang biasa dilakukan semua siswa baru
Sugesti karena ia mengikuti arahan siswa lain tanpa memahami alasan tindakannya
