WorksheetsLatihan soal ASAS GASAL KK APHP
Total questions: 75
Worksheet time: 1hrs 3mins
Salah satu ciri utama bahan pangan nabati dari kelompok serealia adalah kandungan utama berupa:
Protein tinggi
Karbohidrat kompleks
Lemak tak jenuh
Vitamin A dan C
Serat pangan larut
Proses blansing (blanching) pada sayuran sebelum pengolahan bertujuan utama untuk:
Menghilangkan air dan mengencangkan tekstur
Mempertahankan warna alami dan mengaktifkan enzim
Menginaktivasi enzim seperti peroksidase dan katalase
Meningkatkan kadar vitamin yang sensitif panas
Mematikan seluruh mikroorganisme patogen
Kerusakan fisik yang sering terjadi pada buah-buahan saat penanganan pascapanen adalah memar atau luka, yang selanjutnya dapat memicu:
Peningkatan daya simpan
Penurunan laju respirasi
Peningkatan risiko serangan mikroba
Penurunan kadar air
Peningkatan kekerasan tekstur
Standar mutu bahan nabati seperti biji-bijian sering kali melibatkan pengukuran kadar air. Batas aman kadar air pada biji-bijian untuk penyimpanan jangka panjang umumnya adalah di bawah:
5%
10%
14%
20%
25%
Komponen minyak nabati yang dominan terdapat dalam kelapa sawit, yang umumnya berbentuk padat pada suhu ruang, adalah asam lemak:
Linoleat
Oleat
Palmitat
Stearat
Linolenat
Zat anti-nutrisi yang umum ditemukan pada kacang-kacangan dan dapat dihilangkan atau dikurangi melalui proses perendaman dan perebusan adalah:
Antosianin
Flavonoid
Saponin
Tanin (asam fitat)
Karotenoid
Prinsip FIFO (First In, First Out) dalam pengelolaan bahan baku bertujuan untuk:
Memastikan bahan yang paling baru digunakan lebih dahulu
Mempercepat proses produksi secara keseluruhan
Menghindari penumpukan bahan baku di gudang
Mengoptimalkan penggunaan bahan yang masuk lebih awal untuk mencegah kedaluwarsa
Mengurangi biaya transportasi bahan baku
Alat yang digunakan untuk mengukur derajat kematangan buah berdasarkan kekerasan daging buahnya secara objektif adalah:
Refraktometer
pH meter
Penetrometer
Hidrometer
Spektrofotometer
Peningkatan laju respirasi pascapanen pada buah klimaterik dapat diatasi dengan teknik penyimpanan pada suhu rendah, karena suhu rendah dapat:
Meningkatkan aktivitas enzim
Menghambat pertumbuhan jamur
Menurunkan laju metabolisme sel
Mempercepat pematangan
Menghilangkan senyawa volatil
Jenis kerusakan bahan nabati yang ditandai dengan perubahan warna menjadi cokelat kehitaman akibat reaksi enzimatik adalah:
Oksidasi lemak
Reaksi Maillard
Pencoklatan (browning) enzimatik
Hidrolisis karbohidrat
Fermentasi alkohol
Apa tujuan utama dari proses penyortiran (sortasi) bahan baku dalam pengolahan hasil nabati?
Mengurangi kadar air bahan
Memisahkan bahan berdasarkan ukuran dan tingkat kematangan
Mengeluarkan udara dari dalam kemasan
Membunuh mikroorganisme
Mencampur bahan hingga homogen
Mengapa pemotongan bahan nabati seperti ubi kayu atau kentang harus segera diikuti oleh proses perendaman dalam air atau larutan garam?
Pelarutan zat gizi
Pencoklatan enzimatik
Pembengkakan pati
Pengerasan tekstur
Serangan serangga
Apa tujuan utama dari proses pencucian bahan nabati sebelum diolah?
Mengurangi bobot bahan
Menghilangkan kotoran, pestisida, dan sebagian besar mikroba permukaan
Meningkatkan rasa dan aroma
Menghilangkan zat anti-nutrisi
Mempercepat pengeringan
Proses evaporasi dalam pengolahan hasil nabati seperti pembuatan sari buah atau konsentrat bertujuan untuk:
Mengurangi kadar protein
Mengurangi kadar air (memekatkan)
Mempercepat pembekuan
Menghilangkan serat kasar
Memperbaiki warna
Ekstraksi adalah proses pemisahan suatu zat dari campurannya dengan menggunakan:
Pengeringan
Pemanasan
Pelarut (solvent)
Pendinginan
Penggilingan
Teknik pengawetan dengan menggunakan panas pada suhu di bawah 100°C untuk membunuh mikroba patogen dan sebagian pembusuk, namun tidak membunuh spora, disebut:
Sterilisasi
Blansing
Pasteurisasi
Freezing
Inokulasi
Dalam proses pengolahan kacang kedelai menjadi tahu, bahan yang umum digunakan sebagai koagulan adalah:
Larutan gula
Larutan asam (misalnya asam asetat, cuka) atau garam (misalnya kalsium sulfat)
Larutan basa
Larutan pewarna
Minyak nabati
Fermentasi tempe adalah proses pengolahan kacang kedelai yang melibatkan pertumbuhan kapang dari genus:
Saccharomyces
Acetobacter
Aspergillus
Rhizopus
Lactobacillus
Fungsi utama dari pengemasan vakum pada produk olahan nabati, seperti keripik, adalah:
Membuat kemasan lebih menarik
Menghilangkan udara dan meminimalkan oksidasi lemak
Meningkatkan daya regang kemasan
Menambahkan pengawet kimia
Mempercepat proses pematangan
Metode pengeringan yang menggunakan perbedaan tekanan udara untuk menghilangkan air pada suhu rendah, cocok untuk bahan yang sensitif terhadap panas, adalah:
Spray Drying
Cabinet Drying
Freeze Drying (Pengeringan Beku)
Drum Drying
Sun Drying
Tindakan membersihkan peralatan dan area kerja dengan menghilangkan sisa-sisa makanan dan kotoran fisik disebut:
Sterilisasi
Disinfeksi
Sanitasi
Housekeeping
Cleaning (Pembersihan)
Prinsip Good Manufacturing Practices (GMP) dalam industri pengolahan pangan bertujuan untuk:
Menciptakan produk dengan harga semurah mungkin
Menjamin bahwa produk dibuat dan dikontrol secara konsisten sesuai standar mutu yang ditetapkan
Mengurangi jumlah karyawan di lini produksi
Menjual produk tanpa perlu izin edar
Melindungi hak paten perusahaan
Dalam konsep HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points), titik kritis (CCP) adalah:
Setiap tahapan di mana bahaya tidak dapat dicegah
Setiap tahapan di mana kontrol dapat diterapkan dan sangat penting untuk mencegah atau menghilangkan bahaya pangan
Titik paling akhir dari proses produksi
Titik saat bahan baku datang
Titik di mana produk dikemas
Apa yang menjadi bahaya biologis utama dalam pengolahan hasil nabati yang tidak dimasak dengan sempurna?
Adanya serpihan logam
Residu pestisida
Mikroorganisme patogen (misalnya Salmonella, E. coli)
Penggunaan bahan pengawet berlebihan
Pecahan kaca
Alat yang berfungsi untuk mengukur total padatan terlarut (seperti gula) dalam cairan, misalnya pada pembuatan sirup atau selai, adalah:
pH meter
Viskosimeter
Refraktometer
Termometer
Higrometer
Proses pendinginan cepat setelah pasteurisasi (pendinginan kejut) sangat penting untuk:
Mempercepat pengemasan
Mencegah pertumbuhan kembali spora yang tidak mati
Menghilangkan sisa air
Menghambat reaksi pencoklatan
Meningkatkan viskositas produk
Dalam industri pengolahan, jenis air yang paling dianjurkan untuk pencucian dan sanitasi peralatan adalah air yang memenuhi standar:
Air limbah
Air sumur
Air minum (potable water)
Air laut
Air hujan
Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam pengolahan hasil nabati berfungsi sebagai:
Pedoman pemasaran produk
Persyaratan mutu dan keamanan minimum yang harus dipenuhi produk
Daftar harga jual produk
Aturan ekspor produk
Prosedur perekrutan tenaga kerja
Penggunaan sarung tangan, masker, dan penutup kepala oleh pekerja di lini produksi termasuk dalam penerapan:
Waste Management
Standard Operating Procedure (SOP)
Higiene dan Sanitasi Personal
Analisis Bahaya Kimia
Total Quality Management (TQM)
Pada pembuatan selai buah, peran utama penambahan pektin adalah sebagai:
Pengawet alami
Pembentuk cita rasa
Sumber vitamin
Agen pembentuk gel (gelling agent)
Pemutih warna
Apa fungsi utama Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam pengolahan hasil nabati?
Pedoman pemasaran produk
Persyaratan mutu dan keamanan minimum yang harus dipenuhi produk
Daftar harga jual produk
Aturan ekspor produk
Prosedur perekrutan tenaga kerja
Penggunaan sarung tangan, masker, dan penutup kepala oleh pekerja di lini produksi termasuk dalam penerapan apa?
Waste Management
Standard Operating Procedure (SOP)
Higiene dan Sanitasi Personal
Analisis Bahaya Kimia
Total Quality Management (TQM)
Dalam pembuatan selai buah, apa peran utama penambahan pektin?
Pengawet alami
Pembentuk cita rasa
Sumber vitamin
Agen pembentuk gel (gelling agent)
Pemutih warna
Apa tujuan utama proses refining pada pengolahan minyak goreng nabati?
Menambahkan nutrisi
Menghilangkan zat-zat pengotor (asam lemak bebas, getah, pigmen, bau)
Mengubah warna menjadi lebih gelap
Meningkatkan kadar air
Membuat minyak lebih kental
Tahapan kunci dalam pembuatan tepung dari bahan nabati seperti ubi kayu atau jagung setelah pengeringan adalah?
Blansing
Fermentasi
Penggilingan (penepungan)
Ekstraksi
Sterilisasi
Apa prinsip utama pengawetan makanan dengan cara pengasinan (misalnya asinan buah)?
Memperkenalkan bakteri baik
Menghambat pertumbuhan mikroba melalui penurunan aktivitas air
Meningkatkan suhu produk
Menambahkan antioksidan
Mengubah pH menjadi basa
Tahapan penting untuk menghilangkan bau langu (off-flavor) khas kedelai setelah proses penggilingan basah pada pembuatan susu kedelai adalah:
Penambahan gula
Pendinginan
Perebusan (pemanasan)
Pengemasan vakum
Filtrasi
Proses penambahan gas karbon dioksida (CO2) ke dalam minuman sari buah dikenal sebagai proses:
Ekstraksi
Fortifikasi
Karbonasi
Destilasi
Homogenisasi
Bahan yang perlu ditambahkan untuk mencegah pemisahan fase pada minuman emulsi seperti susu kedelai yang diperkaya lemak adalah:
Pengawet
Pemanis
Pengemulsi (Emulsifier)
Pembentuk warna
Pengasam
Kelebihan pengolahan hasil nabati menjadi produk terfermentasi adalah:
Prosesnya sangat cepat
Menghilangkan semua nutrisi
Meningkatkan nilai cerna, rasa, dan daya simpan
Hanya membutuhkan suhu rendah
Tidak memerlukan bahan baku segar
Apa kelebihan utama dari pengolahan hasil nabati menjadi produk terfermentasi?
Prosesnya sangat cepat
Menghilangkan semua nutrisi
Meningkatkan nilai cerna, rasa, dan daya simpan
Hanya membutuhkan suhu rendah
Tidak memerlukan bahan baku segar
Satuan pengukuran yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan suatu produk pangan adalah:
Brix
Aw (Aktivitas air)
pH
Viskositas
Kromatografi
Kerusakan mikrobiologis pada produk kemasan kaleng yang ditandai dengan perubahan rasa asam dan gas berlebih, namun kaleng tetap rata atau sedikit cembung, kemungkinan disebabkan oleh:
Flat-sour spoilage
Kebocoran kaleng
Swelling karena gas H2
Oksidasi
Reaksi Maillard
Tujuan dari perlakuan homogenisasi pada minuman nabati seperti susu kedelai adalah:
Memperpanjang umur simpan
Memecah partikel lemak menjadi ukuran yang seragam dan sangat kecil
Meningkatkan warna produk
Menghilangkan bakteri
Meningkatkan kekentalan
Bahan kimia yang dilarang penggunaannya sebagai pemutih dalam pengolahan tepung karena berpotensi merusak kesehatan adalah:
Asam askorbat
Benzoat
Formalin
Kalsium karbonat
Natrium bisulfit
Kemasan yang bersifat hermetis memiliki karakteristik:
Mudah dibuka dan ditutup
Mampu menahan cahaya
Kedap udara dan kedap air secara sempurna
Dapat didaur ulang
Ringan dan transparan
Jenis pengawetan yang efektif untuk produk berkadar air sangat rendah (misalnya keripik, tepung) dan mencegah pertumbuhan jamur adalah:
Pengasinan
Pengeringan
Fermentasi
Pendinginan
Blansing
Salah satu kriteria mutu yang penting pada produk minyak nabati adalah nilai bilangan peroksida. Peningkatan bilangan peroksida menunjukkan:
Peningkatan kualitas
Awal terjadinya ketengikan (oksidasi lemak)
Penurunan kadar air
Peningkatan asam lemak jenuh
Menurunnya viskositas
Suhu penyimpanan yang ideal untuk produk beku nabati, seperti sayuran beku, adalah:
0∘C hingga 4∘C
10∘C hingga 15∘C
−18∘C atau lebih rendah
50∘C hingga 60∘C
Suhu ruang ( 25∘C hingga 30∘C )
Prinsip dasar dalam menjaga kebersihan lingkungan produksi (sanitasi lingkungan) adalah mencegah terjadinya:
Cross-marketing
Kontaminasi silang (cross-contamination)
Total Quality Management
Good Manufacturing Practices
Perubahan pH
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Menurut SNI 1995, roti adalah produk yang diperoleh dari adonan tepung terigu yang diragikan dengan ragi roti dan dipanggang. Berdasarkan definisinya, bahan baku utama yang harus difermentasi adalah...
Tepung sagu
Tepung beras
Tepung terigu
Tepung tapioka
Tepung maizena
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Komponen protein pada tepung terigu yang tidak larut dalam air, memiliki sifat liat dan kenyal, serta mampu menahan gas sehingga adonan mengembang dan elastis disebut...
Amilosa
Pati
Selulosa
Lesitin
Gluten
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Jenis tepung terigu yang paling baik digunakan untuk membuat roti dan mie karena memiliki kandungan protein minimal 12% adalah terigu...
Protein sangat rendah
Protein tinggi (Hard Flour)
Protein sedang (Medium Flour)
Protein rendah (Soft Flour)
Protein standar
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Mikroorganisme utama yang berperan dalam fermentasi adonan roti dengan menghasilkan gas CO2 dan asam-asam organik yang memberikan aroma khas adalah...
Lactobacillus bulgaricus
Acetobacter xylinum
Aspergillus oryzae
Saccharomyces cerevisiae
Penicillium roqueforti
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Ragi yang berbentuk butiran halus dan cara penggunaannya adalah dicampur langsung bersama bahan kering (kecuali garam) dalam adonan disebut...
Ragi compressed
Ragi basah (fresh yeast)
Ragi instan (instant yeast)
Ragi koral (active dry yeast)
Ragi alami
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Air yang mengandung zat kimia seperti besi harus dihindari dalam pembuatan roti karena dapat menyebabkan...
Ragi menjadi tidak aktif
Adonan menjadi terlalu lembek
Roti menjadi keras
Roti menjadi tidak menarik warnanya
Waktu fermentasi menjadi terlalu cepat
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Selain berfungsi sebagai sumber energi bagi ragi, penambahan gula dalam adonan roti juga memberikan fungsi penting dalam hal...
Memperkuat jaringan gluten
Memberi warna kecoklatan pada kulit roti
Melunakkan gluten secara berlebihan
Menghambat pertumbuhan bakteri patogen
Mengontrol suhu adonan
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Menurut modul, penggunaan gula yang terlalu banyak dapat menghambat proses fermentasi dan menyebabkan adonan menjadi lengket. Ditetapkan bahwa setiap pemakaian gula 8–10% diperlukan ragi sebanyak...
0,5%
1%
2%
4%
5%
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Dalam formula roti manis, peran utama penambahan kuning telur adalah karena mengandung lesitin yang berfungsi sebagai...
Penguat rasa manis
Pengendali waktu fermentasi
Emulsifier
Pemberi warna putih
Pembentuk kerak roti
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Salah satu faktor mutu yang harus diperhatikan saat memilih lemak (misalnya margarin atau shortening) untuk proses produksi roti adalah memastikan lemak tersebut bersih, segar, dan bebas dari...
Gula
Mineral
Ketengikan
Protein
Karbohidrat
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Proses mencampur bahan-bahan roti harus mencapai kondisi optimal yang disebut kalis. Tahapan mixing di mana bahan sudah kalis ditandai dengan istilah...
Pick up
Clean up
Let down
Final
Break down
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Apabila adonan diuleni terlalu lama (over mixing) hingga melewati tahap kalis, adonan dapat menjadi rusak dan mencapai kondisi break down, yang ditandai dengan...
Adonan tidak dapat mengembang sama sekali
Air dan adonan terpisah
Adonan terlalu dingin untuk dibentuk
Adonan menjadi sangat keras dan kaku
Adonan membutuhkan waktu fermentasi lebih lama
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Alat yang berfungsi untuk mengendalikan suhu dan kelembaban udara guna memastikan Pengembangan Akhir (Final Proofing) adonan berjalan optimal sebelum dibakar adalah...
Mixer
Dough divider
Oven
Proof box/Proover
Roller
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Pada tahap Fermentasi Awal, adonan yang mengembang adalah tanda terbentuknya...
Asam-asam organik
Alkohol
Lemak
Gas CO2
Gas metana
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Proses istirahat singkat yang dilakukan setelah adonan dibagi dan dibulatkan, tetapi sebelum dibentuk (moulding), disebut...
Fermentasi Awal
Pengembangan Singkat (Intermediate Proof)
Pembakaran (Baking)
Kneading
Oven spring
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Setelah adonan dibagi, adonan akan melanjutkan ke proses selanjutnya ketika permukaan sudah bulat dan merata. Tahap proses ini disebut...
Pencampuran
Pembulatan (Rounding)
Pembentukan (Moulding)
Pengembangan
Pendinginan
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Suhu pembakaran yang disarankan untuk roti manis dan waktu memanggangnya adalah...
200°C selama 30–45 menit
190°C selama 25–30 menit
160°C selama 20 menit
170°C – 180°C selama ±15 menit
220°C selama 10 menit
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat (A, B, C, D, atau E). Proses di mana terjadi lonjakan pengembangan adonan secara drastis pada saat adonan mulai masuk ke dalam oven (sekitar 5 menit pertama) sebelum ragi dimatikan oleh panas, disebut...
Final proofing
Kneading
Caramelization
Oven spring
Untuk mengecek kematangan roti yang dipanggang di dalam oven, tombol yang harus ditekan agar lampu di dalam oven menyala adalah tombol bertanda...
Timer
Start
Lampu
Stop
Reset
Pengolesan adonan dengan kuning telur (egg wash) sebelum dimasukkan ke dalam oven bertujuan utama agar...
Roti menjadi lebih empuk
Warnanya lebih mengkilat
Permukaan roti menjadi lebih tebal
Menghambat pertumbuhan jamur
Mempercepat proses pemanggangan
Roti harus didinginkan dengan cara yang benar setelah keluar dari oven. Suhu bagian tengah roti harus lebih rendah dari 35∘C saat diiris, karena jika tidak, maka...
Roti akan berbau asam
Volume roti akan berkurang drastis
Roti akan mudah berjamur
Irisan akan menempel kembali
Roti akan menjadi sangat keras
Apabila adonan lembek karena terlalu banyak air, tindakan perbaikan yang dapat dilakukan adalah...
Menambah garam sedikit
Mengurangi waktu pengadukan
Menambah terigu sedikit-sedikit sampai konsistensi adonan sesuai persyaratan
Menambah gula berlebihan
Melakukan pemanggangan segera
Salah satu penyebab utama hasil roti di luar spesifikasi dengan masalah volume roti berkurang adalah...
Pendinginan terlalu cepat
Bahan tepung terigu berkadar protein rendah
Final proofing terlalu singkat
Pemanggangan terlalu lama
Penggunaan air es berlebihan
Permukaan roti yang terlepas (tidak menyatu sempurna) dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti tepung terigu berkadar protein rendah, proof berlebihan, atau...
Under mixing
Bahan ragi dan lemak berlebihan
Over mixing
Penggunaan susu bubuk
Pendinginan yang salah
Fungsi utama dari pengemasan hermetis (kedap udara) pada produk roti (misalnya dalam plastik kemasan) adalah untuk...
Menambah daya rekat gluten
Melindungi dari bahaya pencemaran serta gangguan fisik
Mempercepat proses pematangan
Menghilangkan aroma khas fermentasi
Menghilangkan kandungan air
