wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Level 4: Vaksinasi HPV

Total questions: 10

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Vaksinasi HPV merupakan bentuk pencegahan ____ dari kanker serviks.

a)

Primer

b)

Sekunder

c)

Tersier

d)

Kuratif

2.

Apa tujuan utama dari vaksinasi HPV?

a)

Untuk mengobati kanker serviks yang sudah terjadi

b)

Untuk mencegah infeksi virus HPV penyebab kanker serviks

c)

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap semua jenis virus

d)

Untuk menggantikan pemeriksaan deteksi dini

3.

Bagaimana cara pemberian vaksin HPV?

a)

Diminum seperti obat

b)

Disuntik pada bagian pantat

c)

Disuntik pada bagian lengan atas

d)

Tidak tahu

4.

Jenis virus HPV apa yang paling sering dicegah oleh vaksin HPV?

a)

Tipe 1 dan 4

b)

Tipe 16 dan 18

c)

Tipe 6 dan 11

d)

Semua tipe HPV tanpa kecuali

5.

Ada berapa banyak jenis vaksin HPV yang saat ini tersedia?

a)

Satu jenis

b)

Dua jenis (bivalent dan quadrivalent)

c)

Tiga jenis (bivalent, quadrivalent, dan nonavalent)

d)

Tidak tahu

6.

Untuk perempuan berusia 15 tahun ke atas, berapa kali vaksin HPV harus diberikan agar terbentuk antibodi optimal?

a)

Dua kali

b)

Tiga kali

c)

Sekali saja sudah cukup

d)

Tidak tahu

7.

Apabila jadwal vaksin terlewatkan, apa yang sebaiknya dilakukan?

a)

Mengulang vaksin dari awal

b)

Tidak melakukan apa-apa

c)

Segera melanjutkan vaksin dan melengkapi dosis yang terlewat

d)

Tidak tahu

8.

Kapan waktu paling tepat untuk mendapatkan vaksin HPV?

a)

Saat baru lahir

b)

Saat berumur 9–15 tahun dan sebelum menikah atau sebelum aktif secara seksual

c)

Saat menikah

d)

Saat menopause

9.

Apakah vaksin HPV dapat menyebabkan infeksi atau kanker?

a)

Ya, karena mengandung virus hidup

b)

Tidak, karena vaksin tidak mengandung virus hidup

c)

Ya, jika diberikan tanpa pemeriksaan

d)

Tidak tahu

10.

Mengapa vaksinasi HPV penting dilakukan sejak usia muda?

a)

Karena tubuh anak lebih mudah disuntik

b)

Karena sistem kekebalan tubuh usia muda merespons vaksin dengan lebih baik

c)

Karena vaksin tidak tersedia untuk orang dewasa

d)

Karena risiko efek samping lebih rendah