Font size
Worksheetsulangan harian 2 (XI)
Total questions: 85
Worksheet time: 3hrs 7mins
Pernyataan berikut yang menyatakan orde nol adalah ...
Laju reaksi meningkat dengan naiknya konsentrasi awal pereaksi
Laju reaksi berbansing lurus dengan konsentrasi awal pereaksi
Laju reaksi berbanding lurus dengan kuadrat konsentrasi awal pereaksi
Suhu tidak mempengaruhi laju reaksi karena energi aktivasinya tetap
Konsentrasi pereaksi tidak mempengaruhi laju reaksi
V = k [NO][Br2]2
V = k [NO]2[Br2]
V = k [NO]2[Br2]2
V = k [NO][Br2]
V = k [NO][Br2]3
4
3
2
1
0
Laju reaksi: 2NH3(g) ® N2(g) + 3H2(g) dapat dinyatakan sebagai…
pengurangan konsentrasi N2 tiap satu satuan waktu
pengurangan konsentrasi H2 tiap satu satuan waktu
pengurangan konsentrasi NH3 tiap satu satuan waktu
pengurangan konsentrasi N2, H2 tiap satu satuan waktu
pengurangan konsentrasi NH3, N2 dan H2 tiap satu satuan waktu
Pada reaksi:
H2O2(aq) + 2I-(aq) + 2H+(aq) ------> H2O(l) + I2(aq
Konsentrasi H2O2(aq) berubah dari 1 M menjadi 0,95 M dalam waktu 10 detik. Perubahan laju I-(aq) sebesar…. M/s
0,5
0,2
0,05
0,01
0,005
Suatu reaksi mempunyai ungkapan laju reaksi v = k [P]2[Q]. Bila konsentrasi masing-masing pereaksi diperbesar tiga kali, laju reaksinya diperbesar…
3 kali
6 kali
9 kali
18 kali
27 kali
Kenaikan suhu umumnya menaikkan laju reaksi. Alasan yang tepat untuk menjelaskan hal ini adalah…
energi kinetik dari molekul-molekul menurun
kenaikan suhu menghasilkan reaksi dapat balik
kecepatan masing-masing molekul menjadi sama
energi kinetik dari molekul-molekul meningkat
kenaikan suhu memperkecil energi aktivasi
Reaksi : P(g) + Q(g) → R(g) + S(g) + T(g) pernyataan berikut yang tidak benar tentang laju reaksi tersebut adalah ...
kecepatan berkurangnya konsentrasi P per satuan waktu
kecepatan berkurangnya konsentrasi Q per satuan waktu
kecepatan berkurangnya konsentrasi R per satuan waktu
kecepatan bertambahnya konsentrasi S per sataun waktu
kecepatan bertambahnya konsentrasi T per satuan waktu
Reaksi yang sesuai dengan persamaan di bawah ini adalah v=−ΔtΔA ; v=ΔtΔB; v=ΔtΔC; v=−ΔtΔD
A + B → C + D
A + C → B + D
A + D → B + C
B + C → A + D
B + D → A + C
tahap reaksi yang menentukan laju suatu reaksi kimia adalah tahap .....
awal
kedua
akhir
paling cepat
paling lambat
makanan lebih tahan lama jika disimpan dalam udara dingin. hal itu disebabkan ....
laju pertumbuhan bakteri dapat dihambat
berhentinya proses tumbukan dalam bahan makanan
menurunkan laju pertumbuhan energi kinetik dalam bahan makanan
bakteri membeku
energi aktivasi bahan makanan turun dengan drastis
Faktor-faktor berikut yang tidak dapat mempercepat laju reaksi adalah…
Konsentrasi awal zat pereaksi
suhu
luas permukaan sentuhan
katalis
jumlah zat pereaksi
Kecepatan reaksi dipengaruhi oleh faktor berikut, kecuali…
Ukuran partikel
Suhu
Katalis
Konsentrasi
Warna
Reaksi manakah yang berlangsung dengan dengan laju paling cepat....
CaCO3 serbuk dengan HCl 0,01 M
CaCO3 butiran dengan HCl 0,01 M
CaCO3 serbuk dengan HCl 0,02 M
CaCO3 butiran dengan HCl 0,02 M
CaCO3 butiran dengan HCl 0,03 M
Perhatikan ilustrasi percobaan laju reaksi dengan berbagai perlakuan. Pada percobaan 3 dan 5 laju reaksi dipengaruhi oleh ....
Suhu
Konsentrasi
Konsentrasi dan suhu
Luas permukaan dan suhu
Luas permukaan, suhu dan konsentrasi
Laju reaksi yang dipengaruhi oleh suhu, konsentrasi dan luas permukaan adalah percobaan nomor ....
1 dan 3
1 dan 5
2 dan 4
2 dan 5
3 dan 4
Hubungan antara luas permukaan dengan laju reaksi adalah….
Semakin besar luas permukaan semakin lambat laju reaksi
Semakin besar luas permukaan semakin cepat laju reaksi
Semakin kecil luas permukaan maka semakin besar laju reaksi
Semakin kecil luas permukaan maka semakin kecil laju reaksi
Luas permukaan tidak mempengaruhi cepat lambatnya laju reaksi
Laju reaksi 4 NH3(g) + 5 O2(g) → 5 NO(g) + 6 H2O(g) dapat dinyatakan sebagai ….
Laju bertambahnya konsentrasi NH3 dalam satuan waktu
Laju berkurangnya konsentrasi H2O dalam satuan waktu
Laju bertambahnya konsentrasi O2 dalam satuan waktu
Laju berkurangnya tekanan system dalam satuan waktu
Laju bertambahnya konsentrasi NO dalam satuan waktu
diketahui sebuah data dengan persamaan laju reaksinya v = k [A]2[B], [A] bernilai 0,1 molar, [B] bernilai 0,1 molar dan v bernilai 3 M/det. tentukan nilai dari tetapan laju reaksinya (k) ?
k = 0,1
k = 30
k = 0,03
k = 300
Data percobaan reaksi: A + 2B → AB2, menunjukkan bahwa apabila konsentrasi A dinaikkan 2 kali sedang konsentrasi B tetap, laju reaksinya naik 2 kali. Bila konsentrasi A tetap dan konsentrasi B dinaikkan 2 kali, maka laju reaksinya naik 2 kali pula. Persamaan laju reaksinya dapat dituliskan
v = k [A]2 [B]3
v = k [A]2 [B]2
v = k [A] [B]2
v = k [A]2 [B
v = k [A] [B]
Grafik di atas merupakan grafik orde ...
0
1
2
3
4
Sebanyak 150 mL larutan asam sulfat 0,2 M jika dicampurkan dengan 100 mL asam sulfat 0,3 M, maka konentrasinya menjadi ....
0,4 M
0,24M
0,32 M
0,20 M
0,30M
Sebanyak 10 gram NaOH (Mr=40) dilarutkan dalam air hingga volumenya 2 liter. Molaritas NaOH tersebut adalah ...
0,010
0,100
0,125
A. 0,150
0,250
Laju reaksi 4 NH3(g) + 5 O2(g) → 5 NO(g) + 6 H2O(g) dapat dinyatakan sebagai ….
Laju bertambahnya konsentrasi NH3 dalam satuan waktu
Laju berkurangnya konsentrasi H2O dalam satuan waktu
Laju bertambahnya konsentrasi O2 dalam satuan waktu
Laju berkurangnya tekanan system dalam satuan waktu
Laju bertambahnya konsentrasi NO dalam satuan waktu
v = k [N2O5]4
v = k [N2O5 ]3
v = k [N2O5]2
v = k [N2O5]
v = k [N2O5]0
4
8
16
32
64
Suatu reaksi umumnya akan lebih cepat berlangsung aapabila konsentrasi pereaksinya semakin besar. Penjelasan yang paling tepat dari fakta tersebut adalah ....
Semakin besar konsentrasi pereaksi semakin besar pula energi aktivasinya
Tumbukan antar partikel akan menghasilkan energi yang besar apabila konsentrasi pereaksi meningkat
Bertambahnya konsentrasi pereaksi akan menyebabkan orde reaksi bertambah
Semakin besar konsentrasi akan menyebabkan suhu reaksi juga semakin besar.
Semakin besar konsentrasi, peluang terjadinya tumbukan yang menghasilkan reaksi juga semakin besar
1
2
3
4
5
energi minimum yang harus dimiliki molekul-molekul agar tumbukan menghasilkan reaksi disebut....
energi aktivasi (Ea)
energi kinetik (Ek)
energi potensial (Ep)
Dari reaksi A + B C diperoleh data hasil percobaan sebagai berikut.
Pada percobaan 2 dan 4, laju reaksi dipengaruhi oleh….
Konsentrasi
Suhu
Sifat Zat
Katalis
Luas Permukaan
Pada percobaan yang mereaksikan logam magnesium dengan larutan HCl didapatkan data sebagai berikut
Berdasarkan tabel di atas, reaksi yang paling cepat terjadi adalah pada percobaan….
1
2
3
4
5
Amel pada saat jam istirahat pergi ke kantin untuk membeli es teh manis, setibanya di kantin Amel memesan es teh manis. tanpa pikir panjang karena kehausan Amel langsung meminu es teh manis tersebut ternyata setelah diminum tidak terasa manis karena gula yang ada di dalam es teh manis tersbut tidak larut. faktor apa yang menyebabkan gula tidak larut dalam es teh manis ?
konsentrasi
suhu
tekanan
luas permukaan
katalisator
Faktor-faktor berikut yang tidak dapat mempercepat laju reaksi adalah…
Konsentrasi awal zat pereaksi
Suhu
Luas permukaa bidang sentuh
Katalis
Jumlah zat partikel
Seorang ilmuan melakukan 4 percobaan !
Apabila laju reaksi keempat percobaan ini diukur percobaan manakah yang memiliki laju terbesar?
A
B
C
D
Benar semua
Air dalam wadah tertutup pada suhu tetap akan mengalami penguapan yang kemudian uap akan mengalami kondensasi sehingga tercapai kondisi kesetimbangan berikut.
H2O(l) ⇌ H2O(g)
Berikut ini adalah pernyataan yang berhubungan dengan kesetimbangan tersebut.
(1) terjadi perubahan secaramakroskopis
(2) terjadi perubahan secaramikroskopis
(3) laju penguapan sama dengan lajukondensasi
(4) terjadi tidak spontan karena dalam sistemtertutup
Pasangan pernyataan yang benar tentang kesetimbangan fasa tersebut adalah .....
(1) dan(3)
(1) dan(4)
(2) dan(3)
(2) dan(4)
(3) dan(4)
1
2
3
4
8
Berikut ini adalah ciri-ciri terjadinya reaksi kesetimbangan, kecuali … .
reaksi reversibel
terjadi dalam ruang tertutup
laju reaksi ke kiri sama dengan laju reaksi ke kanan
reaksinya tidak dapat balik
tidak terjadi perubahan makroskopis
Reaksi kesetimbangan hidrolisis ester sebagai berikut.
C2H5COOCH3(aq) + H2O(l) ⇄ CH3OH(aq) + CH3COOH(aq)
Hal berikut ini memenuhi kaidah pergeseran kesetimbangan, kecuali … .
penambahan CH3OH dapat menambah C2H5COOCH3
pengambilan CH3OH dapat menambah CH3COOH
pengambilan C2H5COOCH3 dapat menambah CH3OH
penambahan air menyebabkan C2H5OH bertambah
penambahan C2H5COOCH3 dapat menambah CH3OH
Dalam volume 5 liter terdapat 4,0 mol asam iodida, 0,5 mol yodium dan o,5 mol hidrogen dalam suatu kesetimbangan. Maka tetapan kesetimbangan untuk reaksi pembentukan asam iodida dari iodium dan hidrogen adalah … .
50
54
56
60
64
Tetapan kesetimbangan untuk reaksi:
2 SO2(g) + O2(g) ⇄ 2 SO3(g) adalah … .
K =[SO3]2 / [SO2]2 [O2]2.
K =[SO3]2 / [SO2]2 [O2]
K =[SO3 ]2 / [SO2][O2]
K =[SO2]2 [O2 ] / [SO ]
K =[SO2]2 [O2] / [SO3]2
Diketahui reaksi kesetimbangan:
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g)
Dalam ruang 2 liter direaksikan 5 mol CO dan 5 mol O2. Jika pada saat setimbang terdapat 4 mol gas CO2, maka besarnya Kc adalah … .
0,09
1,067
9
10,67
90
Dalam ruang 2 liter dicampurkan 1,4 mol gas CO dan 1,4 mol gas hidrogen menurut reaksi:
CO(g) + 3 H2(g) ⇄ CH4(g) + H2O(g).
Jika pada saat setimbang terdapat 0,4 mol gas CH4, maka harga Kc adalah … .
0,2
0,8
1,25
8
80
Pada suhu tinggi, besi(III) hidrogen karbonat terurai menurut reaksi:
Fe(HCO3) ⇄ FeO(s) + H2O(g) + 2 CO(g)
Jika tekanan total sebesar 3 atm, maka pada saat kesetimbangan tercapai, tetapan kesetimbangan tekanan (Kp) adalah … .
1
1,5
3
4
6
Dalam ruang 2 liter dicampurkan 1,4 mol gas CO dan 1,4 mol gas hidrogen menurut reaksi:
CO(g) + 3 H2(g) ⇄ CH4(g) + H2O(g).
Jika pada saat setimbang terdapat 0,4 mol gas CH4, maka harga Kc adalah … .
0,2
0,8
1,25
8
80
Pada suhu T K, nilai Kc dan Kp yang sama ditunjukkan pada reaksi kesetimbangan … .
2 SO2(g) + O2(g) ⇄ 2 SO3(g)
H2(g) + Cl2(g) ⇄ 2 HCl(g)
N2(g) + 3 H2(g) ⇄ 2 NH3(g)
N2O4(g) ⇄ 2 NO2(g)
2 NO(g) + O2(g) ⇄ 2 NO2(g)
Perhatikan data reaksi kesetimbangan berikut :
(1) N2(g) + 2O2(g) ↔ 2NO2(g)
(2) 2SO2(g) + O2(g) ↔ 2SO3(g)
(3) NH4Cl(g) ↔ NH3(g) + HCl(g)
(4) PCl5(g) ↔ PCl3(g) + Cl2(g)
Reaksi kesetimbangan yang hasilnya menjadi lebih banyak jika volume diperkecil adalah
1 dan 2
1 dan 4
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
Suatu reaksi kesetimbangan :
2CO(g) + O2 (g) → 2CO2(g) ∆H = -p kJ mol-1
agar kesetimbangan bergeser ke kanan, hal – hal dibawah ini perlu dilakukan, kecuali ....
Pada suhu tetap, konsentrasi gas CO ditambah
Pada suhu tetap, tekanan sistem kesetimbangan diturunkan
Pada suhu tetap, volum sistem kesetimbangan diturunkan
Pada suhu tetap, konsentrasi gas O2 ditambah
Suhu diturunkan
N2(g) + O2(g)↔ 2NO(g) ∆H = -210 kJ
Agar dihasilkan produk (NO) yang maksimal, maka hal-hal yang harus dilakukan adalah....
Dari reaksi kesetimbangan dibawah ini, bila volum sistem diubah maka yang tidak mengalami pergeseran kesetimbangan adalah ....
2SO2(g) + O2(g) → 2SO3(g)
N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g)
H2(g) + CI2(g) → 2HCI(g)
N2(g) + O2(g) → N2O(g)
H2(g) + CO2(g) → 2H2O(g)
Pada pembuatan gas ammonia menurut proses Haber Bosch adalah sebagai berikut:
N2(g) + 3H2(g) ↔ 2NH3(g) ∆H = -92 kJ
Untuk menghasilkan gas ammonia yang optimal maka….
Tekanan dan volume diperbesar
Konsentrasi NH3 (g) diperbesar
Konsentrasi N2 (g) diperkecil
Volume dan suhu diperbesar
Volume dan suhu diperkecil
Berikut ini adalah reaksi kesetimbangan (reversibel) yang terjadi pada reaksi:
Fe3+(aq) + SCN- (aq) ⇄ FeSCN2-(aq)
(Kuning) (Tak berwarna) (Coklat tua)
Jika pada reaksi tersebut ditambahkan 1 tetes larutan KSCN pekat, maka sistem ....
tidak bergeser warna tidak berubah
bergeser ke kiri warna akan berubah kuning
bergeser ke kanan warna akan berubah coklat muda
bergeser ke kanan warna akan bertambah lebih coklat tua
bergeser ke kiri warna akan semakin kuning tua
Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut!
H2(g) + Br2(g) ⇆ 2HBr(g) ΔH = -36,23 kJ
Jika pada volume tetap, suhu dinaikan maka kesetimbangan akan bergerak ke arah....
tetap, karena jumlah mol H2 sama dengan jumlah molekul Br2
tetap, karena jumlah mol pereaksi sama dengan jumlah mol produk
produk, karena jumlah mol HBr lebih besar dibanding Br2
reaktan, karena reaksi ke arah reaktan berlangsung endoterm
produk, karena reaksi ke arah produk berlangsung eksoterm
tentukan rumus kesetimbangan dari reaksi tersebut!
Diketahui persamaan reaksi kesetimbangan seperti gambar tersebut. Rumus tetapan kesetimbangan tekanan (Kp) untuk reaksi tersebut adalah...
berdasarkan beberapa reaksi tersebut, reaksi yang termasuk kesetimbangan homogen adalah....
1, 2, 3
1, 2, 4
1, 2, 5
1, 3, 5
2, 3, 4
Perhatikan data reaksi kesetimbangan berikut :
(1) N2(g) + 2O2(g) ↔ 2NO2(g)
(2) 2SO2(g) + O2(g) ↔ 2SO3(g)
(3) NH4Cl(g) ↔ NH3(g) + HCl(g)
(4) PCl5(g) ↔ PCl3(g) + Cl2(g)
Reaksi kesetimbangan yang hasilnya menjadi lebih banyak jika volume diperkecil adalah
1 dan 2
1 dan 4
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
Gas N2O5 terurai menurut kesetimbangan di atas.
Dalam wadah 1 L dimasukkan 0,25 mol gas N2O5. Saat kesetimbangan tercapai, terdapat 0,1 mol NO2. Tetapan keseimbangan Kc, untuk reaksi tersebut adalah…
1,11 x 10-4
6,25 x 10-3
6,25 x 10-5
6,67 x 10-6
4,25 x 10-5
Dalam volume 1 liter dipanaskan gas NH3 hingga terjadi reaksi:
2NH3(g) ⇌ N2(g) + 3H2(g)
Data yang diperoleh seperti di atas, maka harga Kc kesetimbangan tersebut adalah….
Diantara reaksi kesetimbangan berikut yang tergolong reaksi kesetimbangan heterogen adalah . . . .
Sesuatu yang menjadi objek penelitian disebut...
Sistem
Lingkungan
Segala sesuatu yang berada diluar objek tapi masih berhubungan dengan objek
Sistem
Lingkungan
Air panas dalam gelas tertutup termasuk...
Sistem tertutup
Sistem terbuka
Sistem terisolasi
Air panas dalam termos tertutup rapat termasuk...
Sistem tertutup
Sistem terbuka
Sistem terisolasi
Pernyataan di bawah ini yang termasuk ke dalam reaksi Endoterm adalah…..
Besi berkarat
Pembuatan es batu dan air
Air mengalir
Ledakan bom
Pembakaran kayu
Pernyataan yang tepat mengenai kalor pembakaran standar adalah,......
kalor yang dilepaskan apabila 1 mol senyawa terurai menjadi unsur unsurnya
kalor yang dilepaskan atau diserap pada pembakaran 1 mol senyawa dalam kondisi standar
kalor yang dilepaskan atau diserap apabila 1 mol senyawa terurai menjadi unsur unsurnya pada kondisi standar
kalor yang dilepaskan atau diserap apabila 1 mol senyawa dibentuk dari unsur unsurnya pada kondisi standar
kalor yang dilepaskan atau diserap apabila 1 mol senyawa dalam bentuknya yang paling stabil terurai menjadi unsur unsurnya
Sebanyak 8 gram kristal NaOH ditambahkan ke dalam kalorimeter yang berisi 92 gram air.
Setelah NaOH larut, ternyata suhu kalorimeter beserta isinya naik dan 22,25°C menjadi 24,25°C.Jika kalor jenis larutan = 4,2 J/g°K, maka harga reaksi pelarutan tersebut adalah ... J/mol.(Mr NaOH = 40)
–(92 x 4,2 x 2 x 8) / 40
–(92 x 4,2 x40) / (2 x 8)
–(92 x 4,2 x 2 x 40) / 8
–(40x 4,2 x 8) / 92
–(40x 4,2 x 8) / 92 x 2
Seorang siswa mengukur perubahan entalpi dari reaksi
HCl(aq) + NaOH(aq) →NaCl(aq) + H2O(l). Suhu awal larutan HCl dan NaOH masing-masing 25°C dan setelah dicampurkan menjadi 30°C. Jika banyaknya zat yang dicampurkan 50 mL HCl 0,2 M dan 50 mL NaOH 0,4 M, kapasitas kalor bejana diabaikan dan kalor jenis air 4,2 J g-1. K1, maka perubahan entapi (ΔH) reaksi tersebut adalah....
4,2 kJ
16,8 kJ
-21,0 kJ
-84,0 kJ
-210 kJ
+983
+777
+206
-777
-983
Diketahui energi ikat rata-rata.
H – H : 435 kJ/mol
N ≡ N : 946 kJ/mol
N – H : 390 kJ/mol
Kalor yang diperlukan untuk menguraikan 1,7 gram gas amoniak (Ar N = 14 g.mol-1 ; H = 1 g.mol-1) menjadi unsur-unsurnya adalah ....
4,45 kJ
8,9 kJ
108,1 kJ
1081 kJ
1170 kJ
Diketahui data entalpi pembentukan standar sebagai berikut.
∆H°f CO2(g) = - 394 kJ.mol-1
∆H°f H2O = - 286 kJ.mol-1
∆H°f C2H5OH = - 266 kJ.mol-1
Entalpi pembakaran standar dari pembakaran etanol menurut reaksi:
C2H5OH(g) + 3 O2(g) → 2 CO2(g) + 3 H2O adalah
– 1094 kJ.mol-1
– 1380 kJ.mol-1
– 1488 kJ.mol-1
– 2986 kJ.mol-1
– 2020 kJ.mol-1
Sebanyak 25 ml (25 gram) larutan NH4OH 1 M suhunya 20oC di campurkan dengan 25 ml (25 gram) larutan HNO2 1 M suhunya 20oC dalam calorimeter gelas plastic, ternyata suhu campuran naik menjadi 27,5 oC jika kalor jenis larutan di anggap sama dengan kalor jenis air yaitu 4,18 Jg-1c-1 . Di bawah ini perubahan entalpi reaksi yang terjadi……
59,8 KJ/mol
62,7 KJ/mol
-71,8 KJ/mol
-62,7 KJ/mol
-59,8 KJ/mol
Jika sepotong logam Barium direaksikan dengan Asam klorida encer pada sistem terbuka dengan reaksi:
Ba+2HCl→ BaCl2 + H2
Pada reaksi tersebut sistem melepas kalor sebesar 150 kj dan menghasilkan gas yang akan menyebabkan terjadinya perubahan volume, sistem ini juga melakukan kerja sebesar 45 kj. Perubahan energy dalam dalam proses tersebut adalah….
-195 kj
+185 kj
-162,8 kj
+195 kj
+162,7 kj
Diketahui:
∆ Hf0 CO2 = -393,509 KJ/mol
∆Hf0 O2 = 0
∆Hf0 C = 716,682 KJ/mol
Hitunglah perubahan entalpi pembakaran C !
+393,5 kj/mol
-1087 kj/mol
-980,1 kj/mol
-646,346 kj/mol
+341,6 kj/mol
perhatikan Diagram siklus berikut !
Dari diagram tersebut perubahan entalpi ∆H3 adalah......
991,0 kj
593,8 kj
102,9 kj
392,6 kj
495,5 kj
Pernyataan di bawah ini berturut-turut tentang akibat terjadinya penyerapan kalor oleh sistem dan akibat sistem melepaskan kalor ke lingkungan adalah......
Adanya kenaikan suhu pada reaksi eksoterm dan adanya penurunan suhu pada reaksi endoterm.
Adanya penurunan suhu pada reaksi endoterm dan adanya kenaikan suhu pada reaksi eksoterm
Adanya kenaikan suhu pada reaksi endoterm dan adanya penurunan suhu pada reaksi eksoterm
Adanya penurunan suhu pada reaksi eksoterm dan adanya kenaikan suhu pada reaksi endoterm
Semua jawaban a,b,c & d salah
Perubahan energi dalam yang terjadi pada suatu sistem yang menyerap kalor 20 kJ dan menerima kerja sebesar 110 kJ adalah....
90 kJ
100 kJ
110 kJ
120 kJ
130 kJ
Perubahan energi dalam yang terjadi pada suatu sistem yang melepas kalor 500 J dan menerima kerja sebesar 100 kJ adalah....
600 J
400 J
-400 J
-600 J
Suatu reaksi yang berlangsung pada volum tetap disertai pelepasan kalor sebanyak 100 kJ. Nilai w dan ∆E reaksi tersebut berturut-turut adalah....
100 kJ dan 0 kJ
0 kJ dan 100 kJ
100 kJ dan 100 kJ
-100 kJ dan 0 kJ
0 kJ dan -100 kJ
Suatu reaksi yang berlangsung pada tekanan tetap disertai penyerapan kalor sebanyak 200 kJ dan sistem melakukan kerja sebesar 25 kJ. Nilai ∆H dan ∆E reaksi tersebut berturut-turut adalah....
175 kJ dan 225 kJ
200 kJ dan 25 kJ
200 kJ dan 175 kJ
200 kJ dan 225 kJ
225 kJ dan 175 kJ
Pembakaran 1 mol metana menghasilkan karbon dioksida dan air yang berlangsung pada suhu dan volum tetap melepaskan kalor sebanyak 885 kJ. Reaksi yang sama yang dilangsungkan pada suhu dan tekanan tetap menghasilkan kalor sebanyak 890 kJ. Nilai ∆H dan ∆E berturut-turut adalah....
885 kJ dan 890 kJ
890 kJ dan 885 kJ
-885 kJ dan -890 kJ
-890 kJ dan -885 kJ
5 kJ dan -1775 kJ
Reaksi penguraian 1 mol NH3 yang berlangsung pada suhu dan volum tetap memerlukan kalor sebanyak 45,4 kJ. Jika reaksi dilangsungkan pada tekanan tetap, jumlah kalor yang diperlukan adalah 46 kJ. Nilai ∆H dan ∆E berturut-turut adalah....
45,4 kJ dan 46 kJ
46 kJ dan 44,5 kJ
-45,4 kJ dan -46 kJ
-46 kJ dan -45,5 kJ
0,6 kJ dan 91,4 kJ
Manakah proses-proses berikut yang tergolong endoterm.
C(s) → C(g)
Pita tembaga + serbuk belerang, tidak terjadi perubahan, tetapi berubah menjadi zat padat hitam setelah dipanaskan ; reaksi berlanjut ketika pemanasan dihentikan
Gas N2O4 yang tidak berwarna berubah menjadi coklat jika dipanaskan ; jika pemanasan dihentikan, tidak akan terjadi perubahan warna pada gas N2O4
Sebanyak 2 mol gas hidrogen direaksikan dengan 1 mol gas oksigen menghasilkan uap air yang membutuhkan kalor sebesar 484 kJ. Persamaan termokimianya adalah ....
H2(g) + ½ O2(g) → H2O(g) Δ𝐻= +484 kJ
2H2(g) + O2(g) → 2H2O(g) Δ𝐻= +484 kJ
2H2(g) + O2(g) → 2H2O(g) Δ𝐻= -484 kJ
2H2O(g) → 2H2(g) + O2(g) Δ𝐻= -484 kJ
H2O(g) → H2(g) + ½ O2(g) Δ𝐻= +484 kJ
Pada pembakaran gas metana (CH4) dibebaskan kalor 55,6 kJ. Persamaan reaksi termokimianya adalah ....
CH4(g) → C(s) + 2H2(g) Δ𝐻= - 55,6 kJ
CH4(g) → CO2(g) + H2O(g) Δ𝐻= -55,6 kJ
CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(g)
Δ𝐻= -55,6 kJ
CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(g)
Δ𝐻= +111 kJ
CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(g)
Δ𝐻= -111 kJ
Berikut ini persamaan termokimia reaksi pembakaran metana.
CH4(g) + 2O2(g) → CO2(g) + 2H2O(g)
Pernyataan yang tidak benar mengenai reaksi di atas adalah....
reaksi eksoterm
entalpi produk lebih besar daripada entalpi
reaktan
sistem melepaskan sejumlah energi ke lingkungan
entalpi produk lebih kecil dari pada entalpi reaktan
volume produk sama dengan volume reaktan jika reaksi tersebut berlangsung pada temperatur dan tekanan yang sama
